• Tidak ada hasil yang ditemukan

SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

kuliah telmata

SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

Metode Penelitian Kualitatif | MKK – 32030042 | 3 SKS

Sasaran:

1. Membantu mahasiswa memahami paradigma kualitatif

2. Memfasilitasi perolehan pengetahuan tentang dasar-dasar penelitian kualitatif

3. Menumbuhkan keterampilan yang relevan dengan penelitian kualitatif : Kemampuan refleksi dan abstraksi, wawancara, observasi dan fasilitasi

Materi Ajar :

1. Memahami Paradigma Kualitatif : Principles/Phylosophy, (Compare and Contrast) antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif

2. Strategi dan Desain dalam Penelitian Kualitatif

3. Metode Penggalian Data melalui Interview (Prinsip, teknik, dan latihan mengembangkan protocol interview)

4. Metode Penggalian Data melalui FGD (Prinsip, teknik, dan latihan fasilitasi FGD)

5. Metode Penggalian Data melalui Participant Observation (Prinsip dan mengembagkan rencana observasi)

6. Metode Analisis Data Kualitatif (Prinsip dan latihan analisis data kualitatif)

7. Penulisan laporan Kualitatif

Referensi:

1. Strauss, A., & Corbin, J. (1990). Basics Of Qualitative Research. Grounded Theory Procedures and Techniques. Newbury Park, CA: Sage. 2. Strauss A, Corbin J (1998). Basics of Qualitative Research. Techniques and

Procedures for Developing Grounded Theory. 2nd Edition. Sage Publications.

3. Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2000). Handbook of Qualitative research (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications

78 BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

Metode Penelitian Kuantitatif | MKK – 32030052 | 2 SKS

Sasaran:

Mahasiswa mampu memahami dan menerapkan konsep-konsep dan langkah-langkah penelitian kuantitatif

Materi Ajar :

1. Penelitian sebagai sebuah cara berpikir dan sebuah proses 2. Permasalahan penelitian

3. Variabel dan hipotesis 4. Desain penelitian

5. Tehnik pengumpulan data 6. Validitas dan Reliabiltas

7. Populasi dan tehnik pengambilan sampel 8. Tehnik analisis data

Referensi :

1. Kumar, R. 1996. Research Methodology: Step by step guide for beginner. London: Sage Publication

2. Azwar, S. 2001. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Psikologi Abnormal dan Klinis | MKK – 32030082 | 6 SKS

Sasaran:

Mahasiswa mampu memahami konsep-konsep psikologi abnormal dan klinis dengan paradigma psikodinamika, behavioristik, kognitif, humanistik, biologis dan sosiokultural. Mahasiswa juga diharapkan mampu mengenal berbagai asesmen dalam psikologi, mengenal konsep untuk penegakan diagnosis, prognosis dan rekomendasi psikoterapi.

Materi :

1. Cakupan/lingkup psikologi abnormal klinis 2. Sejarah psikologi abnormal klinis

3. Metode penelitian dalam psikologi abnormal dan klinis

4. Macam-macam gangguan (mood, tidur, kecemasan, somatoform, dissosiatif, schizophrenia, seksual, perkembangan)

5. Asesmen (pengertian, teknik, asesmen, manfaat)

6. Paradigma Psikologi dalam memahami gangguan (biologis, psikodinamika, behavioristik, kognitif, humanistik, sosiokultural)

7. Analisa kasus

8. Diagnosis multiaksial dan prognosis 9. Intervensi

BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 79 Referensi :

1. Davison, Neale & Kring. 2004. Abnormal Psychology Terjemahan Noormalasari Fajar. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa

2. Ibnu Qayim. Pengobatan Penyakit Hati 3. Kaplan & Sadock. 2000. Sinopsis Psikiatri

4. Nevid. 2003. Abnormal Psychology. Terjemahan Dept. Klinis UI. Jakarta: Penerbit Erlangga

5. Rusdi Taslim. Buku saku PPDGJ. 6. DSM IV

7. Casebook of Abnormal Psychology

Psikologi Eksperimen | MKK – 32030092 | 3 SKS

Sasaran:

Mahasiswa mampu membuat rancangan penelitian eksperimen di bidang psikologi

Materi Ajar :

1. Penelitian Ilmiah 2. Hubungan Kausalitas

3. Tahap Penelitian Eksperimen

4. Formulasi Masalah dan Hipotesis Penelitian 5. Variabel Penelitian Eksperimen

6. Populasi dan Sampling

7. Validitas Penelitian Eksperimen

8. Desain Penelitian Murni dan Quasi Eksperimen 9. Analisis Data

10. Etika Penelitian eksperimen

Referensi :

1. McGuigan, F.J.1993. Experimental Psychology. Methods of Research.6th ed. New Jersey: Prentice Hall

2. Myers, A. Experimental Psychology. 2nd ed. California: Brooks/Cole Publishing Company

3. Kumar, R. Research Methodology A Step by Step Guide for Beginners. New Delhi: Sage Publication

80 BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

Psikologi Faal | MKK -32020102 | 3 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa memiliki rasa syukur kepada Allah SWT

2. Mahasiswa memahami hubungan antara aspek fisik dan psikis dalam memunculkan perilaku

3. Mahasiswa dapat menjelaskan dasar biologis dari perilaku-perilaku manusia

Materi Ajar :

1. Sejarah Psikologi Faal dan Keterkaitan dengan beberapa Bidang Ilmu 2. Metode Riset dalam Psikologi Faal

3. Organisasi Sistem Syaraf 4. Panca Indera Manusia 5. Motivated Behaviors

6. Spiritualitas dalam Perspektif Psikologi Faal 7. Perilaku Makan-Minum

8. Perilaku Tidur, Keterjagaan 9. Perilaku Seksual

10. Emosi dan Stress

11. Gangguan Perilaku dalam Perpsektif Psikologi Faal

Referensi :

1. Carlson, Neil. 1996. Physiological Psychology. USA: 2. Garret, Bob. 2004. Brain and Behaviors. NY: Woodsworth

3. Brinzedinne, Louan. 2005. Female Brain : Fakta Temuan Terakhir tentang Otak Wanita.Jakarta:

4. Margiyanti, Ratna. 1996. Pasiaq, Taufiq. 2000. Revolusi IQ,EQ dan SQ dalam Perspektif Neuroscience dan Al-Qur’an. Jakarta : Kaifa

5. ___________,2004. Membangunkan Raksasa Tidur. Optimalkan Kemampuan Otak Anda dengan etode Alissa. Jakarta: Gramedia

Psikologi Kepribadian | MKK -32020122 | 6 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa mengetahui dan memahami sejarah dan perkembangan teori kepribadian, asesmen dan risetnya

2. Mahasiswa mengetahui dan memahami teori-teori kepribadian menurut pendekatan: Psikoanalitik, Neopsikoanalitik, Trait Approach, Life span approach, Humanistik, Kognitif, Behavioral, Limited Domain, Pendekatan islam, Paradigma Psikologi Positif.

BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 81 Materi Ajar :

1. Syarat teori dan pendekatan dalam psikologi kepribadian 2. Riset dan Sejarah studi kepribadian

3. Pengantar tipologi dan karakterologi

4. Tipologi berdasar konstitusi, temperamen, dan nilai budaya 5. Psikoanalitik (Sigmund Freud)

6. Psikologi Analitis (Carl Gustav Jung) 7. Psikologi Individual (Alfred Adler) 8. Feminine Psychology (Karen Horney) 9. Teori Kepribadian Erich Fromm 10. Interpersonal Psychiatry (Sullivan) 11. Personology (Henry Murray) 12. Trait Approach (Allport)

13. PEN Models of Personality (Eysenck) 14. Teori Trait (Cattell)

15. Tahap Psikososial (Erikson)

16. Teori Kepribadian Humanistik (Rogers) 17. Hierarki Kebutuhan (Maslow)

18. Personal Construct (Kelly)

19. Behaviorisme Klasik Pavlov dan Radikal Skinner 20. Teori Belajar Sosial Bandura dan Rotter

21. Teori Kebutuhan McClelland 22. Kepribadian Menurut Islam 23. Paradigma Psikologi Positif

Referensi :

1. Alwisol. 2006. Psikologi Kepribadian.

2. Feist, J. Feist, G. 2008. Theories of Personality (penerjemah: Yudi Santoso).. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

3. Hall, C. Lindzey, G. Campbell, J.B. 1998. Theories of Personality. New York: John Wiley & Sons

4. Ki Fudyartanto. 2003. Psikologi Kepribadian Timur. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

5. Mujib, A. 2006. Kepribadian dalam Psikologi Islam. Jakarta: Rajawali Press

6. Pervin, L.A. John, O.P. 2001. Personality: Theory and Research. New York. Guilford Press

7. Schultz, D. P. 1986. Theories of Personality. California: Brooks/Cole Publishing Company

82 BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

Psikologi Perkembangan | MKK – 32030152 | 6 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa mampu memahami teori/konsep dasar, model pendekatan dan metode penelitian psikologi perkembangan anak, remaja dan dewasa.

2. Mampu melakukan analisa sederhana atas fenomena khusus yang terkait dengan perkembangan dengan menggunakan teori/konsep dasar perkembangan, model pendekatan dalam psikologi perkembangan dengan menggunakan kerangka berfikir ilmiah.

Materi Ajar :

1. Tema dan Issue Dasar Psikologi Perkembangan 2. Teori Perkembangan Anak, Remaja dan Dewasa 3. Metode Penelitian dalam Psikologi Perkembangan 4. Perkembangan Fisik Anak, Remaja dan Dewasa 5. Perkembangan Kognitif Anak, Remaja dan Dewasa

6. Perkembangan Sosial Kepribadian Anak, Remaja dan Dewasa 7. Perkembangan Moral Anak, Remaja dan Dewasa

8. Tinjauan Kontekstual Perkembangan Anak, Remaja dan Dewasa.

Referensi :

1. Boyd, D. & Bee., H. 2006. Life Span Development, 4th ed. Boston: Pearson Education, Inc.

2. Berk, L.E. 1994. Child Development, 3rd edition. Toronto: Allyn and Bacon 3. Helm & Turner. 1990. Life Span Development. McGraw Hill. Company. 4. Hoyer, W.J; Rybash.J.M & Roodin.P.A. 1999. Adult Development and

Aging, 4th ed. San Fransisco: Mc Graw Hill College

5. Kimmel.D.C., Weiner.I.B. 1985. Adolescence: A Developmental Transitions, 2nd edition. New York: John Wiley & Sons, Inc.

6. Santrock., J.W. 1998. Child Development, 8th edition. New York: Mc Graw Hill, Co.

7. ---. 2001. Adolescence. New York: McGraw Hill, Co.

Psikologi Sosial | MKK – 32030162 |6 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa mampu memahami pengertian psikologi sosial, ruang lingkup kajian, sejarah, konsep-konsep dasar & dasar-dasar teoritis memahami perilaku individu dalam konteks lingkungan sosialnya

2. Mahasiswa mampu mengaplikasikan teori-teori psikologi dalam fenomena-fenomena sosial di masyarakat

BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 83 Materi Ajar :

1. Two social psychology

2. Perceiving and understanding people 3. The social self

4. Attitude & persuasion

5. Influenching Others: Changing Behaviors 6. The Group & the Individual

7. Genes, Culture, & Gender 8. Prosocial Behavior & Altruism 9. Attraction: Liking & Loving 10. Long-term Relationship 11. Aggression & Prejudice 12. Conflict & Peacemaking

13. Social Psychology of The Internet & Mass Media 14. Social Psychology & Environment

15. Social Psychology & Legal System 16. Social Psychology & Economic Behavior 17. The Social Psychology of Health

Referensi :

1. Baron, R.A. & Byrne, D.1994. Social Psychology: Understanding Human Interaction (7nd ed.). Boston : Allyn Bacon, Inc.

2. John C. Brigham.1991. Social Psychology 2nd ed. USA: HarperCollins Publishers

3. Myers, D. G. 1999. Social Psychology 6th edition. Boston: McGraw-Hill College

4. Sarlito W. Sarwono. 1999. Psikologi Sosial. Psikologi Kelompok dan Psikologi Terapan. Jakarta: Balai Pustaka

5. Sarwono, S, W. 1999. Psikologi Sosial: Individu dan Teori-teori Psikologi Sosial. Jakarta: Balai Pustaka.

6. Sears, D.O., Freedman J.L., & Peplau, L.A. 1991. Psikologi Sosial (Terjemahan). Edisi Bahasa Indonesia. Edisi kelima. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Psikologi Umum | MKK – 32030172 | 6 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa mampu memahami sejarah perkembangan psikologi 2. Mahasiswa mampu membedakan psikologi ilmiah, pseudosains dan

psychobabble

3. Mahasiswa mampu memahami berbagai metode penelitian yang digunakan dalam penelitian psikologi

84 BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 4. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep perilaku manusia

berdasarkan pendekatan-pendekatan psikologi Barat dan Islam

Materi Ajar:

1. Pengertian dan cabang-cabang psikologi 2. Sejarah psikologi

3. Metode penelitian dalam psikologi 4. Perspektif psikoanalitik 5. Perspektif behavioristik 6. Perspektif kognitif 7. Perspektif humanistik 8. Perspektif biologi 9. Perspektif Islam 10. Sensasi dan persepsi

11. Proses berfikir dan inteligensi 12. Memori

13. Motivasi 14. Emosi

15. Tidur dan terjaga

16. Kesehatan holistik (kecerdasan kenabian)

17. Perkembangan sepanjang hidup (konsep Barat dan konsep Islam) 18. Stress dan kesehatan

19. Ragam gangguan psikologis

Referensi:

1. Adz-Dzakiey, H.B. 2007. Psikologi Kenabian. Yogyakarta : Beranda Publishing

2. Feldman, R.S. 2005. Understanding Psychology. Fifth Edition. Boston : McGraw-Hill College

3. Wade, C and Tavris, C. 2007 dan 2009 . Psikologi. Edisi Kesembilan. Jilid 1 dan 2 (terjemahan : Widyasinta, B dan Juwono, I.D) Jakarta : Penerbit Erlangga

4. Walgito, B. 2004. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta : Andi Offset

Statistika (Teori dan Aplikasi) | MKK – 32030192 | 6 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa mampu memahami berbagai teori atau konsep statistika sebagai metode analisis data dalam penelitian kuantitatif.

2. Mahasiswa mampu mengaplikasikan SPSS sebagai salah satu software yang dapat digunakan untuk mengolah data penelitian.

BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 85 Materi Ajar :

1. Pengertian dan Fungsi Statistika 2. Distribusi Frekuensi

3. Grafik dan Kurve

4. Pengukuran tendensi Sentral 5. Fungsi dan Macam Penormaan 6. Pengukuran Variabilitas 7. Statistik Deskriptif

8. Kategorisasi Subjek Penelitian

9. Pengukuran Standar (z Score dan T Score) 10. Konsep Skala Pengukuran

11. Pengertian Hipotesis 12. Uji Asumsi

13. Analisis Uji Perbedaan (t Test, Analisis Varians dan Analisis Kovariansi) 14. Analisis Uji Korelasional (Korelasi Product Moment, Analisis Regresi dan

Korelasi parsial)

Referensi :

1. Diekhoff, G. 2001. Statistics For the Social and Behavioral Science: Univariate, Bivariate, Multivariate.

2. Turner & Thayer. 2001. Introduction to Analysis of variance.

3. Trihendradi, C., 2005. SPSS 13: Step by Step Analisis Data Statistik. Yogyakarta: Andi Offset

4. Hadi, S., 2003. Statistika. Yogyakarta: Andi Offset

Konstruksi Alat Ukur Psikologi | MKB – 32030032 | 3 SKS

Sasaran :

1. Mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan penting yang diperlukan untuk mengembangkan alat ukur psikologis yang valid, reliabel, dan objektif.

2. Mengantarkan mahasiswa kepada kesadaran akan pentingnya keterampilan mengembangkan alat ukur psikologis sebagai kompetensi lulusan psikologi.

3. Integrasi perspektif Islam dalam konstruksi alat ukur psikologi diwujudkan dalam pengembangan alat ukur psikologi yang bersumber pada konsep-konsep Islam seperti syukur, sabar, dan lain-lain.

Materi :

1. Pengembangan Test Psikologi 2. Konseptualisasi Alat Ukur Psikologi

86 BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 3. Konstruksi Alat Ukur Psikologi

4. Ujicoba Alat Ukur Psikologi 5. Analisis Aitem Alat Ukur Psikologi 6. Revisi Alat Ukur Psikologi

7. Skoring dan Norming Alat Ukur Psikologi

Referensi :

1. Cohen, R.J., & Swerdlik, M.E. 2005. Psychological Testing and Measurement

2. Kline, P. 1986. Handbook of Test Construction: Introduction to Psychometric Design

3. American Educational Research, American Psychological Association, National Council on Measurement in Education. Standard for Educational and Psychological Testing

4. Azwar, S. 2000. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Observasi dan Wawancara | MKB – 32030062 | 6 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa memahami dasar-dasar observasi dan wawancara.

2. Mahasiswa mempunyai ketrampilan melakukan observasi dan wawancara.

3. Mahasiswa mampu membuat interpretasi data yang terkumpul melalui observasi dan wawancara

Materi Ajar :

1. Kedudukan observasi dan wawancara

2. Definisi, tujuan, manfaat dan materi observasi

3. Penerapan metode observasi: bidang sosial, pendidikan, industri, klinis, perkembangan, umum dan eksperimen.

4. Ciri-ciri observasi sebagai metode ilmiah.

5. Jenis-jenis, teknik, dan tahap-tahap yang dilakukan dalam observasi. 6. Model Pencatatan data observasi dan teknik pencatatan data observasi. 7. Penyusunan laporan hasil observasi.

8. Persyaratan menjadi observer yang baik, dan etika dalam melakukan observasi.

9. Validitas dan reliabilitas observasi. 10. Arti gerak tubuh manusia.

11. Penyusunan observation guide dan hal-hal yang dimuat dalam observasi. 12. Definisi, tujuan, dan manfaat wawancara.

BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 87 14. Tahap persiapan, pelaksanaan, analisis, dan penulisan laporan hasil

wawancara.

15. Macam-macam wawancara

Referensi :

1. Cartwright, C. A., Cartwright, G. P. 1984. Developing Observational Skill. New York: McGraw-Hill.

2. Hadi, S. 2000. Metodologi Research. Jilid 2. Yogyakarta: Penerbit Andi 3. Moleong, L. J. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT

Remaja Rosdakarya.

4. Patton, M. Q. 2006. Metode Evaluasi Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

5. Stewart, C. J., and Cash, W. B. 1999. Interviewing Principles and Practices. Boston: McGraw-Hill.

6. Summer, H and Taylor, C.L. Observation, Records, and Traces as Alternatives to Direct Questioning in Collecting Evaluation Data

7. Gorden, R. L. 1996. Basic Interviewing Skills. Illinois: F. E. Peacock Publishers, Inc.

Psikodiagnostika | MKB – 32030072 | 3 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa mengetahui dan memahami teori maupun aplikasi psikodiagnostika

2. Mahasiswa memahami langkah-langkah dalam proses asesmen psikologi. 3. Mahasiswa memahami berbagai macam dan fungsi alat asesmen

psikologi

4. Mahasiswa memahami dan menjaga kode etik profesi psikologi

Materi Ajar :

1. Pengertian Psikodiagnostik/asesmen

2. Ciri-ciri Psikodiagnostik Sebagai Cabang Ilmu

3. Hubungan Psikodiagnostik dengan Cabang Ilmu Psikologi yang lain 4. Peranan Psikodiagnostik dalam Pengambilan Keputusan

5. Langkah-langkah Kerja dalam Melakukan Assesmen 6. Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif dalam Assesmen 7. Metode-metode dalam melakukan asesmen

8. Pengertian dan Tujuan Tes Psikologi 9. Macam-macam Tes Psikologi

10. Pendekatan Psikometri dalam Tes Psikologi (Validitas dan Reliabilitas) 11. Pendekatan Proyektif dalam Tes Psikologi

88 BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI Referensi:

1. Sundberg, N.D. 1977. Assessment of Person. New Jersey: Prentice Hall 2. Gregory, R.J., 2004. Psychological Testing: History, Principles and

Aplications. USA: Pearson Education Group Inc.

3. Anastasi, A., 1976. Psychological Testing. New York: McMillan.

4. Cronbach. L.J., 1970. Essentials of Psychological Testing 3rd Ed. New York: Harper & Row.

Psikometri | MKB - 32020072| 3 SKS

Sasaran:

Mahasiswa diharapkan memahami apa, mengapa, dan bagaimana pengertian, karakteristik, dan arti penting psikometri dan standardisasi pengukuran. Mata kuliah ini mencakup materi-materi yang akan mengantarkan mahasiswa kepada kemampuan untuk mengevaluasi alat ukur psikologi yang memenuhi standar psikometri.

Materi :

1. Konstanta dan Variabel 2. Metode penskalaan

3. Teori Tes Klasik dan Teori Respon Aitem 4. Reliabilitas

5. Validitas

Referensi :

1. Nunnaly, J., & Bernstein, I.H. 1994. Psychometric Theory.

2. Azwar S, 2005. Dasar-dasar Psikometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar 3. Cohen, R.J. & Swerdlik, M.E. 2005. Psychological Testing and

Measurement

Psikologi Industri dan Organisasi| MPB – 32020112 | 5 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa memahami kaidah-kaidah dan proses psikologis yang melandasi perilaku manusia dalam konteks industri dan organisasi 2. Mahasiswa memahami dasar-dasar pengetahuan psikologi sebagai

alternatif pemecahan masalah dan pengembangan kajian dalam dunia industri dan organisasi

Materi Ajar

1. Rekrutmen, Seleksi, dan Penempatan

BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 89 3. Ergonomi

4. Komunikasi 5. Kepemimpinan

6. Kelompok dan Tim Kerja 7. Pengembangan Organisasi 8. Budaya Organisasi

9. Performance Management System 10. Remuneration System

11. Human Resource Information System 12. Motivasi Kerja & Kepuasan Kerja 13. Kesehatan dan Keselamatan Kerja 14. Stres Kerja

15. Corporate Social Responsibility 16. Perilaku Konsumen

17. Aplikasi PIO dalam Pengembangan Ilmu dan Riset

Referensi Utama :

1. Munandar, A.S. 2001. Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta:UI-Press 2. Cascio W.F. 1998. Applied Psychology in HRM. Singapore : Prentice Hall

Inc

3. Coolican., H. 2001. Psikologi dalam Praktik : Organisasi. (terjemahan Emi Zulaifah, dkk). Yogyakarta : dalam proses penerbitan

4. Robbins, S.P. 2003. Perilaku Organisasi. Jilid 1 dan 2 (terjemahan). Jakarta : PT Prenhallindo

5. Schultz, D.P. and Schultz, S.E. 2006. Psychology and Work Today. An Introduction to Industrial and Organizational Psychology. Ninth Edition. New Jersey : Pearson Education

6. www.siop.org (Society for Industrial and Organizational Psychology Inc.) 7. Muchinsky, P.M. Psychology aplied to Work. Eight edition.

john.it.cyu.edu.tw/Psychology%20apply%20 to%20work/chapter2.ppt; chapter 3, 8, 9, 10, 11, 12, 13.ppt

Psikologi Konseling | MPB -32020132 | 5 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa mengetahui keseluruhan materi yang akan disampaikan dalam satu semester dan mengetahui dasar-dasar konseling dan psikoterapi

2. Mahasiswa dapat memahami kedudukan konseling dan psikoterapi sebagai perilaku membantu

3. Mahasiswa mengetahui perbedaan konsep teoritis berbagai pendekatan mengenai konseling dan psikoterapi

90 BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 4. Mahasiswa mengetahui dan mempraktekkan keseluruhan proses konseling dan ketrampilan yang dibutuhkan seorang konselor dalam menjalani proses tersebut

5. Mahasiswa mengetahui kedudukan konseling kelompok sebagai salah satu metode dalam melakukan konseling dan psikoterapi

6. Mahasiswa dapat mengetahui perkembangan terkini dalam konseling

Materi Ajar :

1. Pengertian dan lingkup psikologi konseling 2. Perilaku membantu

3. Pandangan psikodinamika tentang konseling 4. Pandangan neopsikodinamika tentang konseling 5. Pandangan behavioristik tentang konseling

6. Pandangan behaviorisme kognitif tentang konseling 7. Pandangan humanistik konseling

8. Pandangan Islam tentang konseling

9. Proses dan ketrampilan-ketrampilan konseling individu 10. Konseling kelompok

11. Etika dalam konseling

12. Perkembangan terkini dalam konseling

Referensi :

1. Adz-Dzaky, H. B. 2002. Konseling dan Psikoterapi Islam: Penerapan Metode Sufistik. Yogyakarta: Fajar Pustaka Utama

2. Brammer, L.M, MacDonald, G,1996, The Helping Relationship: Process & Skills. New Jersey:Prentice-Hall

3. Capuzzi, D & Gross, D.R. 2005. Introduction to Counseling Profession. New York: Pearson Education. Inc

4. Corey, M. S. Corey, G. 2006. Groups: Process and Practices. Singapore: Thomson Learning

5. Corey, G. 2003. Theory & Practice of Group Counseling & Psychotherapy. California: Wadsworth.Pub.Co

6. Corey, G. 2004. Theory & Practice of Group Counseling. Singapore: Thomson Learning

7. Corey, G. Corey, M.S, Callanan, P. 1993. Issues and Ethics in the Helping Profession. California: Brooks/Cole Pub

8. Egan, G. 2007. The Skilled Helper: A problem Management and Opportunity- Development approach to Helping. Belmont: Thomson Learning.

BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 91

Psikologi Pendidikan | MPB – 32030142 | 3 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa dapat menjelaskan prinsip dasar perkembangan dan perbedaan individual siswa yang mempengaruhi perilaku belajarnya di ruang kelas

2. Mahasiswa dapat menjelaskan perspektif-perspektif teori psikologi dalam memandang belajar

3. Mahasiswa mampu menyusun strategi pengajaran beserta cara pengukuran hasil belajar pada siswa

Materi Ajar :

1. Perkembangan Kognitif dan Bahasa 2. Perkembangan Pribadi, Sosial, dan Moral 3. Individual Differences

4. Teori Belajar

5. Students with Special Needs 6. Motivasi

7. Strategi Pengajaran 8. Lingkungan Belajar 9. Pengukuran Hasil Belajar

Referensi :

1. Ormrod, J.E. 2003. Educational Psychology:developing learners. 4th ed. New Jersey: Merril Prentice Hall

2. Jordan, E.A. & Porath, M.J. 2006. Educational Psychology. Problem Based Approach. Boston: Pearson International Editio

3. Eggen & Kauchak. 2007. Educational Psychology. Windows on Classrooms. Australia:Pearson International Edition

4. Stipek, D. 2002. Motivation to Learn. Integrating Theory and Practice, 4th ed. Boston:Allyn & Bacon

5. Ashman, A. & Elkins, J. 1998. Educating Children with Special Needs.3rd ed. Australia:Prentice Hall

6. Sulzer-Azaroff, B. 1986. Achieving Educational Excellence. Using Behavioral Strategies. New York: CBS College Publishing

7. Suryabrata, S. 1995. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: PT Raja Grafindo Persada

92 BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

Kode Etik Psikologi | MPB – 32020022 | 2 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa memahami pengertian, latar belakang, tujuan antara Organisasi dari Kode Etik Profesi Psikologi serta organisasi Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI)

2. Mahasiswa memiliki pemahaman atas bidang garap dan lingkungan kerja psikologi, sosok ideal psikologi, rumusan kerja serta kompetensi profesi psikologi sejalan dengan hal-hal tersebut selanjutnya akan dibahas tentang pengetahuan pendukung praktek psikologi konseling dan definisi kode etik psikologi, penunjang praktek psikologi.

Materi Ajar :

1. Rumusan kerja pskologi 2. Kompetensi kerja psikologi

3. Materi kode etik versi American Psychologist’s 4. Pengetahuan pendukung praktek psikologi 5. Organisasi HIMPSI

6. Ettical Standards

7. Konsep dan definisi Kode Etik 8. Aturan Penulisan karya ilmiah

Referensi :

1. HIMPSI 2003, Anggaran Dasar, Anggaran Rumahtangga Kode Etik Depnaker, Klasifikasi Jabatan Indonesia

2. Sales, BD. 1983, The Professional Psychologist’s Handbook.

3. HIMPSI 2003, Kode Etik Psikologi Indonesia, Pedoman pelaksanaan

Psikologi Lintas Budaya | MBB – 32010253 | 3 SKS

Sasaran:

1. Mahasiswa mampu memahami pengertian psikologi lintas budaya, ruang lingkup kajian, sejarah, & konsep-konsep dasar psikologi lintas budaya 2. Mahasiswa mampu memahami peran budaya dalam mempengaruhi

disiplin ilmu psikologi dan perilaku manusia

3. Mengeksplorasi berbagai fenomena psikologi berdasar keanekaragaman budaya

4. Mengintegrasikan fenomena-fenomena yg sama dari berbagai budaya untuk membedakan perilaku manusia

Materi Ajar :

1. Lingkup Psikologi Lintas Budaya 2. Psikologi dan Budaya

BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 93 3. Dimensi Kebudayaan

4. Metodologi Penelitian Psikologi Lintas Budaya 5. Critical Thinking in Cross-Cultural Psychology 6. Culture and Aggression

7. Culture and Social Behavior 8. Culture, Work, and Leadership 9. Culture and Communication 10. Culture, Sex, and Gender 11. Culture and Violence

12. Culture, Language, Cognition, and Perception 13. Culture and Health

14. Diversity of human feeling

Referensi :

1. Berry, J. W., Poortinga, Y. H., Segall, M. H., dan Dassen, P. R. 1999. Psikologi Lintas Budaya: Riset dan Aplikasi (Terjemahan). Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

2. Gardiner, H. W., and Kosmitzki, C. 2002. Lives Across Cultures: Cross Cultural Human Development. Boston: Allyn and Bacon.

3. Hall, G. C. N. and Barongan, C. 2002. Multicultural Psychology. New Jersey: Pearson Education, Inc.

4. Matsumoto, D. 1996. Culture and Psychology. New York: Brooks/Cole Publishing.

5. Shiraev, E., and Levy, D. 2004. Cross-Cultural Psychology: critical Thinking and Contemporary Applications. USA: Pearson Education, Inc.

Bahasa Indonesia | MPK – 32010213 | 2 SKS

Sasaran:

1. Menstimulasi mahasiswa untuk menghasilkan tulisan ilmiah dan memanfaatkan tekonologi informasi

2. Mahasiswa mampu menjalin hubungan interpersonal sesuai dengan nilai keislaman dan memiliki kompetensi sebagai seorang pembelajar

3. Melatih mahasiswa berpikir metodologis kritis, kreatif dan analitis terhadap fenomena perilaku

Materi Ajar : 1. Self Awareness

2. Character Building : Pengantar Prophetic Character, Manajemen Konflik, Teamwork

3. Komunikasi Efektif : Pengantar Komunikasi, Mendengarkan Aktif, Keterampilan Memberi Feedback

94 BAB VII. SILABI MATA KULIAH PROGRAM STUDI PSIKOLOGI 4. Independent Learner : Goal Setting dalam Pembelajaran, Quantum

Learning, Quantum Reading

5. Metode Belajar Efektif : Manajemen Waktu, Gaya Belajar 6. Presentasi : Teknik-teknik Presentasi, Praktek Presentasi

Dokumen terkait