BAB I PENDAHULUAN
H. Metode Penelitian
H.4. Teknik Analisa Data
I. Sistematika Penulisan
Adapun sistematika penulisan dalam penelitian ini adalah : BAB I : Pendahuluan
Pada bab ini berisikan Latar Belakang, Perumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Kerangka Teori, Metode Penelitian, dan Sistematika Penulisan
BAB II : Deskripsi Partai Solidaritas Indonesia
Pada bab ini berisi tentang gambaran umum mengenai Partai Solidaritas Indonesia berupa Sejarah Partai Solidaritas Indonesia , Visi dan Misi Partai Solidaritas Indonesia, Lambang dan Makna Lambang Partai Solidaritas Indonesia, Struktur Organisasi Partai Solidaritas Indonesia, Struktur Pengurus DPD Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Dairi.
BAB III : Pada bab ini berisi tentang Gambaran Singkat Pemilihan Umum 2014 di Indonesia, Pemilu, Partai Politik dan Demokrasi di Indonesia, Rekrutmen Calon Legislatif Partai Solidaritas Indonesia, Strategi Rekrutmen Calon Legislatif Partai Solidaritas Indonesia, strategi pemasaran calon yang di usung oleh Partai Solidaritas Indonesia
BAB IV : Kesimpulan dan Saran Ini merupakan bab terakhir yang berisi kesimpulam yang diperoleh dari hasil-hasil pembahasan pada bab-bab sebelumnya, serta berisi saran-saran yang berguna bagi penulis secara khusus dan berguna bagi organisasi secara umum.
BAB II
DESKRIPSI DPD PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA KABUPATEN DAIRI
A. Latar Belakang dan Profil Partai Solidaritas Indonesia
Era reformasi ditandai dengan upaya mewujudkan kehendak rakyat untuk mengubah tatanan semua aspek kehidupan, ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan. Rakyat tidak menghendaki adanya kekuasaan yang mengatasnamakan kehidupan bangsa. Kekuasaan harus dikembalikan pada rakyat sebagai pemegang kehidupan. Tuntutan pembentukan partai politik baru sebagai infrastruktur politik telah mengakar sampai ke desa-desa dan berkumandang semakin kencang. Sehingga keterlibatan birokrasi dan aparat keamanan di dalam partai politik, dinilai sebagai campur tangan yang tidak semestinya34.
Latar belakang lahirnya PSI ini karena era reformasi tidak lagi muda.
Tahun ini rezim reformasi telah berusia separuh baya dari lamanya rezim orde baru berkuasa. Tidak dapat dipungkiri banyak kemajuan yang telah dicapai.
Terpilihnya pemimpin dari kalangan rakyat biasa adalah indikasi bahwa demokrasi telah berbuah di Indonesia. Seorang pemimpin yang lahir dari rahim reformasi. Pemimpin baru yang tak terkait dengan rezim masa lalu. Sejarah akan mencatat, inilah kali pertama Indonesia dipimpin oleh seseorang dari kalangan rakyat biasa, bukan berdarah biru ataupun tentara. Namun dinamika politik nasional terlihat sangat dinamis. Apakah presiden orang biasa ini akan efektif namun masih banyak amanah reformasi yang belum terwujud35.
Salah satu akar dari deretan masalah di atas adalah partai politik.
Demokrasi meletakkan peran sentral partai politik sebagai wadah yang menyalurkan dan mengagregasi aspirasi, tuntutan dan harapan rakyat. Melalui
34 Jurdi, Kekuatan – kekuatan Politik Indonesia : Kontestasi Ideologi dan Kepentingan, hlm. 302.
35 Tim PSI. ABC Partai Solidaritas Indonesia,(Jakarta: 2015), hlm. 3.
para kadernya di legislatif dan eksekutif, kebijakan menyangkut hidup orang banyak diputuskan.
PSI adalah partai politik baru yang didirikan pada tanggal 16 November 2014 berdasarkan Akta Notaris Widyatmoko, SH No. 14 Tahun 2014. Pada tanggal 16 Desember 2014, Dewan Pimpinan Pusat PSI (DPP PSI) mengajukan secara resmi surat pendaftaran sebagai partai politik. Selanjutnya Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) secara resmi meminta DPP PSI untuk melengkapi syarat-syarat pembentukan partai politik sesuai dengan Undang-undang No. 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik. Melengkapi syarat-syarat pembentukan parpol inilah yang menjadi tugas pengurus PSI di semua level kepemimpinan guna memastikan PSI lolos verifikasi Kemenkum HAM36.
PSI berkeyakinan, partai baru adalah sebuah kebutuhan, karena PSI percaya bahwa sirkulasi kekuasaan tanpa diisi oleh sirkulasi generasi hanya akan menjadi ajang reproduksi masa lalu, tanpa ada sesuatu yang benar-benar baru.
Lebih jauh PSI didirikan, untuk menggalang gerakan politik yang dilandasi oleh rasa solidaritas untuk kemanusiaan. Politik harus ditopang oleh kemanusiaan, begitu juga kemanusiaan harus ditopang oleh solidaritas sesama anak bangsa.
Partai politik bukanlah seperti kebutuhan pokok, partai politik baru menjadi kebutuhan jika partai politik itu berhasil menawarkan perubahan, kebahagiaan atau gagasan tentang masa depan yang lebih baik. Tanpa itu, partai politik hanya akan menjadi sekumpulan elit yang tidak terhubung sama sekali dengan rakyat banyak. Bahkan Ketua Umum PSI Grace Natalie37 mengemukakan bahwa:
Partai Solidaritas Indonesia hadir, menyemai kembali hubungan tak terpisahkan antara partai politik dengan rakyat, juga membangun sebuah partai politik modern yang sejalan dengan kebutuhan jaman, serta tentu saja bukan hanya hadir sebagaipartai politik baru, tapi juga menghadirkan karakter dan cara berpolitik yang baru.Karena Partai Solidaritas Indonesia berkeyakinan, tidak mungkin mendapatkan hasil yang lebih baik di masa depan jika dijalankan dengan cara yang sama di masalalu. Dibutuhkan sebuah partai politik baru yang dijalankan oleh orang-orang baru,yang tidak punya keterikatan dengan kekuatan politik lama.
Partai politik bukanlah seperti kebutuhan pokok, parati politik baru menjadi kebutuhan jika partai politik itu berhasil menawarkan perubahan, kebahagiaan atau gagasan tentang masa depan yang lebih baik. Tanpa itu, partai
36 Tim PSI, ABC Partai Solidaritas Indonesia, (Jakarta: 2015), hlm 4.
37 Tim PSI, ABC Partai Solidaritas Indonesia, (Jakarta: 2015), hlm 2.
politik hanya akan menjadi sekumpulan elit yang tidak terhubung sama sekali dengan rakyat banyak. Untuk itulah Partai Solidaritas Indonesia hadir. Menyemai kembali hubungan tak terpisahkan antara partai politik dengan rakyat, juga membangun sebuah partai moderen yang sejalan dengan kebutuhan zaman, serta tentu saja bukan hanya hadir sebagai partai baru, tetapi juga menghadirkan karakter dan cara berpolitik yang baru. Sebuah kutipan dari Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie38.
Melihat kondisi era reformasi yang sudah berusia lebih dari belasan tahun lamanya. Tidak dapat dipungkiri banyak kemajuan yang telah dicapai, kini rakyat merayakan mewahnya kebebasan berserikat, berkumpul dan kebebasan pers yang pada masa lalu mahal harganya. Terpilihannya pemimpin dari kalangan rakyat biasa adalah indikasi bahwa demokrasi telah berubah di Indonessia. Seorang pemimpin yang lahir dari rahim reformasi. Pemimpin baru yang tak terkait dengan rejim masa lalu. Sejarah akan mencatat, inilah kali pertama Indonesia dipimpin
oleh seorang dari kalangan rakyat biasa, bukan berdarah biru atau pun tentara.
namun dinamikai politik nasional terlihat sangat dinamis. Apakah presiden dari kalangan masyarakat biasa in akan efektif.
Namun masih banyak amanah reformasi yang belum terwujud. Janji kesejahteraan masih jauh panggang dari api. Angka kesenjangan antara si kaya dengan si miskin kian menganga. Korupsi masih menjadi musuh utama pembanguan. Perilaku intoleransi di berbagai daerah masih menghantui beberapa kelompok minoritas di tanah air. Salah satu akar dari deretan masalah di atas adalah partai politik.
Demokrasi telah meletakkan peran sentral parati politik sebagai wadah yang menyalurkan dan mengagregasi aspirasi, tuntutan dan harapan rakyat.
Memalui para kadernya di legislatif dan eksekutif, kebijakan menyakut hidup orang banyak diputuskan. Politik mengatur kebijakan untuk bersama, sejatinya adalah tugas moral suci partai poitik. Namun kebijakan parati politik yang harusnya bermuara pada kepentingan publik, diputar-arah menjadi membela
38Tim PSI, ABC Partai Solidaritas Indonesia, (Jakarta: 2015), hlm 1 .
kepentingan segelintir elit. Rahim partai politik masih pelit melahirkan pemimpin (gubernur/bupati/walikota) pro rakyat yang jumlahnya masih dapat di hitung dengan jari. Partai-partai politik yang ada sekarang telah terjebak kepada kepentingan rantai ekonomi politik antar elit partai yang lain saling berkelindan39.
Dalam konteks ini persepsi negatif dan apatise politik di tengah masyarakat wajar saja berkembang. Namun, seperti yang telah Arief Budiman, seorang intelektual-aktivis “ sistem kepartaian merupakan inti dari sistem politik
yang demokratis. Memusuhi partai sebagai sistem sama saja dengan menghancurkan demokrasi. Yang harus dimusuhi adalah orang-orang yang
sekarang ada di partai politik40.”
Sebuah kehadiran partai politik baru bisa dijadikan solusi altenatif.
Sebuah partai yang dapat memutus rantai tali-temali kepentingan ekonomi-politik elit yang tak segan mengorbankan kepentingan rakyat. Tentu saja partai baru yang benar-benar baru. Paratai politik baru yang menawarkan kebaharuan dari segala perspektif dan aksi politik. Bukan baru yang mengaku baru tapi sejatinya hasil daur ulang spirit partai-partai lama.
Partai Solidaritas Indonesia berkeyakinan, partai baru adalah sebuah kebutuhan karena PSI percaya bahwa sirkulsi kekuasaan tanpa diisi oleh sirkulasi generasi hanya akan menjadi ajang reproduksi maasa lalu, tanpa ada sesuatu yang benar-benar baru. Lebih jauh Partai Solidaritas Indonesia didirikan, untuk menggalang gerakan politik yang dilandasi oleh rasa solidaritas untuk kemanusiaan41.
Partai Solidaritas Indonesia atau disingkat PSI adalah partai politik baru yang didirikan pada tanggal 16 november 2014 berdasarkan Akta Notaris Widyatmoko, SH No. 14 Tahun 2014. Pada tanggal 16 Desember 2014, Dewan Pimpinan Pusat PSI (DPP PSI) mengajukan secara resmi surat pendaftaran sebagai parati politik. Selanjutnya Kementrian Hukum dan HAM secara resmi meminta DPP PSI unruk melengkapi syarat-syarat pembentukan Parati Politik
39 Ibid.,hlm.04.
40 Ibid.
41 Ibid,.hal. 05.
sesuai dengan Undang-Undang No. 2 tahun 2011 tentang Partai Politik.
Melangkapi syarat-syarat pembentukan Partai Politik inilah yang menjadi tugas pengurus PSI di semua Level kepemimpian guna memastikan PSI lolos verifikasi
Kementrian Hukum dan HAM42.
Partai Solidaritas Indonesia sama seperti dengan partai lain mempunyai Visi dan Misi sebagai tujuan perjuang partai, adapun Visi dan Misi dari PSI seperti tertuang dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yaitu:
Visi PSI adalah Indonesia yang berkarakter kerakyatan, berkemanusiaan, berkeragaman, berkeadilan, berkemajuan dan bermartabat43.
Misi dari PSI adalah sebagai berikut44:
1. Menggalang kekuatan nasional malalui sebuah kepemimpinan politik yang ideologis, terorganisir dan terstruktur.
2. Menggalang perjuangan politik dengan nilai solidaritas nasional melanjutkan agenda reformasi dan demokratisasi
3. Membangun kembali rasa semangat republikaanisme, merajut kembali rasa kebangsaan yang terserak, menanam kembali benih-benih idealisme, mendirikan kembali benteng-benteng kebhinekaan dan membangun kembali pondasi gotong-royong
4. Mendorong martabat Indonesia dalam pergaulan Internasional sesuai prinsip politik bebas aktif dengan melihat kondisi geopolitik internasional yang sedang berkembang.
Partai Solidaritas Indonesia berlambangkan segi empat merah dengan gambar kepalan tangan menggengam bunga mawar berwarna putih, bertulisakan PSI dengan huruf P yang terbuka. Arti dari lambing tersebut adalah sebagai berikut45.
1. Warna dasar merah melambangkan keberanian, warna putih melambangkan kesucian dan kejujuran, warna hitam melambangkan kesetiaan, solidaritas dan kekuatan.
2. Tulisan PSI merupakan singkatan dari Partai Solidaritas Indonesia.
Dengan huruf P terbuka menunjukan PSI adalah partai terbuka.
3. Bunga mawar putih adalah lambang solidaritas interasional dengan gagasan demokrasi substantif yang juga termaktub dalam UUD 1945.
42 Ibid.,hal. 03.
43 Tim PSI, Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga PSI, 2015, pasal 4
44 Ibid., pasal 5.
45 Tim PSI, Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga PSI, 2015, pasal 1dan 2
4. Lima kelopak luar melambangkan pancasila dan tiga kelopak dalam menujukan Trisakti.
5. Kepalan tangan putih melambangkan tekad yang suci, optimis, pantang menyerah dan selalu kuat memegang teguh prinsip dan cita-cita bangsa.
6. Warna merah sebagai latar belakang menunjukan bahwa PSI selalu berani dalam setiap gerakan politiknya, tanpa pernah gentar pada siapapun yang coba menghalangi cita-cita bangsa indonesia.
Ide bunga mawar ini terinspirasi dari kutipan pidato Soekarno tanggal 29 Juli 1956 di Semarang “Bunga Mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya, dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya46.”
Sktuktur kepemimpinan PSI dibangun seramping mungkin untuk efektifitas dan efesiensi kerja-kerja politik menyiapkan verifikasi Kementrian
Hukum dan HAM dan verifikasi KPU. Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) terdiri dari 9 (sembilan) orang. Ketua Umum DPP PSI
adalah Grace Natalie Louisa. Terakhir menjadi CEO Saiful Mujani Research and Counsalting (SMRC) salah satu lembaga konsultan politik yang memiliki kredibilitas di Indonesia. Sebeumnya Grace Natalie menjadi presenter di SCTV dan TV One. Sekretaris Jendral DPP PSI adlah Raja Juli Antoni. Ia merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Remaja Muhammadiyah ( PP IRM sekarang IPM tahun 200-2002) dan direktur eksekutif MAARIF Institute for Culture and Humanity tahun 2005- 2009 sebelum menjabat sebagai sekretaris jendral DPP PSI47.
Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) adalah kepemimpinan PSI di level provinsi yang terdiri dari 7 (tujuh) orang yaitu ketua, 2 (dua) orang Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara dan Wakil Bendahara. Dewan Pimpinan Daerah Paratai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) merupakan kepemimpinan PSI di level Kabupaten/Kota yang terdiri dari 5 (lima) orang yaitu; Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Skretaris dan Bendahara.Dewan Pimpinan Cabang Partai Solidaritas Indonesia (DPC PSI) adalah kepemimpinan di level kecamatan yang terdiri dari 3(tiga) orang yaitu Ketua, Sekretaris, Bendahara.
46 Tim PSI, Op.cit., Hlm. 11
47 Tim PSI, Op.cit., Hlm. 9
B. Prinsip Politik Partai Solidaritas Indonesia
Sebuah Partai Politik akan mendapatkan dukungan dari pendukungan
haruslah menjalankan prinsip dari organisasinya, demikian pula Partai Solidaritas Indonesia memiliki Prinsip politik dalam menjalankan roda organisasinya. PSI
merangkunnya menjadi 9 (sembilan) Prinsip Dasar PSI meliputi48;
1. Partai Moderen: Terbuka, demokratis, terpimpin, berbasis platform, budaya partipasi, berkemajuan
Terbuka; PSI terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia yang sudah memenuhi syarat perundang-undangan partai politik. Terbuka untuk seluruh latar belakang etnis, agama, suku, ras, keyakinan, gender dan latar belakang sosial lainya. Berpandangan terbuka, tidak sektarian daneksusif.
Demokratis; PSI dalam menjalankan organisasinya menghormati prinsip-prinsip demokrasi yang mengedepakan musyawarah mufakat, keteraturan organisasi, penghormatan terhadap kebebasan berpendapat, menolak diskriminasi (agama, gender, suku, etnus, dll)
Terpimpin; dalam struktur organisasinya PSI menganut sistem organisasi yang terpimpin dengan kepemimpinan politik tertinggi dibawah Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat. Sementara kepemimpinan eksekutif administratif partai sepenuhnya dibawah dewan Pimpinan Pusat.
Pemisahan kepemimpinan politik dan kepemimpinan administratif diyakini sebagai langka baru untuk melakukan perbaikan dalamsistem kepartaian Indonesia.
Berbasis Platform; salah satu strategi yang paling efektif untuk menciptakan kondisi partai beranggotakn masa yang sebenarnya adalah
proses pengembangan program dasar secara demokratis. Program- program dasar untuk partai demokratis, dimana indentitas politik dan
kepentingan bersama yang dimiliki semua anggota seharusnya diekpresikan, tidak hanya terdapat dalam hasil akhir proses perumusan teks tertulis. Proses pengembangan program itu sendiri juga sama pentinganya dan bahwa sering kali jauh lebih penting. Mengembangkan
48 Tim PSI, ABC Partai Solidaritas Indonesia, Ibid, Hlm. 12-24
program dasar partai bukanlah tugas yang hanya dapat dilakukan oleh para pakar, meskipun pakar-pakar ini tentu saja dapat memeinkan peranan yang menentukan dan produktif, namun peranan mereka akan tetap terbatas.
Lebih penting lagi untuk melibatkan semua anggota partai untuk terlibat dalam proses pengembangan ini dengan cara yang jelas dan matang.
Budaya Patisipasi; hal ini sering kali terkait dengan tahap pembanguan tertentu di dalam budaya politik.
Struktur masyarakat feodal yang dikombinasikan dengan sistem politik otoriter monarkis dan melahiran budaya politik yang otoriter dan clientelism. Hal ini merupakan hasil dari tindakan yang sudah mengakar dimasyarakat berdasarkan pengalaman politik sehari-hari. Budaya politik clientelism berdasarkan pada pemikiran bahwa keberadaan politik pada dasarnya merupakan proses timbal balik yg tidak setara.
Timbal balik tersebut, sejalan dengan tahap pembanguan struktur politik pada fase pra demokrasi, dan pada intinya terdiri dari unsur harapan bahwa pemimpin yang otoriter akan memberikan perlindungan, sumber daya dan kemungkinan promosi, dan sebagai gantinya pemimpin tersebut akan mendapatkan dukungan dan loyalitas. Untuk dapat bekerja dan mengamankan legitimasi partai demokratis, maka PSI harus secara seksama membentuk demokrasi internal partai yang berorientasi pada pertisipasi. Langkah-langkah pembangunan budaya ini harus efektif dan dapat dipercaya serta tidak mengesampingkan efektifitas organisasi.
Berkemajuan; partai yang modren adalah partai yang bisa menjawab perkembangan zaman.
Gerakannya selalu dinamis dan bergerek maju sesuai kebutuhan rakyat dan negara. Prinsip-prisip politiknya adalah prinsip yang kontemporer, tidak tersandra dalam kunkungan ideologi yang bisa menjawab persoalan kekinian. Buakn yang ideologi yang anti kritik dan tidak bisa dirubah layaknya kitab suci. Hanya dengan membangun PSI yang berkemajuan, maka PSI akan selalu relevan sebagai partai yang solutif bagi kebutuhan rakyat bnyak.
2. Kemajemukan/Pluralisme
Legitimasi PSI sebagai partai yang menjunjung tinggi kemajemukan tidak hanya sebatas kata-kata tapi menjadi nafas dan prinsip PSI dalam organisasi maupun gerakannya. Ini menjadi prinsip dasar yang wajib di pahami oleh seluruh kader di setiap tingkatan. Indonesia adalah bentuk kemjemukan itu sendiri, Indonesia adalah mozaik yang di bentuk dari warna-warni suku, agama dan budaya. PSI menyadari bahwa bhinneka tunggal ika adalah sebuah prinsip yang senantiasa menjadi nfas poltik dalam setiap program dan gerakannya. Perbedaan adalah takdir ilahi yang tidak bisa dirubah, kemajemukan merupakan takdir historis Indonesia.
Untuk itu PSI sebagai partai baru senantiasa mewajibkan kader-kadernya untuk memberikan penghormatan yang tingg pada kemajemukan tersebut dan menerimanya sebagai takdir Ilahi dan takdir historis.
3. Demokrasi Subtantif/Demokrasi Sosial
Demokrasi libertarian berarti pengakuan hak-hak asasi sipil dan politik saja. Penganut demokrasi liberal ini percaya bahwa kebebasan diakomodasi paling baik oleh sistem ekonomi pasar bebas tanpa pembatasan harga milik pribadi. Integrasi sosial dicapai dengan benrlandaskan kepercayaan pada sistem kontak bebas.
Sebaliknya,demokrasi subtantif/ demokrasi sosial berarti pengakuan atas kelima kategori hak asasi manusia yaitu hak sipil, politik, sosial, ekonomi dan kebudayaan. Demokrasi subtantif juga menolak jika politik hanya di lihat sebagai sirkulasi kekuasaan periodik ( lima tahunan jika di Indonesia), tanpa adanya pembangunan kemajuan di atas lima hak warga negara tersebut. PSI memiliki keyakinan, bahwa politik sejatinya adalah membuat kehidupan warga negara menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, bukan hanya penggantian elit tapi perubahan nasib secara keseluruhan.
Bukan hanya perubahan dalam penghasilan ekonomi, tetapi juga peningkat standar kebahagian dan kelayakan hidup. Termasuk perasaan aman dan terminologi human security atau keamanan insani; bebas dari perasaan takut dan terpenuhi kebutuhan hidup dasarnya.
4. Demokrasi Ekonomi
Gagasan demokrasi eknomi tercantum eksplisit dalam dalam konstitusi sebagai hukum tertinggi di negara kita. UUD NKRI Tahun 1945 memang mengangdung gagasan demokrasi politik dan sekaligus demokrasi ekonomi. Artinya, dalam pemegang kekuasaan tertinggi di negara kita adalah rakyat, baik di bidang politik maupn ekonomi. Seluruh sumber daya politik dan ekonomi dikuasasi oleh rakyat yang berdaulat. Prinsip-prinsipp perekonominan nasional yang harus diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi yang jelas termaksud dalam UUD 1945, menyebabkan kenstitusi negara kita itu berbeda dengan konstitusi negara lain.
5. Kesetaraan dan Keadilan Gender
Kesetaraan gender bagi PSI berarti kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, pendidikan dan pertahanan dan keamanan nasional (hankamnas) serta kesamaan dalam menikmati hasil pembanguanan tersebut. Kesetaraan gender juga meliputi penghapusan diskriminasi dan ketidak adilan struktural, baik terhadap laki-laki maupun perempuan. Keadilan gender bagi PSI adalah suatu proses dan perlakuan adil terhadap perempuan dan laki-laki. Dengan keadilan gender berarti tidak ad pembakuan peran, beban ganda, subordinasi, marginalisasi dan kekerasan terhadap perempuan maupun laki-laki.
Bagi PSI, terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender ditandai dengan tidak adanya diskriminasi antara perempuan dan laki-laki, dan dengan demikian mereka memiliki akses, kesempatan berpartisipasi, dan kontrol atas negara serta memperoleh manfaat yang setara dan adil dari proses politik. Memiliki akses dan partisipasi berarti memiliki peluang atau kesempatan untuk menggunakan sumber daya dan memiliki wewenang untuk mengambil keputusan terhadap cara penggunaan dan hasil sumber daya tersebut. Memiliki kontrol berarti memiliki kewenangan penuh untuk
mengambil keputusan atas segala sektor. Sehingga memperoleh manfaatyang sama dari seluruh proses politik.
6. Negara Kesejahteraan
Mandat negara republik Indonesia adalah negara kesejahterahan, hal ini jelas termaktub dalam UUD 1945. PSI memberi makna negara kesejahteraan sebagai model idea pembangunan yang difokuskan pada peningkatan kesejahterahan melalui pemberian peran yang lebih penting kepada negara dalam memberikan pelayanan sosial secara universal dan komprehensif kepada warganya.
Negara kesejahteraan sangat erat kaitannya dengan kebijakan sosial yang di banyak negara mencakup strategi dan upaya-upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warganya, terutama melalui perlingdungan sosial yang mencakup jaminan sosial, maupun jaring pengamanan sosial.
Negara kesejahteraan tidak hanya mencakup deskripsi mengenai sebuah cara pengorganisasian kesejahterahan atau pelayanan sosial. Malainkan juga sebuah konsep normatif sistem pendekatan ideal yang menekan bahwa setiap orang harus memperoleh pelayanan sosial sebagai haknya.
PSI menginginkan sebuah negara yang hadir, bukan megara yang mennyerahkan nasib warga negaranya kepada sektor privat. Beberapa sektor yang langsung menyentuh kehidupan rakyat banyak haruslah menjaditanggung jawab negara. Terutama sektor pendidikan, kesehatan, pengolahan air dan listrik dan pemenujan kebutuhan pangan.
7. Hak Asasi Manusia
PSI memberikan penghormatan yang tinggi pada hak asasi manusia. HAM
PSI memberikan penghormatan yang tinggi pada hak asasi manusia. HAM