BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
B.2. Saran praktis untuk Hotel X
a. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai masukan bagi Hotel X untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan para atasan khususnya mengenai keterampilan berkomunikasi atasan bawahan.
b. Sebagai dasar melakukan intervensi untuk meningkatkan efektifitas komunikasi atasan bawahan khususnya peningkatan dimensi deskriptif dan kejelasan bagi para asisten manajer.
c. Hotel X idealnya memiliki seorang manajer operasional untuk mencapai target dan bertanggung jawab terhadap operasionalisasi hotel. Hal ini sesuai dengan pernyataan Thona (2005) bahwa pemimpin berperan penting dalam menginspirasi bawahan, menyelesaikan hambatan-hambatan dalam operasional usaha, memberikan teladan kepada karyawan, mengerahkan karyawan untuk mencapai target perusahaan dan memperbaiki kesalahan atau kekeliruan.
DAFTAR PUSTAKA
Azwar, Saifuddin. 2003. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
______________. 2004. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyalarta: Pustaka Belajar.
Baker, K. A. (2002). Organizational Communication. http://www.wren-network.net. Directory: resources/benchmark/13-OrganizationalCommunication.pdf. diakses pada tanggal 8 september 2011.
BPS, 2010. Perkembangan Inflasi, Ekspor-Impor, Kunjungan Wisman, Tingkat Hunian Kamar Hotel, Nilai Tukar Petani, Penjelasan Se06 Lanjutan Dan Sbh07. http://sumut.bps.go.id/?qw=brs&no=68. Diakses pada tanggal 3 Agustus 2011.
Castaneda, M., & Nahavandi, A. 1991. Link of manager behavior to supervisor performance rating and subordinate satisfaction. Group & Organization Studies, 16,4, 357-366.
Curtis, Dan B., Floyd, James J., Winsor, Jerry L. 2005. Komunikasi Bisnis dan Profesional, Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Hadi, S. 2000. Methodology ResearchJilid I, II, III & IV. Yogyakarta: Andi Offset.
Holladay, S. J., & Coombs, W. T. (1993). Communication visions: An exploration of the role of delivery in the creation of leader charisma. Management Communication Quarterly, 6, 405-427.
Imelda, 2008. Implementasi Balanced Scorecard pada Organisasi Publik. http://puslit.petra.ac.id/journals/accounting/. Diakses pada tanggal 8 Agustus 2011.
Johlke, Mark & Duhan Dale. 2008. Supervisor Communication Practices And Boundary Spanner Role Ambiguity. Journal of Managerial Issues. http://findarticles.com/p/articles/mi_hb6703/is_1_13/ai_n28838349/. Diakses pada tanggal 8 Agustus 2011.
Kerlinger, F.N. 2003. Asas-asas penelitian behavioral. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Lee HH, Kim EJ, Lee MK(2003):A validation study of Korean positive and negative affect schedule:The PANAS scales. Korean J Clin Psych 22(4):935-946.
Madlock, Paul E. 2008. The Link Between Leadership Style, Communicator Competence, and Employee Satisfaction. Journal Business Communication, Vol. 45, No.1, January. P. 61-78.
Miles, E. W., Patrick, S. L., & King, W. C. 1996. Job level as systematic variable in predicting the relationship between supervisory communication and job satisfaction. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 69, 277_289.
Muhammad, Arni. 2000. Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Nanus, B. 2001. Kepemimpinan Visioner : Menciptakan Kesadaran akan Arah dan Tujuan di dalam Organisasi. Cetakan Ke-1.Jakarta : PT. Prehallindo.
Pace R. Wayne & Faules. 2000. Komunikasi Organisasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Pavitt, C. 1999. The Handbook of Group Communication Theory and Research (pp. 313–334). Thousand Oaks, CA: Sage.
Poerwandari, K. 2005. Pendekatan Kualitatif untuk Penelitian Perilaku Manusia. Jakarta: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi UI. PT. Raja Grafindo Persada.
Purwanto, Djoko. 2003. Komunikasi Bisnis. Jakarta: Erlangga.
Stoner, J. A. F., & Freeman, R. E. 1994. Manajemen. Jilid 2. Edisi Ke-5. Jakarta : Erlangga.
Sugiyono. 2007. Statsitika untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta.
Sulastiyono, Agus.1999. Manajemen P enyelenggaraan Hotel Edisi Pertama. Bandung:Alfabeta.
Thoha, Miftah. 2004. Perilaku Organisasi : Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta : Erlangga.
Ubaydillah. Mengatasi Gap Komunikasi.
LAMPIRAN A:
BAGIAN I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Komunikasi dalam organisasi merupakan sarana penghubung antara atasan dan bawahan dalam rangka pencapaian tujuan organisasi. Komunikasi yang terjalin antara atasan dan bawahan (komunikasi vertikal) memiliki peran penting dalam suatu organisasi karena dua per tiga dari komunikasi yang dilakukan dalam organisasi berlangsung antara atasan dan bawahan (Stoner dan Freeman, 1994). Menurut Larkin dan Larkin (dalam Baker, 2002), pola komunikasi atasan ke bawahan merupakan bentuk komunikasi yang paling banyak digunakan dalam rantai kerja organisasi, sehingga sering menjadi potensi konflik dalam organisasi.
Pada bagian awal modul, peneliti menyusun awal communication awareness yang bertujuan agar para peserta memahami pentingnya efektifitas komunikasi atasan bawahan, dimensi dari efektifitas komunikasi atasan bawahan serta hasil penelitian yang telah dilakukan.
Berdasarkan hasil penelitian, efektifitas komunikasi atasan bawahan di Hotel X telah berjalan cukup optimal, tetapi masih terdapat 2 dimensi efektifitas komunikasi atasan bawahan yang kurang optimal yaitu dimensi deskriptif dan dimensi kejelasan. Rendahnya dimensi deskriptip mengindikasikan bahwa atasan kurang dapat memberikan dengan bahasa yang objektif. Sedangkan rendahnya dimensi kejelasan mengindikasikan bahwa atasan kurang mendapatkan umpan balik dari bawahannya. Oleh karena itu, modul ini dirancang sebagai intervensi untuk meningkatkan efektifitas komunikasi atasan bawahan khususnya peningkatan dimensi deskriptif dan dimensi kejelasan yang
berupa pelatihan komunikasi yang ditujukan bagi para asisten manajer karena para asisten manajer paling berperan penting dalam sosialisasi perubahan sistem kerja dan perubahan kebijakan dari manajemen.
Rendahnya dimensi deskriptif mengindikasikan bahwa atasan kurang dapat memberikan informasi dengan bahasa yang objektif. Salah satu penyebab rendahnya dimensi deskriptif adalah kurangnya kemampuan atasan mengkomunikasikan informasi secara objektif. Salah satu cara untuk menyampaikan informasi secara objektif adalah dengan komunikasi asertif. Komunikasi asertif merupakan suatu sikap yang mampu mengekspresikan perasaan, pikiran yang menghargai dan tidak melanggar hak asasi orang lain.
Rendahnya dimensi kejelasan mengindikasikan bahwa atasan kurang mendapatkan umpan balik dari bawahannya. Salah satu penyebab rendahnya dimensi kejelasan adalah kurangnya kemampuan mendengarkan secara aktif untuk mendapatkan umpan balik dari bawahan. Salah satu cara untuk mendapatkan umpan balik adalah dengan belajar mendengarkan orang lain dan memperhatikan bahasa tubuh bawahannya. Hal ini sesuai dengan pernyataan Myers & Myers (1992) bahwa salah satu hal yang paling penting dalam menerima umpan balik adalah dengan mendengarkan. Mendengarkan tidak hanya sekedar mendengar saja tetapi meliputi pengertian, perhatian, analisa dan evaluasi dari pengirim pesan, dan memberikan reaksi atas apa yang telah didengar.
B.Sasaran Pelatihan
Sasaran pelatihan komunikasi atasan bawahan terdiri dari sasaran umum (tujuan) dan sasaran khusus.
1. Sasaran Umum
Setelah mengikuti pelatihan komunikasi atasan bawahan, peserta yang dalam hal ini adalah para pegawai tingkat asisten manajer di Hotel X mengerti tentang pentingnya komunikasi atasan-bawahan.
2. Sasaran khusus
Setelah mengikuti pelatihan komunikasi atasan bawahan peserta pelatihan mampu untuk:
1. Meningkatkan komunikasi atasan bawahan dimensi deskriptif dengan komunikasi asertif
2. Meningkatkan komunikasi atasan bawahan dimensi kejelasan dengan mendengarkan secara efektif dan bahasa tubuh.
C. Pokok Bahasan/ Materi Bahasan
Untuk mencapai sasaran pelatihan di atas, pokok-pokok bahasan selama pelatihan mencakup:
1. Communication awareness 2. Assertive communication 3. Effective listening
D. Peserta Pelatihan
Peserta yang mengikuti pelatihan komunikasi atasan bawahan adalah seluruh pegawai tingkat Asisten Manajer di Hotel X.
E. Pelaksanaan Pelatihan
Hari/tanggal : 2 hari (proses konfirmasi)
Waktu : 08.00-16.00
Tempat : Gemini Room di Hotel
F. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran pada pelatihan ini menggunakan metode pembelajaran pada orang dewasa yang mengutamakan teknik experiential learning. Metode pembelajaran yang digunakan diantaranya adalah ceramah, tanya jawab, role play, self inventory, diskusi, studi kasus, video dan permainan.
G.Setting Ruangan
BAGIAN II
JADWAL PELATIHAN KOMUNIKASI A. Jadwal Pelatihan Hari Pertama
No JAM MATERI METODE DAN SUB POKOK BAHASAN WAKTU
1 08.00–09.00 Registrasi
Absensi peserta dan pembagian training kit.
a. Penandatangan absen b.Pembagian training kit
60 menit
2 09.00–10.00 Pembukaan + Pre-test a. Ceramah (dari pihak manajemen) b.Energizer
c. Menjawab pertanyaan pilihan berganda (pre test)
60 menit
3 10.00–10.45 Materi 1
Communication awareness
a. Studi kasus mengenai suatu permasalahan di sebuah perusahaan (masalah yang diakibatkan oleh kurangnya efektifitas komunikasi atasan bawahan)
20 menit
b.Presentasi mengenai pentingnya komunikasi atasan bawahan. 10 menit c. Tanya jawab mengenai pentingnya komunikasi atasan bawahan 15 menit
4 10.45–11.05 Coffee break - 20 menit
5 11.05–12.00 Materi 1 (continue...)
Communication awareness
a. Peserta diminta untuk menyebutkan faktor-faktor yang membentuk efektifitas atasan bawahan (setiap peserta minimal menyebutkan satu faktor). Trainer sekaligus merekapitulasi pendapat dari semua peserta.
15 menit
b.Trainer menyimpulkan faktor-faktor yang membentuk efektifitas komunikasi atasan bawahan.
10 menit c. Trainer mempresentasikan hasil penelitian di Hotel X, dan cara
mengatasi kurang efektifnya komunkikasi atasan bawahan di
Hotel X.
d.Tanya jawab mengenai hasil penelitian dan cara penanggulangannya.
20 menit
6 12.00–13.30 Ishoma - 90 menit
7 13.30–14.20 Materi 2
Assertive communication part 1
a. Peserta mengisi self inventory mengenai tingkat asertivitasnya 10 menit b.Peserta menskoring dan menyimpulkan hasil dari inventori
dengan petunjuk dari trainer
10 menit c. Trainer mempresentasikan 3 jenis dan perbedaan dari tiga gaya
komunikasi tersebut.
10 menit d.Peserta menonton cuplikan video dan menentukan gaya
komunikasi dari tokoh dalam video tersebut.
20 menit
8 14.20–14.40 Coffee break - 20 menit
9. 14.40-15.30 Assertive communication part 2 a. Trainer mempresentasikan teknik komunikasi asertif 10 menit b.Peserta diminta untuk melakukan role play mengenai
asertivitas
20 menit
c. Peserta melakukan ice breaking 5 menit
d.Peserta memberikan umpan balik tentang role play yang telah dilakukan.
20 menit 10. 15.30-16.00 Penutupan + evaluasi Panitia memberikan kata penutupan dan peserta mengisi evaluasi
pelatihan
B. Jadwal Pelatihan Hari Kedua
No JAM MATERI METODE DAN SUB POKOK BAHASAN WAKTU
1 08.00-08.30 Registerasi a. Absensi peserta pelatihan
b. Pembagian hand out dan training kit
30 menit 2 08.30–10.05 Materi 2:
Effective listening part 1
c. Peserta diminta untuk melakukan senam sehat/energizer 5 menit d. Peserta diminta untuk permainan “sinkron” 20 menit e. Peserta mengutarakan perasaannya selama permainan 15 menit f. Trainer mempresentasikan perbedaan verbal dan nonverbal
communication.
5 menit
g. Peserta melakukan energizer 5 menit
h. Peserta menonton video mengenai bahasa tubuh 5 menit i. Peserta mendiskusikan bahasa tubuh tokoh dalam video
tersebut
15 menit
j. Peserta melakukan energizer/ice breaker 5 menit
k. Trainer mempresentasikan pentingnya bahasa tubuh dalam komunikasi
5 l. Peserta mengidentifikasi bahasa tubuh bawahan yang menjadi
indikator bahwa bawahan mengerti informasi yang diberikan. 15
3 10.05–10.20 Coffee break - 15 menit
4 10.20–12.00 Materi 2:
Effective listening part 2
a. Peserta melakukan energizer 5 menit
b. Peserta melakukan permainan kapal pecah 15 menit
c. Peserta menonton video mengenai miskomunikasi yang berhubungan dengan listening
5 menit d.Peserta menganalisa penyebab miskomunikasi tersebut secara
berkelompok
15 menit e. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya 15 menit f. Trainer merekapitulasi hasil presentasi seluruh kelompok 5 menit
h.Trainer mempresentasikan tiga jenis listening dan perbedaannya
10 menit i. Setiap kelompok menonton video dan menganalisa video yang
berbeda. Hal yang dianalisa adalah jenis listening pada tokoh dalam video.
15 menit
5 12.00–13.30 ISHOMA - 90 menit
6 13.30–14.20 Materi 3:
Effective listening part 2 (cont..)
a. Peserta melakukan energizer 5 menit
b.Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisanya, kelompok lain memberikan tanggapan.
10 menit c. Peserta berdiskusi mengenai cara melakukan active listening 15 menit d.Peserta melakukan energizer/ice breaking 5 menit e. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya 20 menit
7 14.20–14.40 Coffee break - 20 menit
8 14.40-15.30 Materi 3:
Effective listening part 2 (cont..)
a.Peserta melakukan energizer 5 menit
b.Peserta melakukan role play mengenai active listening yang dilakukan secara berpasangan
15 menit c. Setiap peserta memberikan tanggapan mengenai role play yang
dilakukan dan memberikan masukan pada pasangannya.
30 menit
9 15.30-16.00 Penutupan + evaluasi a.Pihak manajemen memberikan kata penutupan 30 menit
b.Pihak panitia memberikan kata penutupan c. Peserta mengisi post test dan evaluasi pelatihan
BAGIAN III
MODUL-MODUL PELATIHAN
A.Pembukaan 1. Registerasi Tujuan :
a. Mendata peserta yang hadir b. Membagikan training kit
Waktu yang dibutuhkan: 30 menit Latar Belakang:
Registerasi peserta digunakan untuk melihat komitmen awal peserta dalam menghadari pelatihan secara tepat waktu. Registerasi berguna untuk memprediksikan jumlah kebutuhan yang akan muncul selama pelatihan berlangsung.
Metode:
a. Penandatangan absen b. Pembagian training kit
Bahan/ materi yang dibutuhkan: a. Kertas/lembar absensi peserta
b. Pulpen, buku tulis kecil, map, jadwal pelatihan dan handout materi pelatihan. Langkah-langkah:
a. Panitian pelatihan duduk di bagian depan dekat pintu ruangan pelatihan dan mempersiapkan absensi dan training kit untuk pelatihan.
c. Setelah menandatangani absensi, panitia memberikan training kit untuk tiap peserta yang hadir.
2. Pembukaan Tujuan :
a. Menghimpun dan menarik ringkasan berbagai harapan yang disampaikan oleh pihak manajemen Hotel X.
b. Saling mengenal satu sama lain dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelatihan. c. Menciptakan suasana yang lebih terbuka, santai dan nyaman selama proses
pelatihan.
Waktu yang dibutuhkan: 15 menit Latar Belakang:
Pelatihan ini membutuhkan suasana yang leboh terbuka, santai dan nyaman. Untuk menciptakan suasana pelatihan yang demikian dan lebih saling mengenal satu sama lain, dibutuhkan pekenalan yang tidak hanya berkaitan dengan nama peserta saja, tetapi juga bisa mencakup tugas, hobi, alamat, dan lain-lain.
Metode: Ceramah Langkah-langkah:
a. Berikan kesempatan kepada panitia untuk memandu acara pembukaan pelatihan ini (bilamana ada), yang biasanya dibagi menjadi beberapa urutan sebagai berikut: 1) Pembukaan oleh pembawa acara
2) Sambutan dari ketua panitia penyelenggara 3) Sambutan dari Direktur Hotel X
4) Perkenalan peserta
b. Catatlah beberapa hal penting yang dikemukan dalam berbagai sambutan tersebut sebagai bahan untuk merumuskan tujuan dan materi pelatihan.
c. Lanjutkan dengan energizer.
B.Modul 1: Communication Awareness
Tujuan:
a) Peserta memahami dampak efektifitas komunikasi atasan bawahan
b) Peserta memahami dimensi/faktor pembentuk efektifitas komunikasi atasan bawahan
Waktu yang dibutuhkan: 100 menit Latar Belakang
Dampak efektifitas komunikasi atasan bawahan adalah meningkatkan motivasi dan produktivitas bawahan. Oleh karena itu, para atasan perlu memahami dimensi efektifitas komunikasi atasan bawahan agar dapat lebih memahami bagaimana efektifitas komunikasi atasan bawahan tersebut terbentuk.
Metode:
a) Studi kasus mengenai efektifitas komunikasi atasan bawahan
b) Presentasi mengenai dampak efektifitas komunikasi atasan bawahan
c) Diskusi mengenai dimensi/faktor pembentuk efektifitas komunikasi atasan bawahan.
C
OMMUNICATION AWARENESSD
AMPAK EFEKTIFITAS KOMUNIKASI ATASAN BAWAHANDapat mengubah sikap bawahan
Dapat meningkatkan produktivitas bawahan
Dapat meningkatkan motivasi bawahan
Sebagai media sosialisasi perubahan kebijakan perusahaan
F
AKTOR PEMBENTUK EFEKTIFITASKOMUNIKASI ATASAN BAWAHAN
:
Intensi Kekhususan Deskriptif Kemanfaatan Tepat waktu Kesiapan Kejelasan Validitas
H
ASIL PENELITIAN:
6 dari 8 faktor pembentuk efektifitas komunikasi atasan bawahan yaitu intensi, kekhususan, kemanfaatan, tepat waktu, kesiapan, validitas telah berjalan dengan cukup optimal.
Namun, 2 faktor lainnya yakni deksriptif dan kejelasan kurang optimal.
Pada modul ini akan diadakan pelatihan untuk meningkatkan dua faktor tersebut.
C.Modul 2: Assertive Communication Tujuan:
Peserta dapat berkomunikasi dengan bahasa yang objektif, tanpa melanggar hak orang lain
Waktu: 100 menit Latar belakang:
Komunikasi asertif merupakan komponen yang penting dalam membentuk hubungan dengan orang lain/bawahan. Komunikasi asertif merupakan komunikasi yang dapat mengkespresikan pendapat dan perasaannya tanpa melanggar hak orang lain ataupun menyalahkan orang lain. Selain itu, komunikasi asertif dapat menyelesaikan konflik yang terjadi dalam organisasi untuk mendapatkan solusi yang terbaik.
Metode:
a) Self inventory mengenai tingkat asertivitas peserta
b) Presentasi dari trainer mengenai tiga jenis gaya komunikasi dan membentuk asertivitas
c) Menonton video dan menentukan gaya komunikasi tokoh video tersebut d) Role play mengenai komunikasi asertivitas
e) Diskusi mengenai role play yang telah dilakukan.
Assertive Communication
#
Self inventory
1. Asertif rendah
- Diam
- Pendapat moderat, menghindari risiko
- Keputusan bersifat meditatif
- Mengedepankan pesan pertama
- Pemalu, lambat memberi respon
- Suportif
#
2. Asertif tinggi
- Suka bicara lebih dari yg diperlukan /
verbose
- Pendapat kuat
- Mengambil risiko
- Keputusan cepat
- Aktif, percaya diri
- Confronting
- Tidak sabaran
#
Tiga jenis gaya komunikasi
1. Komunikasi agresif
Ciri:
• Jujur, terbuka namun cara mengungkapkan
perasaan tidak tepat,
• cenderung memaksakan kehendak,
• diliputi rasa marah, menyalahkan,
• ingin menjatuhkan orang lain,
• menimbulkan ketegangan, rasa sakit, cemas,
salah.
#
2. Komunikasi submisif
Ciri:
• Menghindari konflik,
• mengalahkan kebutuhan diri,
• terhambat dl mengungkapkan diri,
• dikuasai rasa takut, bersalah, tertekan,
• cenderung bereaksi dibelakang
Contoh:
• ‘Ini hanya pendapat saya, tapi…’
• ‘Maaf mengganggu waktu anda, tapi…’
• ‘Bila anda berpendapat demikian, kita akan…’
#
3. Komunikasi asertif
Ciri:
• Berani mengungkapkan pikiran, perasaan,
kebutuhan, hak pribadi, dengan
• memperhatikan pikiran, perasaan orang lain
Asertif perilaku yang:
• Memperhatikan kebutuhan dan perasaan diri
sendiri, namun juga
• Menghargai hak orang lain
Isi pikirannya:
• Percaya, menghormati diri dan orang lain
• menekankan penyelesaian masalah secara
efektif
#
Teknik komunikasi asertif:
1. Behaviour rehearsal
2. Repeated assertion
3. Frogging
4. Negative enquiry
5. Negative assertion
6. Workable compromise
D.Modul 3: EffectiveLlistening
Tujuan:
a) Peserta memahami pentingnya bahasa tubuh dalam berkomunikasi b) Peserta memahami cara membaca bahasa tubuh
c) Peserta memahami jenis-jenis listening
d) Peserta paham cara melakukan active listening
Latar Belakang
Salah satu cara untuk mendapatkan umpan balik adalah dengan belajar mendengarkan orang lain dan memperhatikan bahasa tubuh bawahannya. Hal ini sesuai dengan pernyataan Myers & Myers (1992) bahwa salah satu hal yang paling penting dalam menerima umpan balik adalah dengan mendengarkan. Mendengarkan tidak hanya sekedar mendengar saja tetapi meliputi pengertian, perhatian, analisa dan evaluasi dari pengirim pesan, dan memberikan reaksi atas apa yang telah didengar. Metode:
a) Peserta memainkan permainan mengenai bahasa tubuh,
b) Peserta berdiskusi mengenai permainan bahasa tubuh yang telah dilakukan, c) Trainer mempresentasikan jenis bahasa tubuh dan cara menginterpretasikannya
serta pentingnya bahasa tubuh dalam komunikasi d) Peserta menonton video mengenai miskomunikasi
e) Peserta berdiskusi secara berkelompok mengenai video tersebut, kemudian mempresentasikannya. Selain itu, peserta berdiskusi mengenai cara melakukan active listening
f) Peserta melakukan role play active listening
Effective listening
Komunikasi verbal
Semua jenis simbol yang menggunakan satu kata
atau lebih.
Komunikasi non verbal
Komunikasi yang menggunakan pesan-pesan
nonverbal. Istilah nonverbal biasanya digunakan
untuk melukiskan semua peristiwa komunikasi di
luar kata-kata terucap dan tertulis.
Jenis komunikasi non verbal: kinestetik, facial,
gesture, posture, paralingusitik.
Fungsi komunikasi non-verbal:
1. Repetisi
2. Subsitusi
3. Kontrakdiksi
4. Komplemen
5. Aksentuasi
Alasan komunikasi non-verbal sangat
signifikan:
1. Menentukan komunikasi interpersonal
2. Perasaan dan emosi lebih cermat
disampaikan melalui nonverbal
3. Non verbal menyampaikan makna yang
relatif bebas dari penipuan dan distorsi
4. Metakomunikatif
5. Lebih efisien dibandingkan dengan
komunikasi verbal
6. Sarana sugesti
Jenis listening:
1. Competitive listening
2. In passive listening
3. Active listening
Ada 5 kunci dalam mendengarkan secara
aktif yakni:
1. Memberikan perhatian
2. Tunjukan bahwa anda mendengarkan
3. Memberikan umpan balik
4. Menunda penilaian
LAMPIRAN B:
A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7 A8 A9 A10 A11 A12 A13 A14 A15 A16 A17 A18 A19 A20 A21 A22 A23 A24 A25 A26 A27 A28 A29 A30 A31 A32 A33 A34 A35 S1 3 3 3 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 4 5 1 4 5 4 3 3 5 3 4 4 2 4 3 3 2 4 3 5 4 S2 4 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 2 2 3 3 2 3 2 4 3 4 4 2 3 3 3 2 4 4 4 3 S3 5 5 5 5 4 5 5 4 1 5 5 4 5 5 5 5 1 5 4 5 4 5 5 5 5 2 2 1 2 5 2 2 3 5 4 S4 4 4 3 3 4 2 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 3 4 4 2 3 3 4 2 2 4 1 4 2 3 2 3 3 5 2 S5 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 3 2 3 4 2 2 4 3 4 3 2 4 5 3 4 3 4 4 S6 2 4 4 5 5 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 4 4 4 S7 4 5 4 4 4 4 5 5 5 4 4 4 4 3 4 2 2 3 3 4 4 3 3 4 5 4 2 3 2 4 2 4 3 4 4 S8 4 5 5 4 4 3 3 5 4 2 4 5 5 4 4 4 1 4 3 4 3 5 4 4 5 4 2 5 2 3 2 4 3 4 3 S9 3 4 5 5 4 4 5 4 3 3 5 4 5 4 4 4 3 4 4 5 5 4 4 4 5 5 2 4 4 3 2 4 4 4 4 S10 4 3 5 5 3 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 5 1 4 3 3 4 5 5 4 4 5 1 5 4 4 3 5 3 5 3 S11 5 5 3 3 4 3 4 4 3 2 4 1 3 5 3 4 1 5 5 4 1 5 5 1 3 5 2 5 4 4 2 4 3 5 4 S12 4 5 5 1 4 3 3 4 3 5 2 4 4 5 5 3 4 4 5 3 2 5 3 4 4 4 1 3 2 3 2 4 4 5 2 S13 4 3 1 2 3 3 2 3 3 3 4 2 2 2 4 2 1 3 3 4 4 5 4 2 2 4 3 4 4 4 3 4 4 5 3 S14 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 5 3 4 3 4 2 2 3 4 3 1 4 4 3 4 3 4 4 1 3 3 4 3 S15 5 4 5 5 4 4 4 5 4 4 4 5 4 2 4 4 4 4 5 5 4 2 5 5 5 5 2 4 4 4 2 5 3 5 4 S16 4 5 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 2 2 4 4 3 2 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 4 2 3 3 4 3 S17 4 3 4 2 4 1 3 5 3 3 3 1 3 2 5 5 1 3 4 4 5 3 3 5 5 5 2 2 4 2 4 3 3 5 2 S18 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 2 2 4 4 4 2 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 3 S19 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 4 4 5 2 2 3 4 3 5 3 4 3 5 2 4 3 4 2 3 5 5 3 S20 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 2 4 4 3 2 4 4 4 4 S21 4 2 2 4 4 4 4 4 3 2 2 2 4 4 4 2 4 4 2 4 4 4 2 4 4 4 2 4 4 4 2 2 4 4 4 S22 3 4 4 5 4 4 5 4 3 3 4 3 5 5 4 4 1 4 4 4 5 5 5 2 4 4 2 3 4 4 2 4 5 5 4 S23 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 4 2 4 2 4 1 5 2 4 5 S24 2 4 5 3 5 3 4 5 4 5 4 3 2 3 4 3 4 3 4 5 5 2 2 5 5 4 2 4 4 3 3 4 2 4 2 S25 2 4 5 3 3 2 4 4 1 2 3 1 3 1 3 1 3 2 1 5 5 2 2 4 3 3 1 3 4 3 1 3 5 1 4 S26 5 5 5 4 5 4 4 5 5 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 2 2 3 4 4 4 4 2 4 2 3 2 4 3 4 3 S27 3 3 3 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 4 5 1 4 5 4 3 3 5 3 4 4 2 4 3 3 2 4 3 5 4 S28 4 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 2 2 3 3 2 3 2 4 3 4 4 2 3 3 3 2 4 4 4 3 S29 5 5 5 5 4 5 5 4 1 5 5 4 5 5 5 5 1 5 4 5 4 5 5 5 5 2 2 1 2 5 2 2 3 5 4 S30 4 4 3 3 4 2 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 3 4 4 2 3 3 4 2 2 4 1 4 2 3 2 3 3 5 2 S31 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 3 2 3 4 2 2 4 3 4 3 2 4 5 3 4 3 4 4
S34 4 5 5 4 4 3 3 5 4 2 4 5 5 4 4 4 1 4 3 4 3 5 4 4 5 4 2 5 2 3 2 4 3 4 3 S35 3 4 5 5 4 4 5 4 3 3 5 4 5 4 4 4 3 4 4 5 5 4 4 4 5 5 2 4 4 3 2 4 4 4 4 S36 4 3 5 5 3 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 5 1 4 3 3 4 5 5 4 4 5 1 5 4 4 3 5 3 5 3 S37 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 4 4 5 2 2 3 4 3 5 3 4 3 5 2 4 3 4 2 3 5 5 3 S38 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 2 4 4 3 2 4 4 4 4 S39 4 2 2 4 4 4 4 4 3 2 2 2 4 4 4 2 4 4 2 4 4 4 2 4 4 4 2 4 4 4 2 2 4 4 4 S40 3 4 4 5 4 4 5 4 3 3 4 3 5 5 4 4 1 4 4 4 5 5 5 2 4 4 2 3 4 4 2 4 5 5 4 S41 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 4 2 4 2 4 1 5 2 4 5 S42 2 4 5 3 5 3 4 5 4 5 4 3 2 3 4 3 4 3 4 5 5 2 2 5 5 4 2 4 4 3 3 4 2 4 2 S43 2 4 5 3 3 2 4 4 1 2 3 1 3 1 3 1 3 2 1 5 5 2 2 4 3 3 1 3 4 3 1 3 5 1 4 S44 5 5 5 4 5 4 4 5 5 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 2 2 3 4 4 4 4 2 4 2 3 2 4 3 4 3 S45 5 4 5 5 4 4 4 5 4 4 4 5 4 2 4 4 4 4 5 5 4 2 5 5 5 5 2 4 4 4 2 5 3 5 4 S46 5 5 3 3 4 3 4 4 3 2 4 1 3 5 3 4 1 5 5 4 1 5 5 1 3 5 2 5 4 4 2 4 3 5 4 S47 4 5 5 1 4 3 3 4 3 5 2 4 4 5 5 3 4 4 5 3 2 5 3 4 4 4 1 3 2 3 2 4 4 5 2 S48 4 3 1 2 3 3 2 3 3 3 4 2 2 2 4 2 1 3 3 4 4 5 4 2 2 4 3 4 4 4 3 4 4 5 3 S49 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 5 3 4 3 4 2 2 3 4 3 1 4 4 3 4 3 4 4 1 3 3 4 3 S50 5 4 5 5 4 4 4 5 4 4 4 5 4 2 4 4 4 4 5 5 4 2 5 5 5 5 2 4 4 4 2 5 3 5 4 S51 4 5 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 2 2 4 4 3 2 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 4 2 3 3 4 3 S52 4 3 4 2 4 1 3 5 3 3 3 1 3 2 5 5 1 3 4 4 5 3 3 5 5 5 2 2 4 2 4 3 3 5 2 S53 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 2 2 4 4 4 2 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 3 S54 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 4 4 5 2 2 3 4 3 5 3 4 3 5 2 4 3 4 2 3 5 5 3 S55 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 2 4 4 3 2 4 4 4 4 S56 4 2 2 4 4 4 4 4 3 2 2 2 4 4 4 2 4 4 2 4 4 4 2 4 4 4 2 4 4 4 2 2 4 4 4 S57 3 4 4 5 4 4 5 4 3 3 4 3 5 5 4 4 1 4 4 4 5 5 5 2 4 4 2 3 4 4 2 4 5 5 4 S58 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 4 2 4 2 4 1 5 2 4 5 S59 2 4 5 3 5 3 4 5 4 5 4 3 2 3 4 3 4 3 4 5 5 2 2 5 5 4 2 4 4 3 3 4 2 4 2 S60 2 4 5 3 3 2 4 4 1 2 3 1 3 1 3 1 3 2 1 5 5 2 2 4 3 3 1 3 4 3 1 3 5 1 4 S61 5 5 5 4 5 4 4 5 5 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 2 2 3 4 4 4 4 2 4 2 3 2 4 3 4 3 S62 4 2 2 4 4 4 4 4 3 2 2 2 4 4 4 2 4 4 2 4 4 4 2 4 4 4 2 4 4 4 2 2 4 4 4 S63 3 4 4 5 4 4 5 4 3 3 4 3 5 5 4 4 1 4 4 4 5 5 5 2 4 4 2 3 4 4 2 4 5 5 4 S64 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 4 2 4 2 4 1 5 2 4 5 S65 2 4 5 3 5 3 4 5 4 5 4 3 2 3 4 3 4 3 4 5 5 2 2 5 5 4 2 4 4 3 3 4 2 4 2 S66 2 4 5 3 3 2 4 4 1 2 3 1 3 1 3 1 3 2 1 5 5 2 2 4 3 3 1 3 4 3 1 3 5 1 4 S67 5 5 5 4 5 4 4 5 5 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 2 2 3 4 4 4 4 2 4 2 3 2 4 3 4 3
S71 4 3 1 2 3 3 2 3 3 3 4 2 2 2 4 2 1 3 3 4 4 5 4 2 2 4 3 4 4 4 3 4 4 5 3 S72 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 5 3 4 3 4 2 2 3 4 3 1 4 4 3 4 3 4 4 1 3 3 4 3 S73 5 5 5 4 4 4 3 4 5 5 4 3 3 3 4 3 3 3 5 4 4 3 4 4 4 5 2 4 3 4 2 4 2 4 4 S74 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 S75 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 2 2 3 1 5 1 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 S76 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 4 3 4 4 2 4 S77 4 4 4 4 4 3 3 5 5 3 5 3 3 2 3 2 5 3 2 5 4 3 1 3 5 2 3 2 5 3 3 4 3 2 4 S78 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 3 4 3 3 4 4 5 4 4 3 4 4 2 3 4 3 2 3 2 3 3 S79 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 5 1 2 1 3 5 3 4 2 4 2 5 1 1 3 1 5 2 4 4 3 1 S80 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 5 1 2 1 3 5 3 4 2 4 5 5 2 1 3 1 5 2 4 4 3 1 S81 4 4 4 4 5 4 3 5 5 4 4 3 1 1 4 5 5 2 4 4 4 2 1 5 4 2 3 2 4 4 2 3 2 4 4 S82 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 3 5 1 3 5 4 5 1 3 4 4 3 2 4 4 3 3 2 2 4 2 4 4 3 4 S83 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 5 3 5 3 4 4 4 4 5 5 5 3 5 5 4 2 4 3 5 3 S84 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 4 5 3 5 3 5 5 5 5 4 5 5 2 5 4 4 1 4 1 5 4 S85 4 5 5 5 5 4 4 4 5 5 3 4 5 5 4 5 1 5 5 4 4 5 5 4 4 5 1 4 2 4 2 3 2 5 3 S86 1 4 4 4 2 5 4 4 5 4 4 4 5 5 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 1 4 4 4 5 2 2 4 4 S87 2 4 4 4 2 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 2 4 4
LAMPIRAN C:
Hasil Analisa Try Out
1. Putaran Pertama Case Processing Summary
N %
Cases Valid 87 100,0 Excluded(
a) 0 ,0
Total 87 100,0
a Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items ,823 64 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted VAR00001 219,8736 274,530 ,248 ,820 VAR00002 219,6322 278,491 ,147 ,822 VAR00003 219,6552 274,205 ,226 ,821 VAR00004 219,8161 266,989 ,480 ,815 VAR00005 219,6667 280,039 ,116 ,823 VAR00006 219,9885 266,709 ,588 ,814 VAR00007 219,6897 272,030 ,442 ,817 VAR00008 219,4713 275,508 ,335 ,819 VAR00009 220,0460 274,998 ,215 ,821 VAR00010 220,1149 269,731 ,414 ,817 VAR00011 219,9310 273,437 ,357 ,818 VAR00012 220,2874 266,161 ,440 ,815 VAR00013 220,0000 268,070 ,422 ,816 VAR00014 220,2184 267,266 ,378 ,817 VAR00015 219,8391 274,997 ,285 ,820 VAR00016 220,1149 260,173 ,591 ,811 VAR00017 220,8736 286,647 -,124 ,831 VAR00018 220,1494 263,640 ,626 ,812 VAR00019 220,2184 267,080 ,395 ,816 VAR00020 219,7586 276,627 ,195 ,821 VAR00021 219,8276 280,284 ,052 ,825 VAR00022 220,0920 272,782 ,242 ,820 VAR00023 220,0575 264,892 ,435 ,815 VAR00024 219,8736 273,577 ,255 ,820 VAR00025 219,7241 270,458 ,382 ,817 VAR00026 219,6782 271,081 ,396 ,817 VAR00027 221,4483 283,622 -,047 ,826
VAR00028 220,0460 275,905 ,214 ,821 VAR00029 220,2529 281,307 ,025 ,825 VAR00030 219,9540 274,765 ,363 ,819 VAR00031 221,4253 283,619 -,047 ,825 VAR00032 219,9195 273,098 ,342 ,819 VAR00033 220,2529 297,517 -,477 ,835 VAR00034 219,4598 264,228 ,562 ,813 VAR00035 220,1839 277,245 ,176 ,822 VAR00036 220,4023 275,453 ,222 ,821 VAR00037 219,7126 268,347 ,531 ,815 VAR00038 220,0460 274,951 ,223 ,821 VAR00039 220,0690 264,809 ,509 ,814 VAR00040 220,1149 267,963 ,429 ,816 VAR00041 220,1839 279,733 ,110 ,823 VAR00042 219,8966 276,978 ,242 ,821 VAR00043 220,0230 274,999 ,187 ,822 VAR00044 219,7126 273,440 ,366 ,818 VAR00045 219,6437 276,953 ,250 ,820 VAR00046 219,7586 270,395 ,396 ,817 VAR00047 219,9540 267,975 ,488 ,815 VAR00048 220,1494 270,036 ,399 ,817 VAR00049 219,8506 269,989 ,513 ,816 VAR00050 219,9540 279,207 ,129 ,822 VAR00051 220,2989 281,747 ,009 ,826 VAR00052 221,8966 298,140 -,555 ,835 VAR00053 221,2874 290,021 -,249 ,831 VAR00054 220,1609 282,881 -,033 ,828 VAR00055 219,9885 278,872 ,104 ,823 VAR00056 220,1724 277,168 ,156 ,822 VAR00057 220,9885 294,570 -,414 ,833 VAR00058 219,7701 271,667 ,362 ,818 VAR00059 219,3448 268,112 ,476 ,815 VAR00060 221,0920 291,433 -,285 ,832 VAR00061 219,9080 272,619 ,369 ,818 VAR00062 219,9540 273,579 ,334 ,819 VAR00063 220,3678 274,119 ,197 ,822 VAR00064 219,6897 271,263 ,501 ,816 2. Putaran Kedua
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 87 100,0 Excluded(
a) 0 ,0
Total 87 100,0
a Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics
Cronbach's
Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted VAR00004 118,2874 197,975 ,500 ,899 VAR00005 118,1379 209,306 ,143 ,904 VAR00006 118,4598 198,600 ,574 ,898 VAR00007 118,1609 202,253 ,475 ,900 VAR00008 117,9425 206,520 ,301 ,902 VAR00010 118,5862 201,827 ,377 ,901 VAR00011 118,4023 204,941 ,318 ,902 VAR00012 118,7586 196,860 ,470 ,899 VAR00013 118,4713 197,252 ,501 ,899 VAR00014 118,6897 194,379 ,515 ,899 VAR00016 118,5862 192,292 ,602 ,897 VAR00018 118,6207 194,540 ,671 ,896 VAR00019 118,6897 195,565 ,492 ,899 VAR00023 118,5287 192,857 ,555 ,898 VAR00025 118,1954 201,764 ,371 ,901 VAR00026 118,1494 203,198 ,347 ,901 VAR00030 118,4253 205,526 ,348 ,901 VAR00032 118,3908 204,566 ,308 ,902 VAR00034 117,9310 194,530 ,624 ,897 VAR00037 118,1839 200,175 ,510 ,899 VAR00039 118,5402 197,135 ,491 ,899 VAR00040 118,5862 200,757 ,377 ,901 VAR00044 118,1839 205,919 ,279 ,902 VAR00046 118,2299 200,947 ,416 ,900 VAR00047 118,4253 199,061 ,500 ,899 VAR00048 118,6207 200,750 ,413 ,900 VAR00049 118,3218 202,453 ,449 ,900 VAR00058 118,2414 200,139 ,461 ,900 VAR00059 117,8161 196,501 ,598 ,897 VAR00061 118,3793 203,006 ,385 ,901 VAR00062 118,4253 203,968 ,345 ,901 VAR00064 118,1609 200,532 ,591 ,898 VAR00015 118,3103 205,658 ,275 ,902 3. Putaran Ketiga
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 87 100,0 Excluded(
a) 0 ,0
Total 87 100,0
Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items ,904 32 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted VAR00004 114,3678 195,026 ,498 ,900 VAR00006 114,5402 195,530 ,576 ,899 VAR00007 114,2414 199,278 ,471 ,901 VAR00008 114,0230 203,651 ,289 ,903 VAR00010 114,6667 199,062 ,365 ,902 VAR00011 114,4828 201,741 ,324 ,903 VAR00012 114,8391 193,927 ,467 ,901 VAR00013 114,5517 194,157 ,504 ,900 VAR00014 114,7701 191,528 ,511 ,900 VAR00016 114,6667 189,364 ,601 ,898 VAR00018 114,7011 191,468 ,674 ,897 VAR00019 114,7701 192,574 ,492 ,900 VAR00023 114,6092 189,520 ,566 ,899 VAR00025 114,2759 199,132 ,355 ,902 VAR00026 114,2299 200,086 ,350 ,902 VAR00030 114,5057 202,253 ,359 ,902 VAR00032 114,4713 201,299 ,317 ,903 VAR00034 114,0115 191,639 ,620 ,898 VAR00037 114,2644 196,894 ,521 ,900 VAR00039 114,6207 194,145 ,490 ,900 VAR00040 114,6667 197,783 ,375 ,902 VAR00044 114,2644 202,871 ,277 ,903 VAR00046 114,3103 197,589 ,428 ,901 VAR00047 114,5057 196,090 ,498 ,900 VAR00048 114,7011 198,003 ,402 ,902 VAR00049 114,4023 199,429 ,447 ,901 VAR00058 114,3218 196,872 ,470 ,900 VAR00059 113,8966 193,582 ,594 ,898 VAR00061 114,4598 199,809 ,392 ,902 VAR00062 114,5057 200,858 ,347 ,902 VAR00064 114,2414 197,557 ,588 ,899 VAR00015 114,3908 202,566 ,276 ,903
LAMPIRAN D:
SKALA PENELITIAN
Dengan Hormat,
Dalam rangka mengadakan penelitian mengenai organisasi, maka perkenankan saya meminta partisipasi Anda untuk mengisi kuisioner yang saya berikan.
Penelitian ini menggunakan 1 kuisioner yang terdiri dari 64 buah pernyataan. Dalam mengisi kuisioner ini tidak ada jawaban yang salah. Setiap orang dapat memiliki jawaban yang berbeda, karena itu pilihlah jawaban yang paling sesuai dengan diri Anda dengan sejujur-jujurnya tanpa mendiskusikannya dengan orang lain. Semua jawaban dan identitas Anda akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk keperluan penelitian ini.
Partisipasi Anda merupakan bantuan yang sangat besar artinya bagi keberhasilan penelitian ini. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja samanya.
PETUNJUK PENGISIAN
1. Isilah identitas diri Anda dengan benar pada kolom yang telah disediakan di atas (identitas ini akan dijaga kerahasiaannya).
2. Jawablah semua pernyataan dalam kuisioner ini (jangan sampai ada nomor yang terlewatkan)
Berikut terdapat 64 pernyataan. Pilihlah salah satu pilihan yang tersedia di sebelah kanan pernyataan berdasarkan diri Anda yang sesungguhnya. Berilah tanda silang [X] pada setiap pilihan Anda. Alternatif jawaban yang tersedia terdiri dari 4 pilihan, yaitu:
STS: Bila pernyataan tersebut Sangat Tidak Sesuai dengan diri anda
TS: Bila pernyataan tersebut Tidak Sesuai dengan diri anda
N : Bila pernyataan tersebut Netral dengan diri anda
S: Bila pernyataan tersebut Sesuai dengan diri anda