@annisazahra_sppd Slide >>>
1) Hematuria tanpa riwayat trauma/batu; 2) edema; 3) hipertensi Kasus : Glomerulonefri]s
UL : Eritrosit dismorfik
9. Seorang Laki-‐laki 29 tahun datang dengan keluhan seluruh badan bengkak, dan kencing berbusa sejak 3 hari terakhir. Pasien sebelumnya menderiya mieloma sejak 5 tahun lalu dan ruJn kontrol ke poliklinik hematoonkologi medik. Pada pemeriksaan fisik ditemukan hepatomegali. Pasien baru akan direncanakan pemeriksaan biopsi ginjal. Diagnosis yang mungkin pada kasus ini adalah ?
a. Amiloidosis AA b. Amiloidosis AL c. Amiloidosis Aβ2M d. RPGN
e. Efek samping Methotrexate
@annisazahra_sppd Slide >>>
Marc S. SabaJne Pocket Medicine Sixth Ed.
10. Penatalaksaan farmakologis untuk kasus no.9 adalah ? a. Melfalan
b. Deksametason c. Kolkisin
d. A dan B
e. Semua benar
@annisazahra_sppd Slide >>>
Kasus no.9
Paisen MulJple Myeloma
-‐ Datang dg keluhan edema, kencing berbusa à tanda proteinuria, hepatomegali -‐ Manifestasi dari amyloidosis AL
-‐ TERAPI : Melfalan, Dexametason, Kolkisin
11. Seorang perempuan berusia 22 tahun datang dengan keluhan sakit kepala sejak 1 hari sebelum masuk rumah sakit. Hasil angiografi arteri renalis: stenosis 80-‐90% pada arteri renalis dextra. Selanjutnya pasien dilakukan Percutaneous Transluminal Renal Angioplasty. Setelah dilakukan pemasangan balon arteri renalis keluhan sakit kepala berkurang dan tekanan darah menjadi normal dan obat anJhipertensi dihenJkan. Diagnosis yang paling mungkin adalah…
A.Hipertensi Kronik
B. Renovaskular Hipertensi C. Whitecoat Hypertension D. GlomerulonefriJs Akut E. Penyakit Ginjal Diabetes
@annisazahra_sppd Slide >>>
12. Seorang wanita berusia 35 tahun dikonsulkan dari sejawat obgyn dengan
preeklampsia yang disertai acut severe hypertension, pilihan AnJ hipertensi berat akut yang dianjurkan untuk pasien ini adalah:
a. hydralazin b. valsartan c. labetalol d. Jazid e. lisinopril
@annisazahra_sppd Slide >>>
13. Seorang wanita berusia 25 tahun, dibawa berobat ke IGD oleh keluarganya dengan keluhan penurunan kesadaran. Beberapa hari sebelumnya, pasien seringberhalusinasi, mudah marah dan sering berJngkah laku seperJ mau perang, Jdak ada riwayat kejang. Pasien seorang penderita lupus nefriJs sejak 4 tahun yang lalu, obat yang terakhir dimakan mofeJl mikofenolat 2x500mg, metal prednisolon 1x4mg, candesartan 1x8mg, furosemid 1x40mg, pasien Jdak kontrol berobat sejak 1 tahunini karena merasa Jdak ada keluhan lagi. Pemeriksaan fisik sensorium delirium, tekanan darah 150/90mmHg, frekuensi nadi 110x/menit, 24x/menit, suhu 36,90C,edema anasarka dan Jdak ada kelemahan tungkai, pemeriksaan refleks patologisbabinsky negaJf.
Pemeriksaan laboratorium didapatkan ureum 98mg/dL, kreaJnin1,4mg/dL,Na 140mEq/L,
K 6,7mEq/L, Ca 8,2mg/dl. Saat pasien masuk UGD, diberikan injeksi metal prednisolon 250 mg intra vena/12jam, omeprazol injeksi. Setelah 3 hari perawatan kesadaran membaik. Satu hari kemudian pasien kejang.
Terapi induksi yang paling tepat adalah :
a. Ig intravena 400mg/kgBB/hari selama 5 hari b. AzaJoprin 2 mg/kgBB/hari 4-‐6 minggu
c. Siklofosfamid 750 mg/m2 perbulan x 7 dosis
d. MofeJl mikofenolat 2000 mg/hari selama 8 minggu e. Siklosporin 5 mg/kgBB/hari selama 2 bulan
@annisazahra_sppd Slide >>>
14. Pilih satu pernyataan yang benar tentang vaksin meningokok
a. Bila 1 tahun yang lalu pernah divaksin, perJmbangkan untuk vaksinasi ulang b. Kuman hidup yang dilemahkan dengan efekJvitas 60% dengan rute sunJkan IM.
c. Vaksin ini Jdak dianjurkan pada individu defisiensi komplimen, pasien asplenia anatomik dan fungsional.
d. Vaksin meningokok polisakarida tetravalent (A/C/Y/W-‐135) wajib diberikan pada calon haji, tetapi Jdak termasuk pada pasien ini.
e. Vaksin ini diberikan pada pelancong ke negara dimana terdapat epidemik penyakit meningokok (misalnya “Meningi]s Belt” di sub Sahara Afrika)
@annisazahra_sppd Slide >>>
15. Seorang perempuan berusia 36 tahun, dibawa keluarganya ke UGD dengan riwayat kejang 3 jam sebelum masuk rumah sakit. Pasien diketahui telah terinfeksi HIV sejak 6 bulan yang lalu, namun mencoba pengobatan alternaJf. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak sakit berat; kesadaran apaJs; tekanan darah 100/60 mmHg; frekuensi nadi 95 x/menit; frekuensi napas 22 x/menit; suhu 37,20 C. Dari hasil pemeriksaan CT scan otak didapatkan lesi yang terlihat seperJ pada gambar di bawah ini.
Pilihan terapi yang tepat pada pasien ini adalah:
A. Artesunat, amodiakuin B. Ganciclovir, isoprinosin C. AzidoJmidin, lamivudin D. Sulfadiazin, pirimetamin
E. Rifampisin, isoniazid, pirazinamid, etambutol
@annisazahra_sppd Slide >>>
16. Seorang laki-‐laki beusia 45 tahun, 3 tahun lalu diketahui terinfeksi HIV dan mendapatkan terapi anJretroviral. Berat badan menurun 10 kg selama 2 bulan
terakhir dan terdapat penurunan progresif jumlah limfosit CD4 sampai nilai 94/mm2.
1 minggu sebelum berobat ke IGD, pasien mengelh sesak nafas, terdapat batuk namun Jdak produkJf. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak sesak, suhu 38.3, frekuensi nadi 112x/menit, rr 30x/menit, tekanan darah 130/80. Pada auskultasi didapatkan bising nafas bronkovesikuler dan rhonki basah halus nyaring pada kedua lapang paru. Pada foto ronthgen thorax didapatkan gambaran infiltrate intersJJal difus luas.
Berdasarkan data diatas, kemungkinan penyebab infeksi oportunisJk pada pasien : a. Sitomegalovirus
b. PCP
c. Mycoplasma pneumonia d. Cryptococcus
e. Mycobacterium avium complex
@annisazahra_sppd Slide >>>
17. Pasien wanita usia 48 tahun datang ke poliklinik meminta pendapat dari dokter dikarenakan ingin vaksinasi covid 19. Pasien Jdak memiliki keluhan yang berarJ.
Namun pasien memiliki riwayat pengobatan Asma dan terkontrol dengan berotec dan symbicort selama 3 tahun. Apa rekomendasi buat pasien ini
a. Tunda dulu vaksinasi sampai CD4 diatas 200 b. Hindari vaksin berbasis mRNA
c. Periksa viral load dahulu d. Boleh dilakukan vaksinasi
e. Pasien HIV kontraindikasi pemberian vaksinasi covid 19
@annisazahra_sppd Slide >>>
18. Laki laki usia 30 thn, Jnggal satu kamar dengan saudaranya yang posiJf covid 19 1 minggu lalu, saat ini akan menjalani operasi katarak. Saat ini pasien Jdak ada gejala apa-‐apa . Pasien sudah di swab pcr 1 hari yang lalu hasilnya negaJve , apa yg akan dilakukan pada pasien ini
a. Tidak dilakukan pemeriksaan lanjutan b. Selesaikan masa isolasi selama 14 hari c. Periksa swab PCR covid 19 ulang
d. Periksa swab rapid anJgen covid 19 e. Periksa rapid anJbody covid 19
@annisazahra_sppd Slide >>>
19. Laki laki usia 30 thn, Jnggal satu kamar dengan istrinya yang posiJf covid 19 1 minggu lalu, saat ini pasien demam, batuk, sakit tenggorokan, sesak nafas. Pasien masih dapat makan dan minum. Td 120/80 N 100 x , RR 22 x/menit T 38,5 SPO2 95%. Pasien sudah di swab pcr 1 hari yang lalu hasilnya posiJf, pasien di rawat di RS , terapi yg akan dilakukan pada pasien ini
a. fapipiravir hari I 2x1600mg , dilanjutkan 2x600 sampai hari ke lima b. remdesivir 1x100 selama 5 hari
c. remdesivir 2x100 selama 5 hari d. remdesivir 1x100 selama 10 hari e. Azitromisin 1x500 mg selama 5 hari
@annisazahra_sppd Slide >>>
20. Manakah pernyataan dibawah ini yang benar tentang Jfoid toxic :
a. Demam tyfoid disertai gangguan kesadaran dengan atau tanpa kelainan
neurologis lainnya dan hasil pemeriksan cairan otak masih dalam batas normal.
b. Demam tyfoid disertai gangguan kesadaran tanpa kelainan neurologis lainnya dan hasil pemeriksan cairan otak masih dalam batas normal.
c. Demam tyfoid disertai gangguan kesadaran dengan kelainan neurologis yang nyata dan hasil pemeriksan cairan otak masih dalam batas normal.
d. Demam tyfoid disertai gangguan kesadaran dengan kelainan neurologis yang nyata dan hasil pemeriksan cairan otak didapatkan kuman tyfoid
e. Demam tyfoid disertai gangguan kesadaran tanpa kelainan neurologis yang nyata dan hasil pemeriksan cairan otak masih kuman tyfoid
@annisazahra_sppd Slide >>>
18. Manakah pernyataan dibawah ini yang benar tentang Jfoid carrier :
a. Seseorang yang kotorannya mengandung S.typhi setelah enam bulan pasca demam Jfoid,tanpa disertai gejala klinis.
b. Seseorang yang kotorannya mengandung S.typhi setelah enam bulan pasca demam Jfoid, disertai gejala klinis.
c. Seseorang yang kotorannya mengandung S.typhi setelah satu tahun pasca demam Jfoid, disertai gejala klinis.
d. Seseorang yang kotorannya mengandung S.typhi setelah satu tahun pasca demam ]foid, tanpa disertai gejala klinis.
e. Seseorang yang kotorannya mengandung S.typhi setelah satu bulan pasca demam Jfoid, disertai gejala klinis.
@annisazahra_sppd Slide >>>
22. Regimen anJbioJka yang benar untuk terapi kasus Jfoid karier tanpa koleliJasis adalah :
a. Sesriakson 1 x 2 gm selama +Probenesid 30 mg/kg bb /hari selama 3 bulan b. Kloramfenikol 4 x 500 mg selama 7 hari bebas panas
c. Kotrimoksazol 480 mg 3 x 2 tab +Probenesid 30 mg/kg bb /hari selama 3 bulan d. Ampicillin 100 mg / kg bb/hari +Probenesid 30 mg/kg bb /hari selama 3 bulan e. Levofloxacin 1 x 500 mg +Probenesid 30 mg/kg bb /hari selama 3 bulan
@annisazahra_sppd Slide >>>
23.Seorang laki-‐laki berusia 27 tahun, dibawa ke Unit Gawat Darurat dengan keluhan panas badan sejak 10 hari yang lalu, disertai nyeri kepala, nyeri otot, dan rasa Jdak enak di perut. Dari pemeriksaan fisik, pasien sadar, tekanan darah 110/70 mmHg, Nadi 82x/mt, respirasi 20x/menit dan suhu 390C. Dari pemeriksaan fisik ditemukan lidah kotor dan
tremor. Pasien membawa hasil laboratorium 5 hari sebelumnya dengan Hb 11 gr/dl, Leukosit 4000 gr/dl, dan Trombosit 130.000. Pasien telah berobat ke dokter umum dan mendapat anJbioJk 3 hari, namun keluhan Jdak dirasakan membaik. Pemeriksaan
penunjang apa yang diperlukan untuk mendukung diagnosis pasien?
a. Pemeriksaan Dengue blot b. Periksa feses ruJn
c. Periksa Widal d. Periksa Thypidot e. Periksa kultur feses
@annisazahra_sppd Slide >>>
24. Pemeriksaan penunjang apa yang merupakan GOLD STANDARD diagnosis ? a. Pemeriksaan Kultur Darah
b. Pemeriksaan Kultur Feses c. Pemeriksaan Kultur Darah d. Semua benar
e. Pemeriksaan kultur spesimen tulang belakang
@annisazahra_sppd Slide >>>
25. Seorang wanita usia 68 tahun datang ke poli Geriatri diantar oleh anaknya dengan keluhan nafsu makan berkurang.Keluhan ini terlihat sejak 3 bulan terakhir. Pasien hanya mau makan 3 sendok makan Jap kali makan. Pakaian yang dipakai pasien terlihat longgar. Pasien masih bisa berjalan sendiri saat berpindah tempat, namun pasien malas keluar rumah. Pasien masih bisa mengenali anak pasien, namun terkadang lupa saat meletakkan barang. Suami pasien meninggal 4 bulan lalu karena kecelakaan lalu lintas. Saat dilakukan pemeriksaan didapatkan berat badan 43 kg, Jnggi badan 160 cm, Mini Nutri6onal Assesment (MNA) skor 6, Skor indikator malnutrisi 12. Jika anda ingin menilai status nutrisi secara biokimiawi, pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah
a. SGOT, SGPT b. Kolesterol total
c. Hemoglobin, albumin d. Protein total
e. Profil lipid
@annisazahra_sppd Slide >>>
dr. Annisa Zahra Mufida, Sp.PD Dokter Spesialis Penyakit Dalam Email : [email protected] IG @annisazahra_sppd