• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

5.2. Saran

5.2.1. Saran Teoretis

1. Bagi peneliti lain yang hendak meneliti variabel yang sama, disarankan untuk memerhatikan data penunjang yang terkait dengan sampel penelitian secara lebih spesifik.

2. Disarankan pada peneliti berikutnya untuk dapat mewawancarai seluruh responden yang dimiliki, dalam rangka untuk menambah data hasil wawancara agar lebih representatif. Selain itu, disarankan pula untuk menggali lebih dalam mengenai data penunjang melalui wawancara.

3. Peneliti lain yang tertarik untuk meneliti lebih lanjut mengenai kedua variabel tersebut, disarankan untuk mencoba meneliti mengenai kontribusi antara faktor dari dimensi psychological well – being terhadap dimensi psychological well – being tersebut, terutama dimensi autonomy dan personal growth.

5.2.2. Saran Praktis

1. Bagi gereja, disarankan untuk mengadakan suatu pembinaan rohani secara rutin untuk meningkatkan kedekatan antara jemaat dengan Tuhan.

108

Universitas Kristen Maranatha 2. Adapun materi pembinaan rohani yang disarankan untuk dapat dipertimbangkan

berkaitan dengan faktor – faktor dari psychological well – being, contohnya seperti bagaimana cara untuk menyikapi stress atau permasalahan yang dialami, realita kegagalan, pengalaman yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan melalui perspektif agama Kristen.

3. Bagi jemaat, disarankan untuk meluangkan waktu untuk mengikuti pembinaan rohani yang diadakan pihak gereja secara rutin dalam rangka meningkatkan attachment to God.

KONTRIBUSI DIMENSI ATTACHMENT TO GOD TERHADAP

DIMENSI PSYCHOLOGICAL WELL – BEING PADA JEMAAT GEREJA

“X” BANDUNG YANG BERADA PADA MASA DEWASA MUDA

SKRIPSI

Diajukan untuk Menempuh Sidang Sarjana pada Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha

OLEH:

AUDREY KRISTIANTI NRP : 1130027

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA BANDUNG

iii

PERNYATAAN ORISINALITAS LAPORAN PENELITIAN

Dengan ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : AUDREY KRISTIANTI NRP : 1130027

Fakultas : Psikologi

Menyatakan bahwa laporan penelitian ini adalah benar merupakan hasil karya saya sendiri dan bukan duplikasi dari orang lain.

Apabila pada masa mendatang diketahui bahwa pernyataan ini tidak benar adanya, saya bersedia menerima sanksi yang diberikan dengan segala konsekuensi sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 17 Tahun 2010.

Demikian, pernyataan ini saya buat dengan sebenar – benarnya.

iv

PERNYATAAN PUBLIKASI LAPORAN PENELITIAN

Dengan ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : AUDREY KRISTIANTI NRP : 1130027

Fakultas : Psikologi

menyatakan bahwa:

1. Demi pengembangan ilmu pengetahuan menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Kristen Maranatha Hak Bebas Royalti Non – Eksklusif (Non – Exclusive Royalty Free Right) atas kaya ilmiah saya yang berjudul:

“Kontribusi Dimensi Attachment to God terhadap Dimensi Psychological Well – Being pada Jemaat Gereja “X” Bandung yang Berada pada Masa Dewasa Muda”

2. Universitas Kristen Maranatha bandung berhak menyimpan, mengalihmediakan / mengalihformatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (data base), mendistribusikannya dan menampilkan / mempublikasikannya dalam bentuk softcopy untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta izin dari saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis / pencipta.

3. Saya bersedia menanggung secara pribadi, tanpa melibatkan pihak Universitas Kristen Maranatha Bandung, segala bentuk tuntutan hukum yang timbul atas pelanggaran Hak Cipta dalam karya ilmiah saya ini.

Demikian, pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga peneliti dapat menyelesaikan penelitian ini dengan judul “Kontribusi Dimensi Attachment to God terhadap Dimensi Psychological Well – Being pada Jemaat Gereja “X” Bandung yang Berada pada Masa Dewasa Muda.” Penelitian tersebut disusun sebagai persyaratan untuk menempuh sidang sarjana pada Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha.

Dalam menyelesaikan penelitian tersebut, peneliti banyak mengalami tantangan, namun dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, peneliti mampu menyelesaikan penelitian tersebut. Oleh karena itu, peneliti ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya pada:

1. Dr. Irene P. Edwina, M.Si., Psikolog, selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha Bandung.

2. Lie Fun Fun, M.Psi., Psikolog, selaku dosen pembimbing utama, yang telah membimbing, memberikan dorongan, dan saran kepada peneliti sehingga peneliti dapat menyelesaikan penelitian tersebut

3. Heliany Kiswantomo, M.Si., Psik selaku dosen pembimbing pendamping yang telah memberikan banyak masukkan, semangat dan dorongan kepada peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini.

4. Efnie Indrianie, M.Si., Psikolog, selaku dosen wali peneliti yang telah memberikan banyak ilmu terutama mengenai neuroscience, arahan, masukkan, dan semangat bagi peneliti dari awal hingga akhir semester.

vi

5. Orang tua, adik, dan pasangan peneliti yang selalu mendukung, mengingatkan peneliti untuk tetap semangat dan tidak mudah menyerah, serta percaya bahwa peneliti mampu untuk dapat menyelesaikan penelitian tersebut.

6. Pemimpin gereja “X”, ketua komsel, dan ketua kebaktian pemuda yang telah memberikan izin kepada peneliti untuk melakukan survey awal, pengambilan data, observasi, serta wawancara untuk penelitian tersebut.

7. Jemaat Gereja “X” Bandung yang telah bersedia untuk membantu peneliti dalam mengisi kuesioner yang diperlukan

8. Pihak lain yang telah membantu peneliti dalam menyebarkan kuesioner kepada jemaat baik di gereja maupun di komsel, serta memberikan semangat kepada peneliti hingga peneliti dapat menyelesaikan penelitian tersebut.

Peneliti menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penelitian ini. Oleh karena itu, peneliti menerima saran dan kritik yang membangun dari pembaca untuk perbaikan di masa yang akan datang. Akhir kata, peneliti berharap agar penelitian tersebut dapat bermanfaat bagi pembaca.

Bandung, Juni 2016

109

Universitas Kristen Maranatha Daftar Pustaka

Barret, L.S. (2000). The Internal Working Model Concepts: What do We Really Know About the Self in Relation to Others. Review of General Psychology, 4 (2), 155 – 175

Bartholomew,K. (1991). Attachment Styles among Young Adults: A Test of a Four Category Model. Journal of Personality and Social Psychology, 61, 226 – 244

Beck, R. (2004). Attachment to God: The Attachment to God Inventory, Tests of Working Model Correspondence, and an Exploration of Faith Group Differences. Journal of Psychology and Theology, 32. 92 – 103

Beck, R. (2006). God as a Secure Base: Attachment to God and Theological Exploration. Journal of Psychology and Theology, 34.125 – 132

Colins, N. (1996). Adult Attachment, Working Models, and Relationship Quality in Dating Couples. Journal of Personality and Social Psychology, 58. 644 - 663

Cooper, Laura B. (2009). Differentiated Styles of Attachment to God and Varying Religious Coping Efforts. Journal of Psychology and Theology, 37. 134 – 141. Huntsville.Biola University

Dierendonck, D. (2008). Ryff’s Six Factor Model of Psychological Well – Being. Soc Indic Res, 87. 473 – 479

Dodge, R. (2012). The Challenge of Defining Well – Being. International Journal of Well – Being, 2 (3). 222 – 235

Kirkpatrick, Lee. (2005). Attachment, Evolution, and the Psychology of Religion. New York : The Guilford Press

Moberg. (2007). Church as Social Institution. New York : Mc Graw Hill

Okozi. (2010). Attachment to God: It’s Impact on the Psychological Well – Being of Persons with Religious Vocation. Seton Hall University Dissertations and Theses (ETDs). 1- 75

Palys, T. (2008). Purposive Sampling. The Sage Encyclopedia of Qualitative Research Methods, 2. 697 – 698

Priyatno, D. (2004). SPSS 22 Pengolahan Data Terpraktis. Jakarta: Andi

Ryff, C.D. (1989). Happiness is Everything, or is it ? Explorations on the Meaning of Psychological Well – Being. Journal of Personality and Social Psychology, 57, 1069 – 1081

Ryff, C.D. (1995). The Structure of Psychological Well – Being Revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69. 719 727

110

Universitas Kristen Maranatha Daftar Rujukan

Andini, Widya. (2015). Kontribusi Religiusitas terhadap Psychological Well – Being. (Online). (Pustaka.unpad.ac.id, diakses pada 7 Mei 2015)

Febriana, I. (2014). Pengaruh Kepribadian dan Sense of Humor terhadap Psychological Well

– Being (Skripsi). Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta

Gloria, A.M. (2011). Bab II Landasan Teori Universitas Sumatera Utara. (Online). (http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/23483/3/Chapter%20II.pdf, diakses pada 2 April 2016)

Greenberg, M. (2013). Turning to the Positive: Personal Growth After Trauma. (Online). (https://www.psychologytoday.com/blog/the-mindful-self-express/201303/turning- the-positive-personal-growth-after-trauma, diakses pada 2 April 2016).

Hutapea, M. (2011). Chapter II USU Institutional Repository. (Online). (http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/26019/4/Chapter%20II.pdf, diakses 2 April 2016).

Melati, A. (2011). Chapter II USU Institutional Repository Universitas Sumatera Utara. (Online). (http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/28956/4/Chapter%20II.pdf, diakses pada 2 April 2016)

Mulyana, D. (2014). Makalah Perkembangan Orang Dewasa. (Online). (www.academia.edu, diakses pada 13 September 2015)

Preferred terms for Life Stafes / Age Groups. (2013). (Online). Widener.edu, diakses 8 Februari 2016

Rahayu, M. (2008). Psychological Well – Being (Skripsi). Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Jakarta

Sari, I.M. (2008). Validitas. (Online). (http://file.upi.edu/Direktori/ pdf, diakses pada 17 Januari 2016)

Seifert, A.T. (2005). The Ryff Scales of Psychological Well – Being. (Online). (http://www.liberalarts.wabash.edu/ryff-scales/, diakses 10 Maret 2015)

Suharjo, S. (2014). Cara Melakukan Analisis Regresi Multiples dengan SPSS. (Online). (www.spssindonesia.com, diakses pada 10 Februari 2016)

Tassos, K. (2016). Jemaat: Definisinya, Kepalanya, Anggota – anggotanya. (Online). (http://www.jba.gr/Bahasa/pdf/Jemaat-definisinya-kepalanya-dan-anggota-

anggotanya.pdf, diakses pada 6 Mei 2016).

Wald, M. (2003). A Portrait of Well – Being in Early Adulthood. (Online). (http://www.hewlett.org/uploads/files/APortraitofWellBeinginEarlyAdulthood.pdf, diakses pada 25 November 2015).

Dokumen terkait