• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PELAKSANAAN DAN DESKRIPSI DATA

A. Pelaksanaan Penelitian

2. Selama penelitian

Penelitian ini dilaksanakan pada pertengahan bulan September sampai dengan pertengahan bulan Oktober 2012, tahun ajaran 2012/ 2013 di kelas VIII SMP Negeri 1 Botodayaan, Gunungkidul. Siswa kelas VIII tersebut berjumlah 34 siswa (21 siswa putra dan 13 siswa putri).

79

Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai fasilitator yang mengajarkan pokok bahasan relasi dan fungsi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray / Dua Tinggal Dua Bertamu. Guru mata pelajaran Matematika sudah menyerahkan pembelajaran sepenuhnya kepada peneliti, sehingga beliau hanya mengawasi dari luar kelas. Dalam pembelajaran tersebut, siswa dibagi menjadi 8 kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri atas 4-5 siswa yang heterogen. Pembagian kelompok ini berdasarkan pada jenis kelamin dan tingkat pemahaman siswa terhadap pembelajaran matematika, yang dapat diketahui dari nilai tes materi prasyarat.

Selama proses pembelajaran berlangsung juga dilakukan pengamatan atau observasi untuk mengetahui tingkat keaktifan siswa. Pengamatan tersebut dilakukan oleh peneliti sendiri dan 4 orang observer lain yang merupakan teman peneliti dengan menggunakan lembar observasi sebagai pedoman pengamatan.

Peneliti melaksanakan pembelajaran dalam 4 kali pertemuan dan dua kali tes yaitu tes materi prasyarat dan tes prestasi belajar dengan deskripsi sebagai berikut.

80 a. Tes materi prasyarat

Tes materi prasyarat dilaksanakan pada tanggal 13 September 2012 pukul 07.00 – 08.20 WIB. Berikut ini uraian secara garis besar pelaksanaan tes materi prasyarat.

1) Pendahuluan

Pada saat peneliti bersama dengan guru memasuki kelas, beberapa siswa masih berada di luar kelas dan suasana kelas masih gaduh. Namun, guru segera mengendalikan siswa, sehingga kelas menjadi lebih tenang. Kemudian guru memberi kesempatan kepada peneliti untuk mulai memperkenalkan diri kepada siswa sekaligus menjelaskan mengenai model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) yang akan digunakan dalam pembelajaran matematika selama penelitian berlangsung. Setelah peneliti selesai memberikan penjelasan, siswa diberi kesempatan untuk bertanya mengenai model pembelajaran TSTS karena hampir semua siswa masih bertanya-tanya mengenai proses pembelajaran dengan model tersebut. Setelah sudah tidak ada lagi pertanyaan dari siswa, peneliti mulai menjelaskan mengenai tes materi prasyarat yang akan dilaksanakan hari tersebut. Tes materi prasyarat tersebut berisi soal mengenai materi prasyarat yang mengarah ke materi Relasi-Fungsi yaitu materi himpunan. Tes materi prasyarat bersifat individual.

81 2) Pelaksanaan tes materi prasyarat

Pertama-tama peneliti membagikan lembar soal beserta lembar jawab kepada siswa. Kemudian siswa diberi kesempatan untuk mengerjakan tes materi prasyarat tersebut selama 30 menit. Suasana kelas sangat tenang, semua siswa terlihat serius mengerjakan soal. Hanya ada beberapa siswa yang kurang jelas dengan maksud soal, sehingga mereka bertanya kepada peneliti. Penelitipun memberikan penjelasan singkat mengenai soal yang ditanyakan oleh siswa, serta memberi peringatan kepada siswa yang mencoba mencontek jawaban temannya. Setelah waktu yang diberikan habis, peneliti meminta siswa untuk mengumpulkan hasil pekerjaannya.

3) Penutup

Peneliti mengingatkan siswa untuk mempelajari materi Relasi-Fungsi sebagai persiapan untuk pertemuan berikutnya.

b. Pertemuan I

Pertemuan I dilaksanakan pada tanggal 20 September 2012 pukul 07.00 – 08.20 WIB. Berikut ini uraian secara garis besar pelaksanaan pembelajaran pada pertemuan I.

1) Pendahuluan (10 menit)

Pada saat peneliti memasuki kelas, beberapa siswa masih berada di luar kelas dan siswa yang berada di dalam kelas belum siap untuk

82

memulai pelajaran. Kemudian, peneliti segera mengkondisikan keadaan kelas sehingga kelas mulai kondusif. Selanjutnya, peneliti menuliskan daftar anggota kelompok yang sudah ditentukan oleh peneliti, lalu membagi siswa menjadi 8 kelompok heterogen berdasarkan jenis kelamin dan nilai tes materi prasyarat. Setelah siswa mengetahui siapa saja teman-teman sekelompoknya, siswa diminta untuk menyusun meja dan kursi secara berkelompok, kemudian mereka segera duduk dalam kelompok masing-masing.

Gambar 4.3 Siswa-siswa sedang menyusun meja dan kursi

Peneliti dibantu oleh observer membagikan call card untuk mempermudah pengamatan. Kemudian siswa diminta untuk segera mengenakan call card tersebut selama proses pembelajaran dengan model TSTS berlangsung.

83

Gambar 4.4 Peneliti sedang membagikan call card di kelompok B 2) Kegiatan pembelajaran (50 menit)

(a) Diskusi kelompok (20 menit)

Peneliti membagikan LKS I pada masing-masing kelompok sesuai dengan Tabel 3.7. Bagi siswa-siswa kelas VIII ini, materi Relasi dan Fungsi merupakan materi baru, sehingga timbul pertanyaan dari siswa kepada peneliti mengenai soal-soal yang mereka diskusikan.

Gambar 4.5 Peneliti sedang menjawab pertanyaan dari kelompok E Dalam pertemuan ini, ada tiga materi yang dibahas, dengan pembagian pembahasan materi sebagai berikut.

84

Tabel 4.1 Materi yang dibahas oleh masing-masing kelompok pada pertemuan I

Kelompok Materi yang dibahas

A dan D Menjelaskan pengertian relasi dan menyatakan relasi dengan diagram panah.

B, E dan G Menjelaskan pengertian relasi dan menyatakan relasi dengan koordinat kartesius

C, F dan H Menjelaskan pengertian relasi dan menyatakan relasi dengan himpunan pasangan berurutan Suasana kelas saat diskusi kelompok tidak begitu gaduh. Beberapa kelompok sudah menjalankan diskusi dengan baik, namun beberapa kelompok lain malah menghabiskan waktu mereka untuk mengobrol dan mengganggu teman yang lain yang sedang serius mengerjakan soal. Namun, tidak sedikit siswa yang merasa asing dengan diskusi kelompok, hal ini menyebabkan adanya siswa dalam kelompok yang sama sekali tidak aktif berpartisipasi dalam diskusi.

(b) Diskusi antar kelompok/ Two Stay Two Stray (15 menit)

Peneliti dibantu observer membagikan lembar aktivitas kepada masing-masing kelompok, sehingga mereka dapat mencatat hasil kunjungan mereka pada tempat yang telah disediakan.

85

Model pembelajaran TSTS mengharuskan siswa untuk saling bertamu dan menerima tamu dari kelompok lain. Bagi siswa di SMP N 1 Botodayaan, kegiatan seperti ini sangatlah tidak biasa. Hal ini dapat dilihat pada saat aktivitas bertamu dan menerima tamu dimulai. Kelas menjadi sangat gaduh karena beberapa siswa kurang paham dengan apa yang harus mereka lakukan saat bertamu, sedangkan beberapa siswa lainnya berebut untuk bertamu. Peneliti segera menenangkan kelas seperti semula, sehingga kegiatan dapat dilanjutkan. Pada saat para tamu sudah memasuki kelompok lain, kelompok yang dikunjungi segera menceritakan hasil diskusi mereka, dan siswa yang bertamu mulai sibuk mencatat apa yang mereka dapatkan. Namun ada pula kelompok yang malas mempresentasikan hasil diskusi mereka pada kelompok lain, sehingga siswa yang bertamu hanya menyalin hasil diskusi kelompok pada lembar aktivitas.

Karena keterbatasan waktu, maka masing-masing kelompok mendapatkan kesempatan untuk bertamu sebanyak dua kali. Diagram alur aktivitas bertamu pada pertemuan I ini adalah sebagai berikut.

86 (1) Kunjungan I

Gambar 4.7 Diagram alur aktivitas bertamu pada kunjungan I pertemuan I

Pada kunjungan I pertemuan I ini, dua siswa dari kelompok A berkunjung ke kelompok B, dua siswa dari kelompok B berkunjung ke kelompok C, dua siswa dari kelompok C berkunjung ke kelompok D. dua siswa dari kelompok D berkunjung ke kelompok E, dua siswa dari kelompok E berkunjung ke kelompok F, dua siswa dari kelompok F berkunjung ke kelompok G, dua siswa dari kelompok G berkunjung ke kelompok H, dan dua siswa dari kelompok H berkunjung ke kelompok A.

(2) Kunjungan II

Gambar 4.8 Diagram alur aktivitas bertamu pada kunjungan II pertemuan I Kelompok A Kelompok F Kelompok G Kelompok E Kelompok D Kelompok C Kelompok B Kelompok H Kelompok B Kelompok H Kelompok F Kelompok D Kelompok A Kelompok G Kelompok E Kelompok C

87

Pada kunjungan II pertemuan I ini dua siswa dari kelompok A yang semula berkunjung ke kelompok B melanjutkan kunjungannya ke kelompok C, dua siswa dari kelompok B yang semula berkunjung ke kelompok C melanjutkan kunjungannya ke kelompok D, dua siswa dari kelompok C yang semula berkunjung ke kelompok D melanjutkan kunjungannya ke kelompok E, dua siswa dari kelompok D yang semula berkunjung ke kelompok E melanjutkan kunjungannya ke kelompok F, dua siswa dari kelompok E yang semula berkunjung ke kelompok F melanjutkan kunjungannya ke kelompok G, dua siswa dari kelompok F yang semula berkunjung ke kelompok G melanjutkan kunjungannya ke kelompok H, dua siswa dari kelompok G yang semula berkunjung ke kelompok H melanjutkan kunjungannya ke kelompok A, dan dua siswa dari kelompok H yang semula berkunjung ke kelompok A melanjutkan kunjungannya ke kelompok B.

Setelah waktu bertamu habis, siswa yang bertamu kembali ke kelompok masing-masing untuk menyampaikan hasil kunjungannya pada teman yang tetap berada dalam kelompok.

88 (c) Diskusi kelas (15 menit)

Karena keterbatasan waktu pula, maka tidak semua kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka. Dalam pertemuan ini kelompok yang ditunjuk untuk presentasi adalah kelompok A, B, C dan D.

Gambar 4.9 Kelompok A sedang mempresentasikan hasil diskusi Secara keseluruhan, presentasi berjalan dengan baik, hanya saja pada awalnya kelompok yang ditunjuk untuk presentasi merasa malu untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka. Selain itu, banyak siswa yang kurang memperhatikan pada saat siswa lain melakukan presentasi. Beberapa siswa yang duduk di belakang malah asyik membahas masalah lain yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran.

Setelah masing-masing kelompok yang ditunjuk telah selesai melakukan presentasi, peneliti memberi kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan jika masih ada yang belum jelas. Tetapi tidak ada satupun siswa yang bertanya. Kemudian, peneliti

89

mengklarifikasi jawaban yang benar jika masih ada hasil diskusi kelompok yang kurang tepat.

3) Penutup (10 menit)

Setelah kegiatan pembelajaran selesai, peneliti meminta siswa untuk mengumpulkan callcard yang mereka pakai. Kemudian, siswa diminta menyimpulkan mengenai materi yang sudah dipelajari hari ini. Peneliti berpesan kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya. Setelah jam pelajaran hampir habis, siswa diminta untuk mengembalikan susunan meja seperti semula.

c. Pertemuan II

Pertemuan II dilaksanakan pada tanggal 27 September 2012 pukul 07.00 – 08.20 WIB. Berikut ini uraian secara garis besar pelaksanaan pembelajaran pada pertemuan II.

1) Pendahuluan (5 menit)

Pada saat peneliti memasuki ruang kelas VIII di pertemuan II ini, siswa sudah siap di kelompok masing-masing. Rupanya mereka sudah mulai terbiasa dengan model pembelajaran yang berbeda dari biasanya. Suasana kelas juga lebih tenang. Selanjutnya, peneliti dibantu oleh observer membagikan call card, dan siswa segera mengenakannya.

90

Gambar 4.10 Siswa sedang mengenakan call card 2) Kegiatan pembelajaran (65 menit)

(a) Diskusi kelompok (25 menit)

Peneliti membagikan LKS II pada masing-masing kelompok sesuai dengan Tabel 3.7. Dalam pertemuan ini, ada tiga materi yang dibahas, dengan pembagian pembahasan materi sebagai berikut.

Tabel 4.2 Materi yang dibahas oleh masing-masing kelompok pada pertemuan II

Kelompok Materi yang dibahas

A dan D Menjelaskan pengertian fungsi dan menyatakan fungsi dengan diagram panah.

B, E dan G Menjelaskan pengertian fungsi dan menyatakan fungsi dengan diagram kartesius.

C, F dan H Menjelaskan pengertian fungsi dan menyatakan fungsi dengan himpunan pasangan berurutan. Suasana kelas saat diskusi kelompok tidak begitu gaduh. Beberapa siswa aktif bertanya kepada peneliti apabila ada soal yang kurang jelas, ada pula siswa yang terlihat saling membantu dalam memecahkan masalah.

91

Gambar 4.11 Kelompok B sedang memecahkan masalah bersama-sama Salah seorang siswa protes dengan pembagian kelompok karena siswa tersebut mendapatkan teman kelompok yang tidak disukai. Namun peneliti tidak memindahkannya ke kelompok lain, justru dengan berkelompok bersama teman yang tidak disukai, sedikit demi sedikit akan mulai terjalin keakraban di antara mereka. Selain itu, masih ada beberapa siswa yang kurang berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan masih ada pula siswa yang mengganggu teman lain yang sedang serius.

(b) Diskusi antar kelompok /Two Stay Two Stray (20 menit)

Peneliti dibantu observer membagikan lembar aktivitas bertamu kepada masing-masing kelompok. Dalam pertemuan ini sudah tidak ada lagi siswa yang berebut untuk bertamu. Semua kelompok sudah mampu membagi-bagi tugas antar sesama anggota kelompok. Namun masih terjadi kegaduhan saat siswa mulai bertamu dari kelompok masing-masing ke kelompok lain. Ada

92

pula beberapa siswa yang mengganggu teman lain yang sedang bertamu.

Gambar 4.12 Beberapa siswa melakukan hal yang tidak semestinya saat bertamu

Karena keterbatasan waktu, maka masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk bertamu sebanyak dua kali. Adapun diagram alur aktivitas bertamu pada pertemuan II ini adalah sebagai berikut.

(1) Kunjungan I

Gambar 4.13 Diagram alur aktivitas bertamu pada kunjungan I pertemuan II

Pada kunjungan I pertemuan II ini, dua siswa dari kelompok A berkunjung ke kelompok B, dua siswa dari kelompok B berkunjung ke kelompok C, dua siswa dari kelompok C Kelompok A Kelompok F Kelompok G Kelompok E Kelompok D Kelompok C Kelompok B Kelompok H

93

berkunjung ke kelompok D. dua siswa dari kelompok D berkunjung ke kelompok E, dua siswa dari kelompok E berkunjung ke kelompok F, dua siswa dari kelompok F berkunjung ke kelompok G, dua siswa dari kelompok G berkunjung ke kelompok H, dan dua siswa dari kelompok H berkunjung ke kelompok A.

(2) Kunjungan II

Gambar 4.14 Diagram alur aktivitas bertamu pada kunjungan II pertemuan II

Pada kunjungan II pertemuan II ini dua siswa dari kelompok A yang semula berkunjung ke kelompok B melanjutkan kunjungannya ke kelompok C, dua siswa dari kelompok B yang semula berkunjung ke kelompok C melanjutkan kunjungannya ke kelompok D, dua siswa dari kelompok C yang semula berkunjung ke kelompok D melanjutkan kunjungannya ke kelompok E, dua siswa dari kelompok D yang semula berkunjung ke kelompok E melanjutkan kunjungannya ke kelompok F, dua siswa dari kelompok E yang semula berkunjung ke kelompok F melanjutkan kunjungannya

Kelompok B Kelompok H Kelompok F Kelompok D Kelompok A Kelompok G Kelompok E Kelompok C

94

ke kelompok G, dua siswa dari kelompok F yang semula berkunjung ke kelompok G melanjutkan kunjungannya ke kelompok H, dua siswa dari kelompok G yang semula berkunjung ke kelompok H melanjutkan kunjungannya ke kelompok A, dan dua siswa dari kelompok H yang semula berkunjung ke kelompok A melanjutkan kunjungannya ke kelompok B.

Kelompok yang dikunjungi mempresentasikan hasil diskusi mereka kepada kelompok yang bertamu. Sedangkan kelompok yang bertamu memberikan tanggapan serta pertanyaan apabila masih ada hasil diskusi yang belum jelas. Kelompok yang bertamu juga mencatat hasil kunjungan mereka di lembar aktivitas. Namun masih ada pula siswa yang hanya menyalin hasil diskusi saja tanpa mendengarkan presentasi dari kelompok terlebih dahulu. Setelah waktu bertamu habis, siswa yang bertamu kembali ke kelompok masing-masing untuk menyampaikan hasil kunjungannya pada teman yang tetap berada dalam kelompok.

(c) Diskusi kelas (20 menit)

Karena keterbatasan waktu, tidak semua kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka. Dalam pertemuan ini

95

kelompok yang ditunjuk untuk presentasi adalah kelompok E, F, G dan H.

Gambar 4.15 Kelompok F sedang melakukan presentasi

Kelompok yang maju sudah lebih percaya diri daripada pertemuan lalu. Siswa yang tidak melakukan presentasi mulai berani mengajukan pertanyaan dan pendapat meskipun sifatnya masih belum serius. Setelah masing-masing kelompok selesai melakukan presentasi, peneliti memberi kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan jika masih ada yang belum jelas. Kemudian, peneliti mengklarifikasi jawaban yang benar jika masih ada hasil diskusi kelompok yang kurang tepat.

3) Penutup (10 menit)

Setelah kegiatan pembelajaran selesai, peneliti meminta siswa untuk mengumpulkan callcard yang mereka pakai. Kemudian, siswa diminta menyimpulkan mengenai materi yang sudah dipelajari hari ini. Peneliti berpesan kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya. Setelah

96

jam pelajaran hampir habis, siswa diminta untuk mengembalikan susunan meja seperti semula.

d. Pertemuan III

Pertemuan III dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2012 pukul 07.00 – 08.20 WIB. Berikut ini uraian secara garis besar pelaksanaan pembelajaran pada pertemuan III.

1) Pendahuluan (5 menit)

Seperti biasa saat peneliti memasuki ruang kelas, siswa sudah duduk berkelompok sesuai dengan kelompok masing-masing. Kondisi kelas terlihat lebih kondusif.

Gambar 4.16 Siswa sudah duduk berkelompok saat peneliti memasuki kelas Kemudian peneliti dibantu oleh observer membagikan call card, dan siswa segera mengenakannya.

2) Kegiatan pembelajaran (65 menit) (a) Diskusi kelompok (25 menit)

Peneliti membagikan LKS III pada masing-masing kelompok sesuai dengan Tabel 3.7. Dalam pertemuan ini, ada tiga materi

97

yang dibahas, dengan pembagian pembahasan materi sebagai berikut.

Tabel 4.3 Materi yang dibahas oleh masing-masing kelompok pada pertemuan III

Kelompok Materi yang dibahas

A dan D

Menyatakan domain fungsi dan menentukan banyak fungsi (pemetaan) yang mungkin terjadi dari dua himpunan yang banyak anggotanya diketahui.

B, E dan G

Menyatakan kodomain fungsi dan menentukan banyak fungsi (pemetaan) yang mungkin terjadi dari dua himpunan yang banyak anggotanya diketahui.

C, F dan H

Menyatakan range fungsi dan menentukan banyak fungsi (pemetaan) yang mungkin terjadi dari dua himpunan yang banyak anggotanya diketahui.

Suasana kelas saat diskusi kelompok sudah lebih kondusif. Beberapa siswa bertanya aktif bertanya kepada peneliti apabila ada soal yang kurang jelas.

Gambar 4.17 Peneliti sedang menjawab pertanyaan dari kelompok H Dalam pertemuan ini, siswa sudah mampu membagi-bagi tugas dengan teman sekelompoknya. Selain itu, siswa juga saling membantu dalam menyelesaikan masalah dalam kelompok

98

masing-masing. Namun, masih ada siswa yang belum berpartisipasi penuh dalam diskusi.

(b) Diskusi antar kelompok /Two Stay Two Stray (20 menit)

Peneliti dibantu observer membagikan lembar aktivitas bertamu kepada masing-masing kelompok. Karena keterbatasan waktu, maka masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk bertamu sebanyak dua kali. Diagram alur aktivitas bertamu pada pertemuan III ini adalah sebagai berikut.

(1) Kunjungan I

Gambar 4.18 Diagram alur aktivitas bertamu pada kunjungan I pertemuan III

Pada kunjungan I pertemuan III ini, dua siswa dari kelompok A berkunjung ke kelompok B, dua siswa dari kelompok B berkunjung ke kelompok C, dua siswa dari kelompok C berkunjung ke kelompok D. dua siswa dari kelompok D berkunjung ke kelompok E, dua siswa dari kelompok E berkunjung ke kelompok F, dua siswa dari kelompok F berkunjung ke kelompok G, dua siswa dari kelompok G Kelompok A Kelompok F Kelompok G Kelompok E Kelompok D Kelompok C Kelompok B Kelompok H

99

berkunjung ke kelompok H, dan dua siswa dari kelompok H berkunjung ke kelompok A.

(2) Kunjungan II

Gambar 4.19 Diagram alur aktivitas bertamu pada kunjungan II pertemuan III

Pada kunjungan II pertemuan III ini dua siswa dari kelompok A yang semula berkunjung ke kelompok B melanjutkan kunjungannya ke kelompok C, dua siswa dari kelompok B yang semula berkunjung ke kelompok C melanjutkan kunjungannya ke kelompok D, dua siswa dari kelompok C yang semula berkunjung ke kelompok D melanjutkan kunjungannya ke kelompok E, dua siswa dari kelompok D yang semula berkunjung ke kelompok E melanjutkan kunjungannya ke kelompok F, dua siswa dari kelompok E yang semula berkunjung ke kelompok F melanjutkan kunjungannya ke kelompok G, dua siswa dari kelompok F yang semula berkunjung ke kelompok G melanjutkan kunjungannya ke kelompok H, dua siswa dari kelompok G yang semula berkunjung ke kelompok H melanjutkan kunjungannya ke

Kelompok B Kelompok H Kelompok F Kelompok D Kelompok A Kelompok G Kelompok E Kelompok C

100

kelompok A, dan dua siswa dari kelompok H yang semula berkunjung ke kelompok A melanjutkan kunjungannya ke kelompok B.

Kelompok yang dikunjungi wajib mempresentasikan hasil diskusi mereka kepada kelompok yang bertamu, dan kelompok yang bertamu harus mencatat hasil kunjungan mereka di lembar aktivitas. Peneliti memberi peringatan kepada siswa untuk tidak hanya sekedar menyalin hasil diskusi kelompok lain saja, tetapi harus mendengarkan presentasi dari kelompok yang dikunjungi.

Gambar 4.20 Siswa sedang menyalin hasil diskusi kelompok lain Setelah waktu bertamu habis, siswa yang bertamu kembali ke kelompok masing-masing untuk menyampaikan hasil kunjungannya pada teman yang tetap berada dalam kelompok. (3) Diskusi kelas (20 menit)

Karena keterbatasan waktu, tidak semua kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka. Dalam pertemuan ini

101

kelompok yang ditunjuk untuk presentasi adalah kelompok A, B, C dan D.

Gambar 4.21 Kelompok D sedang melakukan presentasi

Setelah masing-masing kelompok selesai melakukan presentasi, peneliti memberi kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan jika masih ada yang belum jelas. Kemudian peneliti mengklarifikasi jawaban yang benar jika masih ada hasil diskusi kelompok yang kurang tepat.

3) Penutup (10 menit)

Setelah kegiatan pembelajaran selesai, peneliti meminta siswa untuk mengumpulkan callcard yang mereka pakai. Kemudian, siswa diminta menyimpulkan mengenai materi yang sudah dipelajari hari ini. Peneliti berpesan kepada siswa untuk mempelajari materi berikutnya. Setelah jam pelajaran hampir habis, siswa diminta untuk mengembalikan susunan meja seperti semula.

102 e. Pertemuan IV

Pertemuan IV dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2012 pukul 07.00 – 08.20 WIB. Berikut ini uraian secara garis besar pelaksanaan pembelajaran pada pertemuan IV.

1) Pendahuluan (5 menit)

Seperti biasa saat peneliti memasuki ruang kelas, siswa sudah duduk berkelompok sesuai dengan kelompok masing-masing. Kondisi kelas terlihat lebih kondusif. Kemudian, peneliti dibantu oleh observer membagikan call card, dan siswa segera mengenakannya.

2) Kegiatan pembelajaran (65 menit) (a) Diskusi kelompok (25 menit)

Peneliti membagikan LKS IV pada masing-masing kelompok sesuai dengan Tabel 3.7. Dalam pertemuan ini semua kelompok membahas materi yang sama yaitu “Menjelaskan pengertian korespondensi satu-satu dan membedakan relasi, fungsi dan korespondensi satu-satu”. Suasana kelas saat diskusi kelompok sudah lebih kondusif. Beberapa siswa aktif bertanya kepada peneliti apabila ada soal yang kurang jelas. Namun, masih ada siswa yang belum berpartisipasi penuh dalam diskusi.

103

Gambar 4.22 Beberapa anggota kelompok A belum berpartisipasi penuh dalam diskusi kelompok

(b) Diskusi antar kelompok/ Two Stay Two Stray (20 menit)

Peneliti dibantu observer membagikan lembar aktivitas bertamu kepada masing-masing kelompok. Karena keterbatasan waktu, maka masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk bertamu sebanyak dua kali. Diagram alur aktivitas bertamu pada pertemuan IV ini adalah sebagai berikut.

(1) Kunjungan I

Gambar 4.23 Diagram alur aktivitas bertamu pada kunjungan I pertemuan IV

Pada kunjungan I pertemuan IV ini, dua siswa dari kelompok A berkunjung ke kelompok B, dua siswa dari kelompok B berkunjung ke kelompok C, dua siswa dari kelompok C Kelompok A Kelompok F Kelompok G Kelompok E Kelompok D Kelompok C Kelompok B Kelompok H

104

berkunjung ke kelompok D. dua siswa dari kelompok D berkunjung ke kelompok E, dua siswa dari kelompok E berkunjung ke kelompok F, dua siswa dari kelompok F berkunjung ke kelompok G, dua siswa dari kelompok G berkunjung ke kelompok H, dan dua siswa dari kelompok H berkunjung ke kelompok A.

(2) Kunjungan II

Gambar 4.24 Diagram alur aktivitas bertamu pada kunjungan II pertemuan IV

Pada kunjungan II pertemuan IV ini dua siswa dari kelompok

Dokumen terkait