TAHUN 2022
RENCANA KERJA (RENJA)
KECAMATAN SUKAJADI
KOTA BANDUNG
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) merupakan dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang wajib disusun oleh Pemerintah Daerah sebagai implementasi dari amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) pasal 3 ayat (2) yang menyatakan bahwa Pemerintah Daerah diwajibkan untuk menyusun dokumen perencanaan pembangunan secara terpadu sesuai dengan kewenangannya.
Sebagai tindak lanjutnya, Kepala Organisasi Perangkat Daerah diwajibkan menyusun Rencana Kerja SKPD dengan berpedoman kepada Renstra SKPD dan RKPD serta mengacu pada hasil-hasil Musrenbang.
Rencana Kerja SKPD adalah dokumen perencanaan tahunan SKPD yang memuat program-program dan kegiatan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan oleh SKPD dalam kurun waktu satu tahun berjalan.
Di dalam Renja SKPD juga memuat permasalahan-permasalahan yang belum dapat diselesaikan dan memuat program-program sebagai penjabaran Renstra SKPD dan RKPD sebagai rencana kerja tahunan daerah.
Dengan adanya Renja SKPD akan dapat lebih menjamin konsistensi perencanaan dan juga sebagai pedoman pelaksanaan program pembangunan secara berkesinambungan dan sinergi dengan program-program pembangunan SKPD lainnya.
1.2. Landasan Hukum
Dasar hukum yang digunakan sebagai landasan dalam penyusunan Rencana Kerja Kecamatan Sukajadi Kota Bandung Tahun 2021 adalah:
1. Undang-undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang pembentukan daerah Kota Besar dalam lingkungan Propinsi Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa tengah dan daerah Istimewa Yogyakarta;
2. UU No. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional;
4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, tata Cara, Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi pelaksanaan Rencana pembangunan Daerah;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan;
9. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah ; (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
10. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114 11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang
Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Jangka Panjang Daerah, Rencana Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;
13. Peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Bandung Nomor 10 Tahun 1989 tentang batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Bandung;
14. Peraturan Daerah Nomor 07 Tahun 2000 tentang pengembangan dan Penataan Kawasan Inti Pusat Kota;
15. Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Urusan Pemerintahan Daerah Kota Bandung;
16. Peraturan Daerah Nomor 07 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan serta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah 17. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 08 Tahun 2008 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandung Tahun 2005-2025;
18. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 18 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bandung Tahun 2010-2030.
19. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 3 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung Tahun 2018-2023;
20. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 08 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bandung
21. Peraturan Walikota Bandung Nomor 1407 Tahun 2016 tentang Rincian Tugas Pokok Dan Fungsi Satuan Organisasi Pada Kecamatan dan Kelurahan Di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung.
1.3. Maksud dan Tujuan
Dokumen Rencana Kerja Kecamatan Sukajadi merupakan dokumen yang disusun melalui proses sistematis dan berkelanjutan serta merupakan penjabaran dari pada Visi dan Misi Kepala Daerah yang terpilih dan terintegritas dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Daerah yang bersangkutan, dalam hal ini Kecamatan Sukajadi.
Maksud penyusunan dari Rencana Kerja Kecamatan Sukajadi tahun 2022 adalah membuat dokumen kerja Kecamatan Sukajadi selama kurun waktu satu tahun 2022 yang merupakan penjabaran dari Renstra Kecamatan Sukajadi Tahun 2018-2023. Sedangkan tujuan penyusunan dokumen Rencana Kerja Kecamatan Sukajadi tahun 2022 adalah untuk menyediakan pedoman/acuan pelaksanaan program dan kegiatan Kecamatan Sukajadi tahun 2022.
1.4. Sitematika Penulisan
Sesuai dengan Permendagri No 54 Tahun 2010 maka sistematika penulisan pada Renja Kecamatan Sukajadi Tahun 2022 adalah sebagai berikut
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan
BAB II HASIL EVALUASI RENJA KECAMATAN SUKAJADI TAHUN 2020 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Kecamatan Sukajadi Tahun 2020 dan Capaian Renstra Kecamatan Sukajadi
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Kecamatan Sukajadi
2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Kecamatan Sukajadi 2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD
BAB III TUJUAN DAN SASARAN KECAMATAN SUKAJADI 3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Pemerintah Daerah 3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Kecamatan Sukajadi 3.3. Program dan Kegiatan
BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN KECAMATAN SUKAJADI
BAB V PENUTUP
BAB II
HASIL EVALUASI RENJA
KECAMATAN SUKAJADI TAHUN 2020
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Kecamatan Sukajadi Tahun 2020 dan Capaian Renstra Kecamatan Sukajadi
Evaluasi bertujuan agar diketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dijumpai dalam rangka pencapaian misi, agar dapat dinilai dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program/kegiatan di masa yang akan datang.
Pelaksanaan program dan kegiatan dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi serta untuk mewujudkan target kinerja yang ingin dicapai Kecamatan Sukajadi dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung yang tertuang dalam DPA Kecamatan Sukajadi dengan total nilai keseluruhan mencakup Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 23.899.299.729,62 sedangkan realisasi anggaran mencapai Rp. 22.480.773.634,00 atau dengan serapan dana APBD mencapai 94,06%, dengan demikian dapat dikatakan tahun 2020 terdapat Silpa sebesar Rp. 1.418.526.095,62. Sedangkan realisasi anggaran yang berhubungan langsung dengan program dan kegiatan di Kecamatan Sukajadi selama tahun 2020 mencapai realisasi sebesar Rp. 13.105.632.221,50 atau sebesar 96,75%
dari jumlah anggaran sebesar Rp. 12.679.607.964,00 Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kinerja dalam pencapaian program dan kegiatan tahun 2020 cukup optimal.
Adapun capaian realisasi anggaran terkait dengan Program dan Kegiatan tahun 2020 di Kecamatan Sukajadi dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.1
Pagu dan Realisasi Anggaran Kecamatan Sukajadi Kota Bandung Tahun 2020
No. Program dan Kegiatan Anggaran (Rp) Realisasi
(Rp) (%)
1 Urusan Wajib Otonomi Daerah,Pemerintah Umum,Administrasi Keuangan Daerah
Perangkat Daerah,Kepegawaian dan Persediaan
13.105.632.221,50 12.679.607.964,00 96,75%
2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.565.905.872,21 1.269.577.888,00 81,08%
3 Kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber
Daya Air dan Listrik 260.591.356,23 159.812.286,00 61,33%
4 Kegiatan Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor
55.000.000,00 54.450.000,00 99,00%
5 Kegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional
18.461.780,00 10.356.300,00 56,10%
6 Kegiatan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 315.242.600,00 227.775.000,00 72,25%
7 Kegiatan Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan
Kerja 55.750.000,00 55.683.800,00 99,88%
8 Kegiatan Penyediaan Alat Tulis Kantor 112.685.404,90 107.529.627,00 95,42%
9 Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan
Penggandaan 119.703.918,00 99.862.024,00 83,42%
10 Kegiatan Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/
Penerangan Bangunan Kantor 15.180.587,00 11.149.350,00 73,44%
11 Kegiatan Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 24.211.650,00 23.306.301,00 96,26%
12 Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman 115.763.576,08 111.254.000,00 96,10%
13 Kegiatan Rapat-Rapat Kordinasi dan Konsultasi ke
Luar Daerah 130.115.000,00 116.899.200,00 89,84%
14 Kegiatan Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung
Administrasi Perkantoran/ Teknis Perkantoran 343.200.000,00 291.500.000,00 84,94%
15 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana
Aparatur 631.829.919,00 570.113.577,00 90,23%
16 Kegiatan Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional 0,00 - 0,00%
17 Kegiatan Pengadaan Perlengkapan Peralatan
Aparatur 96.908.060,00 96.448.000,00 99,53%
18 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung
Kantor 36.690.059,00 36.648.700,00 99,89%
19 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan
Dinas/Operasional 498.231.800,00 437.016.877,00 87,71%
20 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 28.600.000,00 25.850.000,00 90,38%
21 Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas Beserta
Perlengkapannya 28.600.000,00 25.850.000,00 90,38%
22 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya
Aparatur 0,00 - 0,00%
23 Kegiatan Pembinaan Kinerja Aparatur 0,00 - 0,00%
24 Program Peningkatan Keamanan dan
Kenyamanan Lingkungan 970.638.880,00 969.969.000,00 99,93%
25 Kegiatan Pengendalian Keamanan Lingkungan 970.638.880,00 969.969.000,00 99,93%
26 Program Perencanaan Pembangunan Daerah 22.942.400,00 10.588.000,00 46,15%
27 Kegiatan Penyelenggaraan Musrenbang RKPD
kewilayahan 22.942.400,00 10.588.000,00 46,15%
28 Program Pengadministrasi Pelayanan
Kependudukan dan Pemerintahan 1.515.337.600,00 1.513.216.000,00 99,86%
29 Kegiatan Peningkatan kualitas Pelayanan
Administrasi dan Kependudukan kewilayahan 7.177.600,00 6.616.000,00 92,18%
30 Kegiatan Pembinaan RT RW 1.508.160.000,00 1.506.600.000,00 99,90%
31 Pemberdayaan KUMKM 29.656.000,00 21.530.000,00 72,60%
32 Kegiatan Pemberdayaan KUMKM kewilayahan 29.656.000,00 21.530.000,00 72,60%
33 Program Pemberdayaan Kelembagaan dan
Partisipasi Masyarakat 172.876.500,00 151.580.000,00 87,68%
34 Kegiatan Penguatan Kelembagaan Swadaya
Masyarakat Kewilayahan 172.876.500,00 151.580.000,00 87,68%
35 Program Pemberdayaan Kewilayahan 6.396.023.646,00 6.330.999.886,00 98,98%
36 Pemberdayaan Lingkup RW 4.898.690.403,00 4.869.969.074,00 99,41%
37 Pemberdayaan lingkup PKK 499.971.506,00 486.999.102,00 97,41%
38 Pemberdayaan Lingkup Karang Taruna 497.558.562,00 492.571.635,00 99,00%
39 Pemberdayaan Lingkup LPM 499.803.175,00 481.460.075,00 96,33%
40 Program Pemberdayaan Potensi Kesejahteraan
Sosial 515.584.400,00 470.733.900,00 91,30%
41 Kegiatan Peningkatan SDM Kader Kesejahteraan
Sosial Kecamatan 515.584.400,00 470.733.900,00 91,30%
42 Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
Pekerjaan Umum 1.549.923.248,00 1.540.423.240,00 99,39%
43 Kegiatan Pemeliharaan Drainase dan Kebersihan
Lingkungan 1.408.359.828,00 1.406.790.200,00 99,89%
44 Pemeliharaan RTH Kecamatan 84.084.000,00 76.520.000,00 91,00%
45 Kegiatan Pengecatan Kerb bahu jalan 57.479.420,00 57.113.040,00 99,36%
Adapun Evaluasi Hasil Pelaksanaan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2020 dan Pencapaian Target Renstra sampai dengan Tahun 2020 dapat dilihat pada Tabel 2.2 pada halaman berikut:
Tabel 2.2
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja 2020 dan Pencapaian Renstra s/d Tahun 2020
No Indikator Kinerja
Utama Satuan 2020 Capaian
Target Realisasi % 1
Rata-rata Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat
(IKM) Kecamatan
Sukajadi
Nilai 83 83,25 100,30
2
Persentase temuan BPK/
Inspektorat yang
ditindak lanjuti tepat waktu
% 100 100 100
3 Persentase Kelurahan
Unggul % 40 40 100
4
Tingkat Pemberdayaan Lembaga
Kemasyarakatan Kewilayahan
% 78,14 78,33 100,24
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Kecamatan Sukajadi
Penentuan tolak ukur kinerja serta indikator kinerja pelayanan Kecamatan Sukajadi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 08 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2006 yang diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Peraturan Daerah Nomor 08 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bandung dan Peraturan Walikota Bandung Nomor 1407 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi serta Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung ini menjelaskan kedudukan Kecamatan sebagai Perangkat Daerah Pemerintah Kota Bandung, yang diselaraskan dengan Peraturan Walikota Bandung nomor 542 Tahun 2008 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Walikota Bandung Nomor 870 Tahun 2011 tentang Pelimpahan sebagian Urusan Walikota Bandung kepada Camat dan Lurah.
Analisis pencapaian kinerja pelayanan Kecamatan Sukajadi dapat dilihat dalam tabel berikut :
Tabel 2.3
Pencapaian Kinerja Pelayanan Kecamatan Sukajadi Kota Bandung Tahun 2020
No Tujuan Indikator
Kinerja Utama Satuan 2020 Capaian
%
Target 2022
Proyeksi Capaian Target Realisasi
1 Meningkatkan Kepuasan Masyarakat
Rata-rata Nilai Indeks
Kepuasan Masyarakat (IKM) Kecamatan Sukajadi
Nilai 83 83,25 100,30 84 84,15
Persentase Kelurahan Unggul
% 40 40 100 80 80
2 Optimalisasi Tingkat
Pemberdayaan Masyarakat
Tingkat
Pemberdayaan Lembaga
Kemasyarakatan Kewilayahan
% 78,14 78,33 100,24 79 79,25
Rekomendasi tersebut di atas sedapat mungkin dapat direalisasikan pada Tahun 2022 dengan maksud untuk mengakselerasi capaian kinerja sasaran dalam upaya mewujudkan pencapaian visi dan misi Kecamatan Sukajadi.
2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Kecamatan Sukajadi
Isu Strategis dapat diukur berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Kecamatan Sukajadi Kota Bandung yang berkaitan dengan fungsi pelayanan kepada masyarakat.
Pada Kecamatan Sukajadi diidentifikasi ada beberapa permasalahan yang dapat dijadikan dasar isu strategis, yang dapat menghambat dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan menuju good governance and clean government sehingga akan berdampak pada kualitas pembangunan daerah. Berkaitan dengan isu-isu dan masalah pembangunan yang dihadapi Kecamatan Sukajadi Kota Bandung pada tahun 2021 antara lain:
1. Jumlah personil di kecamatan sangat kurang; jumlah personil yang ada di kecamatan idealnya 30-35 orang, yang ada sekarang 18 orang;
2. Kualitas SDM yang ada masih kurang dari standar ideal aparatur pelayanan publik, sehingga sulit untuk mecari personil yang kopentensi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya;
3. Sarana dan prasarana kantor Kecamatan Sukajadi masih kurang memadai, baik berupa tata ruang gedung dan peralatan penunjangnya;
4. Terbatasnya anggaran yang dikelola oleh kecamatan, sedangkan kebutuhan operasional, pelayanan kepada masyarakat, dan kegiatan pembangunan memerlukan dana sangat besar;
Isu-isu strategis tersebut memerlukan penanganan secara komprehensif melalui pendekatan sebagaimana ditetapkan dalam RT/RW Kota Bandung yang mencakup arahan pemanfaatan ruang, indikasi program pemanfaatan ruang dan indikasi sumber pendanaan program pemanfaatan ruang. Implikasinya terhadap pelayanan tugas pokok dan fungsi Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, sebagai berikut :
1. mengajukan usulan penambahan personil dan usulan pengisian jabatan/rotasi/promosi serta setiap tahun diajukan besetting kebutuhan pegawai, Kecamatan memanfaatkan personil yang ada untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi, dengan bagi habis tugas dan pembebanan tanggung jawab secara personil, begitu juga untuk pengelolaan anggaran kecamatan;
2. Mengirimkan pegawai untuk mengikuti Diklat dan Pelatihan sesuai kebutuhan.
3. Mengajukan usulan pembangunan bangunan fisik kantor agar ideal sebagai sarana melaksanakan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat serta mengajukan penunjang kegiatan pelaksanaan sehari hari seperti Notebook dan Komputer.
4. Jumlah anggaran yang terbatas, maka kegiatan dan sub kegiatan yang dilaksanakan disaring sesuai dengan prioritas dan kemanfaatannya bagi aparatur kecamatan maupun masyarakat;
Berdasarkan hasil analisa terhadap isu strategis Kecamatan Sukajadi dapat diidentifikasi beberapa hal sebagai berikut:
1. Reformasi Birokrasi Pemerintah Daerah (Pelayanan Publik)
Birokrasi Pemerintah Daerah merupakan faktor yang sangat menentukan berjalannya penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-
undangan yang berlaku, oleh karena itu reformasi birokrasi pemerintah daerah sejak dicanangkan pada tahun 2005, senantiasa harus dilanjutkan secara terus menerus sehingga mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan di masa depan yang semakin kompleks dan beragam sejalan dengan perkembangan dan perubahan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan daerah, tuntutan masyarakat serta dinamika global yang senantiasa mempengaruhi manajemen penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Reformasi birokrasi pemerintah daerah yang harus dilakukan di tingkat Kecamatan sebagaimana sasaran yang telah dicanangkan adalah peningkatan pelayanan publik, akuntabilitas dan kapasitas aparatur yang bersih dari KKN.
2. Pendayagunaan Sumber Daya Aparatur
Tuntutan warga kota terhadap kebutuhan pelayanan prima (services excelent) perlu diimbangi dengan citra birokrasi yang mempunyai kompetensi yang baik dalam bidang profesionalisme aparatur, penguasaan komunikasi dan presentasi serta pemahaman terhadap manajemen standar pelayanan minimal public services and public complaint. Sumber daya aparatur merupakan aset strategis dalam kerangka perwujudan good governance. Kata kunci dalam penataan sumber daya aparatur adalah budaya kerja aparatur yang lebih menekankan kepada semangat kerja dan menghidupkan kembali paradigma aparatur sebagai ‘pelayan masyarakat. Selain hal itu sumber daya aparatur juga diarahkan kepada pelaksanaan tugas pokok dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, yang menekankan pada transparansi, manajemen pemerintahan yang lebih transparan, akuntabilitas, dan peningkatan efektivitas dan efisiensi serta ada upaya dan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap penanganan dan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Pendayagunaan aparatur pemerintah Kecamatan Sukajadi dalam makna lain adalah juga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang pada hakekatnya merupakan upaya
pembinaan, penyempurnaan, penertiban, pengawasan dan pengendalian manajemen secara terencana, bertahap dan
berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja seluruh aparatur pemerintah kota, melalui kerjasama secara terkoordinasi guna mengambil langkah pembaharuan sektor penyelenggara negara (public service reform) dalam rangka mewujudkan good governance.
3. Penataan Organisasi dan Manajemen Publik
Perwujudan penyelenggaraan pemerintah yang baik (good governance) diperlukan upaya-upaya penataan dan penyempurnaan tata kerja organisasi. Keberhasilan tujuan penataan organisasi tidak terlepas dari daya dukung penyelenggaraan manajemen publik yang baik. Penataan kelembagaan/organisasi menyangkut pembenahan seluruh unsure pemerintahan Kecamatan dan kelurahan, sedangkan penyelenggaraan manajemen publik lebih kepada menata pada sistem peyelenggaraan layanan publik yang lebih responsif dan adaptif sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman.
Faktor kunci keberhasilan Penataan kelembagaan ini terletak pada pemberdayaan aparatur kecamatan dan kelurahan, di lingkungan Pemerintah Kota Bandung dan masyarakat umum sebagai stakeholder, LPM, PKK, Karang Taruna, dan lain-lain Lembaga Kemasyarakatan tingkat Kecamatan sebagai sebagai shareholder.
Jika demikian halnya, maka pengelolaan pelayanan publik perlu melakukan perubahan menuju profesionalisme birokrasi dan lebih menekankan langkah-langkah efisiensi dan efektifitas birokrasinya, melalui penataan system dan prosedur kerja, meninjau kembali pembinaan pegawai, memperbaiki reward and punishment system, perbaikan kesejahteraan pegawai, serta mengubah kultur organisasi.
4. Pengelolaan Keuangan dan Barang
Keuangan dan Barang daerah merupakan salah satu modal utama dalam penyelenggaraan pemerintah Kecammatan, oleh karena itu manajemen keuangan dan barang daerah menjadi
sesuatu hal yang strategis dalam menunjang pencapaian keberhasilan pembangunan. Manajemen keuangan dan pengelolaan aset daerah lebih diarahkan kepada entreupreneurnal management yang pada intinya diarahkan pada pengelolaan keuangan dan barang daerah yang lebih berorientasi kinerja (Performance Budget), bukan pada kebijakan (Policy Budget).
Sistem manajemen keuangan daerah (financial management system) merupakan bagian penting dalam rangka mendukung terciptanya good governance di Kecamatan. Bagian-bagian lain yang sama pentingnya adalah menata perencaaan penganggaran dan Pengeluaran, pemahaman akuntansi serta sistem pengawasan internal pemerintah atau pemeriksaan internal. Tuntutan pembaharuan sistem keuangan tersebut adalah agar pengelolasan anggaran dilakukan dengan mendasarkan konsep value for money sehingga tercipta akuntabilitas publik (public accountability).
Manajemen barang daerah meliputi beberapa tahap yaitu:
perencanaan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, pendistribusian (termasuk penyimpanan), penggunaan, pemeliharaan, dan penghapusan. Setiap tahap, mulai dari perencanaan kebutuhan hingga penghapusan aset daerah harus diketahui dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui legislatif. Sasaran strategis yang harus dicapai daerah dalam kebijakan pengelolaan barang daerah, antara lain adalah: (1) Terwujudnya tertib administrasi mengenai kekayaan daerah, menyangkut barang inventarisasi tanah dan bangunan, penghapusan barang daerah dan sistem pelaporan; (2) Terciptanya efisiensi dan efektivitas penggunaan barang daerah; (3) Pengamanan barang daerah; (4) Tersedianya data dan informasi yang akurat mengenai jumlah barang daerah.
2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD
Perubahan RPJMD Kota Bandung Tahun 2018-2023 memuat Perubahan arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, urusan pemerintahan, dan program SKPD, lintas SKPD, disertai dengan perubahan rencana kerja dalam kerangka regulasi dan pendanaan yang bersifat indikatif.
Penyusunan RKPD Kota Bandung dilakukan melalui proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan secara berjenjang, yaitu mulai dari Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, dan Musrenbang Kota. Berkaitan dengan penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, RKPD Kota Bandung merupakan dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
Selaras dengan penggunaan paradigma penganggaran berbasis kinerja maka perencanaan pembangunan daerah pun menggunakan prinsip yang sama. Pengembangan rencana pembangunan daerah lebih ditekankan pada target kinerja, baik pada dampak, hasil, maupun keluaran dari suatu kegiatan, program, dan sasaran.
No
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan
Catatan Penting Program/
Kegiatan Lokasi
Indikator kinerja
Target capaian
Pagu indikatif (Rp.000)
Program/
Kegiatan Lokasi
Indikator kinerja
Target capaian
Kebutuhan Dana (Rp.000)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
Program pelayanan administrasi perkantoran
Kematan Sukajadi
Cakupan Pelayanan Administrasi
100%
Program pelayanan administrasi perkantoran
Kematan Sukajadi
Cakupan Pelayanan Administrasi
100%
Kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pembayaran jasa
komunikasi, air dan listrik
12 laporan 216.350.230 Kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pembayaran jasa
komunikasi, air dan listrik
12 laporan 237.985.253,00
Kegiatan Penyediaan Jasa Peralatan dan
Perlengkapan Kantor
Kematan Sukajadi
Jumlah Penyediaan Jasa Peralatan dan
Perlengkapan Kantor
12 laporan 2.473.900
Kegiatan Penyediaan Jasa Peralatan dan
Perlengkapan Kantor
Kematan Sukajadi
Jumlah Penyediaan Jasa Peralatan dan
Perlengkapan Kantor
12 laporan 2.721.290,00
Kegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasio nal
Kematan Sukajadi
jumlah unit kendaraan yang dibayarkan jasa perijinannya
67 unit 16.497.060
Kegiatan Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasio nal
Kematan Sukajadi
jumlah unit kendaraan yang dibayarkan jasa perijinannya
67 unit 38.146.766,00
Kegiatan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pembayaran jasa kebersihan kantor
12 laporan 156.552.000 Kegiatan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pembayaran jasa kebersihan kantor
12 laporan 172.207.200,00
Kegiatan Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan jasa perbaikan peralatan kerja
30 unit 47.620.000
Kegiatan Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan jasa perbaikan peralatan kerja
30 unit 52.382.000,00
Kegiatan Penyediaan Alat Tulis
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan
penyediaan 14 paket 120.067.489 Kegiatan Penyediaan Alat Tulis
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan
penyediaan 14 paket 132.074.237,90
Kantor ATK Kantor ATK Kegiatan
Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pengadaan cetakan dan pengadaan
16 jenis 79.845.090
Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pengadaan cetakan dan pengadaan
16 jenis 87.829.599,00
Kegiatan Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Peneran gan Bangunan Kantor
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pengadaan komponen instalasi listrik/
penerangan
23 jenis 12.035.920
Kegiatan Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Peneran gan Bangunan Kantor
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pengadaan komponen instalasi listrik/
penerangan
23 jenis 13.239.512,00
Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor
Kematan Sukajadi
Jumlah unit peralatan dan perlengkapan Kantor
2 jenis 40.503.000
Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor
Kematan Sukajadi
Jumlah unit peralatan dan perlengkapan Kantor
2 jenis 44.553.300,00
Kegiatan Penyediaan Peralatan Rumah tangga
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pengadaan peralatan rumah tangga
30 jenis 6.050.000
Kegiatan Penyediaan Peralatan Rumah tangga
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pengadaan peralatan rumah tangga
30 jenis 36.655.000,00
Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan penyediaan makanan dan minuman
12 laporan 129.846.300 Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan penyediaan makanan dan minuman
12 laporan 192.830.930,00
Kegiatan Rapat-Rapat Kordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan koordinasi dan konsultasi keluar daerah
3 laporan 100.000.000 Kegiatan Rapat-Rapat Kordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan koordinasi dan konsultasi keluar daerah
3 laporan 110.000.000,00
Kegiatan Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi Perkantoran/Te knis
Perkantoran
Kematan Sukajadi
Jumlah Kegiatan pembayaran Jasa Tenaga Pendukung
12 laporan 528.000.000 Kegiatan Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi Perkantoran/Te knis
Perkantoran
Kematan Sukajadi
Jumlah Kegiatan pembayaran Jasa Tenaga Pendukung
12 laporan 528.000.000,00
Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur
Kematan Sukajadi
Presentase Sarana dan Prasarana dalam kondisi Baik
100%
Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur
Kematan Sukajadi
Presentase Sarana dan Prasarana dalam kondisi Baik
100%
Pengadaan
Mebeulair Kematan
Sukajadi Jumlah
Mebeulair 1 paket 15.231.370 Pengadaan
Mebeulair Kematan
Sukajadi Jumlah
Mebeulair 1 paket 116.754.507,00 Kegiatan
Pengadaan Perlengkapan Peralatan Aparatur
Kematan Sukajadi
Jumlah Pengadaan Perlengkapan Peralatan Aparatur
4 paket 244.996.660 Kegiatan Pengadaan Perlengkapan Peralatan Aparatur
Kematan Sukajadi
Jumlah Pengadaan Perlengkapan Peralatan Aparatur
4 paket 269.496.326,00
Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung kantor
6 paket 135.609.460 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor
Kematan Sukajadi
Jumlah kegiatan pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung kantor
6 paket 249.170.406,00
Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasio nal
Kematan Sukajadi
Jumlah kendaraan dinas operasional yang dipelihara
67 unit 442.279.000 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasio nal
Kematan Sukajadi
Jumlah kendaraan dinas operasional yang dipelihara
67 unit 486.506.900,00
Program peningkatan disiplin aparatur
Kematan Sukajadi
Persentase Pemenuhan Prasarana Kedisiplinan Pegawai
100%
Program peningkatan disiplin aparatur
Kematan Sukajadi
Persentase Pemenuhan Prasarana Kedisiplinan Pegawai
100%
Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas
Kematan Sukajadi
Jumlah pegawai yang
memakai 1 paket 41.250.000
Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas
Kematan Sukajadi
Jumlah pegawai yang
memakai 1 paket 45.375.000,00
Perlengkapann ya
lengkap Perlengkapann
ya
lengkap
Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur
Kematan Sukajadi
Persentase Aparatur yang memiliki Kompetensi Sesuai Bidangnya
100%
Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur
Kematan Sukajadi
Persentase Aparatur yang memiliki Kompetensi Sesuai Bidangnya
100%
Kegiatan Pembinaan Kinerja Aparatur
Kematan
Sukajadi 0,00
Kegiatan Pembinaan Kinerja Aparatur
Kematan Sukajadi
Jumlah Kegiatan Pembinaan Kinerja Aparatur
1 Kegiatan 150.000.000,00
Program Peningkatan Peran Kelembagaan, masyarakat, keamanan dan kenyamanan lingkungan
Kematan Sukajadi
Persentase peran kelembagaan dan masyarakat dalam keamanan dan kenyamanan lingkungan
71%
Program Peningkatan Peran Kelembagaan, masyarakat, keamanan dan kenyamanan lingkungan
Kematan Sukajadi
Persentase peran kelembagaan dan masyarakat dalam keamanan dan kenyamanan lingkungan
71%
Kegiatan Pemberdayaan KUMKM Kewilayan
Kematan Sukajadi
Jumlah KUMKM aktif di wilayah Kecamatan/Kel urahan
3 buah 11.440.000
Kegiatan Pemberdayaan KUMKM Kewilayan
Kematan Sukajadi
Jumlah KUMKM aktif di wilayah Kecamatan/Kel urahan
3 buah 12.584.000,00
Kegiatan Pengendalian Keamanan Lingkungan
Kematan Sukajadi
Jumlah RW yang memiliki siskamling aktif
35 RW 1.164.397.900 Kegiatan Pengendalian Keamanan Lingkungan
Kematan Sukajadi
Jumlah RW yang memiliki siskamling aktif
35 RW 1.280.837.690,00
Penguatan Kelembagaan Swadaya Masyarakat Kewilayahan
Kematan
Sukajadi Jumlah RW
Berdaya 10 RW 95.015.000
Penguatan Kelembagaan Swadaya Masyarakat Kewilayahan
Kematan
Sukajadi Jumlah RW
Berdaya 10 RW 194.516.500,00
Kegiatan Peningkatan SDM Kader Kesejahteraan Sosial Kecamatan
Kematan Sukajadi
Jumlah kelompok/kade r RW siaga
12 RW 516.350.000
Kegiatan Peningkatan SDM Kader Kesejahteraan Sosial Kecamatan
Kematan Sukajadi
Jumlah kelompok/kade r RW siaga
12 RW 617.985.000,00
Kegiatan penyelenggara an musrenbang RKPD kewilayahan
Kematan
Sukajadi 1 Kegiatan
Musrenbang 1 Kegiatan 25.000.000,00 Kegiatan penyelenggaraa n musrenbang RKPD kewilayahan
Kematan
Sukajadi 1 Kegiatan
Musrenbang 1 Kegiatan 47.500.000,00
Program Pengadministr asi Pelayanan Kependuduka n dan Pemerintahan
Kematan Sukajadi
Indeks Kepuasan Masyarakt terhadap pelayanan publik
78,80 Nilai
Program Pengadministr asi Pelayanan Kependuduka n dan Pemerintahan
Kematan Sukajadi
Indeks Kepuasan Masyarakt terhadap pelayanan publik
79 Nilai
Kegiatan Peningkatan Kualitas Pelayanan Administrasi dan
Kependudukan Kewilayahan
Kematan
Sukajadi IKM Layanan
Kependudukan 78,80 Nilai 4.681.600
Kegiatan Peningkatan Kualitas Pelayanan Administrasi dan
Kependudukan Kewilayahan
Kematan
Sukajadi IKM Layanan
Kependudukan 79 Nilai 5.149.760,00
Kegiatan Pembinaan RT RW
Kematan Sukajadi
Jumlah RW RT yang mendapatkan Pembinaan
40 RW 1.499.900.000 Kegiatan Pembinaan RT RW
Kematan Sukajadi
Jumlah RW RT yang mendapatkan Pembinaan
40 RW 1.649.890.000,00
Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pekerjaan Umum
Kematan Sukajadi
Persentase minimal ruas jalan, Kerb, RTH dan saluran dalam kondisi terpelihara
71 %
Program Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pekerjaan Umum
Kematan Sukajadi
Persentase minimal ruas jalan, Kerb, RTH dan saluran dalam kondisi terpelihara
71 %
Kegiatan Pemeliharaan Drainase dan Kebersihan Lingkungan
Kematan Sukajadi
Panjang Drainase Kelurahan/Kec amatan Terpelihara
20.000 M 1.306.706.500 Kegiatan Pemeliharaan Drainase dan Kebersihan Lingkungan
Kematan Sukajadi
Panjang Drainase Kelurahan/Kec amatan Terpelihara
20.000 M 1.437.377.150,00
Pemeliharaan RTH Kecamatan
Kematan Sukajadi
Luas RTH
Kecamatan 30 M2 150.000.000
Pemeliharaan RTH Kecamatan
Kematan Sukajadi
Luas RTH
Kecamatan 30 M2 165.000.000,00 Kegiatan
Pengecatan Kerb Bahu Jalan
Kematan Sukajadi
Panjang Kerb Jalan
Terpelihara 16.000 M 69.649.400
Kegiatan Pengecatan Kerb Bahu Jalan
Kematan Sukajadi
Panjang Kerb Jalan
Terpelihara 16.000 M 76.614.340,00
Program Pemberdayaan Kewilayahan
Kematan Sukajadi
Tingkat Pemberdayaa n Lembaga Kemasyarakat an Unggul
95,50 % Program
Pemberdayaan Kewilayahan
Kematan Sukajadi
Tingkat Pemberdayaa n Lembaga Kemasyarakat an Unggul
71 %
Pemberdayaan Lingkup RW Kematan
Sukajadi
Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup RW Unggul yang direalisasi
95,50 % 4.900.000.000 ,00
Pemberdayaan Lingkup RW Kematan
Sukajadi
Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup RW Unggul yang direalisasi
95,80 % 4.900.000.000,00
Pemberdayaan Lingkup PKK
Kematan Sukajadi
Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup LKK Unggul yang direalisasi
95,50 % 500.000.000,0 0
Pemberdayaan Lingkup PKK Kematan
Sukajadi
Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup LKK Unggul yang direalisasi
95,80% 500.000.000,00
Pemberdayaan Lingkup Karang Taruna
Kematan Sukajadi
Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup LKK Unggul yang direalisasi
95,50 % 500.000.000,0 0
Pemberdayaan Lingkup Karang Taruna
Kematan Sukajadi
Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup LKK Unggul yang direalisasi
95,80 % 500.000.000,00
Pemberdayaan Lingkup LPM Kematan
Sukajadi
Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup LKK Unggul yang direalisasi
95,50 % 500.000.000,0 0
Pemberdayaan Lingkup LPM Kematan
Sukajadi
Persentase Pemberdayaan Kewilayahan Lingkup LKK Unggul yang direalisasi
95,80 % 500.000.000,00
BAB III
TUJUAN DAN SASARAN KECAMATAN SUKAJADI
3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Pemerintah Daerah
Sesuai dengan prioritas pembangunan nasional yang telah dicanangkan pemerintah pusat melalui Agenda Pembangunan NAWACITA, maka kegiatan pembangunan di Kecamatan Sukajadi Kota Bandung disesuaikan dengan ke Sembilan Agenda Pembangunan tersebut.
Kecamatan Sukajadi Kota Bandung sebagai pelaksana umum pemerintahan yang beruhubungan langsung dengan masyarakat berusaha mewujudkan Cita ke-2 yaitu Membuat pemerintah selalu hadir dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpecaya.
Kecamatan Sukajadi Kota Bandung sebagai pelaksana umum pemerintahan yang beruhubungan langsung dengan masyarakat, memegang Visi Kota Bandung dalam jangka waktu 5 (lima) Tahun yaitu dari Tahun 2018-2023 adalah :
“TERWUJUDNYA KOTA BANDUNG
YANG UNGGUL, NYAMAN, SEJAHTERA, DAN AGAMIS”
Kecamatan merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Kota Bandung sehingga dalam setiap aktvitas, tujuan, dan sasarannya harus mengacu dan mendukung arah kebijakan Kota Bandung sebagai mana tertuang dalam RKPD Kota Bandung Tahun 2022.
Makna yang terkandung dalam visi adalah para aparatur pemerintahan di Kecamatan Sukajadi dituntut untuk memberikan pelayanan yang terbaik memuaskan masyarakat dilandaskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan inovasi mewujudkan kecepatan dan akurasi pelayanan.
Memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat dengan sikap ramah, sopan, tulus dan rendah hati dengan perilaku, senyum salam sapa, memberikan layanan dengan sigap, cepat dan akurat serta menerima kritik dan saran untuk perbaikan pelayanan maka dari itu Kecamatan Sukajadi mempunyai motto juang “(MAJU) Mandiri, Agamis, Jujur dan Unggul”.
Dalam mewujudkan visi yang telah disepakati dan ditetapkan, disusun misi organisasi yang merupakan dasar/alasan keberadaan suatu organisasi serta bidang garapan suatu organisasi. Menurut Kotler bahwa misi merupakan pernyataan tentang tujuan organisasi yang diwujudkan dalam produk dan pelayanan. Dari batasan tersebut diatas ada beberapa hal yang diperhatikan dalam perumusan misi organisasi, meliputi : produk atau pelayanan yang ditawarkan, tingkat kebutuhan pelanggan akan produk atau pelayanan yang ditawarkan, memiliki sasaran yang akan dilayani, aspiratif terhadap keadaan yang diinginkan di masa mendatang.
Untuk mencapai visi yang ditetapkan tersebut, Kecamatan Sukajadi sebagai Aparatur tingkat kewilayahan mengemban misi Kota Bandung yaitu :
1. Misi 2 : Membangun Kota Bandung yang Humanis, Agamis, berkualitas dan Berdaya Saing, dan;
2. Misi 5 : Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Melayani, Efektif, Efisien, dan Bersih
Dengan adanya konsistensi, kreatif, objektif dan loyalitas di dalam segenap aparatur di lingkungan Kecamatan Sukajadi Kota Bandung diharapkan dapat serta memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai unsur staf dalam merumuskan kebijakan Pimpinan serta melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.
3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Kecamatan Sukajadi
Tujuan merupakan implementasi dari pernyataan Misi yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun. Dengan tujuan ini Kecamatan Sukajadi Kota Bandung telah menetapkan sasaran, dengan mempertimbangkan Sumber daya dan kemampuan yang dimiliki, Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pencapaiannya.
Sasaran Kecamatan Sukajadi Kota Bandung merupakan penjabaran dari masing-masing tujuan yang ditetapkan dan dialokasikan secara periodik setiap tahun melalui serangkaian program dimana penetapannya diperlukan untuk memberikan fokus pada penyusunan kegiatan dan pengalokasian sumber daya organisasi.
Semua tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan akan dapat dicapai melalui penyusunan dan pelaksanaan strategi yang tepat,
Kecamatan Sukajadi Kota Bandung adalah sebanyak 2 (dua) tujuan dan 3 (tiga) sasaran, tujuan dan sasaran pada masing-masing misi adalah sebagai berikut :
Tabel 3.3 MISI DAN SASARAN
KECAMATAN SUKAJADI KOTA BANDUNG
Misi Tujuan
1) Membangun Kota
Bandung yang Humanis, Agamis, berkualitas dan Berdaya Saing
1) Optimalisasi Tingkat
Pemberdayaan Masyarakat
2) Mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang
melayani, efektif, efisien dan bersih
2) Meningkatnya Kualitas Pelayanan Kecamatan
Tabel 3.4
TABEL TUJUAN DAN SASARAN KECAMATAN SUKAJADI KOTA BANDUNG
Tujuan Sasaran
1. Optimalisasi Tingkat
Pemberdayaan Masyarakat
1. Meningkatnya Pemberdayaan masyarakat dalam
pembangunan kecamatan
2. Meningkatnya Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat
Kecamatan Sukajadi
2. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Kecamatan
3. Meningkatnya Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan
Sukajadi
4. Meningkatnya Pelayanan Publik Kecamatan Sukajadi
Untuk pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditentukan maka harus dijabarkan dengan indikator yang harus dicapai oleh Kecamatan Sukajadi yang tergambar dalam tabel berikut ini :
Tabel 3.5
Indikator Sasaran dan Sasaran Jangka Menengah Kecamatan Sukajadi Kota Bandung
Sasaran Indikator
1.
Meningkatnya
Pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan
kecamatan
Persentase Lembaga Kemasyarakatan Unggul
2.
Meningkatnya Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat Kecamatan Sukajadi
Persentase siskamling RW Aktif
3.
Meningkatnya Penyelenggaraan
Pemerintahan Kecamatan Sukajadi
Persentase Kelurahan Unggul
4. Meningkatnya Pelayanan Publik Kecamatan Sukajadi
Rata-rata Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kecamatan Sukajadi
3.3. Program dan Kegiatan
Untuk Program dan Kegiatan dijabarkan pada tabel berikut :