BAB VI PENUTUP
C. Saran
Saran yang dapat diberikan untuk mengoreksi dan memperbaiki kelemahan-kelemahan dalam fungsi pembelian sebagai berikut:
1. Bagi Restoran
a. Accounting and Finances Manager sebaiknya membuat Standard Operating Procedure (SOP) pembelian secara tertulis agar proses
pembelian berjalan sesuai aturan prosedur kebijakan tertulis. b. Fungsi Pembelian sebaiknya membuat surat kontrak jangka
terpilih agar mampu menyediakan bahan baku sesuai kuantitas, kualitas dan kesepakatan harga.
c. Fungsi Pembayaran diharapkan menggunakan pencatatan Metode
Actual Basis agar memberikan gambaran yang lebih akurat atas
kondisi keuangan.
d. Fungsi Pembelian sebaiknya membuat surat order pembelian secara tertulis, dan fungsi penerimaan barang membuat laporan penerimaan secara tertulis, serta dokumen permintaan disertai dengan nomor urut, untuk memudahkan dalam melakukan pengawasan.
e. Fungsi Pembayaran sebaiknya menggunakan cap “lunas” pada bukti kas keluar dan dokumen pendukung untuk mencegah penggunaan dokumen pendukung lebih dari satu kali.
2. Bagi Peneliti Selanjutnya
a. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperoleh akses data laporan pembelian, dan daftar rekan pemasok secara lengkap untuk mengakuratkan data yang didapat.
DAFTAR PUSTAKA
Agoes, Sukrisno dan Jan Hoesada. 2012. Bunga Rampai Auditing. Jakarta: Salemba Empat.
Akmal. 2009. Pemeriksaan Manajemen Internal Audit. Jakarta: Indeks. Andayani, Wuryan. 2008. Audit Internal, Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE. Awojide, Simon, dan Babatope T.S. 2018. Towards the digitalization of Restaurant
Business Process for Food Ordering in Nigeria Provate University. The
Design Perspektive. Volume 8, Issue 5.
Bambang Riyanto. 2001. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta: BPFE.
Baridwan, Zaki. 2012. Sistem Akuntansi Keuangan. Edisi Kelima. Yogyakarta: BPFE.
Bayangkara, IBK. 2015. Audit Manajemen : Prosedur dan Implementasi Edisi 2. Jakarta: Salemba Empat.
Bungin, Burhan. 2015. Metodologi Penelitian Sosial dan Ekonomi. Edisi 1. Jakarta: Prenadamedia Group.
Carr, Amelia S. dan Pearson, John N. 2002. The Impact Of Purchasing And Supplier Involvment On Strategic Purchasing And Its Impact On Firm’s Performance,
International Journal of Operations and Production Management, 22(9/10),
1032-1055.
Coleman & S. James. 1994. Rational Choice Theory. Terjemahan E. Priyanto. 2008. Dasar-Dasar Teori Sosial. Bandung: Nusa Media.
Cris, Kuntadi. 2019. Audit Internal Sektor Publik. Jakarta: Salemba Empat.
Deny, Irawan., dan Japarianto, Edwin S.E., M.M. 2013. Jurnal Manajemen Pemasaran Vol. 1, No. 2, 2013.
Eyverson, Ruauw. 2011. ASE-Volume 7 Nomor 1, Januari 2011. Hasyim, Hasanah. 2016. Jurnal at-Taqaddum, Volume 8, Nomor 1.
Ike, Sulistyawati. 2016. Sistem Pengendalian Intern Pembelian Bahan Baku Dalam
Menunjang Kelancaran Proses Produksi.
Indrajit, Richardus E., Zainudin, Akbar., Rudianto, Dudy. 2005. Electronic
Government In Action. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.
Ismail. 2010. Manajemen Perbankan Dari Teori Menuju Aplikasi. Jakarta: Kencana.
Jusup, Al Haryono. 2011. Dasar - Dasar Akuntansi. Yogyakarta: Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.
Kurniawan, Ardeno. 2012. Audit Internal Nilai Tambah Bagi Organisasi. Edisi 1. Yogyakarta: BPFE.
Kurniawan, Ardeno. 2015. Audit Internal Nilai Tambah Bagi Organisas. Edisi 2. Yogyakarta: BPFE.
Moeller, Robert. 2016. Brink’s Modern Internal Auditing: A Common Body of
Knowledge. Eighth Edition. Hoboken, New Jersey. Jhon Wiley & Sons, Inc.
Mudjia, Rahardjo. 2017. Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif Konsep dan Prosedurnya. Jurnal Ilmiah. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Mulyadi. 2016. Sistem Akuntansi. Edisi Keempat. Jakarta: Salemba Empat. Narko. 1994. Sistem Akutansi. Yogyak arta: Yayasan Pustaka Utama.
Riduwan. 2010. Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Rina, Rachmawati. 2011. Jurnal Kompetensi Teknik Vol. 2, No. 2, Mei 2011. Saparinto, C dan Hidayati, D. 2010. Bahan tambahan Pangan. Yogyakarta :
Kanisius.
Sawyer, Laurence B., Dittenhoffer, Mortimer A., dan Scheiner, James H. 2005.
Sawyer’s Internal Auditing (Audit Internal Sawyer). Edisi Kelima. Buku
Pertama. Jakarta: Salemba Empat.
Suarsana, Nyoman. 2007. Siklus Pengadaan Barang: Aplikasi di Perhotelan dan
Restoran. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tampubolon, Robert. 2005. Risk and Systems-Based : Internal Auditing. PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia, Jakarta.
Thahir, Taufiq. 2016. Pengaruh Professional Judgment, Independensi, Dan
Kompetensi Auditor Terhadap Pertimbangan Tingkat Materialitas Dalam Pengauditan Laporan Keuangan.
Tuanakotta, Theodorus M. 2011. Berpikir Kritis Dalam Auditing. Jakarta:Salemba Empat.
Tuanakotta, Theodorus M. 2019. Audit Internal Berbasis Risiko. Jakarta: Salemba Empat.
Wiyasha, IBM. 2014. Akuntansi Manajemen untuk Hotel dan Restoran. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.
LAMPIRAN
Lampiran 1 – Pelaksanaan Program Audit Atas Tingkat Ekonomis Tabel I. Pelaksanaan Program Audit dengan Tabel Checklist Nama Organisasi:
Eskala Eatery Bar & Coffee Yk
Periode Audit:
Juli 2020 - Oktober 2020 Indikator I : Aktivitas Pembelian Mengikuti Pembelian Secara Umum
No. Pernyataan Ya Tidak Komentar
1.
Fungsi pembelian membuat surat order pembelian
2.
Fungsi penerimaan membuat laporan penerimaan barang
3.
Fungsi pembelian melakukan pembelian bahan baku menggunakan sistem harian,
bulanan
4.
Pembayaran dilakukan sesuai dengan syarat pembayaran guna mencegah hilangnya kesempatan untuk memperoleh potongan tunai
5.
Fungsi pembayaran melakukan pembayaran secara kredit dan tunai
6.
Indikator II : Fungsi Pembelian Tidak Melakukan Pembelian Secara Berlebihan
No. Pernyataan Ya Tidak Komentar
1.
Fungsi pembelian memiliki “market
list” yang sudah diverifikasi oleh Accounting and Finance Manager
2.
Kondisi tempat penyimpanan sudah memenuhi standar ruang agar tidak mempengaruhi kualitas dan
kuantitas bahan baku
3.
Fungsi pembelian memiliki catatan daftar pemasok terpilih
Indikator III : Fungsi Pembelian Mengurangi Penggunaan Sumber Daya yang Tidak Terpakai
No. Pernyataan Ya Tidak Komentar
1.
Fungsi penerimaan melakukan verifikasi terhadap penerimaan barang sesuai dengan ketepatan waktu kirim
2.
Fungsi penerimaan memiliki kebijakan untuk menangani bahan baku yang tidak sesuai dengan kualitas dan kuantitas pesanan.
No. Pernyataan Ya Tidak Komentar
3.
Fungsi penerimaan memberikan bahan baku kepada fungsi penyimpanan untuk disimpan sebagai stock item.
Jumlah Jawaban
Catatan :
Diaudit oleh :
Bonifasius Fortha Odhiliano D. Ya Tidak Tanggal : 20 Oktober 2020
Lampiran 2 – Tabel Pelaksanaan Program Audit Atas Tingkat Efisien Tabel II. Pelaksanaan Program Audit dengan Tabel Checklist Nama Organisasi:
Eskala Eatery Bar & Coffee Yk
Periode Audit:
Juli 2020 - Oktober 2020 Indikator I : Hierarki Organisasi dan Pola Komunikasi
No. Pernyataan Ya Tidak Komentar
1.
Terdapat pedoman tertulis yang memuat kode etik untuk staf yang terlibat dalam aktivitas pembelian
2.
Fungsi pembelian melakukan transaksi pembelian menggunakan media komunikasi online.
Indikator II : Aktivitas Pembelian Tidak Melakukan Duplikasi Kegiatan
1. Fungsi pembelian dijalankan oleh Departemen Pembelian
2.
Fungsi pembelian terpisah dari fungsi pembayaran
3.
Fungsi pembelian terpisah dari fungsi penerimaan
4.
Fungsi pembelian terpisah dari fungsi penyimpanan
5.
Pembelian bahan baku makanan dijalankan oleh fungsi pembelian
No. Pernyataan Ya Tidak Komentar
6. Fungsi pembelian melakukan pembelian kepada pemasok terpilih
Indikator III : Pentingnya Tahapan Kerja dalam Aktivitas
No. Pernyataan Ya Tidak Komentar
1.
Fungsi pembelian melakukan pembelian bahan baku makanan melalui survei harga pasar
2.
Fungsi pembelian membuat tembusan surat order pembelian kepada pemasok, fungsi penerimaan, dan fungsi pembayaran
3.
Fungsi penerimaan membuat tembusan laporan penerimaan barang kepada fungsi pembayaran
4.
Fungsi pembayaran membuat cap “Lunas” pada bukti kas keluar beserta dokumen pendukung
Jumlah Jawaban
Catatan :
Diaudit oleh :
Bonifasius Fortha Odhiliano D.
Lampiran 3 – Tabel Pelaksanaan Program Audit Atas Tingkat Efektif Tabel III. Program Audit dengan Tabel Checklist Nama Organisasi:
Eskala Eatery Bar & Coffee Yogyakarta
Periode Audit:
Juli 2020 - Oktober 2020 Indikator I : Menilai Sistem Perencanaan Organisasi
No. Pernyataan Ya Tidak Komentar
1.
Manajer akuntansi dan keuangan, fungsi pembelian, dan Kepala Dapur membuat anggaran pembelian bahan baku utama dan pembelian bahan baku pendukung.
Indikator II : Menilai Kecukupan Sistem Manajemen
1.
Manajer akuntansi dan keuangan menetapkan Standard Operating
Procedures (SOP) secara tertulis
2.
Fungsi pembayaran menggunakan sistem pembayaran melalui transfer bank
3.
Fungsi pembayaran melakukan verifikasi melalui pengecekan kualitas, kuantitas, dan harga
sebelum melakukan pembayaran
4.
Fungsi pembelian membuat kontrak jangka panjang kepada pemasok terpilih
5.
Fungsi pembelian, fungsi penerimaan, dan fungsi pembayaran menggunakan nomor urut tercetak
Indikator III : Mengidentifikasi Faktor-faktor Hasil Kinerja yang Memuaskan
No. Pernyataan Ya Tidak Komentar
1.
Fungsi pembelian telah menetapkan informasi yang dibutuhkan untuk mendukung keputusan pembelian
2.
Manajer akuntansi dan keuangan dan Fungsi pembelian melakukan evaluasi pelaksanaan pembelian
3.
Fungsi pembelian menetapkan prosedur untuk pembelian yang bersifat mendesak
4.
Fungsi pembelian melakukan evaluasi penawaran harga kepada pemasok
5.
Fungsi pembayaran membuat laporan pembelian secara tepat waktu
Fungsi pembayaran membuat laporan pembelian yang menyajikan:
a. Kemampuan memenuhi spesifikasi bahan baku b. Kendala dalam pembelian c. Inovasi dalam pembelian
Jumlah Jawaban
Catatan :
Diaudit oleh:
Daftar Pertanyaan Wawancara 1. Profil Kafe
a. Apa nama restoran ini? b. Dimana lokasi restoran ini?
c. Siapa yang mendirikan restoran ini? d. Sejak kapan restoran ini berdiri?
e. Apakah restoran ini milik pribadi atau kerja sama? f. Apa alasan didirikan restoran ini?
g. Adakah sejarah khusus tentang restoran ini? h. Apakah gaya khusus menu restoran ini?
i. Apakah bentuk badan hukum dari restoran ini?
j. Apakah restoran ini memiliki cabang? Jika ada sebutkan! k. Kegiatan apa yang dijalankan oleh restoran ini?
l. Segmen sasaran konsumen oleh restoran ini?
m. Bagaimana perkembangan restoran ini selama 1 tahun terakhir? 2. Apa saja fasilitas di restoran ini?
3. Bagaimana struktur organisasi di restoran ini?
4. Apa saja tugas dan tanggung jawab serta wewenang karyawan?
5. Apakah restoran memiliki Standar Operating Procedure secara umum? 6. Apakah restoran memiliki Standar Operating Procedure khusus pada
fungsi pembelian?
7. Berapa jumlah karyawan restoran pada fungsi pembelian?
8. Apakah fungsi pembelian mempunyai daftar uraian tugas atau job desk secara tertulis bagi karyawan?
9. Bagaimana fungsi pembelian melakukan kerja sama dengan fungsi lain, seperti fungsi dapur, fungsi penerimaan dan penyimpanan barang, serta fungsi pembayaran?
10. Apakah fungsi pembelian pada restoran menggunakan proses pencatatan yang terkomputerisasi atau manual?
11. Apakah order pembelian diotorisasi oleh fungsi pembelian atau manajer yang berwenang?
12. Apakah fungsi pembelian melakukan Black List terhadap rekanan yang melanggar kontrak kerja yang telah disepakati?
13. Apakah barang yang dipesan selalu dikirim tepat waktu?
14. Apakah fungsi dapur ikut bekerjasama dengan fungsi pembelian untuk membuat perencanaan dan jadwal pembelian dengan lebih tepat waktu? 15. Bagaimana Proses pembayaran yang dilakukan kepada pihak pemasok?