BAB V PENUTUP
5.2 Saran-saran
Dalam mewujudkan sebuah karya seni membutuhkan proses dan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, konsentrasi yang maksimal dalam memikirkan ide atau konsep yang akan dituangkan haruslah sesuai dengan kemampuan yang penata miliki. Seni karawitan khususnya karawitan bali, sebenarnya masih banyak menyimpan keunikan-keunikan yang dapat memberikan kita rangsangan untuk kita gunakan sebagai lahan garap ketika kita mewujudkan suatu karya seni.
Maka dari itu, saran penata kepada generasi muda yang menggeluti bidang seni karawitan sebagai berikut:
1) Kita hendaknya menyadari bahwa lahan kreativitas tidak pernah habis sepanjang di dalam diri kita masih ada keinginan untuk ’’mencari’’ dalam hal yang berkreativitas.
2) Gunakan alat musik atau gamelan yang dikuasai sesuai dengan kemampuan dalam berkarya seni.
3) Kita harus menyadari, bahwa kreativitas dalam berkarya seni tidaklah bersifat statis, melainkan ia bergerak secara dinamis seiring dengan perkembangan jaman.
4) Bagi Lembaga khususnya jurusan karawitan hendaknya terus memberikan ruang kreativitas bagi mahasiswa, agar mahasiswa dapat mengembangkan ilmu dan wawasan yang telah didapat selama proses akademik. Disamping itu, suatu penghargaan perlu diberikan untuk mahasiswa berprestasi, mengingat setiap tahunnya banyak karya seni yang memiliki kualitas baik sehingga karya seni tersebut tidak hanya dipentaskan sekali saja dan dianggap sebagai formalitas untuk mendapatkan gelar sarjana, namun diharapkan dapat dihargai sehingga hal itu menjadi motivasi bagi penggarapan karya seni selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Aryasa, I Wm, dkk. 1984. Pengetahuan Karawitan Bali. Denpasar. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktoral Jenderal Kebudayaan Proyek Pengembangan Kesenian Bali.
Djelantik, A.A.M. 2004. Estetika Sebuah Pengantar. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.
Garwa, I Ketut. 2007. Buku Ajar: Metode Penciptaan Seni Karawitan, Denpasar: Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Denpasar.
K. Langer, Suzanne. 2006. Problematika Seni. Bandung: Sunan Ambu Press. Rai S, I Wayan. 2001. Gong Antopologi Pemikiran. Denpasar: Bali Mangsit. Rai Yasa, I Nengah. 2004. Savitri Pendidikan Agama Hindu. Denpasar:Tri
Agung.
Sinti, I Wayan. 2011. Gambang Cikal Bakal Karawitan Bali.TSP books.
Soedarsono. 1986. Elemen-elemen Dasar Komposisi Tari ( terjemahan dari Dances Composition, the Basic Elements oleh La Meri). Yogyakarta Lagaligo.
Sukayasa, I Wayan. 2010. Rasa:Daya Estetik-Religius Geguritan Sucita. Denpasar: Yayasan Sari Kahyangan Indonesia.
Sumandiyo Hadi, Y. 1990. Terjemahan Creating Trought Dance. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Tim Penyusunan Pedoman Tugas Akhir, 2013. Pedoman Tugas Akhir. Denpasar: Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Denpasar.
Daftar Informan
Alamat : Perumahan Nindya, Tonja, Denpasar.
Nama : A.A Ngurah Oka
Pekerjaan : Jero Mangku dan Guru Spritual
Alamat : Jero Petangan Gede, Desa Ubung Kaja, Denpasar.
Nama : Jero Mangku Tapa
Pekerjaan : Jero Mangku di Pura Buitan Binoh
Alamat : Jalan Warmadewa, Br.Binoh Kaja, Desa Ubung Kaja, Denpasar.
LAMPIRAN
Lampiran I
Notasi Komposisi Karawitan Inovatif Gita Arcanam Puja
Bagian I Gs . 3 . . . 3 . . . . . . . (3) Gsgm . {1 6 7 5 6 . 1 6 7 5 6 . } Vkl . Om Na mah Si wa Om Na mah Si wa Sl . {. . . . . . (6) . 5 . 1. 7 . 3 . 7 . 5 (6)} Bagian II Gdr,jb,&Sl 1 5 7 1 . .1 34 5 3 4 5 3 4 5 7 (1) 7 5 4 3 7 1 5 7 1 3 4 3 5 4 3 (1) Jg . 5 . 1 . . . 5 . . . 3 4 5 7 (1) . . . 3 . . . 7 . . . 3 . . . (1)
Kemudian dilanjutkan permainan secara bersama, diulang sebanyak dua kali. Gdr { 1 3 3 1 .3 4 4 3 .4 5 . 4 1 3 4 (5)
. 5 7 . 57 1 7 5 4 7 1 3 4 3 1 7 (1)}
jb { . 3 . 1 . 4 . 3 . 5 . 4 1 3 4 5 . 7 . 5 1 7 5 4 7 1 3 4 3 1 7 (1)} Dilanjutkan bagian transisi dengan motif kekebyaran
Permainan bersama.
.1 57 .3 13 .1 35 .3 (4) 3 .4 57 .5 43 .4 57 .5 (1)
Transisi Gdr 3 1 3 1 . .4 57 (1) 3 1 3 17 15 74 .75 ( 4) 5 4 3 43 1 4 3 (1) 31 3 4 5 7 5 7 (1) Jb . 1 . 1 . . . (1) . 1 . 1 . 7 . (4) . 4 . 4 . 3 . (1) . 3 . 5 . 5 . (1) Jg . . . 1 . . . (1) . . . 1 . . . (4) . . . 4 . . . (1) . . . 5 . . . (1)
Setelah itu, gambang memainkan motif kotekan mengikuti melodi pada gamelan
jegog dan jublag.
Jb&Jg . .5 . 7 . .3 . 5 . .1 . 4 . .3 . 4 . .5 . 4 . .7 . 5 GS . . .5 7 . . .3 5 . 7 13 4
. . 13 43 13 .5 43 431 .3 .4 57 5 (4 )51 kekebyaran main bersama.
Kd .TD .TD .TTD D . T . D DTDT T D
Transisi menuju bagian III, mempergunakan ketukan tiga dan empat setiap gong. Gr & Jb 5 3 4 5 3 (4) 1 3 4 5 7 (4) 5 3 4 1 3 (4) Jg . 3 . 5 . (4) . 3 . 5 . (4) . 3 . 1 . (4)
Kekebyaran main bersama.
45 . . (7) 5 4 3 4 5 4 3 (1) .4 . 1 .4 . (1)
3 71 37 13 45 34 5 (7) 3 5 7 3 5 7 (3) Dilanjutkan dengan patet tembung
Sl 4 5 4 3 1 7 1 . 3 4 5 7 1 7 5 4 3 1 3 1 7 5 (7) Bagian III Patet Tenbung Pengawak bagian
Gdr,Sl, . . . 7 1 3 43 1 3 4 5 3 . 1 . 7 Om De wa De wi ja gat pa ti gu ru Vokal
. . . 7 1 3 4 3 1 3 4 5 3 . 7 . 1 Om De wa mur ti bhwa nam sar wa de wa
. . . 3 1 3 4 5 7 5 4 5 4 3 5 4 Pra nam ya kan ja gat wig na wi na sa nam
. . . 5 . 3 . 1 . . . 5 3 . 5 4
Om ka ra ma ha De wa
5 4 3 1 7 1 3 4 Ca tur bhu ja ru drat ma ka
. . . 4 5 3 4 5 7 5 4 5 4 3 5 4 Pi ta war na ma ha de wa ru ken ca na 5 = 1 patet selisir 1 3 4 5 1 3 4 5
Bha swa ra Sri De wam su dha
. . . 7 1 2 . (1) Sa li ngan
Kemudian dilanjutkan dengan pengawak kedua.
Gdr ,Sl, (3) 1 3 4 5 7 5 4 3 Vokal Om Am ka ro bha ga wan Bra hma
1 7 5 7 . 1 3 4 3 1 7 5 Ta twa jna nam ma ho ta mam da da ti
. . 4 5 7 3 4 5 Pa ra mam gu hy am
4 5 7 5 4 3 5 4 Jna na sid dhim a wap nu yat
. . . 1 . 3 . 4 Ang Ong Mang
1 7 5 4 3 1 7 1 Gi ri mur ti ma ha wi ryam
. . . . . . 5 1 . . 5 7 5 1 7 5 Gi ri Mur ti sak ti wi ryam
. . . . . . 5 1 3 . 5 7 3 5 4 Rat na di de wa pra tis tham
. . . . . . 5 1 3 4 3 1 . 7 . 5 Su te jo pra ba Wi rya nam
1 3 4 5 7 3 5 4 Sa rwa rat na Na wa Ru pam
7 1 3 5 4 3 (1) Gi ta Ar ca nam Pu ja
Bagian IV
Kd .TD . TD .TTD D . T . D DTDT T D Sub Bagian I Gdr,Jb,Sl 3 4 5 7 5 1 7 5 (4) 3 1 3 4 3 1 . (1) { 31 3 1 31 3 1 3 (5) 75 7 5 75 7 4 3 (1)} Pengulangan sebanyak empat kali Transisi Gdr,Jb, . 54 .3 13 .1 35 .3 (4) Jg,&Sl .3 .4 5 .7 5 (4) .3 .4 5 .7 5 (1) 71 57 1 71 57 (1) 71 57 45 31 .4 31 .3 .4 .5 Sub Bagian II Gdr,Jb 1 3 4 5 . 4 . (3) Vokal Gi ta ngi ring mang kin
. . . . 7 1 3 4 Ma nu nga lang . . . 5 7 5 4 (3) Ar ca nam pu ja . . . . 7 1 3 4 Si da ka rya . . . 5 7 5 4 (3) De wa De wi . . . . 7 1 3 4 Pur na su ka . . . 3 4 5 (7 ) Si da lung guh . . . 1 3 4 3 1 7 5 Sang Pur na dir ga yu sa
1 7 5 4 3 5 7 (3) Gi ta pu ja si da ling gih
. .3 . 5 . .1 . 7 . . 1 . 3 . . 3 . 4
. .5 . 4 . .3 .(1) . .7 . 1 . . 3 . 5
. .3 . 5 . . 1 . 7 . .1 . 3 . .3 . 4
. .5 . 4 . .3 . (1) . .7 . 1 . .1 . 4
. .3 . 1 . .1 . 4 . . 7 . (13)
Dilanjutkan dengan kekebyaran. Permainan bersama. 13 43 45 45 75 71 57 (1) Transisi Gdr,jb 51 .5 .1 . 5 .1 5 (3) 4 5 7 5 17 5 (4) 3 1 3 4 3 1 . ( 1) Bagian V
Gs . 3 . . . 3 . . . . . . . (3) Gsgm . {1 6756 . 1 6756 . 1 6756} Vkl . Om Namah Siwa ya
Sl . . . . .. . (6). 5 . 1. 7 . 3 . 7 . 5 . (6)
GITA ARCANAM PUJA
Sinopsis
Berkesenian merupakan salah satu cara untuk melakukan pemujaan atau sebagai rasa terima kasih dan sujud bakti kehadapan para Dewa yakni manifestasi dari Ida Sang Hyang Widhi. Berdasarkan hal tersebut penata mencoba merealisasikan ke dalam sebuah bentuk komposisi karawitan inovatif berjudul “Gita Arcanam Puja”. Dengan menggabungkan Gamelan Palegongan dan Gamelan Gambang sebagai media ungkap, diharapkan mampu mendeskripsikan ide tersebut ke dalam sebuah bentuk komposisi karawitan.
Nama : I Wayan Denny Saputra NIM : 2010 02 016
Program Studi : Seni Karawitan Pendukung Karawitan :
Sekaa Gambang dan Sekaa Palegongan klasik Banjar Binoh Kaja, Desa Ubung Kaja, Denpasar
SUSUNAN NAMA-NAMA PENDUKUNG KARAWITAN
NAMA
1. I Wayan Denny Saputra (penata) Kendang Lanang 2. I Wayan Roni Antara Kendang Wadon 3. I Made Dayuh Sasmitha Gambang Pemetit 4. I Putu Bagus Gambang Penyelat 5. Jhonathan Gambang Pemero 6. I Wayan Jordy Gambang Pengenter 7. I Made Ade Prayoga Gender Rambat 8. I Made Teja Gender Rambat 9. I Wayan Herry Jublag
10. I Putu Bagas Jublag 11. I Gede Adi Dwinta Jegogan 12. Kadek Lanang Jegogan
13. I Gede Wiro Ambika Gender Barangan 14. Kadek Andre Gender Barangan 15. Putu Wahyu Gangsa Jongkok 16. I Made Yogi Maharta Gangsa Jongkok 17. I Putu Satryadi Wiranjaya Kantilan Jongkok 18. I Putu Rajendra Kantilan Jongkok 19. Komang Darmika Gangsa Gantung 20. Komang Panji Indra Gangsa Gantung 21. I Made Wira Adyana Kantilan Gantung
22. I Putu Angga Kantilan Gantung 23. I Made Gita Gong
24. I Putu Dian Madya Kecek 25. Komang Jaya Murti Kajar 26. Ketut Jaya Murti Gentorag 27. I Made Juli Klenang 28. A.A. Ari Suling 29. Kadek Ole Suling 30. I Made Agus Suling 31. Komang Suryawan Suling 32. A.A Eka Pransentya Suling 33. Agus Widyantra Suling 34. I Made Yudik Suling
PENDUKUNG VOKAL :
1. Ni Luh Putu Diah Astriningsih 2. Ni Putu Pusparini
3. Ni Putu Rya Wulandari 4. Ni Made Jumiari
Lampiran IV