• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

1. Untuk masyarakat

Perlu menggali kembali makanan khas daerah yang selama ini sudah

jarang keberadaanya dipasaran, terutama bagi generasi muda yang

diharapkan dapat melestarikan makanan khas tersebut sebagai potensi

budaya dan asset yang harus dijaga dan dilestarikan. Misalnya penggunaan

kudapan seperti jadah manten, gompo, legondho, legomoro, kipo yangko

ledre intib dan lain-lain sebagai makanan untuk perjamuan khusus yang

digunakan sebagai makanan kecil atau snack.

2. Untuk Pemerintah

a. Perlu menghimbau kepada masyarakat dan generasi muda untuk tetap

melestarikan keberadaan makanan khas Kotagede. Sehingga

eksistensinya di masa yang akan datang tetap dapat di kenal dan

dinikmati oleh generasi generasi selanjutnya. Sehingga akan timbul

b. Perlu Memberikan kontribusi dalam pelestarian dan pengembangan

makanan tradisional sekaligus sebagai pengembangan kepariwisataan

yang berbasis potensi lokal. Dengan cara promosi dan mengadakan

pameran untuk mensosialisasikan makanan tradisional dan potensi

DAFTAR PUSTAKA

Htp//www…..deptan. go.id/homepage BBKP/PKP/Potensi -makanan-Tradisional.htm.

Kartika Bambang, 1991. Uji Mutu Pangan. Yogyakarta: PAU Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada.

---. 1998. Pedoman Uji Inderawi Bahan Pangan. Yogyakarta: PAU Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada.

Koentjoroningrat. (1995). Antropologi dan Sejarah Pangan. Jakarta: Prosiding Widyakarya Nasional Kantor Menteri Urusan Pangan RI.

Marwanti.( 2000). Pengetahuan Masakan Indonesia. Yogyakarta: Adicita Karya Nusantara.

M. Harisudin.(1995). Upaya Pengembangan makanan Tradisional dalam Upaya Menunjang Program Penganekaragaman Indonesia.Bogor: DIT Bintab Masyarakat.

Nani Ratnaningsih, Icda Chayati. (2001). Diktat Pengawetan Makanan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Purwo Darminto, WJS. ( 1976). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka.

Siti Hamidah. ( 1996). Diklat Kuliah Patiseri Yogyakart: Tata Boga Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Yogyakarta: IKIP.

Suharsini Arikunto. ( 1996 ). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT RINEKA CIPTA.

Sugiyono. ( 1994 ). Metodologi Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.

---. ( 1999 ). Penelitian Kualitatif Untuk Bisnis. Bandung: CV. Alfabeta.

Sastrohadiningrat. (1995). Makanan Tradisional Posisi dan Penerapanya dalam Pengembangan dalam Kepariwisataan Yogyakarta. HUT IKA BOGA.

Suharto. (1991). Teknologi Pengawetan Pangan. Jakarta: Rineka Cipta.

Tati Nurmala. (1998). Serealia Sumber Karbohidrat utama cet. 1. Jakarta: Rineka Cipta.

Winarno. F.G. ( 1987 ). Makanan Tradisional. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

---.,(1997). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Harapan.

Bahan jenang  Beras  Santan  Garam

Bahan sayur dan pelengkap  Buncis dibumbu kare  Kobis dimasak kuning  Kecambah atau thokolan

 Tempe digoreng bumbu ketumbar ( tempe pecaan )  Kedelai Hitam digoreng

 Telur didadar

Cara membuat

1. Santan dan garam direbus sampai setengah mendidih.

2. Beras dimasukan dan terus diaduk-aduk sampai matang dan tidak gosong

3. Setelah matang diturunkan tunggu sampai sedikit dingin.

4. Ambil piring lebar tuangkan jenang tersebut dan tata diatasnya

pelengkapnya yang terdiri dari buncis, kedelai hitam, tempe goreng, telur

Bahan nasi  Beras  Air Pelengkap  Asren  Serundeng  Tho-tho

 Peyek kacang dan kedelai  Tempe goreng

Cara membuat

1. Cucilah beras sampai sedikit bersih

2. Rebuslah air sampai mendidih masukan beras yang sudah dicuci

3. Aduk-aduklah sampai air terserab kedalam beras. Tunggulah sampai beras setengah matang.

4. Turunkan dari api, siapkan dandang beserta saringanya yang sudah diberi air didihkan airnya.

5. Masukan beras yang setengah matang kedalam dandang, tuangkan sedikit demi sedikit, masak sampa benar-benar matang.

6. Turunkan dari api, siapkan daun pisang.

7. Cetaklah nasi berbentuk bulat seperti kepalan tangan dan bungkus dengan daun pisang.

8. buatlah daun pisang seperti sudi masukan pelengkapnya. 9. Hidangkan bersama-sama

Bahan  Santan  Nangka muda  Kulit melinjo  Kacang panjang  Daun melinjo ( so )  Terung Bumbu  Bawang putih  Bawang merah  Daun salam  Lengkuas  Cabe rawit  Penyedap rasa  Garam Cara membuat

1. Potong semua bahan dan bersihkan

2. Rebus air dan masukan semua bahan yang telah dipotong-potong sampai diperoleh tekstur semua bahan lunak.

3. Haluskan semua bumbu dan sauté dengan sedikit minyak supaya rasa dan aroma lebih kuat .

4. Masukan kedalam rebusan bahan.

5. Masukan santan kental dan aduk-aduk supaya bumbu dan santan tercampur rata didihkan sebentar.

Bahan

 Kangkung  Daging sapi  Terung

 Kecambah kedelai hitam  Santan Bumbu  Bawang merah  Bawang putih  Laos  Daun salam  Sunthi  Kencur  Garam Cara menbuat

1. Potong-potong kakung sepanjang 3 cm, terung setengah lingkaran, daging sapi dipotong lebar-lebar.

2. Haluskan bawang merah, bawang putih, kencur dan garam. Memarkan sunthi dan laos

3. Rebus daging sampai empuk, tuangkan santan encer dan daun salam, laos masukan kangkung, terung dan kedelai hitam rebus sampai lunak

4. Masukan bumbu aduk-aduk sampai rata didihkan sebentar. 5. Masukan santan kental dan didihkan kembali.

* Untuk bence proses pengolahanya sama perbedaanya untuk bence tanpa menggunakan daging dan tanpa penggunaan santan kental hanya santan encer saja.

Bahan  Sapi jerohan Bumbu  Gula merah  Kecap  Ketumbar  Laos  Garam  Bawang merah  Bawang putih Cara Membuat

1. Potong sapi jerohan menjadi lebih kecil, cuci sampai bersih

2. Haluskan semua bumbu dan sauté bumbu sampai harum beri sedeikit air.

3. Masukan sapi jerohan yang telah dipotong rebus sampai empuk dan biarkan

Bahan

 Daging sapi yang digiling Bumbu  Bawang merah  Bawang putih  Cabe merah  Pete  Ebi  Penyedap rasa  Santan kental

 Bumbu pawon ( kencur, salam, laos, kunir daun jeruk, serey)  Minyak goreng

Cara Membuat

1. daging sapi giling beri bumbu ( bawang merah, bawang putih, penyedap rasa, garam dan telur) dan bulatkan sebasar kelereng.

2. Rebus air sampai mendidih masukan bulatan daging jika sudah mengapung angkat.

3. Rebus cabe merah dan haluskan bersama semua haluskan.

4. Saute bumbu yang sudah dihaluskan sampai harum masukan santan kental 5. masukan bulatan daging kedalam bumbu didihkan sebentar

Bahan

 Kelapa diparut memanjang

 Bumbu ( ketumbar, garam, bawang )  Tepung terigu

 Minyak goreng Cara membuat

1. Kelapa yang diparut memanjang dicampur dengan bumbu yang sudah

dihaluskan dibentuk bulat-bulat sebesar kelereng

2. Siapkan wajan dengan sedikit minyak

Bahan  Kacang tanah  Kacang kedelai  Tepung terigu  Tepung kanji  Tepung beras

 Bumbu bawang putih, kemiri, ketumbar, daun jeruk  Minyak goreng

Cara membuat

1. Potong kacang tanah menjadi 2 bagian. Kacang kedelai biarkan utuh

2. Campurkan semua tepung dengan air sampai sedikit encer

3. Masukan bumbu dan bahan yang telah dipotong-potong aduk rata

4. Siapkan wajan dengan banyak minyak.

5. Goreng dengan cara dituangkan disisi wajan sampai mengelupas sendiri

Bahan  Jambu biji  Pepaya  Mentimun  Air matang Bumbu  Kencur  Asam  Gula jawa  Cabe Cara membuat

1. Semua bahan buah dipotong memanjang atau kotak-kotak seperti dadu

kecil-kecil.

2. Siapkan air matang dan masukan semua bumbu yang sudah dihaluskan

terlebih dahulu. Aduk sampai tercampur rata.

3. Masukan semua bahan buah kedalam air.

Bahan

 Pace atau mengkudu  Garam

 Gula

 Asam

 Air

Cara Membuat

1. pilihlah mengudu yang sudah matang atau jatuh dipohon

2. kupaslah mengkudu sampai bersih

3. remaslah buah mengkudu

4. Siapkan air matang yang sudah diberi gula, garam dan asam

5. masukan sari mengkudu kedalam air aduk-aduk sampai tercampur

Bahan

 Jambu biji merah atau biji putih

 Biji cengkeh, kayu putih dan gula pasir.  Air secukupnya

Cara Membuat

1. Kupaslah jambu biji dan potong menjadi bagian lebih kecil-kecil

2. Rebus air dengan cengkeh kayu manis.

3. Masukan jambu kedalam air yang sudah diberi bumbu

4. Didihkan sampai sedikit lunak angkat dan dinginkan

Bahan

 Serutan pohon secang

 Air Bumbu  Daun pandan  Cengkeh  Pala  Kayu manis  Jahe memarkan  Daun serai memarkan Cara membuat

1. Rebus air dengan semua bumbu rebus sampai mendidih dan mengeluarkan

aroma rempah-rempah.

2. Masukan serutan pohon secang aduk-aduk.

3. Jika sudah berwarna merah seperti syrub turunkan.

4. Setelah sedikit agak dingin tuangkan kedalam gelas

Bahan

 Beras ketan  Santan kelapa  Daun pisang  Tali dari bambu

 Daun pandan dan garam Isian

 Ayam dihaluskan atau abon  Pisang raja

Cara membuat

1. Cucilah beras ketan sampai sedikit bersih

2. Rebus air bersama santan sampai sedikit mendidih

3. Masukan beras ketan yang sudah dicuci sambil diaduk-aduk

4. Jika sudah setengah matang turunkan.

5. Sediakan dandang untuk mengukus.

6. Masukan ketan ½ matang kedalam dandang kukus sampai matang.

7. Turunkan tunggu setangah dingin.

8. Bulatkan dan diberi isi untuk legondho diisi pisang dan legomoro diisi

dengan abon.

9. Siapkan daun yang sudah dibentuk bulat bungkus ketan dengan daun dan

Bahan

 Tepung ketan

 Daun pandan betawi dicampur dengan air Isian

 Kelapa muda  Gula jawa

Cara membuat

1. Tepung ketan duleni dengan air pandan betawi sampai tercampur rata

2. Adonan dibulatkan kecil-kecil sebasar kelereng dipipihkan dan diberi isi.

3. Siapkan cobek dari tanah liat yang sudah dipanaskan dengan dialas daun

pisang.

Bahan  Tepung ketan  Air  Essen  Gula pasir Cara membuat

1. Gula pasir, essen dan air didihkan sampai sedikit mangental.

2. Campurlah tepung ketan dengan sedikit air aduk sampai rata tidak

menggumpal.

3. Masukan tepung ketan kedalam cairan gula aduk-aduk terus sampai

mengental dan biarkan sampai matang

4. Siapkan tempat yang lebar dialas dengan plastik lebar taburi dengan

tepung gula.

5. Tuangkan adonan yang telah dimasak kedalam tempat yang lebar biarkan

agak sedikit dingin.

6. Untuk yang diberi isi beri isian pada yangko yang sedikit dingin, untuk

yang biasa setelah dingin baru dipotong-potong

Bahan

 Tepung beras

 Kelapa muda yang diparut memanjang  Gula atau garam

Cara Membuat

1. Campurlah tepung beras dengan gula dan kelapa yang diparut memanjang

aduk sampai tercampur rata.

2. Siapkan loyang pemanggang yang sudah dioles dengan minyak atau

mentega.

3. Tuangkan adonan kedalam cetakan dan diratakan permukaanya.

4. Panggang dalam suhu tinggi biarkan sampai mongering dan matang

5. Potong-potong apabila sudah dingin

Bahan

 Tepung beras  Kelapa muda  Garam

 Pisang kapok dipotong bulat-bulat Cara Membuat

1. Campurkan tepung beras, garamdan kelapa muda, aduk sampai rata

2. Siapkan cobek atau wajan kecil dari tanah liat alasi dengan daun panaskan

sampai panas.

3. tuangkan 2 sendok adonan lebarkan berbentuk bulat diatas wajan tersebut

4. Apabila setengah matang beri pisang raja yang sudah dipotong dan lipat

menjadi setengah lingkaran.

5. Apabial sudah sedikit mongering adonanya angkat.

Bahan  Putih telur  Gula pasir  Garam  Tepung terigu  Minyak goreng Cara Membuat

1. Kocok putih telur dengan gula sampai kaku mengental .

2. Masukan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga

tercampur rata.

3. Satelah tercampur rata dan sedikit mengental ambilah sedikit adonan

dibentuk memanjang dan bentuk seperti cicncin besar untuk banjar dan

bentuk angka delapan untuk ukel

4. Goreng dengan minyak banyak sampai berwarna kuning keemasan

5. Untuk ukel harus dibesta dengan gula pasir yang sudah direbus, jadi

Bahan

 Ketela pohon yang disawut memanjang  Kelapa yang diparut

 Gula pasir atau garam

Cara Membuat

1. Sawut kalapa dengan bentuk memanjang sampurkan dengan gula atau

garam sesuai selera

2. Cetak sawutan ketela berbentuk bulat-bulat

3. Siapkan dandang untuk mengukus didihkan sampai panas

4. Masukan ketela yang sudah dicetak kukus sampai empuk

Bahan

 Beras ketan  Santan

 Abon

 Pandan dan daun salam  Telur

 Minyak goreng Cara membuat

1. Cucilag beras sampai sedit bersih, rebus santan kental sampai setengah mendidih.

2. Masukan beras ketan masak sampai setengah matang sambil terus diaduk-aduk dan turunkan.

3. siapkan dandang dan kukus beras ketan yang sudah setengah matang kukus sampai matang dan turunkan

4. Ambil sedikit adonan bulatkan dan diberi isi setelah diberi isi dibentuk seperti segitiga.

5. Kocok telur sampai rata, masukan adonan yang sudah dibentuk segitiga dan goreng dalam minyak sampai berwarna kuning keemasan.

Bahan  Telur  Gula pasir  Tepung terigu  Minyak atau lemak

Cara Membuat

1. Kocok telur dan gula sampai kaku dan mengembang

2. Tuangkan tepung terigu sedikit demi sedikit dan tuangkan juga minyak

kedalam adonan aduk sampai semua adonan tercampur rata.

3. Siapkan cetakan berbentuk kembang waru oles dengan minyak

Bahan

 Gula jawa  Beras ketan

 Air

Cara Membuat

1. Rebus air masukan beras ketan aduk-aduk sampai setengah matang.

2. Rebus gula dan air sampai sedikit mengental

3. masukan ketan yang sudah mengental kedalam larutan gula aduk-aduk

sampai rata.

4. Siapkan cetakan bulat yang sudah dialas dengan daun pisang tuangkan

sedikit adonan bentuk bulat dn ratakan permukaanya

5. Panggang sampai kering

Bahan

 Tepung beras ketan  Gula merah yang diserut  Jahe dan serey

 Garam

 Santan matang Cara membuat

1. Rebus air dengan gula merah, daun serey dan jahe sampai mendidih

2. Campurkan sedikit air kedalam tepung ketan supaya tidak menggumpal

tuangkan kedalam air rebusan gula

3. Aduk-aduk sampai adonan matang atau tanak dan turunkan

4. Tuangkan kedalam mangkuk makan dengan santan matang.

Lampiran resep 24

Jenang sumsum

Bahan  Tepung beras  Santan  Garam  Daun pandan  Gula merah

diaduk-aduk supaya tidak gosong

3. Angkat dan sajikan dingin bersama dengan air gula

Lampiran resep 25

Jenang lobe-lobe

Bahan

 Ubi jalar dipotong dadu

 Nangka dipotong kotak-kotak kecil  Degan di potong panjang-panjang  Tepung kanji

 Gula merah  Santan

 Essen atau pandan Cara Membuat

1. Didihkan air rebus gula sampai sedikit mengental

2. Masukan bahan yang sudah dipotong-potong rebus sampai empuk.

3. Campurkan tepung kanji dengan sedikit air aduk sampai tidak menggumpal.

4. Masukan tepung kanji kedalam rebusan bahan yang telah dipotong kotak-kotak dan empuk sambil terus diaduk-aduk.

5. Angkat dan dinginkan.

Bahan

 Tepung beras  Santan kental

 Daun pandan dan salam  Pisang raja dipotong bulat.  Garam

 Daun pisang

 Lidi

Cara Membuat

1. Didihkan air bersama santan daun pandan, salam dan garam

2. Tepung beras beri sedikit air supaya tidak menggumpal

3. Masukan kedalam cairan santan dan aduk sampai setengah matang

turunkan.

4. Apabila sudah setengah dingin siapkan daun pisang yang sudah

dibersihkan ambil 1 sendok adonan dan beri isi pisang

5. Bungkus sesuai dengan bentuk bungkusan nagasari sematkan dengan lidi

6. Siapkan dandang didihkan sampai uap panas.

7. Kukus adonan yang sudah dibungkus dengan daun sampai matang

Bahan

 Ketela pohon diparut halus  Gula pasir

 Kelapa diparut memanjang  Garam

 Pewarna Cara Membuat

1. Ketela yang telah diparut peras buang sedikit airnya.

2. Campurkan adonan ketela dengan gula pasir, pewarna dan garam sampai

benar-benar rata.

3. Bentuk adonan tersebut dengan bentuk bulat-bulat.

4. Siapkan dandang rebus air sampai panas.

5. Tuangkan adonan yang telah dibulatkan kukus sampai matang.

Bahan

 Jagung yang telah dikukus  Kelapa muda yang sudah diparut  Garam

Cara membuat

1. Tumbuklah jagung sampai halus tidak ada bongkahan besar.

2. didihkan sedikit air masukan jagung hasil tumbukan, garam dan kelapa

muda.

3. aduk-aduk adonan sampai merata dan matang

4. Bulatkan adonan sebesar ibu jari

Bahan

 Beras ketan

 Abon atau ayam cincang  Santan

 Garam

 Daun salam dan pandan  Tepung terigu

 Telur

 Supit dari bambu  Batang papaya Cara membuat

1. Rebus santan, daun salam, pandan dan garam sampai sedikit mendidih. 2. Cucilah beras ketan masukan kedalam air rebusan tersebut sambil terus

diaduk-aduk.

3. Siapkan dandang kukus adonan sampai matang dan turunkan

4. Bentuk adonan bulat-bulat dan beri isi kemudian dibentuk segi empat agak pipih.

5. Siapkan dadar yang terdiri dari tepung terigu dan telur yang sudah dikocok terlebih dahulu.

6. Siapkan wajan dadar dan buat adonan dadar tipis-tipis bulat

7. adonan yang telah di bentuk kotak pipih bungkus dengan adonan dadar dan bentuk seperti amplop.

8. Kemudian sumpit dengan bambu dan kunci dengan batang pepaya yang sudah dipotong kecil-kecil

Bahan  Ketela pohon  Gula merah  Daun pandan  Santan  Garam Cara Membuat

1. Potong ketela pohon atau singkong kotak-kotak untuk kluwo dan

dibiarkan utuh untuk telo bajingan.

2. Rebus santan, gula merah, daun pandan dan garam masukan ketela pohon

yang telah dipotong

3. Tutub sampai ketela teksturnya luunak dan rasa manis sampai meresap

kedalam ketela yang telah direbus.

Dalam dokumen Profil Makanan Tradisional Di Kotagede. (Halaman 131-163)

Dokumen terkait