BAB III ANALISA & PERANCANGAN SISTEM
3.3 Kebutuhan Basis Data
3.3.6 Sistem Flow
Pada sistem flow ini akan memberikan alur sistem yang
akan digunakan pada penyewaan alat berat, mulai dari input data
master, order alat berat, time shift penggunaan alat berat,
pembayaran dan laporan-laporan yang dibutuhkan. Berikut adalah
sistem flownya :
1. Input Data Master
Gambar 3.8 Sistem Flow Input Data Master
Pada proses input data master, dimulai dari super admin Super Admin
Admin
perusahaan yang semuanya akan di masukkan kedalam
database alatberat. Setelah melakukan input data master
maka langkah selanjutnya adalah finish.
2. Proses PO AB
Pada sistem flow proses input data PO AB, dimulai dengan
seorang admin yang melakukan input data order, kemudian
admin memilih 1 kendaraan alat berat yang akan
disewakan. Setelah menginputkan memilih kendaraan yang
akan disewa admin melakukan input data marketing,
Langkah selanjutnya admin akan menginputkan pilihan
MDM (MobDeMob) diantaranya iya atau tidak, jika salah
satu pilihan dipilih maka langkah selanjutnya adalah
menginput pajak PPN. Setelah menginput pajak PPN,
admin akan memilih pajak PPH. Pilihan pada pajak PPH
yaitu iya atau tidak, pilihan yang diambil sesuai dengan
permintaan perusahaan yang ingin menyewa kendaraan alat
berat. Setelah memilih salah satu pilihan pajak PPH maka
data tersebut akan diinputkan kedalam database alatberat
3. Proses PO AB-PY
Gambar 3.10 Sistem Flow PO AB-PY
Pada sistem flow proses input data PO AB-PY, dimulai
dengan seorang admin yang melakukan input data order,
kemudian admin memilih 1 kendaraan alat berat yang akan
disewakan. Setelah menginputkan memilih kendaraan yang
akan disewa admin melakukan input data marketing,
Langkah selanjutnya admin akan menginputkan pilihan
MDM (MobDeMob) diantaranya iya atau tidak, jika salah
satu pilihan dipilih data tersebut akan diinputkan kedalam
database alatberat dan finish. Admin
Admin
4. Proses PO CP
Gambar 3.11 Sistem Flow PO CP
Pada sistem flow proses input data PO CP, dimulai dengan
seorang admin yang melakukan input data order, kemudian
admin menginput satuan harga dan biaya tiap satuannya.
langkah selanjutnya adalah menginput pajak PPN. Setelah
menginput pajak PPN, admin akan memilih pajak PPH.
pilihan pajak PPH maka data tersebut akan diinputkan
kedalam database alatberat dan finish.
5. Proses PO DT
Gambar 3.12 Sistem Flow PO DT
Pada sistem flow proses input data PO DT, dimulai dengan
seorang admin yang melakukan input data order, kemudian
admin melakukan input satuan harga dan biaya tiap
satuannya. langkah selanjutnya memilih 1 kendaraan alat
berat yang akan disewakan. Setelah menginputkan memilih
kendaraan yang akan disewa, admin menginput pajak PPN.
Setelah menginput pajak PPN, admin akan memilih pajak
PPH. Pilihan pada pajak PPH yaitu iya atau tidak, pilihan Admin
yang diambil sesuai dengan permintaan perusahaan yang
ingin menyewa kendaraan alat berat. Setelah memilih salah
satu pilihan pajak PPH maka data tersebut akan diinputkan
kedalam database alatberat dan finish.
6. Proses PO DT-PY
Gambar 3.13 Sistem Flow PO DT-PY
Pada sistem flow proses input data PO DT-PY, dimulai
dengan seorang admin yang melakukan input data order,
kemudian admin melakukan input satuan harga dan biaya
tiap satuannya. langkah selanjutnya memilih 1 kendaraan Admin
7. Proses PO MS
Gambar 3.14 Sistem Flow PO MS
Pada sistem flow proses input data PO MS, dimulai dengan
seorang admin yang melakukan input data order, kemudian
admin menginput satuan liter solar dan biaya tiap satuan
liternya. langkah selanjutnya adalah menginput pajak PPN.
Setelah menginput pajak PPN, admin akan memilih pajak
PPH. Pilihan pada pajak PPH yaitu iya atau tidak, pilihan
yang diambil sesuai dengan permintaan perusahaan yang
ingin menyewa kendaraan alat berat. Setelah memilih salah
satu pilihan pajak PPH maka data tersebut akan diinputkan
kedalam database alatberat dan finish. Admin
8. Proses PO NS
Gambar 3.15 Sistem Flow PO NS
Pada sistem flow proses input data PO NS, dimulai dengan
seorang admin yang melakukan input data order, kemudian
admin menginput data stepel / truk gandeng. langkah
selanjutnya adalah menginput pajak PPN. Setelah
menginput pajak PPN, admin akan memilih pajak PPH.
Pilihan pada pajak PPH yaitu iya atau tidak, pilihan yang
diambil sesuai dengan permintaan perusahaan yang ingin Admin
9. Proses PO NS-PY
Gambar 3.16 Sistem Flow PO NS-PY
Pada sistem flow proses input data PO NS-PY, dimulai
dengan seorang admin yang melakukan input data order,
kemudian admin melakukan input data stepel / truk
gandeng. Kemudian data yang diinputkan tersebut akan
disimpan kedalam database alatberat dan finish. Admin
10. Proses PO-PY
Gambar 3.17 Sistem Flow PO PY
Pada sistem flow proses input data PO PY, dimulai dengan
seorang admin yang melakukan input data order, kemudian
data yang diinputkan tersebut akan disimpan kedalam
database alatberat dan finish. Admin
11. Proses Time Shift
Gambar 3.18 Sistem Flow Time Shift
Pada proses time shift dimulai dengan menginputkan data
time shift, jika tanggal peminjaman tidak melibihi dengan
tanggal sekarang maka time shift dilakukan terus menerus
sampai dengan sama dengan tanggal sekarang. Setelah itu
data akan disimpan kedalam database alatberat dan selesai. Admin
12. Proses Pembayaran
Gambar 3.19 Sistem Flow Pembayaran
Pada sistem flow proses pembayaran dilakukan oleh admin,
dimulai dengan menginputkan total tagihan yang dikenakan
oleh perusahaan pada saat meminjam alat berat. Jika pada
penyewaan alat berat perusahaan menggunakan tambahan
pajak PPN maka pada nomor kwitansi akan ditambahkan Admin
SNAP pada nomor kwitansi, berikut adalah contohnya :
001/AB/007/V/12. Setelah total tagihan diperoleh maka
input pembayaran dilakukan. Jika pembayaran tidak sama
dengan dengan total pembayaran / tagihan maka proses
input pembayaran akan dilakukan kembali sampai dengan
pembayaran sama dengan total pembayaran. Kemudaian
data pelunasan akan disimpan kedalam database alat berat
dan finish.
13. Laporan Mingguan
Gambar 3.20 Sistem Flow Laporan Mingguan
Pada sistem flow proses laporan mingguan dilakukan oleh
bagian finance. Dimulai dengan memilih tanggal periode
mingguan, kemudian sistem akan menampilkan laporan
mingguan dari database alat berat berdasarkan tanggal
periode yang dipilih.
14. Laporan Bulanan
Gambar 3.21 Sistem Flow Laporan Bulanan
Pada sistem flow proses laporan bulanan dilakukan oleh
bagian finance. Dimulai dengan memilih bulan periode,
kemudian sistem akan menampilkan data untuk dijadikan
laporan bulanan berdasarkan pilihan bulanan tersebut.
15. Laporan HN-NS
Finance
Pada sistem flow proses laporan HN-NS dilakukan oleh
bagian finance. Dimulai dengan menginputkan periode
mingguan yang akan dipilih kemudian menginputkan
nomor kwitansi pada HN-NS yang nantinya akan di
tampilkan menjadi laporan pada tiap periodenya. Setelah itu
data inputan tersebut akan disimpan kedalam database alat
berat dan data laporan HN-NS akan ditampilkan.