Keterangan : n1 : Jumlah Jiwa
10. Ketertarikan Mendengarkan Kembali
4.4.3 Uji Silang antara Format Program Siaran Desta and Gina in the morning dengan Pemenuhan Kebutuhan Pelepasan Emosi
Tabel 4.24
Uji Silang antara Format Program Siaran Pelepasan Emosi Format Siaran,
70% Lagu Internasional dan 30% Lagu
nasional
Pemenuhan Kebutuhan Pelepasan Emosi Total Tidak terpenuhi Kurang terpenuhi Terpenuhi Sangat terpenuhi F % F % F % F % Tidak Sesuai 0 0 0 0 4 4,4 0 0 4 Kurang Sesuai 0 0 7 7,7 16 17,6 0 0 23 Sesuai 2 2,2 8 8,8 45 49,5 7 7,7 62 Sangat Sesuai 0 0 0 0 2 2,2 0 0 2 Total 2 2,2 15 16,5 67 73,7 7 7,7 91 Sumber: P7/FC9 dan P18/FC20
Tabel diatas menunjukkan mengenai hubungan antara format program siaran dengan kebutuhan pelepasan emosi. Berdasarkan data format siaran, sebanyak 62 orang menyatakan sesuai, 23 orang menyatakan kurang sesuai, 7 orang menyatakan sangat sesuai dan 4 orang menyatakan tidak sesuai. Sebagian besar responden menyatakan bahwa lagu yang di ada di dalam format siaran radio
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
prambors, sesuai dengan kebutuhan akan pengetahuan musik terbaru untuk segmentasi anak muda. Namun sebanyak 23 orang responden menyatakan kurang sesuai karena merasa seharusnya memiliki porsi lagu antara lagu internasional dan lagu nasional dengan seimbang, agar pendengar semakin mencintai karya anak bangsa.
Berdasarkan hasil penelitian kebutuhan pelepasan emosi, 67 orang atau 73,7% merasa terpenuhi, 15 orang atau 16,5% kurang terpenuhi, 7 orang atau 7,7% sangat terpenuhi dan 2 orang atau 2,2% menyatakan tidak terpenuhi. Emosi yang diarsakan dapat berupa rasa sedih, gembira ataupun marah, dengan lagu-lagu yang diberikan, yang mengandung makna yang beragam yang dapat sesuai dengan emosi yang sedang dirasakan oleh responden.Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan, bahwa terdapat hubungan yang cukup baik antara format siaran dengan kebutuhan pelepasan emosi. Menurut data, dengan mendengarkan format siaran Radio Prambors maka kebutuhan pelepasan emosi akan terpenuhi.
4.5 Uji Hipotesis
Pengujian hipotesis adalah pengujian data statistik untuk mengetahui data hipotesis yang diajukan dapat diterima atau ditolak.Dalam menguji tingkat hubungan kedua variabel yang dikorelasikan, digunakan rumus Koefisien Korelasi Tata Jenjang (Rank Order) oleh Spearman. Pengolahan data statistik dalam penelitian ini menggunakan piranti lunak SPSS versi 13,0 maka, uji thitungtidak digunakan lagi, karena SPSS telah menguji hipotesis tersebut secara otomatis.
Tabel 4.25
Uji Korelasi antara Mendengarkan Program Siaran Desta and Gina in the Morning terhadap Pemenuhan Kebutuhan Pelepasan (Diversion).
Mendengarkan Program Siaran Desta and Gina in
the Morning
Pelepasan Diri (Diversion) Spearman's rho Mendengarkan
Program Siaran Desta and Gina in the Morning Correlation Coefficient 1,000 ,390(**) Sig. (2-tailed) . ,000 N 91 91 Pemenuhan Kebutuhan Pelepasan (Diversion) Correlation Coefficient ,390(**) 1,000 Sig. (2-tailed) ,000 . N 91 91
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
** Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed)
Berdasarkan uji hipotetsis pada tabel diatas yang diperoleh melalui program SPSS versi 13.0, diperoleh hasil koefisien korelasi (rs) sebesar 0,390. Berdasarkan hasil tabel diketahui bahwa pada rs 0,390 terlihat angka siginifikansi (sig-2 tailed) = 0,00 yang berarti bahwa angka signifikansi < 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa Program Siaran Desta and Gina in the Morning berkorelasi secara signifikan dengan Pemenuhan Kebutuhan Pelepasan (Diversion) dimata mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara angkatan 2013.
Selanjutnya untuk melihat tinggi rendahnya korelasi (derajat hubungan) digunakan skala Guilford atau koefisien asosiasi sebagai berikut (Kriyantono, 2006: 168- 169):
≤ 0,20 = hubungan rendah sekali; lemah sekali 0,20 – 0,40 = hubungan rendah tapi pasti
0,41 – 0,70 = hubungan yang cukup berarti 0,71 – 0,90 = hubungan yang tinggi; kuat
≥ 0,90 = hubungan yang sangat tinggi; kuat sekali; dapat diandalkan
Berdasarkan uraian Guilford diatas diketahui bahwa kedua variabel dalam penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan rendah tapi pasti karena rs berada diantara 0,20 – 0,40. Maka disimpulkan terdapat hubungan rendah tapi pasti
diantara mendengarkan program siaran “Desta and Gina in the Morning” dengan
pemenuhan kebutuhan pelepasan (Diversion) berdasarkan hasil penelitian kepada responden mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara angkatan 2013.
Berdasarkan analisa di atas, dapat dirangkum bahwa hasil uji hipotesis pada mahasiswa FISIP USU adalah 0,390.Sesuai kaidah dalam Spearman rs koefisien bahwa jika rs> 0 maka hipotesis diterima.Signifikan korelasi diketahui dari probabilitas yang lebih kecil dari 0,005 (0,000< 0,005) dan tanda ** (flag of significant) yang menunjukkan kedua variabel berkorelasi secara signifikan, maka hubungannya adalah signifikan.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima dan hubungannya signifikan.
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
4.6 Pembahasan
Penelitian ini membahas mengenai program siaran Desta and Gina in the Morning terhadap pemenuhan kebutuhan pelepasan/diversion.Program siaran Desta and Gina in the Morning merupakan salah satu program siaran di radio Prambors FM. Program siaran ini dimulai sekitar tahun 2012.Program siaran ini cukup banyak menarik minat pendengar sejak pertama kali disiarkan.Terbukti saat melakukan penelitian kepada mahasiswa FISIP USU, responden cukup antusias menjawab kuisioner dan cukup terpuaskan dengan keterampilan kedua penyiar yang cukup menghibur.
Di masa sekarang semakin banyaknya radio dengan segmentasi anak muda yang semakin menambah ketatnya persaingan.Namun Radio Prambors FM mampu tetap bertahan dengan terus memberikan program siaran yang bermutu dan menarik bagi para pendengarnya.Radio bukan hanya dapat dinikmati sebagai untuk mendengarkan musik saja, namun juga dapat dirasakan sebagai media penyaluran emosi atau perasaan. Radio merupakan salah satu media komunikasi massa yang cukup mampu bertahan dengan julukan kekuasaan kelima, yang bahkan televisi selama berpuluh tahun tidak mampu mendapat julukan kekuasaan keenam.
Berdasarkan teori uses and gratification, khalayak aktif memilih media karena setiap orang memiliki tingkat pemanfaatan media yang berbeda-beda yang sesuai dengan pemuasan kebutuhan dirinya. Sejumlah peneliti mengklasifikasikan berbagai penggunaan dan kepuasan ke dalam empat kategori sistem, yaitucognition/pengetahuan,diversion/pelepasan/hiburan,socialutilty/kepentingan sosial dan withdrawal/pelarian.Melalui teori uses and gratification peneliti ingin melihat pengguna media mencari sumber media yang paling baik untuk memenuhi kebutuhannya. Dalam hal ini diversion/ kebutuhan pelepasan merupakan kebutuhan dasar manusia, misalnya hiburan.Hiburan memilki nilai yang lebih tinggi dibanding pemanfaatan media lainnya. Hiburan/pelepasan dapat diperoleh melalui beberapa bentuk yang dikemukakan para peneliti sebagai berikut: stimulation atau pencarian untuk mengurangi rasa bosan atau melepaskan diri dari kegiatan rutin, relaxation (santai) atau pelarian dari tekanan dan masalah dan emotional release dari perasaan dan energi yang terpendam.
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Teori penggunaan dan kepuasan atau uses and gratification disebut sebagai salah satu teori paling popular dalam studi komunikasi massa. Teori ini mengajukan gagasan bahwa perbedaan individu menyebabkan audien mencari, menggunakan dan memberikan tanggapan terhadap isi media secara berbeda-beda yang disebabkan berbagai faktor sosial dan psikologis yang berbeda di antara individu audien. Teori penggunaan dan kepuasan memfokuskan perhatian pada audien sebagai konsumen media massa, dan bukan pada pesan yang disampaikan.Audien dinilai mengetahui kebutuhan mereka dan mengetahui serta bertanggung jawab terhadap pilihan media yang dapat memenuhi kebtuhan mereka tersebut.
Teori uses and gratification (kegunaan dan kepuasan) milik Blumer dan Katz ini mengatakan bahwa pengguna media memainkan peran aktif untuk memilih dan menggunakan media tersebut. Dengan kata lain, pengguna media adalah pihak yang aktif untuk memilih dan menggunakan media tersebut. Pengguna media berusaha untuk mencari sumber media yang paling baik di dalam usaha memenuhi kebutuhannya.
Teori uses and gratification mengasumsikan bahwa pengguna mempunyai pilihan alternatif untuk memuaskan kebutuhannya.Khalayak aktif memilih media karena setiap orang memiliki tingkat pemanfaatan media yang berbeda-beda yang sesuai dengan pemuasan kebutuhan dirinya.Kita bisa memahami interaksi orang dengan media melalui pemanfaatan media oleh orang itu (uses) dan kepuasan yang diperoleh (gratification). Gratifikasi yang sifatnya umum antara lain pelarian diri dari rasa khawatir, pereda rasa kesepian , dukungan emosional, perolehan informasi, dan kontak sosial.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa audien dengan aktif menggunakan media massa dalam hal upaya memuaskan kebutuhan dirinya. Audien menggunakan media massa sebagai hiburan, untuk mencari informasi dan sebagainya. Responden dalam penelitian ini menggunakan media massa, radio sebagai upaya untuk pemenuhan kebutuhan pelepasan/diversion. Adapun variabel diversion dalam penelitian ini adalah Hiburan,mengurangi rasa bosan,melepaskan diri dari kegiatan rutin,bersantai sejenak,melepaskan diri dari tekanan yang dialami,melupakan sejenak masalah yang dialami,pelepasan
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
emosi(perasaan/energi terpendam),mengurangi ketegangan yang dirasakan dan menyegarkan pikiran.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebanyak 78% menyatakan merasa terhibur dengan program siaran Desta and Gina in the Morning karena format siaran yang dikemas dengan menarik. Dalam hal pemenuhan kebutuhan mengurangi rasa bosan diketahui bahwa sebanyak 78% menyatakan terpenuhi setelah mendengarkan program siaran Desta and Gina in the Morning.
Dalam hal pemenuhan kebutuhan melepaskan diri sejenak dari kegiatan rutin, diketahui bahwa sebanyak 74,7% menyatakan terpenuhi setelah mendengarkan program siaran Desta and Gina in the Morning. Sebanyak 87,9% menyatakan merasa terpenuhi pemenuhan kebutuhan untuk bersantai sejenak, skor ini merupakan skor dengan persen paling tinggi dibanding variabel lainnya. Dalam hal pemenuhan kebutuhan melepaskan diri dari tekanan yang dialami, diketahui bahwa ada sebanyak 64,8% responden yang menyatakan merasa terpenuhi. Dalam hal pemenuhan kebutuhan melupakan sejenak masalah yang dialami, ada sebanyak 70,3% menyatakan merasa terpenuhi setelah mendengarkan program siaran Desta and Gina in the Morning. Pemenuhan kebutuhan pelepasan emosi, diketahui ada sebanyak 73,6% menyatakan merasa terpenuhi. Kemudian dalam hal pemenuhan kebutuhan mengurangi ketegangan, ada sebanyak 61,5% menyatakan merasa terpenuhi dan 84,6% responden menyatakan merasa terpenuhi pemenuhan kebutuhan akan menyegarkan pikiran setelah mendengarkan program siaran Desta and Gina in the Morning.
Setelah menganalisis setiap data dari kuisioner, maka dilanjutkan dengan menguji hipotesis Setelah menganalisis setiap data dari kuesioner, maka dilanjutkan dengan menguji hipotesis yaitu pengukuran tingkat hubungan diantara dua variabel yang linear dengan menggunakan rumus Koefisien Korelasi oleh Spearman.Pengujian hipotesa dimulai dengan membuat ranking dari nilai-nilai jawaban responden (mahasiswa FISIP USU) pada kuesioner, yang telah diberi skor terlebih dahulu untuk setiap pertanyaan.Berdasarkan analisa SPSS, maka diperoleh koefisien korelasi rssebesar 0,390.Berdasarkan pernyataan rs> 0, maka hipotesa diterima,karena probabilitas lebih kecil dari 0,005 maka hal ini menunjukkan signifikansi, artinya hipotesis yang diterima dalam penelitian ini
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
adalah Ha (hipotesa alternatif), yaitu terdapat hubungan antara program siaran Desta and Gina in the Morning dengan pemenuhan kebutuhan pelepasan (Diversion).Sekaligus juga menolak hipotesis yang menyatakan tidak terdapat
hubungan antara program acara “Desta and Gina in the Morning” dengan
pemenuhan kebutuhan pelepasanpada mahasiswa FISIP USU.
Berdasarkan pada skala Guilford dalam menentukan kuat lemahnya hubungan kedua variabel, maka nilai koefisien korelasi menunjukkan hubungan rendah tapi pasti diantara kedua variabel. Maka semakin tinggi tingkat mendengarkan program siaran Desta and Gina in the Morning maka semakin tinggi pemenuhkan kebutuhan akan pelepasan/diversion.
Peneliti ingin melihat bagaimana program siaran Desta and Gina in the Morning dapat diterima di tengah mahasiswa dengan pemanfaatan teori uses and gratificationkhususnya diversion/pelepasan emosi yang menunjukkan bahwa Radio Prambors bukan hanya didengarkan sebagai untuk mendengarkan musik saja, namun juga sebagai sarana media penyaluran emosi atau energi yang terpendam. Penelitian ini juga membuktikan bahwa Radio Prambors tetap menjadi pilihan anak muda dalam mendengarkan radio.Kualitas penyiar dan tampilan acara yang menarik, yang membuat para pendengar semakin tertarik untuk mendengarkan kembali.
Pembahasan uji hipotesis ini merupakan akhir dari keseluruhan analisis data,selanjutnya akan dibuat beberapa kesimpulan berdasarkan hasil penelitian.
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
BAB V