• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sesuai dengan format yang disetujui oleh LKMS.

Dalam dokumen MANAJEMEN OPERASI JASA KEUANGAN MIKRO ISLAM (Halaman 108-113)

VII. EVALUASI KREDIT KECIL UNTUK FASILITAS KREDIT S/D P10.000.000

Format & Petunjuk Pengisiannya

Dalam rangka mempercepat proses khusus pengajuan proposal dibawah Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) menggunakan formulir tetap sebagai mana dapat dilihat pada lampiran formulir yang bersangkutan:

I. DATA NASABAH

 N a m a Cantumkan nama nasabah baik individual

maupun Badan Hukum.

 A l a m a t Alamat nasabah secara lengkap dan nomor telpon Baik kantor maupun rumah

 Susunan Pengurus

Bila nasabah adalah punya badan usaha, jelaskan Susunan pengurus secara lengkap dan jelas serta Cantumkan jumlah

modal yang disetor ( paid up Capital. ).

 Perizinan Jelaskan perizinan pokok yang dimiliki oleh nasa Bah seperti NPWP, PBB, IMB, SIUP,TDP,HO

 Jenis Usaha

Jelaskan jenis usaha yang akan dibiayai

 Lain-lain

109 | M a n a j e m e n O p e r a s i J a s a K e u a n g a n M i k r o S y a r i a h

nasabah/anggota LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH (LKMS), kondisi mutasi rekening, apakah Memiliki simpanan di Bank lain selain di LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH (LKMS).

II. TUJUAN PEMBIAYAAN

1. Proposal yang diajukan

Baru/Tambahan/Perpanjangan/Penjadwalan

(Beri tanda apakah proposal ini proposal baru, tambahan, perpanjangan, penjadwalan dsb. Be serta penjelasannya)

2. Tujuan Penggunaan Fasilitas

Revolving/Installment/Anuiteit/R.C/Flate.

(Beri tanda apakah fasilitas tsb akan berbentuk revolving basis, installment basis, atau anuitet, R/C, dst.)

3. penjelasan Tujuan Penggunaan

Fasilitas

Jelaskan tujuan penggunaan fasilitas yang diajukan, apakah untuk modal kerja, investasi III. Latar Belakang Nasabah, Grup Usaha Dan Kunci Keberhasilan Selama ini

Jelaskan bila usaha ini dimulai, apa hasil produksi/barang yang diperdagangkan saat ini.

Bagaimana kondisi usaha saat ini, apa perkembangan yang telah dicapai dalam hal hasil produksi barang dagangan maupun sarana yang dimiliki saat ini. Bagaimana pengelolaan administrasi usaha. Informasi lainnya mengenai usaha ybs.

Jelaskan kapasitas manajemen/individual ybs yg merupakan key person dalam usaha ini. Bagaimana gambaran karakter pemilik / key person individual/calon nasabah ini. Jelaskan apa kunci sukses selama ini.

IV. Sarana Yang Dimiliki.

Jelaskan sarana yang dimiliki saat ini seperti pabrik milik sendiri, rumah, toko, kendaraan, mesin sb. Jelaskan berapa banyak pegawai tetap yang dimiliki, buruh yang dimiliki. V.Hubungan Perbankan / LKMS:  Bank/LKMSlain diluar LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH (LKMS)  Hasil Bank/LKMS Checking  Penjelasan lainnya

- Jelaskan apakah ybs adalah nasabah lembaga/ bank/LKMS lain selain LEMBAGA

KEUANGAN MIKRO SYARIAH (LKMS).

- Bagaimana hasil bank/LKMS checking. - Fasilitas apa saja yang dinikmati ybs dari bank/LKMS lain.

VI.Pembelian barang dagangan & Pemasaran

a. Jelaskan syarat pembelian maupun penjualan b. Berapa banyak agen/distributor yang di miliki c. Sebutkan berapa langganan utama saat ini

110 | M a n a j e m e n O p e r a s i J a s a K e u a n g a n M i k r o S y a r i a h

d. Kedaerah mana produksi/barang dagangan dijual

e. Sebutkan minimal 3 supplier dan 3 agen f. distributor terbesar utk produk barang dagangan

VII.Ringkasan Data Keuangan (ribuan)  Periode  Sales  COGS  Gross Profit  EBT  Day‟s A/R  Day‟s Inventory  Total Assets  Sales Growth  Profit Margin  ROE  ROI  Leverage Cukup jelas

VIII. Jaminan Pembiayaan  Status

 Lokasi

 Nilai Taksasi

Jelaskan nama jaminan seperti tanah ko song, rumah tinggal, kendaraan bermotor tahun

pembuatan, nomor rangka. Status jaminan seperti SHM, HGB,Hak

Sewa Jelaskan kepemilikan dari jaminan tsb kalau jaminan bukan milik nasabah, jelaskan

hubungan pemilik jaminan dengan nasabah Jelaskan taksasi nilai jaminan tsb. Secara kuantitatif ratio kolateral dengan minimal 1,5 : 1 tidak termasuk stock dan

piutang

IX. Analisis Yuridis Analisa meliputi evaluasi legal terhadap aspek usaha/individual maupun jaminan kredit.

X.Proyeksi

Jelaskan proyeksi kebutuhan dana dan proyek si pengembalian Pembiayaan secara terperinci, sesuai dengan sifat fasilitas yang diajukan se perti Pembiayaan musiman, revolving, anuitet

XI. Kesimpulan & Rekomendasi

Kesimpulan :

- Jelaskan dan simpulkan - Rekomendasi : Cukup jelas

111 | M a n a j e m e n O p e r a s i J a s a K e u a n g a n M i k r o S y a r i a h

XII. Catatan Jaminan adalah sebagai pendukung, sedangkan analisa pinjaman melulu tergantung dari kemampuan membayar kembali.Bilamana diperlukan sesuai dengan analisa pinjaman, maka jaminan dapat diminta kepada peminjam untuk pinjaman diatas Rp.1 juta. ( Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) diatas Rp.5 JUTA )

VIII. ANALISIS PEMBIAYAAN UNTUK USAHA MIKRO

1. PENGUMPULAN DATA / INFORMASI

Bagi usaha kecil, dan sangat kecil umumnya, masalah kelengkapan data usaha, termasuk data keuangan hampir tidak pernah ada dan memang biasanya tidak pernah dilakukan pencatatan atas setiap transaksi usahanya secara tertib. Karakteristik usaha kecil atau sangat kecil di sektor informal, khususnya dalam hal keuangan, tidak dipisahkan antara kebutuhan usaha dengan kebutuhan keluarga, sehingga untuk mengetahui kondisi keuangan usaha yang dilakukan sangat sulit atau tidak bisa dilakukan secara tepat.

Namun demikian, bukan berarti bahwa sebagai lembaga keuangan yang akan memberikan bantuan fasilitas Pembiayaan, dengan maksud agar yang bersangkutan dapat meningkatkan taraf hidup atau kondisi ekonominya, tidak bisa sama sekali dilakukan pengumpulan data atau informasi untuk mengetahui kondisi dan kemampuan usaha skala kecil / sangat kecil ini dalam hubungannya dengan fasilitas Pembiayaan yang akan kita berikan. Untuk memperoleh data dan informasi tentang palon Nasabah dapat dilakukan sebagai berikut :

a. Formulir Permohonan Pembiayaan

Sumber data yang pertama kali dapat digali dari calon Nasabah adalah melalui pengisian data calon Nasabah pada formulir Surat Permohonan Pembiayaan (SPP) yang telah disediakan, yang berisikan data-data sebagai berikut :

112 | M a n a j e m e n O p e r a s i J a s a K e u a n g a n M i k r o S y a r i a h 1. Kolom Identitas ; pada kolom ini calon Nasabah mengisi data identitas diri

yang meliputi nama, umur, pekerjaan/bidang usaha, nomor KTP/SIM, keanggotaan koperasi dan alamatnya

Kebenaran atas data ini dapat dilakukan pengecekan melalui Ketua Koperasi / Kelompok (jika ybs telah menjadi anggota), RT/RW, ataupun tetangga yang bersangkutan. Persoalan yang sering timbul pada kebenaran data ini adalah apabila calon Nasabah ternyata penduduk musiman, yang biasanya juga mempunyai KTP (musiman). Dalam hal ini sebaiknya berpegang pada prinsip pembiayaan adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat yang berada di tempatnya tinggal.

Data Pembiayaan ; yang memuat data mengenai jumlah dan jenis Pembiayaan modal usaha yang diinginkan, serta rencana alokasinya, jangka waktu, sumber pengembalian dan cara pelunasannya, dan jaminan yang mungkin dapat diserahkan.

Kebenaran dan realisasi atas data ini tergantung pada hasil analisa yang akan dilakukan terhadap usaha yang bersangkutan.

2. Data Penghasilan ; yang memuat data tentang sumber penghasilan calon Nasabah, baik yang berasal dari usaha yang dijalankan, maupun pendapatan dari sumber lainnya termasuk dari suami/isteri. Termasuk di sini juga alokasi atau penggunaan penghasilan tersebut untuk kebutuhan keluarga, dan kebutuhan lainnya. Dari data – meskipun harus dianalisa ulang - ini secara kasar dapat diperkirakan sumber pelunasan Pembiayaan yang diberikan, yang diharapkan di luar yang bersumber dari hasil usahanya, apabila kondisi usaha yang bersangkutan tidak dapat diharapkan.

Yang perlu diperhatikan dalam melihat dan menggunakan data ini adalah bahwa kebutuhan keluarga biasanya tidak terpisahkan dengan modal usaha, atau pendapatan dan pengeluaran untuk usaha sebagaimana pada Data Usaha berikut ini.

113 | M a n a j e m e n O p e r a s i J a s a K e u a n g a n M i k r o S y a r i a h 3. Data Usaha ; yang memuat tentang data penjualan dan data pengeluaran atau

biaya-biaya. Pada kolom ini biasanya cukup sulit mendapatkan informasi langsung dalam bentuk tertulis karena ketidak-tahuan calon Nasabah menuliskannya, atau juga karena tidak terpisahkannya antara pemasukan / pengeluaran rumah tangga dengan usaha. Dalam hal ini peran petugas sangat diperlukan dalam rangka menggali informasi menyangkut data usaha ini, dengan cara sebagai berikut :

DATA YANG INGIN

Dalam dokumen MANAJEMEN OPERASI JASA KEUANGAN MIKRO ISLAM (Halaman 108-113)

Dokumen terkait