URAIAN SEKTORAL
3.8. SEKTOR KEUANGAN,PERSEWAAN DAN JASA PERUSAHAAN
3.8.1. Sub Sektor Bank
Penghitungan output dan nilai tambah bank atas dasar harga yang berlaku diperoleh langsung dari Bank Indonesia lewat Badan Pusat Statistik Jakarta, dimana output seluruh Kabupaten sudah tersedia. Untuk perkiraan atas dasar harga konstan 2000 diperoleh dengan cara deflasi memakai Indeks Biaya Hidup Kelompok Umum.
3.8.2 Sub Sektor Lembaga Keuangan Bukan Bank
Mencakup kegiatan Asuransi, Dana Pensiun, Pegadaian, Simpan Pinjam dan Lembaga Pembiayaan (sewa guna Usaha, Modal Ventura, Anjak Piutang, Pembiayaan Konsumen serta Kartu Kredit).
memakai cara ekstrapolasi dengan Indeks
memakai cara ekstrapolasi dengan Indeks
Gabungan produksi Telekomunikasi sebagai
Gabungan produksi Telekomunikasi sebagai
A
A
http://www.manokwarikab.bps.go.id
Penghitungan output dan nilai tambah bank
Penghitungan output dan nilai tambah bank
atas dasar harga yang berlaku diperoleh langsung
atas dasar harga yang berlaku diperoleh langsung
dari Bank Indonesia lewat Badan Pusat Statistik
dari Bank Indonesia lewat Badan Pusat Statistik
Jakarta, dimana output seluruh Kabupaten sudah
Jakarta, dimana output seluruh Kabupaten sudah
tersedia. Untuk perkiraan atas dasar harga konstan
tersedia. Untuk perkiraan atas dasar harga konstan
2000 diperoleh dengan cara
2000 diperoleh dengan cara
Biaya Hidup Kelompok Umum.
Biaya Hidup Kelompok Umum.
8 8
http://www.manokwarikab.bps.go.id
. .http://www.manokwarikab.bps.go.id
2 2http://www.manokwarikab.bps.go.id
S Shttp://www.manokwarikab.bps.go.id
u uhttp://www.manokwarikab.bps.go.id
b bhttp://www.manokwarikab.bps.go.id
a. Usaha Jasa Asuransi
Asuransi merupakan salah jenis lembaga keuangan bukan bank yang usaha pokoknya menanggung resiko atas terjadinya musibah/kecelakaan atas barang atau orang tersebut, sehingga mengakibatkan hancur/rusaknya barang atau menyebabkan terjadinya kematian.
Output kegiatan dari Asuransi merupakan rekapitulasi dari output asuransi jiwa dan asuransi bukan jiwa. Nilai tambah bruto atas dasar harga yang berlaku diperoleh berdasarkan selisih antara output dengan biaya antara, sedangkan output atas dasar harga konstan 2000 diperoleh dengan metode deflasi.
b. Dana Pensiun
Output dan nilai tambah atas dasar harga berlaku dari kegiatan dana pensiun diperoleh dari hasil pengolahan laporan keuangan (laporan rugi/laba), sedangkan output dan nilai tambah atas dasar harga konstan diperoleh
dengan menggunakan metode
http://www.manokwarikab.bps.go.id
keuangan bukan bank yang usaha pokoknya
keuangan bukan bank yang usaha pokoknya
menanggung resiko atas terjadinya
menanggung resiko atas terjadinya
musibah/kecelakaan atas barang atau orang
musibah/kecelakaan atas barang atau orang
tersebut, sehingga mengakibatkan
tersebut, sehingga mengakibatkan
hancur/rusaknya barang atau menyebabkan
hancur/rusaknya barang atau menyebabkan
Output kegiatan dari Asuransi merupakan
Output kegiatan dari Asuransi merupakan
rekapitulasi dari output asuransi jiwa dan
rekapitulasi dari output asuransi jiwa dan
asuransi bukan jiwa. Nilai tambah bruto atas
asuransi bukan jiwa. Nilai tambah bruto atas
dasar harga yang berlaku diperoleh
dasar harga yang berlaku diperoleh
berdasarkan selisih antara output dengan biaya
berdasarkan selisih antara output dengan biaya
antara, sedangkan output atas dasar harga
antara, sedangkan output atas dasar harga
konstan 2000 diperoleh dengan metode deflasi.
konstan 2000 diperoleh dengan metode deflasi.
b b
http://www.manokwarikab.bps.go.id
. .http://www.manokwarikab.bps.go.id
D Dhttp://www.manokwarikab.bps.go.id
a ahttp://www.manokwarikab.bps.go.id
n nhttp://www.manokwarikab.bps.go.id
deflasi/ekstrapolasi dan Indeks harga konsumen (IHK) umum atau jumlah peserta sebagai deflatornya / ekstrapolatornya.
c. Pegadaian
Output dan nilai tambah bruto atas dasar harga berlaku dari kegiatan pegadaian diperoleh dari hasil pengolahan laporan keuangan ( Laporan rugi laba), sedangkan output dan nilai tambah bruto atas dasar harga konstan diperoleh dengan metode ekstrapolasi dimana jumlah nasabah atau omset perusahaan pegadaian sebagai ekstrapolatornya.
d. Lembaga Pembiayaan
Lembaga pembiayaan ini mencakup sewa guna usaha, modal ventura, Anjak piutang, kartu kredet dan pembiayaan konsumen. Output atas dasar harga berlaku diperoleh dari Direktorat perbankan dan usaha jasa pembiayaan ( Dirjen lembaga keuangan, Departemen keuangan ). Sedangkan output dan nilai tambah bruto atas dasar harga berlaku diperoleh dengan menggunakan metode ekstrapolasi dan jumlah
http://www.manokwarikab.bps.go.id
Output dan nilai tambah bruto atas dasar
Output dan nilai tambah bruto atas dasar
harga berlaku dari kegiatan pegadaian
harga berlaku dari kegiatan pegadaian
diperoleh dari hasil pengolahan laporan
diperoleh dari hasil pengolahan laporan
keuangan ( Laporan rugi laba), sedangkan
keuangan ( Laporan rugi laba), sedangkan
output dan nilai tambah bruto atas dasar harga
output dan nilai tambah bruto atas dasar harga
konstan diperoleh dengan metode ekstrapolasi
konstan diperoleh dengan metode ekstrapolasi
dimana jumlah nasabah atau omset perusahaan
dimana jumlah nasabah atau omset perusahaan
pegadaian sebagai ekstrapolatornya.
pegadaian sebagai ekstrapolatornya.
g g
http://www.manokwarikab.bps.go.id
a ahttp://www.manokwarikab.bps.go.id
P Phttp://www.manokwarikab.bps.go.id
e ehttp://www.manokwarikab.bps.go.id
m mhttp://www.manokwarikab.bps.go.id
b bhttp://www.manokwarikab.bps.go.id
http://www.manokwarikab.bps.go.id
Lembaga pembiayaan ini mencakup sewa Lembaga pembiayaan ini mencakup sewa
guna usaha, modal ventura, Anjak piutang, kartu
guna usaha, modal ventura, Anjak piutang, kartu
kredet dan pembiayaan konsumen. Output atas
perusahaan sebagai ekstrapolatornya.
3.8.3. Sub Sektor Sewa Bangunan .
Mencakup semua kegiatan jasa atas penggunaan rumah/bangunan sebagai tempat tinggal oleh rumah tangga tanpa memperhatikan apakah rumah itu milik sendiri atau milik yang disewa.
Output untuk persewaan agunan tempat tinggal diperoleh dari perkalian antara pengeluaran konsumsi rumah tangga perkapita untuk sewa rumah, kontrak rumah, sewa beli rumah dinas, perkiraan sewa rumah, pajak dan pemeliharaan rumah dengan penduduk pertengahan tahun.
Data persewaan bangunan tempat tinggal diperoleh berdasarkan hasil SUSENAS dan SENSUS PENDUDUK, sedangkan output usaha persewaan bangunan bukan tempat tinggal diperoleh dari perkalian antara luas bangunan yang disewakan dengan rata-rata tarif sewa per M2. Nilai tambah bruto diperoleh dari hasil perkalian antara ratio nilai tambah dengan outputnya, sedangkan nilai tambah bruto atas dasar harga konstan diperoleh dengan menggunakan metode ekstrapolasi dengan
http://www.manokwarikab.bps.go.id
Mencakup semua kegiatan jasa atas
Mencakup semua kegiatan jasa atas
penggunaan rumah/bangunan sebagai tempat
penggunaan rumah/bangunan sebagai tempat
tinggal oleh rumah tangga tanpa memperhatikan
tinggal oleh rumah tangga tanpa memperhatikan
apakah rumah itu milik sendiri atau milik yang
apakah rumah itu milik sendiri atau milik yang
Output untuk persewaan agunan tempat tinggal
Output untuk persewaan agunan tempat tinggal
diperoleh dari perkalian antara pengeluaran
diperoleh dari perkalian antara pengeluaran
konsumsi rumah tangga perkapita untuk sewa
konsumsi rumah tangga perkapita untuk sewa
rumah, kontrak rumah, se
rumah, kontrak rumah, sewa beli rumah dinas, wa beli rumah dinas,
perkiraan sewa rumah, pajak dan pemeliharaan
perkiraan sewa rumah, pajak dan pemeliharaan
rumah dengan penduduk pertengahan tahun.
rumah dengan penduduk pertengahan tahun.
Data persewaan bangunan tempat tinggal
Data persewaan bangunan tempat tinggal
diperoleh berdasarkan hasil SUSENAS dan SENSUS
diperoleh berdasarkan hasil SUSENAS dan SENSUS
PENDUDUK, sedangkan output usaha persewaan
PENDUDUK, sedangkan output usaha persewaan
bangunan bukan tempat tinggal diperoleh dari
bangunan bukan tempat tinggal diperoleh dari
perkalian antara luas bangunan yang disewakan
Indeks luas bangunan sebagai ekstrapolatornya.
3.8.4. Sub Sektor Jasa Perusahaan
Mencakup kegiatan pemberian jasa hukum (advokat dan notaris), jasa akuntansi dan pembukuan, jasa pengolahan dan penyajian data, jasa bangunan/arsitek dan tehnik, jasa periklanan dan riset pemasaran, jasa persewaan mesin dan peralatan, dan jasa foto copy.
Output jasa perusahaan diperoleh dari perkalian antara indikator produksi (jumlah perusahaan dan tenaga kerja) dengan indikator harga (rata output per perusahaan atau rata-rata output per tenaga kerja).
Sedangkan output dan nilai tambah bruto atas dasar harga konstan diperoleh sejalan dengan laju pertumbuhan konstan sub sektor industri non migas, asumsinya bahwa sektor ini paling banyak menggunakan jasa perusahaan.