Berdasarkan dari hasil analisa data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi dukungan organisasi dengan komitmen organisasi serta memiliki hubungan yang kuat (r = 0,606 > 0,5; p = 0,000 < 0,05). Hal ini berarti bahwa pada karyawan dengan persepsi dukungan organisasi yang positif ditemukan memiliki komitmen organisasi yang tinggi. Begitu pula sebaliknya, pada karyawan dengan persepsi dukungan organisasi yang negatif dapat ditemukan memiliki komitmen organisasi yang rendah. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa hipotesis penelitian ini terbukti atau dapat diterima yaitu ada hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi dukungan organisasi dengan komitmen organisasi namun persepsi dukungan organisasi hanya mampu menjelaskan komitmen organisasi sebesar 36,7% sedangkan sisanya yakni sebesar 63,3% dapat dijelaskan oleh variabel-variabel lainnya seperti masa kerja.
Bagi perusahaan diharapkan dapat memberikan penghargaan yang lebih baik pada para karyawan. Hal ini sangat penting karena semakin baik dukungan organisasi yang diberikan perusahaan semakin positif juga persepsi karyawan terhadap perusahaan sehingga hal ini membentuk komitmen yang tinggi pada diri karyawan dan bersama-sama mewujudkan visi dan misi demi kemajuan perusahaan. Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk melakukan penelitian berkaitan dengan komitmen organisasi, sebaiknya menyertakan variabel-variabel lainnya yang belum diteliti serta dapat menyempurnakan keterbatasan dalam penelitian ini.
20
REFERENSI
Allen, N. J., & Meyer, J. P. (1990). The Measurement and Antecendents of Affective, Continuance, and Normative Commitment to Organization. Journal of Occupational Psychology, Vol. 63, 1-18
Anggi Rumondang Berliana Sianipar & Kristiana Haryanti. (2014). Hubungan Komitmen Organisasi dan Kepuasan kerja dengan Intensi Turnover pada karyawan bidang produksi CV.X. Jurnal Psikodimensia Vol. 13 No.1, Januari-Juni 2014, 98 – 114
Primananda, Suryani & Sumbodo, Prabowo. (2012). Komitmen Organisasi Ditinjau Dari Subjective Well-Being. Jurnal Psikodimensia Vol. 11 No. 2, Juli – Desember 2012, 115-124 Aube, C., Rousseau, V., & Morin, E M. (2007). Perceived Organizational Support and Organizational Commitment : The Moderating Effect of Locus of Control and Work Autonomy. Journal of Managerial Psychology, Vol. 22 (5). 479-495
Colakoglu, Ulker et. al. (2010). “The Effects of Perceived Organizational Support on Employees’
Affective, outcomes: evidence from the hotel industry”. Journal of tourism and hospitality management, Vol.16, Nomor 2 Oktober 2010, 125-150
Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchinson, S. & Sowa, D. (1986). Perceived Organizational Support. Journal of Applied Psychology, Vol.82 (5), 812-820
Eisenberger R, Fasolo P., Davis V. (1990). Perceived Organizational Support and Employee Diligence, Commitment, and Innovation. Journal of Applied Psychology, Vol. 75, No.1, 51-59
Fischer. R. (2005). Rewarding Employee Loyalty: An Organizational Justice Approach. International Journal of Organisational Behaviour, Volume 8 (3), 486-503
Greenberg, J. (1996). Managing Behavior in Organizations: Science in Service to Practice. NY : Prentice Hall
Hafid A.P, Margono S, Djumahir, & Minarti R. (2013). The Relationships of Persepsi Dukungan Organisasi (PDO) With PDOitive Work Behavior: Mediating Role of Job Satisfaction, Affective Commitment, and Felt Obligation. Journal of Business and Management (IOSR-JBM) e-ISSN: 2278-487X, p-ISSN: 2319-7668. Volume 13, Issue 3 (Sep. - Oct. 2013), PP 23-34
Haryanto. (2001). Perubahan dan Pengembangan Organisasi. Bandung: Sinar Baru.
Kurniasari, Luvi. (2004). Pengaruh komitmen organisasi dan job insecurity karyawan terhadap intensi turnover di PT Indo http://www.damandiri.or.id/file/Luvikurniasariunairbab.1.pdf Luthans, Fred. (2002). Organizational behavior(9th. Ed), New York: McGraw-Hill
21
Mathis, Robert. L & Jackson, H. John. (2009). Human Resource Management, 10th ed. (Ter. Angelica, Diana). Jakarta : Salemba Empat
Meyer, J., & Herscovitch, L. (2001). Commitment in the Workplace: Towards a general model. Human Resource Management Review, Vol.11, 299-326
Mowday, Richard .T., Steers, R.M. & Porter, Lyman.W. (1979). The Measurement of organizational commitment. Journal of Vocational Behavior, Vol. 14, 224-247
Reilly, C.O & Chatman, J. (1986). Organizational Commitment and Psychological Attachment: The Effects of Compliance, Identification, and Internalization on Prosocial Behavior. Journal of Applied Psychology, Vol. 71, No. 3, 492-499
Riduwan. (2005). Skala Pengukuran Variabel - Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta Robbins SP, dan Judge. (2007). Perilaku Organisasi. Jakarta : Salemba Empat
Rhoades, Eisenberger, (2002). Perceived Organizational Support: A review of the literature. Journal of Applied Psychology, Vol.87, 698-714
Saimir S. & Jonida L. (2013). Job Satisfaction And Organizational Commitment: The Case Of Shkodra Municipality. European Scientific Journal June 2013 edition vol.9, No.17 ISSN: 1857 – 7881 (Print) e - ISSN 1857- 7431
Sigit, Soehardi, Prof. Dr. (2003). Esensi Perilaku Organisasi. BPFE Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta
Sopiah. (2008). Perilaku Organisasi. Yogyakarta : Andi
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sukmadinata, Nana Syaodih. (2008). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Valerie. L, Rowan. U. (1999) Commitment And Perceived Organizational Support. Journal National Forum Of Applied Educational ResearchVol. 12, No. 3
22 BLUEPRINT Komitmen Organisasi NO ASPEK ITEM FAVORABLE UNFAVORABLE 1 Kepercayaan yang kuat dan penerimaan dari tujuan dan nilai-nilai organisasi
1) Saya menaati semua peraturan perusahaan ini meskipun ada peraturan yang kurang sesuai dengan hati nurani saya
2) Meskipun tidak sejalan dengan visi dan misi perusahaan, saya tetap menjalankannya dengan baik 3) Nilai-nilai yang diterapkan
di perusahaan ini sesuai dengan nilai-nilai yang saya miliki
4) Saya percaya bahwa segala peraturan yang berlaku di perusahaan ini adalah demi kebaikan semua karyawan 5) Tujuan yang dimiliki
perusahaan menjadi tujuan saya juga
6) Saya mendukung dan melaksanakan apa yang menjadi keputusan perusahaan
7) Menurut saya kebijakan perusahaan sesuai dengan harapan saya
8) Tidak masalah jika sesekali saya melanggar peraturan dalam perusahaan
9) Menurut saya, tidak semua peraturan perusahaan harus dipatuhi dan ditaati
10)Saya tidak sepenuhnya mendukung apa yang menjadi keputusan perusahaan
11)Saya tidak peduli dengan tujuan yang dimiliki perusahaan karena tidak sesuai dengan tujuan saya 12)Saya tidak peduli dengan
peraturan perusahaan karena peraturan itu menghambat pekerjaan saya
13)Saya tidak memperhatikan nilai-nilai yang ada di perusahaan karena bertentangan dengan pandangan hidup saya
2 Kesediaan untuk menggunakan usaha yang sungguh-sungguh atas nama organisasi
1) Saya tidak menerima semua kebijakan perusahaan karena saya tidak sepaham dengan kebijakan tersebut
2) Saya bersedia menambah jam kerja untuk
menyelesaikan pekerjaan 3) Saya bekerja seoptimal
mungkin demi tercapainya keberhasilan di perusahaan
1) Saya tidak bersedia
melakukan tugas tambahan ketika jam kerja saya telah selesai
2) Saya tidak mau membantu mengerjakan tugas bagian lain jika tidak diberi imbalan
3) Saya bisa meninggalkan pekerjaan untuk
23 4) Saya merasa ikut
bertanggung jawab atas keberhasilan dan kegagalan perusahaan
5) Bagi saya tercapainya tujuan organisasi lebih penting daripada kenaikan pangkat atau gaji
6) Saya senang melibatkan diri untuk menyelesaikan
masalah yang dihadapi perusahaan
7) Saya bersedia mengerjakan tugas selain pekerjaan saya yang seharusnya
menyelesaikan keperluan lain diluar tugas
perusahaan
4) Percuma saja saya mencurahkan usaha yang besar untuk perusahaan bila imbalannya tidak sepadan 5) Saya merasa tidak
bertanggung jawab bila perushaan mengalami kerugian
6) Saya tidak ingin
melibatkan diri sepenuhnya untuk perusahaan
3 Keinginan yang kuat untuk
mempertahankan keanggotaan dalam organisasi
1) Saya bersedia untuk tetap menjadi karyawan
diperusahaan ini sampai pension
2) Selama bekerja diperusahaan ini saya merasa nyaman sehingga tidak ada alasan untuk pindah ke perusahaan lain
3) Meskipun ada kesempatan, saya tidak berpikir untuk pindah ke perusahaan lain 4) Saya berencana untuk
bekerja diperusahaan ini dalam jangka waktu yang panjang
5) Dengan bekerja
diperusahaan ini, saya yakin masa depan saya terjamin 6) Saya merasa nyaman bekerja
di perusahaan ini dan tidak memiliki keinginan untuk keluar dari perusahaan 7) Bagi saya perusahaan ini
adalah tempat bekerja paling baik
8) Saya berencana
mengundurkan diri dari perusahaan ini dan mencari kesempatan yang lebih baik diperusahaan lain
9) Saya sedang memikirkan alternative untuk pindah ke perusahaan lain
10)Tidak ada kewajiban bagi saya untuk tetap bekerja diperusahaan ini sehingga saya bisa kapan saja meninggalkan perusahaan ini
11)Saya ingin beralih kerja diperusahaan lain yang lebih menguntungkan 12)Jika ada tawaran saya ingin
mencoba bekerja di perusahaan lain
13)Saya selalu mencari-cari lowongan pekerjaan yang ada di surat kabar
14)Saya merasa tidak perlu banyak pertimbangan untuk meninggalkan perusahaan ini
24
Persepsi Dukungan Organisasi (PDO)
NO ASPEK
ITEM
FAVORABLE UNFAVORABLE
1 Keadilan
Terdiri dari aspek structural dan aspek sosial dimana aspek structural mencakup peraturan formal dan keputusan mengenai karyawan. sedangkan aspek social disebut dengan keadilan interaksional yang meliputi cara memperlakukan karyawan dengan penghargaan terhadap martabat dan penghormatan 1) Pimpinan sangat mempertimbangkan tujuan dan kemampuan saya. 2) Pimpinan memberikan
toleransi tentang ketidakhadiran terkait masalah pribadi 3) Pimpinan memaafkan
kesalahan yang saya lakukan tanpa disengaja 4) Pimpinan akan
menggantikan pekerjaan saya apabila kinerja saya mengalami penurunan 5) Pimpinan melibatkan karyawan dalam mengambil kebijakan dengan mendengarkan pendapat karyawan. 6) Pimpinan memberikan
toleransi jika saya tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu 7) Pimpinan menempatkan
saya pada pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan saya.
8) Pimpinan mengambil kebijakan tanpa melibatkan karyawan
9) Pimpinan tidak mau tahu tentang ketidakhadiran saya yang dikarenakan masalah pribadi
10)Jika saya diberhentikan bekerja, pimpinan lebih memilih untuk
mempekerjakan orang baru daripada mempekerjakan saya kembali.
11)Jika pekerjaan saya dihilangkan, Pimpinan akan lebih memilih untuk memecat saya, dari pada memindahkan saya ke pekerjaan baru.
12)Jika pimpinan menemukan cara yang lebih efisien untuk menyelesaikan pekerjaan saya mereka akan menggantikan saya. 13)Pimpinan merasa bahwa
setiap orang dapat
No Aspek Favorable Unfavorable Total
1 Kepercayaan yang kuat dan penerimaan dari tujuan dan nilai-nilai organisasi.
1,2,3,4,5,6, 7
21, 22, 23, 24, 25, 26 13
2 Kesediaan untuk
menggunakan usaha yang sungguh-sungguh atas nama organisasi
27, 28, 29, 30, 31, 32,
33
8, 9, 10, 11, 12, 13, 13
3 Keinginan yang kuat untuk mempertahankan keanggotan dalam organisasi 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 34, 35, 36, 37, 38, 39, 40 14 Total 21 19 40
25
melakukan tugas saya sebaik yang saya lakukan.
2 Dukungan
Supervisor
Sejauh mana atasan menilai kontribusi karyawan dan peduli terhadap kesejahteraan karyawan serta mengarahkan atau mengevaluasi kinerja karyawan
1) Perusahaan membuat hidup saya sejahtera.
2) Atasan bersedia membantu saya dalam menyelesaikan permasalahan pekerjaan yang saya alami
3) Atasan benar-benar peduli pada kesejahteraan saya. 4) Atasan bersedia membantu
saya ketika saya
membutuhkan pertolongan khusus
5) Atasan memperhatikan kepuasan kerja saya secara keseluruhan
6) Jika saya memutuskan untuk berhenti bekerja, atasan mencoba untuk meyakinkan saya untuk tetap bertahan.
7) Atasan memberikan dukungan PDOitif kepada saya sehingga saya mampu menunjukkan kinerja terbaik saya
8) Pimpinan merasa hanya mendapatkan sedikit keuntungan dari memperkerjakan saya sebagai karyawan tetap. 9) Bahkan jika saya mencoba
sebaik yang saya bisa untuk melakukan pekerjaan saya, Pimpinan tidak akan memperhatikannya. 10)Atasan menunjukkan
sedikit kepedulian terhadap karyawan.
11)Atasan lebih
mempedulikan kemajuan perusahaan daripada kesejahteraan karyawan 12)Jika diberi kesempatan,
Atasan akan mengambil keuntungan dari saya. 13)Atasan akan mengabaikan
apapun keluhan saya.
3 Bentuk Penghargaan
Bentuk penghargaan yang diterima oleh karyawan dari organisasi serta tersedianya kondisi kerja yang nyaman dan aman
1) Saya diberikan kesempatan mengikuti pelatihan untuk mengembangkan
kemampuan. 2) Atasan menciptakan
suasana yang kondusif agar karyawan betah saat
bekerja 3) Atasan membangga-banggakan pencapaian kerja saya. 4) Jika perusahaan mendapatkan keuntungan yang lebih besar berupa material, maka perusahaan akan memberikan bonus kepada karyawan
5) Perusahaan memberikan fasilitas yang memadai
7) Atasan menggantikan pekerjaan saya jika ada orang lain yang mau dibayar lebih rendah daripada saya.
8) Atasan tidak menghargai usaha terbaik yang telah saya lakukan.
9) Perusahaan merasa rugi telah mempekerjakan saya 10)Atasan tidak memberikan
gaji yang sesuai dengan pekerjaan saya
26
untuk menunjang pekerjaan saya secara optimal
6) Atasan bangga karena saya telah menjadi bagian dari perusahaan ini
No Aspek Favorable Unfavorable Total
1 Keadilan 1,2,3,4,5,6,7 20,21,22,23,24,25 13 2 Dukungan Supervisor 26,27,28,29, 30,31,32 8,9,10,11,12,13 13 3 Bentuk Penghargaan 14,15,16,17, 18,19 33,34,35,36 10 Total 20 16 36
27