• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gangguan Muskuloskletal

GRUP B: bb. Leher ( neck )

1. Sebelum perbaikan, diperoleh hasil rekap sebagai berikut:

™ Dari penilaian RULA yang telah dilakukan:

ƒ Kegiatan meletakkan alat cetak ke tempat pencetakkan berada dalam memerlukan tindakan beberapa waktu ke depan.

ƒ Kegiatan mengambil bahan baku berada dalam tindakan yang harus dilakukan sekarang juga.

ƒ Kegiatan meletakkan bahan baku berada dalam memerlukan tindakan beberapa waktu ke depan.

ƒ Kegiatan merapikan hasil cetakan berada dalam memerlukan tindakan beberapa waktu ke depan.

ƒ Kegiatan mengangkat alat cetakan berada dalam tindakan dalam waktu dekat. 2. Sesudah perbaikan, diperoleh hasil rekap sebagai berikut:

™ Dari penilaian RULA yang telah dilakukan

ƒ Kegiatan mengambil alat cetak berada dalam memerlukan tindakan beberapa waktu ke depan.

ƒ Kegiatan meletakkan alat cetak ke tempat cetakan berada dalam memerlukan tindakan beberapa waktu ke depan.

ƒ Kegiatan mengambil bahan baku dari atas meja berada dalam memerlukan tindakan beberapa waktu ke depan.

ƒ Kegiatan meletakkan bahan baku ke atas alat cetak untuk di cetak berada dalam memerlukan tindakan beberapa waktu ke depan.

ƒ Kegiatan merapikan hasil cetakan berada dalam memerlukan tindakan beberapa waktu ke depan.

ƒ Kegiatan mengangkat alat cetak dari hasil cetakan berada dalam memerlukan tindakan beberapa waktu ke depan.

ƒ Kegiatan meletakkan alat cetak kembali ke atas meja berada dalam memerlukan tindakan beberapa waktu ke depan.

ƒ Dari hasil rekap diatas dapat dilihat bahwasanya beberapa kegiatan yang membutuhkan perbaikan dalan waktu dekat dan sekarang juga. Dan setelah adanya perbaikan, postur kerja pekerja semakin membaik.

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

Dari hasil pembahasan ditarik kesimpulan sebagai berikut :

6.1 Kesimpulan

1. Dari penilaian perbandingan waktu proses pencetakan sebelum dan sesudah intevensi

pada kelompok perlakuan,terjadi pertambahan waktu rata-rata proses pencetakan pada saat sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini dikarenakan perlu adanya penyesuaian waktu dan latihan yang intensif terhadap suatu sistem kerja baru atau alat yang baru,

sesuai dengan teori lerning curve oleh sutalaksana dan siswanto.

2. 5 (lima ) dimensi tubuh yang diambil dari antropometri pekerja sesuai dengan

perancangan alat bantu kerja tersebut dengan tujuan sebagai berikut :

a. PP berguna untuk menentukan lebar tempat duduk dari alat yang akan dirancang

b. LP berguna untuk panjang tempat duduk dari alat yang akan di rancang

c. TBD berguna untuk tinggi meja dari alat yang akan dirancang

d. JT berguna untuk menentukan jarak dari orang pengguna alat ke jarak terjauh

dari meja

e. LK berguna untuk jarak antara kolom stasiun pencetakkan

3. Dari hasil penilaian postur kerja dengan metode RULA disimpulkan bahwasanya terjadi perbaikan postur kerja responden setelah diberikan perbaikan fasilitas kerja, dari beberapa katagori dan level tindakan yang tinggi menjadi kecil.

4. Keluhan muskuloskletal kelompok kontrol sebelum dan sesudah intervensi cenderung

5. Keluhan muskuloskletal pada kelompok perlakuan sesudah intervensi, pada pagi menurun tingkat dari Agak Sakit menjadi Tidak Sakit ,pada siang hari menurun satu tingkat dari Sakit menjadi Agak Sakit dan sore hari menurun satu tingkat dari Sakit menjadi Tidak Sakit .

6. Penurunan skor kelelahan responden setelah diberikan perlakuan menurun sebesar 10,7 %. Serta penurunan level katagorik secara umum dari Sakit menjadi Agak Sakit.

7. Dampak akhir dari perbaikan fasilitas kerja terdapat perbedaan skor yang signifikan

tingkat keluhan muskuloskletal antara sebelum menggunakan alat bantu kerja dan setelah menggunakan alat bantu kerja dimana diperoleh nilai probabilitasnya jauh lebih rendah

(p) 0,004 dari nilai α (0,05),

6.2 Saran

Bagi masyarakat Desa Paya Lombang, khususnya Dusun XI yang membuat batu-bata sebagai usaha industri rumah tangga perlu kiranya mendapat dukungan dan implementasi metode yang baru melalui instansi yang terkait, agar usaha ini dapat dilakukan dengan baik dan efektif terutama bagi kesehatan dan keselamatan kerja serta perekonomian masyarakat desa tersebut.

Dalam hal ini masyarakat Dusun XI Desa Paya Lombang yang membuat batu-bata secara personal disarankan untuk membuat dan menerapkan hasil penelitian ini dengan meminta dukungan dari instansi terkait untuk membuat alat dan metode yang baru dengan ukuran sebagai berikut :

Dengan nilai ukuran 27,75 cm dibulatkan 28 cm.

6. Panjang Bangku

Dengan nilai ukuran 48,80 cm dibulatkan 49 cm.

7. Tinggi Meja

Dengan nilai ukuran 49,70 cm dibulatkan 50 cm.

8. Jarak Kursi ke Meja

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Ansyari Muhammad, 2007. Pengaruh Penerapan Ergonomi pada Fasilitas Kerja

Terhadap Produktivitas Pekerja Pembungkus Dodol Di Desa Paya Perupuk Kecamatan Tanjung Pura , Progran Magister Kesehatan Kerja Universitas Sumatera Utara

2008. Ergonomi Kultural, Nyoman Adiputra Fakultas Kedokteran dan Program Studi Ergonomi, Program Pascasarjana Universitas Udayana, Denpasar Bali.

Aztanti, Pudji, dkk. 2003. Sistem Kerja Yang Ergonomis Untuk Mengurangi Keluhan Rasa Sakit

Dan Memperbaiki Kualitas Produk Pada Devisi Sortir PT.X Preceding Seminar Nasional Ergonomi

BPPD, BPS. 2007. Serdang Bedagai Dalam Angka 2007, Sei Rampah

Buchari, Annizar. 2004. Pengaruh Penerapan Program Ergonomi Dalam Mengendalikan

Kelelahan Pekerja Terhadap Produktivitas Kerja wanita dan Pria Pada Industri Perakitan elektronika Di Kota Medan , Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara

Budi Santoso Totok. 2004 ,Pengaruh Posisi Kerja Terhadap Timbulnya Nyeri Punggung Bawah

Pada Pengrajin Rotan Di Desa Trangsan Kabupaten Sukoharjo , Info Kesehatan Volume 8

Hamonangan. 2006 . Evaluasi Fasilitas Kerja Terhadap Kelelahan Pada bagian Pengemasan

packing) Distribusi Obat Ditinjau dari aspek Ergonomi Di PT “K” Medan. Program Magister Kesehatan Kerja Universitas Sumatera Utara

Hartanto Sigit. 1993. Model Ekonomi Demografi

Herlina J. EL-Matury. 2006. Evaluasi Stasiun Kerja dan Postur Kerja Pada Bagian Pengelasan

Ditinjau dari faktor Ergonomi Di UKM Logam Jalan Mahkamah Medan, Program Magister Kesehatan Kerja Universitas Sumatera Utara

http:// Inherent. Najy.ac.id/wg-content/uploads/public/files/Ki/konten 3/perancangan% 2o gergaji;

% 20 besi pdf. Analisis, Pengembangan dan Evaluasi Desain Gergaji Besi Yang Di

Tinjau dari Segi Ergonomi

Perbaikan KondisiKerja

Dengan Pendekatan Ergonomi Total Menurunkan Keluhan Muskuloskletal Dan Kelelahan Serta Meningkatkan Produktivitas Dan Penghasilan Perajin Pengecatan Logam Di Kediri-Tabanan.

Perbaikan Lingkungan Kerja Pada Pengrajin Ukiran Kelongsong Peluru Dengan Menyesuaiakan Tinggi Meja KErja Di Desa Kamasan, Klungkung.

Analisa Pengaruh Perbedaan Masa Kerja, Tingkat

Pendidikan dan Shift Kerja Terhadap Kualitas Produk Dengan MenggunakanDesain

NIOSH, Element of Ergonomic

Program. A Preview Based on workplace Evaluation of Muskuloskletal Disorder

Nurmianto Eko.2004. Ergonomi, Konsep Dasar dan Aplikasinya. Institut Teknologi Sepuluh

Nopember Edisi ke 2. Guna Widya, Surabaya

Pahlawan Nasution, 2005, Intervensi Lumbar Support (Penyangga Pinggang) Terhadap Keluhan

Low Back Pain Pada Pengrajin Bambu Kelurahah Suka Maju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai,Progam Magister Kesehatan Kerja Universitas Sumatera Utara

Panjaitan Netty, 2004, Upaya Pencegahan Terjadinya Low Back Pain Pada Perawat Intensif

Rumah Sakit Materna, Progran Magister Kesehatan Kerja Universitas Sumatera Utara

Santoso Gempur.2004, Ergonomi Manusia, Peralatan Dan Lingngkungan, Prestasi Pustaka,

Jakarta

Selvi IR, 2008, Usulan Perancangan Postur Kerja Dengan Mengggunakan Pendekatan

Biomekanika Dan Fisiologi Pada Aktivitas Pencetakan Batu-bata, Departemen Teknik Industri Fakultas Teknik Sumatera Utara.

Sugiyono, 2008, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D, Alpha Beta, Bandung

Sutalaksana dkk, 2006, Teknik Perancangan Sistem Kerja, ITB, Bandung

Syamsul Gultom, (2006). Upaya Pencegahan Dampak mengangkat Terhadap Pekerja Di Unit

Pengantongan Pupuk PT.PUSRI Belawan Program Magister Kesehatan Kerja Universitas Sumatera Utara

Tarwaka . 2004. Ergonomi untuk K3 dan Produktivitas , Perhimpunan Ergonomi

Indonesia

Wignjosoebroto Sritomo. 2000. Ergonomi, Studi Gerak dan Waktu ,Teknik Analisis untuk

Lampiran 1

KUESIONER

Kami berharap sudilah kiranya saudara meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini sesuai dengan keadaan sebenarnya yang pernah saudara alami selama bekerja. Jawaban yang saudara berikan merupakan bantuan yang tak ternilai bagi penelitian saya.

Sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya dalam

pengisian kuesioner ini : -Waktu Pengisian ….. / ….. / ….. Tgl Bln Thn

-Nama ………

-Jenis Kelamin 1. Laki-laki 2. Perempuan

-Usia ….… Thn

-Pendidikan terakhir 1. SD 2. SMP 3. SMA -Stasiun kerja di bagian (work Center) Pencetakan -Berapa tahun sudah saudara bekerja mencetak batu-bata ……. Thn -Dalam seminggu (mis:Ihari=8 jam)

(untuk 6 hari/minggu=6x8 jam=48 jam) …..… Jam -Waktu pencetakan sebelum menggunakan alat …..… detik -Waktu pencetakan sesudah menggunakan alat …..… detik -Berat Badan ……. kg -Tinggi Badan …….. cm -Apakah dalam bekerja saudara sering

Menggunakan tangan kanan atau tangan kiri (kidal) 1. Tangan kanan

2. Tangan kiri

Pengisi,

     Lampiran    2

Nama        :

Bagian      : Pencetakan

No        Jenis Keluhan Pukul 08.00 Wib Pukul 12.00 Wib Pukul 16.00 Wib A B C D A B C D A B C D

0 Sakit kaku dileher bagian atas 1 Sakit kaku dileher bagian bawah 2 Sakit dibahu kiri

3 Sakit dibahu kanan 4 Sakit lengan atas kiri 5 Sakit dilengan atas kanan 6 Sakit pada punggung 7 Sakit pinggang 8 Sakit  pada bokong 9 Sakit pada pantat 10 Sakit pada siku kiri 11 Sakit pada siku kanan 12 Sakit pada lengan bawah kiri 13 Sakit lengan bawah kanan

14 Sakit pada pergelangan tangan kiri 15 Sakit pada pergelangan tangan kanan 16 Sakit pada tangan kiri

17 Sakit pada tangan kanan 18 Sakit pada paha kiri 19 Sakit pada paha kanan 20 Sakit pada lutut kiri 21 Sakit pada lutut kanan 22 Sakit pada betis kiri 23 Sakit pada betis kanan

24 Sakit pada pergelangan kaki kiri 25 Sakit pada pergelangan kaki kanan 26 Sakit pada kaki kiri

27 Sakit pada kaki kanan Keterangan :

A : tdak sakit       B : agak sakit      C: sakit      D. sangat sakit

Lampiran 4

LEMBAR PENGAMATAN PENGUKURAN DIMENSI TUBUH

Dokumen terkait