• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

2. Siklus I

a. Perencanaan Tindakan

Pada tahap awal perencanaan penulis melakukan refleksi

tentang pembelajaran IPA di kelas IV. Penulis mengidentifikasi dan

menganalisis masalah yang menyebabkan prestasi siswa mata

pelajaran IPA rendah.

Langkah berikutnya penulis menyusun proposal penelitian

tindakan kelas dan langkah-langkah yang akan dilaksanakan dalam

kegiatan perbaikan pembelajaran. Selain itu juga menyiapkan

instrumen yang akan digunakan untuk mengumpulkan data.

Selanjutnya penulis menyusun Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran, Lembar Kerja siswa, lembar pengamatan, tes formatif,

penunjang pembelajaran IPA tentang gaya berupa bola, kelerang,

berbagai benda yang bias bergerak, papan kayu, plastisin, tanah liat.

Lembar Kerja Siswa disusun dengan langkah-langkah yang

jelas dan sederhana agar siswa mudah memahami dan

memungkinkan siswa bekerja sama dengan temannya. Dengan

langkah-langkah tersebut diharapkan siswa dapat menemukan cara

menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan gaya.

Agar semua bisa berjalan lancar, penulis mengadakan

simulasi dengan pengamat tentang skenario pembelajaran yang akan

dilaksanakan dan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan

data. Berikut ini adalah skenario pembelajaran yang telah disusun.

1) Guru bercerita kejadian sehari-hari yang berkaitan dengan gaya.

2) Siswa berdiskusi menemukan cara menyelesaikan permasalahan

yang berkaitan dengan gaya dan menemukan masalah sehari-hari

yang berkaitan dengan gaya serta cara pemecahannya. Guru

mengambil contoh gaya baik gaya tarik maupun gaya yang

berupa dorongan.

3) Guru sebagai fasilitator dan memberi bimbingan.

4) Siswa mengerjakan soal-soal latihan.

5) Guru dan siswa melakukan tanya jawab untuk menguatkan

pemahaman siswa dan memberi kesempatan pada siswa untuk

Setelah semua siap peneliti meminta izin kepada Kepala SD

Negeri Soka untuk mengadakan Penelitian Tindakan Kelas di kelas

IV. Kepala SD Negeri Soka memberi izin dan sangat mendukung

dengan menyediakan fasilitas yang diperlukan.

b. Pelaksanaan Tindakan

1) Pertemuan 1

Pertemuan 1 Siklus I dilaksanakan pada hari Kamis tgl 19 April

2012 dengan kegiatan sebagai berikut :

Kegiatan awal ( 10 menit )

a) Pendahuluan

- Guru mengucapkan salam pembuka

- Guru melakukan aktifitas rutin ( mengecek kebersihan

kelas, kesiapan kelas, kesiapan siswa dan mengecek

kehadiran siswa)

- Guru mengajak siswa untuk berdoa

b) Apersepsi

- Guru menanyakan kepada siswa tentang materi

pembelajaran.

c) Orientasi

- Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari kepada

siswa.

- Guru memberikan semangat kepada siswa untuk

memperhatikan pembelajaran yang dilaksanakan sebagai

bahan untuk mempelajari materi selanjutnya.

Kegiatan Inti ( 50 menit )

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi :

a) Guru memberikan arahan kepada siswa untuk melakukan

experimen.

b) Guru membagikan lembar kerja siswa.

c) Guru memantau kegiatan experimen yang dilakukan siswa.

d) Guru memberikan arahan bagi siswa yang belum memahami

langkah-langkah experimen.

e) Guru memberikan waktu kepada siswa untuk berdiskusi

f) Guru menerima hasil experimen siswa.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi :

a) Guru memberi kesempatan untuk berfikir, menganalisis,

menyelesaikan masalah dan bertindak tanpa rasa takut.

b) Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk membuat

laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis,

c) Guru memberikan kesempatan kepada siswa berkompetisi

secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi :

a) Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui

siswa

b) Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan

pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan.

Kegiatan akhir ( 10 menit )

Dalam kegiatan akhir :

a) Guru dan siswa menarik kesimpulan bahwa gaya dapat

mengakibatkan benda diam menjadi bergerak

b) Guru dan siswa menarik kesimpulan bahwa gaya dapat

mengakibatkan benda berubah bentuk.

2) Pertemuan 2

Pertemuan 2 Siklus I dilaksanakan pada hari Kamis tgl 26 April

2012 dengan kegiatan sebagai berikut :

Kegiatan awal ( 10 menit )

a) Pendahuluan

- Guru melakukan aktifitas rutin ( mengecek kebersihan

kelas, kesiapan kelas, kesiapan siswa dan mengecek

kehadiran siswa)

- Guru mengajak siswa untuk berdoa

b) Apersepsi

- Guru menanyakan kepada siswa tentang materi

pembelajaran.

c) Orientasi

- Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari kepada

siswa.

d) Motivasi

- Guru memberikan semangat kepada siswa untuk

memperhatikan pembelajaran yang dilaksanakan sebagai

bahan untuk mempelajari materi selanjutnya.

Kegiatan Inti ( 50 menit )

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi :

a) Guru memberikan arahan kepada siswa untuk melakukan

experimen.

b) Guru membagikan lembar kerja siswa.

c) Guru memantau kegiatan experimen yang dilakukan siswa.

d) Guru memberikan arahan bagi siswa yang belum memahami

e) Guru memberikan waktu kepada siswa untuk berdiskusi

f) Guru menerima hasil experimen siswa.

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi :

a) Guru memberi kesempatan untuk berfikir, menganalisis,

menyelesaikan masalah dan bertindak tanpa rasa takut.

b) Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk membuat

laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis,

secara individu atau kelompok.

c) Guru memberikan kesempatan kepada siswa berkompetisi

secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi :

a) Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui

siswa

b) Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan

pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan.

Kegiatan akhir ( 10 menit )

Dalam kegiatan akhir :

a) Guru dan siswa menarik kesimpulan bahwa gaya dapat

b) Guru dan siswa menarik kesimpulan bahwa gaya dapat

mengakibatkan benda berubah bentuk.

c. Hasil Pengamatan

Pelaksanaan pengamatan sesuai dengan kesepakatan bersama

antara peneliti dan pengamat. Pengamat mencatat semua kejadian

selama proses perbaikan pembelajaran berlangsung.

Dari hasil pengamatan yang dilakukan, didapatkan beberapa hasil

yaitu :

1) Catatan dari observasi siswa

a) Pembelajaran IPA dengan metode inkuiri sangat menarik

dan lebih menyenangkan

b) Siswa merasa nyaman belajar materi Gaya dengan metode

inkuiri

c) Dengan menggunakan metode inkuiri, siswa lebih mudah

memahami konsep tentang gaya

d) Dalam menyelesaikan masalah, siswa bekerja kelompok

dengan teman yang lain.

e) Siswa berani mengutarakan pendapat dalam melakukan

experimen.

f) Dalam melakukan pembelajaran, siswa lebih mudah

memahami materi gaya

2) Catatan dari observasi guru, guru telah melaksanakan beberapa

a) Guru membuka pelajaran.

b) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, materi prasyarat

dan memotivasi siswa ( apersepsi )

c) Guru menyampaikan standar kompetensi, kompetensi dasar

dan indikator pencapaian.

d) Guru menyampaikan model pembelajaran yang akan

dilaksanakan.

e) Guru membagi siswa dalam kelompok

f) Guru membagikan materi pembelajaran untuk dilakukan

dalam experimen oleh siswa dalam kelompok

g) Guru memberikan bimbingan bagi siswa yang kesulitan

h) Guru memberikan suasana yang kondusif dan

menyenangkan

i) Guru memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas,

melakukan diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan

gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

j) Guru membimbing siswa merangkum /menyimpulkan materi

pelajaran

k) Guru memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis,

menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;

l) Guru memberikan evaluasi

m) Guru memberikan tugas / PR

d. Refleksi

Refleksi dilakukan bersama antara peneliti dan pengamat

untuk mengetahui sejauh mana tujuan penelitian tercapai.

Pelaksanaannya mengacu pada pedoman yang telah disusun. Hasil

refleksi menunjukkan adanya perubahan baik dari pihak guru

maupun siswa.

Berdasar hasil refleksi terdapat temuan-temuan yang

menunjukkan keberhasilan dan kekurangan sebagai berikut :

Keberhasilan

1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sudah baik sesuai dengan

kurikulum.

2) Guru sudah memberi apersepsi dengan baik. Sudah mampu

menggali pengetahuan awal siswa terhadap materi pelajaran.

3) Guru sudah mengaitkan pembelajaran dengan realitas kehidupan

sehari-hari.

4) Penjelasan materi cukup jelas tidak terlalu cepat sehingga dapat

dipahami siswa.

5) Penggunaan metode sudah tepat sehingga dapat membangkitkan

minat siswa terhadap pembelajaran.

6) Guru sudah berperan sebagai fasilitator dengan baik. Guru sudah

menyiapkan keperluan yang dibutuhkan siswa.

7) Siswa sudah berdiskusi dengan baik.

8) Guru dapat menggunakan alat peraga dengan baik sehingga

9) Guru telah melatih siswa membuat penilaian terhadap dirinya

sendiri.

Kekurangan

1) Pengelolaan kelas masih perlu dioptimalkan.

2) Pemberian pertanyaan dari guru kurang merata.

3) Guru kurang memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya.

4) Guru kurang memberi bimbingan kepada siswa yang mengalami

kesulitan.

5) Permasalahan yang ditemukan siswa sangat sederhana sehingga

mudah sekali dikerjakan.

6) Masih ada beberapa siswa kurang aktif mengikuti pembelajaran.

7) Hasil tes formatif belum mencapai tingkat ketuntasan klasikal.

Berdasar hal di atas pembelajaran masih perlu diperbaiki lagi,

karena tingkat ketuntasan belum mencapai target kegiatan siklus II

yaitu pembelajaran dianggap tuntas jika 85% siswa atau lebih telah

mencapai KKM yaitu 75. Pada siklus I ini ketuntasan baru mencapai

57,1%. Siswa masih dapat diaktifkan lagi dengan kegiatan yang

lebih menarik dan menantang. Oleh sebab itu penulis akan

Dokumen terkait