• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kesimpulan dari penelitian mengenai kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dan dampaknya pada pertumbuhan ekonomi

22

Kabupaten Boyolali tahun 2009-2016 bahwa pajak daerah dan retribusi daerah memiliki persentase kontribusi masing-masing sebesar 24,8% dan 20,2% yang artinya kontribusinya kecil terhadap PAD. Komponen pajak daerah yang masuk dalam sektor potensial ialah pajak penerangan jalan dan pajak BPHTB, kedua pajak daerah ini memiliki potensi untuk terus mengkontribusikan perolehan yang tinggi setiap tahunnya terhadap PAD. Komponen retribusi daerah yang memiliki potensi untuk terus menyumbangkan kontribusi yang tinggi pada PAD dan berpotensi pada pertumbuhan ekonomi daerah adalah retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat, retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum, retribusi tempat khusus parkir, dan retribusi penjualan produk usaha daerah. Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa, pajak daerah tidak berpengaruh terhadap PAD, sedangkan retribusi daerah berpengaruh tehadap PAD. Kemudian retribusi daerah berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Keterbatasan yang terdapat dalam penelitian ini yaitu data RAPBD pada beberapa sub-komponen pajak daerah dan retribusi daerah yang diperoleh peneliti dari BKD Kabupaten Boyolali kurang lengkap pada setiap tahunnya sehingga peneliti hanya mengolah komponen dan/atau sub-komponen yang lengkap atau yang sekiranya dapat diolah untuk menghasilkan perhitungan yang dapat dipertanggungjawabkan. Peneliti menyarankan untuk selanjutnya, sub-bidang pendataan pada BKD Kabupaten Boyolali dapat lebih memperketat proses pencatatan dan apabila pada periode sebelumnya tidak ada nominal yang dapat di input dalam data sub-bidang pencatatan dapat melakukan pemberbaharuan data di periode berikutnya sehingga dalam pelaporan data bisa lebih baik dan mempermudah untuk penelitian-penelitian selanjutnya.

Beberapa implikasi dari penelitian ini, untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan pemerintah Kabupaten Boyolali diharapkan dapat mengoptimalkan pemungutan komponen pajak daerah dan retribusi daerah yang masuk kedalam sektor potensial. Kemudian, instansi terkait, BKD Kabupaten Boyolali diharapkan dapat mengelola dengan baik kedua sumber PAD, supaya kontribusinya lebih besar dan dapat meningkatkan fungsi kemandirian keuangan daerah serta meningkatkan kegiatan perekonomian daerah, ketika perekonomian yang dihasilkan dalam sektor-sektor PDRB meningkat, maka kemampuan masyarakat untuk membayar pajak daerah dan retribusi daerah juga akan semakin meningkat. Untuk penelitian yang akan dilakukan selanjutnya, diharapkan peneliti selanjutnya dapat menggunakan data RAPBD dan PDRB yang telah paling baru dari

23

instansi terkait supaya data yang akan digunakan lebih lengkap dan dapat menyesuaikan dengan metode yang akan digunakan.

24 DAFTAR PUSTAKA

Adi, P. H. (2006). Hubungan antara Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Belanja Pembangunan dan Pendapatan Asli Daerah. Simposium Nasional Akuntansi IX Padang .

Alfarisi, S. (2015). Pengaruh Pajak Daerah, Retribusi Daerah, dan Dana Perimbangan terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Empiris pada Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Barat. Dipetik September 22, 2018, dari Jurnal Akuntansi Vol. 3, No. 1: http://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/akt/article/view/1651/1274 Alwi, H. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Asteria, B. (2015). Analisis Pengaruh Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Jurnal Riset Manajemen Vol. 2, No. 1 , 51-61.

Azis, M. (2016). Pengaruh Dana Bagi Hasil Bukan Pajak/Sumber Daya Alam Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Malinau. Inovasi 12, no. 1 , 49-63.

Badri, J. (2015). Analisis Potensi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Solok.

Dipetik Mei 11, 2018, dari Jurnal Sosial dan Humanoria Vol.1, No.2:

http://ejournal.kopertis10.or.id/index.php/soshum/article/view/145

BPS Kabupaten Boyolali. (2015). Produk Domestik Regional Bruto Boyolali Menurut Lapangan Usaha 2010-2014 (Tahun Dasar 2010) .

Daisy, S., Halim, N. L., Kumenaung, A. G., & Engka, M. (2016). Analisis Pendapatan Pajak dan Retribusi terhadap Belanja Modal dan Dampaknya pada Pertumbuhan Ekonomi Kota Manado 2007-2015. Dipetik Mei 11, 2018, dari Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah:

https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jpekd/article/view/12794/12384 Dumairy. (2000). Perekonomian Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Guritno. (1992). Kamus Ekonomi. Jakarta: Gajah Mada University Press.

Hali, M. S. (2016). Potensi Pajak dan Retribusi Daerah Kota Kendari. Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan, Vol. 1, No. 1, e-ISSN: 2502-5171 , 65-81.

25

Hapsari, S. D. (2017). Upaya Pembangunan Daerah Melalui Aktivitas City Branding (Studi Kasus terhadap City Branding Kabupaten Boyolali). Retrieved July 03, 2019, from Electronic Theses & Dissertations (ETD) | Gajah Mada University:

http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=penelitian_detail&sub=PenelitianDeta il&act=view&typ=html&buku_id=110765&obyek_id=4

Kusuma, M. K., & Wirawati, N. G. (2013). Analisis Pengaruh Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap Peningkatan PAD seKabupaten/Kota di Provinsi Bali.

Dipetik Oktober 16, 2018, dari E-Jurnal Akuntansi Vol. 5, No. 3:

https://ojs.unud.ac.id/index.php/Akuntansi/article/view/7422

Kusumawati, L., & Wikusuana, I. G. (2018). Pengaruh Pendapatan Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Sarbagita Provinsi Bali. E-Jurnal Manajemen Unud, Vol. 7, No. 5 , 2592-2620.

Lasari, N. N. (2016). Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karangasem Tahun 2011-2015. Dipetik Maret 22, 2019, dari Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol. 8, No. 3:

https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPE/article/view/8717/5671

Mafaza, W., Mayowan, Y., & Sasetiadi, T. H. (2016). Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dalam Pendapatan Asli Daerah. Dipetik Februari 12, 2019, dari

Jurnal Perpajakan (JEJAK) Vol.11, No.1:

http://perpajakan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/perpajakan/article/view/310/297 Mahmudi. (2010). Manajemen Keuangan Daerah. Jakarta: Erlangga.

Mankiw, N. G. (2012). Principles of Economics.

Mononimbar, R. W., Walewangko, E. N., & Sumual, J. (2017). Pengaruh Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Belanja Daerah sebagai Variabel Intervening di Kabupaten Minahasa Selatan (2005-2014). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol.17 No.02 , 48-59.

Mutiara, D. J. (2015). Pajak Daerah dan Pengaruhnya terhadap PDRB di Propinsi Kalimantan Timur. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi (Journal of Economics) 4, no. 1 , 95-99.

26

Pemerintah Republik Indonesia. (2016). Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2016 Tentang Ketetentuan Umum dan Tata Cara Pemungutan Pajak Daerah. Jakarta:

Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta: Sekretariat Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Jakarta: Sekretariat Negara.

Prasetyo, R. B., & Firdaus, M. (2009). Pengaruh Infrastruktur pada Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, Vol.2, No.2 , 222-236.

Putri, Z. E. (2015). Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana ALokasi Umum (DAU) dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Bisnis dan Manajemen. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Vol. 5, No. 2 , 173-186.

Setiyaningrum, A., Hakim, A., & Mindarti, L. I. (2014). Sektor Ekonomi Potensial sebagai Upaya Peningkatan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Kudus. Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 2, No. 4 , 680-686.

Setyawati, A. (2007). Analisis Pengaruh PAD, DAU, DAK, dan Belanja Pembangunan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan, dan Pengangguran: Pendekatan Analisis Jalur. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia 4, no. 2 , 211-228.

Suhono, & Sulastri, E. M. (2017). Analisis Kontribusi dan Efektivitas Pajak Daerah sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karawang. Accounthink Vol.2 No. 01 , 247-259.

Sukirno, S. (2015). Makro ekonomi: Teori Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada, Edisi ke-3.

Ulfi, M., & Endrawati. (2010). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Pertumbuhan Ekonomi:

Studi Kasus Sumatera Barat. Jurnal Akuntansi & Manajemen 5 No.2 , 68-84.

27

Wong, J. D. (2004). The Fiscal Impact of Economic Growth and Development on Local Government Capacity. Journal of Public Budgeting, Accounting and Financial Management Fall.16.3 , 413-423.

Dokumen terkait