BAB V. SIMPULAN DAN SARAN
5.2. Saran
1. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi pemerhati bahasa dan masyarakat umum yang memerlukannya.
2. Penelitian ini hanya membahas salah satu bahasa dari beberapa bahasa yang terdapat di Nanggroe Aceh Darussalam. Oleh sebab itu diharapkan ada penelitian lanjutan yang membahas bahasa-bahasa lain di Aceh.
3. Penelitian ini hanya membahas “Refleksi Fonem Proto Austronesia dalam Bahasa Aceh dan Bahasa Melayu Dialek Langkat”. Diharapkan kedepannya akan ada penelitian lanjutan yang membahas mengenai bahasa-bahasa lain baik bahasa yang terdapat didaerah Aceh maupun bahasa yang terdapat di Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
Adelaar, K.A. 1981. Reconstruction of Proto-Batak Phonology. NUSA 10:1-20
Adisaputera, Abdurrahman. 2009. “Potensi Kepunahan Bahasa pada Komunitas Melayu Langkat di Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara” dalam Jurnal Ilmu-Ilmu Bahasa dan Sastra LOGAT. ISSN 1858-0831. Volume V, Nomor 1. April, 2009
Aman, Rahim. 2008. Linguistik Bandingan Bahasa Bidayuhik. Bangi : Universiti Kebangsaan Malaysia.
Basuki, Sunaryono.1981. “Refleksi Fonem Proto-Austronesia pada Bahasa Sasak dan Sumbawa”. Untuk Penataran Linguistik Kontrastif dan Historis Komparatif Tahap II, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Budasi, I Gede. 2003. “Hubungan Kekerabatan Bahasa-bahasa Sumba”. Disertasi untuk Fakultas Pascasarjana Gajahmada, Yogyakarta.
Bynon, Theodora. 1979. Historical Linguistics. Cambridge: Cambridge University Press.
Daud, B. 1997. Writing and Reciting Acehnese: Perspectives on Language and Literature in Aceh. Ph.D Dissertation. Department of Linguistics and Applied linguistics. The University of Melbourne, Australia.
Daud, B dan Durie, M. 1999. Kamus Bahasa Aceh: Acehnese – Indonesian – English Thesaurus. Pacific Linguistics. The Australian National University, Canberra, Australia.
Daud, B. 2006. Bahasa Dan Sastra Aceh: Milik Siapa? Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Dempwolff. O. 1934-1938. Vergleichende Lautlehre des Austronesischen Wortschatzes. Berlin. (Versi Inggris : 1971.Comparative Phonology of the Austronesian Word Lists. Vol I,II,III. Quezon City:Ateneo de Manila University).
Dyen, I. 1965. A Lexicalstatistical Classification of the Melayu-Polinesian Languages. Baltimore: The Waverly Press
Erliana.S, 2010. Beberapa Perubahan Bunyi Vokal Proto Austronesia dalam Bahasa Mandailing dan Toba (Suatu kajian linguistik historis komperatif). Tesis Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, Medan.
Fernandez, Inyo Yos. 1996. Relasi Historis Kekerabatan Bahasa Flores (Kajian Linguistik Historis Komparatif Terhadap Sembilan Bahasa di Flores). Flores, NTT. Nusa Indah.
Hasan Basri, M. 1995. Kamus Umum Indonesia – Aceh. Yayasan Cakra Daru. Jakarta Harian Kompas, 2008. Mengorek Asal-Usul Bahasa Indonesia.
Harian Rakyat Aceh Bahasa Aceh Jadi Alat Komunikasi Massa. 7 November 2007.
.
Jeffers R.J. dan I Lehiste. 1979. Principles and Methods for Historical Linguistics. Cambridge, Massachussetts: the MIT Pressa.
Keraf, Gorys. 1984. Linguistik Bandingan Historis. Jakarta: Gramedia.
Lehmann, Winfred. P. 1972. Historical Linguistics: An Introduction. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Mahsun. 1995. Dialektologi Diakronis: Pengantar. Yogyakarta: UGM Press
Masrukhi, M. 2002. Refleksi Fonologis Protobahasa Austronesia (PAN) pada Bahasa Lubu (BL). Jurnal Humaniora, Vol 16 No 1/2002.
Mbete, Aron Meko. 1981. “Pertalian Bunyi Bahasa Austronesia Purba dengan Bahasa Lio dan Bahasa Ngada di Flores Tengah”. Untuk Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Mbete, Aron Meko. 1990. “Rekonstruksi Bali-Sasak-Sumbawa”. Disertasi untuk Fakultas Pascasarjana Universitas Indonesia, Jakarta
Mbete, Aron Meko. 1992 “Metode Linguistik Diakronis” Bahan Penataran Linguistik Sinkronis Diakronis”. Yogyakarta: Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP Sanata Dharma.
Sambo, 2008. Profil Kota Lhokseumawe 17 Februari 2010
Syarifah, A. R. A, 200 Pudarnya Pesona Bahasa Aceh Di Kalangan Remaja SMA. Pidato Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam. Kongres Bahasa Aceh di Anjong Mon Mata, kompleks Muligoe Aceh, Banda Aceh
Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Data. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Widayati, Dwi. 2001. “Pengaruh Migrasi Suku Minangkabau dan Suku Batak Toba ke pesisir Timur Sumatera terhadap Keberadaan Bahasa melayu di Asahan” dalam Linguistik Indonesia Jurnal Ilmiah Masyarakat Linguistik Indonesia. ISSN: 0215-4846 Tahun 19, Nomor 1, Februari 2001
Widayati, Dwi. 2001. “Refleksi Fonem Vokal Bahasa Melayu Purba dalam Bahasa Melayu Asahan” dalam Lingustika Wahana Pengembang Cakrawala Linguistik. ISSN: 0854-9163 Tahun VIII Edisi kelima belas, September 2001.
Wikipedia. 2009. Standar Penulisan Bahasa Aceh yang Ditetapkan Pemerintah Indonesia Wilson, B. 2009. Standar Penulisan Bahasa Aceh yang Ditetapkan Pemerintah
Indonesia Wilson, B., Wurm, S.A, 1978. English Finderlist Of Reconstructions in Austronesian
Languages. Department of linguistics research school of pacific studies. Australian National University.
Wapedia, 2009. Asal-Usul Bahasa Mel Desember 2009.
Wapedia, 2009. Perbedaan Antara Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia.
Wapedia, 2009. Kerajaan Langkat. 2009.
Wapedia, 2009.Bahasa Mela Wapedia, 2009. Rumpun Bahasa Austronesia
Lampiran 1.
BIODATA INFORMAN A. Bahasa Aceh
1. Nama : Muhammad Yusuf. N Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 35 tahun Pendidikan : Sarjana
Pekerjaan : Staf Pengajar Universitas Malikussaleh
Alamat : Jl. TGK. Pulo Baroh No 2 Desa Lancang garam Lhokseumawe
2. Nama : M. Husein Jenis Kelamin : Laki-laki Umur : 36 tahun Pendidikan : Pasca Sarjana
Pekerjaan : Staf Pengajar Universitas Malikussaleh
Alamat : Jl. Medan- B. Aceh Desa Blang Kandang Lhokseumawe.
3. Nama : Irmayanti Jenis Kelamin : Perempuan Umur : 30 tahun Pendidikan : Sarjana Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jl. TGK. Chik Ditiro No 24 Desa Lancang garam Lhokseumawe
4. Nama : Katrunnida Jenis Kelamin : Perempuan Umur : 28 tahun Pendidikan : Sarjana Pekerjaan : Guru SMPN
Alamat : Jl. Sawang Kupula Desa Uteunkot Cunda Lhokseumawe
5. Nama : Nazaruddin Jenis Kelamin : Laki-laki Umur : 29 tahun Pendidikan : Sarjana Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jl. Medan- B. Aceh Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe
B. Bahasa Melayu Langkat
1. Nama : Helmita Mufida Jenis Kelamin : Perempuan Umur : 29 tahun Pendidikan : Sarjana Pekerjaan : Guru
2. Nama : HJ. Munawarah Jenis Kelamin : Perempuan Umur : 58 tahun Pendidikan : SMEA Binjai Pekerjaan : Pensiunan Guru
Alamat : Jl. IB. Tambeleng 7 Stabat
3. Nama : H. Ahmad Mahfuz Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 60 tahun Pendidikan : PGAN Medan Pekerjaan : Pensiunan Guru
Alamat : Jl. Perniagaan No 40 Stabat.
4. Nama : Nizham Jenis Kelamin : laki-laki Umur : 40 tahun Pendidikan : SMA Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jl. Perniagaan Stabat
5. Nama : Nurlaila Jenis Kelamin : Perempuan Umur : 29 tahun Pendidikan : SMK
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jl. K.H. Arifin, Stabat