• Tidak ada hasil yang ditemukan

arikab.bps.go

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "arikab.bps.go"

Copied!
119
0
0

Teks penuh

(1)

http://www.manokwarikab.bps.go.id

http://www.manokwarikab.bps.go.id

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(2)

http://www.manokwarikab.bps.go.id

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(3)

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas limpahan rahmatNya penyusunan Buku Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Manokwari tahun 2006 Badan Pusat Statistik Kabupaten Manokwari dapat terselesaikan.

Publikasi PDRB Kabupaten Manokwari tahun 2006 ini merupakan lanjutan publikasi sebelumnya yang disusun oleh BPS Kabupaten Manokwari.

PDRB ini akan sangat berguna bagi para perencana dalam menyusun program pembangunan dan bagi para pengambil kebijakan dalam mengukur keberhasilan pembangunan yang telah dilaksanakan.

Disadari sepenuhnya publikasi ini masih jauh dari sempurna, karena adanya keterbatasan pada ketersediaan data, baik ragam, cakupan maupun tahun datanya. Oleh karena itu, saran dan masukan untuk perbaikan publikasi ini dikemudian hari sangat diharapkan.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah membantu hingga terbitnya publikasi ini kami ucapkan terimakasih.-

Manokwari, Juni 2007 BPS Kabupaten Manokwari K e p a l a , SARDJON GELA, SE NIP. 340005562

http://www.manokwarikab.bps.go.id

limpahan rahmatNya penyusunan Buku Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

http://www.manokwarikab.bps.go.id

limpahan rahmatNya penyusunan Buku Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Manokwari tahun 2006 Badan Pusat Statistik Kabupaten Manokwari

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Kabupaten Manokwari tahun 2006 Badan Pusat Statistik Kabupaten Manokwari

Publikasi PDRB Kabupaten Manokwari tahun 2006 ini merupakan lanjutan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Publikasi PDRB Kabupaten Manokwari tahun 2006 ini merupakan lanjutan publikasi sebelumnya yang disusun oleh BPS Kabupaten Manokwari.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

publikasi sebelumnya yang disusun oleh BPS Kabupaten Manokwari.

PDRB ini akan sangat berguna bagi para perencana dalam menyusun

http://www.manokwarikab.bps.go.id

PDRB ini akan sangat berguna bagi para perencana dalam menyusun program pembangunan dan bagi para pengambil kebijakan dalam mengukur

http://www.manokwarikab.bps.go.id

program pembangunan dan bagi para pengambil kebijakan dalam mengukur keberhasilan pembangunan yang telah dilaksanakan.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

keberhasilan pembangunan yang telah dilaksanakan.

Disadari sepenuhnya publikasi ini masih jauh dari sempurna, karena adanya

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Disadari sepenuhnya publikasi ini masih jauh dari sempurna, karena adanya keterbatasan pada ketersediaan data, baik ragam, cakupan maupun tahun

http://www.manokwarikab.bps.go.id

keterbatasan pada ketersediaan data, baik ragam, cakupan maupun tahun datanya. Oleh karena itu, saran dan masukan untuk perbaikan publikasi ini

http://www.manokwarikab.bps.go.id

datanya. Oleh karena itu, saran dan masukan untuk perbaikan publikasi ini dikemudian hari sangat diharapkan.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dikemudian hari sangat diharapkan.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah membantu hingga terbitnya

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Akhirnya kepada semua pihak yang telah membantu hingga terbitnya publikasi ini kami ucapkan terimakasih.-

http://www.manokwarikab.bps.go.id

publikasi ini kami ucapkan terimakasih.-

Manokwari, Juni 2007

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Manokwari, Juni 2007 BPS Kabupaten Manokwari

http://www.manokwarikab.bps.go.id

BPS Kabupaten Manokwari K e p a l a ,

http://www.manokwarikab.bps.go.id

K e p a l a ,

http://www.manokwarikab.bps.go.id

http://www.manokwarikab.bps.go.id

SARDJON GELA, SE

http://www.manokwarikab.bps.go.id

SARDJON GELA, SE NIP. 340005562

(4)

SAMBUTAN

BUPATI MANOKWARI SAMBUTAN

Publikasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Manokwari Tahun 2006 merupakan bahan kajian secara makro disamping dapat dipergunakan sebagai bahan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan di bidang ekonomi, juga dapat menggambarkan tingkat perkembangan perekonomian Kabupaten Manokwari..

Angka-angka PDRB yang disajikan secara rutin oleh Badan Pusat Statistik akan sangat membantu dalam perencanaan pembangunan ekonomi, disamping dapat digunakan sebagai bahan evaluasi hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai. Untuk itu saya menyambut gembira dengan diterbitkannya publikasi PDRB Kabupaten Manokwari tahun 2006 ini.

Mengingat peran strategis informasi statistik, Saya berharap agar ditahun tahun mendatang Badan Pusat Statistik Kabupaten Manokwari dapat menyajikan berbagai jenis data statistik dalam menunjang pembangunan di wilayah ini, juga terus melakukan koordinasi dengan instansi/sektor terkait baik dikalangan Pemerintah maupun swasta.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan publikasi ini, saya menyampaikan penghargaan dan terimakasih.- Manokwari, Juni 2007 BUPATI MANOKWARI DOMINGGUS MANDACAN

http://www.manokwarikab.bps.go.id

http://www.manokwarikab.bps.go.id

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Publikasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Publikasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Manokwari Tahun 2006 merupakan bahan kajian secara makro disamping dapat

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Manokwari Tahun 2006 merupakan bahan kajian secara makro disamping dapat dipergunakan sebagai bahan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan di

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dipergunakan sebagai bahan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan di bidang ekonomi, juga dapat menggambarkan tingkat perkembangan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

bidang ekonomi, juga dapat menggambarkan tingkat perkembangan perekonomian Kabupaten Manokwari..

http://www.manokwarikab.bps.go.id

perekonomian Kabupaten Manokwari..

Angka-angka PDRB yang disajikan secara rutin oleh Badan Pusat

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Angka-angka PDRB yang disajikan secara rutin oleh Badan Pusat Statistik akan sangat membantu dalam perencanaan pembangunan ekonomi,

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Statistik akan sangat membantu dalam perencanaan pembangunan ekonomi, disamping dapat digunakan sebagai bahan evaluasi hasil-hasil pembangunan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

disamping dapat digunakan sebagai bahan evaluasi hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai. Untuk itu saya menyambut gembira dengan diterbitkannya

http://www.manokwarikab.bps.go.id

yang telah dicapai. Untuk itu saya menyambut gembira dengan diterbitkannya publikasi PDRB Kabupaten Manokwari tahun 2006 ini.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

publikasi PDRB Kabupaten Manokwari tahun 2006 ini.

Mengingat peran strategis informasi statistik, Saya berharap agar ditahun

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Mengingat peran strategis informasi statistik, Saya berharap agar ditahun tahun mendatang Badan Pusat Statistik Kabupaten Manokwari dapat menyajikan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

tahun mendatang Badan Pusat Statistik Kabupaten Manokwari dapat menyajikan berbagai jenis data statistik dalam menunjang pembangunan di wilayah ini, juga

http://www.manokwarikab.bps.go.id

berbagai jenis data statistik dalam menunjang pembangunan di wilayah ini, juga terus melakukan koordinasi dengan instansi/sektor terkait baik dikalangan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

terus melakukan koordinasi dengan instansi/sektor terkait baik dikalangan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Pemerintah maupun swasta.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Pemerintah maupun swasta.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Akhirnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan publikasi ini, saya menyampaikan penghargaan dan terimakasih.-

http://www.manokwarikab.bps.go.id

penyusunan publikasi ini, saya menyampaikan penghargaan dan terimakasih.-

http://www.manokwarikab.bps.go.id

BUPATI MANOKWARI

http://www.manokwarikab.bps.go.id

BUPATI MANOKWARI

(5)

PDRB KABUPATEN MANOKWARI 2007 DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar ……….…... Kata Sambutan ……… ……….………... Daftar Isi ….……… ………... Daftar Tabel ………... BAB. I . PENDAHULUAN 1.1. Penjelasan Umum ………... 1.2. Perubahan Tahun Dasar Harga Konstan 1993

menjadi harga konstan 2000 (Re-basing) ... 1.2.1. Latar Belakang ... 1.2.2. Tahun Dasar ....……...…... l.2.3. Alasan diperlukannya Rebasing ... l.2.4. Implikasi Atas Rebasing... 1.3. Tujuan dan Kegunaan Statistik Pendapatan

Regional ...

BAB II . KONSEP DAN DEFINISI.

2.1. Susunan Agregat Pendapatan Regional . ... 2.2. Metode Pendekatan ………... 2.3. Struktur Dari Pendapatan Regional ……... 2.4. Penyajian Atas Dasar Harga Konstan … ... 2.5. Cara Penyajian dan Angka Indeks …...

i ii iii v 1 2 2 4 6 9 10 12 20 24 36 41 PDRB KABUPATEN MANOKWARI 2007 BAB III. URAIAN SEKTORAL

3.1. Sektor Pertanian ………... 3.2. Sektor Pertambangan dan Penggalian ... 3.3. Sektor Industri Pengolahan ………... 3.4. Sektor Listrik Dan Air Minum ……... 3.5. Sektor Bangunan ………... 3.6. Sektor Perdagangan, Hotel Dan Restoran ... 3.7. Sektor Pengangkutan dan Komunikasi …... 3.8. Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan ... 3.9. Sektor Jasa-jasa………...

BAB IV. TINJAUAN EKONOMI KABUPATEN MANOKWARI

4.1. PDRB Kab. Manokwari dan Perkembangannya .. 4.2. Pertumbuhan Ekonomi Agregat ...…... 4.3. Struktur Perekonomian Kabupaten Manokwari .... 4.4. Pertumbuhan Ekonomi Menurut Sektor ... 4.5. Analisis Share Terhadap Laju Pertumbuhan

Ekonomi... 4.6. Tingkat Kemakmuran Penduduk ... 4.7. PDRB Menurut Kelompok Sektor ...

44 48 49 51 52 52 54 58 62 67 70 73 76 80 83 85

http://www.manokwarikab.bps.go.id

...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

... ………...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

………...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

...

1.2. Perubahan Tahun Dasar Harga Konstan 1993

http://www.manokwarikab.bps.go.id

1.2. Perubahan Tahun Dasar Harga Konstan 1993

menjadi harga konstan 2000 (Re-basing) ...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

menjadi harga konstan 2000 (Re-basing) ...

Latar Belakang ...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Latar Belakang ...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

... 1.2.2. Tahun Dasar ....……

http://www.manokwarikab.bps.go.id

1.2.2. Tahun Dasar ....……...…...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

...…...

l.2.3. Alasan diperlukannya Rebasing ...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

l.2.3. Alasan diperlukannya Rebasing ...

l.2.4. Implikasi Atas Rebasing...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

l.2.4. Implikasi Atas Rebasing...

1.3. Tujuan dan Kegunaan Statistik Pendapatan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

1.3. Tujuan dan Kegunaan Statistik Pendapatan

Regional ...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Regional ...

BAB II . KONSEP DAN DEFINISI.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

BAB II . KONSEP DAN DEFINISI.

2.1. Susunan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

2.1. Susunan 2.2. Metode

http://www.manokwarikab.bps.go.id

2.2. Metode

http://www.manokwarikab.bps.go.id

2.3. Struktur

http://www.manokwarikab.bps.go.id

2.3. Struktur

2.4. Penyajian Atas Dasar Harga Konstan … ...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

2.4. Penyajian Atas Dasar Harga Konstan … ...

ii

http://www.manokwarikab.bps.go.id

ii iii

http://www.manokwarikab.bps.go.id

iii v

http://www.manokwarikab.bps.go.id

v

(6)

PDRB KABUPATEN MANOKWARI 2007 DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar ……….…... Kata Sambutan ……… ……….………... Daftar Isi ….……… ………... Daftar Tabel ………... BAB. I . PENDAHULUAN 1.1. Penjelasan Umum ………... 1.2. Perubahan Tahun Dasar Harga Konstan 1993

menjadi harga konstan 2000 (Re-basing) ... 1.2.1. Latar Belakang ... 1.2.2. Tahun Dasar ....……...…... l.2.3. Alasan diperlukannya Rebasing ... l.2.4. Implikasi Atas Rebasing... 1.3. Tujuan dan Kegunaan Statistik Pendapatan

Regional ...

BAB II . KONSEP DAN DEFINISI.

2.1. Susunan Agregat Pendapatan Regional . ... 2.2. Metode Pendekatan ………... 2.3. Struktur Dari Pendapatan Regional ……... 2.4. Penyajian Atas Dasar Harga Konstan … ... 2.5. Cara Penyajian dan Angka Indeks …...

i ii iii v 1 2 2 4 6 9 10 12 20 24 36 41 PDRB KABUPATEN MANOKWARI 2007 BAB III. URAIAN SEKTORAL

3.1. Sektor Pertanian ………... 3.2. Sektor Pertambangan dan Penggalian ... 3.3. Sektor Industri Pengolahan ………... 3.4. Sektor Listrik Dan Air Minum ……... 3.5. Sektor Bangunan ………... 3.6. Sektor Perdagangan, Hotel Dan Restoran ... 3.7. Sektor Pengangkutan dan Komunikasi …... 3.8. Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan ... 3.9. Sektor Jasa-jasa………...

BAB IV. TINJAUAN EKONOMI KABUPATEN MANOKWARI

4.1. PDRB Kab. Manokwari dan Perkembangannya .. 4.2. Pertumbuhan Ekonomi Agregat ...…... 4.3. Struktur Perekonomian Kabupaten Manokwari .... 4.4. Pertumbuhan Ekonomi Menurut Sektor ... 4.5. Analisis Share Terhadap Laju Pertumbuhan

Ekonomi... 4.6. Tingkat Kemakmuran Penduduk ... 4.7. PDRB Menurut Kelompok Sektor ...

44 48 49 51 52 52 54 58 62 67 70 73 76 80 83 85

http://www.manokwarikab.bps.go.id

storan ...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

storan ...

3.7. Sektor Pengangkutan dan Komunikasi …...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

3.7. Sektor Pengangkutan dan Komunikasi …...

3.8. Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa

http://www.manokwarikab.bps.go.id

3.8. Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa

...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

... 3.9. Sektor Jasa-jasa………...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

3.9. Sektor Jasa-jasa………...

BAB IV. TINJAUAN EKONOMI KABUPATEN

http://www.manokwarikab.bps.go.id

BAB IV. TINJAUAN EKONOMI KABUPATEN

4.1. PDRB Kab. Manokwari dan Perkembangannya ..

http://www.manokwarikab.bps.go.id

4.1. PDRB Kab. Manokwari dan Perkembangannya ..

4.2. Pertumbuhan Ekonomi Ag

http://www.manokwarikab.bps.go.id

4.2. Pertumbuhan Ekonomi Ag ur Perekonomian Kabupat

http://www.manokwarikab.bps.go.id

ur Perekonomian Kabupat

4.4. Pertumbuhan Ekonomi Menurut Sektor ...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

4.4. Pertumbuhan Ekonomi Menurut Sektor ...

4.5. Analisis Share Terhadap Laju Pertumbuhan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

4.5. Analisis Share Terhadap Laju Pertumbuhan

Ekonomi...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Ekonomi... 4.6. Tingkat Kemakmuran

http://www.manokwarikab.bps.go.id

4.6. Tingkat Kemakmuran 4.7. PDRB Menurut Kelom

http://www.manokwarikab.bps.go.id

4.7. PDRB Menurut Kelom 51

http://www.manokwarikab.bps.go.id

51 52

http://www.manokwarikab.bps.go.id

52 52

http://www.manokwarikab.bps.go.id

52

(7)

PDRB KABUPATEN MANOKWARI 2007

DAFTAR TABEL

Halaman TABEL. 1. Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten

Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku Dirinci Menurut Lapangan Usaha ……... TABEL. 2. Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten

Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000 Dirinci Menurut Lapangan Usaha ... TABEL. 3. Distribusi Persentase Produk Domestik

Regional Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku Dirinci Menurut lapangan Usaha ……... TABEL. 4 . Distribusi Persentase Produk Domestik

Regional Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000 Dirinci Menurut Lapangan Usaha.... ... TABEL 5. Indeks Perkembangan Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku dirinci Menurut Lapangan usaha.. TABEL 6. Indeks Perkembangan Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000 dirinci Menurut Lapangan Usaha ... 94 95 96 97 98 99 PDRB KABUPATEN MANOKWARI 2007

TABEL 7. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga berlaku Dirinci Menurut Lapangan usaha … TABEL 8. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000 Dirinci Menurut Lapangan usaha ……….. TABEL 9. Indeks Berantai Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku Dirinci Menurut Lapangan Usaha .. TABEL 10. Indeks Berantai Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000 dirinci Menurut Lapangan Usaha…... TABEL 11. Indeks Implisit Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku Dirinci Menurut Lapangan usaha TABEL 12. Angka Inflasi Kabupaten Manokwari Tahun

2003 – 2006 ………. TABEL 13. Angka Agregat Produk Domestik Regional

Bruto Dan PDRB Perkapita serta Jumlah Penduduk Kabupaten Manokwari ……….

100 101 102 103 104 105 106

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku

Usaha ……...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Usaha ……...

ik Regional Bruto Kabupaten

http://www.manokwarikab.bps.go.id

ik Regional Bruto Kabupaten

Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000

aha ...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

aha ...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

...

entase Produk Domestik

http://www.manokwarikab.bps.go.id

entase Produk Domestik

Regional Bruto Kabupaten Manokwari

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Regional Bruto Kabupaten Manokwari

Atas Dasar Harga Berlaku Dirinci Menurut

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Atas Dasar Harga Berlaku Dirinci Menurut

lapangan Usaha ……...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

lapangan Usaha ……...

TABEL. 4 . Distribusi Pers

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TABEL. 4 . Distribusi Persentase Produk Domestik

http://www.manokwarikab.bps.go.id

entase Produk Domestik

Regional Bruto Kabupaten Manokwari

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Regional Bruto Kabupaten Manokwari

Atas Dasar Harga Konstan 2000 Dirinci

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Atas Dasar Harga Konstan 2000 Dirinci

Menurut Lapangan Usaha....

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Menurut Lapangan Usaha....

TABEL 5. Indeks Perkembang

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TABEL 5. Indeks Perkembang

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar

Harga Berlaku dirinci Menurut Lapangan usaha..

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Harga Berlaku dirinci Menurut Lapangan usaha..

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TABEL 6. Indeks Perkembang

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(8)

PDRB KABUPATEN MANOKWARI 2007

DAFTAR TABEL

Halaman TABEL. 1. Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten

Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku Dirinci Menurut Lapangan Usaha ……... TABEL. 2. Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten

Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000 Dirinci Menurut Lapangan Usaha ... TABEL. 3. Distribusi Persentase Produk Domestik

Regional Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku Dirinci Menurut lapangan Usaha ……... TABEL. 4 . Distribusi Persentase Produk Domestik

Regional Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000 Dirinci Menurut Lapangan Usaha.... ... TABEL 5. Indeks Perkembangan Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku dirinci Menurut Lapangan usaha.. TABEL 6. Indeks Perkembangan Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000 dirinci Menurut Lapangan Usaha ... 94 95 96 97 98 99 PDRB KABUPATEN MANOKWARI 2007

TABEL 7. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga berlaku Dirinci Menurut Lapangan usaha … TABEL 8. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000 Dirinci Menurut Lapangan usaha ……….. TABEL 9. Indeks Berantai Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku Dirinci Menurut Lapangan Usaha .. TABEL 10. Indeks Berantai Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Konstan 2000 dirinci Menurut Lapangan Usaha…... TABEL 11. Indeks Implisit Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga Berlaku Dirinci Menurut Lapangan usaha TABEL 12. Angka Inflasi Kabupaten Manokwari Tahun

2003 – 2006 ………. TABEL 13. Angka Agregat Produk Domestik Regional

Bruto Dan PDRB Perkapita serta Jumlah Penduduk Kabupaten Manokwari ……….

100 101 102 103 104 105 106

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Produk Domestik Regional

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar

Harga Konstan 2000 Dirinci Menurut Lapangan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Harga Konstan 2000 Dirinci Menurut Lapangan

usaha ………..

http://www.manokwarikab.bps.go.id

usaha ………..

TABEL 9. Indeks Berantai Produk Domestik Regional

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TABEL 9. Indeks Berantai Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar

Harga Berlaku Dirinci Menurut Lapangan Usaha ..

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Harga Berlaku Dirinci Menurut Lapangan Usaha ..

TABEL 10. Indeks Berantai Produk Domestik

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TABEL 10. Indeks Berantai Produk Domestik

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar Harga

Konstan 2000 dirinci Menurut Lapangan Usaha…...

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Konstan 2000 dirinci Menurut Lapangan Usaha…...

TABEL 11. Indeks Implisit

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TABEL 11. Indeks Implisit Produk Domestik Regional

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Produk Domestik Regional

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Bruto Kabupaten Manokwari Atas Dasar

Harga Berlaku Dirinci Menurut Lapangan usaha

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Harga Berlaku Dirinci Menurut Lapangan usaha

TABEL 12. Angka Infl

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TABEL 12. Angka Infl

2003 – 2006 ……….

http://www.manokwarikab.bps.go.id

2003 – 2006 ……….

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TABEL 13. Angka Agregat

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TABEL 13. Angka Agregat

100

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(9)

http://www.manokwarikab.bps.go.id

http://www.manokwarikab.bps.go.id

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(10)

BAB I

P E N D A H U L U A N

1.1. PENJELASAN UMUM

Perencanaan pembangunan ekonomi, memerlukan bermacam data statistik sebagai dasar berpijak dalam menentukan strategi kebijakan, agar sasaran pembangunan dapat dicapai dengan tepat. Strategi dan kebijakan yang telah diambil pada masa lalu perlu dimonitor dan dievaluasi hasil-hasilnya. Berbagai data statistik yang bersifat kuantitatif diperlukan untuk memberikan gambaran tentang keadaan pada masa yang lalu dan masa kini, serta sasaran-sasaran yang akan dicapai pada masa yang akan datang.

Tujuan akhir dari proses pembangunan adalah memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu seluruh program pembangunan diarahkan pada masyarakat . Agar pembangunan dapat mencapai tujuannya maka harus didasari oleh proses perencanaan yang matang yang ditunjang oleh adanya ketersediaan berbagai data

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Perencanaan pembangunan ekonomi, memerlukan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Perencanaan pembangunan ekonomi, memerlukan bermacam data statistik sebagai dasar berpijak dalam

http://www.manokwarikab.bps.go.id

bermacam data statistik sebagai dasar berpijak dalam menentukan strategi kebijakan, agar sasaran pembangunan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

menentukan strategi kebijakan, agar sasaran pembangunan

tepat. Strategi dan kebijakan yang telah

http://www.manokwarikab.bps.go.id

tepat. Strategi dan kebijakan yang telah diambil pada masa lalu perlu dimonitor dan dievaluasi

hasil-http://www.manokwarikab.bps.go.id

diambil pada masa lalu perlu dimonitor dan dievaluasi hasil-hasilnya. Berbagai data statistik yang bersifat kuantitatif

http://www.manokwarikab.bps.go.id

hasilnya. Berbagai data statistik yang bersifat kuantitatif diperlukan untuk memberikan gambaran tentang keadaan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

diperlukan untuk memberikan gambaran tentang keadaan pada masa yang lalu dan masa

http://www.manokwarikab.bps.go.id

pada masa yang lalu dan masa

http://www.manokwarikab.bps.go.id

yang akan dicapai pada masa yang akan datang.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

yang akan dicapai pada masa yang akan datang.

Tujuan akhir dari proses pembangunan adalah

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Tujuan akhir dari proses pembangunan adalah memajukan dan meningkatkan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

memajukan dan meningkatkan

Untuk itu seluruh program pembangunan diarahkan pada

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Untuk itu seluruh program pembangunan diarahkan pada

(11)

statistik yang akan digunakan sebagai bahan dasar dalam menentukan dan mengarahkan program pembangunan untuk maksimalnya hasil guna dan daya guna.

Pada hakekatnya pembangunan ekonomi adalah usaha dan kebijaksanaan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperbesar kesempatan kerja, meningkatkan pemerataan pembagian pendapatan masyarakat, meningkatkan hubungan ekonomi dan mengusahakan pergeseran kegiatan ekonomi dari sektor primer kesektor sekunder dan tersier .

Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat, maka perlu disajikan statistik pendapatan regional secara berkala sebagai bahan perencanaan pembangunan regional khususnya dibidang ekonomi .

1.2. PERUBAHAN TAHUN DASAR HARGA KONSTAN 1993 MENJADI A KONSTAN 2000 (RE-BASING) 1.2.1. LATAR BELAKANG

Tahun dasar merupakan satu konsep penting yang secara spesifik digunakan untuk penghitungan PDB atau PDRB. Konsep ini digunakan untuk penghitungan PDB/PDRB, baik dari sisi produksi (sektoral) maupun sisi penggunaan (permintaan). Dari pendekatan ini dapat

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Pada hakekatnya pembangunan ekonomi adalah

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Pada hakekatnya pembangunan ekonomi adalah usaha dan kebijaksanaan yang bertujuan untuk

http://www.manokwarikab.bps.go.id

usaha dan kebijaksanaan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperbesar

http://www.manokwarikab.bps.go.id

meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperbesar kesempatan kerja, meningkatkan pemerataan pembagian

http://www.manokwarikab.bps.go.id

kesempatan kerja, meningkatkan pemerataan pembagian pendapatan masyarakat, meningkatkan hubungan ekonomi

http://www.manokwarikab.bps.go.id

pendapatan masyarakat, meningkatkan hubungan ekonomi dan mengusahakan pergeseran kegiatan ekonomi dari sektor

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dan mengusahakan pergeseran kegiatan ekonomi dari sektor

Untuk mengetahui tingka

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan ekonomi

http://www.manokwarikab.bps.go.id

t pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat, maka perlu disajikan statistik

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dan pendapatan masyarakat, maka perlu disajikan statistik pendapatan regional secara berkala sebagai bahan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

pendapatan regional secara berkala sebagai bahan perencanaan pembangunan regional khususnya dibidang

http://www.manokwarikab.bps.go.id

perencanaan pembangunan regional khususnya dibidang

T

http://www.manokwarikab.bps.go.id

T

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A TA T

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TA TA

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

H

http://www.manokwarikab.bps.go.id

H

http://www.manokwarikab.bps.go.id

U

http://www.manokwarikab.bps.go.id

U

http://www.manokwarikab.bps.go.id

N

http://www.manokwarikab.bps.go.id

N

http://www.manokwarikab.bps.go.id

D

http://www.manokwarikab.bps.go.id

D

http://www.manokwarikab.bps.go.id

I

http://www.manokwarikab.bps.go.id

I

http://www.manokwarikab.bps.go.id

.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

L

http://www.manokwarikab.bps.go.id

L

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A LA L

http://www.manokwarikab.bps.go.id

LA LA

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

T

http://www.manokwarikab.bps.go.id

T

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A TA T

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TA TA

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A TA T

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TA TA

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

R

http://www.manokwarikab.bps.go.id

R

http://www.manokwarikab.bps.go.id

secara spesifik digunakan untuk penghitungan PDB atau

http://www.manokwarikab.bps.go.id

secara spesifik digunakan untuk penghitungan PDB atau PDRB. Konsep ini digunakan untuk penghitungan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

PDRB. Konsep ini digunakan untuk penghitungan

(12)

diturunkan estimasi PDB/PDRB atas dasar harga konstan (adhk) yang menggambarkan perubahan nilai PDB/PDRB yang hanya dipengaruhi oleh perubahan volume atau kuantum . Secara total, estimasi PDB/PDRB tersebut menggambarkan perubahan ekonomi secara “nyata (riil)” di suatu negara atau wilayah.

Dalam rekomendasi yang dibuat oleh PBB dijelaskan bahwa tahun dasar yang digunakan dalam PDB/PDRB seharusnya selalu diperbaharui (up-date) mengikuti perkembangan ekonomi yang terjadi. Idealnya perubahan tahun dasar ini dilakukan setiap 5 atau 10 tahun sekali yang dilakukan melalui proses “Rebasing”. Secara sederhana “Rebasing” ini diartikan sebagai suatu proses penetapan kembali tahun dasar baru yang dipakai dalam penghitungan PDB/ PDRB.

Lebih jauh dalam panduan yang disusun oleh PBB tersebut dikatakan bahwa agar seluruh negara selalu berupaya untuk memperbaharui tatacara serta teknik perhitungan PDB dengan menggunakan tahun dasar yang dianggap lebih “up to-date” dengan menggunakan kaidah-kaidah yang terkini, sehingga informasi yang dihasilkan akan selalu relevan dan mampu menjelaskan perubahan atau phenomena ekonomi yang terjadi. Dengan dasar tersebut maka dipandang perlu untuk merubah tahun dasar dalam

http://www.manokwarikab.bps.go.id

)” di

http://www.manokwarikab.bps.go.id

)” di

Dalam rekomendasi yang dibuat oleh PBB

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Dalam rekomendasi yang dibuat oleh PBB dijelaskan bahwa tahun dasar yang digunakan dalam

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dijelaskan bahwa tahun dasar yang digunakan dalam

lalu diperbaharui (

http://www.manokwarikab.bps.go.id

lalu diperbaharui (

mengikuti perkembangan ekonomi yang terjadi. Idealnya

http://www.manokwarikab.bps.go.id

mengikuti perkembangan ekonomi yang terjadi. Idealnya

kukan setiap 5 atau 10 tahun

http://www.manokwarikab.bps.go.id

kukan setiap 5 atau 10 tahun sekali yang dilakukan melalui proses “

http://www.manokwarikab.bps.go.id

sekali yang dilakukan melalui proses “

” ini diartikan sebagai suatu proses

http://www.manokwarikab.bps.go.id

” ini diartikan sebagai suatu proses penetapan kembali tahun dasar baru yang dipakai dalam

http://www.manokwarikab.bps.go.id

penetapan kembali tahun dasar baru yang dipakai dalam penghitungan PDB/ PDRB.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

penghitungan PDB/ PDRB.

Lebih jauh dalam pandua

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Lebih jauh dalam pandua

tersebut dikatakan bahwa agar seluruh negara selalu

http://www.manokwarikab.bps.go.id

tersebut dikatakan bahwa agar seluruh negara selalu berupaya untuk memperbaharui tatacara serta teknik

http://www.manokwarikab.bps.go.id

berupaya untuk memperbaharui tatacara serta teknik perhitungan PDB dengan menggunakan tahun dasar yang

http://www.manokwarikab.bps.go.id

perhitungan PDB dengan menggunakan tahun dasar yang dianggap lebih “

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dianggap lebih “

kaidah yang terkini, sehingga informasi yang dihasilkan akan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

kaidah yang terkini, sehingga informasi yang dihasilkan akan selalu relevan dan mampu menjelaskan perubahan atau

http://www.manokwarikab.bps.go.id

selalu relevan dan mampu menjelaskan perubahan atau

(13)

penghitungan PDB/PDRB yang selanjutnya digunakan sebagai tahun rujukan (reference year)

1.2.2. TAHUN DASAR

Tahun dasar merupakan salah satu tahun yang ditetapkan sebagai dasar waktu rujukan bagi penghitungan PDB/PDRB. Berawal dari titik waktu tersebut seluruh perkembangan dan pertumbuhan kinerja ekonomi akan diukur. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penetapan tahun dasar merupakan suatu langkah penting dan strategis bagi terwujudnya kualitas data PDB/PDRB yang lebih baik khususnya untuk tahun-tahun setelah tahun dasar. Ketidak-tepatan dalam penentuan tahun dasar akan berakibat buruk terhadap mutu data PDB/PDRB.

Tahun dasar tersebut digunakan sebagai pijakan untuk menghitung perubahan-perubahan agregat ekonomi, seperti: nilai riil, struktur ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi dan tingkat perkembangan harga (indeks implisit), baik untuk PDB/PDRB secara keseluruhan maupun masing-masing komponen permintaan akhir. Selain itu tahun dasar juga dipakai sebagai waktu rujukan atau menjadi tahun konstan (tetap) dalam pengukuran PDB/PDRB terutama jika ingin mengesampingkan aspek harga. Dalam hal ini yang harus dilakukan adalah membandingkan/menilai seluruh data pada

http://www.manokwarikab.bps.go.id

salah satu tahun yang

http://www.manokwarikab.bps.go.id

salah satu tahun yang ditetapkan sebagai dasar waktu rujukan bagi penghitungan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

ditetapkan sebagai dasar waktu rujukan bagi penghitungan PDB/PDRB. Berawal dari titik waktu tersebut seluruh

http://www.manokwarikab.bps.go.id

PDB/PDRB. Berawal dari titik waktu tersebut seluruh perkembangan dan pertumbuhan kinerja ekonomi akan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

perkembangan dan pertumbuhan kinerja ekonomi akan

t dikatakan bahwa penetapan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

t dikatakan bahwa penetapan

langkah penting dan strategis

http://www.manokwarikab.bps.go.id

langkah penting dan strategis bagi terwujudnya kualitas data PDB/PDRB yang lebih baik

http://www.manokwarikab.bps.go.id

bagi terwujudnya kualitas data PDB/PDRB yang lebih baik khususnya untuk tahun-tahun se

http://www.manokwarikab.bps.go.id

khususnya untuk tahun-tahun setelah tahun dasar.

Ketidak-http://www.manokwarikab.bps.go.id

telah tahun dasar. Ketidak-tepatan dalam penentuan tahun dasar akan berakibat buruk

http://www.manokwarikab.bps.go.id

tepatan dalam penentuan tahun dasar akan berakibat buruk terhadap mutu data PDB/PDRB.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

terhadap mutu data PDB/PDRB.

Tahun dasar tersebut digunakan sebagai pijakan untuk

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Tahun dasar tersebut digunakan sebagai pijakan untuk menghitung perubahan-perubahan agregat ekonomi, seperti:

http://www.manokwarikab.bps.go.id

menghitung perubahan-perubahan agregat ekonomi, seperti: nilai riil, struktur ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi dan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

nilai riil, struktur ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi dan tingkat perkembangan harga (indeks implisit), baik untuk

http://www.manokwarikab.bps.go.id

tingkat perkembangan harga (indeks implisit), baik untuk PDB/PDRB secara keseluruhan maupun masing-masing

http://www.manokwarikab.bps.go.id

PDB/PDRB secara keseluruhan maupun masing-masing

http://www.manokwarikab.bps.go.id

komponen permintaan akhir.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

komponen permintaan akhir.

dipakai sebagai waktu rujukan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dipakai sebagai waktu rujukan (tetap) dalam pengukuran PDB/PDRB terutama jika ingin

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(tetap) dalam pengukuran PDB/PDRB terutama jika ingin

(14)

tahun berjalan dengan data pada tahun dasar.

Karena tidak semua tahun kondisinya cukup “representatif” untuk dijadikan sebagai tahun dasar, maka diperlukan beberapa persyaratan untuk memilihnya, yakni, pada tahun tersebut :

a. Kondisi ekonomi relatif stabil (aspek riil dan moneter), tidak terjadi peristiwa-peristiwa besar yang menyebabkan kegiatan ekonomi berjalan secara tidak “normal”.

b. Awal dari suatu peristiwa besar di mana semua hasil pembangunan (kinerja) ekonomi akan dibandingkan dengan kondisi saat itu.

c. Kelengkapan data dasar yang digunakan sebagai input dalam penyusunan PDB/PDRB, baik yang berupa data produk (kuantum)/indikator produk, harga/indikator harga, struktur input, data pelengkap (mark-up), indeks harga, destinasi produk dan sebagainya, cukup memadai.

Mengingat besarnya peranan tahun dasar dalam penghitungan PDB/PDRB, maka penetapannya harus didasarkan pada pertimbangan yang hati-hati dan bijaksana. Berdasar pengalaman menunjukkan bahwa adanya perubahan tahun dasar akan menyebabkan perubahan-perubahan terhadap besaran data PDB/PDRB dan berbagai data turunannya. Kondisi ini tentunya akan membawa dampak terhadap berbagai pihak yang menggunakan data

http://www.manokwarikab.bps.go.id

tan untuk memilihnya, yakni,

http://www.manokwarikab.bps.go.id

tan untuk memilihnya, yakni,

Kondisi ekonomi relatif stabil (aspek riil dan moneter),

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Kondisi ekonomi relatif stabil (aspek riil dan moneter), tidak terjadi peristiwa-peristiwa besar yang menyebabkan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

tidak terjadi peristiwa-peristiwa besar yang menyebabkan kegiatan ekonomi berjalan secara tidak “normal”.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

kegiatan ekonomi berjalan secara tidak “normal”.

besar di mana semua hasil

http://www.manokwarikab.bps.go.id

besar di mana semua hasil pembangunan (kinerja) ekonomi akan dibandingkan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

pembangunan (kinerja) ekonomi akan dibandingkan

Kelengkapan data dasar yang digunakan sebagai input

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Kelengkapan data dasar yang digunakan sebagai input dalam penyusunan PDB/PDRB,

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dalam penyusunan PDB/PDRB, produk (kuantum)/indikato

http://www.manokwarikab.bps.go.id

produk (kuantum)/indikato

harga, struktur input, data pelengkap (mark-up), indeks

http://www.manokwarikab.bps.go.id

harga, struktur input, data pelengkap (mark-up), indeks harga, destinasi produk dan sebagainya, cukup memadai.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

harga, destinasi produk dan sebagainya, cukup memadai.

Mengingat besarnya pera

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Mengingat besarnya pera

penghitungan PDB/PDRB, maka penetapannya harus

http://www.manokwarikab.bps.go.id

penghitungan PDB/PDRB, maka penetapannya harus didasarkan pada pertimbangan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

didasarkan pada pertimbangan

Berdasar pengalaman menunjukkan bahwa adanya

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Berdasar pengalaman menunjukkan bahwa adanya perubahan tahun dasar akan menyebabkan

perubahan-http://www.manokwarikab.bps.go.id

perubahan tahun dasar akan menyebabkan perubahan-perubahan terhadap besaran da

http://www.manokwarikab.bps.go.id

perubahan terhadap besaran da

(15)

PDB/PDRB. Untuk itu dalam penetapan tahun dasar perlu dIlibatkan berbagai pihak atau instansi yang berkepentingan terhadap data PDB/PDRB.

1.2.3. ALASAN DIPERLUKANNYA REBASING

Pada hakekatnya “re-basing” atau dalam istilah lain disebut pula sebagai “re-referrence” merupakan suatu perubahan tahun dasar yang telah digunakan selama ini dalam penghitungan PDB/PDRB dengan suatu tahun yang dianggap representatif. Penetapan tahun dasar baru tersebut didasarkan pada pernyataan yang tertuang dalam buku System of National Accounts (1993) sebagai berikut:

“ In general, constant price series should not be allowed to run for more than 5, or all the most, 10 years without rebasing. It is therefore recommended that disaggregated constant price data should be published for as many of the flows of goods and services in the system as possible, with a change of base year about every 5 years (par. 16.76)”

Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan lebih jauh bahwa sebaiknya tahun dasar dirubah se-sering mungkin atau minimal setiap 5 tahun sekali. Untuk Indonesia, tahun dasar baru yang ditetapkan adalah tahun 2000. Alasan yang melatar-belakangi penentuan tahun tersebut adalah sebagai

http://www.manokwarikab.bps.go.id

” atau dalam istilah lain

http://www.manokwarikab.bps.go.id

” atau dalam istilah lain

merupakan suatu

http://www.manokwarikab.bps.go.id

merupakan suatu perubahan tahun dasar yang telah digunakan selama ini

http://www.manokwarikab.bps.go.id

perubahan tahun dasar yang telah digunakan selama ini dalam penghitungan PDB/PDRB dengan suatu tahun yang

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dalam penghitungan PDB/PDRB dengan suatu tahun yang

n tahun dasar baru tersebut

http://www.manokwarikab.bps.go.id

n tahun dasar baru tersebut rnyataan yang tertuang dalam buku

http://www.manokwarikab.bps.go.id

rnyataan yang tertuang dalam buku System of National Accounts (1993) sebagai berikut:

http://www.manokwarikab.bps.go.id

System of National Accounts (1993) sebagai berikut:

In general, constant price series should not be

http://www.manokwarikab.bps.go.id

In general, constant price series should not be

allowed to run for more than 5, or all the most,

http://www.manokwarikab.bps.go.id

allowed to run for more than 5, or all the most,

10 years without rebasing. It is therefore

http://www.manokwarikab.bps.go.id

10 years without rebasing. It is therefore

recommended that disaggregated constant price

http://www.manokwarikab.bps.go.id

recommended that disaggregated constant price

data should be published for as many of the

http://www.manokwarikab.bps.go.id

data should be published for as many of the

flows of goods and services in the system as

http://www.manokwarikab.bps.go.id

flows of goods and services in the system as

possible, with a change of base year about every

http://www.manokwarikab.bps.go.id

possible, with a change of base year about every

http://www.manokwarikab.bps.go.id

5 years

http://www.manokwarikab.bps.go.id

5 years

Dari pernyataan tersebut dapa

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Dari pernyataan tersebut dapa

sebaiknya tahun dasar dirubah se-sering mungkin atau

http://www.manokwarikab.bps.go.id

sebaiknya tahun dasar dirubah se-sering mungkin atau

minimal setiap 5 tahun sekali. Untuk Indonesia, tahun dasar

http://www.manokwarikab.bps.go.id

minimal setiap 5 tahun sekali. Untuk Indonesia, tahun dasar

(16)

berikut:

a. Karena seri data PDB/PDRB yang menggunakan tahun dasar sebelumnya (1993) dianggap sudah terlalu tua (lama). Selain itu seri tahun dasar tersebut dianggap sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan ekonomi yang terjadi.

b. Merupakan kesepakatan bersama yang dideklarasikan oleh negara-negara di wilayah Asia Pasifik (UN-ESCAP), agar hasil pengukuran PDB yang diperoleh dapat dibandingkan secara langsung.

c. Tahun 2000 merupakan awal berlangsungnya proses pemulihan ekonomi Indonesia setelah dilanda oleh krisis ekonomi sejak dari tahun 1998.

d. Kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2000 relatif stabil.

e. Tersedianya perangkat data yang lengkap yang disajikan dalam Tabel I-O tahun 2000. Melalui tabel IO, keseimbangan antara transaksi “Supply” dan “Demand” atas berbagai produk barang dan jasa di wilayah domestik dapat dikontrol dengan lebih baik.

f. Tersedianya perangkat data SNSE tahun 2000, yang menyajikan informasi mengenai keseimbangan antara penerimaan dan konsumsi nasional. Perangkat ini khususnya digunakan sebagai kontrol dalam

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(lama). Selain itu seri tahun dasar tersebut dianggap

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(lama). Selain itu seri tahun dasar tersebut dianggap

ngan perkembangan ekonomi

http://www.manokwarikab.bps.go.id

ngan perkembangan ekonomi

Merupakan kesepakatan bersama yang dideklarasikan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Merupakan kesepakatan bersama yang dideklarasikan oleh negara-negara di wilayah Asia Pasifik (UN-ESCAP),

http://www.manokwarikab.bps.go.id

oleh negara-negara di wilayah Asia Pasifik (UN-ESCAP), agar hasil pengukuran PDB yang diperoleh dapat

http://www.manokwarikab.bps.go.id

agar hasil pengukuran PDB yang diperoleh dapat

Tahun 2000 merupakan awal berlangsungnya proses

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Tahun 2000 merupakan awal berlangsungnya proses

pemulihan ekonomi Indonesia setelah dilanda oleh krisis

http://www.manokwarikab.bps.go.id

pemulihan ekonomi Indonesia setelah dilanda oleh krisis ekonomi sejak dari tahun 1998.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

ekonomi sejak dari tahun 1998.

Kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2000 relatif

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2000 relatif

Tersedianya perangkat data yang lengkap yang

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Tersedianya perangkat data yang lengkap yang disajikan dalam Tabel I-O ta

http://www.manokwarikab.bps.go.id

disajikan dalam Tabel I-O ta

keseimbangan antara transaksi “

http://www.manokwarikab.bps.go.id

keseimbangan antara transaksi “

atas berbagai produk barang dan jasa di wilayah

http://www.manokwarikab.bps.go.id

atas berbagai produk barang dan jasa di wilayah domestik dapat dikontrol dengan lebih baik.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

domestik dapat dikontrol dengan lebih baik.

f.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

f. Tersedianya perangkat data

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Tersedianya perangkat data

(17)

pengukuran PDB menurut penggunaan.

g. Adanya pembaharuan konsep-konsep yang berbasis pada SNA(’93), meski belum seluruh konsep dapat diaplikasikan

Dengan alasan-alasan tersebut maka pertimbangan untuk mengganti tahun dasar merupakan suatu kebutuhan utama bagi penyempurnaan estimasi data PDB baik di tingkat nasional maupun PDRB regional. Proses perubahan atau penetapan tahun dasar baru yang disebut sebagai “Re-basing” ini didasarkan pada beberapa prinsip utama berkut: a. “Re-basing” dibangun untuk penghitungan PDB/PDRB

menurut runtun waktu (time series) baik secara keseluruhan (total) maupun menurut masing-masing komponen penggunaan akhir

b. “Re-basing” sebaiknya dilakukan hanya untuk waktu yang terbatas, karena semakin panjang selang waktu yang dipakai maka kemungkinan semakin besar hasilnya menjadi bias atau kurang merefleksikan keadaan sebenarnya.

c. “Re-basing” dianjurkan untuk tidak disusun pada tahun-tahun sebelum tahun-tahun dasar (2000), kecuali untuk keperluan penyusunan model-model ekonomi.

d. Dalam proses “Re-basing” tahun yang dipilih sebagai tahun dasar baru harus merupakan tahun di mana

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Dengan alasan-alasan tersebut maka pertimbangan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Dengan alasan-alasan tersebut maka pertimbangan untuk mengganti tahun dasar merupakan suatu kebutuhan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

untuk mengganti tahun dasar merupakan suatu kebutuhan utama bagi penyempurnaan estimasi data PDB baik di

http://www.manokwarikab.bps.go.id

utama bagi penyempurnaan estimasi data PDB baik di

regional. Proses perubahan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

regional. Proses perubahan atau penetapan tahun dasar baru yang disebut sebagai

“Re-http://www.manokwarikab.bps.go.id

atau penetapan tahun dasar baru yang disebut sebagai “Re-basing” ini didasarkan pada beberapa prinsip utama berkut:

http://www.manokwarikab.bps.go.id

basing” ini didasarkan pada beberapa prinsip utama berkut:

dibangun untuk penghitungan PDB/PDRB

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dibangun untuk penghitungan PDB/PDRB menurut runtun waktu (

http://www.manokwarikab.bps.go.id

menurut runtun waktu (time series

http://www.manokwarikab.bps.go.id

time series

keseluruhan (total) maupun menurut masing-masing

http://www.manokwarikab.bps.go.id

keseluruhan (total) maupun menurut masing-masing komponen penggunaan akhir

http://www.manokwarikab.bps.go.id

komponen penggunaan akhir

sebaiknya dilakukan hanya untuk waktu

http://www.manokwarikab.bps.go.id

sebaiknya dilakukan hanya untuk waktu yang terbatas, karena semakin panjang selang waktu

http://www.manokwarikab.bps.go.id

yang terbatas, karena semakin panjang selang waktu yang dipakai maka kemungkinan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

yang dipakai maka kemungkinan

menjadi bias atau kurang merefleksikan keadaan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

menjadi bias atau kurang merefleksikan keadaan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

sebenarnya.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

sebenarnya. c.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

c. “Re-basing”

http://www.manokwarikab.bps.go.id

“Re-basing”

(18)

kondisi ekonomi relatif stabil.

e. Selain itu pada tahun dasar tersebut data dasar yang digunakan sebagai dasar penyusunan PDB/PDRB harus lengkap

1.2.4. IMPLIKASI ATAS REBASING

Secara historis, dalam penghitungan PDB Indonesia sudah beberapa kali mengalami perubahan tahun dasar, yang dimulai dari tahun 1960. Kemudian dilembagakan dengan menggunakan interval tetap yaitu untuk setiap 10 tahun sekali, yang meliputi tahun 1973, tahun 1983 dan tahun 1993. Sementara di tingkat regional (PDRB) sebelum tahun 1973 masih mempunyai tahun dasar yang berbeda-beda antar wilayah. Kemudian mulai tahun 1973 dilakukan penyeragaman tahun dasar antara PDB di tingkat nasional dan PDRB di tingkat regional (propinsi dan kabupaten). Pada saat ini tahun 2000 telah ditetapkan sebagai tahun dasar baru untuk PDB maupun PDRB.

Penyeragaman tahun dasar ini penting untuk alasan keterbandingan, harmonisasi (penyelarasan) serta konsistensi perangkat data PDB/PDRB tersebut. Dengan tersedianya data PDB maupun PDRB dengan menggunakan tahun dasar yang sama akan memudahkan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Secara historis, dalam penghitungan PDB

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Secara historis, dalam penghitungan PDB Indonesia sudah beberapa kali mengalami perubahan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Indonesia sudah beberapa kali mengalami perubahan

dari tahun 1960. Kemudian

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dari tahun 1960. Kemudian dilembagakan dengan menggunakan interval tetap yaitu

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dilembagakan dengan menggunakan interval tetap yaitu untuk setiap 10 tahun sekali, yang meliputi tahun 1973,

http://www.manokwarikab.bps.go.id

untuk setiap 10 tahun sekali, yang meliputi tahun 1973, tahun 1983 dan tahun 1993. Seme

http://www.manokwarikab.bps.go.id

tahun 1983 dan tahun 1993. Sementara di tingkat regional

http://www.manokwarikab.bps.go.id

ntara di tingkat regional (PDRB) sebelum tahun 1973 masih mempunyai tahun

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(PDRB) sebelum tahun 1973 masih mempunyai tahun

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dasar yang berbeda-beda anta

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dasar yang berbeda-beda anta

tahun 1973 dilakukan penyeragaman tahun dasar antara

http://www.manokwarikab.bps.go.id

tahun 1973 dilakukan penyeragaman tahun dasar antara PDB di tingkat nasional dan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

PDB di tingkat nasional dan

(propinsi dan kabupaten). Pada saat ini tahun 2000

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(propinsi dan kabupaten). Pada saat ini tahun 2000

http://www.manokwarikab.bps.go.id

ditetapkan sebagai tahun da

http://www.manokwarikab.bps.go.id

ditetapkan sebagai tahun da

PDRB.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

PDRB.

alasan keterbandingan, harmonisasi (penyelarasan) serta

http://www.manokwarikab.bps.go.id

alasan keterbandingan, harmonisasi (penyelarasan) serta

(19)

pemakai data dalam melakukan analisis keterbandingan bahkan dalam membangun model-model ekonomi (pembangunan). Selain itu penyamaan tahun dasar ini diharapkan juga dapat memperkecil perbedaan hasil pengukuran PDB yang disusun secara nasional dengan PDRB yang disusun pada hirarkhi yang lebih rendah.

Dengan adanya perubahan tahun dasar ini diyakini akan memberi dampak terhadap perbedaan hasil pengukuran PDB yang telah dihitung dengan menggunakan tahun dasar sebelumnya. Perbedaan-perbedaan penting ini ditandai dengan Perbedaan-perbedaan pada: nilai nominal (adhb) jika ada perbaikan lingkup, nilai nyata (adhk), struktur (komposisi) ekonomi, pertumbuhan riil, serta indeks implisit PDB/PDRB pada masing-masing komponen penggunaan. Meskipun perbedaan ini dapat dijelaskan secara ilmiah tetapi yang akan dirasakan adalah dampak politisnya.

1.3. TUJUAN DAN KEGUNAAN STATISTIK PENDAPATAN REGIONAL.

Statistik pendapatan regional yang disajikan dengan baik dan lengkap akan dapat menggambarkan berbagai fenomena antara lain :

http://www.manokwarikab.bps.go.id

mperkecil perbedaan hasil

http://www.manokwarikab.bps.go.id

mperkecil perbedaan hasil pengukuran PDB yang disusun secara nasional dengan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

pengukuran PDB yang disusun secara nasional dengan PDRB yang disusun pada hirarkhi yang lebih rendah.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

PDRB yang disusun pada hirarkhi yang lebih rendah.

Dengan adanya perubahan tahun dasar ini

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Dengan adanya perubahan tahun dasar ini diyakini akan memberi dampak terhadap perbedaan hasil

http://www.manokwarikab.bps.go.id

diyakini akan memberi dampak terhadap perbedaan hasil pengukuran PDB yang telah dihitung dengan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

pengukuran PDB yang telah dihitung dengan menggunakan tahun dasar sebelumnya.

Perbedaan-http://www.manokwarikab.bps.go.id

menggunakan tahun dasar sebelumnya. Perbedaan-perbedaan penting ini ditandai dengan Perbedaan-perbedaan pada:

http://www.manokwarikab.bps.go.id

perbedaan penting ini ditandai dengan perbedaan pada: nilai nominal (adhb) jika ada perbaikan lingkup, nilai nyata

http://www.manokwarikab.bps.go.id

nilai nominal (adhb) jika ada perbaikan lingkup, nilai nyata (adhk), struktur (komposisi) ekonomi, pertumbuhan riil,

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(adhk), struktur (komposisi) ekonomi, pertumbuhan riil, serta indeks implisit PDB/PDRB pada masing-masing

http://www.manokwarikab.bps.go.id

serta indeks implisit PDB/PDRB pada masing-masing komponen penggunaan. Mesk

http://www.manokwarikab.bps.go.id

komponen penggunaan. Mesk

dijelaskan secara ilmiah tetapi yang akan dirasakan adalah

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dijelaskan secara ilmiah tetapi yang akan dirasakan adalah dampak politisnya.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dampak politisnya. T

http://www.manokwarikab.bps.go.id

TU

http://www.manokwarikab.bps.go.id

U

http://www.manokwarikab.bps.go.id

J

http://www.manokwarikab.bps.go.id

J

http://www.manokwarikab.bps.go.id

U

http://www.manokwarikab.bps.go.id

U

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

N

http://www.manokwarikab.bps.go.id

N

http://www.manokwarikab.bps.go.id

R

http://www.manokwarikab.bps.go.id

R

http://www.manokwarikab.bps.go.id

E

http://www.manokwarikab.bps.go.id

E

http://www.manokwarikab.bps.go.id

G

http://www.manokwarikab.bps.go.id

G

http://www.manokwarikab.bps.go.id

I

http://www.manokwarikab.bps.go.id

I

http://www.manokwarikab.bps.go.id

O

http://www.manokwarikab.bps.go.id

O

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Statistik pendapatan regional yang disajikan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Statistik pendapatan regional yang disajikan

(20)

Produk domestik regional bruto yang disajikan atas dasar harga konstan, akan menggambarkan tingkat pertumbuhan riil perekonomian suatu daerah baik secara agregat maupun sektoral.

Pertumbuhan perekonomian yang timbul tersebut apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk masing-masing tahun, maka akan dapat pula mencerminkan tingkat perkembangan pendapatan perkapita penduduk. Jika pendapatan perkapita penduduk suatu daerah dibandingkan dengan pendapatan perkapita daerah lain, maka angka-angka tersebut dapat dipakai sebagai indikator untuk membandingkan tingkat kemakmuran material dengan daerah lainnya.

Penyajian Produk Domestik regional bruto baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan, juga dapat digunakan sebagai indikator untuk melihat inflasi ataupun deflasi yang terjadi. Demikian pula apabila disajikan secara sektoral akan dapat juga memberi gambaran tentang struktur perekonomian suatu daerah.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Regional yang disajikan secara berkala, wajar dan komprehensif akan diketahui :

a. Indikator tingkat pertumbuhan perekonomian.

b. Indikator tingkat perkembangan pendapatan per kapita.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Pertumbuhan perekonomian yang timbul tersebut apabila

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Pertumbuhan perekonomian yang timbul tersebut apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk masing-masing

http://www.manokwarikab.bps.go.id

dibandingkan dengan jumlah penduduk masing-masing

ula mencerminkan tingkat

http://www.manokwarikab.bps.go.id

ula mencerminkan tingkat perkembangan pendapatan perkapita penduduk. Jika

http://www.manokwarikab.bps.go.id

perkembangan pendapatan perkapita penduduk. Jika

suatu daerah dibandingkan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

suatu daerah dibandingkan dengan pendapatan perkapita daerah lain, maka

angka-http://www.manokwarikab.bps.go.id

dengan pendapatan perkapita daerah lain, maka

angka-i sebagaangka-i angka-indangka-ikator untuk

http://www.manokwarikab.bps.go.id

i sebagai indikator untuk membandingkan tingkat kema

http://www.manokwarikab.bps.go.id

membandingkan tingkat kemakmuran material dengan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

kmuran material dengan

Penyajian Produk Domestik regional bruto baik atas dasar

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Penyajian Produk Domestik regional bruto baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan, juga dapat

http://www.manokwarikab.bps.go.id

harga berlaku maupun atas dasar harga konstan, juga dapat digunakan sebagai indikator untuk melihat inflasi ataupun

http://www.manokwarikab.bps.go.id

digunakan sebagai indikator untuk melihat inflasi ataupun deflasi yang terjadi. Demikian pula apabila disajikan secara

http://www.manokwarikab.bps.go.id

deflasi yang terjadi. Demikian pula apabila disajikan secara sektoral akan dapat juga memberi gambaran tentang struktur

http://www.manokwarikab.bps.go.id

sektoral akan dapat juga memberi gambaran tentang struktur perekonomian suatu daerah.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

perekonomian suatu daerah.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pendapatan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Regional yang disajikan secara berkala, wajar dan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Regional yang disajikan secara berkala, wajar dan komprehensif akan diketahui :

http://www.manokwarikab.bps.go.id

komprehensif akan diketahui :

(21)

c. Indikator tingkat kemakmuran masyarakat. d. Indikator tingkat inflasi dan deflasi.

e. Indikator dari struktur perekonomian suatu daerah.

(22)

http://www.manokwarikab.bps.go.id

http://www.manokwarikab.bps.go.id

http://www.manokwarikab.bps.go.id

(23)

BAB II

KONSEP DAN DEFINISI

2.1. SUSUNAN AGREGAT PENDAPATAN REGIONAL

A. Produk Domestik Regional B as dasar harga pasar Angka Produk Domestik Regional Bruto atas dasar

harga pasar ini dapat diperoleh dengan menjumlahkan nilai tambah (value added) yang timbul dari seluruh sektor perekonomian diwilayah itu.

Jadi dengan menghitung nilai tambah dari masing-masing sektor ekonomi dan menjumlahkan nilai tambah seluruh sektor tadi, akan diperoleh Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga pasar.

B. Produk Domestik Regional Netto atas dasar harga pasar. Perbedaan antara konsep netto dan konsep bruto diatas, ialah karena pada konsep bruto, penyusutan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

E

http://www.manokwarikab.bps.go.id

E

http://www.manokwarikab.bps.go.id

G

http://www.manokwarikab.bps.go.id

G

http://www.manokwarikab.bps.go.id

I

http://www.manokwarikab.bps.go.id

I

http://www.manokwarikab.bps.go.id

O

http://www.manokwarikab.bps.go.id

O

http://www.manokwarikab.bps.go.id

N

http://www.manokwarikab.bps.go.id

N

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

A

http://www.manokwarikab.bps.go.id

a

http://www.manokwarikab.bps.go.id

a

http://www.manokwarikab.bps.go.id

s

http://www.manokwarikab.bps.go.id

s

Angka Produk Domestik Regional Bruto atas dasar

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Angka Produk Domestik Regional Bruto atas dasar

harga pasar ini dapat diperoleh dengan menjumlahkan

http://www.manokwarikab.bps.go.id

harga pasar ini dapat diperoleh dengan menjumlahkan nilai tambah (value added) yang timbul dari seluruh sektor

http://www.manokwarikab.bps.go.id

nilai tambah (value added) yang timbul dari seluruh sektor perekonomian diwilayah itu.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

perekonomian diwilayah itu.

Jadi dengan menghitung nilai tambah dari masing-masing

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Jadi dengan menghitung nilai tambah dari masing-masing sektor ekonomi dan menjumlahkan nilai tambah seluruh

http://www.manokwarikab.bps.go.id

sektor ekonomi dan menjumlahkan nilai tambah seluruh sektor tadi, akan diperoleh Produk Domestik Regional

http://www.manokwarikab.bps.go.id

sektor tadi, akan diperoleh Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga pasar.

http://www.manokwarikab.bps.go.id

Bruto atas dasar harga pasar.

B

http://www.manokwarikab.bps.go.id

B

Gambar

Tabel Out - Put  PDRB Harga Pasar  PDRN Harga Pasar  PDRN Biaya Faktor  Pendapatan Regional  Pendapatan orang – seorang  (Personal Income)  Pendapatan Siap Dibelanjakan  (Dispoable Income)
Tabel A. Perkembangan PDRB  Kab. Manokwari   tahun 2000 – 2006
Grafik . 1.   PDRB Kabupaten Manokwari  Tahun 2000 – 2006  2000 2001 2002 2003 2004 2005 20060200,000400,000600,000800,0001,000,0001,200,0001,400,000Nilai (Jutaan Rp) T a h u n P DRB  A DH KONSTA N 2000 P DRB  A DH B ERLA KU
Grafik . 3.   Laju Pertumbuhan PDRB Kabupaten Manokwari  Tahun 2001 – 2005  0.002.004.006.008.0010.0012.0014.0016.0018.0020.00 2001 2002 2003 2004 2005 2006 T a h u n Pertumbuhan (Dalam %) P DRB  A DH KONSTA N 2000 P DRB  A DH B ERLA KU
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil perbaikan-perbaikan dari kekurangan siklus I menunjukkan bahwa target yang diharapkan dalam RPP sudah tercapai walaupun masih ada beberapa rencana pelaksanaan

Sifat inovasi memegang peranan yang sangat penting dalam adopsi karena sifat inovasi (keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, ketercobaan dan keteramatan)

Praktikan Pengalaman Lapangan (PPL) II merupakan program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 pendidikan agar menguasai kompetensi guru secara

Hubungan Antara Kreativitas, Moral Judgment, Dan Perilaku Menyontek Pada Siswa Sma “X” Di Kota Bandung.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

 Membiasakan peserta didik untuk melakukan pemanasan untuk perenggangan otot tubuh sebelum melakukan praktik.  Siswa memperhatikan karya seni tari tunggal daerah

[r]

Model pembelajaran menjadi salah satu faktor utama dalam proses pembelajaran karena ketika menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan mata pelajaran dan kondisi

Kemandirian anak dalam berpakaian berdasarkan observasi yang bisa melakukan secara mandiri sebanyak 72 anak (92,30%) dan yang tidak 6 anak (7,70%) kedua yang bisa 52 anak (66,67%)