BAB II - TINJAUAN PUSTAKA
2.3 Kebutuhan-Kebutuhan Sistem
2.3.2 Sistem Flowchart (Flowchart System)
Sistem flowchart merupakan alat bantu yang banyak digunakan untuk menggambarkan sistem secara phisik dengan simbol-simbol bagan
alir yang menunjukkan secara tepat arti phisiknya seperti simbol : terminal, hard disk, laporan dan lain-lainnya.
Adapun simbol-simbol standar yang digunakan untuk membuat bagan alir adalah sebagai berikut :
Simbol ini digunakan untuk menggambarkan semua jenis dokument input dan output baik untuk proses manual, mekanik maupun komputer.
Simbol Dokumen
Simbol ini digunakan untuk menggambarkan kegiatan manual.
Simbol Kegiatan Manual
Simbol ini menunjukkan operasi yang dilakukan diluar komputer
Simbol Operasi Luar
Simbol ini digunakan untuk menggambarkan tempat penyimpanan dokumen yang dokumennya akan diambil kembali dari arsip tersebut dimasa yang akan datang untuk keperluan pengolahan lebih lanjut terhadap dokumen tersebut urutan pengarsipan dokumen digunakan simbol berikut :
Simbol Arsip Sementara
A : menurut Abjad N : menurut Nomor Urut T : menurut Tanggal
Penghubung pada halaman yang sama. Dalam menggambarkan bagan alir dokumen dibuat mengalir dari atas ke bawah dan dari kiri kekanan. Karena keterbatasan ruang halaman kertas untuk menggambarkan maka diperlukan simbol penghubung yang memungkinkan aliran dokumen berhenti disuatu lokasi pada halaman tertentu dan kembali berjalan dilokasi lain pada halaman yang sama.
Simbol Penghubung
Penghubung pada halaman yang berbeda. Dalam menggambarkan bagan alir dokumen dibuat mengalir dari atas ke bawah dan dari kiri kekanan. Karena keterbatasan ruang halaman kertas untuk menggambarkan maka diperlukan simbol penghubung yang memungkinkan aliran dokumen berhenti disuatu lokasi pada halaman tertentu dan kembali berjalan dilokasi lain pada halaman yang berbeda.
Simbol Penghubung
Simbol ini digunakan untuk menggambarkan awal dan akhir suatu sistem.
Simbol Terminal
Simbol ini menggambarkan keputusan yang harus dibuat dalam proses pengolahan data.
2.4 Database
Database adalah sekumpulan file-file yang mempunyai ikatan antara file yang satu dengan yang lain sehingga membentuk suatu bangunan data untuk menginformasikan suatu yang berhubungan dengan instansi dalam batasan yang tertentu. Bila terdapat file yang tidak dapat dipadukan atau dihubungkan dengan file yang lain tersebut bukanlah
kelompok dari suatu database, ia akan membentuk kelompok database
sendiri.
Database dapat didefinisikan dalam sejumlah sudut pandang, seperti:
• Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan
yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan mudah dan cepat.
• Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara
bersama sedemikian rupa tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
• Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang
disimpan dalam media penyimpanan elektronis .
Kumpulan dari file yang saling berkaitan bersama dengan program
pengelolanya disebut Database Management System (DBMS). Database
merupakan kumpulan data, sedangkan program pengelolanya berdiri sendiri dalam satu paket program yang komersial untuk membaca data, pengecekan data, menghapus data, melaporkan data. (Ramadhan. Arief, Skom. 2006,
2.4.1 Istilah Dalam Database
Berikut ini merupakan istilah-istilah dalam database yang perlu
diketahui sebagai dasar, antara lain:
2.4.1.1Entity
Entity adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang
informasinya direkam. Pada administrasi mahasiswa misalnya, maka
entitynya mahasiswa, mata kuliah, nilai.
2.4.1.2Atribute
Setiap entity mempunyai atribute atau sebutan untuk mewakili
entity. Tabel mahasiswa dapat dilihat atributnya misalnya Npm, Nama,
Alamat.Atribut juga di-sebut sebagai elemen, data field, data item.
2.4.1.3Data Value
Data Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada
tiap data elemen atau atribut. Atribut nama mahasiswa menunjukkan tempat informasi dimana nama mahasiswa itu disimpan , sedangkan data
value misalnya Budi, Arif merupakan isi data mahasiswa itu.
2.4.1.4Record/Tuple
Kumpulan elemen-elemen yang saling berhubungan
menginformasikan tentang seseorang misalnya: nomor mahasiswa, nama
mahasiswa, alamat, nomor telepon. Satu record mewakili satu data atau
2.4.1.5Atribut Kunci
Dalam setiap file selalu terdapat kunci yang berupa satu field atau satu set
field yang dapat diwakili record. Macam-macam kunci adalah sebagai berikut:
• Kunci Primer (Primary Key)
Adalah atribut yang tidak hanya mengidentifikasikan secara
unik suatu kejadian spesifik, tetapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entity .Setiap kandidat mempunyai peluang menjadi kunci primer.
• Kunci Kandidat (Candidate Key)
Adalah suatu atribut yang mengidentifikasikan secara unik
suatu kejadian spesifik dari entity. Satu minimal set atribut
menyatakan secara tak langsung dimana beberapa atribut dalam satu set tidak dapat dibuang tanpa merusak kepemilikan yang unik. Jika suatu kandidat berisi lebih dari satu atribut , maka biasanya disebut kunci komposit (gabungan).
• Kunci Tamu (Foreign Key)
Adalah satu atribut atau satu set minimal atribut yang
melengkapi satu relationship yang menunjukkan ke induknya.
Kunci tamu ditempatkan pada entity anak dan sama dengan kunci
primer induk direlasikan. Hubungan antara entity anak dan entity
induk adalah hubungan set lawan banyak (one to many
• Kunci Alternatif (Alternate Key)
Adalah kunci kandidat yang tidak dipakai sebagai kunci
primer. Kerap kali kunci alternatif dipakai sebagai kunci pengurutan dalam laporan.
2.4.1.6Relasi
Adalah hubungan antar file yang direlasikan dengan kunci relasi
(RelationKey), yang merupakan kunci utama dari masing-masing file.
2.4.2 Data Flow Diagram
Data flow diagram adalah gambaran sistem secara logikal.
Gambaran ini tidak tergantung pada perngkat keras, perangkat lunak,
struktur data atau organisasi file. Keuntungan menggunakan data flow
diagram adalah memudahkan pemakai atau user yang awam di bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan dibuat.
Simbol-simbol yang akan digunakan adalah seperti pada gambar
2.2 :
Proses
Alur Data
Penyimpanan Data
Entity
Dalam perancangan sistem penulis menggunakan tools
PowerDesigner sebagai media pembantu dalam pembuatan sistem.
Simbol–simbol yang digunakan antara Data Flow Diagram secara
konvensional dengan simbol–simbol Data Flow Diagram yang ada pada
tools PowerDesigner ada beberapa perbedaan. Pada tabel 2.1 merupakan
simbol–simbol Data Flow Diagram yang digunakan oleh penulis dalam
pembuatan sistem dengan menggunakan tools PowerDesigner.
Tabel 2.1. Simbol Data Flow Diagram (PowerDesigner)
Simbol Keterangan
Simbol Entity, “Entt_1” merupakan nama dari entity
Simbol Arus Data, “Flow_4” atau “Flow_6” merupakan nama dari arus data
0 Prcs_1
Simbol Proses, angka nol “0” menjelaskan tentang identifikasi dari proses, sedangkan “Prcs_1 “ merupakan nama proses. Proses ini tidak mempunyai sub proses, karena tidak ada tanda “+” pada sudut kiri bawah proses
Simbol ini merupakan simbol proses seperti yang dijelaskan sebelumnya, bedanya proses ini memiliki sub proses, karena pada sudut kiri bawah terdapat tanda “+”
Simbol Data Store, angka satu “1” merupakan identifikasi dari data store, sedangkan “Stor_3” merupakan nama dari data store
2.4.3 Bentuk-bentuk Normalisasi
Pada proses normalisasi ini perlu dikenal dahulu definisi dari tahapan normalisasi.
• Bentuk Tidak Normal
Bentuk ini merupakan kumpulan data yang akan direkam, tidak ada keharusan mengikuti suatu format tertentu, dapat saja data tidak lengkap atau terduplikat. Data dikumpulkan apa adanya sesuai dengan kedatangannya.
• Bentuk Normal Kesatu (1NF/ First Normal Form)
Bentuk normal kesatu mempunyai ciri data dibentuk dalam flat file (file rata). Tidak ada set atribut yang berulang-ulang atau atribut
bernilai ganda (multivalue). Tipe field hanya satu pengertian, bukan
merupakan kumpulan data yang mempunyai arti mendua, hanya satu arti saja dan bukanlah pecahan kata-kata sehingga artinya lain.
• Bentuk Normal Kedua (2NF /Second Normal Form)
Bentuk normal kedua mempunyai syarat yaitu bentuk kedua data telah mempunyai kriteria bentuk normal kesatu. Atribut bukan
kunci haruslah bergantung secara fungsi pada kunci utama /primary
key.
• Bentuk Normal Ketiga (3NF/ Third Normal Form)
Untuk menjadi bentuk normal ketiga maka relasi haruslah berada dalam bentuk normal kedua dan semua atribut bukan kunci primer tidak mempunyai hubungan yang transitif. Dengan kata lain setiap
2.4.4 ER Diagram (Entity Relation Diagram)
Yang dimaksud dengan entity relation diagram adalah penggambaran relasi
antar entitas secara keseluruhan deangan menggunakan grafik/ gambar. Entity
Relation Diagram dapat digambarkan dengan simbol-simbol sebagai berikut:
Gambar 2.3. Simbol dalam ER Diagram
2.4.4.1Cardinality Ratio
Dalam penggambaran ER-diagram juga diperlukan cardinality rasio yaitu
notasi yang menunjukan banyaknya relasi yang terjadi antar enitas. Disamping itu
cardinality rasio juga untuk membantu gambaran relasi secara lengkap. Terdapat tiga macam relasi dalam hubungan atribut dalam satu file.
Relasi dari data dapat berupa:
• Hubungan satu ke satu (one to one), dimana satu anggota entitas
hanya berhubungan dengan satu anggota entitas yang lain. Entitas
Relasi
Atribut
• Hubungan satu ke banyak (one to many), dimana satu anggota entitas berhubungan lebih dari satu dengan anggota entitas yang lain.
• Hubungan banyak ke banyak (many to many), dimana satu anggota
entitas berhubungan lebih dari satu dengan anggota entitas yang lain serta sebaliknya.
2.4.4.2Partisipant Constraint
Partisipant constraint didefinisikan sebagai hubungan antar entity dari
sebuah relasi. PartisipantConstraint dapat dibedakan menjadi :
Total
Partisipant total sendiri dapat didefinisikan sebagai partisipant dimana setiap atributnya mempunyai hubungan ketergantungan dengan atribut atribut dari entitas lain dalam suatu relasi.
Parsial
Partisipant parsial dapat didefinisikan sebagai partisipant dimana tidak semua atribut mempunyai hubungan ketergantungan dengan atribut dari entitas lain dalam suatu relasi.
Simbol-simbol Participant Constraint dapat di lihat pada gambar 2.4.
Gambar 2.4. Simbol-simbol partisipant constraint Partisipant constraint partial Partisipant constraint total
2.4.4.3Cardinality Ratio dan Partisipant Constraint di Power Designer
Pada tools PowerDesigner yang digunakan penulis dalam perancangan dan
pembuatan sistem, simbol–simbol yang digunakan pada ER diagram konvensional
berbeda dengan simbol–simbol yang digunakan oleh tools PowerDesigner. Pada
tabel 2.2 merupakan simbol–simbol ER diagram yang digunakan oleh penulis
dalam pembuatan sistem dengan menggunakan tools PowerDesigner.
Tabel 2.2. Simbol ER Diagram (PowerDesigner)
Simbol Keterangan
Simbol entitas, “Ent_1” merupakan nama dari entity. Sedangkan “Atribut_1”, “Atribut_2” dan “Atribut_3” Merupakan atribut–atribut yang ada pada entity
Simbol one to one relationship, “Relation_11”
Merupakan nama dari relationship
Simbol one to many relationship, “Macam dana”
Merupakan nama dari relationship
Simbol many to many relationship, “Melaksanakan”
Merupakan nama dari relationship