• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

4.1. Gambaran Umum Objek Penelitian

4.1.1. Sejarah Detik.com

Detik.com adalah sebuah portal web yang berisi berita aktual dan artikel online di Indonesia. Detik.com merupakan salah satu situs tepopuler di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya , detik.com hanya mempunyai edisi online dan menggantungkan pendapatan dari bidang iklan. Meskipun begitu, Detik.com merupakan yang terdepan dalam hal berita-berita baru (breaking news).

Sejarah Detik.com dimulai pada 9 Juli 1998, yaitu terjadi pada saat setelah Suharto jatuh. Kemudian Habibie naik. Turunnya Suharto dengan naiknya Habibie ternyata tidak menyelesaikan masalah politik di Indonesia. Artinya, situasi politik masih kacau. Tetapi apa yang terjadi bahwa koran, media massa di Indonesia sudah bebas. Artinya boleh melakukan apa saja, menulis apa saja. Tidak ada pembatasan seperti pada jaman Suharto.

Tetapi ada satu persoalan bahwa orang menbutuhkan informasi secara cepat, untuk kepentingan apa saja. Mulai dari kepentingan mengambil keputusan busnis sampai kepentingan yang sangat sederhana. Tidak ada pilihan pada waktu itu, selain menyampaikan informasi melalui Intenet. Maka lahirlah Detik com.

Detik.com berdiri sendiri, tidak ada hubungannya dengan tabloid Detik, majalah Detik. Lalu mulailah dibuat situs web Detik, dengan menyajikan berita yang diupdate setiap saat ada berita. Tidak ada periodisasi. Jadi, terus menerus bekerja 24 jam, meski dengan SDM yang terbatas.

Informasi yang disajikan Detik.com memang yang utama adalah politik. Hingga terjadi peristiwa Semanggi I, dimana tentara menembaki mahasiswa di depan Universitas Atmajaya di Jl. Sudirman. Jumlah karyawan sudah bertambah tiga orang. Hingga apa yang diupayakan menemukan momentum yang pas, dimana orang membutuhkan informasi dengan cepat, terutama informasi politik. Inilah awal diterimanya Detik.com yang terbukti dengan jumlah pengakses semakin tinggi. Bayangkan, jika pada tanggal 9 Juli baru 3000 pageviews, 15000 hit per haru, maka pada Bulan Maret sudah mencapai 60000 pageviews, hitnya 450000 hit, usernya 12000, terus berkembang.

Pada perkembangannya Detik com berubah atau bergeser menjadi Portal. Ada satu terminologi portal yang berbeda dengan portal yang ada pada umumnya. Ketika Detik.com menyatakan diri sebagai portal, penampilan tetap news, politik news tetap diutamakan. Kemudian ditambah dengan chanel perempuan, wisata, finance. Dari situ pengertian portal adalah news yang dilengkapi dengan banyak chanel yang isinya dibuat sendiri. Inti masalahnya adalah di Indonesia news, berita, tetap menjadikan target orang. Bukan search engine yang dibutuhkan. Masyarakat membutuhkan informasi dengan cepat dan mulai percaya dengan berita di Internet. Awalnya, informasi di Internet masih dianggap seperti sampah atau gosip, tapi sekarang sudah ada kepercayaan tentang informasi yang ada di internet. Konsep yang diambil oleh

Detik com adalah mengupdate setiap detik. Sehingga itulah pilihan nama yang cocok untuknya, yaitu Detik (anneahira.com).

Menurut situs alexa.com, portal detik.com berada di peringkat 1 dari top 100 situs terpopuler di indonesia. Beberapa situs underbow detik.com pun detik masuk ke jajaran 40 besar, seperti detiknews.com di posisi 17, detik sport.com di posisi 21, detik finance.com di peringkat 33, dan setikinet.com di peringkat 36.

Dalam situs rupa-rupa.com yang menyajikan hasil survey lapangan mengenai situs berita nasional terbanyak pengunjungnya, detik.com mendapatkan rangking pertama di Indonesia (rupa-rupa.com). Mnfuady dalam webnya menuliskan bahwa detik.com merupakan situs berita ter up date kedua setelah antara.comsampai survey pada 1 Januari 2010.

4.1.2 Sejarah Antara.com

Kantor Berita Antara didirikan pada tanggal 13 Desember 1937 oleh Adam Malik, Soemanang, A.M. Sipahoetar dan Pandoe Kartawagoena, ketika semangat kemerdekaan nasional digerakkan oleh para pemuda pejuang.

Keberhasilan Antara menyiarkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 ke seluruh dunia adalah wujud kecintaan dan baktinya yang besar bagi perjuangan bangsa Indonesia. Tahun 1962, Antara resmi menjadi Lembaga Kantor Berita Nasional yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

Selama lebih dari setengah abad, Antara sebagai salah satu kantor berita terbesar di dunia bertekad untuk selalu menghadirkan berita dan foto mengenai peristiwa-peristiwa penting dan mutakhir secara cepat dan lengkap ke seluruh dunia.

Didukung teknologi informasi terkini, Antara memiliki jaringan komunikasi yang menjangkau berbagai pelosok tanah air dan dunia. Antara memiliki biro di setiap propinsi serta perwakilan di beberapa kotamadya/kabupaten. Agar dapat menyajikan berita luar negeri dengan persepsi nasional, Antara mengendalikan biro/perwakilan di New York, Canberra, Kuala Lumpur, Kairo dan Sana’a.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap informasi global, Antara juga menjalin kerjasama, baik secara komersial maupun non-komersial, dengan kantor-kantor berita di seluruh dunia, seperti AAP (Australia), Reuters (Inggris), AFP (Perancis), DPA (Jerman), Kyodo (Jepang), Bernama (Malaysia), Xinhua (PR China), CIC (Columbia), NAMPA (Namibia) dan lain-lainnya.

Antara aktif dalam berbagai organisasi regional dan international, seperti ANEX (ASEAN News Exchange), OANA (Organization of Asia Pacific News Agencies) dan NANAP (Non-Aligned News Agencies Pool).

Tak kurang dari 3000 berita luar negeri yang berasal dari para mitra kerjanya dan 250 berita hasil liputan wartawannya sendiri disebarluaskan setiap hari melalui teknologi komunikasi terkini, seperti VSAT dan DVB, serta berbagai teknologi berbasis Internet, seperti situs web, email dan ftp ( file transfer protocol ).

Selain melayani berita dan foto, Antara juga menawarkan produk dan jasa lainnya seperti layanan data dan informasi pasar uang dan saham (Indonesia Market

Quote/IMQ), penyebarluasan rilis pers (PRWire) dan pendidikan jurnalistik (Lembaga Pendidikan Jurnalistik ANTARA).

Antara juga bekerjasama dengan mitra-mitra asing seperti Reuters, Bloomberg dan Bridge-Telerate dalam menjual layanan data dan informasi pasar global. Dengan kantor-kantor berita asing di Asia Pasifik, Antara membentuk konsorsium Asia Pulse dalam memberikan layanan informasi bisnis Asia, dan membentuk konsorsium Asia Net dalam menyebarluaskan rilis pers secara global.

Sebagai bagian dari misi sosial budayanya, Antara mengelola sebuah galeri foto jurnalistik (GFJA). Galeri ini telah banyak dikunjungi dan telah dikenal di mancanegara. Belanda dan Australia pernah memberi sumbangan fotro-foto berharga untuk dipamerkan di GFJA. Jepang dan Ford Foundation pernah membantu restorasi foto-foto bersejarah yang dimiliki galeri tersebut. Dengan berbagai pihak, GFJA juga pernah bekerjasama dalam menyelenggarakan kursus foto jurnalistik.

Gedung Antara di Pasar Baru merupakan bangunan bersejarah karena pernah menyebarluaskan Proklamasi Kemerdekaan RI pada tahun 1945. Layaknya museum, gedung ini menyimpan dan memamerkan berbagai benda peninggalan wartawan sejak tahun 1945-1950 yang dapat dikunjungi oleh siapa pun yang berminat.

Pada Bulan Desember 2008, Direktorat Pemberitaan Antara meraih sertifikasi ISO 9001-2000. ISO 9001-2000 sebuah penjelasan atas persyaratan yang harus dipenuhi untuk sebuah sistem manajemen mutu yang baik. Ini merupakan bukti nyata bahwa semua individu di dalam Antara berkomitmen untuk memperluas tranformasi manajemen agar sistem manajemen mutu dapat lebih kuat dari sebelumnya.

Layanan distribusi berita Antara berbasis web, memberi kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses seluruh berita terkini dalam berbagai kategori selama 24 jam setiap hari.

Portal berita Antara (http://www.antara.co.id) diluncurkan pada bulan Januari 1996 dengan tujuan memenuhi hak publik untuk mendapatkan informasi yang akurat, lengkap dan bermanfaat secara seketika. Portal ini disajikan dalam dua bahasa agar masyarakat dunia juga dapat mengetahui informasi yang utuh dan kredibel tentang Indonesia saat ini.

Ditunjang oleh reputasi Antara sebagai salah satu kantor berita terbesar di Asia dan didukung oleh jaringan pemberitaan global, portal ini menawarkan ragam informasi yang telah menjadi acuan dan daya tarik tersendiri bagi para pengguna Internet di seluruh dunia.

Dengan halaman terakses (pageviews) mencapai 7 juta setiap bulan yang sepertiga jumlah pengaksesnya berasal dari mancanegara, peringkat portal ini semakin menanjak berdasarkan data perusahaan pemeringkat situs Alexa.com.

Menurut situs alexa.com, portal antara.com berada di peringkat 5 dari top 100 situs terpopuler di Indonesia. Sedangkan, dalam Ihsan firdaus.com,antara menempti posisi ke 7 dalam kategori situs berita terpopuler di Indonesia. Mnfuady dalam webnya menuliskan bahwa antara.com merupakan situs berita ter up date sampai survey pada 1 Januari 2010.

Dokumen terkait