KA.PRO GAP
6. SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH
7 - - - 12 0 0 5 12 1 2 4 30 3 2 11 19 1
Sumber: TU di SMK Negeri 1 Karanganyar
6. SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH
Sarana dan prasarana di SMK Negeri 1 Karanganyar dibawah tanggungjawab wakil kepala sekolah bidang sarana dan ketenagaan, yaitu Drs. Bambang AP.
a. SARANA
Sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud/tujuan. Sarana pendidikan adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat, yang secara langsung digunakan dalam proses pendidikan. Sarana ini harus ada dalam proses pendidikan.
commit to user
48
1) Ruang Kelas
Didalam ruang kelas tersediameja dan kursi guru, meja dan kursi siswa, whiteboard, LCD, screen, spidol, penghapus, dll.
2) Laboratorium
Di SMK Negeri 1 Karanganyar terdapat beberapa laboratorium untuk menunjang KBM siswa, penulis dapat menjelaskan beberapa laboratorium tersebut, diantaranya:
a) Laboratorium bahasa
Di dalam laboratorium bahasa terdapat 41 kursi putar, 2 buah papan tulis (whiteboard), 1 unit monitor, 120 m karpet ruangan, 1 buah tape recorder guru dan panel kontrol guru, 1 buah OHP, 42 komputer, 40 meja komputer dan headset, 2 buah AC dan beberapa peralatan pendukung lainnya.
b) Laboratorium komputer
Di SMK Negeri 1 Karanganyar mempunyai 4 ruang laboratorium komputer. Dibuat/dibangun dari beberapa laboratorium ini dengan tujuan agar banyak siswa yang dapat melakukan praktek komputer dengan frekuensi sering. Keberadaan peralatan pada laboratorium ini, misalnya:
(1) Lab. Komputer I: 40 buah komputer, 10 stabilizer, 4 whiteboard, 3 printer, 50 kursi, 3 rak, 2 AC, 43 meja komputer, dll.
(2) Lab. Komputer II: 20 komputer, 1 kamera digital, 1 video kamera, 1 kamera digimax, 1 mixer video, 3 printer, 2 handycam, 1 LCD, 1 laptop, 5 scanner, dll
(3) Lab. Komputer III: 20 meja computer, 1 kursi lipat, 12 komputer, 3 lemari kaca, 2 AC, 1 whiteboard, 2 fotocopy, dll.
(4) Lab. Komputer IV: 21 komputer, 1 televisi, 1 screen, 2 AC, 20 UPS, 41 kursi, 21 meja computer, dll.
commit to user
49
c. Laboratorium administrasi perkantoran
Laboratorium administrasi perkantoran terletak di lantai atas. Ke-beradaan alat yang ada di laboratorium ini adalah antara lain 25 komputer, 3 printer, 26 mejja komputer, 16 telepon, 15 stempel, 18 cap tanggal, 2 AC, 3 falling cabinet, dll. Dari semua alat ini, digunakan oleh siswa untuk aplikasi teori yang sudah diaarkan guru dikelas.
d. Laboratorium akuntansi dan penjualan
Untuk prokel akuntansi dan penjualan, laboratoriumnya dijadikan satu.hal ini karena keterbatasan tempat. Alat/sarana yang ada di lab akuntansi dan penjualan antara lain : 41 komputer, 42 meja komputer, 10 priter, 7 scanner, 10 money detector, 3 kas register, 67 kalkulator, 2 intercom, 2 mesin faximile, 4 timbangan, 3 AC, dll. Semua alat disini dapat menjadi tempat aplikasi bagi siswa setelah belajar di dalam kelas.
e. Laboratorium tata busana I
Alat-alat yang tersedia adalah peralatan untuk praktek menjahit siswa, diantaranya 21 mesin jahit, 1 mesin obras, 3 meja potong, 2 setrika, 1 buah kaca pas, 1 mesin itik, 14 mesin jahit, 1 pemadam kebakaran, 1 mesin pres.
f. Laboratorium tata busana II
Pada laboratorium ini juga menyediakan peralatan untuk siswa menjahit. Diantaranya 40 mesin jahit, 2 mesin obras, 3 meja potong, 1 mesin bordir, 1 kaca pas, 1 setrika, 14 making JM, 63 draceform, dll. g. Laboratorium mengetik
Laboratorium mengetik digunakan untuk siswa dalam berlatih mesin ketik manual. Peralatan yang disediakan pada laboratorium mengetik
commit to user
50
ini adalah 32 mesin ketik pendek, 10 mesin ketik panjang, 2 mesin ketik portable, dan beberapa peralatan pendukung lainnya.
3) Ruang-ruang penunjang KBM lainnya, antara lain: (a) Ruang Kepala Sekolah, WKS dan TU, (b) Ruang guru, (c) Ruang BP, BKK, QMR, (d) Ruang komputer, (e) Kantin (4buah), (f) Perpustakaan, (g) UKS, (h) Masjid, (i) Ruang service, (j) Ruang inventaris, (k) Kamar mandi, (l) Laboratorium, (m) Aula.
Macam–macam bangunan di SMK N 1 Karanganyar Tabel 4.3
No. NAMA BANGUNAN JUMLAH
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Bangunan kantor
Bangunan gedung pendidikan Bangunan tempat ibadah Bangunan lab. Ketik
Bangunan gedung pendidikan Bangunan perpustakaan Bangunan toko Tempat olahraga Tempat parkir Lab. Komputer Lab. Bahasa 1500 m2 865 m2 100 m2 270 m2 952 m2 216 m2 150 m2 129 m2 6 m2 144 m2 144 m2 Sumber: TU di SMK Negeri 1 Karanganyar
PRASARANA
Prasarana adalah segala sesuatu yang digunakan untuk proses/kegiatan tetapi tidak berhubungan secara langsung. Prasarana dalam pendidikan adalah sesuatu yang digunakan dalam proses pendidikan tetapi tidak berhubungan secara langsung dalam KBM. Misalnya saja tanah, mobil (kendaraan), alat kebersihan, rak buku, dan lain-lain. SMK N 1 Karanganyar mempunyai lahan tanah seluas
commit to user
51
7656 m2, beberapa macam alat kebersihan dan rak buku guna menunjang kemajuan pembelajaran.
B. Deskripsi Temuan Penelitian
1. Kreativitas Guru
Akuntansi Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Di SMK Negeri 1 Karanganyar
a. Kreativitas guru akuntansi dalam penggunaan media pembelajaran pada saat proses belajar mengajar.
Dalam proses belajar mengajar media pembelajaran merupakan alat yang digunakan untuk penunjang proses belajar mengajar. Sebelum mengajar guru harus menciptakan terlebih dahulu media atau alat peraga yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan dan menarik minat siswa. Penggunaan media pembelajaran atau alat peraga akan memperlancar tercapainya tujuan dalam pembelajaran. Guru diusahakan untuk lebih kreatif dalam menciptakan media pembelajaran sehingga akan lebih menarik perhatian siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Penggunaan media pembelajaran/alat peraga yang menarik juga akan membangkitkan motivasi belajar siswa. Seorang guru harus mampu dalam menciptakan alat peraga sendiri yang lebih kreatif dibandingkan dengan alat peraga yang dibeli dari toko walaupun bentuknya lebih sederhana.
Berdasarkan hasil wawancara dengan bapak Hadiansyah selaku wakil kepala sekolah bagian kurikulum menyatakan bahwa “Setiap guru mempunyai karakteristik sendiri-sendiri dalam mengembangkan media yang sudah ada dan guru juga harus dapat menguasai kompetensi dasar yang akan diajarkan kepada siswa”. Hal yang serupa juga diungkapkan oleh bapak Waluyo selaku guru akuntansi SMK Negeri 1 Karanganyar menyatakan bahwa “Dalam penggunaan media pembelajaran, saya selalu menggunakan power point pada saat menyampaikan materi. Selain itu, dalam pengembangan media pembelajaran dan menggunakan metode jigsaw. Metode tersebut
commit to user
52
digunakan bertujuan agar siswa lebih mudah untuk memahami materi yang saya sampaikan”.
Sementara itu, menurut penjelasan dari Bapak Ria bahwa “Saat mengajar saya sering menggunakan power point dengan tampilan slide yang menarik agar siswa tertarik sama materi yang saya sampaikan. Selain menggunakan power point juga dengan pemberian tugas dalam bentuk diskusi”.
Berdasarkan hasil angket dapat diketahui bahwa ketika pembelajaran siswa lebih senang menggunakan media, dibandingkan dengan menggunakan metode ceramah atau tidak menggunakan media karena dengan menggunakan media tersebut siswa akan lebih memahami materi yang disampaikan oleh guru. Selain itu, siswa juga akan lebih tertarik mengikuti pelajaran apabila dalam menyampaikan materi guru menggunakan media pembelajaran.
Berdasarkan hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembelajaran guru diharapkan untuk menggunakan media pembelajaran yang sudah ada. Penggunaan media yang sudah ada ini kemudian dikembangkan menjadi suatu media yang menyenangkan agar siswa lebih mudah dalam memahami materi yang telah disampaikan oleh guru. Selain itu, Guru yang kreatif dalam pengembangan media suasana belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan siswa tidak bosan dalam menerima materi. Misalnya guru menggunakan media power point, kemudian dari power point tersebut guru mengembangkan dengan cara menampilkan slide-slide yang menarik (menggunakan animasi, background yang bervariasi).
b. Persiapan yang dilakukan guru sebelum menggunakan media pembelajaran Sebelum mengajar guru harus melakukan persiapan atau me-rencanakan terlebih dahulu dalam menentukan media pembelajaran yang akan
commit to user
53
digunakan dan harus disesuaikan dengan karakteristik maupun kebutuhan siswa agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar.
Hal ini seperti yang disampaikan guru mata pelajaran keterampilan akuntansi, Pak Budi mengatakan bahwa:
Ya, karena saya mengajar mata pelajaran KPPI, jadi sebelum pelajaran dimulai biasanya saya mengecek kembali komputer yang akan digunakan pada saat pelajaran nanti apakah komputer ada sedikit trouble atau tidak. Karena kalau saja ada 1 komputer yang trouble maka akan mengganggu pelajaran yang sedang berlangsung dan siswa yang komputernya trouble harus bergabung dengan komputer punya temannya. Selain itu, biasanya saya dibantu oleh team bagian teknisi komputer apabila ada salah satu komputer yang rusak maka team tersebut yang akan memperbaiki komputer yang lagi trouble.
Sementara itu, Pak Ria mengatakan bahwa “Sebelum proses belajar mengajar saya biasanya membuat power point (power point di lampiran 6) yang akan saya sampaikan besok pada saat mengajar. Saya juga membuat tampilan power point untuk materi yang akan diajarkan besok dengan menarik agar siswa dapat menerima pelajaran dengan baik”.
Setelah peneliti melakukan wawancara dengan guru akuntansi maka dapat disimpulkan bahwa guru sebelum mengajar harus mempersiapkan atau merencanakan terlebih dahulu media yang akan digunakan dan harus disesuaikan dengan materi, tujuan, metode maupun karakteristik.Perencanaan tersebut dituangkan dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dapat dilihat pada lampiran 8.
c. Jenis-jenis media pembelajaran yang digunakan guru dalam kegiatan belajar mengajar
Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Hadiansyah
mengatakan bahwa “Di SMK Negeri 1 Karanganyar memiliki media
elektronik (internet), cetak (buku), LCD maupun komputer”. Selain itu, Pak Budi mengatakan bahwa “Biasanya saya menggunakan LCD dan laptop dan setiap siswa juga menggunakan komputer. Materi yang saya gunakan
commit to user
54
biasanya materi yang berasal dari website. Pada saat melakukan tes saya kadang juga menggunakan tes quiz online. Bapak Waluyo selaku guru akuntansi menambahkan bahwa “Pada saat mengajar saya menggunakan media power point (lampiran 7) yang sesuai dengan materi kemudian power point tersebut akan saya buat menjadi lebih menarik agar siswa dapat lebih mudah menerima materi dengan baik. Selain itu, saya juga menggunakan pendekatan kooperatif dengan media kartu yang berisi berbagai soal”.
Hal ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran di SMK Negeri 1 Karanganyar sudah cukup menunjang kegiatan belajar mengajar. Di dalam pembelajaran apabila guru tidak kreatif dalam mengembangkan media maka siswa menjadi bosan dan jenuh saat proses belajar mengajar berlangsung.
d. Kriteria penggunaan media pembelajaran
Media pembelajaran merupakan salah satu sarana pendidikan untuk meningkatkan kegiatan proses belajar mengajar. Guru harus mempunyai keahlian maupun keterampilan dalam menggunakan media tersebut sehingga guru dapat mengelola proses belajar mengajar dengan baik. Dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan wakil kepala sekolah bagian kurikulum Bapak Hadiansyah mengatakan bahwa “Berdasarkan dengan hasil penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) guru harus menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan KKM yang sudah ditentukan sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik”.
Ibu Endang Mardiyati menyatakan bahwa “Pada saat guru mengajar dan mengembangkan media pembelajaran yang sudah ada, maka siswa dengan lebih mudah dapat memahami materi yang disampaikan oleh guru”. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Pak Ria bahwa “Pada saat pembuatan power point harus sesuai dengan materi yang akan diajarkan dan harus dibuat semenarik mungkin agar siswa lebih tertarik dan mudah untuk menerima materi yang akan diajarkan”.
commit to user
55
Berdasarkan hasil wawancara, dapat disimpulkan bahwa dalam pemilihan media harus disesuaikan dengan materi, tujuan, metode maupun karakteristik sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan guru dapat tercapai dengan baik.
e. Kondisi siswa saat guru menggunakan media pembelajaran
Dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik, maka siswa akan mengikuti proses belajar mengajar dengan baik sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan siswa tidak merasa bosan untuk menerima materi yang diberikan oleh guru.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan Pak Budi, menyatakan bahwa “Tanpa menggunakan media pembelajaran seperti komputer khususnya untuk mata pelajaran KPPI maka proses belajar mengajar tidak dapat berjalan dengan lancar karena setiap siswa menggunakan 1 unit komputer”. Sedangkan menurut pendapat Ibu Endang Mardiyati bahwa “Pada saat penggunaan media pembelajaran kondisi siswa menjadi tertib dalam artiannya siswa memperhatikan guru yang sedang mengajar dan siswa lebih mudah memahami materi yang sudah diberikan oleh guru”.
Dari beberapa hasil wawancara tersebut dapat disimpulkan bahwa ketika guru menggunakan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar, maka kondisi kelas menjadi lebih menyenangkan sehingga siswa lebih memperhatikan materi yang telah disampaikan oleh guru.
2. Upaya Guru
Akuntansi Dalam Pengembangan Media Pembelajaran Di SMK Negeri 1 Karanganyar
Dalam mengembangkan media pembelajaran yang sudah ada, guru juga menggunakan metode-metode dalam mengajar dan disesuaikan dengan
commit to user
56
media pembelajaran yang akan digunakan. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru akuntansi di SMK Negeri 1 Karanganyar, Bapak
Waluyo mengatakan bahwa “Saya selalu menggunakan berbagai macam metode
kemudian media yang akan digunakan, saya sesuaikan dengan metode-metode pada saat mengajar. Metode yang saya gunakan selama mengajar yaitu metode demonstrasi, studi kasus, maupun jigsaw. Dalam mengembangkan media pembelajaran yang sudah ada, saya selalu menggunakan media power point kemudian tampilan pada slide yang menarik sehingga siswa menjadi antusias dalam mengikuti pelajaran”.
Sementara itu, Bapak Budi mengatakan bahwa “Saat mengajar selalu menggunakan metode demonstrasi dan memberikan tugas kepada siswa kemudian saya bimbing langsung bagaimana cara mengerjakan tugas tersebut. Pengembangan media pembelajaran yang sudah tersedia biasanya komputer yang digunakan siswa, dikasih remote kontrol dan dikasih NSS (Net Spot School).
Ibu Endang juga menambahkan bahwa “Selain menggunakan media pembelajaran, guru juga menggunakan metode-metode saat proses belajar mengajar. Salah satu metode yang digunakan yaitu metode ceramah kemudian dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Selain menggunakan metode ceramah juga menggunakan metode jigsaw”.
Berdasarkan hasil angket dapat diketahui bahwa sebagian besar siswa lebih senang apabila guru menggunakan metode pembelajaran yang interaktif (diskusi, penggunaan media dan lain-lain) sehingga siswa tidak merasa bosan pada saat proses belajar mengajar dan lebih tertarik dalam mengikuti pelajaran.
Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan peneliti bahwa guru menggunakan media pembelajaran pada saat proses belajar mengajar, sehingga siswa memperhatikan materi yang disampaikan oleh guru.
Dari hasil wawancara antara peneliti dengan guru akuntansi di SMK Negeri 1 Karanganyar dapat disimpulkan bahwa dalam mengembangkan media pembelajaran yang sudah ada, guru juga menggunakan berbagai macam
metode-commit to user
57
metode agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan dan siswa dapat menerima pelajaran dari guru dengan baik.
3. Kendala-kendala
Yang Dihadapi Guru Akuntansi Dalam Pengembangan Kreativitas Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Di SMK Negeri 1 Karanganyar
Guru dapat dikatakan kreatif dalam menggunakan media apabila guru tersebut selalu mengkomunikasikan materi kepada peserta didiknya, menemukan ide-ide baru,dan mempunyai tanggung jawab yang sangat besar sehingga dalam pelaksanaannya banyak kendala yang dihadapi dalam rangka meningkatkan kegiatan proses belajar mengajar. Dalam penggunaan media pembelajaran pasti terdapat kendala-kendala yang dihadapi oleh guru pada saat pengembangan media pembelajaran yang sudah ada. Sebagaimana yang diungkapkan oleh guru akuntansi di SMK Negeri 1 Karanganyar Bapak Ria bahwa:
Kendala yang sering dihadapi oleh guru dalam penggunaan media pembelajaran yaitu saat mau mengajar kadang terjadi mati lampu, LCD yang rusak atau buram, komputer yang trouble serta terbatasnya dalam penggunakan metode. Kendala yang dihadapi oleh siswa belum ada kendala sama sekali, karena siswa lebih aktif dalam bertanya.
Ibu Endang juga menambahkan kendala dalam penggunaan media pembelajaran oleh siswa, bahwa:
Disekolahan ini siswa memiliki karakteristik sendiri-sendiri to mbak. Karakteristik itu bisa dilihat dari latar belakang siswa itu sendiri. Tidak semua siswa mempunyai laptop untuk dibawa ke sekolah karena pada saat pemberian tugas saya selalu menyuruh siswa untuk mempresentasikan hasil jawaban yang sudah dikerjakan dilaptop. Berhubung siswa tersebut tidak memiliki laptop maka saya membuat lembar jawaban kosong dan siswa tersebut mengerjakan pada laptop saya, kemudian dipresentasikan kepada teman-temannya.
Dari beberapa hasil wawancara tersebut dapat disimpulkan bahwa guru yang menggunakan media pembelajaran pada saat mengajar pasti terdapat
commit to user
58
kendala-kendala yang dihadapinya seperti pada saat mengajar terjadi mati lampu, LCD yang buram atau rusak, komputer yang trouble terbatasnya dalam penggunaan metode, siswa tidak mempunyai laptop untuk dibawa ke sekolah.
4. Solusi yang
Dilakukan Guru Akuntansi dalam Pengembangan Kreativitas Penggunaan Media Pembelajaran Di SMK Negeri 1 Karanganyar
Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengembangkan media pembelajaran harus dapat diatasi agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar.Sehingga guru harus mencari solusi untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Solusi-solusi/upaya yang dilakukan adalah sebagai berikut: a. Pada saat mati lampu guru menggunakan metode lain seperti jigsaw. Selain
itu, guru juga bisa memberikan tugas kepada siswanya agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan yang diinginkan. b. Saat LCD buram atau komputer trouble guru memberitahukan kebagian
teknisi. Bagian teknisi tersebut yang akan memperbaiki LCD yang buram atau laptop yang sedang trouble sehingga guru hanya tinggal mengajar. Pada saat LCD buram guru bisa menggunakan whiteboard, sedangkan komputer yang sedang trouble guru bisa menyuruh siswa untuk bergabung dengan komputer milik temannya.
c. Bagi Siswa yang tidak memiliki laptop, guru bisa meminjamkan laptop kepada siswanya atau siswa tersebut bisa pinjam keteman-temannya yang mempunyai laptop. Selain itu, bagi siswa yang tidak mempunyai laptop, mereka bisa mengerjakan dibuku dan kemudian dipresentasikan keteman-temannya.
C. Pembahasan
Setelah melihat hasil penelitian diatas, maka dari hasil penelitian tersebut akan dibahas seperti berikut ini:
commit to user
59
1. Kreativitas Guru
Akuntansi Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Di SMK Negeri 1 Karanganyar
a. Kreativitas guru akuntansi dalam penggunaan media pembelajaran pada saat proses belajar mengajar.
Saat proses pembelajaran di SMK Negeri 1 Karanganyar, guru selalu menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan diberikan kepada siswa. Setiap guru di SMK Negeri 1 Karanganyar mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dalam mengembangkan media pembelajaran. Dalam pengembangan media pembelajaran harus disesuaikan dengan materi, tujuan, metode maupun karakteristik siswa. Hal ini dimaksudkan agar dalam penggunaan media pembelajaran tidak menyimpang dari materi, tujuan, metode, karakteristik siswa sehingga pemahaman siswa dengan penggunaan media pempelajaran dapat lebih mudah dicapai.
Proses pembelajaran, guru ditekankan untuk menggunakan media pembelajaran yang sudah ada. Media pembelajaran yang sudah ada ini kemudian dikembangkan menjadi media pembelajaran yang lebih menarik sehingga siswa dengan mudah menerima materi yang disampaikan oleh guru. Guru yang kreatif dalam mengembangkan media pembelajaran akan membuat suasana belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan siswa tidak merasa bosan.
Guru yang menggunakan media power point merupakan guru yang sudah cukup kreatif daripada guru yang tidak menggunakan media pada saat pembelajaran. Tampilan slide yang menarik akan membuat siswa lebih mudah dalam menerima materi yang diberikan oleh guru. Tidak semua materi yang diberikan oleh guru menggunakan media pembelajaran yang sudah ada dan guru juga bisa menggunakan media kartu, peta konsep, tari bambu, talking stick, dan lain-lain. Dengan media tersebut, siswa akan lebih mudah untuk memahami materi yang disampaikan oleh guru dan dapat mengerjakan
soal-commit to user
60
soal yang diberikan. Sementara itu, guru di SMK Negeri 1 Karanganyar hanya menggunakan media kartu dalam proses belajar mengajar. Guru belum bisa mengoptimalkan berbagai macam media yang dapat diterapkan untuk mempermudah siswa memahami materi.
b. Persiapan yang dilakukan guru sebelum menggunakan media pembelajaran Sebelum mengajar guru harus melakukan persiapan atau rencana terlebih dahulu dalam menentukan media pembelajaran yang akan diajarkan dan harus sesuai dengan karakteristik maupun kebutuhan siswa agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar. Guru di SMK Negeri 1 Karanganyar sebelum mengajar terlebih dahulu mempersiapkan media apa yang akan digunakan pada saat mengajar. Persiapan yang harus dilakukan oleh guru sebelum menggunakan media pembelajaran yaitu:
1) Guru menentukan terlebih dahulu metode yang akan digunakan kemudian media tersebut harus disesuaikan dengan metode tersebut.
2) Guru selalu mengecek kembali komputer-komputer yang akan digunakan siswa pada saat pembelajaran, apakah komputer yang digunakan siswa mengalami kerusakan atau tidak.
3) Guru membuat power point dengan tampilan yang menarik, agar siswa dapat menerima pelajaran dengan baik.
c. Jenis-jenis media pembelajaran yang digunakan guru dalam kegiatan belajar mengajar
Jenis media pembelajaran yang digunakan guru di SMK Negeri 1 Karanganyar dalam kegiatan belajar mengajar yaitu LCD, komputer, media elektronik (internet), maupun media cetak (buku). Setiap ruang kelas di SMK Negeri 1 Karanganyar telah disediakan LCD sehingga guru tidak harus membawa LCD kedalam kelas. Dalam penggunaan media, guru mencoba untuk menggunakan berbagai metode mengajar dan disesuaikan dengan media yang dipakai.
commit to user
61
d. Kriteria penggunaan media pembelajaran
Kriteria yang dilakukan oleh guru dalam pemilihan media yang ada di SMK Negeri 1 Karanganyar, disesuaikan dengan materi, tujuan, metode, karakteristik siswa dikelas, biaya pengadaan media yang disesuaikan dengan dana intern sekolah. Hal ini dimaksudkan agar penggunaan media pembelajaran tidak melenceng dari materi, tujuan, metode, karakteristik siswa sehingga pemahaman siswa dengan penggunaan media pembelajaran dapat lebih mudah dicapai.
e. Kondisi siswa saat guru menggunakan media pembelajaran