FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )
H. Kegiatan Pembelajaran
1. Skala angka
Skala angka merupakan skala yang menggunakan perbandingan angka. Misalnya :
Skala ini artinya jarak 1 cm pada peta sama dengan 500.000 cm pada keadaan sebenarnya atau 1 cm jarak pada peta sama dengan 5 km pada keadaan sebenarnya di bumi.
2. Skala garis
Skala garis merupakan skala yang menggunakan gambar garis untuk menunjukkan perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di bumi.
Misalnya :
78
Pada gambar skala garis di atas, angka yang berada di bawah garis menunjukkan jarak pada peta. Satuannya adalah sentimeter. Sedangkan angka yang berada di atas garis menunjukkan jarak sebenarnya. Satuannya adalah kilometer. Sehingga sesuai dengan skala garis di atas dapat dibaca bahwa jarak 1 cm pada peta sama dengan 50 km pada keadaan sebenarnya di bumi.
Bagaimanacaranya? Perhatikan contoh berikut!
Pada sebuah peta tertulis skala1 : 400.000. Ini artinya jarak 1 cm pada peta sama dengan 400.000 cm pada jarak sebenarnya. Pada peta tersebut diketahui jarak antara kota A dan B adalah 3 cm. Maka jarak sebenarnya antara kota A dan B adalah 3 cm x 400.000 cm = 1.200.000 cm. Berarti jarak sebenarnya antara kota A dan B adalah 1.200.000 cm atau 12 km.
4) Hal-hal yang perlu diketahui dalam membaca peta.
Dalam membaca peta, kita harus memahami dengan baik semua simbol atau informasi yang ada pada peta. Jika kita dapat membaca peta dengan baik dan benar maka kita akan memiliki gambaran mengenai keadaan wilayah yang ada dalam peta, walaupun belum pernah melihat atau berada di tempat tersebut. Ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam membaca peta, yaitu:
a. Isi peta dan tempat yang digambarkan melalui judul.
b. Lokasi daerah melalui letak garis lintang dan garis bujur.
c. Arah melalui petunjuk arah mata angin.
d. Jarak atau luas suatu tempat melalui skala peta.
e. Sumber daya alam atau kenampakan alam melalui keterangan legenda, misalnya gunung/pegunungan, sungai, jaringan lalu lintas, dan persebaran kota yang digambarkan dengan simbol-simbol peta.
79 MEDIA 1. Peta negara Indonesia
Media peta yang disajikan berupa peta negara Indonesia. Peta Indonesia digunakan sebagai tindak lanjut dari apersepsi yang diberikan oleh guru yaitu menyanyikan lagu Dari Sabang Sampai Merauke.
Contoh gambar media:
2. Peta kabupaten/kota provinsi di Daerah Istimewa Yogyakarta (Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunung Kidul).
Media yang disajikan merupakan peta dari lima kabupaten/kota provinsi di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon progo dan Gunung Kidul. Hal ini dikarenakan lingkungan sekolah terletak di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan untuk menyesuaiakan dengan Kompetensi Dasar (KD) yang ada (membaca peta lingkungan setempat (kabupaten/kota provinsi)). Masing-masing peta akan di bagikan ke setiap kelompok sebagai media pengerjaan LKS siswa.
Contoh gambar media:
80
81
Amati peta kabupaten/kota provinsi yang ada di kelompokmu!
Soal 1
Kerjakan soal berikut ini dengan menarik garis panah ke pilihan jawaban yang benar!
Judul Peta ●
Legenda ●
Simbol ●
Skala ●
Arah Mata Angin ●
Garis Astronomis ●
Garis Tepi ●
TahunPembuatan Peta●
Inset ●
Tata Warna ●
Lambang-lambang yang digambar atau ditulis pada peta.
Nama atau identitas untuk menjelaskan isi atau gambar peta.
Gambar atau keterangan yang menunjukan arah mata angin yang utama.
Keterangan untuk menjelaskan sesuatu yang ada dalam peta.
Gambar peta situasi untuk menunjukan letak peta yang digambar dengan wilayah di sekelilingnya yang lebih luas.
Perbandingan jarak antara dua titik pada peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi.
Garis yang dibuat di sekeliling gambar peta untuk menunjukan batas peta.
Pewarnaan pada peta untuk membedakan obyek satu dengan yang lainnya
Garis khayal di atas permukaan bumi yang terdiri atas garis bujur dari utara ke selatan dan garis lintang dari timur ke barat mengelilingi bumi.
Tahun untuk menunjukan
82
waktu peta itu dibuat.
Soal 2
Hitunglah jarak sebenarnya dari kota A ke kota B jika kota A dan kota B pada peta berjarak 3,5 cm! (hitung menggunakan skala yang ada pada peta! Sertakan langkah-langkahnya!).
Soal 3
Jawablah pertanyaan berikut dengan menuliskan jawaban yang benar! (Jawaban dari pertanyaan ini dapat dijadikan materi untuk membaca/menjelaskan peta kabupaten yang kelompokmu dapatkan kepada teman-temanmu dari kelompok lain).
1. Apakah judul dari peta yang telah kelompokmu amati?
2. Berapa skala dari peta yang telah kelompokmu amati?
3. Ada berapa sungai yang ada di peta kabupaten/kota provinsi yang kamu amati?
Apa saja nama sungai tersebut?
4. Ada berapa danau yang ada di peta kabupaten/kota provinsi yang kamu amati?
Apa saja nama danau tersebut?
5. Ada berapa gunung yang ada di peta kabupaten/kota provinsi yang kamu amati?
Apa saja nama gunung tersebut? Berikan penjelasan apakah gunung tersebut masih aktif atau sudah mati!
83 Lampiran 3
INSTRUMEN PENILAIAN
A. Penilaian Proses
Penilaian proses dilakukan saat siswa melakukan diskusi (mengerjakan LKS)
No. Nama Aspek yang diamati Skor
Keaktifan Kerjasama Toleransi
1. Dewi 2. Ratna 3. Sri
1. Rubrik penilaian sikap keaktifan :
Nilai keaktifan diambil saat siswa menerima materi pelajaran, melakukan diskusi kelompok, dan saat pembelajaran sedang berlangsung. Indikator keaktifan siswa yang dinilai antara lain:
a) Siswa aktif mencari informasi baik dengan bertanya kepada guru, teman, atau mencari di buku.
b) Siswa mampu mengerjakan tugasnya baik tugas individu maupun kelompok dengan baik.
c) Siswa mampu menyampaikan pendapatnya dengan menjawab pertanyaan dari guru atau teman.
d) Saling membantu dan menyelesaikan masalah 2. Rubrik penilaian sikap kerjasama:
a) Setiap anggota ikut memecahkan masalah dalam kelompok sehingga mencapai kesepakatan.
b) Mengambil giliran dan berbagi tugas. Hal ini berarti setiap anggota kelompok bersedia menggantikan dan bersedia mengemban tugas atau tanggungjawab tertentu dalam kelompok.
c) Saling membantu sesame anggota dalam kelompok (mau menjelaskan kepada anggota kelompok yang belum jelas).
d) Mengatasi perbedaan pendapat/pikiran antara diri sendiri dengan orang lain.