• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sintesis Aspirin

Dalam dokumen Sintesis Etil Asetat (Halaman 21-35)

BAB I

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Sintesis senyawa organik adalah sintesis tehnik preparasi senyawa yang dapat dianggap sebagai seni, salah satu senyawa organik yang dapat disintesis adalah aspirin. Dimana aspirin merupakan obat bebas hasil reaksi asam asetil. Sedangkan efek samping dari aspirin yang sering terjadi yaitu tukak lambung, kadang-kadang disertai anemia sekunder.

Fungsi aspirin adalah sebagai analgetik, antipiretik, dan sering pula

digunakan sebagai pencegah atau melepaskan dingin atau infeksi pernafasan akut. Sangat penting bagi seorang farmasis untuk mengetahui sifat – sifat dari senyawa ini, terutama cara mensintesis atau pembuatannya, juga prinsip-prinsip yang terjadi pada reaksi pembuatan aspirin sehingga kita akan mampu membuat obat dengan kualitas yang baik. . Aspirin dapat disintesis dari asam salisilat dengan anhidrida asetat dan menggunakan katalis proton dan akan menghasilkan asam asetil salisilat dan asam asetat.

elihat besarnya manfaat dari aspirin atau asetosal tersebut maka penting bagi seorang farmasis untuk mengetahui cara sintesis dari senyawa ini .

B. Rumusan masalah

 Adapun rumusan masalah dalam percobaan ini yaitu bagaimanakah cara mensintesis senyawa aspirin berdasarkan reaksi asetilasi!

aksud percobaan ini adalah untuk mengetahui dan memahami sintesis aspirin dengan metode asetilasi.

D. u!uan Percobaan

"ujuan #ercobaan ini yaitu untuk melakukan sintesis aspirin dari asam salisilat dan anhidrat aseat dengan menambahkan asam sulfat # serta menghitung nilai rendamennya.

E. Man"aat Percobaan

 Adapun manfaat dari praktikum ini adalah untuk mengetahui cara mensintesis aspirin dengan metode asetilasi.

BAB II

#A$IAN PU%A#A A. eor& Umum

$bat – obat anti inflamasi nonsteroid %A&'S( merupakan suatu grup obat yang secara kimiawi tidak sama, yang berbeda akti)itas antiinflamasi, analgesic dan antipiretiknya. $bat-obat ini terutama bekerja dengan jalan menghambat en*im

siklo-oksigenase tetapi tidak en*im lipoksigenase.aspirin adalah prototip dari grup ini, yang paling umum digunakan, dan merupakan obat yang dibandingkan dengan semua obat anti-inflamasi. 'amun, sekitar +  penderita menunjukkan tidak

toleran terhadap aspirin karena itu obat-obat A&'S lain bermanfaat bagi indifidu ini %eycek, //+(.

 Aspirin adalah asam organik lemah yang unik diantara obat-obat A&'S dalam asetilasi dan juga inakti)asi siklo-oksigenese ire)ersibel. A&'S lain termasuk salisilat semuanya menghambat siklo-oksigenase irre)ersible. Secara teori,

 jaringan inflamasi. Aspirin cepat dideasetilasi oleh esterase dalam tubuh, menghasilkan salisilat, yang mempunyai efek anti - inflamasi, anti-piretik dan anlgesik. Suatu deri)ate diflurofenil assam salisilat, tidak dimetabolisme menjadi salisilat dan karena itu menyebakan intoksikasi salisilat %eycek, //+(.

#enggunaan lain aspirin digunakan untuk mencegah thrombus koroner dan thrombus )ena-dalam berdasarkan efek penghambat agregasi trombosit. 2aporan menunjukkan bahwa dosis aspirin kecil %3 mg4hari( yang diminum tiap hari dapat mengurangi incident infark miokard akut, dan kematian pada penderita angina tidak stabil %"jay, +567(.

 Asam salisilat melalui esterifikasi gugus hidroksil fenolik asam salisilat dengan asam asetat, dicapai tidak hanya penerimaan tubuh local yang baik melainkan juga kerja analgetik, antipiretik dan antifisiologistik yang lebih kuat. %utschler, +55+(.

"idak dapat diragukan bahwa obat-obatan yang paling banyak dipakai di dunia adalah deri)ate dari asam ben*oate,asam o-hidroksi ben*oat atau asam salisilat yang dibuat dari fenol dan karbondioksida. eskipun cara kerja yang tepat dari asam salisilat tidak diketahui dengan baik, efek-efek berguna dari ester-ester dari asam ini telah diketahui sejak dahulu kala, daun-daun yang mengandung jumlah yang cukup dari senyawa-senyawa penawar rasa sakit dan demam ini telah dikelola oleh Dokter dokter *aman dahulu kala. Asam salisilat merupakan suatu unsur aktif dari salisilat adalah obat penawar rasa sakit. Aspirin dengan esternya dengan asam asetat, kurang bersifat asam dan kurang mengiritasi.%8ammond, +556(.

0ara yang paling umum untuk membuat suatu asam dalam laboratorium adalah reaksi antara suatu pereaksi grignard dengan karbondioksida. 9arena

umum dan hasilnya biasanya tinggi. :aram magnesium dari asam yang mula-mula terbentuk harus diasamkan untuk melepaskan asam bebas.%8ammond, +556(.

;eaksi antara sulfat pekat dengan alcohol dapat menghasilkan ester sulfat monoalkil atau dialkil. onoester diberi nama alkil hydrogen sulfat, asam alkilsulfat atau alkil bisulfat. 9etiganya sinonim. 'ama diester dibentuk dari nama gugus alkil yang ditambahkan kata sulfat. Alkil hydrogen sulfat bersifat asam, sedangkan dialkil sulfat tidak.%8ammond, +556(.

B. Ura&an Bahan +.  Acidum salycilicum %D&"<=' #$ edisi &&&, +565(

'ama &>#A0 ? Asam  hidroksi ben*oat Sinonim ? Asam salisilat 4 asetosal

;umus molekul ? 068@$3

? "idak kurang dari 55, dan tidak lebih dari +/+,/  068@$3 dihitung terdiri *at yang telah dikeringkan

"itik lebur ? antara +7o dan +@+o

erat molekul ? +37,+ obot jenis ? +,BB

9elarutan ? Sukar larut dalam air dan ben*en mudah larut dalam air mendidih,agak sukar larut dalam kloroform

#enyimpanan ? Dalam wadah tertutup rapat ? Sebagai bahan dasar pembuat aspirin

9egunaan umum ? 9eratolitikum dan antifungi . Acidum acetic anhidrate %D&"<=' #$ edisi &&&, +565(

'ama ;esmi ? Acidum acetic anhidrate

Sinonim ? Asam asetat anhidrat

 unsur ? %0830$( %r C 55( ;umus molekul ? %0830$($

erat olekul ? +/,/5

n ? engandung tidak kurang dari 5,/  0B8@$3

? 0airan jernih tidak berwarna, berbau tajam, mengandung kurang dari 5,/ 0B8@$3

? Dapat bercampur dengan air, etanol 5 #

#ennyimpanan ? Dalam wadah tertutup baik

9egunaan ? Sebagai pelarut

3. Aspirin %D&"<=' #$ edisi &, +55(

'ama &>#A0 ? Acidum acetylsalicylium Sinonim ? Asam asetilsalisilat

erat molekul ? +7/,+@

? 8ablur tidak berwarna, atau serbuk hablur putih, tidak berbau atau hampir tidak berbau, rasa asam

? Agak sukar larut dalam air, mudah larut dalam etanol, larut dalam kloroform 9egunaan umum ? Analgetikum, antipiretikum

B. Air suling %D&"<=' #$ edisi &, +55(

'ama &>#A0 ? AEuadestillata

Sinonim ? Air suling, AEuadest

erat molekul ? +7,/

? 0airan jernih, tidak berwarna, tiodak berbau, tidak berasa ? Dibuat dengan menyuling air yang dapat diminum

? Dalam wadah tertutup baik ? Sebagai pembilas atau pencuci

. Asam sulfat %D&"<=' #$ edisi &&&, +565(

'ama resmi ? Acidum sulfaricum

Sinonim ? Asam sulfat

;umus molekul ? 8S$B

erat molekul ? 57,/6

erat <enis ?  +,7B gr4)ol

? Asam sulfat mengandung tidak dari 5,/ dan tidak lebih dari 57,/ b4b 8S$B

#enyimpanan ? Dalam wadah tertutup baik

9egunaan ? Sebagai katalisator  

6. esi %&&&( %D&"<=' #$ edisi &, +55(

'ama resmi ? Ferri klorida Sinonim ? esi %&&&( 9lorida

;umus molekul ? Fe0l3

erat molekul ? +@,,

?8ablur atau serbuk, hitam kehijauan,bebas warna jingga dari garam hidrat 9elarutan ? larut dalam air, larut berapolaensi #enyimpanan ? Dalam wadah tertutup baik

9egunaan ? Sebagai penguji aspirin C.Prosedur #er!a

Dilakukan refluks dedngan menggunakan labu alas bulat +// ml. asukkan @,5 gr %/,/ mmol( asam salisilat dan B gr %3/ ml, /,6 mol( metanol absolut dalam labu. "ambahkan secara hati 7 ml asam sulfat pekat secara hati-hati ke dalam campuran, aduk labu secara berlahan-lahan agar reaktan bercampur semua, tambahkan batu didih ke dalam labu dan pasang peralatan dengan

pendingin allihn.

#anaskan campuran sampai mendidih menggunakan pemanas mantel atau tangas minyak, biarkan campuran mengalami refluks selama -3 jam. Dinginkan larutan dalam reaksi denngan mencelupkan labu dalam tangas es

kemudian tambahkan / ml air. "uangkan campuran reaksi ke dalam corong pisah + ml, dan pisahkan lapisan. 8ati-hati memisahkan campuran yang mengandung ester. 0uci ester kasar dengan / ml 'a80$3  ke dalam corong pisah dan kocok campuran beberapa saat. #isahkan dan buang lapisan airnya. 0uci ester pada saat ketiganya dengan 3/ ml air. #isahkan lapisan dan pindahkan ester ke dalam

erlenmeyer  ml. 9eringkan produk dengan membiarkannya bersama /, gr

kalsium klorida anhidrat selama semalam. 8asil ester kasar yang diperoleh kira-kira 6,/ gr.

BAB III

#A$IAN HA%IL PRA#I#UM A. Alat 'ang d&(aka&

 Adapun alat yang dipakai adalah Alumunium foil, askom, atang

pengaduk, unsen, 0orong, 0awan #orselin, =rlenmeyer / ml, :elas kimia +// ml, :elas ukur / ml, +/ ml, :elas ukur / ml, 9ertas saring, #ipet tetes, dan Sendok tanduk.

B. Bahan 'ang d&gunakan

 Adapun bahan yang digunakan pada praktikum ini adalah Asam salisilat,  Asam Anhidrat asetat, Asam sulfat pekat, Air suling dan =s batu.

B. Cara #er!a

#ertama-tama disiapkan alat dan bahan, kemudian Ditimbang asam salisilat sebanyak  gram dan di masukkan ke dalam =rlenmeyer dan ditambahkan dengan  ml anhidrida asetat. Setelah itu Ditambahkan dengan  tetes asam sulfat pekat, 2arutan tadi dipanaskan selama  – +/ menit di nyala unsen kemudian Didinginkan pada suhu kamar kemudian erlenmeyer didinginkan di baskom berisi es sambil

sampai terbentuk endapan atau kristal. Setelah terbentuk kristal putih, maka ditambahkan / ml air. 9ristal disaring dengan menggunakan corong dan kertas saring sebanyak 3 kali. Dikeringkan kristal aspirin yang didapat dari penyaringan. Setelah itu ditimbang berat aspirin yang didapatkan dan dihitung rendamennya.

B. Pembahasan

Sintesa adalah reaksi kimia antara dua *at atau lebih untuk membentuk suatu senyawa baru, pada percobaan ini dilakukan adalah sintesa aspirin, dimana aspirin atau senyawa asam asetil salisilat merupakan senyawa obat bebas yang memiliki efek analgetik dan antiinflamasi.

 Aspirin atau asetosal atau asam asetilsalisilat adalah turunan dari senyawa asam salisilat yang diperoleh dari simplisia tumbuhan 0orteH salicis. Sintesa asam asetil salisilat berdasarkan reaksi asetilasi antara asam salisilat dengan anhidrat asetat dengan menggunakan asam sulfat pekat sebagai katalisator.

 Aspirin merupakan salah satu obat yang memiliki efek analgesik maupun antiinflamasi yang dibuat dengan cara mensintesis atau mereaksikan asam salisilat dengan anhidrat asetat.

#ertama-tama, disipkan alat dan bahan yang akan digunakan Ditimbang asam salisilat diatas kertas timbang sebanyak  gram. 9emudian

dimasukkan kedalam erlenmeyer / ml. =rlenmeyer ditambahkan , ml anhidrat asetat disertai dengan penambahan 3 tetes asam sulat. digunakan anhidrat asetat dimaksudkan karena anhidrat asetat tidak mengandung air dan akan dengan mudah menyerap air sehingga air yang dapat menghidrolisis aspirin menjadi salisilat dan asetat dapat dihindari. #enggunaan anhidrat asetat juga dimaksudkan agar

mencegah adanya air, karena jika terdapat air maka kristal dari aspirin akan terurai menjadi asam salisilat dan anhidrat asetat kembali atau dengan kata lain re)ersible %reaksi bolak-balik(. #enambahan asam sulfat pekat pada larutan campuran asam salisilat dengan anhidrida asetat adalah berfungsi sebagai katalisator, jadi asam sulfat tidak berfungsi untuk mempercepat terjadinya sintesa dengan cara

menurunkan energi akti)asi sehingga energi yang diperlukan dalam sintesa sedikit,  jadi reaksi berjalan lebih cepat, dan dikocok hingga asam salisilat larut. 2arutan

dipanaskan selama + menit, Setelah asam salisilat tercampur sempurna maka larutan dipanaskan dengan menggunakan bunsen, hal ini bertujuan untuk

menghilangkan *at-*at pengotor yang ada pada bahan sehingga aspirin yang

diperoleh nanti memiliki kemurnian tinggi. Selain itu fungsi dari pemanasan adalah untuk mempercepat kelarutan dari asam salisilat sehingga dapat bercampur dengan sempurna, hal ini dikarenakan proses pemanasan akan mempercepat gerak kinetik dari molekul-molekul yang ada dalam larutan sehingga laju reaksi akan semakin cepat dan reaksi berjalan cepat. Setelah dipanaskan, erlenmeyer didinginkan

terlebih dahulu pada suhu kamar hingga dingin. =rlenmeyer tidak langsung diletakkan pada wadah berisi es batu dikarenakan perubahan suhu yang terlalu tajam dapat mengakibatkan erlenmeyer pecah. 9etika didinginkan dinding

erlenmeyer digores-gores dengan menggunakan batang pengaduk bertujuan untuk mempercepat pembentukan kristal aspirin. 9etika didinginkan dinding erlenmeyer digores-gores dengan menggunakan batang pengaduk bertujuan untuk

mempercepat pembentukan kristal aspirin. Setelah terbentuk kristal ditambahkan air sebanyak / ml agar reaksi pembentukan kristal berjalan sempurna dan

dimaksudkan untuk menghidrolisis kelebihan asam yang terdapat dikristal aspirin . 9ristal yang terbentuk, dikumpul dengan menggunakan kertas saring melalui corong. 9ristal yang telah diperoleh diuji dengan larutan Fe0l3 untuk membuktikan apakah dalam kristal masih mengandung asam salisilat. Setelah didapatkan kristal aspirin pada kertas saring, maka kristal tersebut di keringkan dalam o)en selama beberapa menit. Setelah kering maka ditimbang massa aspirin yang telah disintesa. Selanjutnya dilakukan dilakukan penghitungan rendamen.

Setelah massa aspirin didapatkan, ternyata hasilnya berbeda dengan

perhitungan massa aspirin secara teoritis. 8al ini dapat disebabkan karena beberapa faktor kesalahan diantaranya adalah ketidakmurnian bahan-bahan yang digunakan, selain kesalahan pada penimbangan dan pengukuran juga dapat mempengaruhi  jumlah kristal aspirin yang didapatkan.

BAB ) PENUUP

Dari hasil pengamatan maka dapat diketahui berat aspirin secara teoritis adalah ,@ gr, sedangkan berat aspirin hasil praktek adalah +, 5@7 gr. Sehingga diperoleh nilai rendamen pada proses sintesis aspirin, adalah 6@.

B. Saran

Sebaiknya alat-alat yang akan digunakan pada suatu praktikum telah disediakan di laboratorium demi lancarnya praktikum.

DA*AR PU%A#A

 Anonim. /+. Penuntun Praktikum Kimia Organik Sintesis. Fakultas farmasi >& ? akassar.

Dirjen #$ .+565. Farmakope Indonesia Edisi III.Dep9es ;& ? <akarta. Dirjen #$ .+55. Farmakope Indonesia Edisi IV.Dep9es ;& ? <akarta.

:aniswara. +55. Farmaklogidan Terapi edisi ke IV.>&-#ress ? <akarta. :eorge,S.8ammond. +556. Kimia Organik . &". andung.

utschler,=rnst .+555.Dinamika Obat. &" ? andung.

"jay, "an 8oan. //. Obat – Obat Penting.#" =leH edia 9omputindo ? <akarta.

PR/PILENA

Propilena adala# suatu sen$a+a #idrokarbon tidak jenu# $an! dikenal ju!a seba!ai  propena% propilena termasuk kedalam kelompok alkena atau berada di dalam kelompok

ole"in. ;umus molekul dari propilena *53 den!an rumus ban!un @ ( *3/2*3*35 

Propilena mempun$ai bobot molekul '/%01 !ram:mol pada temperatur kamar

 berbentuk !as tetapi dapat dicairkan den!an penamba#an tekanan dan penurunan temperature se#in!!a dalam penampun!an dan pen$impanan di dalam tanki ber+ujud cair (liQuid 

( 3arold  ;euben % -)) 

Propilena merupakan sen$a+a $an! san!at reakti"% tidak ber+arna% muda#

terbakar%memiliki titik didi# '&% O * dan titik beku 4 -1= O *% tidak larut dalam air tetapi san!at larut dalam pelarut non polar . molekul propilena sedikit polar karena adan$a ikatan ran!kap dua% dan ju!a karena men!andun! kerapatan ion $an! tin!!i ( Cessenden dan Cessenden%-))& 

Si+at umum Propilena

Propilena seba!ai !olon!an alkena ( ole"in mempun$ai si"at umum diantaran$a @

-. Alkenaalkena men!andun! suatu ikatan ran!kap dua. Analisis di"raksi sinar 

memperli#atkan ba#+a atom a%b%c dan d serta kedua atom karbon semua terletak pada satu bidan!.

/. alkenaalkena bereaksi den!an muda#%biasan$a pada su#u sedan!% den!an berba!ai at pn!oksidasi dan pereduksi% asamasam% radikal radikal bebas dan berba!ai ra!ensia lain.

5. alkena adala# sen$a+a #idrokarbon tidak jenu# % se#in!!a men!andun! bi# sedikit atom #$dro!en dibandin!kan den!an alkana istila# tidak jenu# merujuk kepada

ken$ataan ba#+a sen$aasen$a+a tidak jenu# dapat bereaksi den!an #$dro!en men!#asilkan molekulmolekul jenu# $an! tidak dapat bereaksi lebi# lanjut den!an #$dro!en.

Si+at kusus propilena

7arakteristik : si"at k#usus dari propilena $aitu sen$a+aan ini san!at reakti"% kereakti"an ini terletak pada ikatan ran!kap dua% pada ikatan ran!kap dua ini dapat terjadi  proses pen!!abun!an beberapa molekul sejenis dari propilena menjadi molekul $an! lebi#  besar ( polimerisasi 0 menjadi polipropilena ( Amri%/00/ 

Si+at kemurnian propilena

Untuk mendapatkan propilena den!an kemurnian tin!!i dapat diperole# den!an cara  pemurnian (destilsi  !as #asil crackin! ( t#ermal crackin!: catal$tic crackin! % kemudian

dilakukan treatment untuk men!#ilan!kan pen!otorpen!otorn$a.. tin!kat kemurnian

 propilena dibatasi minimal ))%0 6 mol dan tin!kat kandun!an kontaminakontaminann$a di ba+a# batas maksimal $an! ditetapkan.

9en!an tin!kat kemurnian $an! tin!!i maka akan diperole# reaksi $an! sempurna dan tin!kat kualitas produk $an! maksimal se#in!!a kendala dalam pen!ola#an semakin kecil dan bia$a operasionaln$a lebi# mura# (amri%/00/ .

Proses pem%uatan propilena

Peren!ka#an ( crackin!  adala# pemeca#an suatu sen$a+aan molekul #idrokarbon min$ak bumi dari berat molekul tin!!i menjadi berat molekul renda# ole# pen!aru#

temperature $an! tin!!i (mujira#ardjo%-))&. Akibat proses ini terjadi pemutusan ikatan dari sen$a+a #idrokarbon rantai panjan! menjadi sen$a+a #idrokarbon rantai pendek $aitu

"ara"in dan ole"in.

Ceed dari ;** uni -= adala# !abun!an dari 9MA; (9emetalied Atmosp#eric ;esidue  dari A3U seban$ak = 6 dan A; (Atmosp#eric ;esidue  dari 9TU seban$ak 5= % !abun!an umpan ini akan kontak den!ankatalis di reactor dan men!alami proses catal$tic crackin! (peren!ka#an men!!unakan 7atalis . 3asil crackin! diproses lebi# lanjut di unit - (Unsaturated !as plant  se#in!!a diperole# praksi LP> ( Unteated LP> . Untreated

LP> disalurkan ke unit -& (LP> treatment  menjadi treated LP> $an! di!unakan seba!ai umpan dalam reco,er$ unit (unit  -)

Treated LP> $an! dipompakan ke *5:*' splitter (-)*-0- se#in!!a *' campuran ada diba!ian ba+a# dan *5 campuran ada diba!ian atas% uap $an! terbentuk di ba!ian atas masuk ke *5:*' splitter condenser% condensate $an! tebentuk masuk ke splitter reco,er$ (-) -0- dimana seba!ian *5 campuran di re""lukske splitter dan seba!ian ke +as# colom (-) *-05 untuk men!#ilan!kan kandun!an sul"urn$a.

*5 campuran $an! tela# di#ilan!kan kandun!an sul"urn$a masuk ke sand "ilter (ba!ian atas  -)S-0- untuk men!#ilan!kan moisture $an! terba+a bersama aliran% selanjutn$a dikerin!kan di "eed drier a!ar prop$lene memenu#i spesi"ikasin$a.

*5 campuran $an! kerin! masuk ke *5 splitter (-)*-0/ untuk dipisa#kan antara  prop$lene den!an den!an propane. Propane $an! keluar seba!ai produk ba+a# *5 spitter

kemudian dialirkan ke tanki produk propane%dan prop$lene $an! terbentuk dari ba!ian atas masuk ke *8S remo,al untuk di#ilan!kan kandun!an *8S dari prop$lene.

Prop$lene $an! suda# dibersi#kan dari *8S kemudian dialirkan ke Prop$lene metal Treater untuk di#ilan!kan metaln$a ( Arsin% P#osp#ineV antimon$ dan metal lainn$a  . Selanjutn$a dip roses dalam S3P reactor ( Selecti,e 3idro!eneration process se#in!!a sen$a+a sen$a+a diena dan Aset$lene $an! masi# tersisa dijenu#kan menjadi mono ole"in (prpp$lene 

Prop$lene den!an kemurnian tin!!i ini dialirkan ke tanki produk setela# didin!inkan terlebi# da#ulu.

#ttp@::+++.scribd.com:doc:-)&1-'/&:LAP8;ANP78

Propena dikenal seba!ai propilena atau met#$let#$lene merupakan sen$a+aor!anik tak jenu# $an! memiliki rumus kimia *53. Propena memiliki satu ikatanran!kap% dan merupakan an!!ota palin! seder#ana kedua kelas #idrokarbonalkena% dan ju!a kedua dalam kelimpa#an alam.

S t r u k t u r d a n S i " a t P r o p e n a

Pada su#u kamar dan tekanan atmos"er% propena adala# !as% dan seperti alkenalainn$a% ju!a tidak ber+arna den!an bau $an! lema# tapi men$enan!kan.Propena memiliki kepadatan lebi# tin!!i dan titik didi# dari etilena karena ukurann$alebi# besar. Ia memiliki titik didi# sedikit lebi# renda# dari propana dan den!andemikian lebi# tidak stabil. Ini tidak memiliki ikatan kuat kutub% namun molekulmemiliki momen dipol $an! kecil karena simetri direduksi (!rup jalur adala# *s.Propena memiliki rumus empiris sama seperti siklopropana tetapi atom mereka $an!ter#ubun! dalam cara $an! berbeda% membuat molekulmolekul isomer

struktural. Si"at Cisik 

 ;umus molekul @ *53Massa molar @ '/%01 ! mol-Penampilan @ tak ber+arna7epadatan @ -%1- k!:m5%>as @ (-%0-5 bar% -=  *Massa jenis @ -5%) k!:m5% cairantitik lebur -1=%/  *% 11 7% 50-  Ctitik didi# '&%  *% // 7% ='  C7elarutan dalam air 0%- !:m5iskositas 1%5'

WPa

 S pada -%&  *

9ipol momen 0%5 9 (!as P e n ! ! u n a a n

Propena adala# produk kedua $an! palin! pentin! mulai dalam industri petrokimiasetela# etilena. Ini adala# ba#an baku untuk berba!ai produk. Produsen accountpol$prop$lene plastik  untuk #ampir dua perti!a dari semua permintaan.Pol$prop$lene adala#% misaln$a% diperlukan untuk produksi "ilm% topi kemasan% danpenutupan serta untuk aplikasi lain. Pada ta#un /001  penjualan di seluru# dunia daripropena mencapai nilai lebi# dari )0 miliar dolar AS.Propena

dan benene dikon,ersi ke aseton dan "enol melalui proses kumena.Propena ju!a di!unakan untuk memproduksi isopropanol (propan/ol% akrilonitril%propilena oksida (epo$propane dan epikloro#idrin.

;eaksi

 Propena men$erupai alkena lain dalam #al ini men!alami reaksi tamba#an $an! relati" muda# pada su#u kamar. 7elema#an relati" dari ikatan ran!kap ($an! kuran!kuat dari dua ikatan tun!!al menjelaskan kecenderun!an untuk bereaksi den!anat $an! dapat mencapai

Dalam dokumen Sintesis Etil Asetat (Halaman 21-35)

Dokumen terkait