• Tidak ada hasil yang ditemukan

Skala Heroic Leadership dan Intensi Turnover

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Lampiran 1. Skala Heroic Leadership dan Intensi Turnover

Skala Heroic Leadership dan Intensi Turnover

Kepada Yth. Karyawan

Ditengah kesibukan suadara/i dalam bekerja, saya memohon saudara/i

untuk mengisi kuisioner berikut ini. Kuisioner ini digunakan untuk

mengumpulkan data sebuah penelitian. Oleh karena itu, saya memohon saudara/i

untuk mengisi semua butir kuisioner tanpa ada yang terlewat. Dalam mengisi

kuisioner ini, dimohon agar mengisi sesuai perasaan, pikiran dan kondisi suadara/i

saat ini.

Dalam kuisioner ini tidak ada jawaban yang salah. Selain itu, jawaban yang saudara berikan tidak ada hubungannya dengan nama baik, karier dan status

saudara. Data pribadi dalam kuisioner ini dijamin kerahasiannya. Saudara/i boleh tidak menuliskan nama. Akan tetapi, untuk indentitas yang lain harap diisi dengan lengkap.

Kuisioner ini terdiri dari 2 skala. Skala yang pertama berjumlah 80 butir

dan skala yang kedua terdiri dari 40 butir. Setiap pernyataan harus saudara/i

Pilihan jawaban yang tersedia yaitu:

1. Sangat tidak setuju (STS) : Apabila saudara/iSangat Tidak Setujudengan pernyataan tersebut. 2. Tidak setuju (TS) : Apabila saudara/iTidak Setuju

dengan pernyataan tersebut.

3. Setuju (S) : Apabila saudara/iSetujudengan pernyataan tersebut.

4. Sangat setuju (SS) : Apabila saudara/iSangat Setuju

dengan pernyataan tersbut.

Setelah selesai mengisi kuisioner ini, diharap untuk memeriksa kembali

jawaban saudara/i. Pastikan tidak ada pernyataan yang terlewat.

Sebelum dan sesudahnya saya mengucap terimakasih atas bantuan dan

kerjasama yang telah saudara/i berikan.

Hormat Saya,

Wawan Setiawan

Mahasiswa Fakultas Psikologi

Identitas Responden

Nama (Inisial) :... Masa kerja : ...tahun Bagian/ unit kerja :...

1. Skala I

Petunjuk: Pada skala ini, saudara/i diminta untuk menilai atasan langsung sudara/i.

NO Pernyataan Pilihan Jawaban

STS TS S SS 1 Atasan memahami tujuan yang telah ditetapkan oleh

perusahaan.

STS TS S SS

2 Saya diterima dengan baik oleh atasan. STS TS S SS 3 Atasan adalah seorang yang selalu ingin mencapai target

yang baik. STS TS S SS

4 Atasan tahu apa yang seharusnya dilakukannya STS TS S SS 5 Atasan saya memiliki banyak ide untuk memecahkan

masalah. STS TS S SS

6 Karyawan diperlakukan seperti mesin oleh atasan. STS TS S SS 7 Atasan adalah seorang yang mudah puas dengan hasil

yang didapat. STS TS S SS

8 Atasan selalu meminta kami untuk selalu memberikan

hasil yang terbaik. STS TS S SS

9 Atasan hanya bisa “omong doang” STS TS S SS

10 Saya diperlakukan adil oleh atasan. STS TS S SS 11 Atasan selalu berinovasi dengan hal-hal yang baru. STS TS S SS 12 Walaupun atasan puas dengan hasil yang dicapai, namun

atasan selalu ingin mencapai hasil yang lebih baik lagi. STS TS S SS 13 Atasan adalah orang yang tidak memiliki perasaan. STS TS S SS 14 Atasan saya ragu-ragu dalam bertindak. STS TS S SS 15 Atasan saya berani bertindak diluar prosedur ketika dia

16 Atasan tidak hanya memberikan sasaran tujuan yang besar, tetapi juga bertindak untuk mewujudkan tujuan yang besar tersebut.

STS TS S SS

17 Menurut saya, atasan tahu kelebihan dalam dirinya. STS TS S SS 18 Hasil yang diperoleh atasan selalu tidak maksimal (tidak

sesuai target). STS TS S SS

19 Atasan tidak setuju dengan penerapan teknologi yang

memang seharusnya sudah diterapkan. STS TS S SS 20 Saya bersemangat bekerja karena saya juga ingin

mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh atasan. STS TS S SS 21 Atasan mampu merasakan apa yang saya rasakan. STS TS S SS 22 Atasan saya tahu pasti apa yang menjadi kelemahan

dirinya. STS TS S SS

23 Atasan selalu tertantang untuk melakukan hal-hal yang

baru. STS TS S SS

24 Dalam melakukan pekerjaannya, atasan terlihat kurang

bersemangat. STS TS S SS

25 Prosedur kerja yang diterapkan oleh atasan sudah tidak

sesuai dengan situasi saat ini. STS TS S SS 26 Atasan saya adalah orang yang suka pilih kasih. STS TS S SS 27 Atasan tidak siap menghadapi ketatnya persaingan

dengan perusahaan lain. STS TS S SS 28 Atasan tidak mampu menyemangati bawahan dengan

memberikan sasaran tujuan yang besar. STS TS S SS 29 Atasan tidak membeda-bedakan bawahan berdasarkan

agama. STS TS S SS

30 Atasan saya bertindak berdasarkan alasan/ argumen yang

kuat. STS TS S SS

31 Atasan adalah orang yang tidak mudah puas dengan

32 Kami tidak pernah dituntut untuk memberikan hasil yang

terbaik oleh atasan. STS TS S SS 33 Atasan menerapkan metode yang baru agar pekerjaan

lebih efektif dan efisien. STS TS S SS

34 Keramahan atasan hanyalah pencitraan (tidak tulus dari

hati). STS TS S SS

35 Atasan saya tidak tahu kemana para bawahan akan

diarahkan STS TS S SS

36 Atasan kurang memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini

untuk bekerja. STS TS S SS

37 Karyawan diperlakukan secara manusiawi oleh atasan. STS TS S SS 38 Walaupun atasan memiliki gagasan yang cemerlang,

tetapi atasan tidak mau menerapkannya karena tidak sesuai dengan SOP.

STS TS S SS

39 Saya belum pernah melihat atasan melakukan kesalahan

dalam menentukan keputusan. STS TS S SS 40 Saya pernah mengetahui bahwa atasan saya mengambil

keputusan yang ceroboh atau salah. STS TS S SS 41 Atasan belum menunjukkan tindakannya untuk

mewujudkan tujuan perusahaan. STS TS S SS 42 Atasan menggunakan cara lama dalam bekerja, walaupun

diluar sudah banyak cara terbaru dan lebih efektif dalam menyelesaikan pekerjaan.

STS TS S SS

43 Atasan tidak hanya berbicara tetapi juga bertindak. STS TS S SS 44 Atasan memihak pada bawahan yang seagama. STS TS S SS 45 Apa yang diputuskan oleh atasan, sudah dipertimbangkan

dengan matang. STS TS S SS

46 Dalam menghadapi tuntutan jaman, atasan saya tidak

47 Walaupun berbeda latar belakang, ketika karyawan

berprestasi atasan tetap memberikan penghargaan. STS TS S SS 48 Yang bisa atasan lakukan hanyalah menetapkan tujuan

saja tanpa bisa menunjukkan tindakan untuk mencapai tujuan tersebut.

STS TS S SS

49 Atasan saya terkesan buru-buru dalam menentukan suatu

kebijakan. STS TS S SS

50 Atasan selalu menggunakan pendekatan yang sama ketika

menghadapi permasalahan. STS TS S SS 51 Atasan selalu memberikan dukungan bagi bawahan dalam

menyelesaikan pekerjaannya. STS TS S SS 52 Atasan pernah melakukan kesalahan yang sama untuk

yang kedua kalinya. STS TS S SS 53 Hanya bawahan yang disukai yang selalu mendapat

pujian dari atasan. STS TS S SS 54 Atasan selalu bertindak berdasarkan prosedur, walaupun

prosedur itu sudah tidak sesuai dengan tuntutan masa kini.

STS TS S SS

55 Saya melihat atasan sebagai seorang yang optimis bahwa

tujuan yang telah ditetapkan akan tercapai. STS TS S SS 56 Dalam menyelesaikan masalah, atasan selalu

menggunakan cara yang selalu baru walaupun masalah yang dihadapi sama.

STS TS S SS

57 Atasan mampu memberikan suatu pencapaian yang besar

sehingga kami bersemangat dalam bekerja. STS TS S SS 58 Atasan adalah orang yang tidak bisa menunjukkan

keramahan. STS TS S SS

59 Saya tidak tertarik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, karena tujuan tersebut tidak dapat membuat saya bersemangat bekerja.

60 Sulit bagi atasan untuk menyesuaikan diri dengan

tuntutan pekerjaan pada saat ini. STS TS S SS 61 Atasan sudah bertindak untuk mewujudkan tujuan

perusahaan. STS TS S SS

62 Atasan adalah orang yang ramah. STS TS S SS 63 Atasan berani melakukan sebuah terobosan yang tidak

bertentangan dengan norma yang berlaku, agar target tercapai.

STS TS S SS

64 Saya pernah melihat atau mendengar atasan tidak yakin

bahwa target yang telah ditetapkan akan tercapai. STS TS S SS 65 Atasan ragu jika target yang telah ditetapkan tidak dapat

dicapai. STS TS S SS

66 Atasan selalu memiliki keyakinan bahwa keputusan yang diambil akan berdampak baik bagi kelangsungan

perusahaan.

STS TS S SS

67 Atasan memiliki prasangka negatif terhadap bawahan

yang berasal dari suku atau agama tertentu. STS TS S SS 68 Atasan saya mampu beradaptasi dengan segala perubahan

yang terjadi dalam perusahaan. STS TS S SS 69 Ketika memutuskan sesuatu, atasan tidak

mempertimbangkan kemungkinan terburuknya. STS TS S SS 70 Menurut saya, atasan tidak tahu apa yang harus

dilakukannya agar tujuan perusahaan dapat tercapai. STS TS S SS 71 Atasan tidak mampu membangun hubungan yang baik

dengan bawahannya. STS TS S SS 72 Atasan mampu menciptakan hubungan yang berdasarkan

kekeluargaan dengan para bawahannya. STS TS S SS 73 Walaupun terancam dipecat, atasan tetap melakukan

74 Saya yakin bahwa hari esok, saya bisa lebih baik daripada hari ini karena atasan saya selalu memberikan semangat pada saya.

STS TS S SS

75 Atasan saya tidak percaya diri bahwa dia dapat mencapai

hasil yang lebih baik lagi. STS TS S SS 76 Atasan tidak memiliki strategi dalam menghadapi

persaingan perusahaan. STS TS S SS 77 Atasan adalah seorang yang penuh dengan perhatian. STS TS S SS 78 Saya melihat atasan sebagai seseorang yang selalu

bersemangat dalam bekerja. STS TS S SS 79 Menurut saya, terkadang atasan tidak tahu bagaimana

suatu masalah yang terjadi diselesaikan STS TS S SS 80 Atasan tidak mampu berempati pada karyawan. STS TS S SS

2. Skala II

No Pernyataan Pilihan Jawaban

STS TS S SS 1 Saya berpikir untuk keluar dari tempat saya bekerja saat

ini. STS TS S SS

2 Saya tidak perlu mencari pekerjaan lain. STS TS S SS 3 Saya akan mengundurkan diri dari tempat saya bekerja. STS TS S SS 4 Pekerjaan saya sudah sesuai dengan keahlian saya,

sehingga saya tidak perlu mencari pekerjaan lain. STS TS S SS 5 Berpikir untuk keluar dari tempat bekerja adalah hal yang

wajar. STS TS S SS

6 Saya ingin mendapatkan pekerjaan lain. STS TS S SS 7 Saya puas dengan pekerjaan saya saat ini. STS TS S SS 8 Saya menolak tawaran teman saya untuk bekerja ditempat

9 Ketika membaca koran, saya akan menghabiskan waktu yang lama untuk mencari lowongan pekerjaan di tempat lain.

STS TS S SS

10 Saya akan mengundurkan diri dalam beberapa bulan ke

depan. STS TS S SS

11 Saya selalu sempatkan waktu untuk mencari lowongan

pekerjaan di perusahaan lain. STS TS S SS 12 Saya harus terus bekerja di perusahaan ini. STS TS S SS 13 Tidak ada pikiran untuk mencari alternatif pekerjaan lain. STS TS S SS 14 Sah-sah saja jika saya keluar dari perusahaan. STS TS S SS 15 Saya akan mengabaikan iklan lowongan pekerjaan di

media masa. STS TS S SS

16 Saya berpikir bahwa suatu saat saya akan mengundurkan

diri dari tempat saya bekerja saat ini. STS TS S SS 17 Semakin lama, pikiran untuk keluar dari tempat saya

bekerja semakin kuat. STS TS S SS 18 Saya tidak akan tertarik dengan lowongan pekerjaan di

perusahaan lain. STS TS S SS 19 Saya meminta informasi tentang lowongan pekerjaan

pada teman yang bekerja di perusahaan lain. STS TS S SS 20 Apapun yang terjadi, saya akan tetap bekerja di

perusahaan ini. STS TS S SS

21 Saya bekerja seperti biasa, tanpa ada keinginan untuk

mencari pekerjaan ditempat lain. STS TS S SS 22 Saya yakin bahwa pikiran saya untuk keluar dari tempat

saya bekerja sudah tepat. STS TS S SS 23 Saya selalu membandingkan gaji saya dengan gaji orang

lain yang jabatannya sama dengan saya. STS TS S SS 24 Orang terdekat saya setuju jika saya memiliki pikiran

25 Mencari alternatif pekerjaan di perusahaan lain, adalah

hal yang wajar. STS TS S SS

26 Saya akan bekerja diperusahaan ini sampai pensiun. STS TS S SS 27 Sampai saat ini, saya tidak pernah mencari lowongan

pekerjaan ditempat lain. STS TS S SS 28 Keluarga tidak mendukung jika saya berencana untuk

keluar dari tempat saya bekerja sekarang. STS TS S SS

29 Saya sering bertanya pada teman, mengenai kondisi kerja

ditempatnya bekerja. STS TS S SS 30 Saya tidak menghiraukan informasi yang berkaitan

dengan lowongan pekerjaan. STS TS S SS 31 Saya akan mengundurkan diri setelah kontrak kerja saya

selesai. STS TS S SS

32 Berpikir untuk keluar dari tempat saya bekerja, adalah hal

yang tidak penting. STS TS S SS 33 Saya tertarik pada salah satu pekerjaan yang diiklankan

media massa. STS TS S SS

34 Berpikir keluar dari tempat saya bekerja akan

mengganggu suasana hati saya. STS TS S SS 35 Selama ini, saya sudah mencoba untuk mengirim surat

lamaran pekerjaan di perusahaan lain. STS TS S SS 36 Gaji yang saya terima sudah sesuai pekerjaan saya,

sehingga saya tidak memiliki niat untuk mencari pekerjaan di perusahaan lain.

STS TS S SS

37 Menurut saya, teman-teman akan sependapat jika saya

keluar dari tempat saya bekerja. STS TS S SS 38 Sudah saatnya saya mencari pekerjaan lain. STS TS S SS 39 Saya takut dikatakan bodoh oleh orang lain jika saya

40 Pikiran untuk keluar dari tempat saya bekerja tidak

Dokumen terkait