• Tidak ada hasil yang ditemukan

SATUAN KERJA SNVT/SEMENTARA PROGRAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PERDESAAN

persiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelaksanaan suatu program atau kegiatan

SATUAN KERJA SNVT/SEMENTARA PROGRAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PERDESAAN

1. Membantu Ditjen Cipta Karya dalam melaksanakan persiapan-persiapan program, penyebarluasan informasi serta sosialisasi pedoman umum dan pedoman pelaksanaan secara luas ditingkat pusat dan daerah.

2. Melakukan pendampingan dalam pelaksanaan sosialisasi di tingkat propinsi oleh TAMP dan pelaksanaan sosialisasi di tingkat Kabupaten oleh TAMK.

3. Melakukan pelatihan kepada Konsultan Manajemen Kabupaten 4. Mambantu dalam pelaksanaan pelatihan fasilitator di tingkat propinsi

5. Melakukan pengendalian pelaksanaan pengembangan masyarakat, pelaksanaan pembangunan fisik dan peningkapan kapasitas para pelaku program.

6. Melakukan monitoring secara berkala dan terus menerus dan melaporkan secara rutin progres keuangan dan fisik kepada Dirjen Cipta Karya 7. Memberikan saran penanganan pengaduan, serta alternatif tindak lanjut penanganannya

8. Melakukan konsolidasasi data-data hasil pelaksanaan mulai dari tahap pelaksanaan persiapan, sosialisasi dan penyebarluasan informasi, pemberdayaan dan perencanaan dan tahap pelaksanaan fisiknya.

9. Menyusun database hasil pelaksanaan program.

10. Melakukan evaluasi pelaksanaan PPIP 2009 dan merumuskan berbagai input serta rekomendasi yang dapat mendukung kelancaran pelaksanaan dan masukan bagi penyempurnaan pelaksanaan progrram tahun berikutnya.

11. Mendampingi Ditjen Cipta Karyaprogram PNPM Mandiri dan melakukan koordinasi pelaksanaan program di daerah 12. Membantu para satuan kerja di daerah dalam menyusun laporan SAI dan E Monitoring

13. Menyampaikan laporan konsolidasi pencapaian kemajuan pelaksanaan setiap bulannya kepada Dirjen Cipta Karya melalui Direktur Bina Program.

14. Memberikan informasi dan laporan dalam setiap bulannya serta menyiapkan laporan yang bersifat mendesak sesuai dengan petunjuk pimpinan.

1. Membantu dalam pemenuhan persyaratan dan prinsip penyelenggaraan program, seperti keikutsertaan perempuan, lingkungan, dan pembebasan lahan;

2. Mendukung Ditjen Cipta Karya dalam pemenuhan PPMS dan kendali mutu program;

3. Membangun sistem publikasi program;

4. Membangun mekanisme manajemen keuangan proyek dan melaksanakan pengisian kembali Rekening Khusus;

5. Menyediakan dukungan teknis di tingkat pusat;

6. Menyusun rencana manajemen kendali mutu dan membantu dalam pelaksanaannya;

7. Menyusun pedoman dan prosedur terkait perlindungan sosial dan lingkungan;

8. Mengkoordinir dan membantu Konsultan Manajemen Regional (RMC);

9. Membangun dan memelihara Sistem Informasi Program.

1. Menyediakan dukungan teknis dan bimbingan kepada fasilitator;

2. Memantau kinerja fasilitator;

3. Menjamin dana bantuan disalurkan dengan baik kepada masyarakat;

4. Membantu fasilitator dalam pelaksanaan sosialisasi program;

5. Membantu fasilitator dalam tahapan perencanaan;

6. Menjamin pemenuhan persyaratan keterlibatan kaum perempuan dalam pelaksanaan program;

7. Membantu fasilitator dalam pembentukan dan pemberdayaan OMS;

8. Membantu masyarakat dalam penyusunan PJM Pronangkis Desa;

9. Memfasilitasi diskusi kecamatan untuk mengakomodasi pembangunan infrastruktur antar desa;

10. Memberikan dukungan teknis pada tahap pelaksanaan konstruksi fisik;

11. Membantu masyarakat dalam menyusun dan mengimplementasikan rencana Operasi dan Pemeliharaan;

12. Memantau perkembangan program dan menyusun laporan 4 bulanan dan laporan tahunan;

13. Membantu fasilitator dalam penyusunan sistem manajemen keuangan dan membantu dalam pelaksanaannya;

14. Melaksanakan kegiatan pemantauan dan evaluasi.

1. Melakukan koordinasi dengan dinas di daerah dan Satuan Kerja Pembangunan Infrastruktur Permukiman Provinsi.

2. Melakukan konsolidasi rencana rencana jadwal pelaksanaan perencanaan dan pengendalian di daerah

3. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan perencanaan dan pengendalian pembangunan infrastruktur permukiman 4. Melakukan Identifikasi lokasi pelaksanaan program-program perdesaan berskala kawasan dan skala komunitas

5. Melakukan Identifikasi lokasi pelaksanaan program-program perdesaan berbasis PNPM Mandiri di berbagai kementerian/Lembaga 6. Menyusun database lokasi desa, kec dan kab untuk kegiatan berbasis kawasan dan komunitas

7. Melakukan monitoring pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur permukiman perdesanaan dan perkotaan di TA. 2009

8. Melakukan identifikasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam penyediaan dana operasional dan Dana Daerah Untuk Program Bersama (DDUPB).

9. Melakukan pemantauan terhadap upaya keterpaduan program pusat dan daerah.

10. Melakukan konsolidasi usulan program pembangunan infrastruktur permukiman tahun 2010 dan melakukan evaluasi terhadap usulan-usulan tersebut.

11. Melakukan penyusunan rencana program dan penganggaran kegiatan perdesanaan di TA. 2010

Paket

2 3

Ruang Lingkup No

1

Evaluasi Hasil Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Perdesaan 2005-2008

K-5 1. Membangun skenario evaluasi yang dapat menggambarkan dampak pembangunan infrastruktur perdesaan dalam jangka pendek dan proyeksi dampak dalam jangka panjang;

2. Mengumpulkan data dan informasi pelaksanaan di tingkat desa, kabupaten dan propinsi;

3. Melakukan kunjungan lapangan di 33 propinsi sasaran Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan.

4. Melakukan evaluasi dan analisis terhadap pemanfaatan prasarana dan sarana, manajemen pengelolaan keuangan pemeliharaan dan kelembagaan di tingkat masyarakat.

5. Tersusunnya sistem database guna keperluan evaluasi;

6. Mendokumentasikan pemanfaatan hasil PPIP 2005-2008

7. Mendokumentasikan hasil pelaksanaan dan manfaat dari program pembangunan infrastruktur perdesaan;

8. Menyimpulkan keberhasilan dan/atau kelemahan penyelenggaraan program serta menyusun rekomendasi perbaikannya.

Pengembangan Sistem Informasi Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan

K-6 1. Melakukan sinkronisasi dengan kementerian/lembaga terkait di tingkat pusat dan instansi terkait di daerah.

2. Melakukan konsolidasi seluruh data desa-desa di Indonesia dan desa yang tergolong tertinggal secara up-to-date.

3. Melakukan konsolidasi seluruh data desa-desa program pemberdayaan yang ternaung dalam PNPM Mandiri melalui berkoordinasi dengan lembaga terkait di tingkat pusat.

4. Melakukan kunjungan lapangan untuk koordinasi dan mendokumentasikan hasil pelaksanaan program pembangunan infrastruktur perdesaan.

5. Melakukan konsolidasi data data desa sasaran PPIP, pembiayaan jenis infrastruktur terbangun dan data-data terkait lainnya;

6. Melakukan penyusunan database secara terorganisir dan data hasil pembangunan secara semi spatial yang dapat menunjuk posisi geografis desa sasaran dan informasi hasil pelaksanaan lainnya.

7. Melakukan penyusunan konsepsi publikasi program pembangunan infrastruktur perdesaan secara tepat sasaran 8. Melakukan publikasi kegiatan PPIP melalui media terpilih.

9. Menyusunan buku hasil pelaksanaan PPIP tahun 2009 10. Menyusun petunjuk pemakaian (manual);

11. Melakukan pelatihan bagi staf/operator di lingkungan Direktorat Bina Program;

12. Menyusun laporan sesuai dengan yang ditetapkan.

Penutup

Penyusunan buku program kerja Direktorat Bina Program merupakan kegiatan tahunan yang seyogyanya dilakukan penyusunannya oleh masing-masing instansi pada awal tahun pelaksanaan program kerjanya. Buku ini cukup penting karena berisi arah, tujuan, pelaksanaan tugas pokok, serta pengorganisasian dari instansi yang bersangkutan dalam kurun waktu tertentu.

Direktorat Bina Program mempunyai kedudukan dan peran yang cukup strategis di lingkungan Ditjen Cipta Karya Kem. PU. Hal ini disebabkan direktorat ini mempunyai tugas pokok melakukan penyiapan rumusan kebijakan dan strategi pembangunan dan pengembangan prasarana dan sarana bidang Cipta Karya, penganggaran / alokasi anggaran selanjutnya kebijakan ini menjadi arahan dan acuan bagi direktorat lainnya di lingkungan Ditjen Cipta Karya.

Dokumen terkait