BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Analisis Data
Item pertanyaan R Hitung R Tabel Keterangan
1 0,800 0,196 Valid
2 0,848 0,196 Valid
3 0,870 0,196 Valid
4 0,806 0,196 Valid
Sumber: Hasil Olah Data 2020
Berdasarkan hasil pengujian pada tabel 4.6 setiap pertanyaan/pernyataan menghasilkan koefisien korelasi rhitung yang lebih besar dari rtabel. Dengan kata lain, instrument peenelitian yang berjumlah 4 pertanyaan untuk faktor pribadi (X2) dinilai semua pertanyaan/pernyataan adalah valid.
c. Keputusan Nasabah
Tabel 4.7
Hasil Pengujian Uji Validitas Nasabah
Item pertanyaan R Hitung R Tabel Keterangan
1 0,753 0,196 Valid
2 0,723 0,196 Valid
3 0,855 0,196 Valid
4 0,798 0,196 Valid
Sumber: Hasil Olah Data 2020
Berdasarkan hasil pengujian pada tabel 4.7 setiap pertanyaa/pernyataan menghasilkan koefisien korelasi rhitung yang lebih besar dari rtabel.Dengan kata lain, instrument penelitian yang berjumlah 4 pertanyaan/pernyataan untuk nasabah (Y) dinilai semua butiran pertanyaan/pernyataan adalah valid.
2. Uji Reliabilitas Variabel
Reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau
handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Pengukuran reliabilitas dilakukan dengan uji statistic Cronbach Alpha . Suatu variabel dikatakan reliabel apabila memberikan nilai Cronbach Alpha > 0,60.
Tabel 4.8
Hasil Pengujian Uji Reliabilitas Faktor Sosial Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.858 4
Sumber: Hasil Olah Data 2020
Hasil pengujian terhadap reliabilitas kuesioner menghasilkan angka Cronbach Alpha sebesar 0,858. Hal ini dapat dinyatakan bahwa semua pertanyaan dari variabel faktor sosial (X1) teruji realibilitasnya sehingga dinyatakan reliabel.
Tabel 4.9
Hasil Pengujian Uji Reliabilitas Faktor Pribadi Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.851 4
Sumber: Hasil Olah Data 2020
Hasil pengujian terhadap reliabilitas kuesioner menghasilkan angka Cronbach Alpha sebesar 0,851. Hal ini dapat dinyatakan bahwa semua pertanyaan dari variabel faktor pribadi (X2) teruji realibilitasnya sehingga dinyatakan reliabel.
Tabel 4.10
Hasil Pengujian Uji Reliabilitas Nasabah Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.788 4
Sumber: Hasil Olah Data 2020
Hasil pengujian terhadap reliabilitas kuesioner menghasilkan angka Cronbach Alpha sebesar 0,788. Hal ini dapat dinyatakan bahwa semua pertanyaan dari nasabah (Y) teruji realibilitasnya sehingga dinyatakan reliabel.
3. Uji Asumsi Klasik a. Uji Normalitas
Tabel 4.11 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardiz ed Residual
N 100
Normal Parametersa,b Mean .0000000 Std.
Deviation 1.11755417 Most Extreme
Differences
Absolute .058
Positive .047
Negative -.058
Test Statistic .058
Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.
Berdasarkan tabel 4.11 menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,200. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel penganggu atau residual dalam penelitian ini berdistribusi secara normal karena nilai Asymp. Sig (2-tailed) lebih besar dari 0,05.
b. Uji Multikolinearitas
Tabel 4.12
Hasil Uji multikolinearitas
Coefficientsa Model
Collinearity Statistics Tolerance VIF 1 (Constant)
faktor social .208 4.797 faktor
pribadi .208 4.797
a. Dependent Variable: keputusan
Dari hasil penelitian pada tabel 4.12 terlihat bahwa nilai tolerance dan VIF menunjukkan bahwa tidak ada satu variabel imdependen yang memiliki nilai VIF lebih besar dari 10 dan tidak ada satu nilai tolerancevariabel independen yang memnuhi nilai tolerance yaitu kurang dari 0,1 yang berarti tidak terjadi multikolinearitas.
c. Uji Heteroskedasitas
Tabel 4.13
Hasil Uji Heteroskedasitas
Berdasarkan tabel 4.14 dan gambar diatas dapat dilihat bahwa nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 dan pada gambar scatterplot terlihat titik-titik menyebar secara acak, tidak membentuk pola tertentu yang jelas, serta tersebar baik diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y. Maka dalam model regresi tidak terjadi heteroskedasitas.
4. Hasil Regresi Linear Berganda
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Tujuannya yaitu untuk menguji hubungan sekaligus pengaruh dari variabel bebas (independent variable) terhadap variabel terikat (dependent variable) yang dipilih oleh penelitian. Untuk mengetahui apakah hubungna itu positif atau negatif di tentukan oleh koefisien arah regresi yang berlambangkan huruf b jika b positif maka hubungannya positif pula. Artinya, semakin naik (tinggi) nilai X, semakin tinggi pula nilai Y. Demikian pula sebaliknya.
Tabel 4.14
Hasil pengujian persamaan regresi linear Berganda Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 2.236 .584 3.826 .000
faktor sosial .310 .079 .354 3.932 .000
faktor
pribadi .555 .085 .585 6.496 .000
a. Dependent Variable: keputusan
Y = a + b1X1 + b2X2 +e
Y= 2,236+0,310 (faktor sosial)+0,555(faktor pribadi)+e
Berdasarkan persamaan regresi linear berganda di atas dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Intersep β
Ini berarti jika semua variabel bebas memilki nilai nol (0) maka nilai variabel terikat sebesar 2,236
b. Nilai koefisien 0,310. Artinya jika variabel faktor sosial mengalami kenaikan sebesar 1% maka variabel keputusan nasabah mengalami peningkatan sebesar 31,0%.
c. Nilai koefisien 0,555. Artinya jika variabel faktor pribadi mengalami kenaikan sebesar 1% maka variabel keputusan nasabah mengalami peningkatan sebesar 55,5%.
5. Uji Hipotesis a. Uji Parsial (t)
Hasil uji t dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh variabel secara individual (parsial) variabel-variabel independen (faktor sosial dan faktor pribadi) terhadap variabel dependen (keputusan nasabah) atau menguji signifikan konstatnta dan variabel dependen. Hasil perhitungan uji t dapat dikemukakan pada tabel berikut :
Tabel 4.15 Hasil Pengujian Uji t
Coefficientsa
Model
Standardized Coefficients
T Sig.
Beta
1 (Constant) 3.826 .000
faktor social .354 3.932 .000 faktor
pribadi .585 6.496 .000
a. Dependent Variable: keputusan
Berdasarkan hasil olahan data statistik pada tabel 4.15, maka dapat di lihat pengaruh anatara variable independen terhadap variable dependen secara parsial adalah sebagai berikut :
1) Koefesien Faktor Sosial
Faktor sosial berpengaruh positif terhadap keputusan nasabah karena nilai thitung>ttabel atau 3,932>1.66055 dan nilai signifikan yang dihasilkan 0,00<0,05 maka hal ini menunjukkan bahwa faktor social menyebabkan kenaikan keputusan menjadi nasabah pada Pegadaian Syariah Cabang Jambi.
2) Koefesien Faktor Pribadi
Faktor pribadi berpengaruh positif terhadap keputusan nasabah karena nilai thitung>ttabel atau 6,496>1.66055 dan nilai signifikan yang dihasilkan 0,00<0,05 maka hal ini menunjukkan bahwa faktor pribadi menyebabkan kenaikan keputusan menjadi nasabah pada Pegadaian Syariah Cabang Jambi.
b. Uji Silmultan (F)
Uji F dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel independen (faktor sosial dan faktor pribadi) secara simultan atau bersama-sama terhadap variable dependen (keputusan nasabah) hasil perhitungan uji F dapat di lihat tabel di bawah ini :
Tabel 4.16 Hasil Pengujian Uji F
ANOVAa Model
Sum of
Squares Df
Mean
Square F Sig.
1 Regression 630.396 2 315.198 247.277 .000b
Residual 123.644 97 1.275
Total 754.040 99
a. Dependent Variable: keputusan
b. Predictors: (Constant), faktor pribadi, faktor social
Berdasarkan hasil pengolahan data pada tabel 4.16 menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 247,277 dan nilai sig sebesar 0,000. Nilai F tabel adalah sebesar 3,09 sehingga F hitung > F tabel dan nilai siginifikansi <0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa secara simultan faktor sosial dan pribadi berpengaruh signifikan terhadap nasabah di Pegadaian Syariah Cabang Jambi.
c. Koefesien Determinasi (R Square)
Koefesien determinasi digunakan untuk menghitung besarnya variabel independen (faktor sosial dan faktor pribadi) terhadap variabel dependen (keputusan nasabah).
Tabel 4.17 Hasil Uji R Square Model Summaryb Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
Durbin-Watson
1 .914a .836 .833 1.129 1.671
a. Predictors: (Constant), faktor pribadi, faktor social b. Dependent Variable: keputusan
Berdasarkan tabel 4.17 di atas dapat dilihat nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,914 yang menunjukkan hubungan yang cukup kuat.Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,836. Hasil ini menunjukkan bahwa 83,6% nilai keputusan nasabah mampu dijelaskan oleh variasi perubahan variabel faktor sosial (X1) dan faktor pribadi (X2), sedangkan sisanya 16,4% nilai keputusan nasabah ditentukan oleh variasi perubahan variabel lainnya yang tidak di teliti dalam penelitian ini.