• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1 Simpulan

1. Tahapan yang dilakukan peneliti dalam menerapkan strategi example non

example dengan menggunakan media audio visual dalam pembelajaran

berbicara adalah sebagai berikut Pertama, peneliti memberikan materi pembelajaran tentang Décrire le passé. Kedua, peneliti memperkenalkan strategi example non example dan menjelaskan langkah-langkah penggunaannya. Ketiga, peneliti mencontohkan Strategi tersebut dengan menggunakan media visual dan audio visual pada papan tulis menggunakan gambar. Keempat, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan tayangan audio visual (video) di LCD untuk kemudian berdiskusi mengembangkan cerita dari video yang disajikan bersama teman kelompoknya. Seluruh mahasiswa mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Meskipun sesekali kurang kondusif saat diskusi berlangsung, namun, pada saat setiap kelompok menampilkan hasil diskusinya di depan kelas, para mahasiswa dapat memperhatikan dan menyimak teman kelompok lainnya dengan baik.

2. Strategi example non example berbasis media audio visual dapat diterapkan pada pembelajaran berbicara bahasa Perancis tingkat A2. Hal ini didukung dengan hasil rata-rata nilai tes berbicara yang diperoleh mahasiswa yaitu sebesar 7,22 (72,25%), artinya berada pada skala interval 66% - 75 %. Jika diubah ke dalam skala sepuluh, maka diperoleh nilai 7 yang dapat diartikan bahwa kemampuan berbicara bahasa Perancis mahasiswa semester II berada pada kategori cukup baik. Penilaian tersebut dikategorikan kepada lima aspek

74

Ratri Yoga Rukmi, 2015

PENERAPAN STRATEGI EXAMPLE NON EXAMPLE BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA BAHASA PERANCIS

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

tes berbicara, yaitu Compréhension du sujet (Pemahaman terhadap topik),

Performance globale (Penampilan secara umum), Structure correcte (Tata

bahasa yang tepat), Lexique approprié (Penggunaan kosakata yang sesuai),

Correction phonétique (Pelafalan yang tepat). Dari kelima aspek tersebut,

nilai rata-rata tertinggi yang diperoleh mahasiswa terdapat pada aspek pemilihan kosakata yang sesuai dengan nilai 2,05.

3. Berdasarkan hasil angket, strategi example non example berbasis media audio visual memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan pertama adalah strategi example non example berbasis media audio visual dapat merangsang imajinasi dan kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran berbicara. Kelebihan kedua, kegiatan pembelajaran berbicara bahasa Perancis menjadi lebih menarik dengan adanya strategi berbasis media audio visual tersebut. Sehingga, mahasiswa menjadi lebih bersemangat saat belajar berbicara bahasa Perancis. Kelebihan ketiga, strategi example non example berbasis media audio visual dapat meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa sehingga, mahasiswa termotivasi untuk mengungkapkan ide yang dimilikinya saat video les vacances d’Adrian diputar. Sedangkan, kekurangan dari strategi

example non example berbasis media audio visual yang pertama adalah dalam

pelaksanaannya membutuhkan durasi waktu pembelajaran yang lama. Kekurangan kedua, media audio visual kurang dimengerti oleh sebagian mahasiswa. Kekurangan ketiga, terkadang suasanan kelas menjadi tidak kondusif pada saat berlangsungnya pembelajaran.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian yang telah diuraikan di atas, peneliti mencoba memberikan saran kepada mahasiswa, pengajar dan peneliti selanjutnya agar dapat lebih meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berbicara bahasa Perancis, sebagai berikut

75

Ratri Yoga Rukmi, 2015

PENERAPAN STRATEGI EXAMPLE NON EXAMPLE BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA BAHASA PERANCIS

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

5.2.1 Bagi Mahasiswa

Peneliti menyarankan kepada mahasiswa agar giat berlatih, baik dengan menggunakan strategi example non example maupun membiasakan diri berkomunikasi dalam bahasa Perancis dengan teman secara langsung atau melalui media sosial. Dengan berlatih, mahasiswa akan terbiasa dan terampil dalam berbicara bahasa Perancis. Selain itu, banyak membaca dan menyimak dapat membantu menambah pembendaharaan kosakata mahasiswa dan membantu memperbaiki pelafalan serta struktur tata bahasa,seperti melalui novel, majalah, musik, teks lagu, media cetak dan media internet.

5.2.2 Bagi Pengajar

Saran bagi pengajar dari peneliti yaitu agar hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk menggunakan sebuah Strategi berbasis media dalam pembelajaran berbicara bahasa Perancis karena adanya Strategi dan media dalam sebuah pembelajaran dapat membantu mahasiwa dalam menyusun kerangka berpikir, menjadi lebih aktif, lebih antusias serta termotivasi khususnya dalam pembelajaran berbicara yang pada dasarnya menuntut mahasiswa terbiasa aktif untuk praktik berbicara bahasa Perancis. Oleh karena itu, hasil penelitian ini pun dapat dijadikan alternatif pilihan bagi pengajar dalam pembelajaran berbicara bahasa Perancis.

5.2.3 Bagi Peneliti Selanjutnya

Peneliti berharap agar penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi peneliti selanjutnya yang ingin melaksanakan penelitian sejenis. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya yang ingin mengembangkan penelitian ini, hendaklah memodifikasi media yang digunakan.

76

Ratri Yoga Rukmi, 2015

PENERAPAN STRATEGI EXAMPLE NON EXAMPLE BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA BAHASA PERANCIS

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

DAFTAR PUSTAKA

Abidin, Y. (2012). Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karekter. Bandung: Refika Aditama

Aleka & Ahmad. (2010). Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kencana Perdana Media Group.

Arikunto, S. (2006). Interpretasi Perhitungan Presentase. Jakarta: Rineka Cipta ---. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta

Arsyad, A. (2013). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajagrafindo Persada Aqib, Z. (2013). Model-model, Media, dan Strategi Pembelajaran

Kontekstual (Inovatif). Bandung: Yrama Widya

Daniel tubau. (2007). Pour comprendre les nouveaux médias audiovisuels. Diunduh tanggal 5 Maret 2015, dari www.passeursdimages.fr/pour- comprendre-les nouveaux.html?lang=fr

Djamarah, S. B & Zain, A. (2010). Strategi belajar mengajar. Jakarta:Rineka Cipta

Eggen, P & Kauchack, P. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran. Jakarta: Indeks

Fathoni, A. (2006). Metodologi Penelitian & Teknik Penyusunan Skripsi. Jakarta. PT. Rineka Cipta

Hasan, M. I. (2002). Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Bogor: Ghalia Indonesia

Huda, M. (2014). Model-model pembelajaran dan pengajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Iskandarwassid & Sunendar, D. (2011). Strategi pembelajaran bahasa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya dan UPI.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat. (2014). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

77

Ratri Yoga Rukmi, 2015

PENERAPAN STRATEGI EXAMPLE NON EXAMPLE BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA BAHASA PERANCIS

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

Larousse. (2008). Dictionnaire Mini. Paris: Libraire Larousse

Leonardo & Bureaud, A. (2004). Qu'est-ce qu'un média ?. diunduh

tanggal 12 Maret 2015, dari

http://www.olats.org/livresetudes/basiques/1_basiques.php

Moraind, S. (1987). Enseigner à Communiquer en Langue Étrangère. Paris: Hachette

Nurdini, L. (2011). Efektivitas Teknik Examples Non Examples Berbasis Media

Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Deskriftif.

SKRIPSI FPBS. UPI Bandung. Tidak diterbitkan

Nurgiyantoro, B. (2010). Penilaian Pembelajarana Bahasa. Yogyakarta: BPFE. Panduan PPL Kependidikan. (2014). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia Rey, A. (2012). Le Petit Robert 2012 Dictionnaire alphabéthique et Analogique

de la langue franҫais. Paris: Le Robert

Sanjaya, W. (2014). Media Komunikasi Pembelajaran. Jakarta: Prenamedia Group.

Sudjana, N & Rivai, A. (2013). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Sudjana N. & Ibrahim. (2005). Penelitian dan penilaian pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algesindo

Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan: pendekatan kuatantitaif,

kualitatif, dan R&d. Bandung : Alfabeta

---.(2014). Cara Mudah Menyusun: Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Bandung: Alfabeta

Suprijono, A. (2010). Cooperative learning teori dan aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sutikno, M. S (2013). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Holistica

Setiadi, B. (2006). Metode Penelitian untuk Pengajar Bahasa Asing: pendekatan

kuantitatif dan kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu

78

Ratri Yoga Rukmi, 2015

PENERAPAN STRATEGI EXAMPLE NON EXAMPLE BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN BERBICARA BAHASA PERANCIS

Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu

CLE International

Tarigan, H. G. (2013). Berbicara Sebagai Suatu Berbahasa. Bandung: Angkasa

Univesité d’Alep. (2005). Cours d'initiation à la didactique du Français Langue Etrangère en contexte syrien. Diunduh tanggal 30 April 2015, dari

http://www.lb.refer.org/fle/cours/cours1_CO/exp_or/cours1_eo03.htm

Unité des Politiques linguistiques de Starsbourg. (t.t). Cadre Europeen

Commun De Reference Pour Les Langues : Apprendre, Enseigner, Evaluer. Diunduh tanggal 30 April 2015, dari http://www.coe.int/t/dg4/linguistic/source/framework_FR.pdf

Yasin, Sanjaya. (2011). Pengertian Media audio visual dalam Pembelajaran

Makalah, Macam. Diunduh tanggal 17 September 2014, dari:

Dokumen terkait