• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

A. Sejarah Singkat Miriam Budiarjo Resource Center

Sejarah MBRC tidak terlepas dari sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) dan Universitas Indonesia yaitu lembaga yang menaunginya. Dahulu FISIP UI bernama Fakultas Hukum-Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (FH-IPK). FH-IPK telah mempunyai perpustakaan yang bernama Perpustakaan Fakultas Hukum-Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (Perpustakaan FH-IPK). Bersamaan dengan perpindahan lokasi UI dari Rawamangun ke Depok, FH-IPK UI dipisah menjadi dua fakultas yaitu Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia (FIPK UI). Demikian juga nama perpustakaannya dipisah menjadi dua mengikuti nama fakultasnya yaitu Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (Perpustakaan FH UI) dan Perpustakaan Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia (Perpustakaan FIPK UI). Pada tahun 1982 berdasarkan Keputusan Presiden No.44/1982, terjadi perubahan nama fakultas dari FIPK UI menjadi FISIP UI. Demikian pula terjadi perubahan nama pada perpustakaannya menjadi Perpustakaan FISIP UI.47

47

Indah Survyana, “Miriam Budiarjo Resource Center dan American Corner dalam Pengertian Propaganda,” (Skripsi S1 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, 2006)h. 50

Kondisi perpustakaan FISIP dari awal berdiri hingga sebelum renovasi fisik dan perubahan nama, tidak jauh berbeda dengan perpustakaan perguruan tinggi lainnya. Bentuk fisiknya sangat klasik seperti menggunakan warna putih dan tidak ada hiasan yang menarik perhatian. Koleksi Perpustakaan FISIP UI mencakup subjek disiplin ilmu yang dipelajari oleh delapan program studi yang ada di FISIP UI. Program studi yang ada di FISIP UI adalah program studi Komunikasi, Ilmu Politik, Kriminologi, sosiologi, Kesejahteraan Sosial, Antropologi, Hubungan Internasional dan Administrasi (Administrasi Negara, Administrasi Niaga dan Administrasi Fiskal). Sistem pelayanan yang diterapkan di perpustakaan FISIP adalah sistem pelayanan tertutup (Clossed Access) dimana pengguna tidak dapat menelusur secara langsung koleksi dan harus petugas yang mengambilkan. Peralatan temu kembalinya masih menggunakan kartu katalog.48

Data statistik pengunjung Perpustakaan FISIP pada tahun 2000 menunjukkan rata-rata pengunjung perhari adalah 118 orang dan jumlah anggota 2250 orang dengan jumlah keseluruhan mahasiswa FISIP adalah 7.813 orang. Data tersebut menunjukkan bahwa anggota perpustakaan FISIP UI hanya 28,8 % dari jumlah keseluruhan mahasiswa FISIP UI. Angka ini menunjukkan rendahnya tingkat pemanfaatan Perpustakaan FISIP UI, padahal jika kelancaran proses belajar mengajar salah satu faktornya ditentukan oleh kelengkapan informasi yang tersedia maka seharusnya perpustakaan menjadi sesuatu yang dibutuhkan mahasiswa dan pengajar. Angka 28,8 % tadi tidak hanya menunjukkan rendahnya tingkat pemanfaatan tetapi juga jauh lebih

48

menunjukkan rendahnya tingkat keberadaan perpustakaan di mata civitas FISIP UI.49

Pihak Dekanat FISIP UI menyadari rendahnya tingkat keberadaan Perpustakaan FISIP UI. Oleh karena itu dalam sebuah rapat yang diselenggarakan oleh Dekanat FISIP UI yang juga menyertakan Kepala Perpustakaan FISIP UI, maka diciptakanlah sebuah konsep perpustakaan modern yang dapat menarik minat civitas FISIP UI untuk mengunjunginya.50

Untuk mengawali perubahan perpustakaan, dibutuhkan sebuah nama yang dapat menjadi brand image baru. Nama ini harus mampu mendeskripsikan Perpustakaan FISIP UI yang tidak lagi sebagai perpustakaan tetapi telah berevolusi menjadi sebuah sumber ilmu yang mutakhir, oleh karena itu dilakukannya perubahan nama Perpustakaan FISIP UI menjadi Miriam Budiarjo Resource Center. Perubahan nama ini tidak hanya menciptakan suatu image baru bagi perpustakaan tetapi perubahan nama ini semakin memantapkan keberadaan perpustakaan FISIP UI sebagai pusat sumber ilmu yang mutakhir di lingkungan FISIP UI.51

Miriam Budiarjo merupakan salah satu nama penggagas lahirnya (founding mother)FISIP UI. Beliau merupakan Dekan FISIP UI (masa jabatan 1974-1979) dan sekaligus Dekan wanita satu-satunya dari awal FISIP berdiri hingga saat ini. Beliau juga merupakan ilmuwan politik ternama yang menghasilkan banyak buku-buku politik yang menjadi referensi di hampir seluruh Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik di Indonesia. Pemilihan nama

49

Indah Survyana,op.cit., h.51

50

Ibid. h.52

51

beliau menjadi nama Perpustakaan FISIP UI merupakan salah satu bentuk penghargaan FISIP UI atas dedikasi beliau kepada FISIP UI.52

Konsepresource center itu sendiri sebenarnya untuk memperlihatkan bahwa Perpustakaan FISIP UI telah menjadi pusat sumber ilmu pengetahuan yang mutakhir dengan mengikuti perkembangan teknologi informasi yang ada. Konsep ini lahir dari diskusi pihak dekanat dan pihak perpustakaan. Perubahan nama dari perpustakaan menjadi resource center juga untuk menghasilkan pemahaman yang luas dan global mengenai konsep perpustakaan itu sendiri bahwa perpustakaan FISIP UI saat ini tidak lagi menjadi perpustakaan dalam pengertian konvensional yang hanya mengoleksi bahan-bahan tercetak tetapi telah menjadi pusat ilmu dengan mengoleksi sumber-sumber ilmu pengetahuan dalam berbagai format dari tercetak, elektronik, digital hingga virtual. Tujuan dari perubahan nama ini pada akhirnya untuk mewujudkan sebuah perpustakaan yang profesional dan modern.53

MBRC diresmikan pada tanggal 24 Ferbruari 2005 oleh rektor UI dalam rangka perayaan 36 tahun berdirinya FISIP UI54

Dalam halaman websitenya disebutkan bahwa MBRC ditempatkan sebagai:

- salah satu icon FISIP UI yang merupakan pusat sumber ilmu dengan sistem terbuka(open library system)yang modern

52

Indah Survyana, “Miriam Budiarjo Resource Center dan American Corner dalam Pengertian Propaganda” h. 53

53

Ibid.

54

- pendukung visi dan misi Universitas Indonesia untuk mencapai posisi sebagai universitas riset yang bertaraf internasional dan menjadi pusat sumber ilmu sosial terkemuka di tingkat Asia

- pendukung terhadap tuntutan perubahan global yang penuh persaingan dan tanpa batas, yang memaksa manusia menggapai informasi secara luas dan cepat untuk dapat mengungguli manusia lainnya

- pendukung tujuan universitas mengembangkan program pengajaran student-centered learner dimana mahasiswa menjadi sentral yang kreatif mencari dan mengembangkan sumber pengetahuan secara mandiri

MBRC memiliki luas 931 m2 terdiri dari dua lantai yang keseluruhannya terdapat di gedung D FISIP UI. Kedua lantai ini dihubungkan dengan satu tangga putar di tengah ruangan dan tangga darurat yang sudah ada sebelum terjadi perubahan MBRC. Lantai dua dipergunakan untuk menyimpan koleksi yang dapat dipinjam keluar oleh pengguna. Lantai dua terdiri dari ruang koleksi dan ruang skripsi, tesis dan laporan akhir, meja baca sekat (study carrel), bagian sirkulasi, lobi, katalog online (OPAC), rak pameran untuk buku baru, tempat kumpulan soal-soal ujian(past exam paper collection), laci kumpulan silabus (sillaby drawer), gudang, ruang Kepala

Perpustakaan, ruang pengolahan dan ruang server untuk input data.

Lantai tiga dipergunakan untuk menyimpan koleksi yang tidak boleh dipinjam keluar atau harus dibaca di tempat. Selain itu, di lantai tiga juga terdapat ruang baca terbuka, ruang koleksi majalah dan jurnal, koleksi

Kepala MBRC/Perpustakaan

Kepala Seksi Pelayanan & Sistem Informasi

Adm. Keu. Dan Keanggotaan Pengadaan dan Pengolahan Sirkulasi Skripsi Amcor dan Referens i Perpustakaan PPS FISIP UI Deposit Counter Kepala Seksi Kerjasama& Pengadaan Sarana/Prasarana ……

referensi, ruang seminar dilngkapi dengan audio visual, layanan internet dan juga American Corner yang khusus memuat koleksi dari Amerika.55

Dokumen terkait