LIMMARTEN SIMATUPANG
SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR 2013
22
DAFTAR PUSTAKA
Breiman L, Friedman JH, Olshen RA, Stone CJ. 1993. Classification and
Regression Trees. Chapman and Hall. New York
Darokah M, Safaria T. 1995. Perbedaan Tingkat Religiusitas, Kecerdasan Emosi, dan Keluarga Harmonis pada Kelompok Pengguna NAPZA dengan Kelompok Non Pengguna. Jurnal Humanitas: Indonesian Psychology Journal Volume 2 No. 2 Tahun 1995
Dariyo A. 2013. Dasar-Dasar Pedagogik Modern. Penerbit PT Indeks, Jakarta. Dister NS. 1982. Pengalaman dan Motivasi Beragama: Pengantar Psikologi
Agama. Leppenas. Jakarta.
IBM Coorporation. CHAID and Exhaustive CHAID Algorithms. [internet]. [diacu
7 Juli 2013]. Tersedia dari:
ftp://ftp.software.ibm.com/software/analytics/spss/support/Stats/Docs/Stati stics/Algorithms/14.0/
Islamuddin H. 2012. Psikologi Pendidikan. Penerbit Pustaka Pelajar. Yogyakarta. Kass GV. 1980. An Exploratory Technique for Investigating Large Quantities of
Categorical Data, Applied Statistics Journal, Vol. 29. No. 2
Nisbet R, Elder J, Miner G. 2009. Handbook of Statistical Analysis and Data
Mining Applications. Academic Press. London.
Reichard RD. 2011. Individual Religious Commitment and Iterdisciplinary Academic Achievement: Student Religiosity as a Factor in a National Academic Competition. Christian Perspective in Education Journal, Vol 2. No 2.
Salford Systems. 2001. Tree Structured Non Parametric Data Analysis,
Classification and Regression Tree. [internet]. [diacu 5 Juni 5 Juni 2013].
Tersedia dari: docs.salford-systems.com/CART_Main.pdf
Wood JL, Hilton AA. 2012. Spirituality and Academic Success: Perceptions of
African American Males in the Community College. Religion & Education
23 Lampiran 1 Kuesioner Penelitian
KUISIONER PENELITIAN
METODE CART DAN CHAID UNTUK MENELUSURI
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MAHASISWA STAKPN TARUTUNG
A. DATA DIRI RESPONDEN
A.1. Nama :
A.2. NIM :
A.3. Jurusan :
A.4. Dosen PA/Group :
A.5. Usia :
A.6. Nomor HP : (Wajib diisi, untuk konfirmasi!)
A.7. Jenis Kelamin : Laki-Laki Perempuan A.8. Anak ke : dari Bersaudara
A.9. Nilai IPK :
B. LATAR BELAKANG PENDIDIKAN
B.1. Dari manakah asal SLTA Anda?
B.2. Apakah status SLTA Anda?
Swasta non Unggulan Swasta Unggulan
Negeri non Unggulan Negeri Unggulan
B.3. Apakah jurusan Anda di SLTA?
Lainnya ………. (Sebutkan) IPS
Bahasa IPA
C. KONDISI KESEHATAN
C.1. Apakah saat ini anda mengidap suatu penyakit?
Ya Tidak
C.2. Apakah anda mempunyai cacat tubuh yang mempengaruhi kegiatan belajar anda?
Ya Tidak 1 2 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 1 2
24
D. KONDISI KELUARGA
D.1. Berapakah jumlah saudara kandung Anda yang masih menjadi tanggungan keluarga?
≥ 3 orang 1 orang
2 orang
D.2. Apakah pendidikan terakhir ayah Anda? SD/SMP
SMU/SMK Diploma S1/S2
Lainnya ……… (Sebutkan)
D.3. Apakah pendidikan ibu Anda? SD/SMP
SMU/SMK Diploma S1/S2
Lainnya ……… (Sebutkan)
D.4. Berapakah gaji orang tua Anda sebulan? ≤ Rp. 1.000.000 Rp.1.000.000 < Jumlah ≤ Rp.2.000.000 Rp.2.000.000 < Jumlah ≤ Rp.3.000.000 Rp.3.000.000 < Jumlah ≤ Rp.4.000.000 >Rp. 4.000.000 E. SIKAP BELAJAR
E.1. Apakah anda merasa sesuai dengan program studi yang anda jalani sekarang?
Sangat tidak sesuai Sesuai
Tidak Sesuai Sangat sesuai
F. KONDISI LINGKUNGAN KAMPUS
(Skala 1 – 4, dimana 1 = Sangat Setuju, 2 = Setuju, 3 = Tidak Setuju, 4 = Sangat tidak setuju)
No Penilaian Skala
1 – 4 G.1. Secara umum kuliah dilaksanakan di dalam ruangan kuliah yang bersih,
nyaman, tidak terganggu dengan suara dari luar.
G.2. Secara umum kuliah didukung dengan fasilitas dan sarana prasarana penunjang yang memadai. 1 2 3 5 1 2 3 4 1 2 3 4 2 1 3 4 2 1 3 4
25
G. CARA DAN MOTIVASI BELAJAR
G.1. Bagaimanakah kebiasaan jadwal belajar Anda di rumah selama kuliah di STAKPN? Lainnya ……… (Sebutkan) Sesuai dengan mood
Ketika akan ujian saja Setiap hari belajar
G.2. Berapa lamakah Anda mengalokasikan waktu untuk belajar di rumah dalam sehari selama kuliah?
< 1 jam 2 jam
1 jam > 2 jam
G.3. Apakah Anda mencari materi tambahan (penunjang) mengenai perkuliahan di luar jam kuliah?
Tidak pernah Sering
Jarang Selalu
G.4. Apakah Anda mengerjakan tugas perkuliahan yang diberikan oleh dosen?
Tidak pernah Sering
Jarang Selalu
H. RELIGIUSITAS
H.1. Pilihlah pernyataan berikut yang sesuai dengan anda: Saya tidak pernah berdoa
Saya berdoa hanya pada saat acara-acara keagamaan saja (seperti: kebaktian di gereja) Saya berdoa hanya pada saat sedang mengalami permasalahan hidup, namun jarang berdoa pada saat tidak mengalami permasalahan
Saya selalu rutin berdoa setiap hari
H.2. Apakah anda menganggap bahwa doa anda sering dikabulkan oleh Tuhan?
Tidak Pernah Sering
Jarang Selalu
H.3. Menurut anda bagaimanakah agama yang anda anut mempengaruhi anda di dalam mengambil keputusan dan bertindak di dalam kehidupan sehari-hari?
Tidak Berpengaruh Berpengaruh
Berpengaruh Namun Sangat Kecil Sangat Berpengaruh
H.4. Apakah anda membaca kitab dan buku-buku agama?
Tidak Pernah Sering
Jarang Selalu
H.5. Apakah anda meyakini bahwa sorga merupakan tempat hanya bagi orang yang percaya?
Tidak Yakin Cukup Yakin
Kurang Yakin Sangat Yakin
1 2 1 2 1 2 3 4 3 4 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
26
Lampiran 2 Koding, Kategori dan Skala Peubah Penjelas
No Peubah Kategori Skala
X1 Asal SLTA 1.SMA
2.SMK
Data Nominal X2
Status SLTA 1.Negeri Unggulan
2.Negeri Non Unggulan 3.Swasta Unggulan 4.Swasta Non Unggulan
Data Nominal
X3
Jurusan di SLTA 1.IPA
2.IPS 3.Kejuruan
Data Nominal X4 Apakah siswa saat ini
menderita penyakit
1. Ya 2. Tidak
Data Nominal X5 Apakah siswa memiliki cacat
tubuh 1. Ya 2. Tidak Data Nominal X6
Jumlah saudara kandung siswa yang menjadi tanggungan keluarga 1. ≥ 3 orang 2. 2 orang 3. 1 orang Data Ordinal X7
Pendidikan terakhir ayah 1. SD/SMP 2. SMU/SMK 3. Diploma 4. Sarjana 5. Pascasarjana 6. ……… (lainnya) Data Ordinal X8
Pendidikan terakhir ibu 1. SD/SMP 2. SMU/SMK 3. Diploma 4. Sarjana 5. Pascasarjana 6. ……… (lainnya) Data Ordinal X9
Penghasilan orang tua 1. ≤ Rp. 1.000.000
2. Rp.1.000.000 < Jumlah ≤ Rp.2.000.000 3. Rp.2.000.000 < Jumlah ≤ Rp.3.000.000 4. Rp.3.000.000 < Jumlah ≤ Rp.4.000.000 5. >Rp. 4.000.000 Data Ordinal X10
Kesesuaian jurusan 1. Sangat Sesuai 2. Sesuai
3. Tidak Sesuai
4. Sangat Tidak Sesuai
Data Ordinal
X11
Kondisi ruangan kuliah. 1. Sangat Setuju 2. Setuju
3. Tidak Setuju
4. Sangat Tidak Setuju
Data Ordinal X12 Fasilitas dan sarana penunjang 1. Sangat Setuju Data
27
kuliah. 2. Setuju
3. Tidak Setuju
4. Sangat Tidak Setuju
Ordinal
X13
Jadwal belajar siswa. 1. Setiap Hari Belajar 2. Ketika Akan Ujian
Saja
3. Sesuai Dengan Mood
4. ……… (lainnya)
Data Nominal
X14
Lama waktu belajar 1. < 1 jam 2. 1 jam 3. 2 jam 4. > 2 jam Data Ordinal X15
Keaktifan mencari materi penunjang kuliah 1. Selalu 2. Sering 3. Jarang 4. Tidak Pernah Data Ordinal X16
Keaktifan mengerjakan tugas kuliah 1. Selalu 2. Sering 3. Jarang 4. Tidak Pernah Data Ordinal X17
Dimensi Ideologis 1. Selalu
2. Sering 3. Jarang 4. Tidak Pernah Data Ordinal X18
Dimensi Eksperinseal 1. Selalu 2. Sering 3. Jarang 4. Tidak Pernah Data Ordinal X19
Dimensi Ritualistik 1. Selalu 2. Sering 3. Jarang 4. Tidak Pernah Data Ordinal X20
Dimensi Intelektual 1. Selalu 2. Sering 3. Jarang 4. Tidak Pernah Data Ordinal X21
Dimensi Konsekuensial 1. Selalu 2. Sering 3. Jarang 4. Tidak Pernah
Data Ordinal
28
Lampiran 3 P-value dan Nilai Chi-square Setiap Peubah Penjelas
No Peubah Penjelas P-value Nilai Chi-square
1 Penghasilan Orang Tua 0.958 2.571
2 Keaktifan Mencari Materi Penunjang Kuliah 0.6 12.069 3 Jadwal Belajar 0.576 4.75 4 Pendidikan Ibu 0.465 5.635 5 Asal SLTA 0.434 1.671 6 Status SLTA 0.352 6.676
7 Fasilitas dan Sarana Kuliah 0.283 7.43
8 Kondisi Ruangan Perkuliahan 0.204 8.501
9 Lama Waktu Belajar 0.197 8.608
10 Kesesuaian Jurusan 0.132 9.838
11 Pendidikan Ayah 0.123 12.691
12 Dimensi Ritualistik Religiusitas 0.068 11.758
13 Jumlah Saudara 0.035 10.335
14 Dimensi Intelektual Religiusitas 0.017 12.006
RINGKASAN
LIMMARTEN SIMATUPANG. Metode CART dan CHAID Untuk Menelusuri Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mahasiswa STAKPN Tarutung. Dibimbing oleh BUDI SUSETYO dan INDAHWATI.
Prestasi belajar mahasiswa merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengetahui keberhasilan kegiatan belajar yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Oleh karena itu usaha peningkatan keberhasilan belajar dapat dilakukan dengan terlebih dahulu menelusuri faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar. Secara umum, faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar terdiri dari dua bagian yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri mahasiswa, sementara faktor eksternal berasal dari luar diri mahasiswa. Faktor internal terdiri atas kesehatan, minat belajar, sikap belajar, dan religiusitas. Sedangkan faktor eksternal terdiri atas lingkungan kampus dan lingkungan keluarga.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa di STAKPN Tarutung dengan menggunakan metode Classification and Regression Tree (CART) dan metode
Chi-Square Automatic Interaction Detection (CHAID). Metode CART dan
CHAID merupakan metode berstruktur pohon yang digunakan untuk melihat hubungan antara peubah respon dengan peubah penjelas yang mempengaruhinya. Prestasi belajar merupakan peubah respon pada penelitian ini yang diukur dengan nilai indeks prestasi (IP) mahasiswa. Metode CART digunakan apabila nilai indeks prestasi dijadikan sebagai data kontinu, sementara metode CHAID digunakan apabila nilai indeks prestasi dijadikan sebagai data ordinal. Sementara peubah penjelas yang dianalisis ada sebanyak 21 peubah yaitu asal SLTA, status SLTA, jurusan di SLTA, penyakit yang diderita, cacat tubuh, kesesuaian jurusan, jumlah saudara, pendidikan ayah, pendidikan ibu, penghasilan orang tua, jadwal belajar, lama waktu belajar, keaktifan mencari materi penunjang kuliah, keaktifan mengerjakan tugas kuliah, kondisi ruang perkuliahan, fasilitas dan sarana kuliah, dimensi ideologis religiusitas, dimensi ritualistik religiusitas, dimensi eksperiensial religiusitas, dimensi intelektual religiusitas dan dimensi konsekuensial religiusitas.
Objek dari penelitian ini adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Tarutung. Data yang digunakan berasal dari data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Kuesioner berisikan daftar pertanyaan untuk mengetahui identitas diri, latar belakang pendidikan, kondisi kesehatan, kondisi keluarga, kondisi lingkungan kampus, sikap belajar, cara dan motivasi belajar, dan keadaan religiusitas dari responden. Sementara data sekunder berupa daftar nilai indeks prestasi (IP) responden yang diperoleh dari Bagian Akademik STAKPN Tarutung. Pengambilan data dilakukan pada bulan Mei 2013. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 176 orang.
Hasil analisis metode CART menunjukkan bahwa peubah-peubah yang berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa STAKPN Tarutung berturut-turut adalah jurusan mahasiswa sewaktu di SLTA, jumlah saudara mahasiswa, dimensi intelektual dari religiusitas mahasiswa dan lama waktu belajar di rumah.
Peubah pertama yang menyekat adalah jurusan SLTA. Mahasiswa yang berjumlah 176 orang disekat menjadi 2 kelompok berdasarkan jurusan SLTA. Mahasiswa yang berasal dari jurusan IPA sebanyak 75 orang dan mahasiswa yang berasal dari jurusan IPS dan Kejuruan sebanyak 101 orang. Kelompok mahasiswa jurusan IPA berkaitan dengan jumlah saudara. Peubah jumlah saudara menyekat kelompok mahasiswa lulusan IPA menjadi dua kelompok, yaitu mahasiswa yang mempunyai jumlah saudara ≥3 orang sebanyak 59 orang dan mahasiswa yang mempunyai jumlah saudara <3 orang sebanyak 16 orang. Kelompok mahasiswa jurusan IPS dan Kejuruan berkaitan dengan dimensi intelektual religiusitas. Peubah ini menyekat kelompok mahasiswa jurusan IPS dan Kejuruan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok mahasiswa dengan dimensi intelektual religiusitas kategori tidak pernah atau jarang sebanyak 25 orang dan kelompok mahasiswa dengan kategori sering atau selalu sebanyak 76 orang. Kelompok mahasiswa yang termasuk kategori sering atau selalu disekat lagi menjadi dua kelompok berdasarkan waktu belajar. Kelompok yang menggunakan waktu belajar di rumah ≤2 jam sebanyak 60 orang dan kelompok mahasiswa yang menggunakan waktu belajar di rumah >2 jam yang terdiri dari 16 orang.
Sementara hasil analisis metode CHAID menunjukkan bahwa peubah-peubah yang berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa STAKPN Tarutung berturut-turut adalah jumlah saudara mahasiswa, jurusan mahasiswa sewaktu di SLTA dan dimensi intelektual dari religiusitas mahasiswa. Peubah pertama yang menjadi penyekat adalah jumlah saudara. Mahasiswa yang berjumlah 176 orang disekat menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok mahasiswa yang mempunyai jumlah saudara ≥3 orang berjumlah 126 orang dan kelompok mahasiswa yang mempunyai saudara <3 orang sebanyak 50 orang. Kelompok mahasiswa yang mempunyai jumlah saudara ≥3 orang berkaitan dengan jurusan SLTA. Peubah jurusan SLTA yang terdiri dari dua kategori yaitu kategori jurusan IPA serta kategori jurusan IPS dan Kejuruan yang digabung menjadi satu kategori. Jumlah mahasiswa pada kategori IPA sebanyak 59 orang, sementara pada kategori IPS dan Kejuruan sebanyak 67 orang. Sementara kelompok mahasiswa yang mempunyai saudara <3 orang berkaitan dengan dimensi intelektual religiusitas. Peubah dimensi intelektual religiusitas yang terdiri atas dua kategori yaitu kategori tidak pernah dan jarang ada sebanyak 16 orang serta kategori sering dan selalu sebanyak 34 orang.
SUMMARY
LIMMARTEN SIMATUPANG. The Using of CART and CHAID’s Method in Finding Factors That Affect Students’ Achievement of STAKPN Tarutung. Supervised by BUDI SUSETYO and INDAHWATI.
Students’ learning achievement is one of indicators that can be used to determine the study quality that conducted by the college. Therefore, to assess the learning quality improvement can be done by investigating the factors that affect students’ achievement. Generally, these factors consist of two parts: internal factors and external factors. Internal factors consist of health, learning interest, learning attitude and religiosity. While external factors consist of campus environment and family environment.
The aim of this study is to determine the factors that influence students’ achievement of STAKPN Tarutung by using Classification and Regression Tree (CART) and Chi-square method Automatic Interaction Detection (CHAID). These methods are tree structure methods were used to examine the relationship between the response variable with explanatory variable that influence it. Learning achievement is response variable which is measured by students’ value (GPA). CART method was used when the performance index value used as continuous data, while CHAID method was used when the performance index value used as ordinal data. While the explanatory variables were analyzed consist of 21 variables, such as: origin of school, status of school, majoring, illness, disability, suitability majors, number of siblings, father's education, mother's education, parental income, study schedules, long time to learn, creativity to seek support lecture material, creativity to do assignments, calssroom conditions, facilities and means of lectures, ideological dimensions of religiosity, ritualistic dimension of religiosity, experiential dimension of religiosity, intellectual dimensions of religiosity, and consequential dimension of religiosity.
The object of this study is the students of STAKPN (Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri) Tarutung. The source of were got from primary data and secondary data. Primary data was collected by using a questionnaire research instruments. The questionnaire contained a list of questions to determine the identity, educational background, health condition, family situation, campus environment, learning attitude, learning motivation, and the religiosity of the respondent. While secondary data was got from a list of values (GPA) of respondents were obtained from academic section of STAKPN Tarutung. Data collection was conducted in May 2013. The total number of respondents was 176 students.
The result of CART analysis showed that variables influence student’s achievement of STAKPN Tarutung row were students’ major in high school, number of students’ siblings, intellectual dimension of religiosity and long time student studying at home. The first variable that splits was high school majors. The respondent was split into 2 groups based on their majoring. Students’ majoring from science consist of 75 respondents and students from social and vocational consist of 101 respondents. Students from science related to the number of siblings. Variable number of siblings split science graduate students group into two groups, namely the number of students who have siblings >3
consist of 59 respondents and students who have a number of relatives ≤3 consist of 16 respondents. Groups of undergraduate students majoring in social studies and related to the intellectual dimension of religiosity. This variable split groups and undergraduate students majoring in social studies into two groups, namely group of students with the intellectual dimension of religiosity categories of never or rarely consist of 25 respondents and group of students with a category often or always consist of 76 respondents. Student groups including the category often or always split into two groups based on learning time. Group using home study time ≤2 hours consist of 60 respondents and the group of students who study at home using time >2 hours consisting of 16 respondents.
The results of CHAID analysis showed variables that affect students’ achievement of STAKPN Tarutung row is the number of siblings of students, respondents’ majoring in high school and respondents’ intellectual dimension of religiosity. The first variable is the number of siblings becomes splitting. Students numbering 176 people split into 2 groups, namely groups of students who have a number of siblings ≥3 groups consist of 126 respondent and students who have relatives consist of 50 respondent. Groups of students who have a number of siblings ≥3 deals with high school majors. Variables high school majors consisting of two major categories, the science and social majors and undergraduate categories are combined into one category. The number of students in the science category consist of 59 respondents, while in the category of Social and Vocational consist of 67 respondents. While the group of students who have relatives with regard to the intellectual dimension of religiosity. Variables intellectual dimensions of religiosity which consists of two categories, there was never and rarely category consist of 16 respondents and categories often and always consist of 34 respondents.
Keywords: CART’s method, CHAID’s method, students’ achievement