BAB V PENUTUP
5.3 Saran
Saran untuk peneliti selanjutnya yang akan mengembangkan produk modul praktikum yang mata pelajaran IPA kelas V SD adalah sebagai berikut.
110
5.3.1 Wawancara sebaiknya dilakukan kepada guru kelas V dan siswa kelas V untuk survei kebutuhan.
5.3.2 Pengambilan data dengan cara observasi pada saat proses pembelajaran perlu dilakukan guna melihat dan mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran dengan menggunakan modul praktikum.
5.3.3 Komponen modul praktikum sebaiknya dilengkapi dengan penjelasan materi penunjang sebelum penjelasan percobaan.
111
DAFTAR PUSTAKA
Arifin, M. 2003. Common Textbook Strategi Belajar Mengajar Kimia. Bandung: Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA UPI.
Asy‟ari, M. 2006. Penerapan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat dalam Pembelajaran Sains di Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas.
Choiril. 2008. IPA salingtemas untuk kelas V SD/MI. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Dahar, Ratna W. 1992. Materi Pokok Pendidikan IPA1. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Depdikbud. 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) untuk satuan pendidikan dasar SD/MI ( semester I & II ). Jakarta: BP. Cipta Jaya. Fitriani, Thihrah. 2012. Pengembangan Modul Praktikum Fisika Berbahasa
Inggris Pokok Bahasan Pengukuran Besaran Panjang. Semarang : IKIP PGRI Semarang.
Hakim, Thursan. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Taman Pustaka. Haryanto dan Suyono. 2011. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Hermana. 2009. Ayo belajar ilmu pengetahuan alam IPA kelas 5 SD. Yogyakarta: Kanisius.
http://www.bakharuddin.net/2012/06/pengembangan-bahan-ajar-dan-media.html, diakses pada tanggal 20 Februari 2014.
Iskandar, Srini M. 2001. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Bandung : CV Maulana.
112
Iskandar, Srini M. 2004. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Bandung : CV Maulana.
Rustaman, N. Y. et al. 2003. Common Textbook Strategi Belajar Mengajar Biologi. Bandung: Jica.
Samatowa, Usman. 2011. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Indeks. Sanjaya, W. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses
Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Siswoyo, Dwi dkk.2007. Ilmu Pendidikan. UNY Press: Yogyakarta
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugandi, Achmad, dkk. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP PRESS.
Sugiyono. 2010. Metode penelitian pendidikan pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhandoyo. 1993. Upaya Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Sukardjo. 2008. Kumpulan Materi Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Prodi
Teknologi Pembelajaran, Pps UNY.
Tim Penyusun kamus Pusat Bahasa. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.
Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu: konsep, strategi dan implementasinya dalam KTSP. Jakarta: Bumi Aksara.
113
Wulandari, Intan Reni. 2013. Pengembangan Bahan Ajar yang Terintegrasi dengan Pendidikan Karakter untuk Keterampilan Mendengarkan Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas IV Semester Gasal. Skripsi. Yogyakarta: Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma.
114
Lampiran 1
Daftar Pertanyaan Survei Kebutuhan Pendidik
No. Daftar Pertanyaan Jawaban Pertanyaan
1 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan keterampilan proses sains atau sikap ilmiah?
2 Apakah Bapak/Ibu menganggap bahwa keterampilan proses sains atau sikap ilmiah perlu dikembangkan bagi anak SD? Mengapa?
3 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan bagaimana cara meningkatkan keterampilan proses sains atau sikap ilmiah?
4 Apakah Bapak/Ibu sudah berusaha melakukan tindakan guna
meningkatkan keterampilan sains atau sikap ilmiah? Dengan cara apa? 5 Apakah Bapak/Ibu mengalami
kesulitan dalam meningkatkan keterampilan proses/sikap ilmiah? Mengapa?
7 Apakah Bapak/Ibu sudah berusaha untuk mengembangkan modul
praktikum untuk mata pelajaran IPA? Mengapa?
8 Apakah Bapak/Ibu membutuhkan modul praktikum untuk mata pelajaran IPA? Mengapa?
Sedayu, ... Guru kelas V SD Pangudi Luhur Sedayu
115
Lampiran 2
116
Lampiran 3
INSTRUMEN VALIDASI KUALITAS MODUL PRAKTIKUM IPA UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
PETUNJUK:
Mohon Bapak/Ibu berkenan untuk menilai kualitas modul praktikum IPA untuk siswa kelas V sekolah dasar dengan cara memberi tanda cek (√) pada kolom di bawah bilangan 1, 2, 3, 4, atau 5 serta memberi komentar sesuai dengan pendapat Anda pada kolom yang telah tersedia!
Keterangan:
1: sangat kurang baik, 2: kurang baik, 3: cukup baik, 4: baik, 5: sangat baik
No. Pernyataan 1 2 3 4 5 Komentar Tujuan dan Pendekatan
1 Modul praktikum sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
2 Modul praktikum sesuai untuk suplemen kurikulum KTSP atau kurikulum 2013
3 Modul praktikum mempermudah pemahaman materi pembelajaran
4 Modul praktikum sesuai dengan kebutuhan siswa
5 Modul praktikum merupakan sumber belajar yang baik bagi siswa dan guru
6 Modul praktikum memberikan kesempatan guru untuk
menggunakan beragam variasi dalam mengajar
Desain dan pengorganisasian
1 Komponen dalam modul (tujuan, alat dan bahan, rincian kegiatan dan ilustrasi)
2 Modul praktikum disusun dari materi yang sederhana ke yang kompleks
3 Urutan modul praktikum telah disusun secara sistematis sesuai dengn materi
117
4 Ruang lingkup modul praktikum sesuai dengan waktu yang tersedia
5 Modul praktikum memfasilitasi siswa untuk belajar mandiri
6 Modul praktikum mudah dipahami
7 Tampilan fisik (warna, huruf, gambar/foto) dalam modul praktikum sesuai dengan
perkembangan siswa dan menarik
8 Modul praktikum menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar
ISI
1 Kegiatan dalam modul praktikum sesuai dengan lingkungan siswa (kontekstual)
2 Proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan,
mengkomunikasikan)
3 Modul praktikum mampu meningkatkan kreativitas siswa
4 Modul praktikum menuntut siswa untuk mampu berpikir kritis dan kreatif
5 Modul praktikum mencakup pengembangan ketrampilan proses yang sesuai dengan tingkat perkembangan siswa
6 Modul praktikum memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan sikap ilmiah
7 Modul praktikum memfasilitasi siswa untuk melakukan refleksi terhadap sikap ilmiah yang dikembangkan
8 Modul praktikum
mengembangkan sikap ilmiah yang terkait dengan diri sendiri
118
Topik
1 Topik modul praktikum menarik bagi siswa
2 Topik modul praktikum
membantu untuk mengembangkan kesadaran dan memperkaya pengalaman siswa
3 Topik sesuai dengan lingkungan siswa
4 Topik sesuai dengan perkembangan siswa
Metodologi
1 Modul praktikum dirancang dengan berpusat pada siswa dalam membangun pengetahuannya sendiri (konstruktivis)
2 Modul praktikum dirancang menyenangkan bagi siswa
3 Modul praktikum membuat siswa aktif
Komentar umum dan saran perbaikan
119
Kesimpulan:
Modul pratikum yang dikembangkan dinyatakan:
1. Layak untuk digunakan/uji coba lapangan tanpa revisi
2. Layak untuk digunakan/uji coba lapangan dengan revisi sesuai saran 3. Tidak layak untuk digunakan/uji coba lapangan
Yogyakarta, ...
... Pakar Pembelajaran IPA/Guru kelas V
120
Lampiran 4
INSTRUMEN VALIDASI KUALITAS MODUL PRAKTIKUM IPA UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
PETUNJUK:
Mohon Bapak/Ibu berkenan untuk menilai kualitas modul praktikum IPA untuk siswa kelas V sekolah dasar dengan cara memberi tanda cek (√) pada kolom di bawah bilangan 1, 2, 3, 4, atau 5 serta memberi komentar sesuai dengan pendapat Anda pada kolom yang telah tersedia!
Keterangan:
1: sangat kurang baik, 2: kurang baik, 3: cukup baik, 4: baik, 5: sangat baik
No. Pernyataan 1 2 3 4 5 Komentar Tujuan dan Pendekatan
1 Modul praktikum sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
2 Modul praktikum sesuai untuk suplemen kurikulum KTSP atau kurikulum 2013
3 Modul praktikum
mempermudah pemahaman materi pembelajaran
4 Modul praktikum sesuai dengan kebutuhan siswa
5 Modul praktikum merupakan sumber belajar yang baik bagi siswa dan guru
6 Modul praktikum
memberikan kesempatan guru untuk menggunakan beragam variasi dalam mengajar
Desain dan pengorganisasian 1 Komponen dalam modul
(tujuan, alat dan bahan, rincian kegiatan dan ilustrasi)
2 Modul praktikum disusun dari materi yang sederhana ke yang kompleks
121
3 Urutan modul praktikum telah disusun secara sistematis sesuai dengn materi
4 Ruang lingkup modul praktikum sesuai dengan waktu yang tersedia
5 Modul praktikum
memfasilitasi siswa untuk belajar mandiri
6 Modul praktikum mudah dipahami
7 Tampilan fisik (warna, huruf, gambar/foto) dalam modul praktikum sesuai dengan perkembangan siswa dan menarik
8 Modul praktikum
menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar
ISI
1 Kegiatan dalam modul praktikum sesuai dengan lingkungan siswa
(kontekstual)
2 Proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan)
3 Modul praktikum mampu meningkatkan kreativitas siswa
4 Modul praktikum menuntut siswa untuk mampu berpikir kritis dan kreatif
5 Modul praktikum mencakup pengembangan ketrampilan proses yang sesuai dengan
122 tingkat perkembangan siswa
6 Modul praktikum
memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan sikap ilmiah
7 Modul praktikum
memfasilitasi siswa untuk melakukan refleksi terhadap sikap ilmiah yang
dikembangkan
8 Modul praktikum mengembangkan sikap ilmiah yang terkait dengan diri sendiri
Topik
1 Topik modul praktikum menarik bagi siswa
2 Topik modul praktikum membantu untuk
mengembangkan kesadaran dan memperkaya
pengalaman siswa
3 Topik sesuai dengan lingkungan siswa
4 Topik sesuai dengan perkembangan siswa
Metodologi
1 Modul praktikum dirancang dengan berpusat pada siswa dalam membangun
pengetahuannya sendiri (konstruktivis)
2 Modul praktikum dirancang menyenangkan bagi siswa
3 Modul praktikum membuat siswa aktif
Bahasa
1 Pemilihan kalimat dalam modul sudah sederhana
2 Penggunaan tata bahasa sudah baik
123
3 Penggunaan bahasa sudah menarik
4 Pemakaian bahasa dalam modul menghindari penggunaan kalimat pasif dan negatif ganda
5 pemilihan kalimat menghindari pemakaian istilah yang sangat asing
Komentar umum dan saran perbaikan
Kesimpulan:
Modul pratikum yang dikembangkan dinyatakan:
4. Layak untuk digunakan/uji coba lapangan tanpa revisi
5. Layak untuk digunakan/uji coba lapangan dengan revisi sesuai saran 6. Tidak layak untuk digunakan/uji coba lapangan
Yogyakarta, ...
...
124
Lampiran 5
INSTRUMEN PENILAIAN KUALITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN
Mohon Bapak/Ibu berkenan memberi penilaian pada kelengkapan perangkat pembelajaran dengan melingkari salah satu angka 1, 2, 4, dan 5 serta memberikan komentar desain pembelajaran pada kolom yang telah tersedia.
Keterangan:
Angka 1 = Sangat perlu perbaikan Angka 2 = Perlu perbaikan
Angka 4 = Baik
Angka 5 = Sangat baik
A. Kualitas Desain Pembelajaran
No Pernyataan Skor Komentar
1 Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator, dan Tujuan pembelajaran dalam RPP yang dikembangkan sesuai dengan sasaran pembelajaran yang terdapat dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
1 2 4 5
2 Materi yang dikemas dalam media sesuai dengan indikator dan taraf perkembangan peserta didik.
1 2 4 5 3 Pemilihan materi dalam media pembelajaran
menarik dan sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik.
1 2 4 5 4 Tema yang dikembangkan dalam materi
menarik perhatian siswa.
1 2 4 5 5 Media pembelajaran yang dikembangkan
mempermudah pemahaman materi pembelajaran.
1 2 4 5 6 Dalam RPP yang dikembangkan terdapat
sumber belajar yang sesuai. 1 2 4 5 7 Kegiatan belajar yang terdapat dalam RPP
menarik perhatian siswa dan meningkatkan keaktifan belajar peserta didik.
1 2 4 5
8 Penggunaan bahasa mudah dipahami sesuai
125 9 Kebenaran isi dan konsep materi sesuai
dengan RPP yang disajikan. 1 2 4 5 10 Kesesuaian soal dengan materi pembelajaran. 1 2 4 5 11 Kualitas rubrik penilaian yang digunakan
sesuai dengan tujuan pembelajaran. 1 2 4 5 Total Penilaian
B. Komentar dan Saran Perbaikan
... ... ... ...
C. Kesimpulan
Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan: 1. Layak untuk digunakan/ uji coba lapagan tanpa revisi
2. Layak untuk digunakan/ uji coba lapangan dengan revisi sesuai saran 3. Tidak layak untuk digunakan/ uji coba lapangan
Yogyakarta,
……….
Pakar Pembelajaran IPA/ Guru
126
Lampiran 6
INSTRUMEN PENELITIAN PERSEPSI SISWA TERHADAP KUALITAS MODUL PRAKTIKUM IPA UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH
DASAR
PETUNJUK:
Mohon para siswa menilai kualitas modul praktikum untuk siswa kelas V sekolah dasar dengan cara memberi tanda cek (√) pada kolom di bawah bilangan 1, 2, 3, 4, atau 5 serta memberi komentar sesuai dengan pendapat Anda pada kolom yang telah tersedia!
Keterangan:
1: sangat kurang baik, 2: kurang baik, 3: cukup baik, 4: baik, 5: sangat baik
No. Pernyataan 1 2 3 4 5 Komentar 1 Modul praktikum menggunakan
bahasa yang mudah dipahami
2 Petunjuk dalam modul praktikum sudah jelas dan mudah dipahami
3 Ukuran dan jenis huruf dalam modul praktikum cukup jelas dan mudah dibaca
4 Gambar dan foto dalam modul praktikum jelas dan menarik
5 Modul praktikum dapat
mempermudah siswa dalam belajar mandiri
6 Warna yang digunakan dalam buku modul praktikum cerah dan menarik
7 Tampilan modul praktikum tidak membosankan
8 Modul praktikum mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran
127
9 Materi dalam modul praktikum menarik
10 Modul praktikum menuntut siswa untuk mencoba, mengamati, merencanakan percobaan, dan bertanya
Komentar umum dan saran perbaikan
Yogyakarta, ...
___________________________
128
133
Lampiran 8
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SD Pangudi Luhur St. Aloysius Sedayu
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas/Semester : 5 (lima) / II (genap)
Alokasi Waktu : 3 x 35 menit
I. Standar Kompetensi :
7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam
II. Kompetensi Dasar :
7.2 Mengidentifikasi jenis-jenis tanah
III. Indikator :
- Kognitif :
o Menyebutkan berbagai jenis tanah.
o Menyebutkan ciri-ciri dari masing-masing jenis tanah.
o Menyimpulkan perbedaan dari masing-masing jenis tanah. - Afektif :
o Bekerjasama dalam kelompok menyelesaikan soal yang berkaitan dengan jenis tanah.
o Antusias dalam melakukan pengamatan jenis-jenis tanah. - Psikomotor :
o Menunjukkan perbedaan dari masing-masing jenis tanah.
o Melakukan percobaan “Rahasia Sang Tanah”.
134
IV. Tujuan pembelajaran
- Kognitif :
o Siswa mampu menyebutkan minimal 3 dari 4 jenis tanah yang ada di rumahnya.
o Siswa mampu menyebutkan minimal 3 ciri-ciri dari masing-masing jenis tanah setelah melakukan pengamatan.
o Siswa mampu menyimpulkan dengan menggunakan kata-kata sendiri perbedaan dari masing-masing jenis tanah setelah melakukan percobaan.
- Afektif :
o Siswa mampu bekerjasama dalam kelompok untuk menyelesaikan soal yang berkaitan dengan jenis tanah tanpa melihat pekerjaan kelompok lain.
o Siswa antusias dalam melakukan pengamatan jenis-jenis tanah bersama dengan kelompoknya.
- Psikomotor :
o Siswa mampu menunjukkan 1 (satu) perbedaan dari masing-masing jenis tanah setelah melakukan percobaan besama dengan kelompoknya.
o Siswa mampu melakukan percobaan “Rahasia Sang Tanah” secara benar dengan mengikuti petunjuk pada modul praktikum bersama kelompoknya.
o Siswa mampu melakukan percobaan “Penyerapan Air oleh Tanah” secara benar dengan mengikuti petunjuk pada modul praktikum bersama kelompoknya.
V. Materi Pembelajaran
Jenis-jenis tanah
135 a. Model Pembelajaran Inkuiri terbimbing b. Metode pembelajaran - Tanya jawab - Diskusi kelompok - Praktikum sederhana
VII.Kegiatan Pembelajaran
No. Kegiatan Alokasi
Waktu
1.
Kegiatan Awal
Pembukaan :
a) Salam pembuka dan doa b) Presensi
c) Melakukan tanya jawab tentang pengalaman yang pernah dilakukan, misal:“siapa yang pernah membantu ayahnya menanam tanaman di rumah?”
d) Menuliskan tujuan pembelajaran dipapan tulis dan menjelaskan indikator hasil belajar yang akan dicapai. Menemukan permasalahan :
e) Melakukan apersepsi tentang jenis-jenis tanah, misal: “Kita sudah mempelajari tentang pelapukan dan bagian -bagian tanah. Tanah merupakan -bagian dari kerak Bumi. Kerak Bumi terdiri atas lapisan atas, lapisan tengah, lapisan bawah, dan lapisan batuan induk. Jika kalian pernah mencangkul atau mainan tanah, kalian akan menemukan tanah yang sangat gembur, berpasir dan
lengket.”
136 Perencanaan :
f) Memberi petunjuk langkah kegiatan. 2.
Kegiatan Inti
Implementasi :
a) Membuat kelompok dengan jumlah anggota 4 orang. b) Siswa berdiskusi dan melakukan prosedur eksperimen
menggunakan alat dan bahan, dan mencatat data atau hasil yang diperoleh.
c) Siswa mengerjakan soal dan mengisi lembar pengamatan yang disediakan oleh guru.
d) Setiap kelompok melaporkan hasil pengamatannya secara singkat, sedangkan kelompok lain memberikan tanggapan.
70 menit
3.
Kegiatan akhir
a) Melakukan tanya jawab tentang materi yang sudah dipelajari.
Penyimpulan :
b) Melakukan kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari.
c) Siswa mengerjakan soal evaluasi yang berkaitan dengan materi yang diberikan guru untuk mengetahui ketercapaian materi.
d) Merefleksikan pengalaman belajar hari ini dengan bertanya kepada siswa, misal:
“Bagaimana perasaan kalian hari ini?” “Apa yang kalian lakukan tadi?”
“Bagaimana cara kalian melakukan praktikum bersama kelompokmu?
137
e) Penyampaian rencana pembelajaran selanjutnya. f) Doa penutup dan salam
VIII. Sumber/ Bahan/ Alat
Sumber :
Rositawaty & Muharam, Aris . 2008. Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam 5. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Modul praktikum : Setyaningsih, A H. 2014. Praktik Sains : Proses Pembentukan Tanah untuk kelas 5 SD. Yogyakarta : USD.
Alat : Buku dan alat tulis.
Media pembelajaran : tanah liat, tanah humus, tanah berpasir, tanah vulkanik, plastik, mangkuk dan air
IX. Penilaian
Indikator Bentuk Teknik Instrumen
- Kognitif :
o Menyebutkan berbagai jenis tanah.
o Menyebutkan ciri-ciri dari masing-masing jenis tanah.
o Menyimpulkan perbedaan dari masing-masing jenis tanah.
Tes Tertulis Terlampir
- Afektif :
o Bekerjasama dalam kelompok menyelesaikan soal yang berkaitan dengan jenis tanah.
o Antusias dalam melakukan pengamatan jenis-jenis tanah.
Non tes Pengamatan Rubrik
- Psikomotor :
o Menunjukkan perbedaan dari
138 masing-masing jenis tanah
o Melakukan percobaan “Rahasia Sang Tanah”
o Melakukan percobaan “Penyerapan Air oleh Tanah”
Rubrik penilaian o Penilaian kognitif No.soal skor 1 2 3 4 5 1 2 3 4
Nilai = total keseluruhan skor x 10
o Penilaian afektif
No. Aspek yang dinilai Skor penilaian
1 2 3 4 5 1. Bekerjasama dalam menyelesaikan tugas kelompok
2. Berpartisipasi aktif dalam melakukan pengamatan Nilai = total keseluruhan skor x 10
keterangan 1 = sangat kurang 2 = kurang 3 = cukup 4 = baik 5 = sangat baik
139
o Penilaian psikomotorik
No. Aspek yang dinilai Skor penilaian
1 2 3 4 5 1. Ketepatan dalam menunjukan ciri-ciri jenis tanah
Nilai = total keseluruhan skor x 10 keterangan 1 = sangat kurang 2 = kurang 3 = cukup 4 = baik 5 = sangat baik Yogyakarta, 24 April 2014 Mengetahui,
Guru kelas, Praktikan,
140
Lampiran 9 LKS 1
Rahasia Sang Tanah
Kamu membutuhkan Tanah berpasir Tanah humus Tanah liat Tanah berkapur Air Wadah/mangkuk/cawan Lup
1. Tempatkan masing-masing tanah pada wadah. Lalu beri label berisi
nama tanah!
2. Amati dengan lup komposisi tanah. Catat hasil pengamatanmu!
Gambarlah tanah yang diamati pada lingkaran!
Gambar Keterangan
Tanah berpasir :
141
Gambar Keterangan
Tanah humus :
Tanah liat :
Tanah berkapur :
3. Berilah sedikit air pada masing-masing tanah tetapi jangan sampai
142
dan telunjuk! Coba rasakan tekstur masing-masing tanah dengan tanganmu!
4. Apakah ibu jari dan telunjuk lengket atau mudah lepas? Lalu
catatlah!
No. Jenis tanah Tekstur Keterangan
1. Tanah berpasir
2. Tanah humus
3. Tanah liat
4. Tanah berkapur
5. Tambahkan air sedikit lagi sampai tanah itu bisa digulung, buatlah
gulungan dengan diameter sekitar ½ cm dan panjangnya sekitar 5 cm!
6. Apakah tanah ini bisa digulung atau tidak , dan bila dibengkokkan :
143
No. Jenis tanah Keterangan
1. Tanah berpasir
2. Tanah humus
3. Tanah liat
4. Tanah berkapur
7. Buatlah kesimpulan!
144
Lampiran 10
LKS 2
Penyerapan Air oleh Tanah
Kamu membutuhkan
1. 7 buah gelas plastik bekas air mineral dan 3 diantaranya diberi lubang-lubang kecil di bagian bawahnya
2. Air ledeng secukupnya 3. Sendok
4. Tanah liat 5. Tanah berpasir
6. Tanah yang berasal dari kebun atau ladang atau persawahan
1. Masukkan tanah liat sebanyak gelas ke dalam gelas yang berlubang dan beri label!
2. Masukkan tanah berpasir sebanyak gelas ke dalam gelas yang berlubang dan beri label!
3. Masukkan tanah yang berasal dari kebun atau ladang sebanyak gelas ke dalam gelas yang berlubang dan beri label!
4. Letakkan gelas yang berisi tanah di atas gelas yang tidak berlubang! 5. Siramkan air sebanyak gelas pada setiap gelas!
Tujuan : mengetahui kemampuan setiap jenis tanah dalam menyerap air
145 1. Amati jumlah air yang tertampung! 2. Apakah air diserap oleh setiap tanah?
3. Tanah manakah yang paling mudah dan banyak menyerap air? 4. Tanah manakah yang paling sukar menyerap air?
5. Tuliskan hasil pengamatannmu pada tabel!
Jenis tanah Menyerap air Tingkat kemampuan menyerap air
Ya Tidak
Tanah A Tanah B Tanah C
146
Lampiran 11
Soal Evaluasi
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar!
1. Sebutkan jenis-jenis tanah yang kamu ketahui!
2. Sebutkan ciri-ciri dari masing-masing jenis tanah yang kamu temukan!
147
Lampiran 12
Lampiran Materi
Jenis-Jenis Tanah
Tentunya setiap tanah memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan air yang berbeda-beda. Oleh karena itu, tumbuhan yang ditanam di tanah, yang mampu menyerap dan menyimpan air, akan tumbuh dengan baik. Penyerapan air ke dalam tanah bergantung pada jenis tanah. Berikut, akan dijelaskan jenisjenis tanah yang dapat kamu temukan di sekitarmu.
a. Tanah Humus
Tanah humus merupakan tanah yang :
1) berasal dari pelapukan sisa hewan dan tumbuhanyang membusuk; 2) berwarna kehitaman;
3) sangat baik untuk lahan pertanian;
4) kemampuan menyerap airnya sangat tinggi; 5) dapat menggemburkan tanah.
b. Tanah Liat atau Tanah Lempung
Tanah liat merupakan tanah yang : 1) butiran-butiran tanahnya halus;
2) setiap butiran saling melekat satu sama lain, sehingga jika basah lengket; 3) sukar menyerap air;
4) sering dimanfaatkan untuk membuat kerajinan tangan, seperti pot bunga, mangkuk, dan cerek. Dalam penggunaannya tanah liat yang telah dibentuk dipanaskan supaya kering dan kuat;
5) tumbuhan sulit tumbuh di tanah liat.
c. Tanah Berpasir
Tanah berpasir biasanya digunakan untuk bahan membangun rumah. Tanah ini dicampur dengan semen untuk memasang batubata.
Tanah berpasir merupakan tanah yang 1) butiran pasirnya sangat banyak;
148
2) mudah menyerap air;
3) tumbuhan sulit tumbuh di tanah berpasir.
d. Tanah Vulkanik
Tanah vulkanik biasanya terdapat di sekitar gunung ber api, seperti Gunung berapi di Jawa Tengah dan Gunung Galunggung di Jawa Barat.
Tanah vulkanik merupakan tanah yang 1) banyak mengandung unsur hara; 2) warnanya lebih gelap;
3) berasal dari gunung berapi yang meletus; 4) sangat mudah menyerap air;
5) sangat subur untuk lahan pertanian.
Setiap jenis tanah memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menyerap air. Tanah yang berasal dari kebun atau persawahan sangat mudah menyerap dan menyimpan air. Selain itu, tanah kebun juga banyak mengandung humus. Tanah liat dan tanah berpasir sulit menyerap air. Namun, ada tumbuhan yang dapat hidup di tanah berpasir. Contohnya, kaktus.
149
Lampiran 13
152
Lampiran 14
156
Lampiran 15
159
Lampiran 16
161
Lampiran 17