• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sitematika Penulisan

Dalam dokumen RENCANA KERJA (RENJA) (Halaman 4-0)

Sesuai dengan Permendagri No 54 Tahun 2010 maka sistematika penulisan pada Renja Kecamatan Sukajadi Tahun 2022 adalah sebagai berikut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan

BAB II HASIL EVALUASI RENJA KECAMATAN SUKAJADI TAHUN 2020 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Kecamatan Sukajadi Tahun 2020 dan Capaian Renstra Kecamatan Sukajadi

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Kecamatan Sukajadi

2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Kecamatan Sukajadi 2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD

BAB III TUJUAN DAN SASARAN KECAMATAN SUKAJADI 3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Pemerintah Daerah 3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Kecamatan Sukajadi 3.3. Program dan Kegiatan

BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN KECAMATAN SUKAJADI

BAB V PENUTUP

BAB II

HASIL EVALUASI RENJA

KECAMATAN SUKAJADI TAHUN 2020

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Kecamatan Sukajadi Tahun 2020 dan Capaian Renstra Kecamatan Sukajadi

Evaluasi bertujuan agar diketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dijumpai dalam rangka pencapaian misi, agar dapat dinilai dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program/kegiatan di masa yang akan datang.

Pelaksanaan program dan kegiatan dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi serta untuk mewujudkan target kinerja yang ingin dicapai Kecamatan Sukajadi dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung yang tertuang dalam DPA Kecamatan Sukajadi dengan total nilai keseluruhan mencakup Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 23.899.299.729,62 sedangkan realisasi anggaran mencapai Rp. 22.480.773.634,00 atau dengan serapan dana APBD mencapai 94,06%, dengan demikian dapat dikatakan tahun 2020 terdapat Silpa sebesar Rp. 1.418.526.095,62. Sedangkan realisasi anggaran yang berhubungan langsung dengan program dan kegiatan di Kecamatan Sukajadi selama tahun 2020 mencapai realisasi sebesar Rp. 13.105.632.221,50 atau sebesar 96,75%

dari jumlah anggaran sebesar Rp. 12.679.607.964,00 Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kinerja dalam pencapaian program dan kegiatan tahun 2020 cukup optimal.

Adapun capaian realisasi anggaran terkait dengan Program dan Kegiatan tahun 2020 di Kecamatan Sukajadi dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 2.1

Pagu dan Realisasi Anggaran Kecamatan Sukajadi Kota Bandung Tahun 2020

No. Program dan Kegiatan Anggaran (Rp) Realisasi

(Rp) (%)

1 Urusan Wajib Otonomi Daerah,Pemerintah Umum,Administrasi Keuangan Daerah

Perangkat Daerah,Kepegawaian dan Persediaan

13.105.632.221,50 12.679.607.964,00 96,75%

2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.565.905.872,21 1.269.577.888,00 81,08%

3 Kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber

Daya Air dan Listrik 260.591.356,23 159.812.286,00 61,33%

4 Kegiatan Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor

55.000.000,00 54.450.000,00 99,00%

5 Kegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional

18.461.780,00 10.356.300,00 56,10%

6 Kegiatan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 315.242.600,00 227.775.000,00 72,25%

7 Kegiatan Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan

Kerja 55.750.000,00 55.683.800,00 99,88%

8 Kegiatan Penyediaan Alat Tulis Kantor 112.685.404,90 107.529.627,00 95,42%

9 Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan

Penggandaan 119.703.918,00 99.862.024,00 83,42%

10 Kegiatan Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/

Penerangan Bangunan Kantor 15.180.587,00 11.149.350,00 73,44%

11 Kegiatan Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 24.211.650,00 23.306.301,00 96,26%

12 Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman 115.763.576,08 111.254.000,00 96,10%

13 Kegiatan Rapat-Rapat Kordinasi dan Konsultasi ke

Luar Daerah 130.115.000,00 116.899.200,00 89,84%

14 Kegiatan Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung

Administrasi Perkantoran/ Teknis Perkantoran 343.200.000,00 291.500.000,00 84,94%

15 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana

Aparatur 631.829.919,00 570.113.577,00 90,23%

16 Kegiatan Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional 0,00 - 0,00%

17 Kegiatan Pengadaan Perlengkapan Peralatan

Aparatur 96.908.060,00 96.448.000,00 99,53%

18 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung

Kantor 36.690.059,00 36.648.700,00 99,89%

19 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan

Dinas/Operasional 498.231.800,00 437.016.877,00 87,71%

20 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 28.600.000,00 25.850.000,00 90,38%

21 Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas Beserta

Perlengkapannya 28.600.000,00 25.850.000,00 90,38%

22 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya

Aparatur 0,00 - 0,00%

23 Kegiatan Pembinaan Kinerja Aparatur 0,00 - 0,00%

24 Program Peningkatan Keamanan dan

Kenyamanan Lingkungan 970.638.880,00 969.969.000,00 99,93%

25 Kegiatan Pengendalian Keamanan Lingkungan 970.638.880,00 969.969.000,00 99,93%

26 Program Perencanaan Pembangunan Daerah 22.942.400,00 10.588.000,00 46,15%

27 Kegiatan Penyelenggaraan Musrenbang RKPD

kewilayahan 22.942.400,00 10.588.000,00 46,15%

28 Program Pengadministrasi Pelayanan

Kependudukan dan Pemerintahan 1.515.337.600,00 1.513.216.000,00 99,86%

29 Kegiatan Peningkatan kualitas Pelayanan

Administrasi dan Kependudukan kewilayahan 7.177.600,00 6.616.000,00 92,18%

30 Kegiatan Pembinaan RT RW 1.508.160.000,00 1.506.600.000,00 99,90%

31 Pemberdayaan KUMKM 29.656.000,00 21.530.000,00 72,60%

32 Kegiatan Pemberdayaan KUMKM kewilayahan 29.656.000,00 21.530.000,00 72,60%

33 Program Pemberdayaan Kelembagaan dan

Partisipasi Masyarakat 172.876.500,00 151.580.000,00 87,68%

34 Kegiatan Penguatan Kelembagaan Swadaya

Masyarakat Kewilayahan 172.876.500,00 151.580.000,00 87,68%

35 Program Pemberdayaan Kewilayahan 6.396.023.646,00 6.330.999.886,00 98,98%

36 Pemberdayaan Lingkup RW 4.898.690.403,00 4.869.969.074,00 99,41%

37 Pemberdayaan lingkup PKK 499.971.506,00 486.999.102,00 97,41%

38 Pemberdayaan Lingkup Karang Taruna 497.558.562,00 492.571.635,00 99,00%

39 Pemberdayaan Lingkup LPM 499.803.175,00 481.460.075,00 96,33%

40 Program Pemberdayaan Potensi Kesejahteraan

Sosial 515.584.400,00 470.733.900,00 91,30%

41 Kegiatan Peningkatan SDM Kader Kesejahteraan

Sosial Kecamatan 515.584.400,00 470.733.900,00 91,30%

42 Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana

Pekerjaan Umum 1.549.923.248,00 1.540.423.240,00 99,39%

43 Kegiatan Pemeliharaan Drainase dan Kebersihan

Lingkungan 1.408.359.828,00 1.406.790.200,00 99,89%

44 Pemeliharaan RTH Kecamatan 84.084.000,00 76.520.000,00 91,00%

45 Kegiatan Pengecatan Kerb bahu jalan 57.479.420,00 57.113.040,00 99,36%

Adapun Evaluasi Hasil Pelaksanaan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2020 dan Pencapaian Target Renstra sampai dengan Tahun 2020 dapat dilihat pada Tabel 2.2 pada halaman berikut:

Tabel 2.2

Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja 2020 dan Pencapaian Renstra s/d Tahun 2020

No Indikator Kinerja

Utama Satuan 2020 Capaian

Target Realisasi % 1

Rata-rata Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat

(IKM) Kecamatan

Sukajadi

Nilai 83 83,25 100,30

2

Persentase temuan BPK/

Inspektorat yang

ditindak lanjuti tepat waktu

% 100 100 100

3 Persentase Kelurahan

Unggul % 40 40 100

4

Tingkat Pemberdayaan Lembaga

Kemasyarakatan Kewilayahan

% 78,14 78,33 100,24

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Kecamatan Sukajadi

Penentuan tolak ukur kinerja serta indikator kinerja pelayanan Kecamatan Sukajadi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 08 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2006 yang diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Peraturan Daerah Nomor 08 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bandung dan Peraturan Walikota Bandung Nomor 1407 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi serta Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung ini menjelaskan kedudukan Kecamatan sebagai Perangkat Daerah Pemerintah Kota Bandung, yang diselaraskan dengan Peraturan Walikota Bandung nomor 542 Tahun 2008 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Walikota Bandung Nomor 870 Tahun 2011 tentang Pelimpahan sebagian Urusan Walikota Bandung kepada Camat dan Lurah.

Analisis pencapaian kinerja pelayanan Kecamatan Sukajadi dapat dilihat dalam tabel berikut :

Tabel 2.3

Pencapaian Kinerja Pelayanan Kecamatan Sukajadi Kota Bandung Tahun 2020

No Tujuan Indikator

Kinerja Utama Satuan 2020 Capaian

%

Target 2022

Proyeksi Capaian Target Realisasi

1 Meningkatkan Kepuasan Masyarakat

Rata-rata Nilai Indeks

Kepuasan Masyarakat (IKM) Kecamatan Sukajadi

Nilai 83 83,25 100,30 84 84,15

Persentase Kelurahan Unggul

% 40 40 100 80 80

2 Optimalisasi Tingkat

Pemberdayaan Masyarakat

Tingkat

Pemberdayaan Lembaga

Kemasyarakatan Kewilayahan

% 78,14 78,33 100,24 79 79,25

Rekomendasi tersebut di atas sedapat mungkin dapat direalisasikan pada Tahun 2022 dengan maksud untuk mengakselerasi capaian kinerja sasaran dalam upaya mewujudkan pencapaian visi dan misi Kecamatan Sukajadi.

2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Kecamatan Sukajadi

Isu Strategis dapat diukur berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Kecamatan Sukajadi Kota Bandung yang berkaitan dengan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Pada Kecamatan Sukajadi diidentifikasi ada beberapa permasalahan yang dapat dijadikan dasar isu strategis, yang dapat menghambat dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan menuju good governance and clean government sehingga akan berdampak pada kualitas pembangunan daerah. Berkaitan dengan isu-isu dan masalah pembangunan yang dihadapi Kecamatan Sukajadi Kota Bandung pada tahun 2021 antara lain:

1. Jumlah personil di kecamatan sangat kurang; jumlah personil yang ada di kecamatan idealnya 30-35 orang, yang ada sekarang 18 orang;

2. Kualitas SDM yang ada masih kurang dari standar ideal aparatur pelayanan publik, sehingga sulit untuk mecari personil yang kopentensi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya;

3. Sarana dan prasarana kantor Kecamatan Sukajadi masih kurang memadai, baik berupa tata ruang gedung dan peralatan penunjangnya;

4. Terbatasnya anggaran yang dikelola oleh kecamatan, sedangkan kebutuhan operasional, pelayanan kepada masyarakat, dan kegiatan pembangunan memerlukan dana sangat besar;

Isu-isu strategis tersebut memerlukan penanganan secara komprehensif melalui pendekatan sebagaimana ditetapkan dalam RT/RW Kota Bandung yang mencakup arahan pemanfaatan ruang, indikasi program pemanfaatan ruang dan indikasi sumber pendanaan program pemanfaatan ruang. Implikasinya terhadap pelayanan tugas pokok dan fungsi Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, sebagai berikut :

1. mengajukan usulan penambahan personil dan usulan pengisian jabatan/rotasi/promosi serta setiap tahun diajukan besetting kebutuhan pegawai, Kecamatan memanfaatkan personil yang ada untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi, dengan bagi habis tugas dan pembebanan tanggung jawab secara personil, begitu juga untuk pengelolaan anggaran kecamatan;

2. Mengirimkan pegawai untuk mengikuti Diklat dan Pelatihan sesuai kebutuhan.

3. Mengajukan usulan pembangunan bangunan fisik kantor agar ideal sebagai sarana melaksanakan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat serta mengajukan penunjang kegiatan pelaksanaan sehari hari seperti Notebook dan Komputer.

4. Jumlah anggaran yang terbatas, maka kegiatan dan sub kegiatan yang dilaksanakan disaring sesuai dengan prioritas dan kemanfaatannya bagi aparatur kecamatan maupun masyarakat;

Berdasarkan hasil analisa terhadap isu strategis Kecamatan Sukajadi dapat diidentifikasi beberapa hal sebagai berikut:

1. Reformasi Birokrasi Pemerintah Daerah (Pelayanan Publik)

Birokrasi Pemerintah Daerah merupakan faktor yang sangat menentukan berjalannya penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagaimana diamanatkan dalam peraturan

perundang-undangan yang berlaku, oleh karena itu reformasi birokrasi pemerintah daerah sejak dicanangkan pada tahun 2005, senantiasa harus dilanjutkan secara terus menerus sehingga mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan di masa depan yang semakin kompleks dan beragam sejalan dengan perkembangan dan perubahan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan daerah, tuntutan masyarakat serta dinamika global yang senantiasa mempengaruhi manajemen penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Reformasi birokrasi pemerintah daerah yang harus dilakukan di tingkat Kecamatan sebagaimana sasaran yang telah dicanangkan adalah peningkatan pelayanan publik, akuntabilitas dan kapasitas aparatur yang bersih dari KKN.

2. Pendayagunaan Sumber Daya Aparatur

Tuntutan warga kota terhadap kebutuhan pelayanan prima (services excelent) perlu diimbangi dengan citra birokrasi yang mempunyai kompetensi yang baik dalam bidang profesionalisme aparatur, penguasaan komunikasi dan presentasi serta pemahaman terhadap manajemen standar pelayanan minimal public services and public complaint. Sumber daya aparatur merupakan aset strategis dalam kerangka perwujudan good governance. Kata kunci dalam penataan sumber daya aparatur adalah budaya kerja aparatur yang lebih menekankan kepada semangat kerja dan menghidupkan kembali paradigma aparatur sebagai ‘pelayan masyarakat. Selain hal itu sumber daya aparatur juga diarahkan kepada pelaksanaan tugas pokok dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, yang menekankan pada transparansi, manajemen pemerintahan yang lebih transparan, akuntabilitas, dan peningkatan efektivitas dan efisiensi serta ada upaya dan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap penanganan dan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Pendayagunaan aparatur pemerintah Kecamatan Sukajadi dalam makna lain adalah juga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang pada hakekatnya merupakan upaya

pembinaan, penyempurnaan, penertiban, pengawasan dan pengendalian manajemen secara terencana, bertahap dan

berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja seluruh aparatur pemerintah kota, melalui kerjasama secara terkoordinasi guna mengambil langkah pembaharuan sektor penyelenggara negara (public service reform) dalam rangka mewujudkan good governance.

3. Penataan Organisasi dan Manajemen Publik

Perwujudan penyelenggaraan pemerintah yang baik (good governance) diperlukan upaya-upaya penataan dan penyempurnaan tata kerja organisasi. Keberhasilan tujuan penataan organisasi tidak terlepas dari daya dukung penyelenggaraan manajemen publik yang baik. Penataan kelembagaan/organisasi menyangkut pembenahan seluruh unsure pemerintahan Kecamatan dan kelurahan, sedangkan penyelenggaraan manajemen publik lebih kepada menata pada sistem peyelenggaraan layanan publik yang lebih responsif dan adaptif sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman.

Faktor kunci keberhasilan Penataan kelembagaan ini terletak pada pemberdayaan aparatur kecamatan dan kelurahan, di lingkungan Pemerintah Kota Bandung dan masyarakat umum sebagai stakeholder, LPM, PKK, Karang Taruna, dan lain-lain Lembaga Kemasyarakatan tingkat Kecamatan sebagai sebagai shareholder.

Jika demikian halnya, maka pengelolaan pelayanan publik perlu melakukan perubahan menuju profesionalisme birokrasi dan lebih menekankan langkah-langkah efisiensi dan efektifitas birokrasinya, melalui penataan system dan prosedur kerja, meninjau kembali pembinaan pegawai, memperbaiki reward and punishment system, perbaikan kesejahteraan pegawai, serta mengubah kultur organisasi.

4. Pengelolaan Keuangan dan Barang

Keuangan dan Barang daerah merupakan salah satu modal utama dalam penyelenggaraan pemerintah Kecammatan, oleh karena itu manajemen keuangan dan barang daerah menjadi

sesuatu hal yang strategis dalam menunjang pencapaian keberhasilan pembangunan. Manajemen keuangan dan pengelolaan aset daerah lebih diarahkan kepada entreupreneurnal management yang pada intinya diarahkan pada pengelolaan keuangan dan barang daerah yang lebih berorientasi kinerja (Performance Budget), bukan pada kebijakan (Policy Budget).

Sistem manajemen keuangan daerah (financial management system) merupakan bagian penting dalam rangka mendukung terciptanya good governance di Kecamatan. Bagian-bagian lain yang sama pentingnya adalah menata perencaaan penganggaran dan Pengeluaran, pemahaman akuntansi serta sistem pengawasan internal pemerintah atau pemeriksaan internal. Tuntutan pembaharuan sistem keuangan tersebut adalah agar pengelolasan anggaran dilakukan dengan mendasarkan konsep value for money sehingga tercipta akuntabilitas publik (public accountability).

Manajemen barang daerah meliputi beberapa tahap yaitu:

perencanaan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, pendistribusian (termasuk penyimpanan), penggunaan, pemeliharaan, dan penghapusan. Setiap tahap, mulai dari perencanaan kebutuhan hingga penghapusan aset daerah harus diketahui dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui legislatif. Sasaran strategis yang harus dicapai daerah dalam kebijakan pengelolaan barang daerah, antara lain adalah: (1) Terwujudnya tertib administrasi mengenai kekayaan daerah, menyangkut barang inventarisasi tanah dan bangunan, penghapusan barang daerah dan sistem pelaporan; (2) Terciptanya efisiensi dan efektivitas penggunaan barang daerah; (3) Pengamanan barang daerah; (4) Tersedianya data dan informasi yang akurat mengenai jumlah barang daerah.

2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD

Perubahan RPJMD Kota Bandung Tahun 2018-2023 memuat Perubahan arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, urusan pemerintahan, dan program SKPD, lintas SKPD, disertai dengan perubahan rencana kerja dalam kerangka regulasi dan pendanaan yang bersifat indikatif.

Penyusunan RKPD Kota Bandung dilakukan melalui proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan secara berjenjang, yaitu mulai dari Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, dan Musrenbang Kota. Berkaitan dengan penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, RKPD Kota Bandung merupakan dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Selaras dengan penggunaan paradigma penganggaran berbasis kinerja maka perencanaan pembangunan daerah pun menggunakan prinsip yang sama. Pengembangan rencana pembangunan daerah lebih ditekankan pada target kinerja, baik pada dampak, hasil, maupun keluaran dari suatu kegiatan, program, dan sasaran.

No

Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan

Catatan Penting Program/

Kegiatan Lokasi

Indikator

Kegiatan Lokasi

Indikator Sumber Daya Air dan Listrik

Kematan

komunikasi, air dan listrik Sumber Daya Air dan Listrik

Kematan

komunikasi, air dan listrik

12 laporan 237.985.253,00

Kegiatan Penyediaan Jasa Peralatan dan Jasa Peralatan dan Jasa Peralatan dan Jasa Peralatan dan dan Perizinan Kendaraan perijinannya

67 unit 16.497.060

Kegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan perijinannya

67 unit 38.146.766,00 Jasa Perbaikan Peralatan Kerja

Kematan Sukajadi

Jumlah kegiatan jasa perbaikan peralatan kerja

30 unit 47.620.000

Kegiatan Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja

Kematan Sukajadi

Jumlah kegiatan jasa perbaikan peralatan kerja

30 unit 52.382.000,00

Kegiatan Penyediaan Alat Tulis

Kematan Sukajadi

Jumlah kegiatan

penyediaan 14 paket 120.067.489 Kegiatan Penyediaan Alat Tulis

Kematan Sukajadi

Jumlah kegiatan

penyediaan 14 paket 132.074.237,90

Kantor ATK Kantor ATK Kegiatan

Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan cetakan dan pengadaan

16 jenis 79.845.090

Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan cetakan dan pengadaan

16 jenis 87.829.599,00 gan Bangunan Kantor instalasi listrik/

penerangan

23 jenis 12.035.920 gan Bangunan Kantor instalasi listrik/

penerangan

23 jenis 13.239.512,00

Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Kematan Sukajadi

Jumlah unit peralatan dan perlengkapan Kantor

2 jenis 40.503.000

Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Kematan Sukajadi

Jumlah unit peralatan dan perlengkapan Rumah tangga

Kematan Rumah tangga

Kematan Makanan dan Minuman makanan dan minuman

12 laporan 129.846.300 Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman makanan dan minuman

12 laporan 192.830.930,00

Kegiatan Rapat-Rapat Kordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah

Kematan Sukajadi

Jumlah kegiatan koordinasi dan konsultasi keluar daerah

3 laporan 100.000.000 Kegiatan Rapat-Rapat Kordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah

Kematan Sukajadi

Jumlah kegiatan koordinasi dan konsultasi keluar daerah

3 laporan 110.000.000,00

Kegiatan Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Jasa Tenaga Pendukung

12 laporan 528.000.000 Kegiatan Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Jasa Tenaga Pendukung

12 laporan 528.000.000,00

Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur

Kematan Sukajadi

Presentase Sarana dan Prasarana dalam kondisi Baik

100%

Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur

Kematan Sukajadi

Presentase Sarana dan Prasarana dalam kondisi Baik

100%

Pengadaan

Mebeulair Kematan

Sukajadi Jumlah

Mebeulair 1 paket 15.231.370 Pengadaan

Mebeulair Kematan

Sukajadi Jumlah

Mebeulair 1 paket 116.754.507,00 Gedung Kantor

Kematan Gedung kantor

6 paket 135.609.460 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor

Kematan Gedung kantor

6 paket 249.170.406,00 yang dipelihara

67 unit 442.279.000 yang dipelihara

67 unit 486.506.900,00 Pakaian Dinas

Kematan Sukajadi

Jumlah pegawai yang

memakai 1 paket 41.250.000

Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas

Kematan Sukajadi

Jumlah pegawai yang

memakai 1 paket 45.375.000,00

Perlengkapann ya

lengkap Perlengkapann

ya

lengkap

Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

Kematan Sukajadi

Persentase Aparatur yang memiliki sumber daya aparatur

Kematan Sukajadi

Persentase Aparatur yang memiliki keamanan dan kenyamanan lingkungan

Kematan keamanan dan kenyamanan lingkungan

Kematan KUMKM aktif di wilayah KUMKM aktif di wilayah Kecamatan/Kel urahan

3 buah 12.584.000,00

Kegiatan yang memiliki siskamling aktif

35 RW 1.164.397.900 yang memiliki siskamling aktif

35 RW 1.280.837.690,00

Sukajadi Jumlah RW

Berdaya 10 RW 95.015.000

Sukajadi Jumlah RW

Berdaya 10 RW 194.516.500,00 an musrenbang RKPD kewilayahan

Kematan

Sukajadi 1 Kegiatan

Musrenbang 1 Kegiatan 25.000.000,00 Kegiatan penyelenggaraa n musrenbang RKPD kewilayahan

Kematan

Sukajadi 1 Kegiatan

Musrenbang 1 Kegiatan 47.500.000,00

Program Pengadministr asi Pelayanan Kependuduka asi Pelayanan Kependuduka

Sukajadi IKM Layanan

Kependudukan 78,80 Nilai 4.681.600

Kegiatan

Sukajadi IKM Layanan

Kependudukan 79 Nilai 5.149.760,00

Kegiatan Pembinaan RT RW Pembinaan RT RW Sarana dan Prasarana minimal ruas jalan, Kerb, RTH dan saluran dalam kondisi terpelihara

71 %

Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana minimal ruas jalan, Kerb, RTH dan saluran dalam kondisi terpelihara

71 %

Kegiatan Pemeliharaan Drainase dan Kebersihan Drainase dan Kebersihan

20.000 M 1.437.377.150,00

Pemeliharaan

Terpelihara 16.000 M 76.614.340,00

Program Lingkup RW Kematan

Sukajadi

Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup RW Unggul yang direalisasi

95,50 % 4.900.000.000 ,00

Pemberdayaan Lingkup RW Kematan

Sukajadi

Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup RW Unggul yang direalisasi

95,80 % 4.900.000.000,00

Pemberdayaan Lingkup PKK

Kematan Sukajadi

Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup LKK Unggul yang direalisasi

95,50 % 500.000.000,0 0

Pemberdayaan Lingkup PKK Kematan

Sukajadi

Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup LKK Unggul yang direalisasi

95,80% 500.000.000,00

Pemberdayaan Lingkup Karang Taruna Lingkup LKK Unggul yang direalisasi

95,50 % 500.000.000,0 0

Pemberdayaan Lingkup Karang Taruna Lingkup LKK Unggul yang direalisasi

95,80 % 500.000.000,00

Pemberdayaan Lingkup LPM Kematan

Sukajadi

Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup LKK Unggul yang direalisasi

95,50 % 500.000.000,0 0

Pemberdayaan Lingkup LPM Kematan

Sukajadi

Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup LKK Unggul yang direalisasi

95,80 % 500.000.000,00

BAB III

TUJUAN DAN SASARAN KECAMATAN SUKAJADI

3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Pemerintah Daerah

Sesuai dengan prioritas pembangunan nasional yang telah dicanangkan pemerintah pusat melalui Agenda Pembangunan NAWACITA, maka kegiatan pembangunan di Kecamatan Sukajadi Kota Bandung disesuaikan dengan ke Sembilan Agenda Pembangunan tersebut.

Kecamatan Sukajadi Kota Bandung sebagai pelaksana umum pemerintahan yang beruhubungan langsung dengan masyarakat berusaha mewujudkan Cita ke-2 yaitu Membuat pemerintah selalu hadir dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpecaya.

Kecamatan Sukajadi Kota Bandung sebagai pelaksana umum pemerintahan yang beruhubungan langsung dengan masyarakat, memegang Visi Kota Bandung dalam jangka waktu 5 (lima) Tahun yaitu dari Tahun 2018-2023 adalah :

“TERWUJUDNYA KOTA BANDUNG

YANG UNGGUL, NYAMAN, SEJAHTERA, DAN AGAMIS”

Kecamatan merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Kota Bandung sehingga dalam setiap aktvitas, tujuan, dan sasarannya harus mengacu dan mendukung arah kebijakan Kota Bandung sebagai mana tertuang dalam RKPD Kota Bandung Tahun 2022.

Makna yang terkandung dalam visi adalah para aparatur pemerintahan di Kecamatan Sukajadi dituntut untuk memberikan pelayanan yang terbaik memuaskan masyarakat dilandaskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan inovasi mewujudkan kecepatan dan akurasi pelayanan.

Memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat dengan sikap ramah, sopan, tulus dan rendah hati dengan perilaku, senyum salam sapa, memberikan layanan dengan sigap, cepat dan akurat serta menerima kritik dan saran untuk perbaikan pelayanan maka dari itu Kecamatan Sukajadi mempunyai motto juang “(MAJU) Mandiri, Agamis, Jujur dan Unggul”.

Dalam mewujudkan visi yang telah disepakati dan ditetapkan, disusun misi organisasi yang merupakan dasar/alasan keberadaan suatu organisasi serta bidang garapan suatu organisasi. Menurut Kotler bahwa misi merupakan pernyataan tentang tujuan organisasi yang diwujudkan dalam produk dan pelayanan. Dari batasan tersebut diatas ada beberapa hal yang diperhatikan dalam perumusan misi organisasi, meliputi : produk atau pelayanan yang ditawarkan, tingkat kebutuhan pelanggan akan produk atau pelayanan yang ditawarkan, memiliki sasaran yang akan dilayani, aspiratif terhadap keadaan yang diinginkan di masa mendatang.

Untuk mencapai visi yang ditetapkan tersebut, Kecamatan Sukajadi sebagai Aparatur tingkat kewilayahan mengemban misi Kota Bandung yaitu :

1. Misi 2 : Membangun Kota Bandung yang Humanis, Agamis, berkualitas dan Berdaya Saing, dan;

2. Misi 5 : Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Melayani, Efektif, Efisien, dan Bersih

Dengan adanya konsistensi, kreatif, objektif dan loyalitas di dalam segenap aparatur di lingkungan Kecamatan Sukajadi Kota Bandung diharapkan dapat serta memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai unsur staf dalam merumuskan kebijakan Pimpinan serta melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.

3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Kecamatan Sukajadi

Tujuan merupakan implementasi dari pernyataan Misi yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun. Dengan tujuan ini Kecamatan Sukajadi Kota Bandung telah menetapkan sasaran, dengan mempertimbangkan Sumber daya dan kemampuan yang dimiliki, Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pencapaiannya.

Sasaran Kecamatan Sukajadi Kota Bandung merupakan penjabaran dari masing-masing tujuan yang ditetapkan dan dialokasikan secara periodik setiap tahun melalui serangkaian program dimana penetapannya diperlukan untuk memberikan fokus pada penyusunan kegiatan dan pengalokasian sumber daya organisasi.

Semua tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan akan dapat dicapai melalui penyusunan dan pelaksanaan strategi yang tepat,

Kecamatan Sukajadi Kota Bandung adalah sebanyak 2 (dua) tujuan dan 3 (tiga) sasaran, tujuan dan sasaran pada masing-masing misi adalah sebagai berikut :

Tabel 3.3 MISI DAN SASARAN

KECAMATAN SUKAJADI KOTA BANDUNG

Misi Tujuan

1) Membangun Kota

Bandung yang Humanis, Agamis, berkualitas dan Berdaya Saing

1) Optimalisasi Tingkat

Pemberdayaan Masyarakat

2) Mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang

melayani, efektif, efisien dan bersih

melayani, efektif, efisien dan bersih

Dalam dokumen RENCANA KERJA (RENJA) (Halaman 4-0)

Dokumen terkait