SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) Mata kuliah : Menggambar Teknik
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)
Mata kuliah : Menggambar Teknik Kode mata kuliah : FTK 004
Waktu pertemuan : 2 x 50 menit Pertemuan ke : 5
A. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan mampu: 1. Menjelaskan jenis-jenis proyeksi sudut
2. Menjelaskan perbandingan antara kedua proyeksi sudut 3. Membuat gambar sesuai dengan tugas yang diberikan.
B. Pokok Bahasan: Gambar Proyeksi C. Sub Pokok Bahasan:
1. Proyeksi miring 2. Proyeksi Ortogonal
3. Proyeksi sudut pertama (Eropah) dan lambangnya 4. Proyeksi sudut ketiga (Amerika) dan lambangnya
5. Perbandingan antara proyeksi Eropah dan proyeksi Amerika
D. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap
Kegiatan Kegiatan Mengajar Mahasiswa Kegiatan Media dan Alat Pegajaran
Pendahuluan
Penyajian
1. Mengevaluasi pemahaman mahasiswa terhadap materi sebelumnya
2. Menjelaskan cakupan materi pertemuan ini dan sasarannya
3. Memberikan kesempatan bertanya 4. Mengevaluasi hasil karya (tugas)
mahasiswa pada pertemuan yang lalu dan mengomentarinya
1. Menjelaskan pengertian proyeksi miring dan manfaatnya dalam penampakan gambar
2. Menjelaskan dan memperagakan cara-cara membuat proyeksi miring 3. Menjelaskan pengertian proyeksi
ortogonal dan manfaatnya dalam penampakan gambar
4. Menjelaskan dan memperagakan cara-cara membuat proyeksi ortogonal
5. Menjelaskan pengertian proyeksi sudut pertama dan manfaatnya dalam penampakan gambar
6. Menjelaskan dan memperagakan cara-cara membuat proyeksi sudut pertama
7. Menjelaskan pengertian proyeksi
- Memperhatikan & menanggapi - Bertanya dan memberi komentar - Memperhatikan dan menanggapi - Memperagakan/ mendemonstrasi- kan/mempraktek- kan materi ajar di kertas latihan se- suai petunjuk yang diberikan dosen - Bertanya dan memberi komentar Dosen: Papan tulis/white board/OHP Mahasiswa: Peralatan gambar
sudut ketiga dan manfaatnya dalam penampakan gambar
8. Menjelaskan dan memperagakan cara-cara membuat proyeksi sudut ketiga
9. Menjelaskan perbedaan antara proyeksi Eropah dengan proyeksi Amerika dan memperagakan cara
penulisan lambangnya masing-masing
E. Evaluasi
1. Instrumen yang digunakan: mengevaluasi hasil karya latihan mahasiswa secara acak di kelas dan memberi komentar seperlunya
2. Memberi tugas kepada setiap peserta kuliah sesuai dengan materi yang diajarkan.
F. Referensi
1. Takeshi, S.G. dan N. Sugiharto, H, 1994. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO, Cetakan keenam. PT Pradnya Paramita, Jakarta
2. La Hey dan L.A De Bruijn, 1986. Ilmu Menggambar Bangunan Mesin, edisi 5. PT Pradnya Paramita, Jakarta
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)
Mata kuliah : Menggambar Teknik Kode mata kuliah : FTK 004
Waktu pertemuan : 2 x 50 menit Pertemuan ke : 6
A. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan mampu: 1. Menjelaskan cara-cara membuat gambar potongan
2. Menentukan lokasi potongan yang tepat untuk objek gambar 3. Menyajikan bentuk potongan yang tepat untuk objek gambar 4. Menyebutkan bagian-bagian yang terlarang untuk dipotong 5. Menjelaskan cara-cara penggambaran objek khusus 6. Menyajikan bentuk-bentuk potongan khusus
7. Membuat gambar sesuai dengan tugas yang diberikan
B. Pokok Bahasan:
Potongan/irisan
C. Sub Pokok Bahasan:
1. Potongan
a. penyajian potongan
b. cara-cara membuat potongan 2. Penampilan potongan penampang tipis
3. Bagian benda atau benda yang tidak boleh dipotong 4. Arsir
5. Cara-cara penggambaran khusus
D. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap
Kegiatan Kegiatan Mengajar Mahasiswa Kegiatan Media dan Alat Pegajaran
Pendahuluan
Penyajian
1. Mengevaluasi pemahaman mahasiswa terhadap materi sebelumnya
2. Menjelaskan cakupan materi pertemuan ini dan sasarannya
3. Memberikan kesempatan bertanya 4. Mengevaluasi hasil karya (tugas)
mahasiswa pada pertemuan yang lalu dan mengomentarinya
1. Menjelaskan pengertian gambar potongan dan manfaatnya dalam penampakan gambar
2. Menjelaskan dan memperagakan cara-cara menyajikan potongan 3. Menjelaskan dan memperagakan
cara-cara membuat potongan
4. Menjelaskan dan memperagakan cara-cara menyajikan potongan untuk penampang tipis
5. Menjelaskan objek-objek gambar
- Memperhatikan & menanggapi - Bertanya dan memberi komentar - Memperhatikan dan menanggapi - Memperagakan/ mendemonstrasi- kan/mempraktek- kan materi ajar di kertas latihan se- suai petunjuk yang diberikan dosen - Bertanya dan memberi komentar Dosen: Papan tulis/white board/OHP Mahasiswa: Peralatan gambar
yang tidak boleh dipotong 6. Menjelaskan pengertian arsir 7. Menjelaskan manfaat arsir
8. Menjelaskan dan memperagakan cara-cara mengarsir
9. Menjelaskan pengertian penggam- baran khusus dan manfaatnya dalam penampakan gambar
10. Menjelaskan dan memperagakan cara-cara penggambarn khusus terhadap:
4. gambar bidang datar
5. gambar benda-benda simetrik 6. gambar yang diputus-putus
7. penggunaan pandangan sebagian
8. proyeksi putar
9. bagian-bagian berdampingan
E. Evaluasi
1. Instrumen yang digunakan: mengevaluasi hasil karya latihan mahasiswa secara acak di kelas dan memberi komentar seperlunya
2. Memberi tugas kepada setiap peserta kuliah sesuai dengan materi yang diajarkan.
F. Referensi
1. Takeshi, S.G. dan N. Sugiharto, H, 1994. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO, Cetakan keenam. PT Pradnya Paramita, Jakarta
2. La Hey dan L.A De Bruijn, 1986. Ilmu Menggambar Bangunan Mesin, edisi 5. PT Pradnya Paramita, Jakarta
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)
Mata kuliah : Menggambar Teknik Kode mata kuliah : FTK 004
Waktu pertemuan : 2 x 50 menit Pertemuan ke : 7
A. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan mampu:
1. Menjelaskan kegunaan dan aturan-aturan dasar menggambarkan penampang pecah 2. Menentukan lokasi yang tepat untuk objek penampang pecah
3. Menyajikan gambar penampang pecah
5. Membuat gambar sesuai dengan tugas yang diberikan.
B. Pokok Bahasan: Penampang pecah C. Sub Pokok Bahasan:
1. Kegunaan penampang pecah
2. Aturan dasar penggambaran penampang pecah
D. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap
Kegiatan Kegiatan Mengajar Mahasiswa Kegiatan Media dan Alat Pegajaran
Pendahuluan
Penyajian
1. Mengevaluasi pemahaman mahasiswa terhadap materi sebelumnya
2. Menjelaskan cakupan materi pertemuan ini dan sasarannya
3. Memberikan kesempatan bertanya 4. Mengevaluasi hasil karya (tugas)
mahasiswa pada pertemuan yang lalu dan mengomentarinya
1. Menjelaskan pengertian penampang pecah dan manfaatnya dalam penampakan gambar
2. Menjelaskan aturan-aturan dasar dalam menggambarkan penampang pecah
3. Menjelaskan cara-cara menentukan lokasi yang tepat sebagai objek penampang pecah
4. Menjelaskan dan memperagakan cara-cara menyajikan penampang pecah - Memperhatikan & menanggapi - Bertanya dan memberi komentar - Memperhatikan dan menanggapi - Memperagakan/ mendemonstrasi- kan/mempraktek- kan materi ajar di kertas latihan se- suai petunjuk yang diberikan dosen - Bertanya dan memberi komentar Dosen: Papan tulis/white board/OHP Mahasiswa: Peralatan gambar E. Evaluasi
1. Instrumen yang digunakan: mengevaluasi hasil karya latihan mahasiswa secara acak di kelas dan memberi komentar seperlunya
2. Memberi tugas kepada setiap peserta kuliah sesuai dengan materi yang diajarkan.
F. Referensi
1. Takeshi, S.G. dan N. Sugiharto, H, 1994. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO, Cetakan keenam. PT Pradnya Paramita, Jakarta
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)
Mata kuliah : Menggambar TeknikKode mata kuliah : FTK 004 Waktu pertemuan : 2 x 50 menit Pertemuan ke : 8
A. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan mampu: 1. Menjelaskan kegunaan pandangan detil
2. Menjelaskan aturan-aturan dasar membuat gambar detil
3. Menentukan objek-objek yang harus ditampilkan detil dan Menyajikan gambar detil 4. Membuat gambar sesuai dengan tugas yang diberikan
B. Pokok Bahasan:
Detil peralatan utama
C. Sub Pokok Bahasan:
1. Kegunaan pandangan detil
2. Aturan dasar membuat gambar detil
D. Kegiatan Belajar Mengajar Tahap
Kegiatan Kegiatan Mengajar Mahasiswa Kegiatan Media dan Alat Pegajaran
Pendahuluan
Penyajian
1. Mengevaluasi pemahaman mahasiswa terhadap materi sebelumnya
2. Menjelaskan cakupan materi pertemuan ini dan sasarannya
3. Memberikan kesempatan bertanya 4. Mengevaluasi hasil karya (tugas)
mahasiswa pada pertemuan yang lalu dan mengomentarinya
2. Menjelaskan pengertian peralatan utama
3. Menjelaskan pengertian gambar detil dan manfaatnya dalam penampakan gambar
4. Menjelaskan aturan-aturan dasar dalam membuat gambar detil
5. Menjelaskan dan memperagakan cara-cara menyajikan gambar detil
- Memperhatikan & menanggapi - Bertanya dan memberi komentar - Memperhatikan dan menanggapi - Memperagakan/ mendemonstrasi- kan/mempraktek- kan materi ajar di kertas latihan se- suai petunjuk yang diberikan dosen - Bertanya dan memberi komentar Dosen: Papan tulis/white board/OHP Mahasiswa: Peralatan gambar E. Evaluasi
1. Instrumen yang digunakan: mengevaluasi hasil karya latihan mahasiswa secara acak di kelas dan memberi komentar seperlunya
2. Memberi tugas kepada setiap peserta kuliah sesuai dengan materi yang diajarkan.
F. Referensi
1. Takeshi, S.G. dan N. Sugiharto, H, 1994. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO, Cetakan keenam. PT Pradnya Paramita, Jakarta
2. La Hey dan L.A De Bruijn, 1986. Ilmu Menggambar Bangunan Mesin, edisi 5. PT Pradnya Paramita, Jakarta