• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Berdasarkan analisa data dan pembahasan dalam penelitian ini, peneliti

memberikan beberapa masukan:

1. Meskipun dari hasil belajar siswa belum tampak perbedaan yang

signifikan, peneliti menyarankan guru menggunakan model pembelajaran

kooperatif berbasis masalah agar dapat meningkatkan minat belajar siswa.

2. Bagi peneliti selanjutnya, sebaiknya melakukan lebih banyak pertemuan

dalam pembelajaran agar siswa dapat beradaptasi dengan model

pembelajaran yang akan diterapkan.

3. Bagi peneliti selanjutnya, sebaiknya menambah variabel penelitian baru,

86

DAFTAR PUSTAKA

Akhmad Sudrajat. (2010). Definisi Pendidikan Menurut UU no 20 Tahun 2003

tentang Sisdiknas.

( https://akhmadsudrajat.wordpress.com/2010/12/04/definisi-pendidikan-definisi-pendidikan-menurut-uu-no-20-tahun-2003-tentang-sisdiknas/

Diakses tanggal 7 Februari 2015)

Anwar Hidayat. (2014). Independen T Test dengan SPSS.

(http://www.statistikian.com/2014/04/independen-t-test-dengan-spss.html

Diakses tanggal 18 Februari 2015)

Asep Jihad & Abdul Haris. (2013). Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multi Pressindo.

Daryanto & Mulyo Rahardjo. (2012). Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Gava Media.

Departemen Pendidikan Nasional. (2011). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi

Keempat). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Ellya Belly dkk. (2006). Pengaruh Motivasi Terhadap Minat Mahasiswa

Akuntansi. Simposium Nasional Akuntansi 9 Padang.

Hadi Susanto. (2013). Minat Belajar Siswa.

(https://bagawanabiyasa.wordpress.com/2013/05/12/minat-belajar-siswa/

Diakses tanggal 27 November 2014)

Imam Suyitno. (2011). Memahami Tindakan Pembelajaran: Cara Mudah dalam

Perencanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Bandung: PT Refika

Kasmina dkk. (2008). Matematika Program Keahlian Teknologi, Kesehatan, dan

Pertanian untuk SMK dan MAK Kelas XI Standar Isi 2006. Jakarta:

Erlangga.

Makmun Khairani. (2014). Psikologi Belajar. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Muhibbin Syah. (2003). Psikologi Belajar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Nana Sudjana. (2010). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Oemar Hamalik. (2013). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Rusmono. (2012). Strategi Pembelajaran dengan Problem Based Learning itu

Perlu. Bogor: Ghalia Indonesia.

Siregar, Eveline & Hartini Nara. (2011). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Suharsimi Arikunto. (2009). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Syaiful Bahri Djamarah & Aswan Zain. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Trianto. (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.

Triton Prawira Budi. (2006). SPSS 13.0 Terapan: Riset Statistik Parametrik. Yogyakarta: ANDI.

88

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMK Marsudi Luhur 1 Yogyakarta

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Program : XI OC (Sebelas Otomotif C)

Semester : Genap

Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran (3 pertemuan)

A. Standar Kompetensi

Menentukan kedudukan, jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis, dan batang dalam dimensi tiga.

B. Kompetensi Dasar

1. Mengidentifikasi bangun ruang dan unsur-unsurnya. 2. Menghitung luas permukaan bangun ruang.

3. Menerapkan konsep volume bangun ruang.

C. Indikator

1. Menghitung luas permukaan dan volume tabung.

2. Menggunakan rumus luas permukaan dan volume untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung.

3. Menghitung luas permukaan dan volume kerucut.

4. Menggunakan rumus luas permukaan dan volume untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan kerucut.

D. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat menghitung luas permukaan dan volume tabung.

2. Siswa dapat menggunakan rumus luas permukaan dan volume untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung.

3. Siswa dapat menghitung luas permukaan dan volume kerucut.

4. Siswa dapat menggunakan rumus luas permukaan dan volume untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan kerucut.

Karakter siswa yang diharapkan :

Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras, Disiplin, Demokratis.

E. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, problem based learning (PBL).

F. Langkah-langkah Kegiatan

 Pertemuan Pertama (90 menit)

1. Pendahuluan Komunikasi

1) Mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan, misalnya buku siswa.

Apersepsi

1) Guru mengingatkan kembali tentang materi luas bangun datar dan volume bangun ruang prisma.

2) Guru memberikan gambaran tentang pentingnya memahami konsep luas permukaan dan volume tabung.

3) Guru memberi motivasi siswa dengan menceritakan bahwa banyak benda di kehidupan sehari-hari yang berbentuk tabung.

4) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

2. Kegiatan Inti

1) Guru memberikan contoh masalah sehari-hari yang berkaitan dengan bangun ruang tabung, mengarah menemukan konsep luas permukaan dan volume tabung.

2) Guru menjelaskan bentuk dan unsur-unsur serta jaring-jaring dari tabung.

3) Fase 1: Orientasi siswa pada masalah:

(a) Guru mengajukan masalah yang tertera pada Lembar Aktivitas Siswa (LAS).

masalah yang disajikan.

(c) Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru mempersilahkan siswa lain untuk memberikan tanggapan. Bila diperlukan, guru memberikan bantuan secara klasikal melalui pemberian bantuan.

4) Fase 2: Mengorganisasikan siswa belajar

(a) Guru meminta siswa membentuk kelompok, maksimum 4 orang dalam setiap kelompok yang heterogen (suku, agama, ras, kemampuan akademik, dsb.).

(b) Guru membagikan Lembar Aktivitas Siswa (LAS) yang berisikan masalah dan langkah-langkah pemecahan serta meminta siswa berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah.

(c) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja, mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.

(d) Guru memberi bantuan berkaitan kesulitan yang dialami siswa secara individu, kelompok, atau klasikal.

(e) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok. 5) Fase 3: Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.

(a) Dengan media (LAS) yang disediakan, guru meminta siswa untuk menyelesaikan masalah.

6) Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

(a) Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan sistematis.

(b) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi bantuan, bila diperlukan.

7) Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.

(a) Guru meminta semua kelompok bermusyawarah untuk menentukan satu kelompok yang mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil diskusinya di depan kelas secara runtun, sistematis, santun, dan hemat waktu.

(b) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok penyaji untuk memberikan penjelasan tambahan dengan baik.

(c) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok lain untuk memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi kelompok penyaji dengan sopan.

(d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang disampaikan siswa sudah benar.

8) Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok

9) Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa pada kesimpulan mengenai permasalahan tersebut

3. Penutup

1) Siswa diminta menyimpulkan tentang apa yang telah dipelajari.

2) Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai luas permukaan dan volume tabung.

3) Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar.

 Pertemuan Kedua (90 menit)

1. Pendahuluan Komunikasi

1) Mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan, misalnya buku siswa.

Apersepsi

1) Guru mengingatkan kembali tentang materi luas bangun datar dan volume bangun ruang limas.

2) Guru memberikan gambaran tentang pentingnya memahami konsep luas permukaan dan volume kerucut.

3) Guru memberi motivasi siswa dengan menceritakan bahwa banyak benda di kehidupan sehari-hari yang berbentuk kerucut.

bangun ruang kerucut, mengarah menemukan konsep luas permukaan dan volume kerucut.

2) Guru menjelaskan bentuk dan unsur-unsur serta jaring-jaring dari kerucut.

3) Fase 1: Orientasi siswa pada masalah:

(a) Guru mengajukan masalah yang tertera pada Lembar Aktivitas Siswa (LAS).

(b)Guru meminta siswa mengamati (membaca) dan memahami masalah secara individu dan mengajukan hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang disajikan.

(c) Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru mempersilahkan siswa lain untuk memberikan tanggapan. Bila diperlukan, guru memberikan bantuan secara klasikal melalui pemberian bantuan.

4) Fase 2: Mengorganisasikan siswa belajar

(a) Guru meminta siswa membentuk kelompok, maksimum 4 orang dalam setiap kelompok yang heterogen (suku, agama, ras, kemampuan akademik, dsb.).

(b) Guru membagikan Lembar Aktivitas Siswa (LAS) yang berisikan masalah dan langkah-langkah pemecahan serta meminta siswa berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah.

(c) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja, mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.

(d) Guru memberi bantuan berkaitan kesulitan yang dialami siswa secara individu, kelompok, atau klasikal.

(e) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.

5) Fase 3: Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.

(a) Dengan media (LAS) yang disediakan, guru meminta siswa untuk menyelesaikan masalah.

6) Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

(a) Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan sistematis.

(b) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi bantuan, bila diperlukan.

7) Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.

(a) Guru meminta semua kelompok bermusyawarah untuk menentukan satu kelompok yang mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil diskusinya di depan kelas secara runtun, sistematis, santun, dan hemat waktu.

(b) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok penyaji untuk memberikan penjelasan tambahan dengan baik.

(c) Guru memberi kesempatan kepada siswa dari kelompok lain untuk memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi kelompok penyaji dengan sopan.

(d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang disampaikan siswa sudah benar.

8) Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok

9) Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa pada kesimpulan mengenai permasalahan tersebut

3. Penutup

1) Siswa diminta menyimpulkan tentang apa yang telah dipelajari.

2) Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai luas permukaan dan volume kerucut.

3) Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar.

 Pertemuan Ketiga (Evaluasi, 90 menit)

1) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas kosong sebagai lembar jawab. 2) Siswa diberikan soal-soal ulangan tentang materi luas permukaan dan

Peneliti

Yosa Haran Widyanto NIM: 111414048

Kepala Sekolah

Dra. Luh Komang Sri Budiastuti NIP 19640126 198902 2 002

Guru

Alamria Br. Ginting, S.Pd Sumber :

- Buku Matematika Program Keahlian Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian untuk SMK dan MAK Kelas XI Standar Isi 2006 karangan Kasmina dkk penerbit Erlangga.

- Referensi lain

Alat :

- Papan tulis, spidol, LAS

G. Penilaian (terlampir)

Yogyakarta, 17 April 2015

LAMPIRAN B.2 RPP Kelas XI OA (Kontrol)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMK Marsudi Luhur 1 Yogyakarta

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Program : XI OA (Sebelas Otomotif A)

Semester : Genap

Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran (3 pertemuan)

A. Standar Kompetensi

Menentukan kedudukan, jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis, dan batang dalam dimensi tiga.

B. Kompetensi Dasar

1. Mengidentifikasi bangun ruang dan unsur-unsurnya. 2. Menghitung luas permukaan bangun ruang.

3. Menerapkan konsep volume bangun ruang.

C. Indikator

1. Menghitung luas permukaan dan volume tabung.

2. Menggunakan rumus luas permukaan dan volume untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung.

3. Menghitung luas permukaan dan volume kerucut.

4. Menggunakan rumus luas permukaan dan volume untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan kerucut.

D. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat menghitung luas permukaan dan volume tabung.

2. Siswa dapat menggunakan rumus luas permukaan dan volume untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung.

memecahkan masalah yang berkaitan dengan kerucut.

Karakter siswa yang diharapkan :

Rasa ingin tahu, Mandiri, Kreatif, Kerja keras, Disiplin, Demokratis.

E. Metode Pembelajaran

Ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, pemberian tugas.

F. Langkah-langkah Kegiatan

 Pertemuan Pertama (90 menit)

1. Pendahuluan Komunikasi

1) Mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan, misalnya buku siswa.

Apersepsi

1) Guru mengingatkan kembali tentang materi luas bangun datar dan volume bangun ruang prisma.

2) Guru memberikan gambaran tentang pentingnya memahami konsep luas permukaan dan volume tabung.

3) Guru memberi motivasi siswa dengan menceritakan bahwa banyak benda di kehidupan sehari-hari yang berbentuk tabung.

4) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

2) Kegiatan Inti Eksplorasi

1) Siswa diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai unsur-unsur, jaring-jaring dan luas permukaan serta volume bangun ruang tabung, kemudian antara siswa dan guru mendiskusikan materi tersebut.

2) Siswa mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan mengenai unsur-unsur, jaring-jaring dan luas permukaan serta volume bangun ruang tabung.

3) Siswa dan guru secara bersama-sama membahas contoh soal yang diberikan guru mengenai penentuan luas permukaan dan volume bangun ruang tabung.

Elaborasi

1) Siswa mengerjakan beberapa soal mengenai luas permukaan dan volume bangun ruang tabung yang diberikan oleh guru.

2) Siswa dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang diberikan guru.

3) Siswa mengerjakan beberapa soal latihan yang diberikan guru sebagai tugas individu.

Konfirmasi

1) Siswa dapat menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui. 2) Siswa dapat menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui

3) Penutup

1) Siswa membuat rangkuman dari materi mengenai mengenai unsur-unsur, jaring-jaring dan luas permukaan serta volume bangun ruang tabung. 2) Siswa diberikan pekerjaan rumah (PR) berkaitan dengan penentuan luas

permukaan dan volume bangun ruang tabung dari latihan soal yang belum terselesaikan di kelas atau dari referensi lain.

 Pertemuan Kedua (90 menit)

1. Pendahuluan Komunikasi

1) Mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan, misalnya buku siswa.

Apersepsi

1) Guru mengingatkan kembali tentang materi luas bangun datar dan volume bangun ruang limas.

2) Guru memberikan gambaran tentang pentingnya memahami konsep luas permukaan dan volume kerucut.

3) Guru memberi motivasi siswa dengan menceritakan bahwa banyak benda di kehidupan sehari-hari yang berbentuk kerucut.

1) Siswa diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai unsur-unsur, jaring-jaring dan luas permukaan serta volume bangun ruang kerucut, kemudian antara siswa dan guru mendiskusikan materi tersebut.

2) Siswa mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan mengenai unsur-unsur, jaring-jaring dan luas permukaan serta volume bangun ruang kerucut.

3) Siswa dan guru secara bersama-sama membahas contoh soal yang diberikan guru mengenai penentuan luas permukaan dan volume bangun ruang kerucut.

Elaborasi

1) Siswa mengerjakan beberapa soal mengenai luas permukaan dan volume bangun ruang kerucut yang diberikan oleh guru.

2) Siswa dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang diberikan guru.

3) Siswa mengerjakan beberapa soal latihan yang diberikan guru sebagai tugas individu.

Konfirmasi

1) Siswa dapat menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui. 2) Siswa dapat menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui

3. Penutup

1) Siswa membuat rangkuman dari materi mengenai mengenai unsur-unsur, jaring-jaring dan luas permukaan serta volume bangun ruang kerucut. 2) Siswa diberikan pekerjaan rumah (PR) berkaitan dengan penentuan luas

permukaan dan volume bangun ruang kerucut dari latihan soal yang belum terselesaikan di kelas atau dari referensi lain.

 Pertemuan Ketiga (Evaluasi, 90 menit)

3) Siswa diminta untuk menyiapkan kertas kosong sebagai lembar jawab. 4) Siswa diberikan soal-soal ulangan tentang materi luas permukaan dan

Peneliti

Yosa Haran Widyanto NIM: 111414048

Kepala Sekolah

Dra. Luh Komang Sri Budiastuti NIP 19640126 198902 2 002

Guru

Alamria Br. Ginting, S.Pd

E. Alat dan Sumber Belajar

Sumber :

- Buku Matematika Program Keahlian Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian untuk SMK dan MAK Kelas XI Standar Isi 2006 karangan Kasmina dkk penerbit Erlangga.

- Referensi lain

Alat :

- Papan tulis, spidol, LAS

G. Penilaian (terlampir)

Yogyakarta, 17 April 2015

LAMPIRAN B.5 Latihan Soal Kelas XI OC (Eksperimen)

Pertemuan ke-1

1. Sebuah benda tanpa tutup berbentuk tabung mempunyai diameter 28 cm dan tinggi 50 cm. Berapa luas permukaan tabung tersebut?

2. Dua buah benda berbentuk tabung masing-masing mempunyai jari-jari tabung pertama 7 cm dan tabung kedua 14 cm. Tinggi tabung pertama 20 cm dan tabung kedua 10 cm. Hitunglah perbandingan volume benda pertama dengan benda kedua?

Pertemuan ke-2

1. Pada gambar di samping diketahui benda berdiameter 14 cm, tinggi tabung 8 cm dan garis pelukis kerucut 10 cm. Hitunglah luas permukaan benda di samping!

2. Sebuah kerucut diketahui berdiameter alas 42 cm dan panjang garis pelukisnya 35 cm. Berapa volume kerucut tersebut?

Pertemuan ke-1

1. Pak Dani akan mengecat lima buah drum minyak berbentuk tabung. Setiap 1 kg cat dapat dipergunakan untuk mengecat drum seluas 1 m2, dengan harga cat adalah Rp 20.000/kg. Bila jari-jari drum 28 cm dan tingginya 97 cm. Berapa total biaya yang diperlukan Pak Dani untuk mengecat kelima drum tersebut?

2. Leo mengisi sebuah drum berbentuk tabung dengan air sampai penuh. Keliling alas drum tersebut adalah 176 cm dan tinggi drum 50 cm. Berapa liter air yang diisikan Leo ke drum tersebut?

3. Sebuah drum tanpa tutup berbentuk tabung mempunyai jari-jari 14 cm dan tinggi 50 cm. Berapa luas permukaan tabung tersebut?

4. Dua buah benda berbentuk tabung masing-masing mempunyai jari-jari tabung pertama 7 cm dan tabung kedua 14 cm. Tinggi tabung pertama 20 cm dan tabung kedua 10 cm. Hitunglah perbandingan volume benda pertama dengan benda kedua?

Pertemuan ke-2

1. Dona akan membuat enam buah topi berbentuk kerucut dari karton. Jika diameter topi tersebut 24 cm dan tingginya 16 cm. Berapa luas karton yang dibutuhkan Dona untuk membuat keenam topi tersebut?

2. Sebuah benda berbentuk kerucut mempunyai luas alas 113,04 cm2 dan panjang garis pelukis (apotema) 10 cm. Berapa volume benda tersebut?

3. Pada gambar di samping diketahui benda berdiameter 14 cm, tinggi tabung 8 cm dan garis pelukis kerucut 10 cm. Hitunglah luas permukaan benda di samping!

4. Sebuah kerucut diketahui berdiameter alas 42 cm dan panjang garis pelukisnya 35 cm. Berapa volume kerucut tersebut?

56 cm

90 cm

(i) (ii)

LAMPIRAN B.7 Soal Tes Akhir

Materi Pokok : Luas Permukaan dan Volume Tabung serta

Kerucut

Petunjuk :

1. Isilah terlebih dahulu nama dan nomor presensi Anda pada lembar jawaban. 2. Bacalah setiap soal dengan teliti sebelum menjawab.

3. Bertanyalah pada pengawas apabila ada soal yang kurang jelas.

4. Tidak diperbolehkan menggunakan kalkulator ataupun alat bantu hitung lainnya dalam mengerjakan test ini.

Soal:

1. Sebuah tabung diketahui keliling alasnya 62,8 cm dan tingginya 15 cm. Tentukan jari-jari dan luas permukaan tabung tersebut jika � = 3,14!

2. Sebuah drum penampung air tanpa tutup berbentuk tabung seperti gambar di bawah akan dicat sisi alas dan sisi selimutnya.

Berapakah luas permukaan tabung yang akan dicat?

3. Dua buah gelas berbentuk tabung seperti gambar di bawah ini. Gelas jenis pertama berdiameter 14 cm dan tingginya 10 cm. Sedangkan gelas jenis kedua berjari-jari 14 cm dan tingginya 5 cm.

7 cm

25 cm 5 cm

5 m

20 m

botol-botol berbentuk tabung yang tingginya 40 cm dan diameter alasnya 14 cm. Berapa banyak botol-botol yang harus disediakan pengusaha agar semua minyak yang ada di dalam drum dapat tertampung dalam botol?

5. Sebuah kerucut mempunyai keliling alas 66 cm. Jika volume kerucut tersebut 3465 cm3, maka tinggi kerucut tersebut adalah?

6. Sebuah pabrik akan membuat tenda berbentuk kerucut tanpa alas dari kain parasut seperti gambar di bawah. Tenda yang akan dibuat memiliki diameter 20 m dan panjang garis pelukis 5 m.

Tentukan luas permukaan minimum kain parasut yang dapat membentuk tenda!

7. Perhatikan gambar berikut!

Jika diameter alas tersebut 30 cm dan � = , maka tentukanlah volume kerucut tersebut!

8. Suatu tempat kue berbentuk kerucut ditambah sedikit silinder dengan sisi atas

terbuka mempunyai jari-jari 7 cm, tinggi silinder 5 cm dan panjang garis pelukis

kerucut 25 cm.

Hitunglah luas permukaan benda tersebut!

LAMPIRAN B.8 Kunci Jawaban dan Pedoman Penilaian Tes Akhir

KRITERIA PENILAIAN TES AKHIR

No Jawaban Skor Skor

Maksimal

1

Diketahui: Keliling alas = 62,8 cm Tinggi = 15 cm

Ditanya: jari-jari dan luas permukaan tabung?

1 5 Penyelesaian: K = � 62,8 = ∙ , ∙ = , , = 2 Luas permukaan = � + � = ∙ , ∙ ∙ + ∙ , ∙ ∙ = 628 + 942 = 1540 cm2 2 2 Diketahui: Diameter = 56 cm Tinggi = 90 cm

Ditanya: Luas permukaan tabung tanpa tutup?

1 5 Penyelesaian: d = 56 cm  r = 28 cm Luas alas = � = ∙ ∙ = 2464 cm2 2 Luas selimut = � = ∙ , ∙ ∙ = 15840 cm2

Sehingga, luas permukaan tabung tanpa tutup = luas alas + luas selimut = 2464 + 15840 =18304 cm2 2 3 Diketahui: =  = = = 1 5

=

Ditanya: perbandingan � dan � ? Penyelesaian: � = � = ∙ ∙ ∙ = 1540 cm3 2 � = � = ∙ ∙ ∙ = 3080 cm3 Sehingga, � : � = ∶ = : 2 4 Diketahui: = = =  = = =  =

Ditanya: banyak botol yang harus disediakan?

1 5 Penyelesaian: � = � = ∙ ∙ ∙ = 246400 cm3 2 � = � = ∙ ∙ ∙ = 6160 cm3

Sehingga, banyak botol yang harus disediakan = =

= � �

2

5

Diketahui: Keliling alas = 66 cm

Volume kerucut = 3465 cm3 Ditanya: tinggi kerucut?

1

5 Penyelesaian:

No Jawaban Skor Skor Maksimal 66 = ∙ ∙ = ∙ = , V = � 3465 = ∙ , ∙ , ∙ 3465 = , ∙ = 2 6 Diketahui: diameter = 20 m Garis pelukis (s) = 5 m Ditanya: luas kerucut tanpa alas?

1

5 Penyelesaian:

d = 20 m  r = 10 m 2 luas selimut kerucut = �

= , ∙ ∙ = 157 m2 2 7 Diketahui: diameter = 30 cm Garis pelukis (s) = 25 cm Ditanya: Volume kerucut?

1 5 Penyelesaian: d = 30 m  r = 15 m 2 Volume kerucut = � = ∙ , ∙ ∙ ∙ = 4710 cm3 2 t 15 cm 25 cm = √ − = √ − = √ =

7 cm 25 cm 5 cm 8 Diketahui: r = 7cm �� = Garis pelukis (s) = 25 cm

Ditanya: luas permukaan benda dengan sisi atas terbuka?

1

5 Penyelesaian:

Luas selimut tabung = �

= ∙ ∙ ∙

= 220 cm2

2

Luas selimut kerucut = �

= ∙ ∙

= 550 cm2

Sehingga, luas permukaan benda = luas selimut tabung + luas selimut kerucut = 220 + 550 = 770 cm2

LAMPIRAN C.1 Tabel uji normalitas hasil belajar siswa kelas XI OC & XI OA

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Model pembelajaran Hasil belajar

Kooperatif Berbasis Masalah

N 20

Normal Parametersa,,b Mean 41.8750

Std. Deviation 19.68293

Most Extreme Differences Absolute .188

Positive .188

Negative -.108

Kolmogorov-Smirnov Z .839

Asymp. Sig. (2-tailed) .483

konvensional N 20

Normal Parametersa,,b Mean 42.6250

Std. Deviation 17.08098

Most Extreme Differences Absolute .078

Positive .072

Negative -.078

Kolmogorov-Smirnov Z .347

Asymp. Sig. (2-tailed) 1.000

a. Test distribution is Normal.

LAMPIRAN C.2 Tabel uji kesamaan variansi dan rata-rata hasil belajar siswa kelas XI OC & XI OA

Group Statistics

Model pembelajaran N Mean Std. Deviation Std. Error Mean

Hasil belajar Kooperatif Berbasis Masalah 20 41.8750 19.68293 4.40124 konvensional 20 42.6250 17.08098 3.81942

Independent Samples Test Levene's Test

for Equality of

Variances t-test for Equality of Means

95% Confidence Interval of the Difference F Sig. t df Sig. (2-tailed) Mean Difference

Dokumen terkait