BAB IV : ANALISIS HASIL PENELITIAN
B. Analisis Hasil Penelitian
2. Sistem Informasi Akuntansi Pada Pendapatan
Pada pemrosesan penjualan yang terjadi pada PT. Bank SUMUT CAbng Pembantu USU dalam bentuk pemberian kredit kepada para nasabag yang telah memiliki tabungan di PT. Bank SUMUT itu sendiri.
Berdasarkan analisis dan evaluasi penulis terhadap pemrosesan penjualan yang dilakukan perusahaan telah memadai karena bebrapa alasan sebagai berikut :
1. Untuk pemberian kredit sendiri terdapat syarat-syarat yang mudah untuk dipenuhi oleh calon debitur dan proses yang tidak berbelit-belit, ini dapat dilihat dari prosedur pemrosesan penjualan untuk kredit.
2. Adanya kerjasama yang baik yang berhubungan diantara bagian kredit, seperti Pimpinan Seksi Kredit, Pemimpin Pemasaran Kredit,Pimpinan Cabangvdan Wakil Kepala Cabang.
b. Sistem Penerimaan Kas
Penerimaan kas merupakan sumber keuangan bagi perusahaan yang sangat penting sekali agar dapat menjalankan operasi atau transaksi perusahaan sehari- hari yang memerlukan penerimaan kas secara tunai. Melihat betapa pentingnya arti penerimaan kas bagi perusahaan, maka untuk itu setiap perusahaan untuk meminimalkan tingkat penyelewengan terhadap penerimaan kas tersebut.
85
Berdasarkan analisa dan evaluasi penulis terhadap sistem informasi akuntansi penerimaan kas yang dilakukan perusahaan sudah dapat dikatakan memadai karena beberapa alasan sebagai berikut :
1. Sehubungan dengan penerimaan kas, formulir-formulir dan catatan-catatan yang digunakan PT. Bank SUMUT Cabang Pembantu USU cukup memadai. ini dapat dilihat dari setiap prosedur penyetoran tunai untuk rekening tabungan. Dimana pada penyetoran tunai, nasabah diharuskan mengisi slip setoran rangkap2.Slip lembar 1 untuk bagian pembukuan dan slip lembar ke-2 untuk nasabah sebagai bukti setoran. Formulir yang digunakan juga telah dirancang sedemikian rupa ataupun dibuat dalam bentuk sederhana sehingga mudah dimengerti cara pemakaiannya, dimana masing-masing formulir atau bukti tersebut mempunyai fungsi yang berebeda-beda.
2. Sepanjang penerimaan kas telah dilengkapi dengan bukti-bukt i, maka pencatatannya dilakukan dengan segera oleh teller untuk diproses lebih lanjut.
3. Terciptanya kerjasama yang baikantara bagian-bagian yang berhubungan dengan pnerimaan kas, seperti teller, bagian transfer, bagian administrasi kredit, dan bagian akuntansi IT dan laporan.
4. Adanya faktor-faktor pendukung yang dimiliki oleh PT. Bank SUMUT Cabang Pembantu USU seperti otorisasi dalam pelaksanaan prosedur dan pegawai yang dilatih untuk mam[u di idangnya.
86
3. Sistem Pengendalian Terhadap Siklus Pendapatan
Sistem Pengendalian yang dilakukan dalam pengolahan siklus pendapatan ada dua dengan menggunakan alat bantu komputer yaitu:
1. Pengendalian Umum (General Control)
Adapum Pengendalian umum yang diterapkan pada PT. Bank SUMUT Cabang Pembantu USU adalah ebagai berikut :
1. Pengendalian pada Pemrosesan Informasi
Pengendalian pada pemrosesan informasi ditekankan pada sistem dan prosedur penerimaan kas atas komputer. Sistem dan prosedur ini meliputi pemberian otorisasi oleh petugas tertentu atas sejumlah dokumen dan catatan yang berguna untuk membatasi akses terhadap catatan dan file perusahaan oleh pihak yang tidak berwenang. Sistem dan prosedur yang ditetapkan juga memungkinkan masing-masing personil yang melaksanakan pemrosesan informasi saling melakukan verifikasi atas kerja personil lainnya (internal check). Selain itu dokumen dan catatan yang diselenggarakan seperti faktur, slip dan cek dibuat bernomor urut tercetak (prenumbered) dan mempunyai lembar salinan yang merupakan tembusan lembar asli. Kedua lembar dokumen itu hanya selalu terpisah satu sama lain setelah dikeluarkan oleh bagian tertentu. Hal ini memungkinkan satu bagian akan mengawasi bagian lain.
2. Pengendalian Terhadap Pelaksanaan Tugas Setiap Fungsi
Pelaksanaan transaksi kas perusahaan melibatkan beberapa bagian yang mempunyai fungsi yang berbeda. Bagian yang terlibat dalam penerimaan
87
dan Pengendalian kas adalah bagian verifikasi/checker. Penanganan transaksi kas perusahaan yang dilakukan oleh personil yang berbeda tugas dan tanggung jawab secara otomatis akan memeriksa kerja personil bagian yang lain.
3. Pengendalian Atas Pengamatan Fisik Kas
Aktivita Pengendalian terhadap fisik kas meliputi Pengendalian langsung dan tidak langsung. Pengendalian langsung berupa pemeriksaan yang dilakukan oleh internal auditor kantor pusat minimal sekali setahun., pemeriksaan harian yang dilakukan oleh Pemimpin Seksi Keuangan atau Pemimpin Seksi Operasional terhadao fisik kas yang berada di bawah Pengendalian kasir dan membandingkannya dengan sejumlah dokumen dan catatan yang dipergunakan sebagai faktur pengiriman, tanda bukti penerimaan dan pengeluaran harian yang didukung oleh tiap-tiap setoran bank dan buku cek yang bernomor urut. Pengendalian tidak langsung dilakukan melalui peralatan dan tindakan pengamanan yang diterapkan dan dipakai perusahaan seperti komputer, brankas dan pembatasan akses terhadap peralatan dan komputer tersebut.
4. Pengendalian Melalui Analisa Terhadap Pembukuan Yang Digunakan Untuk Mencatat Transaksi Kas
Analisa terhadap penerimaan kas dilakukan oleh Pimpinan Seksi operasional atau Pimpinan Seksi Keuangan pada saat dilakukan penjurnalan dilanjutkan dengan posting ke buku besar.
88 5. Pengendalian terhadap Perangkat Keras
Pengendalian perangkat keras yang bertujuan untuk memastikan bahwa peralatan komputer dapat bekerja dengan semestinya dan mendeteksi kesalahan yang ada. Aktivitas Pengendalian yang dilakukan perusahaan atas perangkat keras adalah sebagai berikut :
1. Penempatan komputer beserta peralatan lainnya pada ruangan yang bersih dengan maksud mencegah kerusakan akibat debu, kotoran dan lain-lain.
2. Melakukan pemeriksaaan terhadap mesin dan peralatan pendukung komputer tersebut.
6. Pengwasan Atas File Data Dan Program
Pengendalian atas ile data dilakukan dengan cara menyimpan file dan program ke dalam CPU. Sebagai tindakan pengamanan apabila data dalam komputer hilang, maka setiap hari file laporan keuangan dicopy kan ke dalam disket, CD atau flash disk dan keesokan harinya dicopy kan lagi data file laporan keuangan yang terakhir.
2. Pengendalian Aplikasi (Application System)
Pengendalian Aplikasi (Application Control) yaitu Pengendalian yang terdiri dari :
a. Pengendalian input
Pengendalian input ini dilakukan oleh Kontrol Intern unit dengan memeriksa semua data yang diterima dari setiap bagian. Pengendalian ini
89
dilakukan antara lain memeriksa semua data yang diterima dari setiap bagian. Pengendalian ini dilakukan antara lain memeriksa apakah data transaksi sudah benar untuk diinput, penggunaan suatu pos perkiraan sudah tepat dengan jenis transaksinya, transaksi yang sudah diinput apakah sudah memiliki lampiran pendukung yang akurat, untuk transaksi yang bersifat tunai apakah sudah diotorisasi oleh pejabat yang berwenang. b. Pengendalian Proses
Pengendalian proses bertujuan untuk meyakinkan bahwa data masukan telah sempurna dan selama proses data itu berlangsung kesempurnaannya tetap dipertahankan. Pengendalian proses dalam perusahaan dilakukan dengan cara :
• Menetapkan kode perkiraan yang telah diprogramkan pada komputer dan setiap data yang tidak sesuai dengan komputer tersebut tidak akan diterima atau diproses.
• Selama proses berlangsung Pengendalian pekerjaan tetap dilakukan.
• Tersedianya sarana kerja yang mendukung proses data. c. Pengendalian Keluaran (Output Control)
Pengendalian keluaran pada perusahaan ini dilakukan melalui pemeriksaan laporan-laporan yang dihasilkan melalui ICU (Internal Control Unit). Disini bagian ICU akan dilakukan pemeriksaan terhadap catakan-cetakan laporan yang merupakan transaksi hari sebelumnya. Bila terdapat laporan yang idak wajar atau terjadi penyimpangan transaksi, maka bagian ICU
90
akan menindaklanjuti bagian yang terkait.Pengendalian keluaran dalam perusahaan dilakukan dengan cara:
a. Pengecekan data output komputer seperti kewajaran saldo debet dan kredit dan kebenaran saldo setiap periode dengan perincian pendukung yang ada.
b. Setiap laporan yang diberikan (didalam hal ini laporan keuangan) sebagai output komputer dicek kebenarannya dengan menyesuaikannya dengan saldo yang tercatat pada buku besar, buku pembantu dan bukti-bukti lainnya. Laporan dieperiksa lagi oleh yang bertanggung jawab langsung dengan dan setelah dipastikan tidak ada lagi kesalahan baru laporan tersebut dikirim kepada piohak yang memerlukan (user).
91
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berpedoman hasil penelitian yang dilakukan penulis pada PT. Bank SUMUT Cabang Pembantu USU dapat disimpulkan :
1. Penerapan EDP dalam pengolahan data siklus pendapatan pada PT. bank SUMUT Cabang Pembantu USU sudah cukup memadai dapat mencapai tujuan yang diterapkannya EDP dalam mengolah siklus pendapatannya yang didukung dengan prosedur dan karyawan-karyawan yang professional.
2. Perusahaan telah menerapkan struktur organisasi yang menggambarkan tugas dan tanggung jawab setiap bagian yang memungkinkan tercapinya tujuan perusahaan.
3. Siklus pendapatan, khususnya siklus penjualan tunai dan siklus penjualan kredit, perusahaan telah melakukan Pengendalian intern yang cukup memdai, yaitu harus mendapat persetujuan dari pihak berwenang, yaitu bagian administrasi, direktur, pemasaran dan operasional.
4. Dengan adanya jaringan komunikasi seperti LAN ,WAN, maka memberi kebaikan yakni informasi dapat didstribusikan dengan cermat, operasi perusahaan yang memiliki beberapa lokasi yang berbeda dapat dilakukan secara efektif dalam pencapaian tujuan perusahaan dan memungkinkan bagi manajemen untuk Pengendalian terhadap data atau informasi bisnis.
92
5. Penerapan Pengendalian intern yang diterapkan oleh PT. Bank SUMUT Cabang Pembantu USU atas pengolahan siklus pendapatan yang menggunakan alat bantu komputer sudah cukup memadai, sehingga pelaksanaannya dapat terhindar dari hal-hal yang merugikan penerapan EDP.
Pengendalian intern yang dilakukan terdiri atas dua bagian, yaitu:
a. Pengendalian umum yang meliputi sistem Pengendalian operasi, pengembangan Pengendalian dokumentasi dan Pengendalian perangkat keras.
b. Pengendalian aplikasi yang meliputi Pengendalian masukan, Pengendalian proses dan Pengendalian keluaran.
6. Penggunaan EDP dalam pengolahan siklus pendapatan sudah dilakukan dengan sistem on-line, termasuk dalam hal penyimpanan data (pengarsipan atau filing ) serta pembuatan laporan-laporan sehubungan dengan transaksi-transaksi yang dilaksanakan oleh PT. Bank SUMUT Cabang Pembantu USU.
B. Saran
1. Pengembangan sumber daya masusia juga perlu ditingkatkan secara lebih baik terutama ditujukan kepada karyawan yang baru bekerja agar pengetahuan teknis praktek dapat dilaksanakan baik yang berkaitan dengan komputer maupun yang tidak berkaitan.
93
2. Dalam tiap-tiap proses di perusahaan yang menggunakan kemampuan EDP, file-file harus disimpan dan dijaga denga baik. Hal ini berguna untuk informasi diatas pada masa-masa yang akan datang sebagai bahan perbandingan dari periode sekaran ke periode sebelumnya.
3. Perlu pemberian pengetahuan akan produk secars terus-menerus kepada pegawai.
4. Perlu server cadangan untuk mengantisipasi apabila terjadi kerusakan pada server utama.
5. Untuk menguntungkan perusahaan, kemampuan pelaksana (brainware) operator perusahaan sebaiknya ditingkatkan dengan cara memberikan pelatihan yang sifatnya rutin agar terampil dan menguasai semua program aplikasi yang ada dalam perusahaan, termasuk juga teknik reparasi dalam upaya penghematan biaya perawatan dan reparasi perangkat komputer. Pelatihan yang diberikan hendaknya dapat membantu brainware untuk beradaptasi dengan perkembangan komputer yang sekarang ini terus mengalami perkembangan.
94
DAFTAR PUSTAKA
Bastinan Indra, Suhardjono, 2006, Akuntansi Perbankan, Buku Satu, Edisi Pertama, Salemba Empat, Jakarta
Bodnar, George H, William S, Hopwood, 2001, Sistem Informasi Akuntansi, Buku Satu, Terjemahan Amir Abadi Jusuf, Salemba Empat, Jakarta
Bodnar, George H, william S, Hopwood, 2003, Sistem Informai Akuntansi, Buku Satu Terjemahan Ruchyat Kosasih, Erlangga, Jakarta
Boynton C. William, Raymond N. Johnson, Walter G,Kell, 2003, Modern Auditing, Buku Dua, Edisi Ketujuh, Jilid Dua
Daihanani, Dadan Umar, 2001, Komputerisasi Pengambilan Keputusan, Penerbit PT. Elex Media Komputindo, Jakarta
Hall, James A, 2001, Sistem Informasi Akuntansi, Terjemahan Tim Penerjemah, Salemba Empat, Edisi Pertama, Jilid Dua, Salemba Empat, Jakarta
Mcleod Jr, Raymond, George Schell, 2004, Sistem Informasi Manajemen, Terjemahan Hendra Teguh, Edisi Kedelapan, Pt. Indeks, Jakarta
Mulyadi, 2001, Sistem Akuntansi, Edisi Ketiga, Cetakan Ketiga, Penerbit Salemba Empat, Jakarta
Romney B, Marshall, Paul Jhon Steinbart, 2004, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Sembilan, Salemba Empat, Jakarta
Widjajanto, Nugroho, 2001, Sistem Informasi Akuntansi, Penerbit Erlangga, Jakarta Zaki, Baridwan, 2000, Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Kedua, Cetakan Kelima,
BPFE-UGM, Yogyakarta
Ikatan Akuntan Indonesia, 2004, Standar Akuntansi Keuangan, Salemba Empat, Jakarta
jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, 2004, Buku
Petunjuk Teknis Penulisan Proposal Penelitian dan Penulisan Skripsi Jurusan Akuntansi, Revisi Kedua, Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi