• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKORING MASALAH

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 67-78)

1. Ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh pada keluarga Bapak T khususnya An.S berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan kurang gizi.

No Kriteria Nilai Angka

tertinggi Bobot Skoring Pembenaran 1. Sifat masalah : a. Aktual (3) b. Risiko (2) c. Potensial (1) 3 3 1 3/3 x 1 = 1

Masalah sudah terjadi (aktual). Hasil skrining tgl 13 Mei 2013 menunjukkan bahwa status nutrisi An.S terletak diantara -3 DS dan -2SD yang berarti kurus.

BB/TB = (16kg/113cm) IMT : 13/(0,85)2 = 12,5303 gizi kurang 2. Kemungkinan masalah untuk diubah a. Mudah (2) b. Sebagian (1) c. Tidak dapat (0) 1 2 2 1/2 x 2 = 1

Tingkat pendidikan keluarga Bapak T dan Ibu S adalah SD sehingga butuh waktu agak lama untuk menangkap penjelasan yang diberikan. Keluarga mempunyai motivasi untuk mencari tahu berusaha mengatasi agar status nutrisi An.S membaik. Sumber ekonomi keluarga cukup. Di sekitar rumah keluarga terdapat fasilitas pelayanan kesehatan (bidan, Puskesmas, dan rumah sakit). 3 Potensial untuk dicegah a. Tinggi (3) b. Cukup (2) c. Rendah (1) 3 3 1 3/3x 1 = 1

Potensial untuk dicegah tinggi. Menurut Ibu S, An.S tidak mengalami masalah pada nafsu makan. Makanan setengah porsi orang dewasa bisa ia habiskan dengan lahap. 4 Menonjolnya masalah a. Segera diatasi (2) b. Tidak 2 2 1 2/2 x 1 =

Ibu S mengatakan masalah nutrisi An.S adalah prioritas masalah kesehatan keluarga yang ingin segera diatasi bersama

segera diatasi (1) c. Tidak dirasakan (0) 1 TOTAL 4

2. Kerusakan gigi pada keluarga Bapak T khususnya An.S berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat dengan caries gigi.

No Kriteria Nilai Angka

tertinggi Bobot Skoring Pembenaran 1. Sifat masalah : d. Aktual (3) e. Risiko (2) f. Potensial (1) 3 3 1 3/3 x 1 = 1

Gigi geraham An.S terdapat caries dan berlubang. An.S

mempraktekan cara sikat gigi, namun tidak tepat yaitu menyikat ke arah kanan kiri di setiap gigi seri dan gigi geraham.

2. Kemungkinan masalah untuk diubah d. Mudah (2) e. Sebagian (1) f. Tidak dapat (0) 1 2 2 1/2 x 2 = 1

Tingkat pendidikan keluarga Bapak T dan Ibu S adalah SD sehingga tidak begitu mudah menangkap penjelasan yang diberikan. Keluarga mempunyai motivasi untuk mencari tahu dan berusaha mengatasi agar caries gigi anak-anaknya hilang, Sumber ekonomi keluarga cukup. Di sekitar rumah keluarga pun terdapat fasilitas pelayanan kesehatan (bidan & Puskesmas). 3 Potensial untuk dicegah d. Tinggi (3) e. Cukup (2) f. Rendah (1) 2 3 1 2/3x 1 = 2/3

Potensial untuk dicegah cukup. Masalah terjadi berulang.

Lampiran 3 4 Menonjolnya masalah d. Segera diatasi (2) e. Tidak segera diatasi (1) f. Tidak dirasakan (0) 1 2 1 1/2 x 1 = 1/2

Ibu L mengatakan caries gigi pada anaknya tidak terlalu parah, namun ia ingin anaknya mendapatkan perawatan mulut yang tepat dan benar

TOTAL 3 1/6

Prioritas Diagnosa Keperawatan:

1. Ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh pada keluarga Bapak T khususnya An.S berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan gizi kurang

2. Kerusakan gigi pada keluarga Bapak T khususnya pada An.S berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan caries gigi

RENCANA KEPERAWATAN KELUARGA

Diagnosa Keperawatan

Tujuan Kriteria Evaluasi

Rencana Intervensi Jangka

Panjang Jangka Pendek Kriteria Standar Ketidakseimbangan

nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh pada Keluarga Bapak T khususnya anak S berhubungan dengan Ketidakmampuan Keluarga Merawat anggota keluarga yang mengalami kurang gizi Setelah dilakukan kunjungan, keluarga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi An. S yang ditandai dengan peningkatan BB. 1. Setelah dilakukan pertemuan I sebanyak 1x45 menit, keluarga mampu mengenal masalah kurang gizi.

Menyebutkan definisi Gizi. Menyebutkan definisi kurang gizi Respon verbal Respon verbal

Keluarga menyebutkan Gizi yaitu zat-zat yang ada di dalam makanan yang diperlukan tubuh untuk kelangsungan kehidupannya.

Keluarga menyebutkan Kurang gizi adalah suatu keadaan dimana tubuh tidak mendapatkan zat-zat tubuh tertentu dari makanan.

a. Diskusikan bersama keluarga apa yang diketahui keluarga mengenai pengertian gizi. b. Berikan pujian kepada keluarga tentang

pemahaman keluarga mengenai pengertian gizi yang benar.

c. Berikan informasi kepada keluarga mengenai pengertian gizi dengan menggunakan media flip chart.

d. Berikan kesempatan kepada keluarga untuk bertanya tentang materi yang disampaikan e. Berikan penjelasan ulang terhadap materi

yang belum dimengerti

f. Motivasi keluarga untuk mengulang materi yang telah dijelaskan

g. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga

a. Diskusikan bersama keluarga apa yang diketahui keluarga mengenai pengertian kurang gizi.

b. Berikan pujian kepada keluarga tentang pemahaman keluarga mengenai pengertian kurang gizi yang benar.

Lampiran 4

Menyebutkan tanda dan gejala masalah kurang gizi. Menyebutkan penyebab timbulnya masalah kurang gizi. Respon verbal Respon verbal

Anggota keluarga mampu menyebutkan 3 dari 7 tanda dan gejala kurang gizi, yaitu:

a. Badan kurus, tidak mau makan

b. Rambut tipis dan mudah rontok

c. Lemah dan pucat. d. Kulit kering dan kusam. e. Pusing

f. Kaki, tangan, dan sekitar mata bengkak.

g. Otot mengecil atau lembek

Anggota keluarga mampu menyebutkan 3 dari 6 penyebab kurang gizi, yaitu:

a. Makanan yang masuk ke dalam tubuh kurang dari kebutuhan tubuh.

b. Pemilihan, pengolohan bahan makanan dan penyimpanan makanan tidak tepat c. Komposisi makanan tidak

seimbang.

d. Makan tidak teratur. e. Adanya penyakit tertentu.

d. Berikan kesempatan kepada keluarga untuk bertanya tentang materi yang disampaikan. e. Berikan penjelasan ulang terhadap materi

yang belum dimengerti.

f. Motivasi keluarga untuk mengulang materi yang telah dijelaskan.

g. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga.

a. Diskusikan bersama keluarga apa yang diketahui keluarga mengenai tanda dan gejala kurang gizi.

b. Berikan pujian kepada keluarga tentang pemahaman keluarga mengenai tanda dan gejala kurang gizi.

c. Berikan informasi kepada keluarga mengenai tanda dan gejala kurang gizi dengan

menggunakan media flip chart

d. Berikan kesempatan kepada keluarga untuk bertanya tentang materi yang disampaikan e. Berikan penjelasan ulang terhadap materi

yang belum dimengerti

f. Motivasi keluarga untuk mengulang materi yang telah dijelaskan

g. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga.

a. Diskusikan bersama keluarga apa yang diketahui keluarga mengenai penyebab kurang gizi.

b. Berikan pujian kepada keluarga tentang pemahaman keluarga mengenai penyebab kurang gizi yang benar.

c. Berikan informasi kepada keluarga mengenai penyebab timbulnya kurang gizi dengan menggunakan media flip chart

d. Berikan kesempatan kepada keluarga untuk bertanya tentang materi yang disampaikan e. Berikan penjelasan ulang terhadap materi

Mengidentifikasi anggota keluarga yang mengalami kurang gizi.

2. Setelah dilakukan pertemuan ke 1 sebanyak 1x45 menit, keluarga mampu mengambil keputusan dalam merawat anggota keluarga yang

mengalami kurang gizi. menyebutkan akibat kurang gizi.

Respon verbal

Respon verbal

f. Pola asuh keluarga

Keluarga menyebutkan anggota keluarga yang mengalami kurang gizi dengan menyebutkan tanda dan gejala tubuh yang kekurangan zat gizi.

Anggota keluarga mampu

menyebutkan 2 dari 5 akibat kurang gizi, yaitu:

a. Daya tahan tubuh kurang b. Gangguan pertumbuhan. c. Mudah terserang penyakit. d. Prestasi belajar menurun e. Perilaku tidak tenang,

mudah tersinggung, cengeng, dan sering bingung

f. Motivasi keluarga untuk mengulang materi yang telah dijelaskan

g. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga

a. Tanyakan kepada keluarga, adakah anggota keluarga yang mempunyai tanda dan gejala tubuh kekurangan gizi.

b. Berikan reinforcement positif atas apa yang telah dikemukan keluarga yang tepat dan benar.

a. Diskusikan bersama keluarga apa yang diketahui keluarga mengenai akibat kurang gizi.

b. Berikan pujian kepada keluarga tentang pemahaman keluarga mengenai akibat kurang gizi.

c. Berikan informasi kepada keluarga mengenai kurang gizi dengan menggunakan media flip chart

d. Berikan kesempatan kepada keluarga untuk bertanya tentang materi yang disampaikan e. Berikan penjelasan ulang terhadap materi

yang belum dimengerti

f. Motivasi keluarga untuk mengulang materi yang telah dijelaskan

g. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga

Lampiran 4

mengalami kurang gizi.

3. Setelah dilakukan pertemuan ke 2 sebanyak 1x40 menit, keluarga mampu merawat anggota keluarga yang

mengalami kurang gizi. menyebutkan cara mengatasi masalah kurang gizi. menyebutkan pengertian gizi seimbang Respon verbal Respon psikomotor Respon verbal

Anggota keluarga mampu menyebutkan 2 dari 4 cara mengatasi kurang gizi, yaitu: 1. Makan makanan yang

mengandung gizi seimbang (triguna makanan).

2. Makanan sesuai dengan kebutuhan anak (1200 kkal). 3. Makan yang teratur.

4. Menggunakan prinsip penyajian makanan.

Keluarga menyebutkan pengertian gizi seimbang yaitu makanan yang dikonsumsi dalam satu hari mengandung zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur sesuai dengan kebutuhan tubuhnya

b. Bantu keluarga untuk memutuskan

merawat anggota keluarga yang mengalami kurang gizi

c. Berikan reinforcement atas keputusan yang telah diambil

a. Dorong keluarga untuk menceritakan apa yang dilakukan untuk meningkatkan berat badan anak D.

b. Diskusikan cara mengatasi kurang gizi atau cara untuk meningkatkan berat badan anak D. c. Berikan informasi kepada keluarga mengenai

cara mengatasi kurang gizi atau cara untuk meningkatkan berat badan anak D dengan menggunakan media flip chart.

d. Motivasi keluarga untuk menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan. e. Berikan reinforcement terhadap kemampuan

yang dicapai oleh keluarga.

a. Diskusikan bersama keluarga apa yang keluarga ketahui mengenai pengertian gizi seimbang.

b. Berikan pujian kepada keluarga tentang pemahaman keluarga mengenai pengertian gizi seimbang yang benar.

c. Berikan informasi kepada keluarga mengenai pengertian gizi dengan menggunakan media flip chart.

d. Berikan kesempatan kepada keluarga untuk bertanya tentang materi yang disampaikan

menyebutkan triguna makanan. menyebutkan cara memilih makanan. menyebutkan cara mengolah makanan. Respon verbal Respon psikomotor

Respon verbal dan psikomotor.

Keluarga menyebutkan komponen Triguna makanan beserta 2 contohnya :

1. zat tenaga, sebagai sumber tenaga untuk beraktivitas dan sumber makanan pokok (karbohidrat) seperti, nasi, roti, gula, singkong, ubi, dll. 2. Zat pembangun, sebagai pupuk

untuk proses berpikir, terdapat dalam lauk pauk (protein dan lemak), seperti ikan, telur, tempe, daging, susu, dll. 3. zat pengatur, sebagai pengatur

lalu lintas (polisi) makanan, terdapat dalam buah dan sayur (vitamin dan mineral) seperti, wortel, jeruk, nanas, bayam, kangkung, dll.

Anggota keluarga mampu

menyebutkan 3 dari 4 cara memilih makanan, yaitu:

a. Harganya terjangkau.

b. Nila gizinya baik atau seimbang. c. Masih segar, tidak layu, tidak

berbau busuk. d. Mudah didapat. Anggota keluarga mampu

menyebutkan 3 dari 4 cara mengolah

e. Motivasi keluarga untuk mengulang materi yang telah dijelaskan

f. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga

a. Diskusikan bersama keluarga apa yang diketahui keluarga mengenai triguna makanan. b.Berikan pujian kepada keluarga tentang

pemahaman keluarga mengenai triguna makanan yang benar.

c. Berikan informasi kepada keluarga mengenai triguna makanan dengan menggunakan media flip chart.

d. Berikan kesempatan kepada keluarga untuk bertanya tentang materi yang disampaikan. e. Berikan penjelasan ulang terhadap materi yang

belum dimengerti.

f. Motivasi keluarga untuk mengulang materi yang telah dijelaskan.

g. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga.

a. Dorong keluarga untuk menceritakan bagaimana memilih bahan makanan. b. Berikan informasi kepada keluarga

mengenai cara memilih bahan makanan dengan menggunakan media flip chart. c. Motivasi keluarga untuk menjelaskan

kembali materi yang telah disampaikan. d. Berikan reinforcement terhadap

kemampuan yang dicapai oleh keluarga a. Dorong keluarga untuk menceritakan cara

Lampiran 4 mendemonstrasikan cara mengolah makanan. 4. Setelah dilakukan pertemuan ke 3 sebanyak 1x40 menit, keluarga mampu memodifikasi lingkungan untuk merawat. 4.1 menyebutkan cara penyajian makanan. 4.2 menyebutkan cara mengatasi anak yang tidak bersedia makan.

Respon psikomotor

Respon verbal Respon afektif

Respon verbal Respon afektif

di air yang mengalir terlebih dahulu sebelum dipotong. c. Sayuran dimasak jangan terlalu

lama.

d. Alat-alat masak dan makan dicuci bersih.

Mahasiswa dan keluarga mengolah makanan yang sederhana, yaitu memasak sayur bayam. Caranya sebagai berikut: Sayuran dicuci di air mengalir kemudian dipotong-potong dan dimasukkan saat air mendidih. Sebelumnya masukkan terlebih dahulu bawang merah, bawang putih, cabai, garam, dan secukupnya. dan diangkat saat sayuran tidak menjadi layu.

Anggota keluarga mampu menyebutkan 3 dari 4 cara menyajikan makanan, yaitu: a. jenis makanan bervariasi setiap

harinya.

b. Mengkombinasikan jenis makanan hewani dan nabati. c. Perhatikan jadwal menu

makanan.

d. Jumlah makanan sesuai dengan kebutuhan.

Anggota keluarga mampu

menyebutkan 4 dari 5 prinsip cara mengatasi anak yang tidak bersedia makan, yaitu:

c. Motivasi keluarga untuk menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan.

d. Berikan reinforcement terhadap kemampuan yang dicapai oleh keluarga.

a. Demonstrasikan cara mengolah makanan kepada keluarga.

b. Anjurkan keluarga untuk mendemonstrasikan mengolah makanan bersama mahasiswa. c. Berikan kesempatan kepada keluarga untuk

bertanya mengenai materi yang diberikan d. Motivasi keluarga untuk mendemonstrasikan

secara mandiri.

e. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga

a. Diskusikan bersama keluarga bagaimana cara menyajikan makanan.

b. Berikan pujian kepada keluarga tentang pemahaman keluarga yang benar. c. Berikan informasi kepada keluarga

mengenai cara menyajikan makanan dengan menggunakan media flip chart. d. Berikan kesempatan kepada keluarga

untuk bertanya tentang materi yang disampaikan.

e. Berikan penjelasan ulang terhadap materi yang belum dimengerti. f. Motivasi keluarga untuk mengulang

materi yang telah dijelaskan.

g. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga.

a. Diskusikan bersama keluarga bagaimana cara mengatasi anak yang tidak

4.3 Memodifikasi lingkungan yang mendukung untuk meningkatkan status gizi anak. 5. Setelah dilakukan pertemuan 3, selama 1x40 menit keluarga mampu menggunakan fasilitas kesehatan yang ada untuk meningkatkan

Respon verbal dan afektif.

a. jangan dipaksa tapi, ikuti keinginan anak misalnya, sambil bermain.

b. Beri makan sesuai selera anak dan tidak membosankan. c. Jangan memberi makanan yang

manis sebelum makan.

d. Sajikan makanan dalam bentuk menarik.

e. Berikan makanan dalam porsi kecil tapi, sering.

Anggota keluarga mampu menyebutkan 3 dari 4 lingkungan yang mendukung untuk

meningkatkan status gizi anak, yaitu:

a. Makan bersama anggota keluarga yang lain.

b. Menggunakan alat makan yang menarik.

c. Makan sambil bercerita. d. Jenis makanan bervariasi dan

menarik.

e. Membuat jadwal makan anak dan jadwal menu makanan yang akan dimasak oleh ibu

b. Berikan pujian kepada keluarga tentang pemahaman keluarga yang benar. c. Berikan informasi kepada keluarga

mengenai cara mengatasi anak yang tidak bersedia makan dengan menggunakan media flip chart. d. Berikan kesempatan kepada keluarga

untuk bertanya tentang materi yang disampaikan.

e. Berikan penjelasan ulang terhadap materi yang belum dimengerti. f. Motivasi keluarga untuk mengulang

materi yang telah dijelaskan.

g. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga.

a. Diskusikan bersama keluarga tentang modifikasi lingkungan untuk meningkatkan status gizi anak.

b. Berikan pujian kepada keluarga tentang pemahaman keluarga yang benar. c. Berikan informasi kepada keluarga

mengenai modifikasi lingkungan untuk meningkatkan status gizi balita dengan menggunakan media flip chart.

d. Berikan kesempatan kepada keluarga untuk bertanya mengenai materi yang dibahas e. Motivasi keluarga untuk mengulang materi

yang telah dibahas

f. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga.

a. Diskusikan bersama keluarga mengenai fasilitas kesehatan yang ada disekitar tempat

Lampiran 4

pelayanan kesehatan yang terdapat disekitar

lingkungan tempat tinggal terkait dengan peningkatan status gizi anak.

5.2. Menjelaskan manfaat mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan. 5.3. Mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan Respon verbal Respon afektif

fasilitas kesehatan yang dapat dikunjungi:

- Puskesmas - Rumah sakit - Klinik dokter

Keluarga dapat menyebutkan manfaat kunjungan:

- Mendapatkan pemeriksaan kesehatan anak.

- Mendapatkan penyuluhan atau pendidikan kesehatan.

Keluarga mengunjungi pelayanan kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan anak .

c. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga

a. Diskusikan bersama keluarga apa yang diketahui keluarga mengenai manfaat mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan b. Berikan pujian kepada keluarga tentang

pemahaman keluarga mengenai manfaat tersebut

c. Berikan informasi kepada keluarga mengenai manfaat mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan dengan menggunakan media flip chart

d. Berikan kesempatan kepada keluarga untuk bertanya tentang materi yang disampaikan e. Berikan penjelasan ulang terhadap materi

yang belum dimengerti

f. Motivasi keluarga untuk mengulang materi yang telah dijelaskan

g. Berikan reinforcement positif atas usaha keluarga

a. Motivasi keluarga untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan.

b. berikan reinforcement positif atas usaha keluarga untuk menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan.

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 67-78)

Dokumen terkait