• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sumber data yang

SIMPULAN DAN REKOMENDASI A.Simpulan

Berdasarkan temuan dan pembahasan hasil penelitian yang telah dijelaskan pada Bab IV, dapat dirumuskan simpulan sesuai dengan rumusan masalah sebagai berikut:

Penyesuaian yang dilakukan oleh ibu dilakukan dengan dua cara yaitu, pertama ibu menyesuaikan dirinya terhadap peran. Kedua, ibu mengubah lingkungannya dengan membagi tanggung jawab yang dimilikinya di ranah domestik dengan orang lain baik itu suami, anak, orang tua, mertua, saudara, atau pun orang yang dia bayar. Dalam pemenuhan fungsi ekonomi ibu tidak hanya mengelola keuangan keluarga melainkan ikut membantu menambah penghasilan keluarga. Dalam fungsi afeksi ibu berusaha untuk memanfaatkan waktu yang dimilikinya ketika tidak bekerja untuk memenuhi segala kebutuhan keluarganya sekaligus memberikan perhatian dan kasih sayang pada keluarganya. Dalam fungsi sosialisasi, bagi anak-anak yang masih balita, ibu melakukan sosialisasi dengan pembiasaan yang baik ketika ibu berada dirumah dan menitipkan bayinya untuk diasuh kepada orang yang dia anggap dapat merawatnya. Untuk anak yang sudah sekolah, pemenuhan fungsi sosialisasi bagi anak mengandalkan sekolah dan lembaga pendidikan lainnya seperti madrasah diniyah. Adapun ketika ibu berada dirumah, ibu berusaha membimbing dan mengajarkan nilai dan norma semampunya saja. Untuk keperluan pengelolaan rumah tangga seperti memasak, membersihkan rumah, dan lainnya, ibu tetap melakukannya ketika dia berada di rumah dan menitipkannya kepada orang lain ketika dia bekerja baik itu orang tua, suami, anak, atau orang yang sengaja dibayar. Untuk alokasi waktu, ibu berusaha memanfaatkan sebaik-baiknya waktu yang ada ketika dia berada dirumah meskipun terkadang rasa lelah dapat menyebabkan alokasi waktu untuk keluarga semakin berkurang. Penyesuaian yang dilakukan ini demi menjaga terjadinya keseimbangan di dalam lembaga keluarga.

Faktor yang mendorong penyesuaian peranan yang dilakukan oleh buruh pabrik perempuan dalam keluarga antara lain, pertama tuntutan ekonomi yang

139

Nuni Wahyuni, 2015

PENYESUAIAN PERANAN IBU BEKERJA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan

telah membuat partisipan tidak hanya menjadi ibu rumah tangga biasa melainkan memilih untuk bekerja sebagai buruh pabrik sehingga sebagian waktunya digunakan untuk memenuhi paranan-peranannya di pabrik. Kedua, Suami dan anak tetap membutuhkan peran istri dan ibu sehingga membuat buruh pabrik perempuan harus dapat menyesuaikan peranannya baik di pabrik maupun dalam keluarga. Ketiga, nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat di Kecamatan Kalijati mengkonstruksi perempuan sebagai istri dan ibu yang memiliki peran utama untuk menjaga, mengasuh, mengasihi, merawat dan mendidik anak serta keluarganya dan mampu memenuhi kebutuhan keluarga meskipun dia bekerja di ranah publik. Hal tersebut membuat perempuan harus mampu menyesuaikan peranannya antara peranan di pabrik dan keluarga. Keempat waktu ibu yang terbatas karena harus bekerja di pabrik membuat ibu harus menyesuaikan diri agar waktu yang dimilikinya dalam keluarga dapat digunakan secara efektif.

Dampak penyesuaian peranan ibu dalam keluarga dampak positifnya antara lain, dapat meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga, dapat memperluas lingkungan sosial ibu dengan teman di tempat kerja, memberikan kepuasan bagi ibu tersebut karena dapat memenuhi peran-perannya, meningkatkan kerjasama antara suami dan istri dengan berbagi tugas rumah tangga dan saling membantu dalam memenuhi berbagai fungsi keluarga, serta anak dapat lebih mandiri dan bertanggung jawab. Sedangkan dampak negatifnya antara lain terdapat tumpang tindihnya peranan dalam keluarga dan keintiman keluarga menjadi berkurang, terkadang ibu merasa lelah dengan berbagai tuntutan peran yang dihadapinya, berkurangnya alokasi waktu antara suami dan istri sehingga kedekatan dalam keluarga dapat terganggu, anak harus dititipkan kepada orang lain disaat ibu bekerja, perhatian ibu terhadap anak tidak selama dan seleluasa ibu rumah tangga biasa, kedekatan emosional antara ibu dan anak berkurang serta anak cenderung lebih bebas sehingga tidak ada yang mengontrol pergaulannya.

B. Rekomendasi

Dari hasil analisis mengenai penyesuaian peran ibu bekerja dalam kehidpan keluarga di Kecamatan kalijati Kabupaten Subang pada penelitian ini, dapat direkomendasikan beberapa hal sebagai berikut:

140

Nuni Wahyuni, 2015

PENYESUAIAN PERANAN IBU BEKERJA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan 1. Rekomendasi untuk Penelitian Lanjutan

Rekomendasi ditujukan kepada peneliti lanjutan terutama dalam analisis penyesuaian peranan ibu bekerja dalam kehidupan keluarga yang bersumber dari penelitian ini adalah :

a. peneliti melakukan penelitian pada cara-cara penyesuaian peranan keluarga, faktor pendorong penyesuaian peranan keluarga dan dampaknya sekaligus sehingga penelitian ini tidak dilakukan secara mendalam. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan analisis dengan lebih mendalam pada salah satu tujuan penelitian ini baik itu cara penyesuaian berupa aktivitas, faktor pendorong penyesuaiannya serta dampak dari penyelesaian konflik peranan yang dilakukan oleh buruh pabrik perempuan.

b. Selama peneliti melakukan pengumpulan serta analisis data, peneliti menemukan masalah-masalah lain salah satunya adalah meningkatnya kenakalan remaja dan tindakan kriminal dengan dibangunnya kawasan industri pada suatu wilayah. Akan menjadi hal menarik untuk dikaji mengenai pengaruh perkembangan industri terhadap kenakalan remaja maupun angka kriminalitas bagi penelitian-penelitian selanjutnya. 2. Rekomendasi untuk Program Studi Pendidikan Sosiologi

Rekomendasi yang ditujukan kepada program studi Pendidikan Sosiologi yang bersumber dari penelitian ini adalah hendaknya calon-calon pendidik yang ada di program studi Pendidikan Sosiologi tidak hanya diajarkan untuk bisa mengajar di sekolah tetapi juga dapat menjadi agen sosialisasi bagi murid-muridnya khususnya bagi anak pada keluarga ibu bekerja. Hal ini berkaitan dengan harapan yang tinggi dari keluarga ibu yang bekerja terhadap pendidikan anak-anaknya di sekolah formal.

3. Rekomendasi untuk Pemerintah Kecamatan Kalijati

Rekomendasi ditujukan kepada pemerintah Kecamatan Kaljati Kabupaten Subang yang bersumber dari penelitian ini adalah :

a. Pemerintah harus senantiasa mempertimbangkan dampak baik maupun buruk ketika memutuskan pembangunan isdustri pada suatu wilayah. Dampak baik dan buruk tersebut tidak hanya didasarkan pada

141

Nuni Wahyuni, 2015

PENYESUAIAN PERANAN IBU BEKERJA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan

dampak ekonomi, melainkan harus juga didasarkan pada dampak perubahan sosial dan budaya yang akan terjadi.

b. Pemerintah harus memberikan kebijakan yang tidak akan merugikan lembaga keluarga dengan melibatkan ibu untuk bekerja di ranah publik seperti melakukan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan agar peraturan perusahaan-perusahaan tidak terlalu memberatkan perempuan dalam menunaikan tugasnya di pabrik maupun di rumah. 4. Rekomendasi untuk Kementrian Perlindungan Anak dan Pemberdayaan

perempuan

Rekomendasi yang ditujukan kepada kementrian perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan dalam pembahasan mengenai penyesuaian peranan ibu bekerja dalam kehidupan keluarga di Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang bersumber dari penelitian ini adalah harus adanya antisipasi berkaitan dengan masuknya ibu di ranah publik salah satunya dengan bekerja sebagai buruh pabrik. Antisipasi yang dapat dilakukan antara lain menyiapkan lembaga pendidikan baik formal maupun non formal untuk anak belajar mengenai aturan-aturan dalam masyarakat sehinggal fungsi sosialisasi yang kurang terenuhi dalam keluarga bisa didapatkan dalam lembaga pendidikan tersebut.

Nuni Wahyuni, 2015

PENYESUAIAN PERANAN IBU BEKERJA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan

Daftar Pustaka Sumber Buku

Abdullah, Irwan. (2006). Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (23, 24).

Basrowi dan Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta. (69).

Berry, David. (2003). Pokok-Pokok Pikiran dalam Sosiologi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. (10-18, 25, 29, 30, 119, 121, 129).

Boeree, George C. (2010). Psikologi Sosial. Jogjakarta: Prismasophie. (14). Danial, Endang.(2009). Metode Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Laboratorium

Pendidikan Kewarganegaraan. (66).

Eshleman, J. Ross, dkk. (1993). Sociology An Introduction. New York: Harper Collins College Publisher. (31).

Fahmy, Musthafa. (1982). Penyesuaian Diri: Pengertian dan Peranannya dalam

Kesehatan Mental. Jakarta: Bulan Bintang. (10, 27, 29).

Goode, W.J. (2007). Sosiologi Keluarga. Jakarta: PT Bumi Aksara. (28, 34). Kartono. (1996). Metodologi Riset Sosial. Bandung: Mandar Maju. (66).

Kartono, Kartini dan Andari, Jenny. (1989). Hygiene Mental dan kesehatan

Mental dalam Islam. Bandung: Mandar Maju. (27).

Khairuddin. (2008). Sosiologi Keluarga. Yogyakarta: Liberty. (31, 32, 34, 122). Mappiare, Andi. (1983). Psikologi Orang Dewasa. Surabaya: Usaha Nasional. (10,

12, 13, 18-21, 23, 26, 28, 30, 34, 36, 124, 125).

Moleong, Lexy J (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. (65).

Moleong, Lexy J (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. (57).

Nasution, S. (1992). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito. (69).

143

Nuni Wahyuni, 2015

PENYESUAIAN PERANAN IBU BEKERJA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan

Nazsir, Nasrullah. (2008). Struktur Soisal dan Struktur Fungsional. Bandung: Widya Padjajaran. (39-49)

Nazsir, Nasrullah. (2009). Teori-Teori Sosiologi. Bandug: Widya Padjajaran. (43, 45).

Ngalim, Purwanto. (1988). Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Bandung: Remadja Karya. (20).

Priyatna, H. (2013) Kamus Sosiologi: Deskriptif dan Mudah Dipahami. Bandung: Nuansa Cendekia. (31).

Pujosuwarno, Sayekti. (1994). Bimbingan dan Konseling Keluarga. Yogyakarta: Menara Mas Offset. (22).

Ritzer, George dan Goodman, Douglas J. (2010). Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana. (41, 136)

Roucek, S. Joseph dan L. Warren, Rolland. (1992). Sociology An Introduction. America: United States. (30, 31)

Santoso, Slamet. (2010). Teori-teori Psikologi Sosial. Bandung: PT. Reflika Aditama. (10, 15, 16)

Satori, Djam’an dan Komariah, Aan. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif.

Bandung: Alfabeta. (60).

Setiadi, Elly. M dan Kolip, Usman. (2011). Pengantar Sosiologi.Jakarta: Kencana. (30, 33).

Soekanto, Soerjono. (2007). Pengantar Sosiologi. Jakarta: PT. Grafindo Persada. (14, 15, 16, 28, 29)

Sugiyono. (2010). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta. (58-60, 61, 64, 65, 67-71)

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,

kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. (57, 58, 60, 64).

Usman, Sunyoto. (2012). Sosiologi: Sejarah, Teori dan Metodologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (17, 30, 120).

144

Nuni Wahyuni, 2015

PENYESUAIAN PERANAN IBU BEKERJA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan

Warga, Richard G. (1984). Personal Awareness. Boston: Goughton Mifflin Company. (27).

Wulansari, Dewi. (2009). Sosiologi: Konsep dan Teori. Bandung: PT. Refika Aditama. (39, 42).

Zeitlin, Irving. M. (1995). Memahami Kembali Sosiologi. Yogyakarta: Gadjah Mada university Press. (41).

Sumber Jurnal dan Penelitian.

Astuti, Asri Wahyu W. (2013). Peran Ibu Rumah Tangga dalam Meningkatkan

Kesejahteraan Keluarga (Suatu Kajian Pemenuhan Kebutuhan Pendidikan Anak Pada 5 Pedagang Jambu Biji di Desa Bejen Kabupaten Temanggung).

Skripsi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang. (19, 21, 24, 38, 39, 54, 130, 118, 134)

Astuti, Indah. (2010). Relasi Gender Pada Keluarga Perempuan Pedagang di

Pasar Klewer Kota Surakarta. Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik,

Universitas Sebelas Maret. (20, 36, 40, 44, 50, 118, 128)

Bustami. (2012). Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Keluarga (Kasus Ibu-Ibu Yang

Bekerja Sebagai Guru Sekolah Dasar) Di Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji. (15, 18, 19, 53)

Halida, Oktarisa. (2013). Karier, Uang, Dan Keluarga:DilemaWanita

Pekerja(Studi Fenomenologi Wanita Karier Pada Instansi

Kepolisian,Keamanan, Dan Perbankan). Skripsi, Fakultas Ekonomika Dan

Bisnis, Universitas Diponegoro. (4, 24, 51, 128).

Handayani, Pipit Mugi dan Wahyuni, Sri. (2013). Peran Wanita pada Masyarakat

Transisi. Prosiding The5th International Conference On Indonesian Studies:

Ethnicity and Globalitation. (38, 120).

Jayantari, Ni W. M. (2013). Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Perempuan

pada Malam Hari di MinimarketAlfamart Mataram (Studi Berdasarkan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Jurnal

Ilmiah, Fakultas Hukum, Universitas Mataram. (23, 24, 25).

Mufida, Alia. (2008). Hubungan Work Family Conflict dengan Psychologycal

well-being ibu yang bekerja. Skripsi, Fakultas Psikologi, Universitas

145

Nuni Wahyuni, 2015

PENYESUAIAN PERANAN IBU BEKERJA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan

Novita, Rista. (2012). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Curahan Waktu Wanita

Kerja Tani pada Usaha Tani Sawah (Studi Kasus di Desa Ngarjo Kecamatan MojoanyarKabupaten Mojokerto. Skripsi. Jurusan Sosial

Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. (37, 125, 126).

Prasetyowati. (2010). Pola Relasi Gender dalam Keluarga Buruh Perempuan. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret. (1, 14, 22, 23, 34, 122)

Puspitawati, Herien. (2009). Teori Struktural Fungsional dan Aplikasinya dalam

Kehidupan Keluarga. Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas

Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor. (3, 30, 39, 43, 45, 46, 48, 49, 117, 130).

Ridwan, Muhammad. (2012). Peran Ganda Perempuan dalam Keluarga Sebagai

Buruh Pabrik dan Ibu Rumah Tangga di Desa Berbek Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Skripsi, Program Studi Sosiologi, Fakultas Dakwah,

IAIN Sunan Ampel Surabaya. (19, 38, 50, 132).

Suryani, Yusnita Marlia. (2010). Penyesuaian Diri Ibu Sebagai Kepala Keluarga. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret. 27, 31-35, 52).

Suswandari. (2008). Adaptasi dan Emansipasi Kaum Perempuan Betawi dalam

Merespon Perubahan Sosial. Disertasi, Sekolah Pasacasarjana, Universitas

Pendidikan Indonesia. (21).

Wibowo, Dwi Edi. (2011). Peran Ganda Perempuan dan Kesetaraan Gender. Jurnal Muwazah. 3, (1), 356-364. (37, 38, 134).

Widyatwati, Ken dan Mahfudz. (2003). Pengaruh Konflik Peran Ganda Sebagai

Ibu Rumah Tangga dan Pekerja Terhadap Tingkat Stres Wanita Karir (Studi Kasus Pada Pegawai Negeri Sipil Wanita di Kota Semarang Jawa Tengah).

Laporan Penelitian, Fakultas Sastra, Universitas Diponegoro. (55).

Dokumen dan Internet

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Subang. (2013). Subang

dalam Angka 2013. Subang: Bappeda Kabupaten Subang. (1)

Peraturan Daerah Kabupaten Subang. (2004). Peraturan Daerah Kabupaten

Subang No 2 Tahun 2004. Subang: Perda Kabupaten Subang. (1, 6, 62, 76)

Pikiran rakyat. (2013). Tenaga Kerja Perempuan Mendominasi Lapangan Kerja

di Subang. [Online]. Tersedia di:

146

Nuni Wahyuni, 2015

PENYESUAIAN PERANAN IBU BEKERJA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan

Undang-Undang Republik Indonesia. (1974). Undang-Undang Republik

Dokumen terkait