• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN

C. Hasil Uji Coba Lapangan

2. Saran Untuk Keperluan Pengembangan Lebih Lanjut

Peneliti mengajukan beberapa saran yang ditujukan kepada lembaga Wisma Bahasa Yogyakarta dan kepada peneliti lain berkaitan dengan pengembangan lebih lanjut, yaitu:

1) Saran bagi Lembaga Wisma Bahasa Yogyakarta

Sesudah peneliti mengadakan penelitian yang dilaksanakan di Wisma Bahasa Yogyakarta, peneliti menemukan bahwa penggunaan media pembelajaran sebagai media ajar yang ada di lembaga ini belum maksimal. Peneliti menyarankan agar pengelolaan media pembelajaran perlu ditingkatkan dan

dikembangkan agar pembelajar mendapatkan pengajaran yang menarik serta efisien.

2) Saran bagi peneliti lain

Media modul untuk pembelajar asing tingkat dasar (beginner) ini baru pertama kali dikembangkan di Wisma Bahasa Yogyakarta dan Universitas Sanata Dharma, oleh karena itu apabila ingin mengembangkan lebih lanjut dapat dikembangkan dengan lebih menarik lagi.penelitian ini mengembangkan tiga unit pembelajaran, tidak menutup kemungkinan bagi peneliti lain untuk mengembangkan lebih banyak unit pembelajaran lagi.

DAFTAR PUSTAKA

Anitah, Sri. 2009. Media Pembelajaran. Surakarta: Pustaka Utama. Depdiknas. 2003. Media Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas.

Hernawati. 2004. Pengembangan Media Gambar dalam Pembelajaran Bahasa

Indonesia Bagi Penutur Asing Tingkat Dasar (Beginner) di Puri Bahasa Yogyakarta. Skripsi.Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Iskandarwassid, dkk. 2011. Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Remaja Rosdakarya

Miarso, Yusuf Hadi. dkk. 1986. “Media Pendidikan”. Dalam Miarso, Yusuf Hadi dkk. 1986. Teknologi Komunikasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali. Nurgiyantoro, Burhan. 1988. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra.

Yogyakarta: BPFE.

Pranowo. 2002. Pengembangan Media Berfokus pada Pembelajar. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Prosiding Konferensi Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (KIPBIPA) 1V: Sambutan dan Kumpulan Makalah Terpilih KIPBIPA. Bali. Indonesian Australia Language Foundation (IALF).

Pusat kurikulum Balitbang. 2002. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Depdiknas.

Rohani, Ahmad. 1997. Media Instruksional Edukatif. Jakarta: PT Rineka Cipta, Cetakan Ke-I.

Sadiman, Arief Sukadi. 1989. Beberapa Aspek Pengembangan Sumber Belajar. Jakarta: PT. Mediyatama Sarana Perkasa.

Sanjaya, Wina. 2010. Perencanaan dan Desain System Pembelajaran. Jakarta: Kencana Premade Media Group.

Saputro, Ekaresta Prihardjati. 2010. Pengembangan Media Power Point sebagai

Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing Tingkat Dasar di Lembaga All Plus Alam Bahasa. Skripsi. Yogyakarta:

Universitas Sanata Dharma.

Sudjana dan Rivai. 1990. Media Pengajaran: Penggunaan dan Pembuatannya. Bandung: CV. Sinar Baru Bandung.

Tarigan, H. 2008. Membaca sebagai Suatu Keterampilan Membaca. Bandung: Angkasa.

Widharyanto, B dkk. 2003. Student Active Learning. Yogyakarta: Pusat Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia. PBSID. FKIP. USD.

5. Lampiran 5: Tabel Rekapitulasi Hasil Penilaian Materi Ajar Oleh Ahli Materi Universitas Sanata Dharma

No Komponen penilaian Unit 1 Unit 2 Unit 3

1. Kesesuaian materi dengan tujuan pembelajaran, 4 4 4 2. Ketepatan teks materi dengan topik yang

dipelajari,

3 4 4

3. Kesesuaian materi dengan taraf berpikir pembelajar,

4 4 4

4. Kesesuaian materi dengan latihan-latihan, 4 4 4 5. Kesesuaian materi dengan catatan budaya, 4 4 4 6. Kesesuaian materi dengan karakteristik

pembelajar,

4 4 4

7. Efektivitas soal dengan indikator, 4 4 4

8. Kemenarikan desain materi 4 4 3

Skor rata-rata

Rata-rata secara keseluruhan Keterangan

3,8 4,0 3,8

3,8

6. Lampiran 6: Tabel Rekapitulasi Hasil Penilaian Media Ajar Oleh Ahli Materi Universitas Sanata Dharma

No Komponen penilaian

Unit 1 Unit 2 Unit 3

A B C A B C A B C

1. Kesesuaian modul dengan tujuam pembelajaran

5 5 4 4 5 4 4 4 5

2. ketepatan modul dengan topik yang dipelajari

5 5 4 4 5 4 4 4 4

3. Kesesuaian media dengan taraf berpikir pembelajar

5 5 5 4 5 4 4 5 5

4. Kejelasan gambar dan warna modul 5 5 4 3 5 4 3 4 4 5. Kejelasan tulisan modul 4 4 4 3 4 4 3 4 4 6. Kejelasan petunjuk dan latihan modul 4 4 4 3 3 4 3 4 4

7. Keterpahaman modul 4 4 4 3 4 4 3 4 4

8. Keautentikan modul 4 5 4 4 5 4 3 5 4

9. Daya tarik modul 5 5 4 5 4 3 5 4

Skor rata-rata 4,3 4 4

Keterangann Baik Baik Baik

Rata-rata skor keseluruhan 4,1

Keterangan Baik

Keterangan :

A : Pengajar Wisma Bahasa Yogyakarta B : Pengajar ahli Wisma Bahasa Yogyakarta

MODUL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MEMBACA

BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING TINGKAT

BEGINNER DI WISMA BAHASA YOGYAKARTA

TAHUN 2015

DISUSUN OLEH

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan bimbingan-Nya penyusunan buku ajar untuk penutur BIPA tingkat begginer ini telah selesai. Buku ajar ini disusun untuk memenuhi kebutuhan dan kondisi pembelajar dalam mengembangkan aspek keterampilan membaca Bahasa Indonesia terutama bagi pembelajar tingkat beginner. Buku ajar ini menyajikan tiga buah topik pilihan pembelajar yang disajikan dalam bentuk modul. Topik pilihan pembelajar ini merupakan hasil dari analisis kuisioner kebutuhan yang telah diisi oleh pembelajar. Materi yang disajikan dalam setiap topik telah sesuai pula dengan analisis buku ajar yang digunakan oleh lembaga kursus bahasa Indonesia yang menjadi tempat pengambilan data.

Buku ajar ini juga menyajikan pepelatihan, kosakata, dan catatan Budaya pada setiap topik. Pepelatihan dibuat untuk menguji pemahaman pembelajar tentang materi yang sudah dipelajari. Dengan setiap topik disajikan tiga jenis pepelatihan yang berbeda. Kosakata disajikan agar menambah perbendaharaan kata bagi pembelajar. Setiap topik menyajikan kurang lebih dua puluh kosakata yang harus dikuasai pembelajar. Catatan Budaya bagi pembelajar sangatlah penting. Pembelajar perlu mengetahui situasi dan kondisi tempat mereka akan menggunakan bahasa yang mereka pelajari.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada pengguna buku ajar media modul bahasa Indonesia ini dan kepada Wisma Bahasa Yogyakarta yang telah mengizinkan penulis untuk melakukan uji coba media. Akhirnya, penulis berharap agar buku ajar ini dapat berguna bagi siapa pun yang ingin menggunakannya. Selain itu, penulis berharap agar dalam pembuatan buku ajar selanjutnya dapat lebih baik dan tepat guna.

Yogyakarta, 1 Desember 2014

Daftar isi

Halaman muka ……… i Kata pengantar ……… .. ii Daftar isi ……… iii Silabus pembelajaran ………. iv Unit 1 Nama Anda siapa? ……… 1

A. Percakapan ……… 2 B. Struktur ………. 4 C. Kosakata ……… 5 D. Pelatihan ……… 6 E. Catatan Budaya ………. 10

Unit 2 Anda mau makan? ……… 12 A. Percakapan ……… 13 B. Struktur ………. 15 C. Kosakata ……… 16 D. Pelatihan ……… 17 E. Catatan Budaya ……….. 19 Unit 3 Bisa tolong saya? ………. 20

A. Percakapan

………. 21 B. Struktur

C. Kosakata ………. 22 D. Pelatihan ………. 23 E. Catatan Budaya ……….. 25 Kunci Jawaban Pelatihan

UNIT 1

Unit 1

Setelah mempelajari unit ini pembelajar dapat:

1. memperkenalkan diri dan orang lain

2. menggunakan kata ganti

3. memberikan sapaan sesuai dengan situasi.

After learning this unit, learners are be able to:

1. introduce their own self and others

2. use personal pronoun

\\

A. Percakapan :

Percakapan antara Ana dan Paul. Mereka bertemu di sebuah tempat kursus.

(The conversation between Ana and Paul. They meet in a course) .

Bacalah percakapan di atas sekali lagi, lalu tirukan percakapan mereka!

Read the conversation once again, then practice it!

Unit 1

Nama Anda

Pembagian waktu di Indonesia :

Pagi (12.00am-10.00am) Sore (15.00pm-18.00pm)

Siang (10.00am-15.00pm) Malam (18.00pm-24.00am)

Kenalkan. Nama saya Yoona. saya berasal dari Korea.

Kenalkan. Nama dia Paul. Dia berasal dari Amerika. Kenalkan. Nama mereka Agus dan

Lina. Mereka berasal dari Indonesia

Agus dan Lina

Paul

B. STRUKTUR

1) Apa kabar?

(How are you?/ How is life? ) kabar saya baik. (I am fine/ good)

Kabar saya kurang baik. (I am not fine/good) 2) Bagaimana kabar anda? kabar saya baik. (I am fine/good)

(How are you?) Kabar saya kurang baik. (I am not fine/good) 3) Bagaimana kabar dia? kabar dia baik. (She/he is fine/good)

(How is she/he?) Kabar dia kurang baik. (She/he is not fine/good)

4) Bagaimana kabar mereka? kabar mereka baik. (They are good)

(How are they?) Kabar mereka kurang baik. (They are not good) 5) Siapa nama anda? Nama saya Jesica. (My name is Jesica)

(What is your name?)

6) Siapa nama dia? Nama dia Anton. (His name is Anton) (What is his name?)

7) Siapa nama mereka? (What are their name?/

Who are they? ) Nama mereka Anis dan Budi. (They are Anis and Budi)

8) Anda berasal dari mana?

(Where do you come from?) Saya berasal dari Jerman. (I come from Germany)

9) Anda tinggal di mana?

(Where do you live?) Saya tinggal di Jalan Beo. (I live in Beo street) 10) Anda tinggal di sana dengan

siapa?

Catatan :

Kata Tanya dari mana digunakan untuk menanyakan asal tempat. (The question word “where” is used to asked home town)

Kata Tanya apa digunakan untuk menanyakan asal tempat. (The question word “what” is used to asked things)

Kata Tanya bagaimana digunakan untuk menanyakan keadaan. (The question word “how” is used to asked conditions)

Kata Tanya siapa digunakan untuk menanyakan orang. (The question word “who” is used to asked people)

C. KOSAKATA Selamat pagi (Good morning) Tinggal (Live/stay) Kalian (You) Selamat siang (Good afternoon) Bertemu (Meet) Kita (We) Selamat sore (Good evening) Dari (From) Kami (We) Selamat malam (Good night) Saya (I) Maaf (Sorry) Kenalkan (Introduce) Dia (She/He) Berasal (Came from) Mereka (They) Tempat (Place) Baik (Good/Fine)

Selamat pagi (Good morning) selamat pagi

Selamat siang (Good afternoon) selamat siang

Selamat sore (Good evening) selamat sore

D. PELATIHAN :

1. Lengkapilah dialog berikut ini! (Complete the dialogue below!)

2. Lengkapilah kalimat di bawah ini! (Complete the sentences below!)

2)

4)

3. Praktikan dialog di bawah ini dengan teman atau guru anda !

(Practice the dialogue below with your classmate or teacher!)

A : apa kabar? B : Kabar saya baik. A : nama anda siapa? B : nama saya ….

A : anda berasal dari mana? B : saya berasal dari Indonesia A : anda tinggal di mana? B : saya tinggal di jalan Beo A : sampai jumpa.

E. CATATAN BUDAYA

Orang Indonesia merupakan orang yang ramah. Saat memperkenalkan diri orang Indonesia mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengan lawan bicara. Orang Indonesia sering menanyakan hal-hal pribadi ketika berkenalan dengan seseorang misanya bertanya tentang umur, status, agama dan sebagainya yang dianggap pribadi.

Mas : digunakan untuk mengganti/mengarah kepada laki-laki. Mbak : digunakan untuk mengganti/mengarah kepada wanita.

Ibu or bu : digunakan untuk mengganti/mengarah kepada wanita yang lebih tua.

Bapak or pak : digunakan untuk mengganti/mengarah kepada laki-laki yang lebih tua.

Apa kabar? /Bagaimana kabar? / Gimana kabar? Apa kabar sama dengan “How

Indonesian are friendly. When introducing their selves, Indonesia

put their hand out and shake the interlocutor’s hand. Indonesian often

ask about privat things when they pick acquaintance with somebody like age, status, religion, and many more are considered as privat things. Mas (Javanese) used to refer the older men/boys.

Mbak (Javanese) used to refer the older women/girls. Ibu/Bu used to refer the older women.

Bapak/Pak used to refer the older men.

Apa kabar?/ Bagaimana kabar?/ Gimana kabar?

Apa kabar is similar to “How are you?”. Gimana is more informal and used

Unit 2

Setelah mempelajari unit ini pembelajar dapat:

1. memesan makanan di tempat makan dengan baik

dan secara alami tanpa bantuan tutor.

2. menggunakan beberapa kosakata: manis, pahit,

asam, asin dalam masakan di Indonesia.

3. melakukan role play secara alami dengan teman

atau tutor.

After learning this unit, learners are be able to:

1. reserve the food in the restaurant properly and

naturally without help from the tutor

2. use some vocabularies: sweet, bitter and salty in the

Indonesian food

A. PERCAKAPAN

Jacob mau makan siang di warung Bu Ana. (Jacob wants to have lunch in warung Bu Ana)

Unit 2

Mau makan apa?

Bacalah percakapan di atas sekali lagi, lalu tirukan percakapan mereka!

Jacob selesai makan siang di warung Bu Ana. (Jacob has finished lunch in warung Bu Ana)

Bacalah percakapan di atas sekali lagi, lalu tirukan percakapan mereka!

B. STRUKTUR

a) Anda mau makan apa?

 Saya mau makan rendang.

 Saya mau makan nasi goreng.

 Saya mau makan soto ayam.

a. What do you want to eat?  I want to eat rending.  I want to eat fried rice.  I want to eat chicken soup. b) Anda mau makan nasi goreng?

Anda mau minum es teh?

 Ya. Saya mau makan nasi goreng.

 Ya. Saya mau minum es teh.

 Tidak. Saya mau makan rendang.

 Tidak. Saya mau minum es jeruk.

b. Do you want to eat fried rice?

Do you want to drink ice tea?

 Yes. I do want to eat fried rice.

 Yes. I do want to drink ice tea.

No. I don’t want

to eat fried rice.

 No. I don’t want

to drink ice tea. c) Anda mau makan nasi pakai

lauk apa?

 Saya mau makan nasi pakai lauk telur.

 Saya mau makan nasi pakai lauk ikan.

c. What do you want to eat rice serve with?

 I want to eat rice serve with an egg.

 I want to eat rice serve with a fish.

d) Bagaimana rasanya?

 Rasanya pedas. (manis, asam, asin)

 Rasanya enak.

d. How is the taste?

 Its spicy.(Sweet, sour, salty)

 Its delicious. e) Anda sudah makan?

 Ya. Saya sudah makan.

 Belum. Saya belum makan.

e. Do you have your meal?

 Yes. I have.

 No. I haven’t.

f) Anda suka (rasa/makan) pedas?

 Ya. Saya suka

f. Do you like spicy food?

 Yes. I do.

(rasa/makanan) pedas.

 Tidak. Saya tidak suka (rasa/makanan) pedas. g) Dibungkus atau makan di sini?

 Makan di sini.

 Dibungkus.

g. Take home or here?

 Here. C. KOSAKATA Nasi (Rice) Pedas (Spicy) Pahit (Bitter) Minum (Drink) Sayur (Vegetable) Lauk (Side dish) Enak (Delicious) The (tea) Soto (Soup) Manis (Sweet) Tanpa (Without) Es (Ice) Rasa (Taste) Asam (Sour) Dibungkus (Take home) Jeruk (Orange) Jus (Juice) Asin (Salty) Pakai (Serve with) Gula (Sugar) Goreng (Fried) Mau (Want) Di sini (Here)

Beberapa makanan dan minuman di Indonesia:

Nasi Goreng Rendang Soto

D. PELATIHAN

1. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! (Answer the

questions below!)

a. (Anda) mau makan? Jawab : ……….. b. (Anda) mau makan apa?

Jawab : ………. c. (Anda ) mau minum apa?

Jawab : ……….. d. (Anda) suka makan pizza? Jawab : ……….

e. (Anda) sudah makan? Jawab : ……….

2. Lengkapilah dialog di bawah ini! (Complete these dialogue below!

Bu Harjo : Mau …. apa, mas?

Adi : Saya mau makan nasi goreng, Bu. Bu Harjo : Yang …. atau tidak pedas?

Adi : Yang tidak pedas Bu. Karena saya tidak suka …. Bu Harjo : Mau pesan minum?

Adi : Ya. Saya ……jus jambu satu. Tanpa gula.

Bu Harjo : Anda tidak suka …. ? Adi : Ya. Saya tidak suka manis. Bu Harjo : Baik. Tunggu sebentar, Mas.

3. ROLE PLAY

Anda pergi ke warung makan untuk makan siang. Anda mau makan makanan yang tidak pedas dan minum es jeruk.

(You go to a warung for lunch. You want eat food which is not spice hot and a glass of ice lemon.)

Warung Makan Bu Harjo

Makanan Harga Minuman Harga

Soto ayam Rp5.000,00 Es teh Rp500,00 Mie goreng Rp5.000,00 Es jeruk Rp500,00 Nasi gudeg Rp6.500,00 Teh panas Rp500,00 Sate ayam Rp7.500,00 Jeruk panas Rp500,00 Nasi campur Rp5.000,00 Kopi panas Rp500,00

E. CATATAN BUDAYA

Pada umumnya orang Indonesia menyukai makanan yang manis dan pedas. Oleh karena itu dalam setiap masakan khas Indonesia mereka menggunakan cabai dan kecap yang banyak. Masakan di Indonesia memiliki ciri khas yang bebeda di setiap daerah. Misalnya masakan di pulau Jawa cendrung manis karena mereka menggunakan kecap sebagai pemanisnya. Sedangkan masakan orang Indonesia bagian timur cendrung pedas, konon hal ini dikarenakan sifat orang timur yang keras dan tegas.

Generally, Indonesian love sweet and spicy food. Therefore, they often put chili and ketchup in every Indonesian traditional food. Every Indonesian traditional food has specific characteristic in every region.

For example, Javanese traditional foods taste sweet because they often use ketchup as the sweetener. While, east Indonesian foods taste spicy because an old said the east people are firm and strong.

UNIT 3

Setelah mempelajari unit ini pembelajar dapat:

1. meminta orang lain melakukan sesuatu

sewajarnya.

2. membedakan penggunaan kata: silakan, tolong,

coba, jangan dan dilarang dengan benar.

3. menggunakan kalimat impertif tanpa bantuan

dari guru atau tutor.

After learning this unit, learners are be able to:

1. ask other people to do something properly

2. differentiate the used of words: please, help, try

3. use imperative sentences without any help from

A. PERCAKAPAN

Agatha mau bertemu Pak Agung untuk mengumpulkan tugas. Agatha pergi ke ruangan Pak Agung dan mengetuk pintunya.

(Agatha wants to meet Pak Agung to submit the assignment. Agatha goes to Pak Agung’s room and knock the door)

Bacalah percakapan di atas sekali lagi, lalu tirukan percakapan mereka!

Read the conversation once again, then practice it!

Unit 3

B. STRUKTUR

C. KOSAKATA

Note :

The word “Silakan” : ofer something to someone

The word “Tolong” : ask someone to do something. When pronouncing with a high voice, the word “Tolong” will remain order/command.

Tolong (Please/ Help)

Jangan (Don’t ) Dilarang (Don’t /

warned )

Sebentar ( a while)

Coba (Try) Pulang (Come home) Merokok (Smoke) Buang (Throw) Sampah (Rubbish) Suara (Voice) Mengumpulkan

(Submit)

Duduk (Sit down)

Letakkan (Put down)

Laporan (Report) Silakan (Please) Masuk (Come in)

Tugas (Assignment) Matikan (Turn off) Meja (Table) Minum (Drink) Masuk !

Duduk !

Ambil minum di kulkas ! Taruh kue itu di atas meja !

Tunggu sebentar ! Tolong ambilakan minum !

Tolong kecilkan suaramu ! Tolong matikan lampu !

Silakan masuk! (Please come in!) Silakan duduk! (Please sit down!)

Dilarang masuk! (Don’t enter!)

Dilarang merokok di sini! (Don’t

smoke here!)

Dilarang buang sampah! (Don’t

litter here!)

Dilarang duduk di sini! (Don’t sit

D. PELATIHAN :

1. Lengkapilah kalimat di bawah ini! ( Complete these sentences below!)

2. Buatlah kalimat dengan situasi sesuai dengan gambar berikut! (Make

3. Buatlah kalimat dengan kata “Tolong” atau “Silakan” dari gambar

berikut ini! (Make sentences using “Tolong” or “Silakan” from the

E. CATATAN BUDAYA

Orang Indonesia santun dalam berbahasa, oleh karena

itu gunakan kata-kata yang sopan ketika meminta tolong

atau melarang seseorang untuk melakukan sesuatu.

Ucapkanlah kata terima kasih sebagai bentuk apresiasi.

Indonesian are polite when speaking. Therefore, use

polite words when asking someone’s hel or banning someone

to do something. Say the word “Thank you” as a kind of

appreciation.

KUNCI JAWABAN LATIHAN

UNIT 1

1.

Elis : Selamat pagi. Elis : Nama saya Elisabet. Jhon : Saya tinggal di Jalan Beo. Elis : Senang bertemu Anda juga, Jhon. 2.

a) Anda, berasal b) Tinggal c) Tinggal, siapa

d) Mereka, berasal, berasal e) Anda

UNIT 2 1.

a. Ya. Saya mau makan.

b. Saya mau makan nasi goreng. c. Saya mau minum es jeruk. d. Ya. Saya suka pizza

Tidak. Saya tidak suka pizza. 2. A: Makan B: Makan B: Pedas B: Pedas B: Pedas UNIT 3 1. Silakan.

2. A. Dilarang merokok! B. Dilarang parkir! C. Tolong diam, ada ujian! 3.

a) Silakan masuk! b) Silakan duduk!

c) Tolong buatkan minum. d) Silakan minum!

e) Tolong tutup jendela! f) Silakan makan!

BIOGRAFI PENULIS

Elisabet Oktaviani Hanggu merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Lahir di Ruteng, Flores, NTT, 4 Januari 1992. Penulis menyelesaikan pendidikan di TK Cewonikit Ruteng pada tahun 1998 dan melanjutkan kejenjang sekolah dasar pada tahun yang sama. Kemudian lulus SD pada tahun 2004 dan melanjutkan kesekolah menengah pertama di SMP St. Fransiskus Xaverius Ruteng. Penulis lulus SMP pada tahun 2007 dan melanjutkan kesekolah menengah atas pada tahun yang sama di SMA St Klaus Kuwu Ruteng, lulus pada tahun 2010. Selanjutnya penulis memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada tahun 2010. Selama menempuh pendidikan di USD, penulis mengikuti mengikuti lomba-lomba antar prodi. Kegiatan organisasi yang terakhir diikuti selama masa pendidikan adalah panitia pementasan kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu tugas mata kuliah wajib.

Dokumen terkait