Teorema 3.1.9 : Setiap ruang pre-Hilbert merupakaan ruang bernorma.
Bukti : Diambil sebarang dua vector x dan y di dalam ruang pre-Hilbert H sebaraang skalar πΌ. Telah diperoleh, Teorema 3.1.4,
(i) ||x|| β₯ 0 dan ||x|| = 0 jika dan hanya jika x = π . (ii) ||πΌx|| = |πΌ|.||x||.
(iii) Tinggal memperlihatkan ||x + y|| β€ ||x|| + ||y||.
||x + y||2 = <x + y,x + y> = ||x||2 + <x,y> +<y,x> + ||y||2
β€ ||x||2 + |<x,y>| +|<y,x>| + ||y||2 β€ ||x||2 + 2.||x||.||y|| + ||y||2 = {||x|| + ||y||}2 . Jadi terbukti bahwa ||x + y|| β€ ||x|| + ||y||. β
Catatan penting :
Karena Setiap ruang Pre-Hilbert merupakan ruang bernorma, maka setiap pe- ngertian, setiap sifat, setiap lemma, dan setiap teorema yang berlaku/benar pada ruang bernoma berlaku pula pada ruang pre-Hilbert.
Definisi 3.1.10 : Ruang Hilbert adalah ruang pre-Hilbert, sebagai ruang bernor- ma, yang lengkap.
Conton 3.1 (c)
1. Menurut Contoh 3.1 (b) nomor 1, l2 merupakan ruang pre-Hilbert dan karena l2, sebagai ruang bernorma, lengkap, maka l2 merupakan ruang Hilbert.
3.2 Basis ortonormal
Teorema 3.2.1 : Diketahui barisan {xk} dan barisan {yk} di dalam ruang pre- Hilbert H, x, y π H dan πΌ sebarang skalar.
(i) Jika {xk} konvergen ke x dan {yk} konvergen ke y, maka {πΌxk} konvergen ke πΌx, {xk + yk} konvergen ke x + y, dan {<xk ,yk>} konvergen ke <x,y>.
(ii) Jika {xk} dan {yk} barisan Cauchy, maka {<xk ,yk>} dan { ||xk|| } barisan Cauchy dan oleh karena itu konvergen.
Bukti ; Jika {xk} barisan Cauchy, maka {xk} terbatas, sebab untuk bilangan real 1 ada bilangan asli N sehingga jika k, l β₯ N bear bahwa
23 ||xk β xl|| < 1 yang berakibat ||xN|| - 1 < ||xk|\ < ||xN|| + 1 untuk k β₯ Nβ
Dengan mengambil bilangan
M = maks{ ||x1||, ||x2||, . . . ,||xN-1||, ||xN|| + 1 }
||xk|| β€ M untuk setiap k yang berarti {xk} terbatas.
Berdasarkan hasil tersebut dengan mudah bagian (ii) dan bagian (i0 yang terakhir.
β
Mudah difahami bahwa setiap barisan ortogonal dapat dibawa ke barissan orto- normal.
Contoh 3.2 (a)
1. Barisan { 1, sin π₯, cos π₯, sin 2π₯, cos 2π₯, . . . . } merupakan barisan orthogonal pada [βπ, π] terhadap inner-product <f,g> = β« πβππ (x)g(x)dx di dalam ruang pre-Hilbert koleksi semua fungsi yang terintegral pada [-π, π] sebab
β« sin ππ₯βππ cos ππ₯dx untuk setiap m dan n.
Teorema 3.2.3 : Jika {zk} barisan bebas linear di dalam tuang pre-Hilbert H, ma-ka ada barisan ortonormal {xk} sehingga [{zk}] = [{xk}] ( mrmbangkitkan ruang-bagian yang sama ).
Teorema 3.2.4 : ( Kesamaan dan ketidaksamaan Bessel )
Jika {xk} barisan ortonormal di dalam ruang pre-Hilbert H, maka untuk setiap x π H benar bahwa
(i) ||x β ββπ=1<x,xk>xk ||2 = ||x||2 β ββπβ1|<x,xk |2 , (ii) ||x||2 β₯ ββπβ1|<x,xk>|2 .
Bukti : Karena {xk} barisan ortonormal, maka <xi ,xj> = 0 untuk setiap i β π dan
<xi ,xi> = 1 untuk setiap i . Oleh karena itu untuk setiap x π H diperoleh :
24 (i) ||x β ββπ=1<x,xk>xk ||2 = < x - ββπ=1<x,xk>xk , x - ββπ=1<x,xk>xk >
= ||x||2 β ββπβ1|<x,xk |2 . (ii) Akibat (i) : ||x||2 β₯ ββπβ1|<x,xk>|2 .
Definisi 3.2.5 : Barisan ortonormal {xk} di dalam ruang pre-Hilbert H disebut basis ortonormal (orthonormal basis ) jika untuk setiap x π H ada barisan bi-langan {πΌπ} sehingga
x = ββπ=ππΆπxk . Contoh 3.2 (b)
1. Barisan {ek} di dalam l2 dengan ek berupa barisan yang unsur ke-k sama dengan 1 sedankan unsur lainnya sama dengan 0 meupakan basis ortonormal di ruang bernorma l2 .
2. { 1
β2π , sin π₯
βπ , cos π₯
β π , sin 2π₯
βπ , cos 2π₯
βπ , . . . . } merupakan basis ortonormal di dalam ruang pre-Hilbert C(-π, π).
Teorema 3.2.6 : Jika ruang pre-Hilbert H mempunyai basis ortonormal, maka H merupakan ruang Hilbert dan homeomorphik dengan l2 .
Bukti : Katakan {xk} basis ortonormal ruang pre-Hilbert H. Jadi, seiap x π H ada barisan bilangan {πΌπ} sehingga
x = ββπ=1πΌπxk yang berakibat
||x||2 = <x,x> = <ββπ=1πΌπxk , ββπ=1πΌπxk > = ββπ=1|πΌk|2 < β Kenyataan ini mengatakan setiap x π H menentukan dengan tunggal {πΌπ} π l2 . Sebaliknya, diambil sebarang {πΌπ} π l2 . Jelas vector xn = βππ=1πΌπxk π H untuk setiap n, Karena barisan { <xn ,xn> } = { βππ=1|πΌπ|2 } konvergen ke ββπ=1|πΌk|2 <
β, maka barisan {xn} konvergen x π H dengan x = ββπ=1πΌπxk π H. Jadi fungsi A dari H ke l2 dengan rumus
A(x) = A(ββπ=1πΌπxk) = {πΌπ} π l2
merupakan fungsi bijektif. Lebih lanjut, Karena untuk sebarang himpunan tertutup G β l2 bearkibat π΄β1(G) β H tertutup dan, sebaliknya, untuk sebarang himpunan tertutup F β H berakibat A(F) β l2 tertutup, maka A merupakan homeomophisma yang berarti terbukti bahwa H dan l2 homeomorphik. β
Definsi 3.2.7 : H ruang pre-Hilbert. S β H dikatakan total jika x π H sehingga
<x,s> = 0 untuk setiap s π S berakobat x = π.
25 Teorema 3.2.8 : Diketahui {xk} barisan ortonormal di dalam ruang pre-Hilbert H. Tiga pernyataan di bawah ini ekuivalen.
(i) {xk} total.
(ii) {xk} basis ortonormal.
(iii) ||x||2 = ββπ=1|<x,xk>|2 untuk setiap x π H.
Bukti : (i) βΉ (ii) : Diambil sebarang x π H. Jika
x β ββπ=1<x,xk> xk β₯ xi untuk setiap i
berakibat x β ββπ=1<x,xk> xk = π yang berarti x = ββπ=1<x,xk> xk . Jika x linear terhadap suatu xi, diperoleh
< x β ββπ=1<x,xk> xk ,xi > = <x,xi - <x,xi = π
yang berakibat x β ββπ=1<x,xk> xk = π yang berarti x = ββπ=1<x,xk> xk .
Berdasarkan kenyataan tesebut, dapat disimpulkan bahwa {xk} basis ortonormal.
(ii) βΉ (iii) : Karena {xk} basis ortonormal maka untuk setiap x π H benar bahwa x = ββπ=1<x,xk> xk yang berakibat
||x||2 = <x.x> = <ββπ=1<x,xk> xk , ββπ=1<x,xk> xk > = ββπ=1|<x,xk>|2 . (iii) βΉ (ii) : Berdasarkan kesamaan terakhir dapat ditarik kesimpulan bahwa
x = ββπ=1<x,xk> xk
untuk setiap x π H. (ii) βΉ (i) Setiap basis tentu merupakan himpuanan total. β Definisi 3.2.9 : Ruang Hilbert H dikatakan separabel ( separable ) jika H mem-punyai barisan ( hingga atau tak hingga ) yang total. Ruang Hilbert yang mempu- nyai basis disebut ruang Hilbert klasik ( classical Hilbert space ).
Teorema 3.2.10 : Jika H ruang Hilbert, maka dua pernyataan di bawah ini eku-ivalen.
(i) H separable.
(ii) H mempunyai basis ortonormal.
Bukti : (ii) βΉ (i) : Cukup jelas, menurut Teorema 3.2.8. (i) βΉ (ii) : Karena ruang Hilbert H separable maka H memuat barisan {zk yang total. Oleh karena itu tentu ada barisan bagian {zki} β {zk} yang bebas linear sehingga [{zki}] = [{zk }]. Ber=
dasarkan Teorema 3.2.3, terdapat barisan ortonomal {xk} sehingga [{zki}] = [{xk}].
Karena {xk} total, menurut Teorema 3.2.8, {xk} merupakan basis ruang Hilbert H.
β
Teorema di bawah ini tak sukar membuktikannya.
26 Teorema 3.2.10 : Jika K merupakan ruang-bagian tertutup di dalam ruang Hil-bert H, maka K lengkap ( ruang HilHil-bert bagian ).
3.3 Komplemen ortogonal
Definisi 3.3.1 : Jika H ruang pre-Hilbert dan A β H, himpunan π¨β₯ = { x π H : x β₯ a dan a π A }
disebut himpunan komplemen orogonal ( orthogonal complement set ) him- punan A.
Teorema 3.3.2 : : Jika H ruang pre-Hilbert dan A β H, maka π΄β₯ merupakan ru- ang-bagian tertutup.
Bukti : Karena untuk setiap x, y π π΄β₯ dan scalar πΌ, π½ benar bahwa
<πΌπ₯ + π½π¦,a> = πΌ<x,a> + π½<y,a> = 0
untuk setiap a π A, maka π΄β₯ ruang linear. π΄β₯ ruang pre-Hilbert sebab inner-pro- duct < , > berlaku pula pada π΄β₯. Diambil z sebarang titik- limit himpunan π΄β₯ dan sebarang barisan {xk} di dalam π΄β₯ yang konvergen ke z ( lim
πββπ₯π = z ). Karena untuk setiap a π A diperoleh <z,a> = lim
πββ< π₯π,a> 0, maka z ππ΄β₯ . Jadi terbukti π΄β₯ tertutup. β
Teorema 3.3.3 : Jika A dan B dua himpunan di dalam ruang pre-Hilbert H, maka pernyataan-pernyataan di bawah ini bear.
(i) A β π΄β₯β₯ .
(ii) A β B βΉ π΅β₯ β π΄β₯ . (iii) π΄β₯β₯β₯ = π΄β₯ .
Bukti : (i) : Setiap a π A pasti a π π΄β₯β₯, sebab a tegak lurus dengan setiap anggota π΄β₯. (ii) : Karena setiap x π π΅β₯ tegak lurus setiap anggota B, maka x tegak lurus se-tiap anggota A yang berarti x π π΄β₯. Jadi terbukti π΅β₯ β π΄β₯ .(iii) : Karena A β π΄β₯β₯. berdasarkan (ii) diperoleh π΄β₯β₯β₯ β π΄β₯ . Berdasarkan (i) diperoleh π΄β₯ β π΄β₯β₯β₯ . Jadi terbukti π΄β₯β₯β₯ = π΄β₯ . β
Teorema di bawah ini tak sukar mebuktikannya.
Teorema 3.3.4 : A ruang-bagian tertutup di dalam ruang Hilbert H jika dan