BAB 6 SIMPULAN DAN SARAN
6.2 Saran
1. Puskesmas
Pemberian pendidikan kesehatan berkaitan dengan program diet pada pasien diabetes mellitus khususnya pada pasien DMT2 lebih baik diberikan dengan memperhatikan kebiasaan dan kebutuhan dalam etnis dan budaya pasien.
Ethnic foods diet education program dapat dipertimbangkan sebagai salah satu metode pendidikan kesehatan kepada pasien DM untuk mengatasi masalah ketidakpatuhan diet dan mencegah konplikasi pada pasien DM. Pendidikan kesehatan ini dapat dilaksanakan dengan melakukan kolaborasi antara pemegang program penkes, pemegang program diabetes dan juga tim gizi.
2. Perawat
Sebagai seorang perawat yang salah satunya bertugas dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat ataupun kepada pasien, akan lebih baik jika dalam prosesnya memperhatikan aspek transcultural, sehingga dengan memperhatikan aspek trasnscultural tersebut diharapkan pendidikan kesehatan yang diberikan dapat lebih mudah untuk diterima oleh pasien. 3. Responden
Responden/ pasien dapat menerapkan ethnic foods diet program sebagai program diet DM yang dijalaninya, sehingga dapat mempermudah dan membantu responden dalam mengimplementasikannya serta diharapkan dapat terbentuk niat yang kuat pada diri responden untuk tetap patuh dan mempertahankan pola makan seperti yang telah dianjurkan untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dan menghindari konplikasi.
4. Peneliti selanjutnya
Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat melakukan penelitian dengan jumlah responden yang lebih banyak, waktu yang lebih lama, serta dapat mengembangkan program yang dapat digunakan tidak hanya pada satu etnis namun lebih fleksibel sehingga dapat digunakan oleh perawat dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien pada setiap etnis tertentu agar dapat memilih makanan etnisnya yang lebih sehat.
DAFTAR PUSTAKA
American Diabtetes Association (ADA) (2010) Standards of Medical Care in Diabetes. Diabetes Care, 33 (Suppl. 1): 61-78. Diakses pada 26 Agustus 2017 dari http://www.care.diabetesjournals.org
American Diabetes Association (ADA) Standards of Medical Care in Diabetes (2016) Foundations of Care and The Comprehensive Medical Evaluation ; 39 (Suppl. 1): s23-s35
Andrew J.S., Ian J.D., Brian M.F. (2005) Acute Hyperglicemia Alters Mood State anda Impairs Cognitive Performence in People With Tipe 2 Diabetes. Diabetes Care, Vol 27 (10), pp. 2335-2340
Andrew, M.M and Boyle, J.S. (1995) Transcultural Concepts in Nursing Care. 2nd Ed. Philadelphia: J.B. Lippincot Company, hal 1-131
Arikunto (2010) Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta
Bandura, A. (1997) Self-efficacy: The Exercise of Control. Freeman, New York Basuki, E. (2009) Teknik Penyuluhan Diabetes Mellitus Dalam: Penatalaksanaan
Diabetes Mellitus Terpadu Edisi 2. Jakarta: Balai Penerbit FKUI
Cowin, EJ. (2000) Buku Saku Patofisiologi. (Brahm U. Pandit & Endah P, Penerjemah). Jakarta : EGC
Depkes RI. (2014) Profil Kesehatan Indonesia 2013. Jakarta : Departemen Kesehatan RI
Depkes RI. (2016) Profil Kesehatan Indonesia 2015. Jakarta : Departemen Kesehatan RI
Ducan, L. R, Martinez,. et al. (2012) Healthy Eating for Life English as a second Language Curriclum: Prmary outcomes from a nutrition education intervention targeting cancer risk reduction. Journal of Health Psychology, 18(7), 950-961.
Edwina, D. A., Manaf, A., & Efrida (2016) Pola Komplikasi Kronis Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Inap di Bagian Penyakit Dalam RS. Dr. M. Djamil Padang Januari 2011 – Desember 2012. Journal Kesehatan Andalas, V (4), 102-106.
Ellis, G. E . (2010) “An Assessment of the Factors that Affect the Self-Care Behaviors of Diabetics”. University of Alabama, Birmingham. Diakses pada 19 Juni 2017 dari ProQuest Information and Learning Company
Ettner, S.L., et al. (2009) “Investing Time in Health: Do Socioeconomically
Disadvantaged Patients Spend More or Less Extra Time on Diabetes Self- Care?” Health Economics 18: 645-663. Diakses pada 7 Maret 2017 dari ProQuest Information and Learning Company
Fatimah, R.N. (2015) Diabetes Mellitus Tipe 2. J Majority, 4, 93-101 Healty People 2020 (2013) Diakses dari
http://healthypeople.gov/2020/topicsobjectives2020/default.aspx
Gibson, R.S. (2005) Prinsiples of Nutritional Assessment 2nd ed. New York: Oxford University Press.
Giger, J.N., & Davidhizar, R.E. (2013) Transcultural Nursing: Assessment And Intervention, Sixt ed. St. Louis: Mosby-Year Book, Inc.
Herlena, E., Widyanongsih. (2013) Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap Penderita Diabetes Mellitus dengan Kepatuhan Diet Diabetes Mellitus di RSUD AM. Parkesit Kalimantan Timur. Journal Keperawatan Medikal Bedah, 1, 58-74.
International Diabetes Federation (2015) Diabetic Atlas. Ed. 7. ISBN: 978-2- 930229-81-2
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2011) Riset Kesehatan Dasar Tahun 2011. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.
Kurniasih et al., (2016) Ethnobotanical Study on Local Cuisine of The Sasak Tribe in Lombok Island, Indonesia. Journal of Ethnic Foods. Korea Food Research Institude. 189-200. Diakses pada tanggal 21 Agustus 2017 dari http://journalofethnicfoods.net
Leininger, F. (2002) Transcultural Nursing Concept, Theoris, Research, and Practice
Lestari, Tri Suci (2012) Hubungan Psikososial dan Penyuluhan Gizi dengan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Jalan di RSUP Fatmawati. Sripsi. Universitas Indonesia. Depok
Makki Awouda, F., et al. (2013) Designing an educational and training program for diabetes health educators at diabetic health centers, Khartoum Stale, Sudan; 2007-2010. Global of Health Science, 5(5), 207-211
Muchiri, J.W, Gericke, G.J., & Rhreeder, P. (2012) Needs and preferences for nutrition education of type 2 diabetic adult in a resource-limited setting in South Africa. Health SA Gesondheid, 17(1), 1-13
Nelson, K.M., Reiber, G., dan Boyko, E.J. (2002) “Diet and Exercise among Adults with Type 2 Diabetes”. Diabetes Care, 25(10): 1722-1728. Diakses pada tanggal 7 Maret 2017
Notoatmodjo, S. (2010) Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Penerbit Rineka Cipta Nursalam (2015) Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis,
ed. 4. Salemba Medika, Jakarta.
Oster, N.V., et al. (2006) “Differences in Self-Management Behaviors and Use of Preventive Services among Diabetes Management Enrollees by Race/ Etgnicity. Disease Management, 9(3): 167-175. Diakses pada 5 Juni 2017 Ouyang, C. (2007) “Factors Affecting Diabetes Self-Care among Patients with
Type 2 Diabetes in Taiwan”. Tuffs University. Diakses pada tanggal 5 Juni 2017
Perkeni (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia) (2015) Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia Tahun 2015. Diakses pada tanggal 5 Agustus 2017 dari http://www.perkeni.net
Potter, Patricia A., & Perry, Anne G. (2013) Fundamentals of Nursing 8th ed.. Mosby : Elsevier Inc.
Pratiwi, Arum (2011) Buku Ajar Keperawatan Transcultural. Yogyakarta: Penerbit Gosyen Publishing.
Ramsumeer, Soy (2015) A Plan for Implementation and Evaluation of Diet Education in Type 2 Diabetes. Walden University
Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) (2013) Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI tahun 2013. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI. Diakses pada tanggal 10 Juli 2017
Sherwood L. (2011) Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem Edisi 2. Jakarta: EGC Smeltzer, Suzanne C., & Bare, Brenda G. (2010) Texbook of Medical Surgical
Nursing. (10th.ed.). Vol.2. Philadelphia: Lippincott William & Wilkins. Sukardji, K. (2009) Penatalaksanaan Gizi pada Diabetes Mellitus. Dalam:
Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu Edisi 2. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
Suparyanto (2010) Konsep Kepatuhan Diakses pada tanggal 24 Agustus 2017 dari http://www/google.com
Susilo, R. (2011) Pendidikan Kesehatan dalam Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Teixeira, F et al., (2011) Regular Physical Exercise Training Assist Inpreventing Tipe 2 Diabetes Development: Focuson its Antioxidant and Anti- inflammatory Preperties. Cardiovascular Diabetology. Volume 10. Nomor 12. 2011: 1-15
Tovar, E. (2007) Relationships between Psychososial Factors and Adherence to Diet and Exercise in Adult with Tipe 2 Diabetes: A Test of a Theoretical Model. Disertasi. The University of Texas Medical Branch Graduate School of Biomedical Sciences. Diakses pada tanggal 5 Agustus 2017 dari ProQuest Information and Learning Company.
Young, P., Wst, S., Ortiz, K., & Carlson, J. (2004) A pilot study to determine the feasibility of the low glycemic index diet as a treatment for overweight children in primary care practice. Ambulatory Pediatrics, 4(1), 28-33. 0730.2012.712623
Waspadji S. (2007) Pedoman Diet Diabetes Mellitus. Jakarta: FK UI
Waspadji S. (2009) Diabetes Mellitus: Mekanisme Dasar dan Pengelolaannya yang Rasional Dalam: Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu Edisi 2. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
WHO (World Health Organization) (2003) ”Adherence to Long Term Therapies: Evidence for Action” diakses pada 5 Agustus 2017 dari http://www.who.int/chp
Winkleby, M.A., et al. (2002) Socioeconomic Status and Health: How Education, Income, and Occupation Contribute to Risk Faktors for Cardiovascular Disease. American Journal of Publik Health Vol 46, 61-76. Diakses pada tanggal 4 Agustus 2017 dari http://scholar.google.co.id.