• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Keamanan

Dalam dokumen IDENTITAS DAN URAIAN UMUM (Halaman 137-162)

ANALISIS DAN DESAIN 4.1. ANALISIS

11. Sistem Keamanan

Gambar 4. 37. Sistem Keamanan 4.2.2. Desain ruangan

4.2.2.1. Denah Ruang Data Center

Pada desain computer room terdiri dari komponen cable tray, raised floor dan Ramp.

188

Gambar 4. 38. Denah Ruang Data Center 4.2.2.2. Floor plan data center

189

Gambar 4. 39. Floor Plan Data Center 4.2.2.3. Denah Raised Floor

Raised floor yang digunakan adalah raised floor yang memiliki pedestal tiang penyangga berbahan galvanis dengan tinggi 30 cm , menggunakan bolted stringer understructure (frame penyangga) berbahan galvanis serta dilengkapi oleh screws sebagai sekrup untuk pengunci dan panelnya memiliki ukuran panjang, lebar dan tinggi yaitu 60 x 60 x 3,5 cm berbahan Calcium Sulphate Panel Raised Floor yang telah dilapisi bahan vinyl anti statis atau lebih dikenal dengan nama raised floor tipe HPL (High Pressure Laminated). Adapun komponen pembentuk raised floor tersebut dapat dilihat pada gambar 4. .

190

Gambar 4. 40. Komponen Raised Floor [10]

Setelah memilih raised floor yang sesuai kriteria tier 1 TIA, maka yang harus diperhatikan adalah ketentuan pemotongan lantai ubin. Pemotongan lantai ubin untuk vertical cabling pada kabinet harus ditempatkan dibawah kabinet atau lokasi lain agar terhindar dari bahaya tersandung dan dipasangi peredam grommet untuk meminimalkan hilangnya udara dingin melalui lubang diubin lantai. Berikut contoh grommet yang dipasang dibawah rack atau lokasi yang jauh dari akses jalan.

Gambar 4. 41. Grommet

Dari penjelasan sebelumnya mengenai spesifikasi dan pemotongan lantai ubin raised floor maka dibuat denah pemasangan raised floor pada computer room seperti yang terlihat pada gambar 3.38.

191

Gambar 4. 42. Denah Raised Floor 4.2.2.4. Denah Perangkat Pendinginan dan Aliran Udara

Gambar 4. 43. Denah Perangkat Pendinginan Dan Aliran Udara

192

Gambar 4. 44. Denah Perangkat Pendinginan Dan Aliran Udara 4.2.2.5. Desain Susunan Perangkat di Kabinet

Gambar 4. 45. Susunan Perangkat Di Cabinet

193

Gambar 4. 46. Denah Perencanaan Posisi Cabinet 4.2.2.6. Denah Sistem Kelistrikan

Dengan Single Line Diagram sebagai berikut :

Gambar 4. 47. Gambar Desain Kelistrikan

194

4.2.2.7. Denah SIstem Fire Supression

Gambar 4. 48.Denah Sistem Fire Supression 4.2.2.8. Desain Cable Tray Listrik dan Data

Cable tray pada data center usulan difungsikan untuk kabel listrik dan data.

cable tray Listrik terletak dibawah raised floor atau dikenal dengan cable tray under floor dan harus dikuatkan/paten sesuai dengan aturan

195

pemasangan yang berlaku, sedangkan Cable Tray Data berada di atas Langit Langit Ruang Komputer. Cable tray yang digunakan adalah jenis wire basket berbahan alumunium yang memilki dimensi lebar dan tinggi adalah 20 x 10 cm. Adapun bentuk dari cable tray tersebut dapat dilihat pada gambar 19.

Gambar 4. 49. Cable Tray Cable Tray Listrik

Cable Trunking 20 cmx10 cm dilengkapi cover Dilengkapi Tee, Elbow dan support material

196

Gambar 4. 50. Cable Tray Data Cable Tray Data

Cable Basket dengan ukuran 30 Cm x 0,5 Cm

Dilengkapi support material (hanger beam, hanger rod, dll) 4.2.3. pengaturan peralatan dan pelabelan

Merupakan proses utama perancangan yang menggambarkan tata letak peralatan diruang data center dengan ketentuan clearance area pada setiap peralatannya.

a) Desain Tata Letak Peralatan di Data Center

Tata letak ruangan memberikan gambaran mengenai posisi peralatan pada data center serta menjelaskan setiap komponen bangunan yang digunakan.

Berikut gambar posisi peralatan yang ada di data center dan ruang control.

197

Gambar 4. 51. Desain Tata Letak Peralatan di Data Center

Pada computer room terdapat komponen-komponen pengaman secara fisik seperti cctv (closed-circuit television) dan access door. Penggunaan cctv sebanyak dua unit yang terletak pada pojok atas ruangan sedangkan access door hanya digunakan untuk computer room. Ukuran tinggi dan lebar pintu masuk data center serta computer room adalah 2,13 x 1,20 meter. Di ruang operation center terdapat beberapa meja dan komputer untuk monitoring traffic jaringan.

198

b) Pelabelan

Pelabelan mengikuti standard ANSI/TIA/EIA-606-A yang terdiri dari pelabelan kabinet, patch panel dan pengkabelan. Sebelum menjelaskan tata cara pelabelan maka harus dilampirkan terlebih dahulu posisi kabinet pada raised floor.

Berikut gambar posisi kabinet terhadap raised floor di computer room.

Gambar 4. 52. Posisi Kabinet Dan Identifikasi Ubin - Pelabelan Rack dan Kabinet

Semua rack dan kabinet harus diberi label dibagian depan dan belakang. Pelabelan terdiri dari dua huruf dan dua digit angka untuk mengidentifikasi setiap ubin lantai pada raised floor. Pada sumbu koordinat x terdiri dari dua huruf dengan urutan format AA, AB, AC dan seterusnya. Begitu juga dengan sudut koordinat disumbu y terdiri dari dua digit nomor yang diawali 01, 02 , 03 dan seterusnya. Jika Kabinet terletak pada lebih dari satu ubin, maka pelabelan kabinet dapat ditentukan dengan menggunakan sudut yang sama pada setiap kabinet

199

(pada desain ini menggunakan sudut kanan depan). Terlihat dari gambar bahwa jika menggunakan sudut kanan depan kabinet maka pelabelannya dapat dijelaskan melalui tabel 3.19

Tabel 4. 6. Pelabelan Kabinet

Adapun format baku dalam pelabelan rack dan kabinet adalah, XıYı Keterangan :

Xı : Identifikasi lantai ubin dikoordinat sumbu x Yı : Identifikasi lantai ubin dikoordinat sumbu y - Pelabelan Patch Panel

Pada pelabelan patch panel disini hanya diberikan contoh penggunaan dari format bakunya.

XıYı-AN Keterangan :

A : menunjukan posisi patch panel pada rack/kabinet N : menunjukan port pada patch panel

XıYı : format baku pelabelan kabinet

Pada gambar 11 diberikan contoh posisi patch panel satu sampai enam yang diberi kode dengan huruf “A” sampai “F”.

Kode Kabinet Pelabelan

1 AE03

2 AF03

3 AG03

4 AH03

5 AI03

200

Gambar 4. 53. Identifikasi Susunan Patch Panel [1]

Pada contoh ini patch panel terletak pada kabinet AE03, untuk menentukan nomor port keempat di patch panel kedua dilabeli dengan nama AE03-B04.

Contoh diatas merupakan pelabelan patch panel didalam satu kabinet.

Sedangkan untuk melabeli patch panel antar kabinet maka dapat dilihat pada gambar 12.

Gambar 4. 54. Konektivitas Patch Panel

Misalnya, untuk memberikan label patch panel pertama 24 port pada kabinet AE03 yang terhubung dengan patch panel kedua 24 port dikabinet AH03 maka dapat dilabeli dengan nama AE03-A to AH03-B Ports 01-24. Adapun posisi penempatan label pada patch panel dapat dilihat pada gambar 13.

201

Gambar 4 55. Posisi Penempatan Label Pada Patch Panel - Pelabelan Pengkabelan

Pemberian label pada kabel/patch cord harus menggunakan format baku seperti berikut.

Pı N / P N Keterangan :

Pı : merupakan format gabungan dari pelabelan kabinet dan patch panel pada ujung kabel pertama

P : merupakan format gabungan dari pelabelan kabinet dan patch panel pada ujung kabel kedua

N : merupakan nomor port terminasi pada kabel

Misalnya, kabel terkoneksi dari patch panel port 1 dikabinet AEO3-A ke patch panel port 1 dikabinet AH03-B, maka dapat dilabeli dengan nama AE03-A01 / AH03-B01 dan pada ujung kabel yang satu lagi dengan nama AH03-B01 / AE03A01. Berikut contoh pelabelan pada patch cord.

Gambar 4. 56. Pelabelan Patch Card

202 4.2.4. Spesifikasi Dan Ketentuan Kegiatan Teknis

4.2.4.1. Sipil & Interior Data Center

A. Pengadaan Raised Floor

1. Pengadaan dan pemasangan Raised Floor Panel dengan spesifikasi :

- Produk Raised Floor harus mempunyai ISO 9001, 14001, KS, CE Certification (Tertera pada brosur)

- Jenis bahan Raised Floor : Cementious

- Ukuran Tile : 600mmx600mmx35mm

- Sub Structure Steel Pedestal berbahan Galvanized tinggi 30 cm

- Panel memiliki kekuatan menopang beban : Uniform Load minimal 23294 N/mt2 dan Ultimate Load minimal 13494 N/mt2

2. Pengadaan Double Cup Lifter

3. Pengadaan perforated raised floor di setiap area cold aisle

4. Pengadaan dan pemasangan thermal insulation berbahan insulex / polyurethene dilapisi aluminium.

B. Modifikasi Pintu existing dan access door

203 1. Pengadaan dan pemasangan pintu Single Steel door, dengan spesifikasi :

- Single Steel Fire Door

- Dilengkapi isolator Rock wool

- Dimensi : (120x220) cm

- Frame berbahan besi

- aksesoris dan kunci

2. Pengadaan dan pemasangan Mesin Access Door Sidik Jari & Kartu pada Single Steel Door

- Fingerprint Kapasitas: 200 Template

- Suhu Operasional: 0 `C Sampai 40` C

- Sensor: Kristal

- Fitur: Access Control, Tombol Keluar, Bell

- Opsional Fitur: Pintu Sensor & Alarm 4.2.4.2 Sistem Kelistrikan

A. Pengadaan Kabel Feeder dengan spesifikasi :

- Kabel merupakan merk 4 Besar PLN

- Jenis kabel NYY

- Seluruh Kegiatan instalasi harus dikerjakan menurut "Persyaratan Umum Instalasi Listrik di Indonesia edisi terakhir tahun 2000 (PUIL) dan Peraturan PLN (SPLN)" sebagai petunjuk dan juga peraturan yang berlaku pada daerah setempat dan standar-standar/kode-kode lainnya yang diakui (VDE, DIN)

B. Pengadaan Kabel Distribusi dengan spesifikasi :

- Kabel merupakan merk 4 Besar PLN

- Jenis kabel NYM untuk lampu dan outlet listrik

- Jenis kabel NYY untuk socket distribusi ke tiap rack

- Pemasangan kabel listrik untuk ke lampu dan outlet listrik dilindungi dengan high impact conduit

204 - Seluruh Kegiatan instalasi harus dikerjakan menurut "Persyaratan Umum Instalasi Listrik di Indonesia edisi terakhir tahun 2000 (PUIL) dan Peraturan PLN (SPLN)" sebagai petunjuk dan juga peraturan yang berlaku pada daerah setempat dan standar-standar/kode-kode lainnya yang diakui (VDE, DIN)

C. Pengadaan Lighting dan Power Outlet dengan spesifikasi :

- Lighting Data Center menggunakan jenis Rescess Mounted Mirror Louver ,Fluorecent lamp 3x18 watt

- Pada pintu-pintu utama dipasang Exit Light 10W

- Emergency Light 18W dilengkapi dengan battery

- Switch/saklar dilengkapi dengan outlet box

- Single Socket Outlet (SSO) 220 Volt 13 Ampere dilengkapi dengan outlet box

- Socket distribusi ke tiap rack menggunakan socket industry (cee-form) 32 A, 1P

D. Pengadaan Panel Listrik, dengan spesifikasi :

1. Panel MSB-DC :

- Jenis panel indoor freestanding lengkap dengan pintu berbahan besi pelat dengan ketebalan tidak kurang dari 2 mm

- Standar Panel Form 2

- Ukuran rumah panel harus dapat mencakup semua peralatan dengan penempatan yang cukup secara elektris dan fisik.

- Dilengkapi dengan digital power meter

- Komponen breaker menggunakan merk Schneider, MGE, ABB atau setara

- Dilengkapi dengan Arrester

- Dilengkapi dengan label dan dokumen SLD

- Busbar dan teknik penyambungan harus menurut peraturan PUIL. Bahan dari tembaga yang berdaya hantar tinggi, bentuk persegi panjang dipasang pada pole- pole isolator dengan kekuatan dan jarak sesuai

205

ketentuan untuk menahan tekanan dan mekanis pada level hubung singkat.

- Terdiri dari komponen sebagai berikut :

Panel Box 1 Pcs

COS 4P, 160A / ATyS+ Modul

Controler 1 Pcs

MCCB 80-100A 4P, 36kA

(maintenance bypass) with padlock 1 Pcs

MCCB 40-50A 4P, 36kA (For UPS) 2 Pcs

MCCB 40-50A 3P, 36kA, (For PAC) 2 Pcs

MCB 16A, 6kA, 1P 10 Pcs

MCB 63A, 10kA, 3P (main Arresster) 1 Pcs

+ Lighting Arrester 1 Pcs

Digital power meter Dairis A40 +

Modbus TCP IP 1 Pcs

CT 3 Pcs

Internal Wiring & Accessories 1 lot

Installation 1 lot

Dengan Single Line Diagram sebagai berikut :

206

2. Panel UPS :

- Jenis panel indoor lengkap dengan pintu berbahan besi pelat dengan ketebalan tidak kurang dari 1.2 mm

- Standar Panel Form 2

- Ukuran rumah panel harus dapat mencakup semua peralatan dengan penempatan yang cukup secara elektris dan fisik.

- Dilengkapi dengan digital power meter

- Komponen breaker menggunakan merk Schneider, MGE, ABB atau setara

- Dilengkapi dengan Arrester

- Dilengkapi dengan label dan dokumen SLD

- Busbar dan teknik penyambungan harus menurut peraturan PUIL. Bahan dari tembaga yang berdaya hantar tinggi, bentuk persegi panjang dipasang pada pole- pole isolator dengan kekuatan dan jarak sesuai ketentuan untuk menahan tekanan dan mekanis pada level hubung singkat.

- Terdiri dari komponen sebagai berikut :

207

Panel Box 1 Pcs

MCCB 80-100A 3P, 36kA (maintenance bypass) with

padlock 1 Pcs

MCCB 40-50A 4P, 36kA (From UPS) 2 Pcs

MCB 32A, 6kA, 1P 23 Pcs

MCB 40A, 10kA, 3P (main Arresster) 1 Pcs

+ Lighting Arrester 1 Pcs

Digital power meter Dairis A40 + Modbus TCP IP 1 Pcs

CT 3 Pcs

Internal Wiring & Accessories 1 lot

Installation 1 lot

Dengan Single Line Diagram sebagai berikut :

E. Grounding System dengan spesifikasi :

- Sistem grounding terpisah dari grounding gedung

- Maksimum tahanan 1 ohm

- Grounding point dengan kedalaman 12 – 18 meter

- Menggunakan copper rod

- Termasuk bak grounding

208 - Distribusi grounding ke setiap rack menggunakan Copper Bar 3 x 30 mm

dan koneksi ke rack menggunakan kabel NYA 1x 6 mm

- Distribusi grounding di koneksikan ke Terminal Grounding Bar menggunakan kabel NYA 1 x 35 mm

F. Cable Tray Listrik

- Cable Trunking 200x100mm dilengkapi cover

- Dilengkapi Tee, Elbow dan support material 4.2.4.4. Pengadaan Rack dan Data Cabling

A. Pengadaan Rack System dengan spesifikasi :

- Rack server memiliki ukuran lebar 600mm, kedalaman minimal 1090mm, tinggi 42U, lengkap dengan kabel management dan aksesoris.

- Memiliki Load Rating minimal 2500 lbs

- Bahan Material : Steel with durable black powder coat finish

- Dilengkapi dengan cable management modular berbentuk jari-jari dengan bend radius control

- Pintu depan perforated

- Pintu belakang Split Perforated harus terbuka di tengah untuk meminimalkan jejak ayun pintu.

- Pintu depan dan belakang, serta panel sisi rack dapat dilepas.

- Dilengkapi Vertical Power Outlet 32 Ampere 24 port dengan kombinasi 20 port C-13 dan 4 port C-19

B. Pengadaan UTP Cabling

- Kabel Horizontal menggunakan UTP Cable kategori 6 jenis CM

- Kabel UTP Cat 6 dikonstruksi dari konduktor tembaga 24 AWG dengan insulasi Polyvinyl Chloride (PVC) dan dilengkapi separator.

- Patch panel harus bersifat modular dan kompatibel dengan modular jack, dan memungkinkan akses instalasi/maintenance kabel di depan serta dilengkapi dengan label.

- Modular Jack kategori 6 memenuhi standar ISO11801, TIA/EIA-568-C.2, for Category 6

209 - Terminasi modular jack harus bisa dilakukan dengan menggunakan forward motion termination cap dan tidak perlu menggunakan alat punchdown (tool-less termination)

- Modular jack harus mampu untuk di terminasi ulang minimal 10 kali dan tersedia dalam 11 warna standar untuk tujuan pengkodean warna

- Patch Cord UTP kategori 6 dengan konstruksi kabel serabut 24 AWG dan kedua ujung diterminasi oleh pabrikan menggunakan konektor RJ-45

- Wire Management 1U 19” berbahan plastic dan dilengkapi penutup

- Instalasi kabel horizontal ke user outlet harus dilindungi high impact conduit

C. Pengadaan Cable Tray – Data

- Cable Basket dengan ukuran 300 x 50 mm

- Dilengkapi support material (hanger beam, hanger rod, dll) 4.2.4.5 Pengadaan Sistem Pendingin

A. Pengadaan Air Conditioning dengan spesifikasi :

- Jenis AC adalah AC Standing Floor 5PK

- Termasuk Kegiatan pemipaan dan material support 4.2.4.5. Pengadaan Sistem UPS

A. Pengadaan UPS System dengan spesifikasi :

- UPS Stand Alone

- Kapasitas 30 kVA / 27 kW (PF minimal 0.9)

- Input/Output : 3 Phase + N

- Online Double Conversion

- UPS dengan teknologi IGBT dan THDI <3%

- Bisa diparalel sekurang-kurangnya hingga 5 unit

- Dapat di koneksi dengan dual sumber listrik berbeda (Dual input)

- Rentang frekuensi input : 40 – 70 Hz

- Efficiency di full load (100%) minimal hingga 94%

- Mempunyai ECO mode dengan effisiensi hingga 97%

210 - UPS memiliki Battery backup 10 menit

4.2.4.6. Pengadaan Sistem Pemadam

A. Pengadaan Fire Suppression System dengan spesifikasi :

- Perlindungan 1 layer yaitu area ruangan dan area di bawah raised floor

- Gas yang digunakan adalah jenis FM-200

- Jenis gas merupakan clean agent, tidak ada residu dan aman bagi manusia

- Sesuai standard NFPA 2001

- Zero Ozone Depletion Potential (ODP), low atmospheric lifetime

- Memiliki waktu discharge 10 detik

- Memiliki standar ISO 9001

- Tabung Penyimpangan Agen berbentuk Silinder

- Nozzle harus dapat diatur discharge menggunakan tekanan yang ada dalam silinder

- Dilengkapi Manual Release dan Absort System

- Dilengkapi Evacuated Area dan Gas Discharge Sign

- Control panel dilengkapi battery

B. Pemipaan dan material support, dengan spesifikasi :

- Black steel Seamless Pipe Schedule 40

- Pipe Fitting Class 300

- Menggunakan Data Cable Twisted Shielded 18 AWG

- Termasuk Power Cable

- Termasuk High Impact PVC Conduit 20mm

- Termasuk Hanger & Support 4.2.5. Spefikasi Instalasi Jaringan dan server

4.2.5.1. Instalasi Jaringan Data Center

- proses penyambungan (wired & Wireless) antar node perangkat

- proses setting router: fail over, bandwidth, firewall, TheDude Node, User and System

- testing fail over

211

- instalasi switch 4.2.5.2. Instalasi Server

- Instalasi Proxmox VE 5.2

- Konfigurasi RAID 1+0 Hardware Mode

- Instalasi Node Virtual Server menggunakan Debian 9 - Instalasi paket Apache2 + MariaDB/MySQL

- Auto Backup Proxmox Node - Instalasi TheDude

- Instalasi Munin + Monit pada masing-masing node di virtual server - Incremental Backup pada masing-masing OS

- Persiapan migrasi aplikasi existing

212

BABV

KESIMPULAN DAN SARAN

Dalam dokumen IDENTITAS DAN URAIAN UMUM (Halaman 137-162)

Dokumen terkait