• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

C. Saran

1. Metode POE (Prediction-Observation-Explanation) sangat konstruktivis,

metode ini menuntut siswa untuk aktif dalam pembelajaran guna

mengembangkan keterampilan proses ilmiah siswa dalam memprediksi dan

menjelaskan hasil observasi. Namun diperlukan persiapan yang matang

agar terjadi peningkatan keterampilan proses memprediksi dan

menjelaskan hasil observasi secara tertulis.

2. Sebagai guru atau calon guru fisika yang hendak menerapkan metode POE

(Prediction-Observation-Explanation) harus benar-benar mempersiapkan

3. Sebagai guru dan calon guru harus dapat memahami kondisi dan kebutuhan

siswa dalam pembelajaran, sehingga ketika guru mengalami kendala dapat

melakukan tindakan untuk mengatasi keadaan dan permasalahan yang

81

DAFTAR PUSTAKA

Amien, Moh. 1987. Mengajarkan IPA Dengan Metode Discovery dan Inquiry.

Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti P2lptk.

Carin, A A. 1970. Teaching Modern Science. United State of America: Merriill

Publishing Company.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Dirawat. 1993. Sistem Pembinaan Profesional dan Belajar Siswa Aktif. Jakarta:

Grasindo.

Kanginan, Marthen. 2007. Fisika Untuk SMA Kelas X Semester 2. Jakarta: Erlangga

Kanginan, Marthen. 2010. Physics 2A For Senior High School Grade XI

1nd Semester. Jakarta: Erlangga.

Mulyati. 2005. Psikologi Belajar. Yogyakarta: Andi.

Purwoko. 2009. PHYSICS FOR SENIOR HIGH SCHOOL YEAR X. Jakarta:

Yudhistira.

Suparno, Paul. 2007. Metode Pembelajaran Disika Konstruktivis & Menyenangkan.

Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Suparno, Paul. 2009. Pengantar Termofisika. Yogyakarta: Universitas Sanata

Suparno, Paul. 2010. Metodologi Penelitiaan Pendidikan Fisika. Yogyakarta:

Universitas Sanata Dharma.

Susanto, Akhmad. 2013. Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta:

Kencana.

Suyono. 2011. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

83 Lampiran 1

Lampiran 3

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika

Kelas/Semester : X / 2 (dua)

Alokasi Waktu : 3x pertemuan (3x135menit)

A. Standar Kompetensi

Memahami wujud zat dan perubahannya

B. Kompetensi Dasar

Menganalisis pengaruh kalor dan perpindahan kalor pada kehidupan sehari-hari

C. Indikator

1. Kognitif :

a) Siswa dapat menjelaskan beberapa proses perpindahan kalor

b) Siswa dapat membedakan perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi

c) Siswa dapat menentukan faktor-faktor yang berpengaruh pada peristiwa perpindahan kalor melalui konduksi, konveksi, dan radiasi

d) Siswa dapat melakukan percobaan tentang proses perpindahan konduksi, konveksi, dan radiasi

2. Afektif :

a) Siswa dapat melakukan diskusi dengan teman tentang perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi

b) Siswa dapat membuat prediksi berdasarkan permasalahan yang diajukan oleh guru

c) Siswa dapat menjelaskan hasil percobaan yang telah dilakukan d) Siswa dapat mengumpulkan data percobaan tepat waktu

D. Tujuan Pembelajaran

1. Kognitif :

a) Siswa dapat menjelaskan proses perpindahan kalor

b) Siswa dapat membedakan perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi

c) Siswa dapat menentukan faktor-faktor yang berpengaruh pada peristiwa perpindahan kalor melalui konduksi, konveksi, dan radiasi

d) Siswa dapat melakukan percobaan tentang proses perpindahan konduksi, konveksi, dan radiasi

2. Afektif :

a) Siswa dapat melakukan diskusi dengan teman tentang perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi

b) Siswa dapat membuat prediksi dan menjelaskan hasil percobaan c) Siswa dapat mengumpulkan data percobaan tepat waktu

Perpindahan Kalor

F. Metode Pembelajaran

1. Informasi

2. Metode POE (Prediction-Explanation-Observation)

G. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan ke-

Rincian Kegiatan Alokasi Wktu

1 Kegiatan Awal. a. Apersepsi.

1) Guru membuka pelajaran dengan

mengucapkan salam dan siswa menjawab

salam

2) Guru mengajak siswa untuk berdoa sesuai

agama dan keyakinan masing-masing

dengan menunjuk salah satu siswa untuk

memimpin doa

3) Guru mempresensi siswa

4) Guru menyampaikan tujuan serangkaian

pembelajaran yang akan dilalui

b. Motivasi.

1) Guru bertanya kepada siswa tentang

mekanisme perpindahan kalor secara

konduksi

2) Guru menggali pengetahuan siswa tentang

contoh perpindahan kalor secara konduksi

dalam kehidupan sehari-hari

c. Orientasi.

1) Guru mengkomunikasikan tentang tujuan

pembelajaran kognitif (produk), dan

afektif.

Kegiatan Inti. a. Eksplorasi.

1) Guru mengajak siswa untuk mencari

informasi tentang perpindahan kalor secara

konduksi

b. Elaborasi.

1) Guru menyajikan permasalah kepada siswa

mengenai perpindahan kalor dan siswa

membuat prediksi/dugaan dari

permasalahan tersebut

2) Siwa membuat prediksi secara tertulis,

kemudian membuktikan prediksinya

dengan melakukan percobaan sederhana

3) Guru membagi siswa dalam kelompok

untuk melakukan percobaan I (perpindahan

kalor secara konduksi)

4) Guru memberikan LKS untuk percobaan

kepada siswa untuk panduan siswa

melakukan percobaan

5) Siswa menjelaskan hasil percobaan secara

tertulis

6) Siswa mengumpulkan laporan hasil

percobaan

c. Konfirmasi.

1) Guru menjelaskan kepada siswa apa itu

prediksi dan penjelasan

2) Guru menjelaskan kepada siswa

bagaimana kriteria membuat prediksi yang

baik dan benar

3) Guru menjelaskan kepada siswa

bagaimana kriteria menjelaskan yang baik

dan benar

kesimpulan dari serangkaian pembelajaran

yang telah dilalui

5) Guru memberikan penegasan tentang

pokok bahasan yang sudah dipelajari

Kegiatan Akhir. a. Penugasan.

1) Guru memberikan tugas kepada siswa

untuk mengerjakan laporan percobaan

yang telah dilakukan

2) Guru memberikan tugas kepada siswa

untuk mempelajar bagaimana prediksi dan

menjelaskan yang baik

3) Guru mengakhiri pelajaran dengan

mengajak siswa berdoa bersama,

memberikan ucapan terima kasih dan

salam penutup kepada siswa.

15’

2 Kegiatan Awal. a. Apersepsi.

1) Guru membuka pelajaran dengan

mengucapkan salam dan siswa menjawab

salam

2) Guru mengajak siswa untuk berdoa sesuai

agama dan keyakinan masing-masing

dengan menunjuk salah satu siswa untuk

memimpin doa

3) Guru mempresensi siswa

4) Guru menyampaikan tujuan serangkaian

pembelajaran yang akan dilalui

b. Motivasi.

1) Guru bertanya kepada siswa tentang proses

perpindahan kalor secara konveksi

2) Guru menggali pengetahuan siswa tentang

contoh perpindahan kalor secara konveksi

dalam kehidupan sehari-hari

c. Orientasi.

1) Guru mengkomunikasikan tentang tujuan

pembelajaran kognitif (produk), dan

afektif.

Kegiatan Inti. a. Eksplorasi.

1) Guru mengajak siswa untuk mencari

informasi tentang perpindahan kalor secara

konveksi dari buku pedoman atau sumber

lain

b. Elaborasi.

1) Guru menyajikan permasalah kepada siswa

mengenai perpindahan kalor dan siswa

membuat prediksi/dugaan dari

permasalahan tersebut

2) Siwa membuat prediksi secara tertulis,

kemudian membuktikan prediksinya

dengan melakukan percobaan sederhana

3) Guru membagi siswa dalam kelompok

untuk melakukan percobaan II

(perpindahan kalor secara konveksi)

4) Guru memberikan LKS untuk percobaan

kepada siswa untuk panduan siswa

melakukan percobaan

5) Siswa menjelaskan hasil percobaan secara

tertulis pada LKS yang sudah dibagikan

6) Siswa mengumpulkan laporan yang telah

dibuat

1) Guru menjelaskan kepada siswa apa itu

prediksi dan penjelasan

2) Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana

kriteria membuat prediksi yang baik dan

benar

3) Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana

kriteria menjelaskan yang baik dan benar

4) Siswa dibimbing oleh guru menarik

kesimpulan berdasarkan serangkaian

pembelajaran yang telah dilalui

5) Guru memberikan penegasan tentang

pokok bahasan yang sudah dipelajari

Kegiatan Akhir. a. Penugasan.

1) Guru memberikan tugas kepada siswa

untuk mempelajari kembali materi yang

telah dipelajari hari ini

2) Guru memberikan tugas kepada siswa

untuk mempelajari bagaimana prediksi dan

penjelasan yang baik

3) Guru mengakhiri pelajaran dengan

mengajak siswa berdoa bersama,

memberikan ucapan terima kasih dan

salam penutup kepada siswa.

3 Kegiatan Awal. a. Apersepsi.

1) Guru membuka pelajaran dengan

mengucapkan salam dan siswa menjawab

salam

2) Guru mengajak siswa untuk berdoa sesuai

agama dan keyakinan masing-masing

dengan menunjuk salah satu siswa untuk

memimpin doa

4) Guru mempresensi siswa

5) Guru menyampaikan tujuan serangkaian

pembelajaran yang akan dilalui

b. Motivasi.

1) Guru bertanya kepada siswa tentang proses

perpindahan kalor secara radiasi

2) Guru menggali pengetahuan siswa tentang

contoh perpindahan kalor secara radiasi

dalam kehidupan sehari-hari

c. Orientasi.

1) Guru mengkomunikasikan tentang tujuan

pembelajaran kognitif (produk), dan

afektif.

Kegiatan Inti. a. Eksplorasi.

1) Guru mengajak siswa untuk mencari

informasi tentang perpindahan kalor secara

radiasi dari buku pedoman atau sumber

lain

b. Elaborasi.

1) Guru menyajikan permasalah kepada siswa

mengenai perpindahan kalor dan siswa

membuat prediksi/dugaan dari

permasalahan tersebut

2) Siwa membuat prediksi secara tertulis,

kemudian membuktikan prediksinya

dengan melakukan percobaan sederhana

3) Guru membagi siswa dalam kelompok

untuk melakukan percobaan III

(perpindahan kalor secara radiasi)

4) Guru memberikan LKS untuk percobaan

kepada siswa untuk panduan siswa

melakukan percobaan

5) Siswa menjelaskan hasil percobaan secara

tertulis pada LKS yang sudah dibagikan

6) Siswa mengumpulkan laporan hasil

observasi yang dilakukan

c. Konfirmasi.

1) Guru menyampaian apa itu prediksi dan

penjelasan

2) Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana

kriteria membuat prediksi yang baik dan

benar

3) Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana

kriteria menjelaskan yang baik dan benar

4) Guru memberikan penegasan tentang

Kegiatan Akhir.

1) Guru mengakhiri pelajaran dengan

mengajak siswa berdoa bersama,

memberikan ucapan terima kasih dan

salam penutup kepada siswa.

15’

H. Media/ Alat/ Bahan.

1. Papan tulis. 2. Spidol.

3. Alat dan bahan percobaan. 4. Buku acuan dan LKS.

I. Sumber Belajar.

1. Kanginan, Marthen.2006. Physics for Senior High School 2nd Semeter Grade X. Jakarta: Erlangga

2. Purwoko. 2009. PHYSICS FOR SENIOR HIGH SCHOOL YEAR X. Jakarta: Yudhistira

3. Kanginan, Marthen. 2006. Fisika untuk SMA Kelas X Semester 1B. Jakarta: Erlangga

4. LKS siswa 5. Internet.

J. Penilaian.

Dokumen terkait