• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. SIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang implementasi model pembelajaran Open Inquiry dan Guided Inquiry terhadap penguasaan konsep dan sikap ilmiah siswa SMP pada tema suhu dan perubahan, maka terdapat beberapa saran antara lain, perlu dilakukan peninjauan kembali terhadap waktu pelaksanaan pembelajaran agar hasil yang diperoleh lebih optimal. Singkatnya waktu pelaksanaan pembelajaran menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keterlaksanaan pembelajaran dan hasil penelitian. Selain itu, sikap ilmiah siswa tidak berkembang secara maksimal, hal ini disebabkan karena waktu pembelajaran yang terlalu singkat sehingga sikap ilmiah siswa belum dapat

81

berkembang sebagaimana mestinya. Disarankan untuk memperhatikan lamanya waktu penelitian agar diperoleh sikap ilmiah siswa secara optimal.

Belum terbiasanya siswa mengikuti model pembelajaran yang diterapkan menyebabkan adanya kebingungan siswa dalam melaksanakan langkah pembelajaran. Selain itu siswa juga belum terbiasa melakukan percobaan di dalam laboratorium, sehingga membuat siswa bingung dengan alat-alat yang digunakan dalam percobaan. Ada baiknya untuk pembelajaran selanjutnya siswa dibiasakan belajar dengan menggunakan model pembelajaran dan metode percobaan di laboratorium agar proses pembelajaran tidak monoton. Disarankan untuk penelitian selanjutnya, pemberian tes penguasaan konsep dan skala sikap sebaiknya tidak dilakukan dalam satu hari yang sama. Hal ini menyebabkan siswa kelelahan dan merasa bosan, sehingga hasil yang diperoleh tidak optimal.

82

DAFTAR PUSTAKA

Amaliah, W. T. G. (2008). Perbandingan Pembelajaran Berbasis Inkuiri Melalui

Metode Eksperimen dan Metode Demonstrasi Pada Topik Alat Indera di SMA. Tesis Magister pada Sps UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Anderson, L. W. & Krathwohl, D. R. (2010). Kerangka Landasan untuk

Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arikunto, S. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Azwar, S. (2013). Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya Edisi Ke 2.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Basuki, I & Hariyanto. (2014). Asesmen Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Blanchard, M. R., Southerland, S. A., Osborne, J. W., Sampson, V. D., Annetta, L. A., & Granger, E. M. (2010). Is Inquiry Possible in Light of

Accountability?: A Quantitative Comparison of the Relative Effectiveness of Guided Inquiry and Verification Laboratory Instruction. Science

Education. 94, (4), 577-616.

Carin, A., & Sund, B. (1997). Teaching Science Through Discovery. Columbus, Ohio: Merrill Publishing Co.

Coladarci, T., Cobb, C. D., Minium, E. W., & Clarke, R. B. (2011). Fundamental

of Statistical Reasoning in Education: Third Edition. John Wiley & Sons,

Inc. United States of America.

Dahar, R. W. (2011). Teori-Teori Belajar & Pembelajaran. Jakarta: Erlangga.

Dayakisni, T. & Hudaniah. (2003). Psikologi Sosial. Universitas Muhammadiyah Malang: UMM Press.

Dowdy, S., Weardon, S., & Chilko, D. (2004). Statistics for Research: Third

Edition. Willey. USA.

Fogarty, R. (1991). The Mindful School: How to Integrate The Curricula. Illinois: IRI/ Skylight Publishing, Inc.

Fraenkel, J. R. & Wallen, N.E. (2009). How to Design and Evaluate Research in

83

Gulo. W. (2008). Strategi Belajar-Mengajar. Jakarta. Grasindo.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-

Thousand-Student Survey of Mechanics Test Data for Introductory Physics Course. American Association of Physics Teachers, 66(1): 64-74.

Harlen, W. (1992). The Teaching of Science. London: David Fulton Publisher.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual Dalam Pembelajaran

Abad 21 Kunci Sukses Implementasi Kurikulum 2013. Bogor: Ghalia

Indonesia.

Iswani, S. (2008). Pembelajaran Biologi Metode Inkuiri Terbimbing

Menggunakan Lab Riil dan Lab Virtual Ditinjau Dari Sikap Ilmiah dan Gaya Belajar Siswa. Tesis Magister UNS Solo: Tidak diterbitkan.

Joyce, B. Weil, M. & Calhoun, E. (2009). Models of Teaching. Model-Model

Pembelajaran (Edisi Kedelapan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Ilmu Pengetahuan Alam

SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Materi Pelatihan Guru

Implementasi Kurikulum 2013 Tahun Ajaran 2014/2015 Mata Pelajaran IPA SMP/MTS. Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.

Lang, H. R. & Evans, D. N. (2006). Models, Strategies, and Methods for Effective

Teaching. USA: Pearson Education Inc.

Malik, N. I, U. Wahyono & H. A. Lamda. n.d. (2009). Efektifitas Penggunaan

Metode Inkuiri Terbimbing dan Metode Inkuiri Terbuka untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah dan Hasil Belajar dalam Pembelajaran Fisika di Kelas VIII SMP Negeri 14 Palu. Palu: Pasca Sarjana Universitas

Tadakulo.

Martina, T. (2014). Pengaruh Model Latihan Inkuiri Dengan Pendekatan

Lingkungan Terhadap Kreativitas Siswa Dalam Upaya Mengatasi Pencemaran Lingkungan. Tesis Magister pada Sps UPI Bandung: Tidak

diterbitkan.

Noperman, F. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation

Berbasis Inkuiri Pada Topik Keanekaragaman Tumbuhan untuk Meningkatkan Penalaran Siswa Kelas X. Tesis Magister pada Sps UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

84

Purwanto. (1994). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Putra, S. R. (2013). Desain Belajar Mengajar Kreatif Berbasis Sains. Jogjakarta: DIVA Press.

Riduwan. (2013). Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.

Rizki, N. A. (2013). Penerapan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Dengan

Penguasaan E-Learning Menggunakan Moodle Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Materi Suhu Dan Kalor Siswa Kelas X SMA. Tesis Magister pada Sps UPI Bandung:

Tidak diterbitkan.

Rustaman, N. (2005). Strategi Belajar Mengajar Biologi-Cet 1. Malang: Universitas Negeri Malang.

Sanjaya, W. (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses

Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana. (2005). Metode Statistika. Penerbit Tarsito. Bandung.

Sukmadinata, N. S. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suparno, P. (2007). Metodologi Pembelajaran Fisika Konstruktivistik dan

Menyenangkan. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Trianto. (2014). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Trowbridge, L. W. & Bybee, R. W. (1990). Becoming a Secondary School

Science Teacher. Melbourne : Merril Publishing Company.

Trundle, K. C., Atwood, R. K., Christopher, J. E. & Sackes, M. (2010). The Effect

of Guided Inquiry-Based Instruction on Middle School Students’ Understanding of Lunar Concepts. Research Science Education. 40: 451-

478.

85

Vajoczki, S., Watt, S., Vine, M. & Liao, X. (2011). Inquiry Learning: Level,

Discipline, Class Size, What Matters?. International Journal for the

Scholarship of Teaching and Learning

http://www.georgiasouthern.edu/ijsotl .Vol. 5, No. 1. Georgia Southern University.

Wartini. (2014). Penerapan Pembelajaran Berbasis Praktikum Melalui Inkuiri

Terbimbing dan Verifikasi Pada Konsep Fotosintesis Terhadap Penguasaan Konsep dan Keterampilan Proses Sain Siswa SMP. Tesis

Magister pada Sps UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Wenning, C. J. (2005). Level of Inquiry: Hierarchies of Pedagogical Practicess

and Inquiry Process. Journal of Physic Teacher Education. 2 (3), 3-11.

Wenning, C. J. (2011). Level of Inquiry Model of Science Teaching: Learning sequences to lesson plans. Department of Physics, Illinois State University, Normal, IL, USA. Email: [email protected] and Manzoor Ali Khan, Senior Lecturer, Aga Khan Higher Secondary School, Konodass, Gilgit- Baltistan, Pakitan, Email: [email protected] J. Phys. Tchr. Educ. Online, 6(2), Summer 2011.

Zion, M., & Sadeh, I. (2011). Which Type of Inquiry Project Do High School

Biology Students Prefer : Open or Guided. Research Science Education.

Dokumen terkait