(Scorodocarpus borneensis Becc.) DI HUTAN ADAT DESA AUR KUNING, PROVINSI RIAU
SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR 2013
2
DAFTAR PUSTAKA
Barbour GM, JK Busk, WD Pitts. 1987. Terrestrial Plant Ecology. New York: The Benyamin/Cummings Publishing Company, Inc.
Bari A, Supriatna N. 1999. Pemikiran tentang pendidikan konservasi di Indonesia. Dalam : Darnaedi D, Irawati, Wiriadinata, Abdulhadi R, Suhirman, Puspitaningtyas DM, asikin D, Hadiah JT, Widyatmoko D. (editor). Prosiding Seminar Nasional Konservasi Flora Nusantara ; Bogor 2-3 Juli 1997. Bogor : UPT Balai Pengembangan Kebun Raya-LIPI. Hlm 85-90. Bertham RRYH. 2006. Pemanfaatan CMA dan Bradyrhizobium dalam
meningkatkan produktivitas kedelai pada sistem agroforestry kayu bawang (Scorodocarpus borneensis Burm.F) di Ultisol. [Disertasi]. Sekolah Pascasarjana IPB.
[BPS] Biro Pusat Statistika Kabupaten Kampar. 2009. Kampar dalam Angka 2009. Kabupaten Kampar Riau.
Burkill IH. 1935. A dictionary of the economic products of the malay peninsula (2). Goverments of The Straits and Federated Malay States by The Crown Agents For The Colonies Mill Bank. London.
Buurman P. 1980. Red soils in Indonesia : a state of knowledge. Agr. Res. Rep. Soil Research Institut, Bogor. BuB (5) : 1 -12.
Djufri. 2002. Penentuan pola distribusi, asosiasi, dan interaksi spesies tumbuhan khususnya padang rumput di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. Jour Biodiversitas 3 (1). Hlm : 181-188.
Ernawati E. 2009. Kajian etnobotani masyarakat Suku Melayu Daratan (Studi kasus di Desa Aur Kuning, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Propinsi Riau). [Skripsi]. Fakultas Kehutanan IPB.
Giorn N. 1877. Timber Trees : Lesser-Known Timbers. Dalam PROSEA 5 (1998). M.S.M Sosef, L.T Hong dan Prawirohatmodjo (editor). Bogor – Indonesia. Hlm : 514-516
Greig-Smith P. 1983. Quantitative Plant Ecology. Iowa: University Press.
Handayani F. 2010. Kajian permudaan tumbuhan langka kulim (Scorodocarpus borneensis Becc.) dan komposisi vegetasi pohon sekitarnya di Taman Nasional tesso Nilo, Riau. [Skripsi]. Fakultas Kehutanan IPB.
Heriyanto NM, R. Garsetiasih. 2001. Potensi Pohon Kulim (Scorodocarpus borneensis Becc.) di Kelompok Hutan Gelawan Kampar, Riau. Buletin Plasma Nutfah 10 (1).
Heyne K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia Jilid II. (Terjemahan). Yayasan Wanajaya. Jakarta. Hlm : 640-641.
Indrawan A. 2000. Perkembangan suksesi tegakan hutan alam setelah penebangan dalam sistem tebang pilih tanam indonesia. [Disertasi]. Program Pascasarjana IPB.
3
Ismail. 2000. Kajian potensi dan ancaman kepunahan kulim (Scorodocarpus borneensis Becc.) pada hutan alam di Provinsi Riau. [Skripsi]. Fakultas Kehutanan IPB.
[IUCN] International union for the conservation of nature and natural resources. 2011. Guidelines for using the IUCN red list categories and criteria. Version 9.0. Prepared by the standards and petitions subcommittee. http://www.iucnredlist.org/documents/RedListGuidelines.pdf. Diakses pada 8 Januari 2012.
Jones Meriel G, Jill H, Angela T, Jonothan M, AB Tomsett, Hamish AC. 2004. Biosynthesis of the flavour precursors of onion and garlic. Jour of Exp Bot. 55. Pp : 1903-1918.
Keng H. 1969. Orders and Family Of Malayan Seed Plants. University of Malayan Press. Kuala Lumpur.
Kurniawan A, KE Undaharta Ni, I Made R Pendit. 2008. Asosiasi jenis-jenis pohon dominan di hutan dataran rendah Cagar Alam Tangkoko, Bitung,
Sulawesi Utara. Jour Biodiversitas 8 (3). Hlm : 199-203.
Krebs CJ. 1989. Ecological Methodology. Harper and Row Publishers. New York USA.
Krivan V, E. Sirot. 2002. Habitat selection by to competing species in a two-
habitat environment. Jour The American Naturalist 160 (2). Hlm : 214-234.
Lawrence GHM. 1951. Taxonomy of vascular plants. The MacMillan Company. New York.
Litbang Kehutanan. 1993. 4000 Jenis pohon di Indonesia dan index 4000 jenis kayu indonesia. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Departemen Kehutanan.
Ludwig JA, JF Reynolds. 1988. Statiscal Ecology : A primer on Methods and Computing. John Wiley & Sons. New York.
Martawijaya A, Kartasujana I. 1977. Ciri umum, sifat dan kegunaan jenis-jenis kayu Indonesia. Departemen Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.
Martawijaya A, I Kartasujana, YI Mandang, SA Prawira, K Kadir. 1989. Atlas Kayu Indonesia jilid II. Departemen Kehutanan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Bogor.
McNaughton SJ, WL Wolf. 1992. Ekologi Umum. Edisi Kedua. Penerjemah: Sunaryono P dan Srigandono. Penyunting: Soedarsono. Yogyakarta: Gadjah Mada Univ. Press.
Medi L. 1998. Pemanfaatan dan pelestarian hasil hutan non kayu oleh Suku Sakai di Desa Sebangar, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. [Skripsi]. Fakultas Kehutanan IPB.
Mogea JPM, D Gandawidjaja, H Wiriadinata, RE Nasution, Irawati. 2001. Tumbuhan Langka Indonesia. Buku Seri Panduan Lapangan. Pusat
4
Penelitian dan Pengembangan Biologi – LIPI. Balai Penelitian Botani, Herbarium Bogoriense. Bogor, Indonesia.
Mueller-Dombois D, H Ellenberg. 1974. Aims and methods of vegetation ecology. Toronto: John Wiley & Sons Inc.
Odum PE. 1996. Dasar-Dasar Ekologi. Terjemahan Ir.Tjahyono Samingan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Ong HC, Ruzalila BN, Milow P. 2011. Traditional konwledge of medicinal plants among the malay villagers in Kampung Tanjung Sabtu, Terengganu, Malaysia. Indian Jour of Traditional Knowledge 10 (3) pp : 460-465.
Dishut Kampar. 2012. Peraturan Daerah Kabupaten Kampar No. 12 tahun 1999. Kabupaten Kampar Riau.
Primack RB. 1998. Biologi konservasi. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.
Rachmawati I. 1998. Studi lingkungan fisik kulim (Scorodocarpus borneensis Becc.) di areal HPH PT. Rokan Permai Timber Provinsi Riau. [Skripsi]. Fakultas Kehutanan IPB.
Sastrapradja SD. 1992. Ekonomi keanekaragaman hayati. Yayasan Obor. Indonesia.
Siagian MH, M Rahayu, U Hapid. 2000. Telaah pemanfaatan tumbuhan ‘bawang
hutan’ (Scorodocarpus borneensis) di daerah Kenohan-Kalimantan Timur. Prosiding Seminar Nasional Etnobotani III. Denpasar-Bali. Hlm : 270-273. Sleumer H. 1982. Olacaceae. Dalam : Flora Malesiana. Series I (10).
Rijksherbarium-Leiden University. The Netherlands. Hlm : 1-10.
Soegianto A. 1994. Ekologi Kuantitatif, Metode Analisis Populasi Dan
Komunitas. UsahaNasional. Surabaya
Soerianegara I, Andri I. 2008. Ekologi Hutan Indonesia. Bogor : Fakultas kehutanan IPB Bogor.
Sosef MSM, Hong LT, S Prawirohatmodjo. 1998. Plant Resources of South-East Asia 5(3) Timber trees: Lesser-known timbers. PROSEA. Bogor.
Sudrajat, Hartati, Sudiastuti, Lariman, Dwi S. 1995. Studi fitokimia farmakologik tumbuhan hutan hujan tropis humida dataran rendah Kalimantan Timur. Laporan Penelitian Lembaga Penelitian Universitas Mulawarman. Samarinda.
Sudrajat. 2012. Toksisitas ekstrak batang kayu bawang (Scorodocarpus borneensis Becc.) fraksi etanol-air terhadap rayap Coptotermes sp (Isoptera: Rhinotermitidae). Mulawarman Scientifie 11(1). Hlm : 29-40.
Suparmoko M. 1997. Ekonomi sumberdaya alam dan lingkungan. BPFE Yogyakarta. Yogyakarta.
Sutisna U, T Kalima, Purnadjaja. 1998. N Wulijarni-Soejipto dan Soekotjo (editor). Pedoman pengenalan pohon hutan di indonesia. Yayasan PROSEA, Bogor dan Pusat Diklat Pegawai dan Sumberdaya Manusia Kehutanan. Bogor.
5
Tjokronegoro RK, Sayuti M, Anni A, Husein HB. 1995. Pemanfaatan kulit polong jengkol (Pythellobium jiringa Prain) sebagai bahan larvasida nyamuk disertai karakterisasi dari senyawa aktifnya. Prosiding Nasional Hasil Penelitian Perguruan Tinggi, Tanggal 2 s/d 6 Januari 1994. Buku VIII Bidang MIPA dan Kimia Farmasi. Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Dirjen Dikti. Hlm : 334-349.
Undang –Undang No. 5 Tahun 1990. 2012. http://bk.menlh.go.id. Diakses pada 8 Januari 2012.
Waluyo EB. 1991. Perkembangan pemanfaatan tumbuhan obat di luar pulau Jawa. Prosiding Pemanfaatan Tumbuhan Obat dari Hutan Tropika Indonesia. IPB, Bogor.
Whittaker RH. 1974. Climax concept and recognition. Dalam Vegetation dynamics ; handbook of vegetation science 8. R. Knapp (editor). Hlm : 139-154.
Zuhud EAM. 2007. Sikap masyarakat dan konservasi : Suatu analisis kedawung (Parkia timoriana (DC) Merr.), sebagai stimulus tumbuhan obat bagi masyarakat, kasus di Taman Nasional Meru Betiri. [Disertasi]. Fakultas Pascasarjana IPB. Bogor.
Zuhud EAM, Sofyan K, Prasetyo LB, dan Kartodiharjo H. 2007. Sikap Masyarakat dan Konservasi : Suatu analisis kedawung (Parkia timoriana (DC) Merr.), sebagai stimulus tumbuhan obat bagi masyarakat, kasus di Taman Nasional Meru Betiri. Media konservasi 12 (2). Hlm : 22-32.
Zuhud EAM. 2008. Mengembangkan multisistem silvikultur dengan pendekatan holistik tri-stimulus AMAR (Alamiah,Manfaat,Religius) Pro Konservasi : suatu alat pengelolaan hutan lestari, yang digali dari sosio-bioekologi masyarakat tradisional indonesia untuk pengembangan multisitem silvikultur. Prosiding lokakarya nasional penerapan multisistem silvikultur pada pengusahaan hutan produksi. Hlm : 259-270.
49
51
Lampiran 1. INP Tingkat Semai
No Nama ilmiah Nama lokal Famili INP
1 Aglaia sp Parak Meliaceae 0.8596
2 Alsiodaphne sp. Medang Lauraceae 1.4327 3 Anisopteramarginata Korth Mersawa Dipterocarpaceae 1.4343 4 Artocarpus Integra Cempedak hutan Moraceae 3.3539 5 Artocarpusrigidus Tempunik Moraceae 1.1478 6 Baccaureadeflexa Roxb Tampui Euphorbiaceae 5.1643 7 Calophylluminophyloides King Bintangur Guttiferae 17.518 8 Calophyllumpulcherrimum Wall Bintangur Guttiferae 1.9113 9 Calophyllumscelorophyllum
Vesque Bintangur Guttiferae 3.8293
10 Canariumlittorale Kenari Burseraceae 1.4327 11 Canariumtomentosum B1 Kenari Burseraceae 1.7192 12 Dacryodescostata H.J.L Kedondong hutan Burseraceae 1.4327 13 Dacryodes incurvata Lam Kedondong hutan Burseraceae 1.1462 14 Dacryodes rostrata H.J.L Kedondong hutan Burseraceae 0.8596 15 Dacryodes sp. Kedondong hutan Burseraceae 0.8596 16 Dialium platysepalum Baker Keranji Fabaceae 1.7192 17 Diospyros sp. Arang-arang Ebenaceae 2.2923 18 Elaeocarpus sp. Bengkinang Elaeocarpaceae 1.1462 19 Garcinia sp. Kandis Hypericaceae 0.2865 20 Gironniera nervosa Planch Siluk Ulmaceae 5.5436 21 Hopea ferruginea Parijs Merawan Dipterocarpaceae 2.872 22 Horsfieldia irya Warb Darah-darah Myristicaceae 0.8596 23 Koompassia malaccensis Maing Kempas Fabaceae 0.2865 24 Madhuca sumatrana Nyatuh Sapotaceae 1.4327 25 Melanorhoea wallichii Hook.F Rengas Anacardiaceae 3.2529 26 Mitrephora sp. Antui Annonaceae 1.4327 27 Myristica iners BI Mendarahan Myristicaceae 10.618 28 Myristica sp. Mendarahan Myristicaceae 1.1478 29 Nephelium lapaceum L Rambutan hutan Sapindaceae 4.9721 30 Nephelium mutabile BI Pulasan Sapindaceae 6.2226 31 Palaquium sp. Balam Sapotaceae 0.2865 32 Payena acuminata Pierre Var Nyatuh Sapotaceae 3.6405 33 Pimeleodendron papaveroides J.J.S Panai-panai Euphorbiaceae 1.913 34 Polyalthia hypoleuca Hook.F Tepis Annonaceae 3.445 35 Polyalthia sp. Pisang-pisang Annonaceae 3.826 36 Quercus sp. Mempening Fagaceae 2.7726 37 Quercussundaica BI Mempening Fagaceae 0.5731 38 Santirialaevigata BI Lalan Burseraceae 20.182 39 Santiriarubiginosa BI Teratai Burseraceae 4.2981 40 Scaphiummacropodum J.B Merpayang Sterculiaceae 8.0494 41 Scorodocarpusborneensis Becc Kulim Olacaceae 15.685 42 Shoreamacroptera Dyer Meranti Tupai Dipterocarpaceae 2.3933 43 Shoreaparvifolia Dyer Meranti bunga Dipterocarpaceae 2.4844 44 Shoreasingkawang Miq Meranti kawang Dipterocarpaceae 3.349 45 Shorea sp. Meranti Dipterocarpaceae 1.4327
Lampiran 1. INP Tingkat Semai (lanjutan)
No Nama ilmiah Nama lokal Famili INP
46 Syzygiumnapiforme BL Kelat Myrtaceae 16.157 47 Syzygiumpalembanicum Miq Kelat Myrtaceae 15.882 48 Syzygiumpiliformis Kelat Myrtaceae 2.0058 49 Syzygium sp. Kelat Myrtaceae 1.4327 50 Tristaniopsis sp. Pelawan Myrtaceae 2.0058
53
Lampiran 2. INP Tingkat Pancang
No Nama ilmiah Nama lokal Famili INP
1 Actinodaphneglomerata Nees Medang Lauraceae 0.7218 2 Actinodaphne sp. Medang Lauraceae 2.1655
3 Adenanthera sp. Saga Fabaceae 1.203
4 Adinaminutiflora Val Berumbung Rubiaceae 0.9965
5 Aglaia sp. Parak Meliaceae 6.3815
6 Aglaiatomentosa T.et B Parak Meliaceae 2.5767 7 Alsiodaphne sp. Medang Lauraceae 1.6609 8 Archidendronbulbalinum Jering Fabaceae 2.1762 9 Artocarpuselasticus Reinw Terap Moraceae 3.7797 10 Artocarpusintegra Cempedak hutan Moraceae 1.9931 11 Baccaureadeflexa Roxb Tampui Euphorbiaceae 4.0436 12 Baccaurea sp. Tampui Euphorbiaceae 1.4436 13 Baccaureasumatrana J.J.S Tampui Euphorbiaceae 2.5425 14 Barringtoniarecemosa B1 Putat Lecythaceae 5.0743 15 Calophylluminophylloidea King Bintangur Guttiferae 2.5425 16 Calophyllumpulcherrimum Wall Bintangur Guttiferae 1.3287 17 Calophyllumscelorophyllum
Vesque Bintangur Guttiferae 1.203
18 Calophyllumsoulattri Burm.F Bintangur Guttiferae 1.9249 19 Canariumlittorale Kenari Burseraceae 5.4981 20 Canariumtomentosum B1 Kenari Burseraceae 3.0471 21 Castanopsis sp. Barangan Fagaceae 1.3287 22 Cinnamomuniners Reinw Kayu manis Lauraceae 2.864 23 Cinnamomunjavanicum B1 Kayu manis Lauraceae 0.9624 24 Cinnamomunparthenoxylon
Meissn Medang loso Lauraceae 3.8264
25 Coelostegiagriftihii Benth Punggai Bombacaceae 1.6609 26 Dacryodesincurvata Kedondong hutan Burseraceae 1.4436 27 Dialiumplatysepalum Baker Keranji Fabaceae 3.3218 28 Diospyrosellipticifolia Bakh Arang-arang Ebenaceae 0.7218 29 Diospyroslanceifolia Roxb Arang-arang Ebenaceae 0.6644 30 Diospyros sp. Arang-arang Ebenaceae 4.8804 31 Dipterocarpuscrinitus Dyer Keruing Dipterocarpaceae 0.7218 32 Dryobalanops sp. Kapur Dipterocarpaceae 1.6268 33 Duriocarinatus Mast Durian hutan Bombacaceae 1.6609 34 Dyeracostulata Hook.F Jelutung Apocinaceae 3.6648 35 Eleaocarpusgriffithii Bangkinang Elaeocarpaceae 0.4812 36 Flacourtia sp. Rukam hutan Flacourtiaceae 0.9624 37 Garcinia sp. Kandis Guttiferae 0.7218 38 Gironnieranervosa Planch Siluk Ulmaceae 3.9413 39 Horsfieldiairya Warb Darah-darah Myristicaceae 3.6199 40 Horsfieldia sp. Darah-darah Myristicaceae 0.9624 41 Koompassiamalaccensis Maing Kempas Fabaceae 0.9624 42 Lithocarpuswrayi King Pasang Fagaceae 0.9624
43 Litsea sp. Medang Lauraceae 2.6467
44 Macarangahypoleuca Muell.Arg Mahang Euphorbiaceae 0.7218 45 Madhucasumatrana Nyatuh Sapotaceae 0.9624
Lampiran 2. INP Tingkat Pancang (lanjutan)
No Nama ilmiah Nama lokal Famili INP
46 Mangiferafoetida Leur Embacang Anacardiaceae 1.6609 47 Melanorhoea sp. Rengas Anacardiaceae 0.9624 48 Melanorhoeawallichii Hook.F Rengas Anacardiaceae 1.9249 49 Myristicainers Mendarahan Myristicaceae 4.3758 50 Myristicamaxima Warb Mendarahan Myristicaceae 2.1655 51 Myristica sp. Mendarahan Myristicaceae 1.203 52 Naucleaorientalis L Kopi-kopi Rubiaceae 0.7218 53 Nepheliumlapaceum L Rambutan hutan Sapindaceae 4.2376 54 Nepheliummutabile BI Pulasan Sapindaceae 2.5767 55 Palaquium sp. Balam Sapotaceae 1.203 56 Parashoreaaptera V.SI Meranti batu Dipterocarpaceae 1.5352 57 Payenaacuminata Pierre Var Nyatuh Sapotaceae 3.013 58 Pentacetriptera Mast Kayu pinang Tiliaceae 1.4436 59 Pimeleodendrongriffitianum
Hook. F Panai-panai Euphorbiaceae 1.6609
60 Pimeleodendronpapaveroides
J.J.S Panai-panai Euphorbiaceae 3.654
61 Pimeleodendron sp. Panai-panai Euphorbiaceae 2.2337 62 Polyalthiahipoleuca Hook.F Tepis Annonaceae 0.7218 63 Polyalthia sp. Pisang-pisang Annonaceae 3.8497 64 Quercus sp. Mempening Fagaceae 3.1279 65 Santirialaevigata BI Lalan Burseraceae 4.1927 66 Santiriatomentosa BI Teratai Burseraceae 1.203 67 Scaphiummacropodum J.B Merpayang Sterculiaceae 1.9249 68 Scorodocarpusborneensis Becc Kulim Olacaceae 5.1192 69 Shoreabracteolata Dyer Meranti sabut Dipterocarpaceae 1.3287 70 Shorealaevis Ridl Bangkirai Dipterocarpaceae 0.7218 71 Shorealeprosula Miq Meranti pirang Dipterocarpaceae 1.5352 72 Shoreamacroptera Dyer Meranti tupai Dipterocarpaceae 1.3287 73 Shoreaparvifolia Dyer Meranti bunga Dipterocarpaceae 4.067 74 Shoreasingkawang Miq Meranti kawang Dipterocarpaceae 3.3901 75 Sterculiapierrei Gagnep Kelumpang Sterculiaceae 2.9896 76 Sterculia sp. Kelumpang Sterculiaceae 1.4436 77 Swintoniashwenkii King Kereta Anacardiaceae 1.203 78 Swintonia sp. Kereta Anacardiaceae 1.3287 79 Syzygiumfiliformis Kelat Myrtaceae 1.4436 80 Syzygiumnapiforme BL Kelat Myrtaceae 9.9314 81 Syzygiumpalembanicum Miq Kelat Myrtaceae 12.968 82 Tristaniopsis sp. Pelawan Myrtaceae 0.7218 83 Xanthophyllumexcelsum Miq Menjalin Polygalaceae 1.3287 84 Xanthophyllum sp. Menjalin Podocarpaceae 0.9624
55
Lampiran 3. INP Tingkat Tiang
No Nama ilmiah Nama lokal Famili INP
1 Aglaiamalaccensis Parak Meliaceae 1.4774 2 Alseodaphne sp. Medang Lauraceae 11.711 3 Artocarpuselasticus Reinw Terap Moraceae 3.2922 4 Artocarpusintegrus Merr Cempedak hutan Moraceae 3.7223 5 Artocarpusrigidus BI Tempunik Moraceae 2.6433 6 Baccaureadeflexa Roxb Tampui Euphorbiaceae 7.653 7 Beilschmiediadictyoneura Kosterm Medang Lauraceae 1.0382 8 Boueaburmanica Grift Raman Anacardiaceae 2.6433 9 Calophylluminophylloides King Bintangur Guttiferae 3.0767 10 Calophyllumsoulatrii Burm.F Bintangur Guttiferae 2.881 11 Cinnamomuniners Reinw Kayu manis Lauraceae 6.5294 12 Crypteroniagriffithii Clarke Medang Crypteroniaceae 1.9414 13 Dacryodesincurvata Lam Kedondong hutan Burseraceae 3.0383 14 Dacryodesrostrata H.J.L Kedondong hutan Burseraceae 6.7455 15 Dialiumplatyselum Baker Keranji Caesalpinaceae 3.1719 16 Diospyrossumatrana Miq Arang-arang Ebenaceae 3.091 17 Dipterocarpuscrinitus Dyer Keruing Dipterocarpaceae 2.8573 18 DyeraCostulata Hook.F Jelutung Apocynaceae 3.1837 19 Dysoxylumrugulosum Ridley Langsat hutan Meliaceae 3.0573 20 Endospermummalaccensis Sendok-sendok Euphorbiaceae 3.7773 21 Endospermum sp. Sendok-sendok Euphorbiaceae 1.7855
22 Ficus sp. Ara Moraceae 1.2943
23 Flacourtiarukam Z.et M Rukam hutan Flacourtiaceae 2.0262 24 Gironnieranervosa Planch Siluk Ulmaceae 18.162 25 Irvingiamalayana Oliv Kayu batu Simaroubaceae 1.2958 26 Ixonanthesreticulata Pagar-pagar Ixonanthaceae 4.6729 27 Koompassiamalaccensis Maing Kempas Caesalpinaceae 2.7717 28 Lithocarpuscycloporus Endl Pasang Fagaceae 3.9959
29 Litsea sp. Medang Lauraceae 1.1429
30 Macarangahypoleuca Muell. Arg Mahang Euphorbiaceae 1.1429 31 Madhucasumatrana Nyatuh Sapotaceae 3.3488 32 Myristicacinnamomea King Mendarahan Myristicaceae 4.9594 33 Myristicamaxima Warb Mendarahan Myristicaceae 3.3488 34 Nepheliumlapaceum L Rambutan hutan Sapindaceae 3.4438 35 Ochanostachysamentacea Mast Petatal Olacaceae 3.1019 36 Palaquiumburckii H.J.L Balam ketawah Sapotaceae 18.815 37 Palaquiumobovatum Engl Balam Sapotaceae 2.0262 38 Palyalthiahypoleuca Hook.F Tepis Annonaceae 2.6466 39 Parashoreaaptera V.SI Meranti batu Dipterocarpaceae 12.078 40 Pimeleodendrongriffitianum
Hook.F Panai-panai Euphorbiaceae 3.1019
41 Pometiapinnata Forst Kasai Sapindaceae 3.3771 42 Pternandraazurea Hassk Merubi Melastomataceae 2.4264 43 Sandoricumbeccarianum Bailon Kecapi Meliaceae 8.548 44 Santirialaevigata BI Lalan Burseraceae 16.989 45 Santiriatomentosa BI Teratai Burseraceae 4.3356
Lampiran 3. INP Tingkat Tiang (lanjutan)
No Nama ilmiah Nama lokal Famili INP
46 Scaphiummacropodum J.B Merpayang Sterculiaceae 17.539 47 Scorodocarpusborneensis Becc Kulim Olacaceae 7.115 48 Shorealaevis Ridl Bengkirai Dipterocarpaceae 4.3806 49 Sloetiaelongata Kds Tempinis Moraceae 3.7006
50 sp1 Embacang Anacardiaceae 1.3508
51 Sterculiapierrei Gagnep Kelumpang Sterculiaceae 2.5669 52 Strombosiajavanica Kayu kacang Olacaceae 2.3806 53 Styraxbenzoin Dryand Kemenyan Styracaceae 3.856 54 Swintoniashwenkii King Kereta Anacardiaceae 19.402 55 Syzygiumnapiforme BL Kelat Myrtaceae 17.374 56 Syzygiumpalembanicum Miq Kelat Myrtaceae 6.0366 57 Triommamalaccensis Hk.F Kedondong hutan Burseraceae 2.0382 58 Vaticastapfiana V.SI Resak Dipterocarpaceae 3.892
57
Lampiran 4. INP Tingkat Pohon
No Nama ilmiah Nama lokal Famili INP
1 Adinaminutiflora Val Berumbung Rubiaceae 1.7514 2 Aglaia sp. Parak-parak Meliaceae 1.03 3 Alseodaphne sp. Medang Lauraceae 4.7003 4 Artocarpuselasticus Reinw Terap Moraceae 4.4298 5 Artocarpusintegra Cempedak hutan Moraceae 1.3018 6 Artocarpusrigidus B1 Tempunik Moraceae 3.153 7 Baccaureadeflexa Roxb Tampui Euphorbiaceae 4.4437 8 Boueaburmanica Griff Raman Anacaerdiaceae 3.2494 9 Calophyllumpulcherrimum
Wall Bintangur Guttiferae 4.8241
10 Calophylluminophylloides King Bintangur Guttiferae 7.6661 11 Canariumlittorale Kenari Burseraceae 1.0975 12 Canariumtomentosum B1 Kenari Burseraceae 2.0765
13 Carallia sp. Rhizophoraceae 0.4917
14 Cinnamomuniners Reinw Kayu manis Lauraceae 0.8468 15 Coelostegiagriftihii Benth Punggai Bombacaceae 3.8983 16 Crypteroniagriffithii Clark Medang Crypteroniaceae 0.9835 17 Dacryodesincurvata Lam Kedondong hutan Burseraceae 4.3963 18 Dacryodesrostrata H.J.L Kedondong hutan Burseraceae 1.4487 19 Dacryodes sp. Kedondong hutan Burseraceae 1.6031 20 Dialiumplatysepalum Baker Karanji Fabaceae 10.711 21 Dilleniareticulata King Simpur Dilleniaceae 1.0975 22 Dipterocarpuscrinitus Dyer Keruing Dipterocarpaceae 0.9627 23 Dipterocarpusgrandiflorus
Blanco Keruing Dipterocarpaceae 2.8846
24 Dryobalanopsoblongifolia Dyer Kapur Dipterocarpaceae 2.0675 25 Duriocarinatus Mast Durian Hutan Bombacaceae 1.2875 26 Duriooxleyanus Becc Durian daun Bombacaceae 2.4516 27 Dyeracostulata Hook.F Jelutung Apocinaceae 2.8617 28 Dypterocarpus sp. Keruing Dipterocarpaceae 1.3954 29 Elaeocarpusgriffithii Bengkinang Elaeocarpaceae 1.4835 30 Elaeocarpus sp. Bengkinang Elaeocarpaceae 0.9627 31 Endospermumdiadenum M.Arg Sendok-sendok Euphorbiaceae 0.7725 32 Fagraeafragrans Roxb Tembesu Loganiaceae 0.7132 33 Flacourtearukam Z.et M Rukam hutan Flacourtiaceae 0.2857 34 Flacourtia sp. Rukam hutan Flacourtiaceae 1.2946 35 Gironnieranervosa Planch Siluk Ulmaceae 8.9299 36 Gironnierasubaiqualis Planch Siluk Ulmaceae 1.8831 37 Hydnocarpuswoodii Rukam hutan Flacourtiaceae 1.5637 38 Irvingiamalayana Oliv Kayu batu Simaroubaceae 3.1023 39 Koompassiamalaccensis Maing Kempas Fabaceae 4.3267 40 Lithocarpuswrayi King Pasang Fagaceae 1.9631 41 Litseaodorifera Medang Lauraceae 0.9835 42 Madhucasumatrana Nyatuh Sapotaceae 4.1026 43 Melanorhoeawallichii Hook.F Rengas Anacardiaceae 5.228 44 Mesualepidota Anders Kayu lilin Guttiferae 0.3206 45 Myristicacinnamomea King Mendarahan Myristicaceae 0.722 46 Myristicainers BI Mendarahan Myristicaceae 2.1213
Lampiran 4. INP Tingkat Pohon (lanjutan)
No Nama ilmiah Nama lokal Famili INP
47 Nepheliumlapaceum L Rambutan hutan Sapindaceae 0.9627 48 Nepheliummutabile Pulasan Sapindaceae 0.8874 49 Ochanostachysamentacea Mast. Petatal Olacaceae 5.7854 50 Palaquiumburckii H.J.L Balam Ketawah Sapotaceae 3.4366 51 Palaquiumhexandrum Balam putih Sapotaceae 2.1571 52 Palaquium sp. Balam Sapotaceae 0.9627 53 Palyalthiahypoleuca Hook.F Tepis Annonaceae 1.2825 54 Parashoreaaptera V.SI Meranti batu Dipterocarpaceae 3.0466 55 Parkiaspeciosa Hassk Petai hutan Fabaceae 2.219 56 Pellacalyxaxillaris Korth Parutan Rhizophoraceae 1.4412 57 Phoebegrandis Merr Medang Lauraceae 1.5299 58 Pimeleodendronpapaveroides
J.J.S Panai-panai Euphorbiaceae 1.3197
59 Polyalthiaglauca Banitan Annonaceae 0.5089 60 Polyalthiarumphii BL Pisang-pisang Annonaceae 0.4631 61 Polyalthia sp. Pisang-pisang Annonaceae 0.7918 62 Pometiapinnata Forst Kasai Sapindaceae 5.1928 63 Pternandraazurea Hassk Merubi Melastomataceae 1.2066 64 Pygeum sp. Medang kepinding Rosaceae 0.2544 65 Quercus sp. fagaceae Burseraceae 2.1715 66 Santiriagriffithii Lalan Burseraceae 1.0692 67 Santirialaevigata BI Lalan Burseraceae 5.4969 68 Santiriarubiginosa BI Teratai Oxalidaceae 2.1318 69 Sarcothecagriffithii Hall.F Belimbing hutan Sterculiaceae 5.7093 70 Scaphiummacropodum J.B Merpayang Olacaceae 7.4544 71 Scorodocarpusborneensis Becc Kulim Dipterocarpaceae 42.11 72 Shoreabracteolata Dyer Meranti sabut Dipterocarpaceae 2.1504 73 Shorealaevis Ridl bengkirai Dipterocarpaceae 2.4389 74 Shorealeprosula Miq meranti pirang Dipterocarpaceae 10.487 75 Shoreamacroptera Dyer Meranti tupai Dipterocarpaceae 3.3915 76 Shoreaparvifolia Dyer Meranti bunga Dipterocarpaceae 8.6106 77 Shoreasingkawang Miq Meranti kawang Dipterocarpaceae 6.045 78 Shorea sp. Meranti Dipterocarpaceae 1.9007 79 Sindhoraleiocarpa De Wit Sindur Fabaceae 3.7533 80 Sloetiaelongata Kds Tempinis Moraceae 2.7852 81 Sterculiamacrophylla Vent Kelumpang Sterculiaceae 0.9347 82 Sterculiapierrei Gagnep Kelumpang Sterculiaceae 1.4795 83 Swintoniapenangiana King Kereta Anacardiaceae 0.5795 84 Swintoniashwenkii King Kereta Anacardiaceae 12.418 85 Syzygiumcholorantha Dutch Kelat Myrtaceae 2.3116 86 Syzygiumfiliformis Duthie Kelat Myrtaceae 3.0274 87 Syzygiumkiahii Hend Kelat Myrtaceae 1.8991 88 Syzygiumnapiforme BL Kelat Myrtaceae 1.1589 89 Syzygiumpalembanicum Miq Kelat Myrtaceae 7.1777 90 Syzygium sp. Kelat Myrtaceae 4.9067 91 Tristaniopsisobovata R.Br Pelawan Myrtaceae 1.3416 92 Vaticastapfiana V.SI Resak Dipterocarpaceae 0.9945 93 Xylopiastenopetala Oliv Pisang-pisang Annonaceae 0.7459
59
Lampiran 5. Asosiasi kulim dengan jenis tumbuhan lain
No Jenis Tipe asosiasi Tingkat asosiasi Nilai Chi- square Keterangan 1 Aglaia sp. + 0.0769 5.668 SR 2 Alseodaphne sp. - 0.6667 15.557 T 3 Artocarpus elasticus Reinw + 0.2308 19.005 R
4 Artocarpus integra - 0 14.933 SR
5 Artocarpus rigidus B1 - 0.0714 2.198 SR 6 Baccaurea deflexa Roxb + 0.2308 19.005 R 7 Bouea burmanica Griff - 0.0714 2.198 SR 8 Calophyllum inophylloidea King + 0.2143 2.198 SR 9 Calophyllum pulcherrimum Wall - 0.0769 5.668 SR 10 Canarium littorale + 0.0769 5.668 SR 11 Canarium tomentosum B1 + 0.0769 1.885 SR
12 Carallia sp. - 0 19.548 SR
13 Cinnamomun iners Reinw - 0 19.548 SR 14 Coelostegia griffithii Benth + 0.1429 0.043 SR 15 Crypteronia griffithii Clark - 0 19.406 SR 16 Dacryodes incurvata Lam - 0 65.546 SR 17 Dacryodes rostrata H.J.L + 0.0769 5.668 SR
18 Dacryodes sp. + 0.0769 5.668 SR
19 Dialium platysepalum Baker - 0.2 0.918 SR 20 Dillenia reticulata King - 0 19.548 SR 21 Dipterocarpus grandiflorus Blanco + 0.0769 5.668 SR 22 Durio carinatus Mast + 0.0769 5.668 SR 23 Dyera costulata Hook.F + 0.2308 19.005 R 24 Dypterocarpus sp. + 0.0769 5.668 SR 25 elaeocarpus griffithii + 0.0769 5.668 SR 26 Elaeocarpus sp. + 0.0769 5.668 SR 27 Fagraea fragrans Roxb - 0 19.548 SR 28 Flacourtea rukam Z.et M - 0 19.548 SR 29 Flacourtia sp. + 0.0769 5.668 SR 30 Gironniera nervosa Planch + 0.2667 0.105 R 31 Gironniera subaequalis Planch + 0.0769 5.668 SR 32 Hydnocarpus woodii - 0 19.408 SR 33 Irvingia malayana Oliv + 0.1538 11.966 SR 34 Koompassia malaccensis Maing + 0.2308 19.005 R 35 Lithocarpus wrayi King - 0 19.548 SR
36 Litsea odorifera - 0 19.548 SR
37 Madhuca sumatrana - 0.0769 8.411 SR 38 Melanorhea wallichii Hook.F + 0.1429 0.043 SR 39 Mesua lepidota Anders - 0 19.548 SR 40 Myristica cinnamomea King - 0 19.548 SR
Lampiran 5. Asosiasi kulim dengan jenis tumbuhan lain (lanjutan) No Jenis Tipe asosiasi Tingkat asosiasi Nilai Chi- square Keterangan 41 Myristica iners BI - 0.0714 2.198 SR 42 Nephelium lapaceum L + 0.0769 5.668 SR 43 Nephelium mutabile - 0 19.548 SR
44 Ochanostachys amentacea Mast - 0 19.548 SR 45 Ochanostachys sp. + 0.0769 5.668 SR 46 Palaquium burokii H.J.L + 0.0769 5.668 SR
47 Palaquium hexandrum - 0 19.548 SR
48 Palyalthia hypoleuca Hook.F + 0.0769 5.668 SR 49 Parashorea aptera V.SI + 0.1538 11.966 SR 50 Parkia speciosa Hassk + 0.0769 5.668 SR 51 Pellacalyx axillaris Korth - 0 41.27 SR
52 Phoebe grandis Merr - 0 41.27 SR
53 Polyalthia glauca - 0 19.548 SR
54 Polyalthia rumphii BL - 0 19.548 SR
55 Polyalthia sp. - 0 19.548 SR
56 Pometia pinnata Forst + 0.1429 0.043 SR 57 Pternandra azurea Hassk - 0.1429 2.198 SR
58 Pygeum sp. - 0 19.548 SR
59 Quercus sp. + 0.0769 5.668 SR
60 Santiria griffithii - 0 19.548 SR
61 Santiria laevigata BI - 0.0667 15.557 SR 62 Santiria rubiginosa BI - 0 19.548 SR 63 Sarcotheca griffithii Hall.F + 0.0769 5.668 SR 64 Scaphium macropodum J.B + 0.1429 0.043 SR 65 Shorea bracteolata Dyer + 0.0769 5.668 SR 66 Shorea laevis Ridl - 0.0714 2.198 SR 67 Shorea leprosula Miq - 0.0625 35.165 SR 68 Shorea macroptera Dyer + 0.0769 5.668 SR 69 Shorea parvifolia Dyer - 0 19.548 SR 70 Shorea singkawang Miq + 0.2667 0.105 R
71 Shorea sp. + 0.1538 11.966 SR
72 Sindhora leiocarpa De Wit - 0 19.548 SR 73 Sloetia elongata Kds + 0.0769 5.668 SR 74 Sterculia pierrei Gagnep + 0.0769 5.668 SR 75 Swintonia penangiana King + 0.2667 0.105 R 76 Syzygium chlorantha Duthie - 0 41.27 SR 77 Syzygium filiformis Duthie - 0 41.27 SR
78 Syzygium kiahii Hend - 0 41.27 SR
79 Syzygium napiforme BL - 0 19.548 SR 80 Syzygium palembanicum Miq - 0.0588 59.341 SR
81 Syzygium sp. + 0.1538 11.966 SR
82 Tristaniopsis obovata R.Br - 0 19.548 SR 83 Vatica stapfiana V.SI + 0.0769 5.668 SR 84 Xylopia stenopetala Oliv - 0 19.548 SR
61
Lampiran 7. Daftar Pertanyaan Panduan Wawancara Nama responden :
Usia :
Pendidikan terakhir : Pekerjaan :
1. Apakah anda memanfaatkan kulim? Untuk apa saja? 2. Bagian apa saja yang anda manfaatkan?
3. Bagaimana cara menggunakannya/meramunya?
4. Berapa banyak kira-kira yang anda manfaatkan dalam waktu setahun? 5. Dari mana anda memperolehnya?
6. Bagaimana cara anda mendapatkannya?
7. Apakah kulim tumbuh alami atau sudah dibudidayakan di daerah ini?
8. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, apakah anda juga menggunakan kulim untuk dijual?
9. Jika ya, dalam bentuk apa?
10. Berapa besar nilai ekonomi kayu kulim?
11. Apakah kini mudah untuk mendapatkan kayu kulim?
12. Jika sulit memperoleh kayu kulim, sudah berapa lama ini berlangsung? 13. Apakah kulim termasuk salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat disini? 14. Apakah ada kendala dalam melakukan pelestarian kulim?
15. Faktor apa saja yang menjadi masalah dalam upaya konservasi kulim?
16. Apakah ada bantuan dari pemerintah untuk melakukan konservasi kulim? Jika ada, dalam bentuk apa?
17. Apakah pernah ada penyuluhan dari pemerintah setempat tentang kulim? 18. Apa harapan anda terhadap kelestarian kulim di daerah ini?
63
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Pekanbaru tanggal 26 Januari 1987. Penulis