• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1Hasil Penelitian

4.1.2 Siklus Penelitian

4.1.2.3 Siklus III a. Perencanaan

Perencanaan pada siklus III didasarkan pada temuan hasil siklus II yang belum berhasil dalam mengatasi masalah-masalah siswa yaitu keterampilan siswa

dalam proses pembelajaran dan hasil keterampilan mengetik 10 jari buta berirama. Adapun rencana tindakan yang akan dilakukan adalah sebagai berikut :

1) Membuat perbaikan rencana pembelajaran mengetik dengan menambah naskah drill untuk latihan. Pada siklus ini diupayakan agar dapat memperbaiki kekurangan pada siklus II sehingga dapat meningkatkan keterampilan mengetik 10 jari buta berirama dengan kecepatan minimal 150 epm.

2) Menyediakan media dan sumber belajar sehingga pembelajaran lebih efektif dan efisien

3) Membuat instrmen penelitian

4) Mendesaian alat evaluasi yang berupa tes Drill

b. Pelaksanaan

Tindakan yang dilakukan peneliti dalam siklus III adalah untuk meningkatakan keterampilan mengetik siswa sesuai target yang telah ditentukan dimana diharapkan output dari hasil kecepatan dapat minimal 150 epm dengan kesalahan mengetik sekecil mungkin. Pelaksanaan siklus III pada tanggal 23 April 2013 siswa diberikan latihan keterampilan untuk didemonstrasikan sampai benar dan mengetik naskah Drill beberapa kali untuk melatih kecepatan pengetikan minimal 150 epm.

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran mengetik manual dengan metode Ceramah plus Demonstrasi end Drilling (CpDnD) berbantu media visual “Rapid Typing” pada siklus III dapat dilihat pada tabel berikut :

65

Tabel 4.11 Kegiatan Pembelajaran mengetik Pada Siklus III No. Pertemuan

ke-

Tanggal Kelas Aktivitas pembelajaran

1. 3 23 April 2013 X AP 1. Guru memberikan apersepsi dan memotivasi siswa kembali

2. Guru mengingatkan kembali

materi awal dan

memperkuat ingatan siswa 3. Siswa diberikan kesempatan

untuk bertanya sebelum melanjutkan ke materi selanjutnya

4. Guru menjawab setiap apa yang ditanyakan oleh siswa secara baik dan benar

5. Guru kembali menggunakan metode ceramah yang menyenangkan agar siswa juga tidak cepat bosan

6. Siswa melakukan

demonstrasi keterampilan mereka sebaik mungkin secara individual

7. Guru mengamati

keterampilan tersebut dan memberikan contoh sampai benar

8. Siswa diberikan latihan kecepatan 150 epm secara berulang-ulang dan

mengurangi atau

meminimalisir kesalahan dalam pengetikan

9. Guru mengamati kembali aktifitas siswa

10.Siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran, pendapat mengenai pembelajaran dari awal hingga akhir

11.Siswa dan guru melakukan refleksi mengenai metode dan media yang digunakan.

c. Observasi

Proses pembelajaran siklus III ini dapat diamati yaitu keterampilan siswa yang sangat baik dimana hal tersebut bisa dilihat dari lembar observasi yang telah diisi oleh observer sebagai berikut :

No. Indikator atau Aspek Yang Di Nilai Skor Total Skor Maksimal Persentase (%)

1. Siswa Mendengarkan Penjelasan dari Guru

15 15 100

2. Keaktifan Siswa dalam memberikan Komentar tentang pembelajaran mengetik menggunakan Metode Ceramah plus Demostrasi end Drilling (CpDnD) berbantu Media Visual “Rapid Typing”

10 15 67

3. Antusiame siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru seputar materi yang diajarkan

14 15 93

4. Semangat siswa dalam pembelajaran mengetik menggunakan Metode Ceramah plus Demostrasi end Drilling (CpDnD) berbantu Media Visual “Rapid Typing”

14 15 93

5. Siswa terlibat tertib dalam proses pembelajaran praktik mengetik menggunakan Metode Ceramah plus Demostrasi end Drilling (CpDnD) berbantu Media Visual “Rapid Typing”

12 15 80

6. Keterampilan siswa mengetik 10 jari buta berirama

17 20 85

7. Siswa terampil mengetik dengan kecepatan dan ketepatan mengetik dasar tingkat pertama

15 15 100

8. Siswa terampil mnyelesaikan tugas dari guru dalam waktu yang telah ditentukan

12 15 80

JUMLAH 109 125

Rata-Rata Skor 109/125 x 100% = 87,2%

67

Keterangan:

Skor 1 : 1%-20% dari jumlah siswa (1-14 siswa) Skor 2 : 21%-40% dari jumlah siswa (15-28 siswa) Skor 3 : 41%-60% dari jumlah siswa (29-43 siswa) Skor 4 : 61%-80% dari jumlah siswa (44-58 siswa) Skor 5 : 81%-100% dari jumlah siswa (59-71 siswa)

Penyekoran:

Persentase skor = 109 x 100% = 87,2% 125

Melalui lembar observasi pada tabel diatas menunjukkan tingkat keterampilan siswa sebesar 87,2% yang mengidentifikasikan bahwa tingkat keterampilan siswa pada mata pelajaran mengetik dengan Metode Ceramah plus Demonstrasi end Drilling (CpDnD) berbantu media visual “Rapid Typing”. termasuk dalam kategori Sangat Terampil, dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 4.12 Hasil observasi Keterampilan Siswa Siklus III

No. Rentang skor Kategori Hasil

1 85%-100% Sangat Terampil

109 x 100% = 87,2% 125

Keterampilan siswa masuk dalam kategori sangat Terampil.

2 69%-84% Terampil

3 53%-68% Cukup Terampil 4 37%-52% Kurang Terampil

5 20%-36% Tidak Terampil

Data pada tabel diatas menunjukkan bahwa tingkat keterampilan siswa kelas X AP tergolong dalam kategori sangat terampil dalam menggunakan Metode Ceramah plus Demonstrasi end Drilling (CpDnD) berbantu media visual

“Rapid Typing” terbukti pada rata-rata rentang skor yang dicapai sebesar 87,2% atau dalam rentang skor 85%-100%.

Penelitian siklus III ini juga untuk mengetahui hasil belajar siswa.. Hasil belajar siswa pada siklus III dapat dilihat dari tabel dibawah ini:

Tabel 4.13 Hasil Belajar Observasi Awal, Siklus I, Siklus II dan Siklus III

No Hasil Tes Obse rvasi awal Siklus I Sik-lus II Sik-lus III Ketuntasan Klasikal 1 Nilai Tertinggi 82 82 84 80 = = 71 x100%=100% 71

(Kategori Sangat Tinggi) 2 Nilai Terendah 50 56 64 75 3 Nilai rata-rata 69,93 72,65 75,37 77,15

Berdasarkan data tabel 4.13 diatas menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada pelajaran mengetik termasuk dalam kategori sangat tinggi terbukti dari ketuntasan klasikal sebesar 100% dengan nilai rata-rata sebesar 77,15%. Jika dilihat dari nilai rata-rata siswa mengalami kenaikan dibandingkan pada saat observasi dimana kategori dalam ketuntasan klasikal juga mengalami perubahan dari siklus satu ke siklus-siklus berikutnya, hal ini dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.14 Kategori Tingkat Ketuntasan Klasikal Siswa Siklus III

No. Kategori Rentang Skor Rata-rata

1 Sangat Tinggi 85%-100% = 71 x100%=100% 71

(Kategori Sangat Tinggi)

2 Tinggi 69%-84%

3 Cukup 53%-68%

4 Rendah 37%-52%

69

Berdasarkan data pada tabel 4.14 menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal siswa kelas X AP pada siklus III tergolong dalam kategori sangat tinggi terbukti pada skor yang dicapai sebesar 100% atau dalam rentang skor 85%-100%.

Pelaksanaan siklus III juga mengukur seberapa banyak siswa yang terampil ketika mengikuti pelajaran mengetik. Hal ini bisa dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4.15 Hasil Observasi Keterampilan Setiap Siswa Siklus III

No. Kategori Jumlah Siswa Persentase

1 Sangat Terampil 54 76,05%

2 Terampil 17 23,95%

3 Cukup Terampil 0 0%

4 Kurang Terampil 0 0%

5 Tidak Terampil 0 0%

Berdasarkan data tabel 4.15 dapat diketahui pelaksanaan siklus III keterampilan siswa yang masuk dalam kategori sangat terampil yaitu sejumlah 54 siswa dengan persentase 76,05% dan 17 siswa masuk dalam kategori terampil dengan persentase sebesar 23,95%. Sedangkan untuk kategori cukup terampil, kurang terampil dan kategori tidak terampil mengalami penurunan yaitu dengan persentase 0%.

d. Refleksi

Refleksi pada siklus III digunakan untuk merefleksi hasil evaluasi belajar siswa pada proses pembelajaran, tingkat Keterampilan mengetik 10 jari buta berirama, menentukan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai selama proses pembelajaran dan melihat meningkatnya kecepatan mengetik dengan kesalahan yang semakin kecil.

Kesimpulan akhir dari siklus I, siklus II serta siklus III yaitu bisa terlihat pada tabel :

Tabel 4.16 Tabel Pembanding Hasil Analisis Deskriptif Persentase Keterampilan Siklus I, Siklus II, dan Siklus III

No. Indikator atau Aspek Yang Di Nilai % Siklus 1 % Siklus II % siklus III % Rata-rata semua siklus Kategori 1. Siswa Mendengarkan Penjelasan dari Guru 60 80 100 80 Tinggi 2. Keaktifan Siswa dalam memberikan Komentar tentang pembelajaran mengetik menggunakan Metode Ceramah plus Demostrasi end Drilling (CpDnD) berbantu Media Visual “Rapid Typing” 60 68 67 65 Cukup 3. Antusiame siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru seputar materi yang diajarkan 53 60 93 68,67 Cukup 4. Semangat siswa dalam pembelajaran mengetik menggunakan Metode Ceramah plus Demostrasi end Drilling (CpDnD) berbantu Media Visual “Rapid Typing” 73 87 93 84,33 Tinggi

71 dalam proses pembelajaran praktik mengetik menggunakan Metode Ceramah plus Demostrasi end Drilling (CpDnD) berbantu Media Visual “Rapid Typing” 6. Keterampilan siswa mengetik 10 jari buta berirama

45 65 85 65 Cukup 7. Siswa terampil mengetik dengan kecepatan dan ketepatan mengetik dasar tingkat pertama 60 60 100 73,33 Cukup 8. Siswa terampil mnyelesaikan tugas dari guru dalam waktu yang telah ditentukan

40 60 80 60 Cukup

Rata-Rata Skor Keterampilan

56 69,6 87,2 70,93 Terampil

Dari data tabel diatas dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu sebagai berikut: 1. Dari indikator atau aspek yang di nilai yang pertama yaitu siswa

mendengarkan penjelasan dari guru tergolong kategori tinggi dengan rata-rata persentase 80%.

2. Dari indikator atau aspek yang di nilai yang kedua yaitu keaktifan siswa dalam memberikan komentar tentang pembelajaran mengetik menggunakan Metode Ceramah plus Demostrasi end Drilling (CpDnD) berbantu Media Visual “Rapid Typing”tergolong kategori cukup dengan rata-rata persentase 65%

3. Dari indikator yang ketiga yaitu antusiame siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru seputar materi yang diajarkan tergolong cukup dengan rata-rata persentase 68,67%

4. Dari indikator yang keempat yaitu semangat siswa dalam pembelajaran mengetik menggunakan Metode Ceramah plus Demostrasi end Drilling (CpDnD) berbantu Media Visual “Rapid Typing” tergolong tinggi dengan rata-rata persentase 84,33%.

5. Dari indikator yang kelima yaitu siswa terlibat tertib dalam proses pembelajaran praktik mengetik menggunakan Metode Ceramah plus Demostrasi end Drilling (CpDnD) berbantu Media Visual “Rapid Typing” tergolong kategori tinggi dengan rata-rata persentase 73,33%

6. Dari indikator yang ke enam yaitu keterampilan siswa mengetik 10 jari buta berirama tergolong kategori cukup dengan rata-rata persentase 65%.

7. Dari indikator ke tujuh yaitu siswa terampil mengetik dengan kecepatan dan ketepatan mengetik dasar tingkat pertama tergolong kategori cukup dengan rata-rata persentase 73,33%

8. Dari indikator ke delapan yaitu siswa terampil mnyelesaikan tugas dari guru dalam waktu yang telah ditentukan tergolong kategori cukup dengan rata-rata persentase 60%

9. Kesimpulan akhir yang dapat ditarik yaitu dari rata-rata semua indikator baik siklus I, siklus II, dan siklus III diperoleh rata-rata skor keterampilan siswa sebesar 70,93% dan termausk dalam kategori terampil.

73