• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PEMBAHASAN

C. Sistem Pemberian dana pensiun yang dilakukan

Nasabah yang ingin mengambil dana pensiun di kantor cabang Bank BTPN Medan, haruslah mempunyai satu buah nomor rekening. Rekening tersebut dipergunakan nasabah untuk mengambil uang yang akan di transfer oleh Bank BTPN Medan. Setiap nasabah mempunyai nomor rekening masing-masing dan berbeda dengan nasabah yang lain, rekening tersebut dinamakan “Rekening Tabungan Citra Pensiun”.

Nomor rekening yang diberikan oleh Bank BTPN hanya bisa dipegang oleh satu orang saja terkecuali jika nasabah yang bersangkutan meninggal dunia, nomor rekening tersebut bisa dipindah tangankan namun hanya dengan 1 ahli waris saja. Di dalam nomor rekening yang dimiliki oleh setiap nasabah terdapat “Nopen” atau disebut dengan Nomor pensiun. Yang berfungsi sebagai nomor induk nasabah dan setiap nasabah masing-masing mempunyai nopen dan nomor rekening sendiri. Nomor rekening digunakan oleh Bank BTPN untuk pemberian dana pensiun kepada nasabah.

Sistem pemberian dana pensiun dapat dilakukan melalui 2 tahap, yaitu : 1. Sistem pemberian dana pensiun dari PT. Taspen ke kantor BTPN

2. Mekanisme sistem pemberian dana pensiun yang dilakukan oleh teller Bank BTPN kepada nasabah.

A. Sistem pemberian dana pensiun dari PT. Taspen ke Bank BTPN, yaitu : 1. Bank BTPN sesuai dengan perjanjian kerja sama pembayaran pensiun

dengan PT. Taspen dan lembaga-lembaga pengelola dana pensiun lain yang menjalin hubungan kerja sama, setiap hari menerima bundel daftar pembayaran pensiun dan disket yang berisi nama dan jumlah rupiah dari masing-masing penerima pensiun.

2. Unit kerja dari dana pensiun harus melakukan pemeriksaan dan pencocokan atas daftar pembayaran pensiun dengan isi disket sebelum dilakukan pendistribusian up-load dan data kedalam sistem komputer. 3. Apabila data-data tersebut tidak cocok maka Bank BTPN segera

menghubungi PT. Taspen setempat dan lembaga pengelola pensiun lainnya untuk penyelesaian secepat mungkin.

4. Apabila telah cocok, bagi kantor yang bertindak sebagai koordinator harus melakukan pendistribusian daftar pembayaran pensiun ke kantor cabang / kantor kas yang berada di bawah koordinasinya.

5. Unit dana pesiun akan melakukan up-load data pensiun dari disket yang diterima ke rekening tabungan dana pensiun dibantu oleh unit EDP (Electronic Data Processing) cabang ke sistem komputer on-line

31

di kantor pusat dan sebagai back-up up-load juga dilakukan ke sistem komputer lama (non on-line).

6. Dana pensiun yang berupa bilyet giro yang diterima dari PT. Taspen atau lembaga pengelola pensiun lain, harus dicocokkan dengan daftar pembayaran pensiun dan jika telah cocok segera diserahkan dengan tanda terima ke unit kerja jasa bank untuk diproses melalui kliring. 7. Seluruh cabang mengajukan dropping dana untuk pembayaran pensiun

sesuai dengan kebutuhan tunai cabang atau sebesar jumlah yang tercantum pada daftar pembayaran pensiun yang diterima dari PT. Taspen atau lembaga pengelola pensiun lain ke divisi Treasury dan pelaksanaan dropping dilakukan melalui unit kerja sama treasury operation.,

8. Seluruh proses transaksi dibukukan sesuai dengan pos-pos neraca yang telah ditetapkan untuk nasabah.

9. Menyertakan atau melampirkan laporan-laporan yang akan diberikan kepada pimpinan dengan syarat, yaitu :

a. Pemberian dana pensiun dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tertuang di dalam perjanjian kerja sama yang telah ditanda tangani oleh pemimpin Bank BTPN dengan PT. Taspen atau lembaga pengelola pensiun lain dan harus diproses oleh unit kerja tabungan dana pensiun.

b. Laporan-laporan yang berhubungan dengan kegiatan pengelolaan dana pensiun yang dilakukan sesuai dengan perjanjian kerja sama oleh unit kerja tabungan dana pensiun.

B. Mekanisme sistem pemberian dana pensiun yang dilakukan oleh teller Bank BTPN kepada nasabah.

Sistem pembayaran dana pensiun yang dilakukan oleh teller kepada nasabah :

1. Teller menyiapkan uang dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan untuk melayani pembayaran tabungan dana pensiun.

2. Penerima pensiun menyiapkan buku tabungan berikut karip yang akan diserahkan kepada teller dengan sistem antri menunggu giliran yang akan dilayani oleh teller.

3. Teller melakukan proses pembayaran dengan menerima, memeriksa, dan mencocokkan buku tabungan dana pensiun dan karip dari nasabah pensiun.

4. Apabila telah lengkap dan benar, teller melakukan posting ke dalam sistem komputer sesuai dengan menu yang ada pada user manual. 5. Teller mencocokkan data yang ada pada komputer dengan data

tabungan dana pensiun dan karip yang bersangkutan.

6. Setelah cocok, teller melakukan pencetakan bukti atau kwitansi (rangkap 3) pembayaran tabungan dana pensiun yang bersangkutan dan mencetak buku tabungan dana pensiun.

33

7. Berdasarkan bukti atau kwitansi teller menyiapkan uang tunai sesuai dengan jumlah yang harus dibayarkan.

8. Hitung uang secara terperinci sebelum diserahkan kepada nasabah yang bersangkutan.

9. Teller menyerahkan uang bersama-sama dengan bukti atau kwitansi kepada nasabah dan teller meminta nasabah untuk menghitung uang dan menandatangani bukti atau kwitansi pembayaran sebagai tanda terima.

10. Teller menyerahkan bukti atau kwitansi lembar ke-3 buku tabungan pensiun dan karip kepada nasabah.

11. Teller menyimpan bukti atau kwitansi lembar 1 dan 2 ditempat yang telah disediakan.

12. Apabila dalam pelayanan pembayaran dana pensiun persediaan dalam box teller telah sangat minim dan masih banyak nasabah yang belum menerima dana pensiun, maka teller dapat meminta tambahan uang tunai dari head teller atau antar teller dengan menggunakan atau mengisi formulir teller exchange untuk transaksi tersebut.

13. Teller melakukan posting kedalam sistem komputer sesuai menu komputer.

14. Teller mencatat daftar mutasi kas pada kolom-kolom penerima tunai dari lembar-lembar.

PT. Taspen memberikan struk gaji kepada Bank BTPN dan kemudian Bank BTPN memeriksa secara terperinci kepada nasabah mana dana pensiun akan diberikan. Banyaknya dana pensiun yang akan diberikan Bank BTPN kepada nasabah bergantung dari struk gaji yang diberikan oleh PT. Taspen. Penerimaan dana pensiun wajib diambil oleh diri sendiri dan tidak dapat dikuasakan. Kelebihan dari sistem pemberian dana pensiun yang diberikan oleh Bank BTPN kepada nasabah adalah adanya petugas yang mengantar langsung dana pensiun kepada nasabah. Nasabah juga bisa meminjam uang di Bank BTPN berdasarkan struk gaji. Banyaknya uang yang bisa dipinjam nasabah dari Bank BTPN maximal Rp. 100.000.000,00.

Dokumen terkait