BAB IV PELAKSANAAN, HASIL PENELITIAN, DAN ANALISIS
A. Pelaksanaan Penelitian
2. Selama Penelitian
Penelitian dimulai pada hari Jum’at tanggal 6 September 2013. Penelitian dilaksanakan di kelas X I.S. 4 SMA N 2 Sukoharjo semester I
tahun ajaran 2013/1014 sebanyak 5 kali. Pertemuan pertama peneliti
berkenalan dan memberikan pre-test, 2 pertemuan untuk kegiatan
pertemuan keempat peneliti memberikan post-test untuk melihat
pencapaian prestasi siswa, dan pertemuan kelima peneliti hanya meminta
waktu sedikit kepada guru untuk memberikan kuesioner di akhir
pelajaran. Kelas ini terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 19 siswa
perempuan.
Tabel 4.4
Kegiatan Selama Penelitian
No Tanggal Kegiatan
1 6 September 2013 Perkenalan dengan para siswa dan
pengambilan data berupa pre-test kepada siswa.
2 13 September 2013 Pertemuan pertama dalam kegiatan
pembelajaran dengan pemberian
reenforcement.
3 20 September 2013 Pertemuan kedua dalam kegiatan
pembelajaran dengan pemberian
reenforcement.
4 27 September 2013 Pengambilan data para siswa berupa
post-test.
5 4 Oktober 2013 Pengemabilan data berupa motivasi
belajar kepada siswa setelah mengikuti
pembelajaran dengan pemberian
reenforcement.
Berikut ini adalah rincian kegiatan penelitian:
a. Pertemuan Pertama (2 x 45 menit)
Kegiatan yang dilakukan selama pertemuan pertama sebagai berikut:
1) Pre-Test
Tes awal ini dilakukan agar peneliti mengetahui tingkat
kemampuan para siswa pada materi bentuk akar. Peneliti
60 menit. Jumlah soal yang diberikan kepada para siswa yaitu
berjumlah 7 soal. Setelah para siswa selesai mengerjakan soal
tersebut, para siswa mengumpulkan kembali kepada peneliti.
2) Pembahasan Pre-Test dan Mengingat Materi Bentuk Akar yang
Pernah Dipelajari
Karena waktu masih tersisa 30 menit, peneliti bertanya
kepada para siswa tentang soal yang telah diberikan kepada para
siswa. Sebagian besar siswa lupa tentang materi tersebut karena
materi tersebut adalah materi SMP. Siswa pun berani untuk
bertanya khususnya nomor 1 yaitu soal yang berhubungan
dengan Luas Persegi Panjang dan mencari Diagonal dari Persegi
Panjang tersebut. Banyak siswa yang lupa dengan materi itu.
Peneliti menanggapi pertanyaan siswa dan mengingatkan materi
tersebut kepada siswa.
Setelah tidak ada pertanyaan lagi, peneliti mencoba
bertanya kepada siswa, tentang hal-hal yang masih diingat oleh
para siswa yang berkaitan dengan bentuk akar. Disini para siswa
antusias untuk menjawab pertanyaan ini.
b. Pertemuan Kedua (2 x 45 menit)
Kegiatan yang dilakukan selama pertemuan kedua sebagai berikut:
1) Diskusi Kelas
Pertemuan ini membahas materi tentang macam-macam
bersama-sama, namun peneliti meminta siswa untuk angkat
tangan dulu baru menjawab. Kemudian materi dikhususkan
kepada materi tentang bilangan rasional dan bilangan irasional.
Peneliti pun bertanya kepada siswa apa yang diketahui dari
kedua bilangan tersebut. Para siswa pun berlomba-lomba untuk
mengingatnya, tetapi ada juga yang berusaha untuk
menemukannya di buku paket yang mereka bawa. Sikap siswa
sangat antusias sekali.
Gambar 4.1.
2) Tugas Mandiri
Peneliti memberikan tugas mandiri seperti latihan soal
untuk para siswa. Siswa pun ada yang mengerjakan individu dan
dengan teman sebangku. Para siswa dengan serius mengerjakan
latihan tersebut, seringkali mereka juga melihat buku paket yang
ada. Setelah selesai, peneliti meminta siswa untuk maju ke
depan menuliskan hasil kerja mereka di papan tulis dan
menjelaskan kepada teman-temannya. Siswa pun berebutan
menjelaskan hasil kerjanya, peneliti pun mencatat nomor absen
mereka sebagai poin keaktifan mereka.
Gambar 4.2.
3) Diskusi Kecil
Peneliti memberikan soal latihan dan membagi siswa ke
dalam kelompok yang beranggotakan 4 orang. Materi tersebut
berkaitan dengan mengubah bentuk pecaha desimal berulang ke
bentuk pecahan biasa dan mengerjakan operasi bentuk akar.
Siswa berdiskusi di dalam kelompoknya masing-masing dengan
bertukar pendapat dengan temannya untuk menyelesaikan soal
latihan yang diberikan. Jika ada hal-hal yang belum dipahami
oleh siswa, siswa pun tidak malu untuk bertanya kepada peneliti.
Peneliti pun mencoba melakukan pendekatan personal dengan
siswa dengan mendatangi tiap meja yang digunakan untuk
Gambar 4.3.
4) Presentasi Kelompok
Setelah waktu yang diberikan untuk berdiskusi telah
berakhir, peneliti meminta perwakilan dari kelompok untuk
mempresentasikan hasil diskusi mereka. Mereka terlihat antisuas
dan ada siswa yang mencoba bertanya kepada siswa yang
sedang presentasi.
5) Refleksi
Setelah presentasi selesai, peneliti dan para siswa
menyimpulkan hasil presentasi tersebut. Selain itu,
bersama-sama mengulang sekilas materi yang telah dipelajari hari ini
pula.
c. Pertemuan Ketiga
1) Diskusi Kelas
Sebelum diskusi kecil dilakukan, peneliti membimbing
dan mengingatkan mereka akan materi yang telah dipelajari
dan operasi bentuk akar. Peneliti mengingatkan para siswa
dengan bertanya tentang materi tersebut.
Setelah itu, peneliti membimbing para siswa untuk ke
materi selanjutnya. Para siswa memperhatikan peneliti di depan
kelas sambil berperan aktif pada saat pembelajaran di kelas.
2) Tugas Mandiri
Peneliti memberikan tugas mandiri seperti latihan soal
untuk para siswa dengan materi operasi bentuk akar,
merasionalkan penyebut bentuk akar, dan mengubah bentuk
akar menjadi bentuk pangkat. Siswa pun ada yang mengerjakan
individu dan dengan teman sebangku. Para siswa dengan serius
mengerjakan latihan tersebut, seringkali mereka juga melihat
buku paket yang ada. Setelah selesai, peneliti meminta siswa
untuk maju ke depan menuliskan hasil kerja mereka di papan
tulis dan menjelaskan kepada teman-temannya. Siswa pun
berebutan untuk maju tanpa ditunjuk dan dipaksa. Setelah siswa
menjelaskan hasil kerjanya, peneliti pun mencatat nomor absen
mereka sebagai poin keaktifan mereka.
3) Diskusi Kecil
Setelah para siswa diberikan tugas mandiri, peneliti
mempersilahkan siswa untuk masuk ke kelompok. Kelompok ini
dibentuk berdasarkan tempat duduk, jika siswa berada di baris 1
maka sekelompok dengan baris kedua, jika di baris ketiga maka
sekelompok dengan baris keempat. Diskusi ini meliputi materi
yang telah dipejari hari ini. Jika ada siswa yang belum menerti,
siswa pun berani bertanya kepada peneliti.
4) Presentasi Kelompok Diskusi
Dikarenakan waktu pelajaran telah habis, presentasi ini
ditiadakan oleh peneliti.
d. Pertemuan Keempat
Pertemuan keempat ini hanya digunakan oleh peneliti untuk
melaksanakan post-test kepada para siswa. Tes ini bertujuan untuk
mengetahui tingkat pemahaman siswa dan pencapaian prestasi siswa
setelah diberi perlakuan pemberian reenforcement. Soal yang
diberikan kepada siswa berhubungan dengan materi bentuk akar.
Para siswa dilarang keras untuk saling kerja sama dengan
teman-temannya.
e. Pertemuan Kelima
Pertemuan ini mengambil waktu sedikit di akhir pelajaran
setelah meminta ijin kepada guru pendamping peneliti. Peneliti
oleh guru. Setelah itu, peneliti memberikan penghargaan kepada
siswa yang berperan aktif dalam pembelajaran.