DATA ODGJ PER DIAGNOSIS TAHUN 2020
D. Kesehatan Usia Lanjut ( lansia )
2. Seksi Promkes dan Peran Serta Masyarakat (PSM)
Promosi Kesehatan dan Memperdayaan Masyarakat merupakan salah satu program unggulan dimana sejak diberlakukannya PP 41 tahun 2007 Promosi Kesehatan menjadi salah satu Seksi pada Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Denpasar . Sebagai mana tercantum dalam keputusan menteri Kesehatan N0. 114 MenKes/SK/2005, tentang Pedoman Pelaksanaan Promosi Kesehatan di Daerah, Promosi Kesehatan adalah Upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dan ,oleh, untuk bersama masyarakat agar mereka dapat menolong diri sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat . sesuai dengan kondisi social budaya setempat dan didukung oleh masyarakat.
❖ Melaksnakan promosi kesehatan dan penyelenggaraan pameran dan kampanye kesehatan melalui media baik tradisional, cetak dan elektronik
❖ Merekapitulasi laporan penyuluhan kesehatan dari Puskesmas.
❖ Mengkoordinir pendataan PHBS di masing – masing tatanan dengan Puskesmas.
❖ Melaksanakan program UKS.
❖ Melaksanakan pengkajian PHBS pada masing – masing tatanan.
❖ Melaksanakan pengelolaan penyuluhan dibidang kesehatan.
❖ Melaksanakan koordinasi lintas program dan lintas sector.
❖ Megiventarisasi dan melaksanakan pembinaan upaya kesehatan bersumber masyarakat (UKBM).
❖ Melaksanakan pembinaan , pengembangan potensi peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan.
❖ Penyuluhan perseorangan melalui kunjungan rumah .
❖ Penyuluhan kelompok lintas program, lintas sector, tingkat desa/ kelurahan.
❖ Kampanye kesehatan , pameran dan penyuluhan keliling.
❖ Penyebaran informasi melalui media cetak dan elektronik.
❖ Merekapitulasi laporan penyuluhan kesehatan puskesmas.
❖ Mengkoordinir pendataan PHBS dimasing – masing tatanan dengan puskesmas
❖ Melaksanakan Program UKS
❖ Menyiapkan dan mendesain Media KIE( Komunikasi, Informasi, Edukasi)
Kebijakan publik yang berwawasan kesehatan .Adapun kegiatan Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat adalah penyebar luasan informasi kesehatan kepada masyarakat agar dapat berperilaku hidup bersih dan sehat, dengan demikian akan dpat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.Adapun kegiatan Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kota Denpasar tahun 2020, dilaksanakan oleh segenap petugas kesehatan di tingkat Kota Denpasar, Puskesmas dan kader – kader kesehatan yang tersebar di 4 Kecamatan, di 43 Desa/Kelurahan di wilayah Kota Denpasar. Kegiatan Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di tahun 2020 dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Pembinaan PHBS
Pembinaan PHBS dilaksanakan secara berkesinambungan dari tahun ke tahun pembinaan PHBS di masa pandemi Covid-19 dilaksanakan dengan Penyuluhan keliling 43 desa/ kel antara lain : Kelurahan Kesiman , Desa sanur Kaja, Kelurahan Sanur,Kelurahan Sesetan, Desa Dauh Puri Kangin, Kelurahan Padangsambian, Desa Dangin Puri Kaja, Desa Sumerta Kauh, Desa Kesiman Petilan Kelurahan Tonja , Desa Dangin Puri Kangin, Desa dangin Puri Kauh, Desa Pemecutan Kaja, Kelurahan Ubung, Kelurahan Peguyangan , Desa Peguyangan Kaja, Desa Peguyangan Kangin, Desa dauh Puri Kaja, Kelurahan Dangin Puri, Kelurahan Sumerta, Desa Sumerta kelod, Desa Sumerta Kaja, Desa Dangin Puri Kelod, Kelurahan Penatih, Desa Kesiman Kertalangu, Desa Sidakarya , Kelurahan Panjer,Desa Sanur Kauh, Kelurahan Renon, Desa dauh Puri Kauh, dan penyuluhan keliling dilaksanakan ke tempat tempat umum seperti pasar- pasar, lapangan, dan lain – lain.
b. Pembinaan / Bimbingan Teknis Desa Siaga
Pembinaan / bimbingan Teknis Desa Siaga dilaksanakan oleh Tim Desa Siaga Kota Denpasar masih mempergunakan Keputusan Walikota No. 188.45/232/HK/2019 yang terdiri dari Unsur : Dinas Kesehatan, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Dinas Pendidikan dan Olah Raga , Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP) Bagian Kesra, Bagian Hukum, Bagian Umum, Bidang Kesmas, Bidang P2P, Bidang PL,
Bidang Yankes. Pembinaan Desa Siaga tidak bisa karena adanya pandemi Covid-19 jadi tidak bisa melaksanakan kegiatan yang melibatkan banyak orang,meskipun tidak bisa melaksanakan pembinaan Desa Siaga diharapkan masyarakat desa / kelurahan masyarakat sadar, mau dan mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat seperti kurang gizi, penyakit menular dan penyakit yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa ( KLB) bencana, kecelakaan , pendataan ibu hamil, dan pandemic covid-19 yang sedang menjadi perhatian di seluruh dunia bagaimana masyarakat bisa melaksaksanakan Protokol Kesehatan dengan melaksanakan 3M ( memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan memanfaatkan potensi setempat secara gotong royong.
c. Pembinaan dan Evaluasi UKS Tingkat Taman Kanak-kanak sampai dengan SMA/SMK
Pembinaan dan evaluasi UKS tahun 2020 masing-masing 4 sekolah baik TK, SD, SMP dengan SMA/SMK. Pembinan dan Evaluasi UKS dilakukan oleh Tim Pembina UKS Kota Denpasar berdasarkan Surat Keputusan Walikota Denpasar dengan Nomor:
188.45/498/HK/2020 yang terdiri dari unsure Disdikpora, Kantor Agama, Bagian Kesra, PMI, TP PKK,Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar, Dinas Pertanian , Kisara, BNN, Bina PL, Bina P2P, Bina Kesga. Adapun variable yang
Perpustakaan,Ruang laboratorium Proses belajar mengajar, 2. Ruang UKS, Administrasi UKS, Pelayanan kesehatan di sekolah, 3. Halaman, Pagar Sekolah, kebun sekolah, pengelolaan sampah, 4. KM,WC,SPAL,Air Bersih, dan Kantin sekolah, 5. Tempat Ibadah, 6. organisasi dan manejemen UKS, 7. Dokter kecil (untuk TK dan SD), Kader Kesehatan Remaja (untuk SMP dan SMA/SMK), sekretariat UKS Kecamatan. Untuk tahun 2020 tidak ada kegiatan sekolah pembinaan ke – Sekolah- Sekolah karena Kecamatan belum mengirimkan nama – nama sekolah untuk dibina dan dengan adanya pandemic Covid-19 pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tidak bisa dilaksanakan karena sekolah – sekolah belajar lewat online. Orientasi guru UKS Tingkat SD bisa dilaksnakan diawal Tahun sebelum adanya Pandemi Covid-19.
d. Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Penyuluhan Perorangan :
Dilaksanakan kepada masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas ,Pustu , Posyandu serta pada waktu mengadakan kunjungan rumah dengan materi disesuaikan dengan permasalahan kesehatan yang dihadapi pada saat itu. Penyuluhan perorangan sangat tepat dilaksanakan pada saat pelaksanaan pembinaan PHBS melalui Survey PHBS di tatanan rumah tangga, home industri, institusi kesehatan, tempat – tempat umum, sarana kesehatan, di masa pandemic Covid-19 sosialisasi dikurangi mengingat aturan yang ada tidak boleh mengumpulkan massa lebih dari 25 orang.
Penyuluhan Kelompok :
Dilaksanakan di Puskesmas , Pustu, Posyandu , Sekolah , Kantor , Desa / Lurah , Perusahaan dan pasar dan tempat tempat umum tentang pencegahan dan penyebaran Virus Covid-19 dengan selalu mengingatkan 3 M ( memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).
Penyuluhan massa :
Penyuluhan massa dilakukan melalui siaran keliling , media elektronik dan TV dengan materi PHBS, gaya hidup sehat, , kanker servik, kanker paru, garam beryodium, PSN, Diare dan materi lainnya dan melalui TV Sport tayangan lewat media televise yaitu :
Bali TV dengan materi Kawasan Tanpa Rokok di Institusi Kesehatan dan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat
( PHBS) dan ada pembuatan TV Spot yang baru masalah Pencegahan dan Penularan Covid-19, Spot TV Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)
e. Mengadakan Pameran Pembangunan dibidang Kesehatan
Dinas Kesehatan berpartisipasi dalam rangka Ulang Tahun Kota Denpasar ikut mengadakan pameran pembangunan dibidang kesehatan dengan mengisi stand Pameran Pembangunan dengan berbagai pelayanan diantaranya: Pelayanan Gizi, Pelayanan Kesehatan, Promosi Kesehatan dan Konsultasi BPJS karena Dinas Kesehatan sudah bermitra dengan BPJS .Promosi Kesehatan menampilkan isu isu strategi terkini seperti layanan Damakesmas, Germas( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) PIS – PK ( Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga ). Dan sosialisasi Materi tentang Covid -19 yang baru saja terjadi di seluruh dunia dan dinyatakan sebagai pandemic.
F. Siaran Keliling
Seksi Promosi Kesehatan dan Memperdayaan masyarakat juga melakukan siaran keliling bekerja sama dengan Puskesmas dengan menggunakan mobil keliling ,Puskesmas yang mau mengadakan siaran keliling bersurat untuk mohon peminjaman mobil keliling agar mobil bisa dipersiapkan sebelumnya materi siaran disesuaikan dengan isu- isu terkini dibidang kesehatan.dan yang paling ditekankan dalam penyuluhan keliling adalah masalah virus covid-19 bagaimana pencegahan dan penyebaran virus Covid-19 agar masyarakat selalu menjaga kesehatan agar bisa terhindar dari bahaya virus covid-19 yang dinyatakan sebagai pandemic.
H. Penyelenggaraan Dana BOK untuk Puskesmas dan Dinas Kesehatan
Seksi Promosi dan Memperdayaan Masyarakat menyelenggarakan Bantuan Operasional Puskesmas yang mana Seksi Promosi dan Memperdayaan Masyarakat sebagi leading sektor untuk Dana BOK . tugas dan tanggung jawab seksi Promosi dan Memperdayaan masyarakat sebagai koordinator, untuk kegiatan kegiatan yang
dilaksanakan kan oleh puskesmas. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh puskesmas diverifikasi agar meminimalis kesalahan kesalahan dalam bidang administrasi.
I . Tim Terpadu Lintas Sektor dan Lintas Program
Seksi Promosi dan Memperdayaan Masyarakat menjadi tim baik lintas sektor dan lintas program. kegiatan – kegiatan yang melibatkan program Promosi Kesehatan dan Memperdayaan Masyarakat.
3. SEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN, KESEHATAN KERJA DAN