SIMPULAN DAN SARAN
6.1. Simpulan
Dari penelitian Kadar Serum Laktat Sebelum dengan Sesudah EGDT pada Pasien Peritonitis Difusa yang Disertai Sepsis Berat di RSUP H Adam Malik bulan April 2012 sampai dengan Agustus 2012 dijumpai 25 kasus. Kelompok usia terbanyak penderita peritonitis difusa yang disertai sepsis berat adalah diatas 61 tahun dengan rata-rata usia penderita adalah 49 tahun (SD ± 20,61).
Terdapat penurunan kadar serum laktat penderita yang mendapat perlakuan EGDT pada seluruh sampel penelitian dengan rata-rata perubahan kadar serum laktat adalah 2,816 mmol/L (SD ± 2,203). Terdapat hubungan yang berarti terhadap perubahan kadar serum laktat pada penderita peritonitis difusa yang disertai sepsis berat yang mendapat perlakuan EGDT (p = 0,000).
6.2. Saran
1. Karena asam laktat merupakan indikator yang paling baik untuk menilai hipoksia jaringan, maka pada pasien dengan peritonitis difusa yang disertai sepsis berat perlu diperiksakan kadar serum laktat sebagai pemeriksaan rutin.
2. Perlu dipertimbangkan penyediaan reagan untuk mengukur kadar serum laktat agar didapatkan kadar serum laktat yang lebih akurat.
3. Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menilai kadar serum laktat sebagai prediktor tingkat mortalitas penderita peritonitis difusa yang disertai sepsis berat yang mendapat perlakuan EGDT.
DAFTAR PUSTAKA
1. Siegel JH, Cerra FB, Coleman B, et al. Physiological and Metabolic Correlations in Human Sepsis. Surgery, 1979; 86: 2. h. 163-93.
2. Shoemaker WC. Temporal Physiologic Patterns of Shock and Circulatory Dysfunction Based on Early Descriptions by Invasive and Noninvasive Monitoring. New Horiz, 1996. 4. h.300-18.
3. Fry DE. Systemic Inflamatory Response and Multiple Organ Dysfunction Syndrome : Biologic Domino Effect. Springer, 2000. h. 23-9.
4. Rivers E, Nguyen B,Havstad S, et al.Early Goal-Directed Therapy in The Treatment of Severe Sepsis and Sepsis Shock. N Engl J Med, 2001;345(19). h. 1368-77.
5. Fry DE. Multiple System Organ Failure. Mosby-Year Book. Chicago. 1992. 6. Gloor B, Worni M, Bûchler MW. Diffuse peritonitis. New York: Springer;
2003. h. 87-92.
7. Phelan HA, Eastman AL, Frotan A, et al. Shock and Hypoperfusion States. The Physiologic Basic of Surgery 4th ed. Lippincott Williams& Walkins. Philedelphia. 2008. h. 87-108.
8. Baue AE. History of MOF and Definitions of Organ Failure. Multiple Organ Failure: Pathophysiology, Prevention, and Therapy. Springer. 2000. h. 3-13. 9. McNelis J, Marini CP, Jurkiewicz A. Prolonged Lactate Clearance is
Associated with Increased Mortality in The Surgical Intensive Care Unit. Am
10. Abramson D, Scalea TM, Hitchcoock R. Serum Lactate as a Predictor of Mortality in Emergency Department Patients with Infection. Annals of Emerg.
Med. 2005;45(5). h. 584-8.
11. Schecter WP.Peritonium and AcuteAbdomen. Surgery Basic Science and Clinical Evidence. New York. Springer. 2000. h. 413-27.
12. Hiyama DT, Bennison R. Peritonitis and Intraabdominal abscess. Maingot’s Abdominal Operation 11st ed. New York. Mcgraw-Hill. 2003. h. 633-54. 13. Dellinger RP, Levy MM, Carlet JM, et al. Surviving Sepsis Campaign:
International Guidelines for Management of Severe Sepsis and Septic Shock: 2008. Crit Care Med. 2008; 36(1). h. 296-327.
14. Robinson K, Kongable GL. Lactate in Critical Illness-Implications for Monitoring. 2010. Touch Briefing. H: 52-55
Lampiran 1
SusunanPeneliti Peneliti
a. Nama lengkap : Dr. M.H.MARTANTA TARIGAN
b. Pangkat/Gol/NIP :
c. Jabatan Fungsional :
d. Fakultas : Kedokteran
e. Perguruan Tinggi : Universitas Sumatera Utara
Pembimbing
a. Nama lengkap : Dr.Asrul SpB-KBD
b. Pangkat/Gol/NIP : Pembina TK I/IIIc/19660705199701 1001 c. Jabatan Fungsional : Staf Divisi Digestif/SPS Dept Ilmu Bedah
FK USU
d. Fakultas : Kedokteran
e. Perguruan Tinggi : Universitas Sumatera Utara
Lampiran 2 RencanaAnggaran Penelitian No Uraian Jumlah 1 Honorarium Rp 1.800.000,- 2 PenyediaanStikPemeriksaanLaktat Rp 1.000.000,- 3 Fotocopikuesioner, dll (800 lbr x Rp 200) Rp 1.600.000,- 4 Pembuatan Proposal danLaporanPenelitian Rp700.000,- 5 Penggandaan Proposal danLaporanPenelitian Rp1.500.000,-
Total Rp5.800.000,-
Lampiran 3 JadwalPenelitian MARET 2012 APRIL-JUN 2012 AGUSTUS 2012 PERSIAPAN PELAKSANAAN PENYUSUNAN LAPORAN PENGGANDAAN LAPORAN
Lampiran 4
Naskah Penjelasan kepada Orangtua/Kerabat Pasien Lainnya
Yth.Bapak / Ibu ………..……….……
Kami ingin memperkenalkan diri. Kami dokter M.H.Martanta dan kawan-kawan, bertugas di Departemen Ilmu Bedah FK USU / RSUP H Adam Malik Medan. Saat ini kami sedang melaksanakan penelitian tentang KadarSerum Laktat Sebelum dengan Sesudah EGDT pada Pasien Peritonitis Difusa yang Disertai Sepsis Berat di Rumah Sakit Haji Adam Malik yang di derita anak/kerabat Bapak/Ibu.
Bersama ini kami mohon izin kepada Bapak/Ibu orang tua/kerabat dari ____________________ untuk melakukan pendataan tentang kondisi kesehatan anak/kerabat Bapak/Ibu tersebut. Kami juga memohon izin kepada Bapak/Ibu untuk memeriksa Serum Laktat sebelum dan Sesudah EGDT pada anak/kerabat yang sedang menjalani penanganan dari penyakit yang dideritanya tersebut.
Persetujuan keikutsertaan Bapak/Ibu terhadap pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan penelitian ini dituangkan dalam naskah Persetujuan Setelah Penjelasan (PSP). Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, diucapkan terimakasih.
Hormat kami, Peneliti
(Dr. M.H.Martanta Tarigan)
Lampiran 5
PersetujuanSetelahPenjelasan (PSP) Saya yang bertandatangan di bawahini :
Nama : ………..……
Umur : ……… tahun L / P
Alamat :………..………..
Hubungan dengan pasien : Bapak/Ibu/anak/hubungan kerabat lainnya Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya telah memberikan
PERSETUJUAN
Untuk dilakukan pendataan tentang kondisi kesehatan anak/kerabat Bapak/Ibu tersebut. Kami juga memohon izin kepada Bapak/Ibu untuk melakukan pemeriksaan Serum Laktat sebelum dan Sesudah EGDT terhadap anak/kerabat saya :
Nama : ………. Umur ……...…… tahun
Alamat Rumah :……...………..
Yang tujuan, sifat, dan perlunya pemeriksaan tersebut di atas, serta risiko yang dapat ditimbulkannya telah cukup dijelaskan oleh dokter dan telah saya mengerti sepenuhnya. Demikian pernyataan persetujuan ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan.
Medan, ………2011
Yang memberikan Yang membuat pernyataan persetujuan
penjelasan
Lampiran 7
Keluarga :
Nama :
Alamat :
No. HP/Rumah :
Hubungan dengan pasien Status Pasien
No. MR : Tanggal : DilakukanOleh :
Identitas Pribadi
Nama : ………..L / P
Usia : ... tahun
Tempat, Tanggal lahir :………...
Alamat Rumah :………
ANAMNESIS
Penyakit yang sedang dialami (jika ada):
Penyakit terdahulu yang pernah dialami (jika ada) : PEMERIKSAAN FISIK/PEMERIKSAAN PENUNJANG
Abdomen :
DATA PASIEN PERITONITIS
NO NAMA J. KELAMIN USIA (TAHUN)
NO RM. DIAGNOSA AS. LAKTAT
SEBELUM
AS. LAKTAT SESUDAH
NILAI PERUBAHAN 1 Juni Laki-laki 81 525970 Post Laparotomy + Primary Suture +
Omental Patch d/t Gaster Perforation
3.8 1,9 1.9
2 Nurhayati Perempuan 57 526248 Post Laparotomy + Primary Suture + Omental Patch d/t Gaster Perforation
4,3 1,8 2.5
3 Arifin Laki-laki 24 521610 Post Laparoscopic Drainage d/t Liver Injury grd. III + Haematom
3.5 1.2 2.3
4 Sucipto Laki-laki 65 526123 Post Laparotomy + Primary Suture + Omental Patch d/t Gaster Perforation
4,8 1.7 3.1
5 Suria Laki-laki 58 522272 Post Laparotomy + Ileostomy d/t Ileal Perforation
4,3 1.6 2.7
6 Sakartak Laki-laki 70 Post Laparotomy + Primary Suture + Omental Patch d/t Gaster Perforation
4.1 1.5 2.6
7 Rudi Laki-laki 23 Post Laparotomy d/t Pancreas Injury grd. III
3.9 1,4 2.5
8 Tiopando Laki-laki 19 525117 Post Laparotomy + Evakuasi Stollcell d/t Secondary Bleeding d/t Hematom Liver Rupture
17,6 5,2 12.4
9 Mula Laki-laki 72 Post Laparotomy + Primary Suture + Omental Patch d/t Gaster Perforation
10 Paino Laki-laki 62 527194 Post Laparotomy + Drainage Abcess d/t Liver Abcess Ruptured + (L) Incarcerated HIL
5.1 1,4 3.7
11 Abadi Laki-laki 42 527396 Post Laparotomy + Primary Suture + Omental Patch d/t Gaster Perforation
4,2 1.6 2.6
12 Sadaria Perempuan 67 524708 Post Laparotomy + Primary Suture + Omental Patch d/t Gaster Perforation
4.2 1.8 2.4
13 Suryadi Laki-laki 58 527168 Post Laparotomy + Primary Suture + Omental Patch d/t Gaster Perforation
6,7 3 3.7
14 Misran Laki-laki 46 525839 Post Laparotomy + Appendectomy d/t Appendix Perforation
3,7 3 0.7
15 Lamhot Laki-laki 21 524720 Post Laparotomy d/t Liver Injury grd. II 3.5 1.1 2.4 16 Poniman Laki-laki 60 525855 Post Laparotomy + Primary Suture +
Omental Patch d/t Gaster Perforation
1,7 1,5 0.2
17 Rusman Laki-laki 67 527772 Post Laparotomy + Primary Suture + Omental Patch d/t Gaster Perforation
5,2 4,3 0.9
18 Ramidah Perempuan 50 525000 Post Laparotomy + Appendectomy d/t Appendix Perforation
4.1 1.2 2.9
19 Supian Laki-laki 48 526898 Post Laparotomy d/t Leakage Anastomose Ileo-ileal Anastomose
2.9 1.8 1.1
21 Rifandi Laki-laki 16 524689 Post Laparotomy + Cholecystostomy drainage + Appendectomy d/t Gall bladder Perforation + Appendix Perforation
5.3 1.9 3.4
22 Ngatiman Laki-laki 54 527250 Post Laparotomy d/t Band Divertikel Meckel
4.1 2,3 1.8
23 Mulia Perempuan 20 527783 Post Laparotomy + Primary Suture + Omental Patch d/t Gaster Perforation
5,1 1.7 3.4
24 Ardin Laki-laki 23 525842 Post Colostomy d/t TB Peritoneal 4,6 1,3 3.3 25 Saat Laki-laki 64 524911 Post Laparotomy + Primary Suture +
Omental Patch d/t Gaster Perforation